Pengusaha logistik wajib tahu! Simak inovasi Mitsubishi Fuso untuk bantu tekan ongkos operasional lewat bengkel siaga 24 jam, pelatihan sopir, dan sistem pintar.
OLX News – Biaya logistik nasional yang terbilang mahal masih menjadi tantangan berat bagi para pengusaha ekspedisi di Indonesia. Untuk meredam pengeluaran tersebut, kelancaran operasional armada truk di jalan raya adalah kunci utamanya.
PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi Mitsubishi Fuso sangat memahami tuntutan tersebut. Pabrikan ini tidak hanya berfokus menjual kendaraan, tetapi juga merancang berbagai terobosan layanan agar truk milik pelanggan terus beroperasi dan menghasilkan keuntungan.
Baca Juga: Biaya Logistik Nasional Masih Mahal, Pemerintah Siapkan Solusi Ini!
Aji Jaya, Sales and Marketing Director KTB, memaparkan pandangannya mengenai peran pabrikan kendaraan niaga dalam mendukung efisiensi bisnis logistik. Menurutnya, dukungan yang diberikan perusahaan jauh melampaui sekadar urusan perakitan mesin di pabrik.

“Saya cuma menegaskan saja bahwa dalam rangka mendukung efisiensi di bisnis logistik ini, kami sebagai produsen kendaraan melakukan berbagai macam inovasi. Tidak hanya produk kami sesuai standardisasi dari pemerintah dan menyediakan varian yang pas dengan bisnis konsumen, kami juga melakukan inovasi terkait pelayanan,” papar Aji Jaya di GIICOMVEC 2026, Sabtu (11/4/2026) yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Layanan Purnajual Siaga 24 Jam

Dalam dunia distribusi barang, waktu adalah uang. Truk yang mogok atau terlalu lama menginap di bengkel akan berdampak langsung pada kerugian finansial karena muatan terlambat sampai di tangan pelanggan.
Menjawab ketakutan tersebut, pabrikan berlambang tiga berlian ini menyiapkan fasilitas perawatan yang bisa diandalkan kapan saja.
“Mobil itu tidak boleh berhenti bekerja, karena pelanggan harus terima barang tepat waktu sesuai kebutuhan mereka. Salah satu inovasi kami di aspek pelayanan purnajual adalah menyediakan fasilitas bengkel siaga 24 jam,” jelas Aji.
Pelatihan Sopir untuk Ciptakan Efisiensi
Selain keandalan mesin, faktor manusia di balik kemudi ternyata memiliki pengaruh besar terhadap pembengkakan ongkos operasional harian. Cara mengemudi yang ugal-ugalan bisa membuat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) menjadi sangat boros dan mesin cepat aus.
Untuk mengatasi celah ini, Mitsubishi Fuso mengambil langkah proaktif dengan menyediakan fasilitas pelatihan khusus bagi para sopir truk dari perusahaan pelanggan. Langkah ini diambil dengan beberapa tujuan utama:
- Mengajarkan cara mengemudi yang aman dan mematuhi aturan lalu lintas.
- Memaksimalkan kinerja mesin agar tarikan truk lebih optimal saat membawa beban berat.
- Melatih teknik berkendara yang terbukti mampu menghemat konsumsi bahan bakar harian.
Baca Juga: Solusi Cegah Rugi Bagi Pengusaha Logistik, Mitsubishi Fuso Pamer Ekosistem “Zero Down Time” di GIICOMVEC 2026
Pantau Armada Lewat Sistem Telematik Pintar

Terobosan paling mutakhir yang ditawarkan kepada para pemilik usaha adalah pemasangan sistem pelacakan atau telematik bernama Runner di setiap unit kendaraannya. Perangkat keras ini bertindak sebagai asisten jarak jauh yang melaporkan kondisi truk secara langsung kepada pihak manajemen di kantor.
Melalui kemudahan sistem Runner, pemilik usaha logistik bisa mengawasi berbagai data operasional krusial secara menyeluruh.
Beberapa kemudahan pengawasan yang bisa didapat antara lain:
- Merekam kebiasaan dan karakter sopir saat membawa truk di jalan.
- Memantau tingkat konsumsi bahan bakar armada secara akurat.
- Memberikan pengingat otomatis mengenai jadwal perawatan berkala kendaraan.
“Para pengusaha bisa menggunakan sistem ini untuk memonitor secara detail. Bahkan, mobil-mobil kami sekarang sudah dibekali teknologi kecerdasan buatan. Ini yang luar biasa,” tutup Aji Jaya menegaskan komitmen perusahaannya.
Lewat perpaduan produk tangguh, bengkel siaga tak kenal waktu, peningkatan keterampilan sopir, serta pemantauan armada berbasis komputer, pengusaha kini memiliki kontrol penuh untuk memangkas biaya logistik perusahaan mereka agar lebih bersaing di pasaran. (Z)



































