Minggu, Mei 26, 2024
Lainnya
    Tips & TrikMau Renovasi Rumah, Pikirkan Biaya yang Harus Dikeluarkan, Apa Saja Prioritasnya?

    Mau Renovasi Rumah, Pikirkan Biaya yang Harus Dikeluarkan, Apa Saja Prioritasnya?

    Renovasi rumah bisa memakan biaya yang banyak. Supaya tetap berjalan lancar, buat skala prioritas dan hitung estimasi biayanya dengan cara berikut ini.

    News.OLX – Memiliki rumah yang nyaman dan sesuai dengan gaya hidup adalah dambaan setiap orang. Renovasi menjadi solusi tepat untuk mewujudkannya, baik untuk meningkatkan keindahan, fungsionalitas, maupun kenyamanan hunian.

    Namun, merencanakan renovasi bisa terasa rumit dan penuh pertanyaan. Kekhawatiran akan biaya yang membengkak seringkali menjadi hambatan utama.

    Jangan khawatir! Artikel ini hadir sebagai panduan lengkap untuk membantumu memahami berbagai aspek biaya renovasi rumah, mulai dari prioritas pengerjaan, hingga cara menghitung estimasi biayanya.

    Skala Prioritas Pengerjaan Renovasi Rumah

    Sebelum mulai mempertimbangkan biaya, langkah pertama yang penting adalah menetapkan prioritas dalam proses renovasi rumah. Hal ini akan membantu kamu fokus pada area yang paling penting dan memastikan bahwa dana yang tersedia digunakan dengan efisien.

    Prioritas utama yang menjadi fokus adalah keamanan dan fungsionalitas. Perbaiki kerusakan struktural seperti atap bocor, sistem kelistrikan yang bermasalah, dan kebocoran air yang membahayakan struktur rumah. Pastikan ventilasi dan pencahayaan memadai serta atasi masalah sanitasi untuk menjaga kesehatan. Dengan memprioritaskan aspek ini, renovasi dilakukan untuk membangun hunian yang aman dan nyaman untuk ditinggali.

    Setelah memastikan keamanan dan fungsionalitas dasar terpenuhi, langkah berikutnya adalah fokus pada prioritas menengah dalam renovasi rumah. Pada tahap ini, kamu dapat meningkatkan kenyamanan dan fungsionalitas hunian sehari-hari. Beberapa area yang perlu dipertimbangkan termasuk dapur, kamar mandi, dan ruang keluarga. Renovasi dapur dapat meliputi mengubah desain jadi lebih modern, dan menambah ruang penyimpanan.

    Sementara itu, renovasi kamar mandi bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan dengan memperbarui sanitasi dan menambahkan fitur-fitur seperti bathtub atau shower. Sedangkan renovasi ruang keluarga bertujuan untuk menciptakan ruang yang nyaman untuk berkumpul bersama keluarga dengan mengganti furnitur atau menambahkan fitur hiburan.

    Prioritas terakhir adalah adalah mempercantik hunian. Pada tahap ini, fokusnya adalah pada dekorasi dan estetika, yang memberikan sentuhan akhir yang personal dan mencerminkan seleramu. Kamu bisa menambahkan dekorasi seperti lukisan, tanaman, atau vas bunga untuk memberikan nuansa yang lebih hidup pada ruangan, serta memperbarui furnitur kecil atau mengganti tirai untuk menyegarkan tampilan ruangan. Selain itu, mengecat ulang ruangan dengan warna baru atau menggunakan teknik pengecatan kreatif dapat memberikan perubahan drastis pada suasana ruangan.

    beli rumah (2)

    Menghitung Estimasi Biaya Renovasi yang Tepat

    Merencanakan renovasi rumah membutuhkan perhitungan biaya yang matang. Ada beberapa cara untuk menghitung estimasi biaya renovasi:

    1. Metode Per Meter Persegi

    Hitung luas area yang ingin direnovasi, kemudian kalikan dengan biaya per meter persegi. Biaya per meter persegi tergantung pada jenis renovasi, material yang digunakan, dan lokasi.

    Contoh:

    Biaya renovasi standar dengan material standar berkisar antara Rp1.500.000 – Rp2.500.000 per meter persegi.

    2. Sistem Borongan

    Kontraktor atau tukang bertanggung jawab atas seluruh pengerjaan, termasuk material dan tenaga kerja. Kelebihannya, hemat waktu dan tenaga, dan biaya terkontrol. Kekurangannya, biaya bisa lebih mahal dibandingkan sistem harian.

    Biaya renovasi sistem borongan umumnya dihitung berdasarkan luas area yang ingin direnovasi. Berikut perkiraan biayanya:

    Tipe Renovasi:

    • Ringan (pengecatan, pasang keramik): Rp1.500.000 – Rp2.000.000 per m2
    • Sedang (bongkar pasang keramik, ganti pintu/jendela): Rp2.000.000 – Rp3.000.000 per m2
    • Berat (pembongkaran, penambahan ruangan): Rp3.000.000 – Rp4.000.000 per m2

    3. Sistem Harian

    Kamu membeli material sendiri dan membayar tukang berdasarkan upah harian. Kelebihannya, biaya bisa lebih hemat dan kamu bisa mengontrol kualitas material. Kekurangannya, membutuhkan waktu dan tenaga ekstra untuk mengurus material dan pengerjaan bisa lebih lama. Biaya tukang bangunan dengan sistem harian umumnya di kisaran Rp150.000-Rp250.000 per orang per hari.

    Tips Cerdas Renovasi Rumah dengan Hasil Optimal

    1. Bandingkan Harga

    Dapatkan penawaran dari beberapa kontraktor atau tukang untuk mendapatkan harga terbaik. Pastikan untuk membandingkan penawaran yang setara dalam hal material, cakupan pekerjaan, dan tenggat waktu.

    2. Buat Rencana Anggaran Biaya (RAB)

    Buat RAB yang detail untuk mengontrol pengeluaran. RAB memuat perkiraan biaya material, tukang, dan biaya lain-lain. Perbarui RAB secara berkala jika terjadi perubahan desain atau harga material.

    3. Siapkan Dana Cadangan

    Siapkan dana cadangan untuk biaya tak terduga seperti perubahan desain, kerusakan material, atau kondisi cuaca buruk. Dana cadangan 10-15% dari total anggaran renovasi umumnya sudah cukup.

    Selain informasi di atas, kamu juga bisa dapatkan informasi menarik lainnya di OLXDownload juga aplikasi OLX di Google Play Store dan App Store segera!

    GIIAS 2023
    Populer
    Fadli Arfi
    Fadli Arfi
    Penikmat dan penggiat otomotif baik roda dua, empat, enam, delapan bahkan yang bersayap
    Berita Terkait