Selasa, Oktober 20, 2026
Beranda blog Halaman 1329

Daftar Mobil Bekas Lansiran di Atas 2010 Harganya Rp 100 Jutaan

0

Harga mobil baru memang mengalami setiap tahunnya. Lain halnya dengan mobil bekas yang selalu mengalami penurunan setiap tahunnya. Hal ini pula membuat masyarakat tak sedikit jadi memilih untuk membeli mobil bekas karena harganya lebih terjangkau.

Membeli mobil bekas saat ini tak bisa disebut ketinggalan zaman. Sebab, tak sedikit mobil bekas justru kondisinya masih tergolong keren dan memiliki teknologi serta fitur yang tak kalah canggih.

Nah, jika OLXe ingin membeli mobil dengan dengan wujud rupawan namun harga sesuai kantong, tidak ada salahnya mengunjungi situs jual beli OLX.co.id. Bahkan di situs ini terdapat mobil bekas dengan tahun muda atau di atas 2010, dan harganya sekitar Rp 100 jutaan.

Tapi perlu dicatat, jika OLXer memang berniat membeli mobil bekas lansiran di atas tahun 2010 dengan harga Rp 100 jutaan jangan heran, meski ada satu jenis model, varian dan tahun produksinya sama, namun harganya berbeda-beda. Bahkan ada juga tahun produksinya lebih muda tapi harganya justru lebih rendah.

Sebab, untuk menentukan harga sebuah mobil bekas memang ‘gelap’, bisa tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi mobil, jarak tempuh, kelengkapan surat-suratnya, serta lokasi si penjual.

Belum lagi harga mobil bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, serta pajak dibayar tepat waktu. Apabila OLXer memang ingin mencari mobil bekas tidak ada salahnya melakukan cek dan ricek, termasuk membawa orang ahli untuk melakukan pemeriksaan.

Mobil Bekas Rp 100 jutaan
Mobil Bekas Rp 100 jutaan. (OLX.co.id)

Oia, jika diperbolehkan melakukan test drive, makan manfaatkan untuk mengetahui apakah mobil bekas yang OLXer idamkan terasa ada yang bermasalah atau tidak.

Disarankan jika memang berkeinginan membeli mobil dengan harga Rp 100 jutaan, OLXer perlu menyisihkan uang untuk melakukan upgrade atau setidaknya ongkos untuk pengecekan dan perbaikan jika terjadi masalah

Nah, berikut ini daftar mobil bekas dengan harga Rp 100 jutaan:

– Honda Brio 2014-2017

– Toyota Avanza 2010-2015

– Toyota Agya 2016-2018

– Toyota Kijang Innova 2010

– Suzuki Ertiga 2012-2013

– Daihatsu Ayla 2018-2019

– Daihatsu Sigra 2018

– KIA Picanto 2013

– Nissan March 2015

– Daihatsu Sirion 2013-2015

– Ford Fiesta 2012

– Honda Freed 2010

– Mazda2 2011-2012

– Suzuki SX4 2012

– Daihatsu Xenia 2012-2013

– Toyota Calya 2016-2018

– Datsun Go 2018

– Chevrolet Spin 2013

– Wuling Confero D 2019

– Toyota Yaris 2010-2012

– Mitsubishi Mirage 2014

– Honda City 2010

– Toyota Etios Valco

– Suzuki Ignis 2017-2018

– Honda Mobilio 2014

– Nissan Grand Livina 2012-2017

– Isuzu Panther 2012

– Toyota Vios 2013

 

Begini Jadinya Kalau Lexus Buat Kereta Luncur Khusus Sinterklas

0

Sinterklas yang menjadi salah satu sosok dinanti-nanti anak-anak di seluruh dunia saat malam Natal, memang sangat identik dengan kereta luncur yang bisa terbang dan digerakan oleh sejumlah rusa kutub.

Namun OLXer harus tahu, ternyata banyak loh berbagai perusahaan otomotif ingin menawarkan kendaraan baru untuk Sinterklas agar semakin lancar mengirimkan hadiah.

Setidaknya, hal ini juga dilakukan merek mobil premium asal Jepang, Lexus mendesain kereta luncur khusus Sinterklas yang disebut, Lexus HX Sleigh Concept. Demikian dilansir Carscoops, Kamis (24/12/2020).

Memang kereta luncur Lexus HX Sleigh Concept ini belum tentu dapat direalisasikan dalam bentuk nyata. Namun begitu, sang desainer Lexus mencoba menggarap teaser ini sangat detail seakan-akan mirip seperti yang biasanya dibuat secara nyata.

Nah, mau tau bagaimana rupanya? Ini ulasannya:

Secara desain, Lexus HX Sleigh sengaja dibuat lebih modern dibandingkan kereta luncur berpenggerak tenaga rusa, hal ini terlihat dari kokpit tertutup sehingga kabin akan lebih hangat selama di perjalanan.

Secara tampilan, memang wajah kereta luncur ini memiliki desain mirip beberapa produk Lexus ditambah lampu depan yang sipit sehingga terkesan modern.

Lexus HX Sleigh
Lexus HX Sleigh Concept. (Motor1)

Bahkan untuk membuka pintu bagasi belakang, Sinterklas tidak perlu menggunakan tangan, melainkan cukup menggerakan kaki lantaran sudah dibekali sistem elektronik plus sensor.

Bagian kabin kereta luncur ini juga sudah dibuat mewah layaknya mobil Lexus pada umumnya. Bahkan sistem hiburan ini sudah menggunakan layar sentuh berukuran 25 inci, sehingga akan mudah melihat kondisi lalu lintas di udara.

Belum lagi  suhu ruangan dengan pemanas leher serta sistem tata suara dari Mark Levinson. Serta pada bagian kabin belakang kapasitas ruangnya dibuat lebih lega agar mampu banyak mengangkut barang bawaan.

Oia, untuk daya penggerak agar bisa terbang, Lexus HX Sleigh ini sudah dilengkapi dengan dua pasang jet turbin yang ada di samping kanan dan kiri.

Semoga kalau dibuat Sinterklas senang ya OLXer!

 

 

Komitmen AHM di Bidang Vokasi Pendidikan Mendapat Pengakuan Kemendikbud

0

Upaya PT Astra Honda Motor (AHM) dalam memajukan dunia pendidikan nasional memang tidak main-main. Dalam satu dekade terakhir ini tercatat sebanyak 687 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sudah berhasil digandeng untuk menerapkan kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda.

Komitmen tinggi AHM dalam mendukung program vokasi di Tanah Air ini berbuah hasil yang sangat membanggakan, yakni pengakuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia.

Apresiasi ini diberikan kepada perusahaan yang sudah memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dari lulusan pendidikan vokasi sebagai investasi jangka panjang. 

GM Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin hadir menerima penghargaan ini yang diberikan langsung oleh Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) Kemendikbud RI, Ahmad Saufi, disaksikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Anwar Makarim pada hari ini, Senin (21/12/2020).

Menurutnya, perjalanan 10 tahun komitmen AHM di dunia vokasi, selalu berusaha untuk mengembangkan dan memperbaharui materi serta metode ajar untuk siswa vokasi otomotif roda dua, yang diselaraskan sesuai dengan perkembangan kebutuhan industri.

“Kami tidak hanya mengembangkan kualitas para siswa vokasi dengan kompetensi teknik sepeda motor, tapi juga membekali mereka dengan keahlian bisnis dan manajemen wirausaha bengkel. Sehingga, kami berharap lulusan SMK yang bekerjasama dengan AHM dapat menjadi generasi muda yang siap kerja, cerdas, dan mandiri,” ujar Muhibbuddin sesaat setelah menerima penghargaan dari Kemendikbud.

“Upaya ini kami harap akan menciptakan ‘link and match’ kualitas SDM vokasi di Indonesia dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri,” lanjutnya.

Hingga kini, program vokasi AHM sudah berhasil menggandeng 687 SMK mitra binaan dengan total guru yang mengajarkan kurikulum khusus tersebut sebanyak 3.462 orang.

AHM juga memiliki 62 SMK Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang bisa dimanfaatkan oleh para siswa SMK yang ingin melakukan sertifikasi kompetensi sebelum berkompetisi di dunia industri. 

Sebagai tahap lanjutan, siswa SMK ini juga dibekali pelatihan kompetensi untuk bengkel wirausaha muda yang tergabung pada Astra Honda Youthpreunership Program (AHYPP), yang akan membantu serta mendorong alumni SMK yang mengimplementasikan Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda untuk memiliki usaha bengkel sepeda motor sendiri.

Melalui program AHYPP ini, seluruh bengkel binaan diberikan pendampingan secara berkala untuk meningkatkan kemampuan dalam mengelola keuangan bengkel yang merupakan salah satu elemen penting dalam kemajuan sebuah usaha agar tetap beroperasional secara sehat dan menjadi sumber pendapatan, khususnya di tengah kondisi sulit saat ini.

JIExpo Kemayoran Kantongi SK, Pelaksanaan Event IIMS 2021 Temui Titik Terang

0

Upaya keras PT Dyandra Promosindo untuk mewujudkan gelaran perdana Indonesia International Motor Show atau IIMS di tengah situasi pandemi COVID-19 di bulan Februari 2021 sudah mulai menemukan titik terang. 

Event organizer yang sudah berusia seperempat abad ini sedang melakukan persiapan serius untuk pelaksanaan IIMS 2021 yang rencananya digelar di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta, 18 – 28 Februari 2021, tentunya dengan aturan Protokol Kesehatan (Prokes) yang sangat ketat.

Kabar ini menyusul Surat Keputusan (SK) yang diterima pihak JIExpo Kemayoran sebagai venue convention dan exhibition berstandar internasional yang mengizinkan pelaksanaan pameran dengan ketentuan ketat. 

SK Pembukaan Kembali Usaha Pariwisata di masa PSBB Transisi Bagi Kegiatan Pameran dikeluarkan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta, nomor 526 tahun 2020.

Kabar gembira ini menjadi sebuah angin segar bagi pelaku industri MICE (Meeting, Incentive, Convention dan Exhibition) yang sudah mengalami mati suri selama satu tahun akibat pandemi berkepanjangan, termasuk diantaranya Dyandra Promosindo.

“SK yang diterima pihak JIExpo ini patut kita syukuri. Tetapi juga harus diiringi komitmen setiap penyelenggara event, untuk memperkuat dan mempertebal Prokes dalam hubungannya interaksi manusia,” sebut Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, dalam siaran pers, Senin (21/12/2020). 

Pasalnya, Pemerintah Daerah DKI Jakarta sebagai pemberi kewenangan menetapkan standar tinggi terhadap pengelola venue, sehingga hal ini tentu bukan persoalan mudah. 

Untungnya dalam hal ini, Dyandra Promosindo punya pengalaman setelah sukses menggelar pameran IIMS Motobike Hybrid Show dengan aturan Prokes ketat beberapa waktu lalu di MotoVillage, Jakarta Selatan. 

“Sebagai EO pameran yang sudah berkarya 26 tahun, Dyandra siap beradaptasi dengan cara baru dan membuat alternatif perspektif berbeda menikmati pameran. Bagi client kami, prioritasnya bukan lagi seberapa besar jumlah pengunjung. Tapi bagaimana awareness dan product knowledge tersampaikan pada target market masing-masing. Dan tentunya memenuhi Key Perfomance Indicator (KPI) jumlah produk terjual,” lanjut KoHen, panggilan akrab Hendra Noor Saleh.

JIExpo Kemayoran sendiri sudah dinyatakan memenuhi syarat dalam proses persiapan, inspeksi hingga tahap simulasi faktual dalam penerapan Prokes lengkap, berlapis dan komprehensif.  

Beragam fasilitas Prokes seperti ambulans, ruang isolasi, disinfectant chamber, alat screening suhu tubuh yang telah terkalibrasi, ruang P3K, hand sanitizer dan fasilitas cuci tangan, media informasi dan rambu-rambu terkait penerapan Prokes, SOP dan Satgas COVID-19 semuanya kini tersedia di area JIExpo Kemayoran.

“Kami sangat siap menyambut IIMS 18-28 Februari 2021. Namun, kami juga sudah siapkan jadwal cadangan di JIExpo untuk IIMS, yakni 18 – 28 Maret 2021 dan 15 – 25 April 2021 demi memastikan IIMS 2021 tetap berjalan,” pungkas Ralph Scheunemann, Marketing Director JIExpo.

Berjuang di Tahun yang Sulit, V-KOOL Andalkan Penjualan Online

0

Tepat pada 29 April 2020 lalu, V-KOOL Indonesia merayakan ulang tahun perak, 25 tahun kehadirannya di Indonesia sebagai sebuah brand kaca film terbaik lewat PT V-KOOL Indo Lestari. 25 tahun perusahaan ini juga berhasil menjadi distributor kaca film terkemuka di Tanah Air dengan berbagai pencapaian luar biasa. 

Berawal di tahun 1995, V-KOOL hadir menawarkan jenis kaca film bening, di tengah tren kaca film berwarna gelap yang sedang digandrungi oleh para pemilik mobil saat itu. 

“Saat pertama kali kita hadir, orang langsung menyebut brand V-KOOL sebagai kaca film ajaib. Meskipun menawarkan kaca film yang transparan tapi kemampuannya menolak panas mencapai 74 persen. Sejak saat itulah awareness V-KOOL langsung mencuat dan diminati orang,” kenang Linda Widjaja, Vice President PT V-KOOL Indo Lestari, distributor kaca film V-KOOL di Indonesia di acara media gathering, Selasa (22/12/2020).

Perlahan tapi pasti, brand kaca film ini menjadi nomor satu di Indonesia dengan berbagai tawaran jenis kaca film yang terbaik di kelasnya. 

“Berkat teknologi yang unggul serta kerja keras dan inovasi tiada henti, kami akhirnya menjadi merek kaca film terbaik sampai saat ini. Pencapaian 25 tahun ini merupakan proses yang panjang serta hasil kerja keras dan dukungan dari banyak pihak,” lanjut Linda Widjaja.

Memasuki tahun 2020 yang penuh dengan tantangan akibat masa pandemi berkepanjangan, PT V-KOOL Indo Lestari terus bertahan dengan berbagai strategi jitu yang mereka kerahkan untuk terus mempertahankan komitmennya. 

Yang pertama dengan melengkapi jajaran kaca filmnya dengan produk premium terbaru, yakni V-KOOL Limited Edition, jenis kaca film termahal dengan banderol hingga Rp 12 juta namun menawarkan performa terbaik berupa kemampuan menolak panas paling tinggi, serta Total Solar Energy Heat Rejection (TSER) sebesar 74 persen.

“Istimewanya karena jenis kaca film ini hanya tersedia 999 paket saja, sehingga sangat eksklusif. Konsumen yang melakukan pembelian V- KOOL Liited Edition langsung mendapatkan kartu garansi spesial 'limited edition privilege card' bernomor seri sesuai dengan produk yang dikeluarkan, serta crystal emblem stiker ‘I'm V-KOOL’ dalam kemasan yang sangat eksklusif,” promosi Linda. 

Strategi berikutnya adalah dengan memperkuat lini penjualan lewat platform e-commerce dimana V-KOOL merangkul dua e-commerce terkemuka di Indonesia untuk menjual berbagai produk kaca film-nya.

“Kami telah membangun official store sejak tiga tahun lalu, sehingga, ketika intensitas konsumen secara offline berkurang, kami sudah siap dengan penjualan online dan layanan home service,” tambah Linda. 

Kemudian strategi lainnya adalah dengan menghadirkan outlet jualan yang bernuansa modern serta nyaman untuk dikunjungi konsumen. 

Hasilnya memang tidak bisa dibilang sangat memuaskan, namun jika dibandingkan dengan angka penurunan rata-rata industri otomotif di tahun ini, V-KOOL masih bisa berpuas diri.

“Kita tahu bahwa selama 11 bulan tahun 2020 berjalan, total penjualan mobil di Tanah Air turun 50 persen dibandingkan tahun lalu. Untuk penjualan retail V-KOOL sendiri sampai Oktober 2020 turun sebesar 12 persen. Kami menyiasati hal ini dengan memperkuat penjualan online dan layanan home service,” pungkasnya. 

Akhirnya, Mesin Mitsubishi Xpander Produksi di Indonesia, Kandungan Lokal Naik Jadi 80 Persen

0

Mitsubishi Motors Indonesia mengumumkan dimulainya produksi mesin Mitsubishi Xpander di pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI).

“Lokalisasi pembuatan mesin Mitsubishi Xpander merupakan pemenuhan komitmen MMKI untuk memberikan kontribusi bagi perekonomian Indonesia. Kami akan terus berupaya untuk turut berpartisipasi dalam menggerakkan ekonomi di Indonesia,” kata Presiden Direktur MMKI, Shinji Matsumura lewat siaran pers, Selasa (22/12/2020).

Sebelum diproduksi sendiri oleh MMKI, mesin mobil Mitsubishi Xpander masih didatangkan langsung dari Jepang. 

Dengan dimulainya produksi mesin Mitsubishi Xpander di Indonesia secara otomatis akan meningkatkan rasio kandungan lokal mobil Low MPV andalan Mitsubishi Motors ini menjadi 80 persen. 

Artinya ini akan ikut memperbesar manfaat ekonomi bagi rantai pasokan lokal. Memberikan keuntungan lebih tidak hanya bagi pasar Indonesia, namun juga untuk pasar ekspor.

Fasilitas tambahan di fasilitas produksi Mitsubishi Motors ini mampu memproduksi sebanyak 160.000 unit mesin Mitsubishi Xpander per tahun. Di akhir tahun fiskal 2019, kapasitas produksi MMKI secara keseluruhan sudah ditingkatkan menjadi 220.000 unit per tahun. 

“Dengan dimulainya produksi mesin Mitsubishi Xpander di Indonesia, kami berharap dapat memperkuat bisnis produksi dengan meningkatkan daya saing dan mempergunakan fasilitas produksi secara efektif,” pungkas Shinji Matsumura. 

Indonesia sendiri sudah masuk kawasan ASEAN yang menjadi growth driver (pendorong pertumbuhan) pada Rencana Jangka Menengah Mitsubishi Motors. Sehingga, perannya akan sangat signifikan mengingat MMKI adalah pabrik induk dari Mitsubishi Xpander dan sekaligus mesinnya.

Daftar Mobil Bekas Harga Rp 30 Jutaan di Akhir Tahun

0

Membeli mobil bekas kenapa tidak? Saat ini mobil bekas memang menjadi alternatif bagi mereka yang ingin punya mobil namun dengan budget terbatas.

Harga mobil seken memang sangat variatif. Bahkan, jika OLXer hanya memiliki budget kurang dari Rp 50 jutaan atau sekitar Rp 30 jutaan maka mobil bekas dengan harga murah meriah banyak tersedia baik secara offline seperti showroom mobil bekas atau lapak online.

Seperti halnya di situs jual beli online OLX.co.id, pencarian mobil bekas dengan harga terjangkau masih cukup tinggi. Terlebih saat masa pandemi Covid-19 seperti ini, di mana calon konsumen tak ingin mengambil resiko terpapar virus corona jika harus bepergian ke suatu tempat, termasuk showroom.

Nah, di OLX.co.id, untuk mendapatkan mobil dengan harga murah sekitar Rp 30 jutaan, tentu saja bisa. Setidak OLXer bisa memanfaatkan fitur filter yang ada di kolom paling kanan di OLX.co.id, setelah sebelumnya mengklik pilihan ‘Mobil Bekas’.

Ya, OLXer bisa mencari mobil yang sesuai dengan keinginan mulai dari jenis, merk, model, harga, jarak tempuh, tipe bahan bakar, transmisi, tipe penjual, nama bursa mobil, kapasitas mesin, warna, hingga tipe bodi.

Perlu dicatat, jika OLXer memang berniat membeli mobil bekas dengan harga Rp 30 jutaan jangan heran, meski satu jenis model, varian dan tahun produksinya sama, namun harganya berbeda-beda. Bahkan ada juga tahun produksinya lebih muda tapi harganya justru lebih rendah.

Sebab, untuk menentukan harga sebuah mobil bekas memang ‘gelap’, bisa tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi mobil, jarak tempuh, kelengkapan surat-suratnya, serta lokasi si penjual.

Belum lagi harga mobil bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, serta pajak dibayar tepat waktu. Apabila OLXer memang ingin mencari mobil bekas tidak ada salahnya melakukan cek dan ricek, termasuk membawa orang ahli untuk melakukan pemeriksaan.

Oia, jika diperbolehkan melakukan test drive, makan manfaatkan untuk mengetahui apakah mobil bekas yang OLXer idamkan terasa ada yang bermasalah atau tidak.

Apabila mobil yang diinginkan harganya sekitar Rp 30 jutaan, dapat dipastikan jauh dari kata sempurna, baik secara eksterior, interior, maupun mesin. Maka dari itu, disarankan jika memang berkeinginan membeli mobil dengan harga Rp 30 jutaan, OLXer perlu menyisihkan uang untuk melakukan upgrade atau setidaknya ongkos untuk pengecekan dan perbaikan jika terjadi masalah.  

Adapun jika berminat mencari mobil dengan harga Rp 30 jutaan, bisa lihat daftarnya di bawah ini:

– Toyota Corolla DX 1982 Pekalongan, Jawa Tengah

– Volvo S70 1998 Batuceper, Tangerang, Banteng

– Suzuki Katana 1988 Masaran, Sragen, Jawa Tengah

– Toyota Kijang 1992, Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah

​​​​​​– Honda Accord Cielo 1995, Tambun, Bekasi, Jawa Barat

–Toyota Starlet SE 1989, Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat

– Timor 2000, Bandung, Jawa Barat

– Peugeot 505, Suabaya, Jawa Timur

– Mazda Familia 1996, Semarang, Jawa Tengah

– Honda Maestro 1991, Sumedang, Jawa Barat

– Suzuki Carry 2006, Pandeglang, Banten

– Hyundai Accent 2004, Jember, Jawa Timur

– Honda Grand Civic 1990, Kebumen, Jawa Timur

– Daihatsu Zebra 2001, Bandung, Jawa Barat

– Toyota Twincam 1990, Grobogan, Jawa Tengah

– Mercedes-Benz Boxer 300E 1992, Bekasi, Jawa Barat

 

 

Pemilik Mobil Suzuki, Lakukan 7 Langkah Berikut di Musim Hujan

0

Antisipasi banjir tentu menjadi hal yang harus diprioritaskan bagi pemilik kendaraan saat ini, mengingat curah hujan yang cukup tinggi menjelang pergantian tahun. Kita masih ingat bagaimana banjir yang melanda berbagai kawasan Jakarta dan sekitarnya tepat di tanggal 1 Januari 2020 lalu kan?

Kondisi udara yang lembab hingga jalanan yang tergenang, tentu mengharuskan para pemilik kendaraan untuk melakukan perawatan ekstra, agar kendaraan tetap menjadi nyaman serta terjaga performanya saat dibutuhkan. 

Suzuki Indonesia memberi panduan bagaimana para pemilik kendaraan pada umumnya, dan pemilik mobil Suzuki pada khususnya agar bisa mencegah masalah dan kerusakan yang bisa timbul akibat hujan maupun banjir, seperti kerusakan lapisan cat mobil, interior dan kaca berjamur, hingga korsleting di sistem kelistrikan.

“Sangat penting memperhatikan kondisi kendaraan saat memasuki musim penghujan, karena kondisi yang basah dan lembab bisa mempengaruhi body maupun mesin kendaraan. Perawatan yang tepat serta rutin melakukan perawatan berkala ke bengkel resmi adalah hal yang penting agar kualitas kendaraan tetap optimal dan pengendara lebih terjamin kenyamanan dan keamanannya ketika berkendara bersama mobil Suzuki,” sebut Riecky Patrayudha, Service Department Head, PT Suzuki Indomobil Sales beberapa waktu lalu.

Ada beberapa kiat yang bisa diaplikasikan pemilik kendaraan agar terhindar dari masalah-masalah tersebut : 

1. Senantiasa Pakai Cover Kendaraan

Saat parkir mobil di area terbuka, sebaiknya gunakan penutup atau car cover agar tidak terkena air hujan langsung. Air hujan yang bersifat asam tentu berpotensi merusak lapisan cat mobil. 

Tapi harus dilihat juga kualitas bahannya, karena apabila tidak tepat, justru dapat mengakibatkan warna cat mobil terkontaminasi car cover yang luntur bahkan tergores. Jangan biarkan mobil tertutup terlalu lama agar cat mobil tidak rusak akibat menempelnya car cover tersebut.

2. Parkir di Tempat yang Kering dengan Ventilasi yang Baik

Hindari parkir mobil di tempat yang lembab, apalagi sirkulasi udaranya tidak lancar. Tingginya kadar kelembaban dan asam di lokasi parkir yang tidak tepat bisa menimbulkan karat di bagian body yang ujungnya bisa merusak cat mobil serta menimbulkan jamur pada kaca mobil. 

Untuk mencegahnya, bersihkan dan keringkan mobil terlebih dulu lalu parkir di tempat yang aman, kering serta punya sirkulasi udara yang baik.

3. Seringlah Mencuci Mobil dan Jaga Interior Tetap Bersih dan Kering

Namanya hujan, tentu kondisi lantai mobil sering basah dan kotor. Kondisi lembab, debu, serta lumpur yang mengendap di karpet berpotensi menimbulkan jamur dan karat pada mobil. 

Sering-seringlah mencuci mobil, terutama bagian karpet dan pastikan selalu kering. Perhatikan juga setiap membawa makanan dan minuman saat perjalanan, pastikan sudah tersimpan dengan baik dan aman di kompartemen yang tersedia agar tidak tumpah.  

4. Cek Kondisi Wiper dan Kaca Mobil

Wiper merupakan salah satu komponen krusial saat musim hujan. Penggunaan wiper dapat membantu pandangan pengemudi saat kondisi hujan agar dapat menyetir lebih aman. 

Wiper dan kaca mobil pun perlu dirawat secara tepat dengan rutin untuk mengecek elastisitas karet serta komponen wiper. Jika ditemukan karet wiper sudah keras dan mulai berdecit, segera lakukan penggantian. 

Menjaga kondisi kaca tetap jernih juga sangat penting. Bersihkan secara teratur untuk mencegah timbulnya jamur. Pemilihan cairan pembersih kaca pun harus sesuai dengan rekomendasi dari masing-masing pabrikan mobil, karena kalau salah, justru akan merusak permukaan kaca.

5. Periksa Kondisi Mobil Untuk Menjaga Performa Mesin dan Kelistrikan

Performa mesin dan kelistrikan juga menjadi hal utama yang perlu diperhatikan saat musim hujan, sehingga penting bagi pemilik kendaraan untuk rutin melakukan perawatan berkala sesuai anjuran pada buku petunjuk. 

Lakukanlah perawatan berkala ke bengkel resmi agar terjamin kualitas dan keaslian suku cadang yang dipakai sehingga performa dan kualitas kendaraan tetap optimal.

6. Jangan Paksa Terobos Genangan Air

Saat berjalan di tengah kondisi hujan, jangan paksakan mobil melewati genangan air yang ketinggiannya tidak bisa diprediksi. Perhatikan mobil lain yang ada di depan Anda. 

Kalau genangan air terlalu tinggi, air berpotensi terhisap masuk ke dalam mesin dan menyebabkan mogok mendadak. Agar lebih aman, disarankan untuk mempelajari petunjuk penggunaan kendaraan saat melewati genangan air pada Buku Pedoman. 

Pemilik mobil Suzuki juga bisa melihat panduan tersebut dengan mengunduh file Owners Manual di website https://suzuki-aftersales.net/, atau bisa menghubungi bengkel resmi Suzuki terdekat.

7. Jika Terendam Banjir, Jangan Hidupkan Mesin

Jika bencana banjir tidak bisa diantisipasi dan menyebabkan mobil terendam, hal yang sangat penting dilakukan adalah tidak menghidupkan mesin dengan alasan apapun. Karena jika dilakukan bisa menyebabkan kerusakan mesin yang lebih parah. 

Pemilik mobil Suzuki bisa menghubungi Halo Suzuki, dealer atau bengkel resmi Suzuki terdekat agar segera ditangani oleh teknisi ahli. 

Para teknisi akan mengecek kondisi mobil apakah ada air yang masuk ke ruang mesin dan apa saja kerusakan komponen lain akibat banjir tersebut, sehingga penanganannya bisa lebih cepat dan tepat.

Berikut ini adalah nomor yang bisa dihubungi pemilik mobil Suzuki jika mengalami kendala, Halo Suzuki di 0800-1100-800 untuk Home Service, Pick Up Service, dan Suzuki Emergency Roadside Assistance (SERA). 

Atau bisa mengunduh aplikasi MySuzuki dan mengunjungi website www.suzuki.co.id untuk keperluan belanja online suku cadang kendaraan.

Keren, Ada Wanita Indonesia yang Ikut Racik Fitur Autopilot Tesla

0

Merek mobil asal Amerika Serikat, Tesla, dalam beberapa tahun terakhir semakin hangat diperbincangkan karena sukses menggarap mobil listrik. Tidak hanya itu, karena ramah lingkungan lantaran menggunakan tenaga listrik, brand mobil yang didirikan Elon Musk ini juga dilengkapi berbagai teknologi dan fitur canggih.

Ya, salah satu fitur andalan Tesla yaitu Autopilot atau swakemudi atau dikenal juga dengan sebutan fitur tanpa kemudi. Nah, bicara soal fitur canggih yang mampu membuat mobil melaju tanpa bantuan sopir ini, ternyata ada sosok warga negara Indonesia. Bahkan dia adalah seorang perempuan. Ehm siapa ya dia?

Kenalin, Moorissa Tjokro, wanita berusia 26 tahun ini ternyata jadi enam orang wanita dari 110 Autopilot Engineer di perusahaan otomotif Tesla.  Moorisa sendiri berprofesi sebagai Autopilot Software Engineer atau insinyur perangkat lunak autopilot untuk Tesla di San Francisco, California. Demikian dilansir VOA.

Moorissa Tjokro
Moorissa Tjokro wanita asal Indonesia ini jadi enam orang wanita dari 110 Autopilot Engineer di perusahaan otomotif Tesla. (VOA Indonesia/ Moorissa Tjokro)

“Bagian-bagian yang kita lakukan, mencakup computer vision, seperti gimana sih mobil itu (melihat) dan mendeteksi lingkungan di sekitar kita. Apa ada mobil di depan kita? Tempat sampah di kanan kita? Dan juga, gimana kita bisa bergerak atau yang namanya control and behavior planning, untuk ke kanan, ke kiri, maneuver in a certain way (manuver dengan cara tertentu.red),” ungkap Moorissa saat berbincang dengan VOA.

Wanita yang awalnya karirnya di Tesla ini dipekerjakan sebagai Data Scientist mengatakan, saat ini setiap hari bertugas untuk mengevaluasi perangkat lunak autopilot, serta melakukan pengujian terhadap kinerja mobil, juga mencari cara untuk meningkatkan kinerjanya.

“Kita pengen banget, gimana caranya bisa membuat sistem itu seaman mungkin. Jadi sebelum diluncurkan autopilot software-nya, kita selalu ada very rigorous testing (pengujian yang sangat ketat.red), yang giat dan menghitung semua risiko-risiko agar komputernya bisa benar-benar aman untuk semuanya,” jelas perempuan yang sudah menetap di Amerika sejak tahun 2011 ini.

Bagi Moorissa, untuk mengembangkan fitur autopilot tak semudah membalikan telapak tangan, sebab Fitur Full-Self-Driving menjadi salah satu proyek terbesar Tesla, dan memiliki tingkat tertinggi dari sistem autopilot agar pengemudi tidak perlu lagi menginjak pedal rem dan gas.

Karyawan Tesla
Moorissa Tjokro dan sejumlah karyawan Tesla berpose bersama CEO Elon Musk di acara peluncuran fitur FSD.(VOA Indonesia/Moorissa Tjokro)

“Karena kita ingin mobilnya benar-benar bekerja sendiri. Apalagi kalau di tikungan-tikungan. Bukan cuman di jalan tol, tapi juga di jalan-jalan yang biasa,” ucap Moorissa.

Wanita lulusan S2 di Data Science di Columbia University, di New York, Amerika Serikat ini juga menyatakan, untuk mengembangkan fitur ini memang sulit, sehingga membutuhkan waktu panjang sampai-sampai timnya harus bekerja keras 60-70 jam dalam seminggu.

Menjadi warga negara Indonesia dan mendapatkan pekerjaan yang jarang dilakukan banyak orang memang tak mudah. Begitupula bagi Moorissa. Namun begitu, hal ini tak lepas dari background pendidikannya yang disukai mengenai dunia Sains, Teknologi, Teknik/Engineering, Matematika.

Ya, wanita kelahiran tahun 1994 ini merupakan lulusan SMA Pelita Harapan dan kemudian mendapatkan beasiswa Wilson and Shannon Technology untuk kuliah di Seattle Central College (usia 16). Hanya saja, [ada waktu itu ia tidak bisa langsung kuliah di institusi besar atau universitas di Amerika, yang memiliki persyaratan umur minimal 18 tahun.

Tahun 2012, Moorissa yang telah memegang gelar Associate Degree atau D3 di bidang sains, lalu melanjutkan kuliah S1 jurusan Teknik Industri dan Statistik, di Georgia Institute of Technology di Atlanta.

Selain aktif berorganisasi di kampus, berbagai prestasi pun berhasil diraihnya, antara lain President’s Undergraduate Research Award dan nominasi Helen Grenga untuk insinyur perempuan terbaik di Georgia Tech. Tidak hanya itu, ia pun menjadi salah satu lulusan termuda di kampus, di umurnya yang baru 19 tahun, dengan predikat Summa Cum Laude.

Setelah lulus S1 tahun dan bekerja selama dua tahun di perusahaan pemasaran dan periklanan, MarkeTeam di Atlanta, tahun 2016 Moorissa lalu melanjutkan pendidikan S2 jurusan Data Science di Columbia University, di New York. Ia pun kembali menoreh prestasi dalam beberapa kompetisi, antara lain, juara 1 di ajang Columbia Annual Data Science Hackathon dan juara 1 di ajang Columbia Impact Hackathon.

Kecintaan Moorissa akan bidang matematika dan aljabar sejak dulu telah mendorongnya untuk terjun lebih dalam ke dunia STEM, sebuah bidang yang masih sangat jarang ditekuni oleh perempuan.

Nah, gimana OLXer, keren kan Moorissa Tjokro?

 

 

Dua Komunitas Ini Diberi Penghargaan Karena Aktif Kampanyekan Keselamatan Berkendara

0

Sebagai perusahaan yang bergerak di bisnis asuransi, Garda Oto sebagai produk unggulan dari Asuransi Astra menaruh perhatian besar terhadap komunitas mobil, khususnya mereka yang aktif dalam gerakan keselamatan berkendara.

Tentu saja tinggi rendahnya tingkat kecelakaan di jalan raya sangat bergantung pada kesadaran para pemilik kendaraan selama mereka berkendara. 

Untuk itu, Garda Oto sangat mengapresiasi setiap inisiatif dalam mengkampanyekan keselamatan berkendara, salah satunya dengan menganugerahkan Garda Oto Car Community Award kepada komunitas mobil dianggap memiliki peran nyata dalam mewujudkan keselamatan berkendara.

Penganugerahan penghargaan ini berlangsung di acara Garda Oto Car Community Virtual Meet Up yang digelar Sabtu, 19 Desember 2020. 

Terdapat dua kategori penghargaan yang diberikan, pertama adalah The Most Engaged Community on Social Media dan kategori kedua yaitu As #AlwaysDriveSafely Pioneer. 

The Most Engaged Community on Social Media diberikan kepada Silver Cars Community Indonesia (SILVERIANS), karena komunitas ini selalu berinteraksi aktif dalam mengkampanyekan program Garda Oto di media sosial dengan melihat jumlah unggahan dan aktivitas yang dilakukan oleh Silverians selama tahun 2020. 

Sedangkan kategori As #AlwaysDriveSafely Pioneer diberikan kepada komunitas Toyota Sienta Community Indonesia (TOSCA) karena selalu aktif mengkampanyekan defensive driving sepanjang tahun 2020.

Garda Oto Car Community Virtual Meet Up ini juga diisi webinar  tentang defensive driving dari Marcell Kurniawan selaku Training Director The Real Driving Center (RDC) bertema “Talks About Defensive Driving After Pandemic; Safe Your Future Now!” 

Materi webinar yang dibawakan Marcell Kurniawan menjelaskan tentang bagaimana kebiasaan baru untuk tetap aman dalam berkendara saat pandemi maupun kebiasaan berkendara yang akan timbul setelah pandemi ini berakhir.

Acara yang berlangsung secara virtual ini dihadiri tak kurang dari 270 orang dari 40 komunitas mobil, dimana Garda Oto yang menjadi bagian dari kampanye keselamatan berkendara Grup Astra, ‘Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas’ sudah melangsungkan program ini selama 14 tahun. 

“Pandemi ini membawa perubahan terhadap berbagai hal di hidup kita semua, salah satunya kebiasaan kita dalam berkendara. Inilah saatnya kita semua bergandengan tangan saling bersinergi untuk lebih mengkampanyekan kebiasaan aman berkendara sekaligus membantu mengurangi penyebaran pandemi kepada masyarakat. Karena sebatang lidi tidak akan berarti apa-apa, namun akan lebih kuat saat disatukan,” ucap L. Iwan Pranoto SVP Communication & Customer Service Management Asuransi Astra dalam siaran pers, Selasa (22/12/2020).

Di kesempatan ini Garda Oto juga mengumumkan pemenang video challenge #MakinAmanDenganOtocare. Video challenge yang bertemakan cara merawat mobil saat harus di rumah saja dengan penggunaan aplikasi Garda Mobile Otocare, dimenangkan Toyota Sienta Club Indonesia (TOSCA) sebagai juara pertama dan Toyota Yaris Club Indonesia (TYCI) sebagai juara kedua. 

Para komunitas pemenang berhak mendapatkan hadiah jutaan rupiah beserta satu set car toolkit dari Garda Oto.