Selasa, Mei 28, 2024
Lainnya
    InformasiProdukBridgestone Peduli Lingkungan, Kembangkan Teknologi ENLITEN, Ban Peruntukan Mobil Listrik

    Bridgestone Peduli Lingkungan, Kembangkan Teknologi ENLITEN, Ban Peruntukan Mobil Listrik

    Teknologi ENLITEN, ban Bridgestone peruntukan mobil listrik, mengacu pada environment, keselamatan berkendara, dan kepuasan pelanggan.

    JAKARTA – Produsen ban ternama dunia yang ada di Indonesia, PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) kembali menguatkan rasa kepedulian mereka terhadap lingkungan dengan pengembangan produk untuk kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan yaitu teknologi ENLITEN. 

    Melalui teknologi tersebut, Bridgestone semakin mengedepankan teknologi ban yang mengacu pada environment, keselamatan berkendara, dan kepuasan pelanggan.

    Di dalam sesi acara media gathering yang mengusung tema “Innovations Towards A Sustainable Society” yang bertempat di Gedung Niaga JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, Fisa Rizqiano selaku Head Of Original Equipment Bridgestone Indonesia mengungkapkan bahwa teknologi ENLITEN membuat ban menjadi lebih ringan dengan inovasi terbaru dari Bridgestone, dimana ban ini menggunakan material yang lebih sedikit dan mampu menghasilkan hambatan gulir yang rendah dengan manfaat yang signifikan. 

    “Beberapa faktor yang mampu meningkatkan konsumsi bahan bakar pada kendaraan adalah, pertama hambatan udara pada kendaraan, lalu hambatan akselerasi kendaraan, dan rolling resistance atau hambatan gulir. Faktor rolling resistance pada konsumsi bahan bakar kendaraan cukup besar, yaitu mencapai 23%. Jadi kalau faktor hambatan gulir pada kendaraan dapat dikurangi, maka otomatis konsumsi bahan bakar pun akan menjadi semakin efisien,” ungkap Fisa Rizqiano.

    Pengembangan ban dengan teknogi Low Rolling Resitence (LRR) oleh Bridgestone dinilai mampu menjadi salah satu solusi untuk membantu mengurangi emisi gas karbon kendaraan melalui efisiensi bahan bakar.

    “Seperti yang kita ketahui, teknologi ini sudah sempat dikenalkan secara global pada tahun 2020 lalu dan digunakan langsung pada mobil listrik buatan Volkswagen, ID.3. Teknologi ENLINTEN ini disematkan pada ban Turanza Eco yang dirancang sangat khusus dengan bahan baku lebih sedikit dan secara signifikan menghemat pemakaian baterai pada mobil listrik,” lanjut Fisa. 

    Selain itu, keselamatan juga selalu menjadi prioritas utama, sehingga Bridgestone juga merancang produknya untuk selalu mampu memiliki performa yang tinggi di berbagai situasi. 

    Baik itu di saat jalan basah dengan hasil pengereman maupun pengendalian yang optimal. Ataupun di saat ban mengalami kempis melalui teknologi run flat tire. 

    Komitmen Bridgestone E8

    Komitmen Bridgestone terkait masyarakat berkelanjutan juga menjadi salah satu pokok bahasan di pertemuan tersebut. 

    Tahun 2020 lalu, Bridgestone mengambil langkah serius untuk semakin mempercepat evolusi program sustainaiblity dengan menetapkan Komitmen Bridgestone E8. 

    “Komitmen E8 merupakan sebuah pernyataan kuat dari komitmen perusahaan hingga tahun 2030, untuk membantu mewujudkan masyarakat yang berkelanjutan. 8 nilai yang diusung Bridgestone dalam komitmen tersebut masing-masing adalah Energi, Ekologi, Efisiensi, Ekstensi, Ekonomi, Emosi, Kemudahan, dan Pemberdayaan,” tutur Yunus Triyonggo selaku HR & GA Director Bridgestone Indonesia. 

    Aplikasi dari penerapan Komitmen E8 ini salah satunya tercermin pada program CSR konservasi hutan mangrove dan pemberdayaan masyarakat di sekitar Muara Gembong, Bekasi. 

    Program pemberdayaan masyarakat di antaranya dijalankan melalui pembinaan terhadap kelompok UMKM, untuk semakin memiliki kemampuan dalam mengolah hasil bumi di lingkungan sekitar, khususnya pohon mangrove. 

    Tak hanya sebatas membantu alat produksi, sebagai bukti komitmennya Bridgestone juga melaksanakan berbagai pelatihan seperti pendampingan membatik dengan memanfaatkan getah mangrove, perluasan produk olahan, dan pelatihan Digital Marketing untuk meningkatkan skill masyrakat setempat. 

    “Hal ini selaras dengan Komitmen E8, khususnya untuk poin ecology dan empowement. Program ini pun terbukti mampu memberi manfaat pada masyarakat di Muara Gembong, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan. Ke depan kami tentu berharap, program serupa dapat diterpkan pada daerah-daerah lainnya di Indonesia,” tutup Yunus.

    GIIAS 2023
    Populer
    Berita Terkait