Senin, September 14, 2026
Beranda blog Halaman 1511

Bluebird Diakui Dunia Sebagai Penyedia Jasa Transportasi Terbaik

0

Menjadi kebanggaan bagi seluruh bangsa Indonesia karena Bluebird menjadi salah satu brand Indonesia yang mampu meraih prestasi “Brand of the Year” di tingkat dunia dalam acara “World Branding Awards”.

Tidak tanggung-tanggung, penghargaan ini diserahkan di Kensington Palace, London, Inggris, Jumat 15 November 2019. 

PT Blue Bird Tbk mendapat apresiasi tertinggi atas upaya dan pencapaian luar biasa perusahaan dalam bidang pelayanan kepada publik sebagai penyedia jasa transportasi yang aman, nyaman dan terpercaya hingga puluhan tahun. 

World Branding Awards sendiri merupakan ajang bergengsi yang diadakan oleh World Branding Forum (WBF), organisasi global non-profit wadah untuk memberikan dedikasi kepada perusahaan internasional yang meningkatkan standar merek perusahaan guna memberikan manfaat yang signifikan bagi komunitas branding dan konsumen.

Hadir menerima penghargaan ini Noni Purnomo selaku Direktur Utama PT Blue Bird Tbk yang diserahkan langsung oleh Richard Rowles selaku Chairman World Branding Forum.

Bluebird sukses menyisihkan 653 merek global dari 62 negara lewat proses penilaian dan penjurian yang ketat dan panjang, meliputi tiga jenis evaluasi yaitu valuasi merek (brand valuation), riset pasar konsumen (consumer market research), dan pemilihan online publik (public online voting).

“Brand yang baik harus mampu memberikan pengalaman signifikan dan berkesan bagi konsumen, disamping  selalu relevan dan memberikan keunikan. Dalam pasar global terdapat begitu banyak brand, namun brand yang benar-benar baik adalah mereka yang mampu menunjukkan “stand point”- nya kepada konsumen dan publik pada umumnya,” jelas Direktur World Branding Forum, Julian Anderson dalam keterangan tertulis Bluebird, Jumat (15/11/2019).

Sementara Direktur Utama PT Blue Bird Tbk., Noni Purnomo usai menerima penghargaan mengungkapkan, “Brand of The Year yang berhasil diterima hari ini merupakan hasil kerja keras seluruh keluarga besar pengemudi dan karyawan PT Bluebird Tbk.” 

Ditambahkan oleh Noni Purnomo penghargaan ini melambangkan bahwa pelayanan sepenuh hati yang diberikan di setiap layanan Bluebird berhasil mencuri perhatian dunia. 

“Ini tentunya akan semakin mendorong kami semua di Bluebird, perusahaan transportasi yang telah melayani masyarakat Indonesia selama lebih dari 47 tahun untuk terus mempertahankan kepercayaan dari para pelanggan guna berperan memajukan industri transportasi maupun kegiatan perekonomian Indonesia pada umumnya”, pungkasnya. (Z)

Hadir Lebih Profesional. ERA Jatim Re-Opening Kantor dan Pasang Branding Baru

0

Berkembangnya bisnis properti di Jawa Timur mendorong ERA Jatim untuk hadir lebih besar dan lebih profesional lagi. Komitmen ini bisa dilihat dari keputusan untuk melakukan re-opening kantor baru sekaligus new branding dari sebelumnya ERA Jatimrealty menjadi ERA Jatim.

Re-opening kantor ERA Jatim berlangsung di Ruko Plaza Graha Family No. B3, Surabaya Barat pada hari Kamis, 15 November 2019 lalu.

Hadir di acara ini Yafet Kristanto selaku Direktur ERA Indonesia dan Moedjianto selaku CEO ERA Jatim serta Naildy Ramli selaku Member Broker ERA Jatim ditunjuk menjadi pimpinan ERA Jatim. 

“ERA Jatim saat ini menempati lokasi kantor yang baru di Surabaya Barat, tentu lokasinya lebih strategis dan ramai. Harapan saya dengan re-opening ini, ERA Jatim dapat meningkatkan prestasi gemilang yang pernah dicapainya. Pastinya ERA Jatim dapat melebarkan sayapnya dan menjadi kantor Broker Properti dengan jumlah team yang lebih besar lagi dengan dipindahkan ke lokasi yang baru ini,” ujar Yafet Kristanto dalam keterangan tertulis, Senin (19/11/2019). 

Peresmian kantor baru ERA Jatim ditandai dengan pengguntingan pita merah oleh  tamu VIP yang dilanjutkan dengan acara pelepasan balon, pemotongan tumpeng, serta penyerahan plakat yang diserahkan langsung oleh Yafet kepada Naildy Ramli dan disaksikan para Member Broker ERA di Surabaya, rekanan Bank, Marketing ERA Jatim dan para kerabat serta tamu undangan lainnya.

ERA Jatim merupakan cabang dari ERA Indonesia, perusahaan broker properti peraih Top Brand di Indonesia. ERA Indonesia hadir sejak 1992, dan selama kiprahnya ERA Indonesia telah berhasil membukukan transaksi mencapai triliun rupiah dan membantu masyarakat Indonesia dalam hal home ownership. (Z)

Nissan March Langka Bemesin Turbo Plus Supercharger Dijual di OLX, Intip Kehebatannya

0

Di Indonesia, Nissan March masuk pertama kali pada generasi keempat. Selain itu sering juga ditemukan unit generasi ketiga meskipun eksistensinya tidak banyak dan kemungkinan masuk Tanah Air lewat importir umum.

Namun, hatchback yang juga dikenal dengan nama Nissan Micra itu sebenarnya sudah populer sejak generasi awal. Bahkan, salah satu generasi dan model paling legendarisnya ternyata juga dijual di OLX nih!

Ya, dia adalah Nissan March Super Turbo. Embel-embel Super Turbo di belakang namanya ini bukan asal nama karena memang mesinnya mengadopsi twincharged, alias didukung turbo dan supercharger.

Turbo di satu sisi dan supercharger di sisi lainnya. Konfigurasi yang cukup langka apalagi untuk kelas hatchback di zamannya dengan kapasitas mesin di bawah 1.000cc.

Konfigurasi mesin unik, twincharged. (Jalopnik)

Nissan March Super Turbo adalah versi produksi massal dari mobil balap Nissan, March R yang turun di balap one make race dan juga reli. Konon produksinya hanya 10.000 unit untuk March Super Turbo ini. Semacam homologasi dari versi mobil balapnya.

Mobil balap Nissan March R. (Jalopnik)

March Super turbo ini bermesin unik PLASMA 09ERT, memiliki kubikasi 987cc dengan dukungan turbo dan supercharger (twincharged). Selain itu untuk mendongkrak pengemudian mobil, hot hatch dengan desain mengotak ini juga sudah dijejali Limited Slip Differential (LSD).

Total tenaga yang dimuntahkan mesinnya sekitar 110 HP. Cukup kencang untuk mobil mungil berbobot ringan 770 kg. Pada 4.000 RPM, boost 10 psi akan dimuntahkan supercharger dan turbo memberikan ekstra 4 psi hingga rpm naik ke redline di 6.500.

Hot hatch di jamannya. (JNC)

Nah, unit March Super Turbo yang dijual di OLX ini tampak masih mempertahankan mesin twincharged bawaannya. Pun halnya dengan interior mobil yang masih tampak orisinal. Hanya saja, bodinya sudah dilabur kelir merah muda.

Yah, mungkin untuk membuatnya menarik di mata kaum hawa seperti halnya March generasi baru dengan warna serupa yang dijual Nissan di Indonesia. Generasi March saat ini di Indonesia memang secara spesifik dipasarakan Nissan untuk para wanita. 

Mobil tampak masih banyak mengadopsi parts orisinalnya. (Dok. OLX)

Nah buat para kaum adam yang suka hatchback langka dan ngebut seperti March Turbo ini dan mau tau berapa harga yang dipasang penjualnya, langsung aja lihat iklannya di OLX ya! Klik di sini. (Dhan/Her)

Jadilah Pahlawan Bersama Aplikasi Waze

0

Tanggal 10 November setiap tahunnya selalu kita peringati sebagai Hari Pahlawan. Saat ini semua orang bisa menjadi pahlawan tanpa harus angkat senjata seperti masa penjajahan dulu. Cukup dengan berbuat kebaikan kepada sesama, bisa juga disebut pahlawan.

Pahlawan bisa didefinisikan sebagai individu yang mengekspresikan kepedulian terhadap orang lain, membantu orang lain, dan berkontribusi bagi kesejahteraan umat manusia.

Di era millenial, kesempatan menjadi seorang ‘hero’ terbuka lebar dengan menggunakan aplikasi penunjuk arah bernama Waze.

“Menginformasikan pengemudi lain melalui aplikasi Waze tentang kondisi jalan yang bermasalah seperti kecelakaan, kemacetan, dan banjir akan bermanfaat tidak hanya bagi mereka yang berada di jalan, tetapi juga membantu masyarakat di berbagai kota untuk mengatasi masalah transportasi ini. Anda tidak pernah tahu seberapa besar Anda dapat membantu orang lain, hanya dengan sekali klik saja pada aplikasi ini. Waze bertujuan untuk memberdayakan pengguna kami agar menjadi pahlawan dengan terhubung dan mendukung satu sama lain di era teknologi saat ini,” ungkap Marlin R. Siahaan, Country Manager Waze Indonesia dalam keterangan tertulis, Senin (18/11/2019).

Pahlawan millenial ini hadir dalam wujud para Map Editor Waze dan pengguna aplikasi Waze yang biasa disebut “Wazers”. Dengan menggunakan teknologi tersebut, para “Wazers” menjadikan hidup lebih mudah bagi semua orang, serta mewujudkan dunia menjadi tempat yang lebih baik tanpa mengharapkan imbalan.

“Saya mulai mengirimkan data pada Waze untuk memasukkan lokasi kantor saya di aplikasi. Selanjutnya, saya belajar cara mengedit dan memperbarui detail lokasi di Waze, dan saya mendapatkan umpan balik dari komunitas Wazer lokal bahwa laporan pembaruan secara real-time ini telah membantu para pengemudi lain di jalan,” cerita Christian Iskandar, Map Editor Waze Indonesia. 

Menurutnya, meskipun hanya memerlukan waktu singkat untuk memperbarui peta di Waze, namun sangat menyenangkan melihat orang-orang berkumpul untuk saling membantu memberikan navigasi yang lebih baik, dengan saling berbagi informasi tentang kondisi lalu lintas. 

Dengan kemampuan untuk mengedit jalan, nama lokasi, dan menambah destinasi lain, Map Editor Waze memiliki peran penting dalam memastikan peta Waze tetap akurat dan updated tepat waktu untuk membantu pengemudi bernavigasi dengan lebih cerdas dan efisien. 

“Saya akui Waze banyak membantu saya setiap hari. Saya sering memeriksa lalu lintas di Waze sebelum meninggalkan rumah. Seringkali keadaan lalu lintas sangat buruk, terutama pada jam sibuk. Pertama kali menggunakan aplikasi ini, seseorang di Waze melaporkan kemacetan lalu lintas yang padat di sepanjang rute perjalanan saya sehari-hari. Saya kemudian mengambil rute lain karena seperti yang dilaporkan di Waze bahwa kemacetan kemungkinan akan berlangsung lama. Ini berhasil menghemat waktu untuk sampai ke destinasi yang dituju,” kenang Heru Ariwibowo, seorang Wazer yang telah berpartisipasi secara aktif selama 2 tahun juga berbagi cerita.

Dan sejak hari itu, ia pun terinspirasi untuk mulai melakukan hal yang sama dan turut serta melaporkan kejadian setiap kali menemukan situasi yang buruk di jalan. Ia berharap dengan kontribusi sederhana ini bisa memberikan manfaat bagi pengemudi lain. 

Hingga saat ini, Waze telah mengalami pertumbuhan pengguna yang signifikan, dengan lebih dari 3 juta pengguna aktif setiap bulan di Indonesia, dan lebih dari 130 juta pengguna aktif setiap bulan di seluruh dunia.

Dengan hal kecil bisa memberi manfaat besar bagi orang lain. Jadilah pahlawan bersama Waze. (Z)

Ojek Online Mangkal Sembarangan Tempat, Siapa yang Salah?

0

Kehadiran ojek online (Ojol) memang sangat membantu sejumlah masyarakat. Bagaimana tidak, keberadaan ojol yang menggunakan sepeda motor sebagai alat transportasi dianggap mampu memangkas waktu di tengah kondisi jalan macet.

Belum lagi, karena pemesanan ojol kerap mendapatkan potongan harga, sehingga ongkosnya jadi lebih murah dan membuat semakin banyak orang yang menggunakannya.

Namun begitu, ada masalah yang kini sedang dirasakan dengan hadirnya ojol, yaitu sejumlah pengemudi ojol justru mangkal di sembarangan tempat.

Menurut Pemerhati Masalah Transportasi, Budiyanto fenomena ojol mangkal di sembarang tempat, sebagai salah satu gambaran fenomena sosial yang perlu direspon oleh pihak-pihak yang berkompeten.

“Di dalamnya adalah operator atau pengemudi, penyedia jasa aplikator dan pemangku kepentingan yang bertanggung jawab dibidangnya,” ungkap Budi dalam pesan tertulis, Selasa (12/11/2019).

Budi juga menyatakan, situasi fenomena ojol yang mangkal di sembarangan tempat sebagai salah satu cermin rendahnya disiplin para pengendara, sekaligus mencerminkan ketidak berdayaan petugas dalam menertibkan masalah ojol.

Kata Budi, ada baiknya pemangku kepentingan di bidang lalu lintas dan angkutan jalan bertanggung jawab membuat formulasi yang tepat untuk mengatur perkembangan ojol.

“Karena secara empiris dan hasil wawancara dengan pengurus komunitas pada transportasi ojol ini menunjukan trend perkembangan yang tidak terkendali, supply and demand nya tidak seimbang. Artinya ojol lebih banyak dibandingkan pengguna jasanya,” katanya.

Banyaknya ojol dibandingkan penggunanya, lanjut Budi, situasi tersebut berakibat munculnya ojol-ojol yang mangkal di sembarangan tempat, terutama di sekitar centra- centra ekonomi dan pusat konsentrasi manusia seperti terminal, stasiun kereta dan lain-lain.

Selain itu, dengan banyaknya ojol mangkal, hal ini menimbulkan wajah kesemrawutan dan terganggunya kinerja lalu lintas dan angkutan jalan. Sebaliknya, pengendara ojol terkesan mengabaikan keselamatan karena saling berebut untuk mendapatkan penumpang dengan mangkal di sembarang tempat.

“Aparat terkesan tidak berdaya karena banyaknya ojol, penjagaan dan pengawasan terbatas, dan tidak konsisten sehingga menciptakan ruang untuk melakukan  pelanggaran,” tuturnya.

Minim Lapangan Pekerjaan

Kehadiran ojol memang membuka lapangan pekerjaan baru. Budi sendiri mencatat, berdasarkan data yang diperoleh, perkembangan ojol mencapai 500 ribu di wilayah Jakarta, Bekasi, Depok, dan Tangerang,

Menurut Budi, keberadaan ojol, sebagai bentuk respon terbatasnya lapangan pekerjaan formal, sehingga menggiring pada mindset masyarakat yang belum mendapatkan pekerjaan formal untuk mendapatkan pekerjaan dengan persyaratan mudah dan tidak bertele-tele.

“Yang penting memiliki sepeda motor, SIM dan fasilitas aplikasi HP android. Ini fenomena sosial yang tidak bisa dibendung karena untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang mendasar sebagai manusia atau hukum kausalitas,” tutupnya.

Mitsubishi Luncurkan Xpander Cross, Harga Mulai Rp 267,7 jutaan

0

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) secara resmi melakukan world premiere di Tanah Air berupa Mitsubishi Xpander Cross di Hotel Intercontinental Jakarta, Pondok Indah, Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Xpander Cross diklaim memadukan kenyamanan sebuah Multi Purpose Vehicle (MPV) dengan kebutuhan sebuah Sport Utility Vehicle (SUV).

Menurut President Direktur PT MMKSI Naoya Nakamura, sosok Xpander Cross dengan mengkombinasikan best in class dari MPV dan SUV, membuat mobil ini siap untuk menemani perjalanan keluarga Indonesia agar lebih dapat berpetualang.

“Kami memperkenalkan lebih dari sekadar produk, namun juga sebuah gaya hidup baru,” ungkap Nakamura saat peluncurannya.

Jika melihat wujudnya nih OLXer, memang Xpander Cross masih menggunakan DNA dari model Xpander yang sudah ada dipasaran. Hanya saja beberapa ubahan dilakukan sehingga memang jika dilihat secara detail akan berbeda.

Seperti pada bagian eksterior, kesan SUV terlihat berkat desain skid plate pada bawah bumper. Selain itu mobil ini sudah menerapkan lampu LED pada bagian headlamp dan foglamp.

Oia, karena Mitsubishi Xpander Cross juga bisa digunakan untuk berpetualang, maka desain samping paling mencolok terlihat pada desain pelek alloy berukuran 17 inci juga yang memadukan wheel arch molding, serta side body garnish sehingga terkesan sporty. Selain itu, bagian spion juga sudah menggunakan sistem auto-folding.

Bagian atap mobil ini juga sudah memiliki roof rail dan shark fin antena, kemudian bagian belakang tailgate garnish berkelir piano black, serta skid plate lebih besar pada bagian bumper bawah, sehingga memberikan image tangguh.

Selain itu, bokong Xpander Cross juga sudah menggunakan rear window defogger.

Lebih Nyaman

Tak hanya tampilan, sejumlah penyetelan ulang juga dilakukan, seperti halnya ground clearance yang mencapai 225 mm, namun akan tetap nyaman bagi pengemudi maupun penumpang saat melalui berbagai medan. Hal ini berkat special tuned suspension dengan rebound spring.

Dengan penyetelan ulang ini, maka guncangan pada mobil bisa sedikit direduksi. Alhasil pengemudi dan penumpang akan lebih nyaman.

Kenyamanan lainnya disebutkan suara mesin yang masuk ke kabin lebih halus berkat material penyerapan suara dan penghambatan getaran. Bahkan Mitsubishi mengklaim kesenyapan mobil ini mendekati 80 persen articulation index.

Oia satu lagi yang buat Mitsubishi Xpander Cross ini berbeda yaitu hadirnya fitur cruise control yang memudahkan pengendara mengontrol kecepatan selama perjalanan.

Selain itu, mobil ini sudah dilengkapi dengan rear camera yang terhubung layar audio dan sensor parkir sehingga semakin mengoptimalkan pengalaman berkendara.

Hal yang tak bisa lepas dari masyarakat zaman now, mobil ini sudah memiliki power outlet yang ada di setiap baris depan, tengah dan belakang.

Untuk jantung pacu masih sama yaitu mengusung mesin 1.5 liter, MIVEC, DOHC 16 Valve yang sanggup menghasilkan daya hingga 105 PS pada 6.000 rpm dan torsi 141 Nm pada 4.000 rpm.

Menyoal harga, Mitsubishi Xpander Cross untuk tipe transmisi manual dijual Rp 267,7  juta, tipe transmisi otomatis Rp 277,7 juta dan tipe dengan paket premium berupa leather seat dengan transmisi otomatis dibanderol Rp 286,7 juta. Semuanya dijual on the road Jakarta.

Adapun untuk memberikan pilihan warna  semua varian hadir dengan kelir Quartz White Pearl, Jet Black Mica, Sterling Silver Metallic, Graphite Gray Metallic dan Sunrise Orange Metallic. (Her)

Wuling Confero Ternyata Bisa Jadi Ambulans

0

Mobil Multi Purpose Vehicle (MPV) sejatinya harus serba guna. Tidak hanya mampu menampung penumpang tapi masih sanggup mengangkut berbagai kebutuhan lainnya.

Hal ini pula coba diimplementasikan oleh merek mobil asal China, Wuling Motors melalui model andalannya Confero.

Ya, baru-baru ini Wuling Motors telah melakukan modifikasi yang cukup mengejutkan khususnya pada bagian interior. Bagaimana tidak, ternyata Wuling Confero juga bisa diubah menjadi mobil ambulans.

Seperti mobil ambulan pada umumnya, perlengkapan yang ada pada ambulan Wuling Confero juga cukup beragam, seperti fixed central gas system, tempat duduk pendamping, kompartemen peralatan medis, sliding infuse, flooring anti bakteri, LED flashlight, alat pemadam api, adjustable examination lamp, adjustable lighting spotlight, hingga ambulance stretcher.

Nah, bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional, Wuling Motors menyerahkan ambulan Wuling Confero kepada Rumah Zakat sebanyak lima unit dalam tajuk ‘Handover Ceremony CSR Wuling Motors – Rumah Zakat’.

Menurut President Director Wuling Motors, Xu Feiyun penyerahan ambulan Wuling Confero sebagai bentuk nyata mewujudkan kepedulian sosial perusahaan dan meneguhkan komitmen bagi Indonesia, yaitu berkontribusi di bidang kesehatan melalui program yang bekerjasama dengan Rumah Zakat.

Tampilan interior ambulans Wuling Confero. (Istimewa)

“Kami berharap kegiatan ini dapat mempermudah masyarakat untuk mendapatkan akses fasilitas kesehatan yang terjangkau, yang bersinergi dengan semangat Drive For A Better Life,” ungkap Feiyun, usai melakukan serah terima  kepada Rumah Zakat di Wuling Arista Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (12/11/2019).

Kelima ambulan Wuling Motors ini akan beroperasi untuk memberikan bantuan kesehatan bagi masyarakat di tiga wilayah, yakni  satu unit di Jakarta Timur, satu unit di Cikarang, dan dua unit di Yogyakarta, serta satu unit sebagai mobil klinik di Bogor.

Menurut CEO Rumah Zakat Nur Effendi, kolaborasi dengan Wuling merupakan langkah baru untuk meningkatkan pelayanan ambulans dan mobil klinik.

Wuling Confero Ambulans
Ambulans Wuling Confero

“Dengan beroperasinya Wuling Confero ini, dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat akan fasilitas kesehatan terutama di empat daerah tersebut,” ucapnya.

Adapun untuk jantung pacu Wuling Confero masih sama, yaitu mesin berkapasitas 1.5 liter yang mampu menghasilkan daya 107 Tk pada 5.800 rpm dan torsi maksimum 142 Nm di putaran 3.800-4.400 rpm. (Her)

11 Desember 2019 Tarif Pajak BBN-KB DKI Jakarta Menjadi 12,5 persen

0

Warga Ibu Kota Jakarta siap-siap kalau mau beli kendaraan bermotor harganya akan mengalami kenaikan per 11 Desember 2019. Hal ini terlihat dari surat edaran Gubernur Provinsi DKI Jakarta yang mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi DKI Jakarta Nomor 6 tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2010 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB).

Perda ini sejatinya sudah ditandatangani Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 7 November 2019 dan diundangkan pada 11 November 2019.

Dengan adanya perubahan Perda ini, tentu saja akan berimbas langsung pada kenaikan harga kendaraan bermotor baik sepeda motor maupun mobil.

Usut punya usut, pengenaan tarif BBN-KB dilakukan sebagai langkah mengendalikan laju pertumbuhan kepemilikan kendaraan bermotor dan juga untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Provinsi DKI Jakarta.

Seperti dalam pasal 5 Nomor 9 tahun 2010 tentang BBN-KB yang sudah dilakukan revisi menyebutkan, wajib pajak BBN-KB terdiri dari orang pribadi, badan, dan lembaga negara dan instansi lainnya yang menerima penyerahan kendaraan bermotor.

Dalam hal ini, wajib pajak badan, kewajiban perpajakan diwakili oleh pengurus atau kuasa badan tersebut.

Sedangkan revisi soal kenaikan harga ini tertuang dalam pasal 7 Nomor 9 tahun 2010 tentang BBN-KB yang berbunyi:

(1) Tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ditetapkan masing-masing sebagai berikut:

a. Penyerahan pertama sebesar 12,5%

b. Penyerahan kedua dan seterusnya sebesar 1%

(2) Khusus untuk kendaraan bermotor alat-alat berat dan alat-alat besar yang tidak menggunakan jalan umum, tarif pajak ditetapkan masing-masing sebagai berikut :

a. Penyerahan pertama sebesar 0,75%

b. penyerahan kedua dan seterusnya sebesar 0,075%.

Jika melihat aturan ini, setidaknya kenaikan pajak BBN-KB hanya sebesar 2,5 persen. Sebab, untuk wilayah Jakarta sebelumnya telah ditetapkan, pajak BBN-KB hanya 10 persen.

Dengan kenaikan tarif pajak BBN-KB sebesar 12,5 persen maka saat ini tarifnya jadi sama seperti beberapa provinsi seperti di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Bangka Belitung dan lain-lainnya.   

Adapun pengenaan tarif pajak baru yang sudah ditetapkan pada 7 November 2019 dan diundangkan pada 11 November 2019, baru akan diimplementasikan pada 11 Desember 2019, karena berkaitan dengan pasal II yang berbunyi:

“Peraturan Daerah ini mulai berlaku setelah 30 (tiga puluh) hari terhitung sejak tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.” (Her)

Mitsubishi Xpander Cross Siap Rebut Pasar Toyota Rush CS

0

Mitsubishi Xpander hadirkan versi Crossover yang disebut Xpander Cross. Hadirnya varian baru ini menambah lebar target pasar perusahaan berlogo tiga berlian dari Low Multi Purpose Vehicle (MPV) sampai crossover atau Low Sport Utility Vehicle (SUV).

Sosok Mitsubishi Xpander Cross ini memang jadi lebih bongsor seperti halnya mobil SUV. Bahkan ground clearance bertambah 20 mm dari 205 mm (pada model Xpander standar) menjadi 225 mm. Dengan tambahan ini Mitsubishi mengklaim ground clearance paling tinggi di kelasnya.

Tak sampai disitu, dengan bertambah tingginya antara jarak sasis dan tanah, maka hal itu membuat Xpander Cross disebut-sebut akan merebut pasar Low SUV yang saat ini dihuni Toyota Rush, Daihatsu Terios, Honda BR-V atau Chevrolet Trax.

Menanggapi hal tersebut Direktur Penjualan dan Pemasaran Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Irwan Kuncoro tak menampiknya. Bahkan kata dia, sebelum Mitsubishi meluncurkan Xpander Cross, model Xpander yang sudah dipasarkan sudah berhasil mengambil sebagian konsumen SUV.

“Sekarang kita tambahkan lagi varian di atas Xpander, yaitu Xpander Cross. Jadi pastinya akan punya potensi lebih untuk grab pasar low SUV. Kenapa? Karena dari sisi produknya punya keunggulan banyak. Jadi itu positioningnya dia sebagai crossover, tapi dia akan penetrasi ke low SUV,” ungkap Irwan saat ditemui usai peluncuran Xpander Cross di Intercontinental Jakarta, Pondok Indah, Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Irwan sendiri rupanya tak mau ambil pusing jika melihat pasar Low SUV sudah banyak dihuni kompetitor. Kata dia, untuk menghadapi pasar, maka hal tersebut tergantung cara sebuah brand mendevelopment produknya.

Sebaliknya, menurut Irwan, fakta di lapangan banyak konsumen yang berniat membeli Mitsubishi Xpander ternyata tidak mengkomparasi dengan model Low MPV, melainkan membandingkannya dengan model Low SUV.

“Jadi sebetulnya dengan Xpander yang sekarang (Xpander Cross), itu sebagian sudah berhasil grab customer dari segmen Low SUV. Nah sekarang kita punya yang lebih SUV,” klaimnya.

Iwan cukup yakin akan Xpander Cross, sebab menurut dia, mobil tersebut mengusung konsep yang mengkombinasikan antara keistimewaan Xpander yang nyaman dan lega, dengan beberapa akomodasi lainnya, mulai dari desain lebih macho, dan memiliki kemampuan lebih untuk light off-road.

Targetnya Xpander Cross

Untuk target penjualan Xpander Cross memang tak muluk-muluk. Sebab, jika model MPV Xpander mampu mencapai 5.500 unit per bulan, maka hadirnya varian baru ini total penjualan seluruh model Xpander bertambah menjadi 6.500-7.000 unit.

Irwan sendiri tak menampik, kehadiran Xpander Cross bisa saja saling merebut pasar dengan Xpander yang sebelumnya ada di kelas Low MPV.

“Ya nanti kita lihat dulu respons launching ini berapa banyak. Cuma kita sih yakin dengan desain dan keunggulan Xpander Cross, kita bisa,” terangnya.  

Mau tau berapa harga Mitsubishi Xpander Cross, berikut daftarnya dengan status on the road Jakarta.

– Xpander Cross M/T  Rp 267,7 juta

– Xpander Cross A/T Rp 277,7 juta

– Xpander Cross paket premium leather seat A/T Rp 286,7 juta. (Her)

Solusi Pemerhati Transportasi Hadapi Fenomena Ojol yang Parkir Sembarangan

0

Di luar manfaat ojek online (ojol) sebagai alat transportasi yang kini jamak digunakan masyarakat, ternyata muncul fenomena lain yang kini santer diperbincangkan, yaitu para pengemudi dan sepeda motornya kerap mangkal sembarang tempat.

Keberadaan ojol yang di sekitar sentra ekonomi dan pusat konsentrasi manusia seperti terminal, stasiun serta persimpangan jalan dianggap menjadi penyebab kesemrawutan sehingga mengganggu arus lalu lintas dan angkutan jalan.

Menanggapi hal tersebut Pemerhati Masalah Transportasi, Budiyanto menyatakan, harus adanya langkah sinergitas dengan komponen-komponen yang berkompeten.

“Hal ini untuk membuat suatu langkah yang terintegrasi dalam rangka mencari solusi dari hulu sampai hilirnya,” ucap Budi dalam pesan tertulis, Rabu (13/11/2019).

Budi sendiri memiliki beberapa solusi, yang memungkinkan dapat diimplementasikan agar menghindari bertambah menjamurnya fenomena ojol yang parkir sembarang tempat.

“Pertama, akurasi data base atau aspek kuantitas sebagai rujukan atau dasar rekrutmen untuk membangun keseimbangan antara supply and demand,” ungkap Budi yang merupakan mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.

Menurut Budi, saat ini perkembangan antara ojol dan penumpangnya tidak seimbang. Bahkan saat ini lebih banyak ojol dibandingkan penumpang. Dengan begitu, kata Budi, antara supply dengan demand tidak seimbang

Solusi kedua, Budi menyatakan untuk mengurangi ojol parkir sembarang tempat, perlu hadirnya shelter-shelter atau tempat mangkal ojol yang lokasinya berdekatan dengan sentra ekonomi, pusat keramaian, namun tetap didampingi keberadaan petugas pengawas.

“Perkembangan menunjukan situasi kesemrawutan karena pengawasan yang lemah dan tidak konsisten,” kata Budi.

Solusi ketiga, menurut Budi harus adanya upaya-upaya pencerahan dan penegakan hukum  yang konsisten serta konsekuen berkaitan dengan fenomena ojol parkir sembarang tempat.

“Upaya ini sebagai langkah untuk membangun kesadaran dan disiplin para pengendara dan sekaligus untuk membangun efek jera dari proses penegakan hukum tersebut sehingga diharapkan terbangun budaya disiplin berlalu lintas,” tuturnya.

Budi berpendapat, situasi kesemrawutan dan rendahnya disiplin berlalu lintas. “Dan yang ironisnya terkesan adanya pembiaran, dan gambaran ketidak berdayaan petugas,” ucapnya.

Namun begitu, tahapan solusi yang dirinya sampaikan belumlah cukup. Sebab, Budi berharap perlu diimbangi dengan kebijakan yang paralel dari pemerintah, berkaitan dengan perkembangan fenomena ojol.

“Misal, pertama payung hukum untuk proses rekrutmen. Payung hukum yang ada baru mengatur tentang tarif dan masalah keselamatan,” ujar Budi.

Kedua, lanjut dia, mekanisme pengkreditan sepeda motor harus lebih selektif. Sebab tidak dipungkiri, syarat untuk menjadi pengemudi ojol cukup mudah, yaitu hanya memiliki sepeda motor, SIM, dan smartphone untuk menggunakan aplikasi.

“Dari uraian tersebut menggambarkan begitu kompleksnya masalah fenomena ojol  ini sehingga perlu duduk bersama yg difasilitasi oleh pemerintah untuk mencari langkah-langkah solutif yang dapat diterima oleh semua pihak, sehingga kita tidak saling menyalahkan, karena pada prinsipnya permasalahan ini adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya. (Her)