Minggu, September 20, 2026
Beranda blog Halaman 1485

5 Langkah Merawat Wiper Agar Maksimal di Musim Hujan

0

Di saat hujan turun dengan deras, bagian mobil manakah yang punya peran penting menjaga keselamatan saat berkendara? Pasti banyak yang menyebut rem atau ban. Tapi buat OLX, wiper adalah yang paling penting.

Jarak pandang saat hujan deras banyak dibantu oleh fungsi wiper, sehingga sangatlah penting menjaga kondisinya tetap prima sehingga mampu bekerja maksimal.

Untuk merawat wiper mobil, Otospector punya 5 langkah jitu yang akan kita ulas secara lengkap;

1. Menjaga Elastisitas Karet Wiper

Selain terdiri dari rangka besi, wiper juga memiliki bagian yang terbuat dari material karet. Bagian inilah yang memiliki fungsi untuk menghalau air hujan menutupi kaca mobil. Supaya bagian itu tetap terjaga, jangan terlalu sering memarkirkan mobil di tempat yang sangat panas. Panasnya matahari akan diserap oleh kaca mobil dan berdampak pada karet wiper.

Jika mobil terus-terusan terkena panas, karet tersebut pun akan semakin cepat mengering dan pecah. Parkir di tengah kondisi cuaca panas, ada baiknya mengganjal atau mengangkat wiper selama ditinggalkan. Hal ini dapat mencegah panas dari kaca mengenai karet secara langsung.

2. Berhati-hati Saat Mencuci Wiper

Saat mencuci mobil, bagian wiper pun biasanya tak terlewatkan untuk dibersihkan. Harus hati-hati saat membilas bagian karetnya, sebab pada permukaan karet wiper terdapat cairan khusus yang berfungsi sebagai pelindung serta pelembap.

Cara mencuci dan merawat wiper yang benar adalah, jangan bilas karet wiper dengan sabun cuci mobil. Cukup siram dengan air bersih saja dan jangan lap permukaan karetnya. Biarkan air mengering sendiri dengan menegakkan wiper setelah dicuci.

3. Cek Kondisi Poros Wiper

Selain bagian karet, poros wiper pun perlu diperhatikan! Berikan pelumas pada bagian poros wiper secara berkala untuk mencegah aus. Hal ini dilakukan agar perputaran wiper untuk menyapu air dan kotoran pada kaca saat musim hujan jadi tak terhambat.

4. Isi Cairan Wiper

Di dalam ruang mesin terdapat satu tangki khusus untuk cairan pembersih kaca mobil, yang pada umumnya diisi dengan air biasa. Ada baiknya bila mengisi tangki tersebut dengan cairan pembersih khusus yang ditambah dengan air.

Cairan pembersih kaca mobil biasanya memiliki kandungan yang membuat kaca mobil menjadi licin. Potensi tersendatnya kerja wiper akibat permukaan kaca yang kesat pun jadi minim. Bukan hanya membuat wiper tidak mudah rusak, cairan ini pun dapat membuat kaca terlindungi dari goresan wiper.

5. Ganti Wiper Secara Rutin

Lakukan pengecekan menyeluruh kondisi wiper secara rutin, jika wiper sudah mulai berdecit saat digunakan atau karet terlihat getas, mungkin sudah waktunya mengganti wiper dengan yang baru.

Pada umumnya, karet wiper perlu diganti setiap 1 tahun sekali, tergantung pemakaian. Perhatikan apakah hanya karet nya saja perlu diganti, atau dudukan nya juga perlu diganti juga. Pastikan memilih wiper yang cocok dengan jenis mobil, karena setiap mobil memiliki ukuran wiper yang berbeda-beda.

Bila 5 langkah di atas sudah dilakukan, berarti tidak perlu khawatir lagi saat berkendara di tengah hujan yang lebat. Wiper dalam kondisi terawat bakal sangat membantu perjalanan OLXer. (Z)

KIA Luncurkan SUV Seltos, Ini Kehebatannya

0

PT Kreta Indo Artha yang menjadi agen pemegang merek KIA di Indonesia mencoba lebih eksis di pasar otomotif nasional dengan meluncurkan all new KIA Seltos. Sosok mobil bergaya Sport Utility Vehicle (SUV) ini diklaim memiliki desain, kualitas dan teknologi yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen di Tanah Air.

Menurut Presiden Direktur PT Kreta Indo Artha Andrew Nasuri, all new KIA Seltos membidik konsumen muda yang dekat dan sangat sarat dengan teknologi dan perangkat keselamatan mutakhir.

“All new KIA Seltos membawa value for money yang dibalut guratan desain atraktif, serta tertanam banyak teknologi mutakhir di dalamnya.  Kepraktisan tetap tinggi untuk membawa lima orang penumpang dengan nyaman, ditambah fitur keselamatan yang lengkap,” ungkap Andrew saat peluncurannya di mall Kota Kasablanka, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Nah, mau tau apa saja yang membuat KIA Seltos ini menarik, berikut ulasannya:

Eksterior

KIA Seltos

Secara tampilan luar, wajah mobil KIA Seltos memang cukup modern. Sosok mobil KIA juga tercermin dari ciri khas grill ‘Tiger Nose’ sebagai identitas utama, kemudian dilengkapi dengan grill besar ditambah headlamp berteknologi LED plus fitur Auto Light.

Bumper depan juga dirancang agresif penuh, ditambah lampu kabut LED berbentuk “Ice Cube” jadi modern. Tak hanya itu, Skid plate depan dan belakang memperkuat unsur sporty, kemudian cladding hitam di sekeliling bodi yang menggambarkan sifat kuat SUV.

KIA Seltos

Selain itu, ada juga Tail light LED dengan ornamen futuristic, lubang knalpot ganda. Oia, kesan mobil berjiwa petualang juga terlihat dari ground clearance tinggi 183 mm, ditambah kaki-kaki menggunakan roda berukuran 215/60R17 (EXP dan EX) dan 205/65R16 (E).

Nah, yang membuat mobil ini tampak mewah yaitu kehadiran bagian atap berupa sunroof yang dapat dibuka secara elektrik.

Interior

KIA Seltos

Masuk ke dalam kabin, kesan pertama yaitu cukup mewah. Hal ini diketahui karena merek mobil asal Korea Selatan tersebut menerapkan material tak kalah canggih.

Lihat saja pada bagian dashboard, dimana bentuk monitor infotainment dan panel instrumen dengan cukup menarik sehingga terlihat memanjang. Selain itu, Meter cluster Supervision berupa monitor ukuran 7 inch, berisi ragam informasi penting seputar kendaraan.

Sedangkan pusat sarana hiburan dan komunikasi terpampang jelas di bagian tengah. Monitor LCD sebesar 8 inch berisikan banyak fungsi untuk mempermudah aktivitas mengemudi. Selain Bluetooth voice recognition, head unit All-New Kia Seltos sudah dilengkapi Apple CarPlay dan Android Auto. Layar monitor pun mampu menampilkan visual kamera belakang yang mempermudah proses parkir.

OLXer yang tak pernah lepas dari gadget tak perlu takut kehabisan baterai, sebab terdapat USB slot dan power outlet 12V, tersedia pula wireless charging untuk mengisi daya smartphone. Sangat canggih dan praktis digunakan.

Belum lagi jika kenyamanan dalam perjalanan jauh selalu terjaga dengan fleksibilitas kursi tinggi dan sandaran yang mampu direbahkan agar duduk makin rileks.Pengaturan Auto Climate memastikan suhu kabin terjaga sesuai keinginan. Udara dingin cepat tersebar rata lewat ventilasi AC belakang. Tempat untuk menaruh barang bawaan terhampar luas.

Untuk fitur keselamatan dan keamanan, mobil ini sudah dilengkapi struktur bodi terbuat dari campuran besi dan aluminium yang rigid namun tetap ringan. Komponen Advanced High-Strength Steel mampu mereduksi getaran yang ditimbulkan dari jalan, sekaligus menyerap energi tumbukan.

Selain itu, ada enam titik airbag yang terdiri dari airbag pengemudi, penumpang depan, samping dan airbag tirai.

Sistem Vehicle Stability Management Kia memastikan laju mobil selalu aman. Termasuk di dalamnya Electronic Stability Control dan Hill Start Assist, yang merupakan standar di semua varian. Fitur lain yang tak kalah penting juga tersemat, seperti Anti-lock Braking System, Brake-force Assist, Traction Control System dan empat titik sensor parkir. 

Mesin

Untuk jantung pacu, all new Seltos ini dibenamkan mesin Kappa 4-silinder berkapasitas 1,4-liter (1.353 cc) ditambah turbocharger yang mampu memuntahkan daya 138 Tenaga kuda pada putaran mesin 6.000 rpm, dan torsi maksimum 242 Nm pada rentang 1.500-3.200 rpm.

Seluruh daya tersalur menuju roda depan (FWD) melalui transmisi otomatis kopling ganda (DCT) 7-speed.

Harga

Menyoal harga, KIA Seltos yang ditawarkan dengan tiga varian yaitu E, EX dan EX+ dijual dengan banderol  Rp 295 juta untuk varian E, Rp 320 juta untuk varian EX dan Rp 355 juta untuk varian tertinggi EX+. Semua harga tersebut berstatus On The Road Jakarta.

All new Kia Seltos hadir dalam enam pilihan warna, yaitu Glacier White Pearl, Aurora Black Pearl, Intelligence Blue, Intense Red, Steel Silver, dan Punchy Orange. (Her)

Catat, Buang Sampah Saat Mengemudi Bisa Kena Denda Rp 500 ribu

0

Berbagai kebiasan buruk kerap dilakukan pengemudi baik mobil maupun sepeda motor tidak hanya kebut-kebutan saja, tetapi ada juga kebiasaan yang lainnya, termasuk buang sampah.

Ya, OLXer pasti pernah kan melihat pengemudi atau pengendara yang buang sampah di jalan walau hanya sekedar tisu, bungkus permen, plastik bekas makanan atau minuman. Atau OLXer sendiri pernah ngelakuin hal yang sama?

Ehm, jika masih membuang sampah sembarangan sebaiknya mulai untuk menghentikannya, karena membuat jalanan kotor, menjadi sumber penyakit, atau penyebab saluran pembuangan tersumbat sehingga menjadi banjir.

Oia, buang sampah sembarangan di jalan juga bisa dikenakan denda lho hingga Rp 500 ribu. Setidaknya untuk di wilayah Ibu Kota, membuang sampah di jalanan bisa dikenakan Pasal 130 ayat 1 Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta tentang Pengelolaan Sampah.

(1) Gubernur dapat memberikan sanksi administratif berupa uang paksa kepada:

a. setiap orang dengan sengaja atau terbukti membuang sampah di luar jadwal yang ditentukan, dikenakan uang paksa paling banyak Rp. 100 ribu.

b. setiap orang dengan sengaja atau terbukti membuang, menumpuk sampah dan/atau bangkai binatang ke sungai/kali/kanal, waduk, situ, saluran air limbah, di jalan, taman, atau tempat umum, dikenakan uang paksa paling banyak Rp. 500 ribu.

c. setiap orang dengan sengaja atau terbukti membuang sampah dari kendaraan, dikenakan uang paksa paling banyak Rp 500 ribu.

d. setiap orang dengan sengaja atau terbukti mengeruk atau mengais sampah di TPS yang berakibat sampah menjadi berserakan, membuang sampah di luar tempat/lokasi pembuangan yang telah ditetapkan, dikenakan uang paksa paling banyak Rp 500 ribu.

(2) Sanksi administratif sebagaimana dimaksud pada ayat (1), secara operasional ditetapkan oleh pengawas kebersihan dan dapat didampingi aparat penegak hukum.

(3) Uang paksa sebagaimana dimaksud pada ayat (1), wajib disetorkan ke kas daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Nah, OLXer sudah seperti dilansir akun Instagram @dishubdkijakarta Udah Tahun 2020 nih, mulai dari sekarang harus lebih peduli ya tentang kebersihan lingkungan. Kalau kalian naik mobil, bisa dong disediakan tempat sampah kecil di mobil? Yang naik motor, bisakan disimpan atau dikantongi dulu terus nanti buangnya di tempat sampah?

Kita semua juga udah tau, paham, ngerti, sadar, jangan ada lagi buang sampah sembarangan ya. Bersama kita jaga lingkungan, kebersihan dan keindahan.

KIA Janji Bakal Komitmen Jualan di Indonesia

0

Diluncurkannya all new KIA Seltos oleh PT Kreta Artha Indo sebagai agen pemegang merek (APM) rupanya jadi ajang kembalinya KIA di pasar otomotif nasional. Hal ini lantaran brand asal Korea Selatan tersebut sempat vacuum melego produknya di Indonesia pada 2019 lalu.

Ya, OLXer pasti pernah merasa jika beberapa waktu lalu dealer-dealer KIA di sejumlah tempat tutup dan beralih fungsi. Namun, pada November 2019, KIA mengumumkan siap beroperasi kembali di bawah payung PT Kreta Artha Indo yang juga masih bagian dari keluarga Indomobil.

Nah Presiden Direktur PT Kreta Indo Artha Andrew Nasuri mengatakan, dengan membawahi mereka KIA di Indonesia, Kreta Indo Artha berkomitmen untuk membangun merek dan jaringan di Nusantara.

“Saat ini kami sudah memiliki 24 diler di seluruh Indonesia, yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Medan dan kota besar lainnya. Kami berharap tahun ini akan mendapatkan penambahan 10 diler di beberapa kota lainnya, hingga mencapai 34 diler pada 2020,” ungkap Andrew saat ditemui di acara peluncuran all new KIA Seltos di mall Kota Kasablanka, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Rencananya, dealer mobil KIA akan bertambah di 2020 terdapat di beberapa tempat, mulai dari kawasan Jabodetabek, Sumatera hingga Sulawesi. Bahkan, beberapa dealer Renault yang sempat berada di bawah naungan Indomobil Group akan berubah menjadi showroom KIA.  

Tentu saja selain jaringan, KIA juga akan meluncurkan beberapa produk lainnya, termasuk akan ada dua produk KIA terbaru yang model dan tipenya masih dirahasiakan.

“Kita sudah berjanji dan berkomitmen untuk pasar Indonesia menghadirkan tipe-tipe yang sangat cocok untuk pasar Indonesia,” terangnya.

Adapun untuk menandai hadir kembalinya KIA di Indonesia, merek mobil asal negeri ginseng tersebut menggelar roadshow di mall yang ada di sejumlah kota. Termasuk di mall Kota Kasablanka, Jakarta yang berlangsung 20-26 Januari 2020. (Her)

Daftar Mobil Toyota Made in Karawang dan Sunter Paling Laris di Luar Negeri

0

Tak hanya di Indonesia, industri otomotif global pada 2019 rupanya jadi tahun yang cukup sulit bagi sejumlah negara. Bahkan krisis global dirasakan sangat signifikan memperlambat laju pertumbuhan ekspor produk Toyota dari Indonesia.

Ya, Indonesia jadi salah satu negara yang dipercaya brand Toyota untuk menggarap sejumlah produk agar diproduksi di Tanah Air, dalam hal ini di Karawang, Jawa Barat dan Sunter, Jakarta Utara.  

Belum lagi tahun 2019 terdapat hambatan dengan skema non-tarif di beberapa negara tujuan ekspor yang turut memperburuk performa pengiriman produk otomotif dari dalam negeri.

Menanggapi hal tersebut Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono mengatakan, mempertahankan serta meningkatkan performa ekspor merupakan hal yang tidak mudah karena menyangkut banyak faktor seperti daya saing baik daya saing produk, infrastruktur pendukung hingga regulasi.

“Karenanya kami berterima kasih atas dukungan dari semua pihak terutama pemerintah Indonesia yang selalu melakukan evaluasi terhadap sektor-sektor yang mempengaruhi kegiatan ekspor nasional,” ungkap Warih dalam keterangan tertulis, Senin (20/1/2020).

 Beruntung, kata Warih, adanya tambahan negara tujuan baru di kawasan Amerika Tengah, Mekong dan Afrika cukup membantu dalam mengompensasi penurunan volume di beberapa negara terdampak krisis dan negara yang menerapkan hambatan non-tarif.

Sementara itu, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN, Bob Azam menyatakan bahwa ke depan, selain karena dampak krisis global, disrupsi digital juga menjadi tantangan sekaligus peluang tersendiri bagi industri otomotif.  

Untuk menghadapi hal tersebut, kata dia, pihak korporasi tengah menyiapkan upaya, salah satunya dengan meningkatkan efisiensi melalui penerapan teknologi dengan tetap menjadikan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai center of transformation.

“Kompetisi ekspor yang makin ketat kedepannya, baik antar sesama pelaku industri otomotif maupun lintas sektor industri hingga persaingan antar negara dan antar kawasan, membutuhkan SDM berkapabilitas tinggi yang mampu menguasai teknologi guna melawan inefisiensi,” jelasnya.

“Selain menjaga konsistensi performa ekspor maupun operasi yang telah eksis, saat ini kami tengah mempersiapkan diri agar transformasi menuju era elektrifikasi dan mobilitas dapat berjalan dengan mulus,” lanjut Azam. 

Daftar Mobil Toyota Buatan Indonesia Paling Laris

Selama 2019, mobil Toyota made in Indonesia tidak hanya dikonsumsi untuk pasar dalam negeri saja, melainkan juga diekspor ke sejumlah negara.

Bahkan, dalam keterangan tertulisnya, kendaraan utuh (Complete Built Up/CBU) bermerek Toyota yang dibuat di Indonesia mencatatkan capaian tertinggi selama lima tahun terakhir yaitu sebesar 208.500 unit, naik tipis dibandingkan volume ekspor tahun 2018 sebesar 206.500 unit. 

Adapun model mobil yang cukup laris di pasar ekspor disokong oleh model Sport Utility Vehicle (SUV) Fortuner dan Rush masing-masing sebesar 45.300 unit dan 50.300 unit.

Model sedan Vios turut mendukung capaian positif ekspor CBU bermerek Toyota dengan volume 31.000 unit. Sedangkan untuk segmen Multi Purpose Vehicle (MPV), model-model andalan seperti Kijang Innova dan Avanza berhasil dikapalkan ke mancanegara dengan volume masing-masing 5.300 unit dan 28.900 unit.

Sementara model Low Cost Green Car (LCGC) Agya juga ambil bagian dalam capaian ekspor 2019 dengan volume 27.800 unit. Sedangkan model Yaris, Sienta, dan Town Ace/Lite Ace melengkapi kinerja ekspor CBU bermerek Toyota dengan total volume sebesar 19.900 unit.

Selain mengekspor dalam bentuk CBU, Toyota juga mengirimkan kendaraan terurai (Complete Knock Down/CKD) sebanyak 45.400 unit, mesin bensin dan etanol dengan tipe TR dan NR dengan total 123.600 unit serta komponen kendaraan dengan volume 94,2 juta unit.

Produk ekspor Toyota telah merambah lebih dari 80 negara tujuan di kawasan Asia-Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin, Afrika dan Karibia. (Her)

Yamaha XMax dan Aerox Kini Ada Varian Maxi Signature, Ini Perbedaannya

0

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) selaku agen pemegang merek sepeda motor Yamaha di Tanah Air diam-diam meluncurkan varian baru untuk produk skuter matik XMax dan Aerox 155 VVA. Ya, masing-masing skuter matik tersebut kini  dilengkapi varian Maxi Signature. 

Secara kasat mata, memang tampilan desain dan bentuknya sama saja, namun yang menjadi pembeda dari Yamah XMax dan Aerox 155 VVA Maxi Signature yaitu balutan warna Matte Black ditambah adanya aksen emas, serta logo Maxi Signature yang menempel pada body motor dan gold cast wheel (velg).

Yamaha XMax

Deputy GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Yordan Satriadi, Maxi Signature untuk XMax dan Aerox 155 VVA S-Version merupakan produk spesial yang diharapkan memenuhi kebutuhan gaya hidup konsumen yang ingin tampil stylish sesuai trend berkendara saat ini. 

“Sebelumnya, MAXI Signature hadir pertama kali di tahun lalu untuk Lexi S dan Lexi S ABS. Lalu terdapat pula pada All New Nmax 155. Kini deretan produknya bertambah lagi yang disematkan pada XMax dan Aerox 155 VVA S-Version sehingga makin memperkaya pilihan konsumen,” ungkap Yordan dalam keterangan tertulis, Selasa (21/1/2020).

Aerox R 155 VVA

Yamaha Aerox R Version

Tak hanya Maxi Signature, Yamaha juga menghadirkan Aerox R-Version terbaru yang tampilannya diklaim cocok untuk mereka yang berjiwa sporty. 

Varian Aerox 155 VVA R-Version mendapatkan penyegaran warna dan grafik. Kemunculan warna teranyar itu terinspirasi oleh livery Yamaha R1 20th Anniversary yang diluncurkan pada 2018 silam. Tak ketinggalan, Aerox 155 VVA versi standar juga memperoleh penyegaran grafik pada warna hitam dan merah.

Menyoal harga, untuk Yamaha Xmax Maxi  Signature dijual dengan banderol Rp 60,95 juta. Sedangkan Aerox 155 VVA Maxi Signature dilego Rp 28,345 juta, kemudian Aerox 155 VVA R-Version Racing White dilepas Rp 25,915 juta, dan Aerox 155 VVA versi standar Rp 24,575 juta. Semua harga ini dijual dengan status on the road Jakarta. (Her)

Siap-Siap Ada Pameran ‘Transfomers’ di Senayan Maret 2020 Mendatang

0

Asosiasi kendaraan bermotor di Indonesia seperti Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) ternyata tidak hanya menghadirkan pameran kendaraan roda empat saja, tetapi juga rajin menggelar perhelatan khusus kendaraan komersial.

Bahkan di tahun ini, Gaikindo akan menggelar Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020 yang akan kembali hadir di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, 5-8 Maret 2020 mendatang.

Pameran yang akan berlangsung selama tiga hari itu akan menampilkan lini kendaraan komersial dan berbagai produk terbaik dari industri kendaraan komersial dan pendukungnya. Hal ini pula akan menjadi tempat berkumpulnya truk-truk transformer yang wujudnya cukup besar. 

Menurut Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi, GIICOMVEC 2020 merupakan pameran business-to-business (B2B) yang sengaja digelar agar salah satu upaya Gaikindo untuk terus mendorong pertumbuhan industri kendaraan komersial Indonesia. 

“Perjalanan tahun lalu cukup berat untuk industri otomotif, namun kami yakin di tahun ini permintaan pasar akan kembali menguat, dan akan memberikan efek positif bagi industri otomotif Indonesia. Dan kami harap kehadiran GIICOMVEC 2020 akan semakin melancarkannya,“ ungkap Yohanes dalam keterangan tertulis, Selasa (21/1/2020).

Sementara itu, Ketua III Gaikindo Rizwan Alamsjah, yang sekaligus ketua penyelenggara GIICOMVEC 2020 menyampaikan bahwa penyelenggaraan GIICOMVEC akan menjadi jawaban untuk kebutuhan para pelaku industri dari berbagai sektor. 

“GIICOMVEC akan menjadi ajang bagi para pebisnis dan pengusaha, baik di bidang logistik, barang konsumsi, pertambangan, atau lainnya untuk menemukan beragam solusi dengan inovasi dan teknologi terkini yang dapat mendukung operasional dan produktivitas bisnisnya,” ujar Rizwan.

Diketahui, GIICOMVEC 2020 akan diikuti kendaraan komersial yang berasal dari berbagai merek ternama dari industri kendaraan komersial mulai dari DFSK, FAW, Hino, Isuzu, Mercedes-Benz, Mitsubishi Motors, Mitsubishi Fuso, Suzuki, Toyota, UD Trucks, dan masih banyak lagi. 

GIICOMVEC 2020 juga akan semakin lengkap dengan kehadiran produk-produk dari bermacam sektor industri pendukung, seperti Adi Putro dari industri karoseri, suku cadang, aksesoris, fitur teknologi, dan perlengkapan lainnya, termasuk sektor logistik dan transportasi, seperti jasa logistik dan transportasi, supply chain, sistem pergudangan, dan masih banyak lagi.

GIICOMVEC 2020 juga terbuka untuk para pebisnis yang datang dari berbagai industri, seperti Operator bus, truk dan perusahaan logistic, Perusahaan ritel, Operator tour & perjalanan, Perusahaan pertambangan, minyak, gas, dan energi, Perusahaan konstruksi, Jasa keuangan dan asuransi, Barang konsumsi, Restoran, kafe, dan layanan catering, Usaha kecil dan menengah (UKM), Lembaga kesehatan, Badan pemerintah / perusahaan swasta, Industri pertanian, kehutanan, dan peternakan, Militer, dan lainnya.

Tak sampai disitu, acara ini didukung dari banyak asosiasi mulai dari Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO), Asosiasi Karoseri Indonesia (ASKARINDO), Asosiasi Logistik Indonesia, Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) dan lainnya akan memberikan dukungan penuh dengan menghadirkan anggota mereka dari seluruh Indonesia.

GIICOMVEC 2020 juga  mempersiapkan berbagai program menarik, termasuk Demo Area, di mana sebuah area khusus dapat menyaksikan secara langsung performa aneka kendaraan komersial yang dipamerkan. 

Nah, di tahun ini, potential buyers bahkan dapat mencoba langsung kemampuan dan sensasi berkendara di balik setir beragam kendaraan komersial di Demo Area melalui uji kendara (test-drive). Selain itu, akan ada pula seminar dan talkshow seputar bisnis berbagai sektor industri terkait bersama asosiasi pendukung dan peserta pameran. (Her)

Ganti Nahkoda, KIA Ingin Kembali Berjaya di Indonesia

0

Merek mobil asal Korea Selatan, KIA Motors pada November 2019 lalu tak lagi dipegang PT KIA Mobil Indonesia (KMI) melainkan sudah di bawah payung PT Kreta Indo Artha (KIA) selaku agen pemegang merek.

Kembali eksisnya KIA di pasar otomotif nasional, tentu saja memberikan sejumlah harapan dari konsumen di Indonesia, yang awalnya ragu akan produk KIA, justru kembali lagi menyukai mobil-mobilnya yang memiliki desain bergaya Eropa.

Marketing & Development Division Head PT KIA, Ario Soerjo mengakui jika pangsa pasar KIA di Indonesia masih sangat kecil, bahkan tidak sampai satu persen dari total market.

“Tetapi KIA pernah mencapai penjualan yang tinggi di Indonesia sampai belasan ribu unit,” klaim Ario saat ditemui usai peluncuran All New KIA Seltos di mall Kota Kasablanka, Jakarta, Senin (20/1/2020).

Oleh karena itu, Ario rupanya sangat optimis di bawah PT KIA, merek mobil KIA bakal kembali berjaya di seantero Nusantara.

“Kita ingin melewati penjualan tertinggi KIA di Indonesia suatu saat nanti, tetapi bukan tahun ini. Dengan line up baru dan juga model yang akan datang, kami harap bisa mengembalikan kejayaan Kia di Indonesia,” tutur Ario.

Mobil KIA Lama Silahkan Ke Bengkel Resmi

Ario sendiri mempersilahkan agar konsumen yang memiliki mobil KIA model lama untuk datang kembali ke bengkel resmi.

“Karena sampai saat ini kita masih layani after sales,” ucapnya.

Lebih lanjut Ario juga mengatakan, KIA memberikan beberapa program termasuk diskon bagi pemilik mobil KIA yang terkena dampak dari bencana banjir di awal 2020 kemarin.

Tak hanya mengembalikan kepercayaan melalui dengan kegiatan after sales, bangkitnya KIA di pasar otomotif nasional ditunjukan dengan hadirnya produk terbaru berupa all new KIA Seltos yang merupakan mobil bergaya Sport Utility Vehicle (SUV) dan digadang-gadang menjadi penantang Honda CR-V.

Di kawasan Jakarta, tahap awal showroom yang dibuka KIA yaitu di MT Haryono atau tepatnya di Wisma Indomobil 1, lantai 2, Jl MT Haryono Kav 8, kemudian Pantai Indah Kapuk di daerah Pantai Indah Selatan 1, ST/A, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Selatan.

Selain itu authorized workshop KIA juga ada di Halim tepatnya di Jl Halim Perdana Kusuma 1A, lalu TB Simatupang Metropolitan di Metropolitan Tower Jl RA Kartini Kav 14, BSD teoatnya di BSD Sektor VI Blok 201 Kav 3 Jl Serpong Lengkong Karya Serpong, serta Puri Indah di Jl Komp Puri Indah Blok R No 1, Kembangan Selatan

Menurut Presiden Direktur PT Kreta Indo Artha Andrew Nasuri, saat ini KIA sudah memiliki 24 diler di seluruh Indonesia, yang tersebar di Jakarta, Surabaya, Medan dan kota besar lainnya.

“Kami berharap tahun ini akan mendapatkan penambahan 10 diler di beberapa kota lainnya, hingga mencapai 34 diler pada 2020,” kata Andrew. (Her)

Bocoran Tipe dan Harga Suzuki XL7 di Indonesia

0

Kabar soal Suzuki XL7 di Indonesia semakin santer terdengar.  Mobil ini kabarnya bakal meluncur dalam waktu dekat, sekira pertengahan Februari 2020 mendatang.

Nah, setelah wujud aslinya di pabrik terjepret kamera dan bocor kemana-mana, kali ini justru foto mobil tersebut sudah nongkrong di diler terlihat lebih jelas. Edannya lagi, jumlah varian serta tipenya, lengkap dengan harga jualnya pun dijabarkan dengan sangat gamblang.

Adapun varian Suzuki XL7 berupa Zeta MT, Zeta AT, Beta MT, Beta AT, Alpha MT dan Alpha AT. Disebutkan Suzuki XL7 varian Zeta merupakan versi termurah dimana fitur-fiturnya tidak selengkap varian Beta atau Alpha.

Kendati demikian, tipe Zeta ini sudah dilengkapi fitur keamanan dan keselamatan ABS & EBD, Rear Parking Sensor, Rear Camera (AT), Dual SRS Airbags, Isofix Child Seat Anchorages, Immobilizer, Childproof door lock, Side Impact Beam, dan Security Alarm.

Untuk tipe Beta fiturnya lebih lengkap dari Zeta, yaitu ada tambahan berupa Electronic Stability Programme, Hill Hold Control.

Sedangkan versi Alpha sendiri menjadi varian paling lengkap. Bahkan ada fitur yang tak kalah canggih yaitu hadirnya Smart E-Mirror. Fitur ini bisa memperlihatkan kondisi lebih luas di belakang mobil hanya dengan melihat kaca spion tengah.

Selain itu, ada juga tambahan aksesori lainnya yakni Rear upper Spoiler, Number Plate Garnish Chrome, Door Sill Guard, Door Visor, Head Unit Touch Screen 8 inci, dan emblem Alpha.

Nah, yang tak lupa dan menjadi rasa penasaran konsumen yaitu berapa harganya. Nah, berdasarkan selebaran di akun instagram @nonondasilva, harga Suzuki XL7 antara lain:

  • Zeta MT Rp 230 juta
  • Zeta AT Rp 240,5 juta
  • Beta MT Rp 246,5 juta
  • Beta AT Rp 257 juta
  • Alpha MT Rp 256,5 juta
  • Alpha AT Rp 267 juta. (Her)

Fenomena Menunggu Ganjil Genap di Bahu Jalan Tol, Bisa Kena Pidana Atau Denda

0

Kebijakan ganjil genap di wilayah Ibu Kota Jakarta yang diperluas di beberapa ruas jalan pada September 2019 lalu memang mampu mengurangi kepadatan kendaraan khususnya mobil.

Maklum, jalanan setiap Senin-Jumat pada pukul 07.00-10.00 wib dan pukul 16.00-21.00 wib (kecuali hari libur nasional), merupakan jamnya sibuk, dimana mobil-mobil berseliweran.

Namun OLXer harus tau, ternyata untuk menghindari sistem ganjil genap muncul fenomena baru, yaitu para pemilik kendaraan berhenti di bahu Jalan tol, sambil menunggu lewat waktu ganjil genap.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Transportasi, Budiyanto angkat bicara. Mantan Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Polda Metro Jaya itu mengatakan, seharusnya pengemudi berpedoman pada tata cara berlalu lintas.

“Bahwa berhenti di jalan tol itu akan mengganggu ketertiban, keamanan dan keselamatan lalu lintas. Secara eksplisit berhenti di jalan tol tidak diperbolehkan atau dilarang kecuali dalam keadaan darurat. Serta berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas karena jalan tol adalah jalan bebas hambatan dengan kecepatan tinggi,” ungkap Budi dalam pesan tertulis, Selasa (21/1/2020).

Kata Budi, fenomena ini harus segera dilakukan penertiban baik dengan cara-cara edukatif maupun penegakan hukum. Sebab, mengemudi di jalan tol atau jalan raya ada aturannya seperti dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan pasal 105, yang bunyinya:

Setiap orang yang menggunakan Jalan wajib:

a. Berperilaku tertib dan atau

b. Mencegah hal- hal yang dapat merintangi, membahayakan keamanan dan keselamatan lalu lintas dan angkutan Jalan.

Selain pasal tersebut, bisa juga dikenakan UU yang sama namun pasal berbeda, yaitu pasal 106 ayat 4 yakni

Setiap orang yg mengemudikan kendaraan bermotor di Jalan wajib mematuhi ketentuan :

a. Rambu- rambu perintah atau rambu larangan.

b. Marka jalan.

c. Alat pemberi isyarat lalu lintas

d. Gerakan lalu lintas.

e. Berhenti dan parkir.

f. Peringatan dengan bunyi dan sinar;

g. Kecepatan maksimal atau minimal; dan/atau

h. Tata cara penggandengan dan penempelan dengan kendaraan lain.

Bahkan kasus ini juga bisa saja dikenakan Pasal 118 UU No 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, yang bunyinya:

Selain kendaraan bermotor dalam trayek, setiap kendaraan bermotor dapat berhenti disetiap jalan, kecuali :

a. Terdapat rambu- rambu larangan berhenti dan atau marka jalan yang bergaris utuh

b. Pada tempat tertentu yang dapat membahayakan keamanan, keselamatan serta mengganggu ketertiban dan kelancaran lalu lintas dan angkutan jalan, dan atau

c. Di jalan Tol.

Adapun jika OLXer ternyata terbukti melakukan seperti fenomena ini yaitu berhenti di bahu jalan untuk menyiasati aturan ganjil genap, merupakan sebuah pelanggaran dan bisa  dikenakan pasal 287, yaitu dapat dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500 ribu. (Her)