OLX News – Delapan tahun bukan waktu yang sebentar. Bagi Wuling Motors, itu adalah momen refleksi sekaligus perayaan atas perjalanan transformasi yang tak biasa di pasar otomotif Indonesia. Dari awal berdiri pada 2017, Wuling telah menjelma menjadi salah satu pionir elektrifikasi di tanah air.
Mengusung slogan “Dibangun di Indonesia untuk Anda”, Wuling memilih pendekatan berbeda. Tak hanya menjual produk, mereka membangun ekosistem produksi, teknologi, dan jaringan yang menyatu dengan karakter pasar Indonesia.
Dan pada perayaan 8 tahun ini, Wuling mempersembahkan dua model baru yang mencerminkan seluruh filosofi dan pencapaiannya: Cortez Darion, MPV elektrifikasi untuk keluarga, dan Mitra EV, van listrik serbaguna untuk usaha dan layanan publik.
Berawal dari Air ev Hingga Menjadi Ekosistem Elektrifikasi Paling Lengkap
Jejak elektrifikasi Wuling dimulai dari Air ev, city car listrik mungil yang dikenalkan di GIIAS 2022. Bersama model listrik pertamanya yang diproduksi di Cikarang ini, Wuling berhasil mendominasi pasar kendaraan listrik Indonesia pada tahap awal.
Dalam waktu singkat, Air ev menjadi EV terlaris di Indonesia, menguasai hampir 70% pangsa pasar mobil listrik saat itu.
Air ev membuktikan bahwa kendaraan listrik tak harus mahal atau mewah. Ia menjadi solusi mobilitas urban yang terjangkau dan fungsional. Tak heran jika hanya dalam kurun waktu setahun sejak diluncurkan, Wuling mampu menjual lebih dari 10.000 unit Air ev, sekaligus menanamkan identitasnya sebagai pelopor EV rakyat.
Baca Juga: Ambisi Wuling Ubah Masa Depan Otomotif Indonesia, Produksi Teknologi Baru Tahun Ini!
Kesuksesan itu berlanjut lewat kehadiran BinguoEV dan CloudEV. Lalu, saat pasar mulai matang dan kebutuhan konsumen makin beragam, Wuling memperluas cakupan elektrifikasinya ke segmen yang lebih besar, MPV dan kendaraan komersial.
Apa yang dilakukan Wuling bukan hanya soal peluncuran produk, tapi membangun ekosistem elektrifikasi yang komprehensif di Indonesia.
Produksi lokal, kemitraan strategis dengan Gotion High-Tech, hingga pengembangan baterai dan tenaga kerja lokal menjadi bagian dari strategi jangka panjang.
Bahkan di penghujung tahun lalu (2024), Wuling Indonesia merayakan produksi ke-160.000 unit dan mulai mengekspor CloudEV ke negara-negara ASEAN. Menjadikan Indonesia bukan lagi sekadar pasar kendaraan listrik yang potensial, tapi sekaligus menjadi pusat produksi kendaraan listrik setir kanan.
Merek Mobil Listrik dengan Line Up Terlengkap, Penuhi Semua Segmen
Strategi pasar Wuling Motors di segmen elektrifikasi terbukti komprehensif dan agresif, menjadikannya pemain kunci di tengah transformasi industri otomotif Indonesia menuju era kendaraan listrik.
Wuling memanfaatkan keunggulan awal sebagai pionir EV terjangkau dengan Air ev, lalu secara bertahap melengkapi portofolionya dengan berbagai model, dari city car, hatchback, MPV hingga kendaraan niaga listrik yang semuanya diproduksi secara lokal.
Dengan portofolio mencakup city car, hatchback, MPV, hingga van komersial listrik, tak ada pemain EV lain yang memiliki jangkauan produk seluas Wuling di Indonesia.
Berikut adalah model kendaraan listrik Wuling yang “Dibangun di Indonesia untuk Anda”, sekaligus menandai jejak elektrifikasi Wuling selama 8 tahun berkiprah di Tanah Air.
1. Wuling Air ev: Mobil Listrik Perdana dan Terlaris

Diperkenalkan di GIIAS 2022, Wuling Air ev merupakan pelopor mobil listrik murni (BEV) Wuling di Indonesia. Dengan desain mungil dan kapasitas 4 penumpang, Air ev sukses membuka pasar city car listrik di Tanah Air.
Dengan harga mulai dari Rp 200 jutaan, Air ev menyasar pengguna perkotaan dan generasi muda yang membutuhkan kendaraan harian praktis, efisien, dan ramah lingkungan. Dalam waktu lima bulan sejak peluncuran, Air ev terjual lebih dari 8.000 unit, dan dalam setahun menembus 10.000 unit, menguasai hampir 70% pangsa pasar EV nasional di 2022.
Air ev juga menjadi ikon EV Indonesia di berbagai ajang internasional seperti KTT G20 Bali 2022 (300 unit digunakan sebagai mobil delegasi) dan KTT ASEAN 2023.
Air ev dirakit lokal di Cikarang dan kini menjadi simbol kendaraan listrik rakyat Indonesia.
2. Wuling BinguoEV: Hatchback Listrik Bergaya Urban

Wuling BinguoEV (alias Wuling Bingo) melengkapi lini EV Wuling di segmen hatchback subkompak. Dengan desain lebih besar dan bergaya chic, BinguoEV cocok untuk keluarga muda atau pengguna yang menginginkan kenyamanan lebih dari city car.
BinguoEV hadir dalam dua varian baterai: Long Range (31,9 kWh) berjarak tempuh hingga 333 km, dan Premium Range (37,9 kWh) berjarak tempuh hingga 410 km (klaim CLTC)
Motor listrik 50 kW (67 hp) dan dimensi panjang 3,95 m menjadikan BinguoEV terasa seperti mobil konvensional dengan ruang kabin lebih lega dan bagasi hingga 790 liter (dengan kursi terlipat).
Mobil ini menjadi jawaban bagi mereka yang ingin naik kelas dari city car listrik ke kendaraan harian bergaya modern.
3. Wuling CloudEV: Medium Hatchback EV yang Nyaman untuk Keluarga Modern

Menjawab kebutuhan akan kendaraan listrik berukuran sedang dengan kenyamanan maksimal, Wuling menghadirkan CloudEV, sebuah hatchback listrik 5 pintu berfokus pada kenyamanan dan performa.
Kapasitas baterai 50,6 kWh mampu menempuh hingga 460 km, dengan motor listrik 100 kW (134 hp) dan torsi 200 Nm. Performa ini menjadikannya pilihan menarik untuk pengguna yang membutuhkan jarak tempuh panjang tanpa kompromi kenyamanan.
CloudEV sudah diekspor ke ASEAN dan menjadi simbol transformasi Wuling dari city car ke EV mainstream. Cocok untuk keluarga mapan dan profesional muda yang ingin naik kelas ke kendaraan listrik premium.
4. Cortez Darion: MPV Listrik Pertama yang Didesain untuk Indonesia

Di GIIAS 2025, Wuling menghadirkan model global pertamanya yang diluncurkan di Indonesia: Cortez Darion. Penamaan “Darion”, diambil dari singkatan “Dari Indonesia”, namun jika diambil artinya dalam bahasa Yunani, “Darion” memiliki arti “hadiah”. Sebuah filosofis, bahwa model listrik terbaru Wuling ini menjadi kado spesial penanda 8 tahun Wuling di Indonesia.
Cortez Darion hadir dalam dua pilihan penggerak: Battery Electric Vehicle (BEV) dan Plug-in Hybrid (PHEV). Varian BEV-nya mampu menempuh hingga 540 km dalam satu kali pengisian daya. Sementara versi PHEV menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin 1.5L Atkinson-cycle yang menghasilkan jarak tempuh gabungan lebih dari 1.000 km.
MPV ini tidak hanya efisien, tapi juga nyaman dan stylish. Dimensinya besar, dilengkapi captain seat, pintu geser elektrik, dan sunroof yang menambah kemewahan. Dengan desain streamline yang modern dan interior bak lounge keluarga, Cortez Darion benar-benar dirancang untuk konsumen Indonesia.
Lebih dari sekadar kendaraan, Cortez Darion adalah simbol bagaimana Wuling mengawinkan kebutuhan lokal dengan teknologi global. Produk ini dirakit sepenuhnya di pabrik Wuling Cikarang, dan akan menjadi model referensi ekspor ke negara-negara ASEAN.
5. Mitra EV: Mobil Listrik Komersial, Partner Andal untuk UMKM dan Layanan Publik

Tidak hanya untuk keluarga, Wuling juga melangkah ke segmen komersial melalui Mitra EV. Mobil van niaga ringan bertenaga listrik ini hadir dalam dua versi: Blind Van dan Minibus.
Dengan daya angkut 1,25 ton, kapasitas kargo 6,5 m³, dan jarak tempuh 285 km, Mitra EV cocok untuk distribusi barang, angkutan penumpang, hingga kendaraan layanan darurat.
Bahkan, di saat peluncurannya, Wuling menampilkan Mitra EV versi ambulans, food truck, dan angkot listrik ber-AC. Yang menandakan model kendaraan niaga listrik ini siap diserap untuk berbagai kebutuhan bisnis masyarakat di Indonesia.
Baca Juga: Mitra EV, Mobil Listrik Komersial Pertama Wuling di Indonesia, Resmi Diperkenalkan
Yang menarik, di GIIAS 2025, Wuling berkolaborasi dengan NMAA untuk memamerkan versi Mitra EV VIP Shuttle, van listrik yang diubah jadi executive lounge mini dengan kursi pijat, karaoke, kulkas, dan suspensi udara.
Dengan harga mulai Rp 299 juta, Mitra EV jauh lebih terjangkau dibanding kompetitor sekelas, sekaligus menjawab kebutuhan kendaraan komersial ramah lingkungan di berbagai sektor, dari logistik, UKM, hingga instansi pemerintah.
Wuling, “Dibangun di Indonesia untuk Anda” Menuju Masa Depan
Delapan tahun lalu, Wuling hadir dengan reputasi “merek baru dari Tiongkok”. Tapi hari ini, Wuling adalah bagian dari cerita mobilitas Indonesia.
Dengan menghadirkan Cortez Darion dan Mitra EV, Wuling tidak hanya menjawab tren elektrifikasi, tetapi juga memberi hadiah nyata bagi masyarakat: kendaraan modern, terjangkau, dan dirakit di negeri sendiri.
Inilah bukti bahwa transisi ke mobil listrik bukan angan-angan. Ia sudah hadir, bisa dimiliki, dan siap mengantar Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau dan efisien.
Kunjungi booth Wuling di GIIAS 2025 dan rasakan langsung pengalaman berkendara bersama Cortez Darion dan Mitra EV, dua kendaraan yang dibangun di Indonesia, untuk Anda menuju masa depan. (Z)
GIIAS 2025 adalah kesempatan terbaik Anda untuk memiliki mobil impian. Dengan dukungan penuh dari OLXmobbi sebagai Official Trade-in Partner GIIAS 2025, proses trade-in mobil lama Anda ke mobil baru akan menjadi sangat mudah dan menguntungkan.
Jangan biarkan mobil lama Anda jadi penghalang untuk memiliki kendaraan yang lebih modern, efisien, dan sesuai dengan kebutuhan di masa depan. Datang langsung ke lokasi Inspection Booth OLXmobbi di Area Parkir Hall 11 ICE BSD untuk proses trade-in.
























