Minggu, Juli 21, 2024
Lainnya
    BeritaBisnis Makanan Beku Terus Tumbuh, Isuzu Siapkan Armada Terbaik Mendukung Sektor Cold...

    Bisnis Makanan Beku Terus Tumbuh, Isuzu Siapkan Armada Terbaik Mendukung Sektor Cold Chain Logistics

    News.OLX – Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), disebutkan bahwa sektor transportasi dan pergudangan pada tahun lalu tumbuh hingga 19,87% dari sisi produksi. Kondisi tersebut membuka peluang bisnis logistik untuk tumbuh cukup tinggi dalam beberapa tahun terakhir.

    Tahun ini, Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) memprediksi bisnis logistik di Indonesia bisa tumbuh sekitar 5% hingga 8%. 

    Sedangkan Supply Chain Indonesia (SCI) memprediksi kontribusi sektor logistik (sektor transportasi dan pergudangan) terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), diproyeksikan bisa menembus angka Rp 1.090,2 triliun.

    Industri cold chain, F&B termasuk juga di dalamnya, memiliki potensi yang besar di Indonesia. Ekosistem pendukung seperti karoseri dan kendaraan komersial harus siap memberikan pilihan serta solusi terbaik bagi kemajuan industri tersebut. 

    Peluang bertumbuhnya bisnis di sektor cold chain logistics dibahas tuntas oleh PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) sebagai agen pemegang merek (APM) kendaraan Isuzu di Indonesia, dalam sebuah diskusi bertema “Automotive Commercial Discussion Club Cold Chain Industry Outlook” di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023.

    Hadir dalam diskusi tersebut, Yusak Kristian Solaeman, President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) bersama dua pelaku usaha di bidang yang berbeda, yaitu Karoseri Delima Mandiri dan Sunpride.

    Cindyanto Kristian, CEO PT Sewu Segar Nusantara (Sunpride) menceritakan bagaimana tantangannya mengelola bisnis dari awal hingga sekarang. 

    “Untuk mengantarkan buah segar tentunya harus didukung dengan kendaraan yang memiliki performa terbaik. Isuzu memegang peran penting dalam hal ini karena bisa diandalkan untuk melakukan proses pengiriman buah ke distributor,” terang Cindyanto.

    Sementara itu, Albertus Whitney, Executive Director Karoseri Delima Mandiri mengatakan, cold chain merupakan bisnis masa lalu, masa kini dan masa depan. Harapannya antar pelaku industri termasuk karoseri bisa saling bersinergi, 

    “Bisnis ini tidak akan pernah mati. Karoseri bagian kecil industri cold chain, namun kami berharap kedepannya industri ini bisa berkembang menjadi lebih besar lagi,” tutur Whitney.

    Yusak sendiri menjelaskan bahwa industri rantai makanan beku terus menunjukan pertumbuhan yang baik semenjak pandemi Covid-19.  Maka dari itu, permintaan untuk transportasi cold chain akan terus meningkat seiring meningkatnya industri makanan dan minuman serta membaiknya perekonomian pasca pandemi.

    “Tentunya kami Isuzu sebagai produsen akan menyediakan produk dan layanan terbaik untuk customer, agar para pelaku usaha dapat menjalankan usahanya dengan lancar” ungkapnya. 

    Produk Isuzu memiliki desain kabin hexapod dan chasis yang fleksibel untuk dimodifikasi menjadi berbagai bentuk aplikasi namun tetap efektif dan efisien secara performa mesin dan konsumsi bahan bakar. 

    Sedangkan dari sisi after sales, Isuzu selalu berusaha semakin baik dengan memberikan layanan yang selalu siap sedia bagi para customernya. Sebut saja Bengkel Isuzu Berjalan, Isuzu Contact Center hingga layanan digital seperti MyIsuzuID dan Isuzu Link yang mampu menjawab tantangan kebutuhan customer secara real time.

    Di kesempatan tersebut, IAMI juga turut memamerkan Isuzu Traga Fruit Truck, yang merupakan kolaborasi Isuzu, Sunpride dan Delima Mandiri.

    GIIAS 2023
    Populer
    Berita Terkait