Senin, Oktober 19, 2026
Beranda blog Halaman 1333

Kemenhub Resmi Pakai Mobil Listrik, Pejabat Eselon 1 dan 2 Nyusul Tahun 2021

0

Janji pemerintah ingin menggunakan mobil listrik sebagai kendaraan dinas, rupanya diawali Kementerian Perhubungan RI. Bahkan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjajal langsung mobil listrik Hyunda Ioniq dengan kelir putih dan menggunakan nomor polisi RI 35.

Kata Budi, ketika mengendarai mobil listrik, kabin senyap namun mesinnya memiliki power yang kuat, apalagi saat pedal gas diinjak.

“Hari ini saya bahagia karena rencana kami untuk menggunakan kendaraan dinas dengan kendaraan listrik hari ini bisa terwujud hari ini,” ungkap Budi yang langsung mencobanya di pelataran Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (16/12).

Tidak hanya sang menteri, pada tahun 2021 Kemenhub berencana akan mengalokasikan kendaraan listrik sebanyak 100 unit yang akan digunakan untuk para Pejabat Eselon I dan II di lingkungan Kemenhub.

Kata dia, kendaraan listrik merupakan kendaraan masa depan yang ramah lingkungan sehingga bisa menjadikan bumi lebih sehat dan bebas dari polusi udara.

Oleh karena itu, Menhub mengapresiasi jajarannya yang telah mengupayakan dan merealisasikan penggunaan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional di Kemenhub.

Tidak hanya cluster di Kemenhub, Budi juga mengajak, agar instansi pemerintahan lain untuk menggunakan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasionalnya.

Selain untuk kendaraan dinas, Menhub juga terus mendorong penggunaan kendaraan listrik untuk transportasi publik seperti: angkutan sewa khusus, Bus Rapid Transit (BRT), dan lain-lain.

Sekadar informasi, penggunaan kendaraan listrik merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk mendorong perkembangan kendaraan yang ramah lingkungan. Salah satu wujud komitmen Pemerintah yaitu dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 65 Tahun 2020 tentang Konversi Sepeda Motor dengan Penggerak Motor Bakar Menjadi Sepeda Motor Berbasis Baterai.

Pada tahun 2019, Kemenhub juga telah menggunakan sebanyak enam motor listrik untuk mendukung kegiatan operasional kedinasan di Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

 

Bos Tesla Diundang Langsung Presiden Datang ke Indonesia Buat Investasi

0

Pemerintah Indonesia rupanya bersikeras ingin perusahaan mobil listrik Tesla, menancapkan kuku bisnisnya di Indonesia. Bahkan, Presiden RI Joko Widodo didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan sudah melakukan pembicaraan langsung melalui sambungan teleon dengan bos Tesla, Elon Musk, dalam sambungan telepon.

Dalam siaran pers Biro Komunikasi Kemenko Maritim dan Investasi, pembicaraan ini sengaja dibahas terkait mengenai peluang investasi perusahaan mobil listrik Tesla di Indonesia.

“Kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai industri mobil listrik dan komponen utama baterai listrik. Selain itu, Presiden RI Joko Widodo juga mengajak Tesla untuk melihat Indonesia sebagai launching pad Space X,” tulis Biro Komunikasi Kemenko Maritim dan Investasi.

Gayung pun bersambut, CEO Tesla disebut-sebut menanggapi undangan Jokowi dan rencananya akan mengirimkan timnya ke Indonesia pada Januari 2021 untuk menjajaki semua peluang kerjasama tersebut.

Meski belum ada keputusan resmi, namun merek mobil listrik asal Amerika Serikat itu akan membuat pabrik baterai yang kabarnya akan dibangun di Batang, Jawa Tengah. Ya, pabrik baterai bukan proses produksi atau perakitan mobil Tesla.

Pemerintah Indonesia sendiri meyakini bahwa Indonesia akan menjadi pemain utama pemasok baterai lithium di dunia. Hal ini didukung dengan kandungan nikel terbesar yang ada di Sulawesi, di mana nikel merupakan komponen utama dalam pembuatan baterai pada mobil-mobil Tesla.

Sementara itu, dilansir Reuters, Bos Tesla memang  berencana menawarkan kontrak raksasa untuk jangka panjang, selama pengolahan nikel secara efisien dan dengan cara yang peka terhadap lingkungan.

 

Dua Model Suzuki Jadi Primadona Ekspor November 2020

0

Dua model andalan Suzuki di sektor kendaraan roda empat, All New Ertiga dan New Carry mencatat prestasi gemilang untuk pasar ekspor di bulan November 2020. 

Jumlah kendaraan yang berhasil dikapalkan oleh PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) di periode bulan tersebut mencapai total 3.957 unit. Terdiri dari All New Ertiga sebanyak 1.414 unit atau 35,7 persen kemudian disusul New Carry sebanyak 1.281 unit atau sebesar 32 persen.

“Meningkatkan dan mempertahankan kinerja ekspor bukan hal yang mudah, terlebih di saat ada wabah seperti sekarang. Kami berupaya terus melakukan ekspor ke berbagai negara sehingga di bulan November ekspor All New Ertiga naik 32 persen dari bulan sebelumnya. Bahkan ekspor New Carry naik 60 persen dari bulan Oktober,” terang Aris Yuliyantoro, Assistant Dept. Head Production Planning Control PT SIM dalam keterangan tertulis, Senin (14/12/2020).

Vietnam tercatat sebagai negara dengan angka permintaan terbanyak mobil Suzuki buatan Indonesia dengan porsi 25 persen dari total angka ekspor Suzuki Indonesia, kemudian disusul Filipina sebesar 20 persen.

Dari data GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia), meski dihajar kondisi pandemi selama kurang lebih hampir satu tahun, namun pertumbuhan di sektor ekspor mobil dari bulan ke bulan cukup positif. Khususnya pada semester kedua angka ekspor terus menanjak. 

Dari Januari hingga November 2020 ini, Suzuki dengan model yang sudah 85 persen menggunakan kandungan lokal berhasil mengekspor 41.988 unit kendaraan yang didominasi oleh All New Ertiga, New Carry, dan XL7.   

“Positifnya angka ekspor Suzuki All New Ertiga dan New Carry, serta model Suzuki lainnya membuktikan bahwa produk-produk Suzuki Indonesia diakui kualitasnya dan diterima dengan baik oleh dunia internasional. Hal ini memotivasi kami untuk selalu berinovasi menghadirkan produk dengan kualitas berstandar internasional untuk konsumen,” tutup Aris.

Moto Guzzi V7 III Mengaspal, Harga Setara Mobil Hybrid Toyota

0

Sekian lama tak pernah terdengar kabar, merek motor asal Italia, Moto Guzzi hadir memberikan kejutan berupa peluncuran model terbarunya, V7 generasi ketiga lewat PT Piaggio Indonesia yang menjadi Agen Pemegang Merek (APM), pada hari Selasa, 15 Desember 2020.

Model ikonik Moto Guzzi ini ditawarkan dalam dua varian berbeda, V7 III Stone dan V7 III Racer 10th Anniversary. Keduanya tampil dengan gaya orisinil namun sudah dilengkapi dengan berbagai perlengkapan standar, keamanan, kenyamanan serta performa mesin yang sangat mengagumkan.

“Hari ini kami perkenalkan Moto Guzzi V7 III dalam dua model yang berbeda. Motor ini hadir dengan karakter tampilan desain sederhana, mencerminkan jiwa otentik motor legendaris, namun kami memperbaruinya dengan berbagai keamanan dan kenyamanan. Dua pilihan pada Moto Guzzi V7 generasi ketiga ini tidak akan saling overlapping, karena konsumen akan lebih mudah memilih diantara keduanya,” ungkap Marco Noto La Diega, Presiden Direktur PT Piaggio Indonesia dalam sambutannya. 

Moto Guzzi V7 III Stone yang sederhana menjadi daya tarik bagi penggemar sepeda motor yang gemar dalam hal personalisasi. Varian ini tersedia dalam dua pilihan warna, Grigio Granitico dan Nero Ruvido. 

Sementara Moto Guzzi V7 III Racer yang pertama kali diciptakan tahun 2010 kembali dilahirkan untuk mengenang kejayaan pembalap Italia di tahun 70-an. 

Berbagai komponen ditambahkan untuk semakin mempercantik tampilannya. Salah satunya adalah tali kulit klasik di sisi atas tangki bensin, cat 'Rosso Corsa' yang membungkus bingkai dan swing arm, serta penggunaan aluminium hitam anodized.

Varian Racer juga menghadirkan top fairing yang menjadi penanda khas model cafe racer. 

Hal mendasar yang juga menjadikan varian Racer berbeda dengan Stone adalah aplikasi lampu depan dan belakang yang full LED, serta angka 7 yang diberi garis lingkaran dengan detail warna bendera Italia. 

Menggunakan mesin V-Twin Transversal, kedua model Moto Guzzi V7 III ini menawarkan gelontoran tenaga hingga 52 HP di putaran mesin 6200 rpm serta torsi maksimum sampai 60 Nm di putaran 4900 rpm.

Dari segi keamanan, V7 III kini dilengkapi sistem pengereman ABS untuk menghindari terjadinya penguncian roda saat melakukan pengereman, serta fitur traction control yang bisa diatur untuk dua kondisi jalan, basah dan kering. 

“Kami sangat percaya diri dalam meluncurkan model Moto Guzzi V7 III ini di Indonesia. Meski kondisi saat ini begitu kompleks akibat adanya pandemi COVID-19, namun dengan menginfokannya kita percaya dan kita sangat bersemangat. Dan kami juga percaya Moto Guzzi V7 III akan mendapat antusiasme tinggi dari pecinta motor di Indonesia, meskipun customer journey-nya akan berbeda dengan brand Vespa,” tambah Marco.

Motor terbaru dari Moto Guzzi yang diluncurkan di Indonesia ini ditawarkan dengan harga Rp 475 juta untuk varian Stone serta Rp 535 juta untuk varian Racer 10th Anniversary, harga tersebut merupakan on-the-road Jakarta.

Untuk pemesanan saat ini bisa melalui proses pre booking disini!

Bangga Buatan Indonesia, Sepeda Motor Listrik Volta Meluncur di IIMS Motobike Hybrid Show

0

Pasar sepeda motor di Tanah Air kembali mendapatkan pilihan baru di segmen motor listrik setelah PT Volta Indonesia Semesta meluncurkan dua model di ajang IIMS Motobike Hybrid Show, pada hari Jumat, 11 Desember 2020 lalu. 

“Kami meluncurkan 2 tipe di lini sepeda listrik, 1 tipe di line sepeda motor listrik, dan 1 tipe di line sepeda motor listrik roda tiga,” jelas Willty Awan, CEO PT. Volta Indonesia Semesta dalam sebuah keterangan tertulis, beberapa waktu lalu.

Sepeda listrik All New 100 V4 dan 102 diklaim sudah menggunakan teknologi pengecatan CED dan juga dilengkapi teknologi dual controller dan dinamo sehingga menjadi lebih fungsional. 

Sementara sepeda motor listrik 401 dilengkapi dengan baterai lithium dan tambahan slot baterai untuk menambah jarak tempuh motor listrik tersebut. Sepeda motor listrik merek Volta ini sudah bisa dibuatkan surat-surat layaknya sepeda motor lain. 

“Untuk model sepeda motor listrik roda tiga, kami memiliki tipe 501 cabin yang sudah lulus uji tipe, dan siap kami pasarkan,” tambah Willty. 

Peluncuran sepeda motor listrik Volta berlangsung secara virtual di ajang IIMS Motobike Hybrid Show yang digelar sejak 4 hingga 13 Desember 2020 lalu. Masyarakat juga berkesempatan untuk hadir melihat secara langsung produk sepeda motor listrik tersebut di MotoVillage, Kemang, Jakarta Selatan. 

“Memanfaatkan momen akhir tahun, kami juga menyuguhkan berbagai program menarik, salah satunya Flash Sale Hari Belanja Online Nasional 12.12 di official Instagram @iimsmotobike untuk mendapatkan berbagai macam produk dengan harga yang super murah,” pungkasnya.

 

Asuransi Astra Tingkatkan Keamanan Data Pelanggan Lewat Sertifikasi ISO 27001:2013

0

Asuransi Astra baru saja mendapatkan sertifikasi standar internasional ISO 27001:2013 yang diberikan oleh CBQA Global, sebuah lembaga sertifikasi yang telah diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional, atas keberhasilannya mengimplementasi sistem manajemen keamanan informasi data pelanggan. 

Pertumbuhan Asuransi Astra baik dari sisi produk dan layanan mendorong sebuah keputusan dari anak perusahaan Astra Group tersebut untuk melakukan perlindungan terhadap data khususnya data pelanggan. 

Sistem manajemen keamanan informasi berbasis standar internasional ISO 27001:2013 merupakan langkah nyata Asuransi Astra dalam mewujudkan komitmen tersebut.  

Dengan sertifikasi ISO terbaru ini, Asuransi Astra memberikan jaminan peningkatan kenyamanan para pelanggan dalam bertransaksi melalui berbagai platform digital yang sudah dimiliki, baik yang berbasis website ataupun aplikasi. 

Sertifikasi ISO 27001:2013 yang diraih Asuransi Astra sekaligus sebagai pemenuhan syarat perusahaan dalam penyelenggaraan sistem elektronik, yaitu Peraturan Pemerintah nomor 71 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik serta Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) nomor 4 tahun 2016 tentang Sistem Manajemen Pengamanan Informasi (SMPI).

“Dengan melakukan ISO 27001:2013 ini, kami berharap risiko keamanan sistem informasi dapat dimitigasi sehingga mutu atau kualitas keamanan informasi perusahaan kami dapat semakin meningkat, sehingga tingkat kepercayaan masyarakat khususnya para pelanggan pun akan meningkat,” jelas Rudy Chen, CEO Asuransi Astra dalam keterangan tertulis, Selasa (15/12/2020).

Selain itu, sertifikasi ini juga menjadi bagian dari pemenuhan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menekankan perlunya perlindungan data melalui penerapan Manajemen Risiko Teknologi Informasi (MRTI) bagi Lembaga Jasa Keuangan Non-Bank (LJKNB), yang menyebutkan bahwa LJKNB harus memiliki kecukupan kebijakan, standar, dan prosedur penggunaan teknologi informasi.

Dengan pencapaian sertifikasi ISO 27001:2013 di bidang keamanan informasi tersebut, Asuransi Astra dapat memastikan bahwa keamanan suatu sistem informasi beserta infrastruktur dan data yang dikelola telah memenuhi prinsip keamanan informasi sesuai best practice internasional terhadap implementasi kontrol keamanan. 

“Selain menjadi pelaku usaha yang bertanggungjawab karena senantiasa menyesuaikan diri dengan regulasi yang ditetapkan pemerintah, meningkatnya kepercayaan para pelanggan juga akan meningkatkan daya saing kami di industri asuransi umum. Kelangsungan penerapan standar keamanan ini dapat menjamin tatakelola teknologi informasi dan keamanan pengelolaan data khususnya data pelanggan kami menjadi meningkat.,” pungkas Rudy Chen.

Yamaha Aerox 155 Ada Seragam MotoGP, Ini Harganya

0

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) secara resmi menghadirkan Yamaha Aerox 155 Connected dengan jubah MotoGP Edition berupa ‘Monster Energy Yamaha MotoGP (MEYM) Team’. 

Ya, Monster Energy Yamaha MotoGP Team merupakan sebuah livery atau seragam dari tim balap pabrikan Yamaha yang dikenakan Valentino Rossi dan Maverick Vinales di ajang MotoGP.

Menurut Manager of Public Relation PT YIMM Antonius Widiantoro, Yamaha Aerox 155 Connected MotoGP edition sengaja dihadirkan untuk  menjawab harapan para pecinta MotoGP Indonesia yang tidak hanya menginginkan motor dengan desain body yang sporty namun juga livery racing khas MotoGP. 

“Edisi spesial ini juga turut merefleksikan semangat juara para pembalap MotoGP Yamaha dalam berkompetisi di kasta tertinggi kejuaran balap motor dunia,” ungkap Antonius dalam keterangan tertulis, Selasa (15/12/2020).

Selain menyajikan livery spesial yang mengkombinasikan warna hitam khas Monster Energy dengan sentuhan aksen biru racing Yamaha, varian ini turut pula mengusung emblem Yamaha berwarna emas (Yamaha Gold Emblem) yang menambah nilai istimewa serta eksklusivitas pada motor.

Munculnya livery MEYM Team merupakan hasil atas terjalinnya kerjasama sponsorship antara pihak Yamaha dengan Monster Energy pada musim balap 2019. Special livery ini diyakini akan mendapat sambutan yang luar biasa di tengah masyarakat, mengingat tingginya animo masyarakat Indonesia terhadap ajang balap MotoGP.

Dengan berseragam tim Yamaha di MotoGP, kata Antonius, hal ini  akan memperkuat aura sporty dan agresif pada Yamaha Aerox, sehingga membuat para penggunanya semakin bangga saat berkendara. 

Fitur

Lalu bagaimana dengan detail lainnya, apakah ada perubahan? Untuk fitur dan mesinnya masih sama dengan Yamaha Aerox 155 Connected lain yang tak kalah menarik, seperti keberadaan fitur Y-Connect yang mampu menghubungkan smartphone pengendara dengan sepeda motor melalui Bluetooth. 

Dengan fitur ini, pengendara dapat dengan mudah mendapatkan informasi terkait notifikasi telepon dan pesan masuk di dashboard motor, informasi konsumsi bahan bakar, informasi lokasi parkir terakhir saat terhubung dengan aplikasi, rekomendasi perawatan yang menunjukan kondisi aki dan oli, notifikasi malfungsi sampai dengan fitur Revs Dashboard yang menarik bagi pengguna. 

Aplikasi Y-Connect juga memiliki fitur Rank yang menghibur bagi konsumen dalam menikmati aktivitas berkendaranya, karena mereka dapat saling berkompetisi dengan sesama pengguna CCU model (motor Yamaha yang memiliki fitur Y-Connect) dalam hal jarak tempuh maupun poin eco riding.

Selain itu, Yamaha Aerox 155 Connected MotoGP edition juga dibenamkan beberapa fitur lain seperti desain lampu LED pada bagian depan dan belakang serta dilengkapi oleh DRL (Daytime Running Light)

Motor ini juga sudah mengadopsi speedometer digital handle belakang terintegrasi, serta pada bagian kaki-kaki, dilengkapi Subtank Suspension sebagai peredaman yang lebih optimal hingga ban tubeless bertapak lebar.

Fitur yang tak kalah canggih yaitu Smart Key System,  Electric Power Socket untuk pengisian daya baterai smartphone, Anti-lock Braking System (ABS) yang semakin mengoptimalkan sistem pengereman, bagasi besar, Handlebar Switch Control yang memudahkan memilih tampilan informasi dan pengaturan pada speedometer, Hazard Lamp sebagai tanda ketika pengendara dalam kondisi darurat.

Yamaha Aerox 155 Connected juga dilengkapi dengan Smart Motor Generator (SMG) sehingga starter motor menjadi halus serta Stop and Start System (SSS) yang berfungsi mengurangi konsumsi bahan bakar yang tidak perlu saat motor sedang berhenti.

Mesin dan Harga

Untuk jantung pacu, Yamaha Aerox 155 Connected mengusung mesin Blue Core berkapasitas 155cc berpendingin cairan, dilengkapi dengan teknologi Variable Valve Actuation (VVA). Dengan mesin ini daya yang dihasilkan sebesar 15  tenaga kuda pada 8.000 rpm serta torsi maksimum sebesar 13.9 Nm pada 6.500 rpm.

Menyoal harga, Yamaha Aerox 155 Connected/ ABS varian MotoGP edition ini dipasarkan dengan banderol Rp 29,5 juta On the Road Jakarta.

 

Punya Varian Bergaya Crossover, Suzuki Semakin Percaya Diri Jual Motor Matik Murah

0

Suzuki Indonesia baru-baru ini memperkenalkan varian baru sepeda motor di segmen skutik, Suzuki Nex Crossover. Hadirnya varian ini membuat PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2W optimis menghadapi persaingan penjualan kendaraan roda dua di tahun 2021 mendatang.

Melihat tren konsumen beberapa tahun belakangan yang lebih banyak memilih untuk membeli motor matik entry level, Suzuki Indonesia dengan penuh keyakinan menargetkan Suzuki Nex akan menyumbang sekitar 50 persen dari penjualan motor berlambang “S” ini di Tanah Air.

“Target kita motor matik low seperti Nex ini dapat menyumbang penjualan 50 persen untuk target tahun depan. Tahun ini saja dengan kondisi yang menantang ini Suzuki Nex berkontribusi sekitar 35 persen,” beber Yohan Yahya, 2W Sales & Marketing Department Head Suzuki Indomobil Sales (SIS) di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu (16/12/2020). 

Optimisme ini berdasarkan fakta bahwa motor matik dengan kubikasi mesin 125 cc berkontribusi sebanyak 65 persen dari total penjualan motor secara nasional. 

“Tahun depan kita targetkan sebanyak 70 ribu unit motor Suzuki yang terjual. Menuju ke arah sana kita sudah siapkan berbagai strategi, salah satunya dengan menghadirkan varian baru Suzuki Nex Crossover yang melengkapi pilihan motor entry level kita,” 

Melihat potensi pasar di tahun 2021, Yohan memprediksi penjualan motor bisa mencapai angka 4,3 juta unit. Sudah lebih baik dibandingkan penjualan motor di tahun ini yang kemungkinan besar hanya akan menyentuh angka penjualan 3,6 juta unit.

“Diprediksi market tahun depan bisa mencapai 4,3 juta unit, turun jika dibandingkan penjualan motor di tahun lalu yang mencapai angka 6,5 juta unit. Tapi kita harus realistis karena di 2020 ini penjualan motor kemungkinan hanya mencapai angka 3,6 juta unit,” pungkasnya. 

Suzuki Nex Crossover hadir sebagai varian terbaru di segmen motor matik 125 cc dengan banderol cukup murah, mulai Rp 16 juta hingga Rp 17,9 jutaan.

Pahlawan di Kehidupan Nyata, Supir Bluebird Ini Bantu Persalinan Penumpang di Dalam Mobil

0

Dedi Ari Adi adalah seorang supir Bluebird di Kota Medan. Sudah dua tahun belakangan ini ia dengan setia melakoni profesi tersebut meski pandemi COVID-19 menyebabkan permintaan layanan taksi Bluebird merosot dengan sangat signifikan.

Berkat keyakinan, ketekunan, dan motivasinya untuk melayani setiap tamu dengan sebaik-baiknya, Dedi tidak peduli dengan kondisi tersebut, meski penghasilannya juga ikut merosot.

Hingga pada akhir November 2020 lalu menjadi hari yang tidak akan pernah terlupakan dalam sejarah kehidupannya sebagai seorang pengemudi taksi Bluebird.

Selepas magrib malam itu, ia menerima pesanan untuk membawa penumpang dari jalan Cemara 3, Batangkuis  menuju jalan Tembung Pasar Lima. Tiga penumpang yang terdiri ayah, ibu, dan puteri berumur sekitar dua tahun, semuanya duduk di bangku belakang. Di tengah perjalanan Dedi baru menyadari bahwa salah satu penumpangnya tersebut dalam kondisi hamil besar, dan perjalanan malam itu adalah menuju ke klinik persalinan.

Macetnya traffic di malam itu menjadi awal dari drama bagaimana Dedi akhirnya menjadi seorang pahlawan yang ada di kehidupan nyata. Perjalanan yang seharusnya hanya menempuh waktu 37 menit menjadi molor lebih lama. 

Dedi sempat mengusulkan untuk mencari rumah sakit terdekat mengingat waktu persalinan yang sepertinya sudah tidak bisa ditunda lagi. Namun penumpang tersebut tetap bersikeras ingin menuju klinik di jalan Tembung Pasar Lima.

Setelah menempuh perjalanan selama 20 menit, sang ibu akhirnya sudah benar-benar kontraksi dan akhirnya melahirkan bayinya di dalam mobil. Saat itu juga Dedi mengambil inisiatif untuk berhenti di sebuah gedung yang awalnya disangka klinik, namun ternyata sebuah apotek. 

Saat sang ayah dari bayi tersebut berlari menuju apotek, Dedi mengambil dan menggendong bayi yang masih diselimuti cairan. Hingga kemudian dengan bantuan kendaraan bermotor, akhirnya sang ayah membawa bayinya menuju klinik di Tambung Pasar Lama.

Dedi lantas bergegas mengantarkan sang ibu yang masih tergolek lemas tersebut menyusul bayinya, memapahnya hingga mendapatkan penanganan, dan dengan setia menunggu hingga ia merasa lega saat mendengar ibu dan bayinya berada dalam keadaan sehat dan aman.

Mohamad Ridho, nama ayah sang bayi tidak henti-hentinya mengungkapkan rasa syukur tidak terkira serta tidak tahu lagi harus bilang apa untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesigapan, ketulusan, dan bantuan luar biasa yang telah diberikan Dedi pada proses kelahiran bayi di taksinya.

Dedi kemudian dianugerahi penghargaan “Pahlawan Biru” dari Bluebird atas jasa serta aksi heroiknya di malam tersebut. 

“Apa yang dilakukan dan ditunjukkan Dedi merupakan contoh nyata dari komitmen perusahaan untuk selalu memberikan dan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan kepada para pengguna jasa,” ujar Manager Bluebird Medan, Achmad Suhandi dalam sebuah keterangan tertulis, Rabu (16/12/2020).

“Selain memotivasi pengemudi yang lain, prestasi Dedi diharapkan dapat meningkatkan semangat, rasa kekeluargaan, dan kepedulian seluruh jajaran Bluebird di Medan,” tutupnya.

Toyota Indonesia : Industri Otomotif Aman Kalau Bisa Recovery 70 Persen

0

Ekspor CBU merek Toyota untuk periode Januari – November 2020 sudah mencapai angka 127.400 unit, dimana khusus untuk bulan November saja tercatat 17.600 unit. Dengan catatan jumlah total tersebut, Toyota menguasai hingga 60,6 persen total ekspor otomotif Indonesia sepanjang tahun ini. 

Jumlah tersebut disebut turun hingga 25-30 persen oleh Director Administration, Corporate & External Affairs, Technical Goverment Affairs PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azzam di sela acara tutup tahun Toyota Indonesia yang digelar virtual lewat platform Instagram @pressroom_toyota, Rabu (16/12/2020).

“Ekspor Toyota hingga November tahun ini mencapai 127 ribu unit, turun 30-25 persen. Tapi angka tersebut lebih baik kalau dibandingkan dengan kinerja ekspor November tahun lalu, naik sekitar 9 persen. Ini menjadi optimisme kami, mudah-mudahan di 2021 akan lebih baik lagi,” ujar Bob Azzam.

Menurutnya, jumlah penurunan permintaan ekspor di tengah pandemi ini masih lebih baik jika dibandingkan dengan penjualan domestik yang mengalami penurunan hingga 50 persen.  

Berkaca dengan negara lainnya di ASEAN yang juga merasakan dampak pandemi virus Corona, recovery industri otomotif Indonesia memang sedikit lebih lambat. 

“Kalau dibandingkan dengan beberapa negara ASEAN lainnya, kita sudah masuk 50 persen, artinya sudah masuk zone confidence. Tapi negara lainnya bisa recovery lebih cepat karena didorong berbagai stimulus, jadi mereka bisa lebih cepat balik ke 70 persen,” tambahnya. 

Angka recovery tersebut (70 persen) disebut sangat penting untuk dicapai dalam waktu secepatnya. 

“Dengan recovery 70 persen kita sudah mulai break even point (BEP), kalau masih di bawah angka tersebut kita masih hati-hati. Jadi kita berharap tahun depan sudah bisa masuk ke titik angka tersebut,” harapnya.

Proyeksi di tahun 2021 diharapkan jauh lebih baik lagi. Tapi Bob juga tetap mewanti-wanti untuk selalu waspada akan adanya situasi uncertainty. 

“Tahun depan sudah ada vaksin COVID-19, tapi kita harus tetap hati-hati karena penanganan COVID-19 di Indonesia saat ini masih naik turun. Tapi mudah-mudahan tahun depan lebih baik, bukan hanya untuk Toyota tapi juga untuk semua,” pungkasnya.