Jumat, September 4, 2026
Beranda blog Halaman 1566

Hindarkan Jok Motor dari Tiga Hal Ini!

0

Jakarta – Bagi pemilik sepeda motor, bagian jok kadang disepelekan. Padahal justru bagian inilah salah satu aspek penting yang menunjang kenyamanan OLXer saat berkendara.

Jok motor penting dijaga kenyamanannya, sehingga saat berkendara atau touring jarak jauh tidak mudah merasa pegal dan capek.

Menjaga kondisi jok biar tetap nyaman gampang-gampang susah ternyata. Banyak sekali hal yang tidak OLXer sadari yang bisa membuat jok motor rusak.

Berikut 3 hal yang bisa merusak jok motor dan harus OLXer waspadai:

1. Air 

Menjaga tampilan motor agar tetap bersih tentu dengan cara mencuci. OLXer bisa memilih untuk mencuci sendiri ataupun membawanya ke steam motor terdekat.

Tapi tunggu dulu! Jangan main asal cuci dan asal siram saja OLXer. 

Patut diketahui bahwa air merupakan salah satu yang harus dihindarkan dari permukaan kulit pembungkus jok motor.

“Air termasuk salah satu musuh utama jok motor. Air bisa merembes masuk ke dalam busa jok lewat jahitan kulit jok. Ini bisa merusak busa yang ada di jok. Ujung-ujungnya tidak nyaman saat dipakai berkendara,” jelas Saiful Arief, spesialist jok motor custom Ipoel's Jam yang terletak di kawasan Jl. Depnaker No.2, Kampung Makassar, Jakarta Timur kepada OLX Indonesia, Selasa (6/8/2019).

Saran Ipul, sapaan akrab Saiful Arief, jika hendak mencuci motor, sebaiknya jok tersebut ditutup dulu dengan mantel khusus pembungkus jok. 

“Jadi pas dicuci sebaiknya tutup jok dengan mantel, jangan disiram langsung sama air. Bersihinnya cukup dengan mengelap permukaan jok saja pakai kanebo”.

2. Matahari

Musuh kedua jok motor adalah matahari. Jok motor yang sering terpapar panas dari sinar matahari langsung bisa menyebabkan kulit jok cepat rusak.

“Sama dengan air, matahari juga punya pengaruh buruk terhadap kenyamanan jok. Bila sering kena panas matahari langsung bikin kulit jok jadi kaku. Sebaiknya hal ini dihindari,” lanjutnya.

Matahari juga bisa membuat tekstur lembut busa di jok motor jadi keras dan retak-retak. Kondisi ini juga pastinya menyebabkan rasa tidak nyaman saat berkendara.

3. Kucing

Jok motor rusak akibat cakar kucing (Sumber Foto: Zie)

Yang paling terakhir dan juga yang paling sering terjadi adalah rusaknya jok motor karena cakar kucing. Sebaiknya hindari parkir di tempat yang banyak kucing.

Binatang yang satu ini paling suka nangkring di atas jok motor, kemudian iseng mengasah kukunya dengan cara mencakar benda-benda di dekatnya.

Kalau sudah terjadi seperti ini, jangan harap jok OLXer bisa kelihatan keren. Apalagi kalau OLXer baru saja memutuskan untuk meng-custom jok motor. Baru parkir semalam, kemudian terbangun sudah mendapati kondisi kulit jok yang amburadul dicakar kucing, “sakitnya tuh disini” kalau kata CIta Citata.

“Nah, untuk menghindari semua hal tersebut, sebaiknya selalu bawa mantel khusus untuk menutup jok motor. Ini bisa dibeli di toko aksesoris dan harganya juga murah. Pastinya sangat worth it buat pemilik motor,” pungkas Ipul. (Z)

Jonfis Fandy Tinggalkan Jabatan Penting di Honda Prospect Motor, Merapat ke Mazda atau DFSK?

0

Jakarta – Sebuah berita mengejutkan datang dari PT Honda Prospect Motor (HPM), agen pemegang merek mobil Honda di Indonesia. 

Jonfis Fandy, Director in Charge of Marketing and After Sales Service HPM, mengundurkan diri dari jabatannya. Kabar berita ini semakin dipertegas dengan masuknya rilis resmi Honda ke email redaksi OLX Indonesia, Selasa (6/8/2019).

Disebutkan dalam rilis resmi tersebut, bahwa Jonfis Fandy telah mengundurkan diri atas kemauan sendiri, dan hal tersebut sudah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Honda Prospect Motor (HPM), pada tanggal 6 Agustus 2019 di Jakarta.

“Terhitung sejak Juli 2019, salah satu anggota Direksi Perusahaan, Jonfis Fandy selaku Director in charge of Marketing and After Sales Services (3S: Sales, Spare Part and Services) and IT (Information Technology), telah mengajukan permohonan pengunduran diri kepada pemegang saham (shareholders) perusahaan atas kemauan sendiri,” demikian yang tertulis di dalam press release

Dalam RUPS juga langsung menunjuk anggota Direksi baru untuk menggantikan tugas dan jabatan yang ditinggalkan oleh Jonfis Fandy.

Adapun susunan perubahan dewan Direksi HPM yang baru sebagai berikut:

1. Takayuki Uotani, sebelumnya sebagai Director in charge of Business and Product Planning menjadi Director in charge Product Planning and Sales & Marketing,

2. Nobuyoshi Noda, sebelumnya sebagai Director in charge of Finance and Accounting menjadi Director in charge of Finance and Accounting and IT (Information Technology),

3. Yusak Billy, selaku Director in charge of Business Innovation and Sales & Marketing. 

Untuk area After Sales Services, Direksi telah mengangkat seorang Deputy Director, Kenichi Tanaka yang bertanggung jawab pada area Customer First After Sales Operation.

“Dengan adanya perubahan anggota Direksi Perusahaan, kami berharap PT HPM dapat meningkatkan daya saing baik pada pasar domestik maupun internasional, agar selalu dapat memberikan pelayanan terbaik demi kepuasan pelanggan. Demikian kami beritahukan tentang perubahan anggota Direksi Perusahaan untuk dapat diketahui dan dilaksanakan sebagaimana mestinya dan apabila ada hal lain yang menjadi pertanyaan mengenai perubahan organisasi tersebut, dapat dikomunikasikan melalui nomor 021-6510403,” tulisan akhir dari rilis tersebut.

Siap Merapat ke Mazda atau DFSK?

Nama Jonfis Fandy sendiri sudah sangat melekat dengan merek Honda. Pria kelahiran 1970 ini telah mendedikasikan dirinya untuk perusahaan selama kurang lebih 20 tahun.

Ia memulai karirnya di HPM pada tahun 1999 sebagai Sales Manager. Karirnya terus meroket hingga terakhir menjabat sebagai Director in Charge of Marketing and After Sales Service.

Berkat tangan dinginnya juga, Honda berhasil menjadi merek mobil yang menguasai market share besar setelah Toyota dan Daihatsu sampai sekarang.

Hingga saat ini belum ada kepastian Jonfis Fandy akan berlabuh kemana lagi. Namun banyak kabar angin berembus, PT Eurokars Mazda Indonesia dan PT Sokonindo Automobile (DFSK) adalah merek yang siap menampung pemikiran serta strategi brilian dari orang yang sangat berpengaruh di tubuh Honda Indonesia ini. Sayonara Jonfis! (Z)

Sambut Usia 13 Tahun, Innova Community Tanam 1300 Bibit Bakau

0

Jakarta – Komunitas pengguna mobil Toyota Kijang Innova atau lebih dikenal dengan sebutan Innova Community (IC) merayakan hari jadinya yang ke-13 dengan agenda touring menuju Pantai Mahitam, Lampung dan menanam 1300 bibit pohon Bakau.

Komunitas yang terbentuk 23 Juli 2006 ini sudah memiliki sekitar 3.500 anggota resmi dan lebih dari 2.500 anggota mailing list.

Sebanyak lebih dari 422 anggota Innova Community beserta keluarga, juga anggota komunitas lainnya turut meramaikan kegiatan yang berlangsung 2-4 Agustus 2019 ini dengan total 222 mobil Kijang Innova terlibat. 

“Bertemakan “Thank You” dan mengusung slogan “Share With Us”, tahun ini kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh member Innova Community, para founder, pengurus pusat, dewan pembina, pengurus chapter, sponsor, merchant, dan seluruh pihak yang sudah mendukung Innova Community sampai dengan usia 13 tahun. Semoga IC makin solid dan bisa menjadi influencer yang baik buat semua member dan masyarakat,” sambut Nugraha Reza, Ketua Umum Innova Community dalam siaran pers, Minggu (6/8/2019).

Perayaan hari jadi ke-13 IC (Innova Community) di awali dengan kegiatan Sosialisasi Peduli Terumbu Karang. Disini member IC memberikan sosialisasi kepada wisatawan dan para Tour Guide di sekitar pantai Sari Ringgung dan Tegal Mas, Lampung tentang cara berwisata air tanpa tidak merusak Terumbu Karang. 

Kemudian berlanjut dengan penanaman 1300 bibit Bakau di Pantai Mahitam, Lampung yang didukung beberapa pihak antara lain Marinir, Komunitas Manggrove, Ragapala Lampung, dan masyarakat sekitar.

Puncak acara dilakukan di Auto2000 Raden Intan, Lampung. Di awali penyuluhan Safety Driving oleh Ditlantas Polda Lampung yang mendukung campaign IC GATELL (Gerakan Tertib Lalu Lintas) – NO STROBO, NO SIRINE, NO ESCORT. 

Ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai seremoni Innova Community tepat berusia 13 tahun.

“Selamat memasuki usia 13 tahun untuk IC, semakin kompak antar anggota dan bertumbuh positif dalam penambahan member baru dan semakin menjadi komunitas yang berpengaruh di zaman now khususnya dalam kearifan berkendara di jalan dan terus menebarkan benih kebaikan,” ucap Rouli Sijabat, Dept. Head Interactive Communication PT. Toyota Astra Motor menyambut HUT IC ke-13. (Z)

Proton Mati Suri di Indonesia, Komunitas Ini Curhat Langsung ke Malaysia

0

Jakarta – Sudah cukup lama juga Proton gak kedengaran kabarnya di Indonesia. Mobil pabrikan Malaysia ini sepertinya nyaman untuk tertidur pulas di Tanah Air. Konsumen pemilik mobil Proton di Indonesia pastinya merasa was-was akan kondisi ini.

Diler resmi hilang satu persatu, suku cadang langka, mobil rusak sedikit saja bisa jadi alamat di rawat inap bengkel waktu lama. Sebenarnya kemana sih mobil berlogo kepala Harimau ini? Lantas bagaimana nasib konsumen mereka di Indonesia?

Pertanyaan-pertanyaan inilah yang akhirnya mendorong konsumen melalui komunitas pengguna mobil Proton di Indonesia untuk menemui pihak Proton Edar Indonesia. Meskipun gak pernah dapat kepastian, menyerah bukanlah pilihan. Tak jarang malah ada yang sengaja ke Malaysia menyambangi Proton Holdings dengan maksud yang sama. 

Seperti yang dilakukan oleh PNOC Indonesia beberapa waktu lalu. Komunitas pengguna Proton Neo ini menggeruduk Proton Holding di wilayah Shah Alam demi mempertanyakan kelanjutan masa depan Proton di Indonesia seperti apa. 

“Kami datang ke KL ingin menceritakan keluh kesah kami sebagai konsumen dan juga bagaimana penetrasi brand China di Indonesia. Sehingga Proton seharusnya yang semi-China pun (karena sudah diakuisisi Geely) seharusnya bergerak lebih cepat masuk ke pasar Indonesia,” jelas Salman Farouk Al Hakim, Ketua Umum PNOC Indonesia. 

Ini merupakan kedatangan ketiga kali PNOC Indonesia ke Malaysia dalam kurun 2 tahun terakhir dengan tujuan sama, curhat soal Proton. 

PNOC Indonesia Bersama Customer Relation dan Club Proton di Malaysia (Sumber Foto: Istimewa)

Tapi disebutkan Salman, alih-alih mendapatkan titik terang soal akan kembali-nya Proton ke Indonesia, dirinya malah diceritakan terkait kisi-kisi dua model baru yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. 

Namun ini tak menyurutkan semangat ‘curcol’ PNOC. Lebih jauh Salman juga menceritakan upaya PNOC Indonesia untuk tetap menjaga eksistensi Proton di kancah otomotif Tanah Air dengan bergabung di komunitas FK3O (Forum Komunikasi Komunitas Klub Otomotif) dan juga hadir di pameran otomotif. 

“Disaat Proton sedang tidur, maka kami sebagai komunitas punya peran sangat penting. Kami menjadi sumber informasi mengenai suku cadang dan bengkel rekomendasi di setiap daerah bagi teman-teman yang mengalami kendala,” pungkasnya. 

Semoga Proton dengar curhat teman-teman PNOC dan mau bangun dari tidurnya di Indonesia. (Z)

PNOC Indonesia saat berkunjung ke pameran GIIAS 2019 (Sumber Foto: Istimewa)

 

Pasangan Darius – Donna Agnesia Tuntaskan Misi Capai Khardung La Pass Himalaya

0

Jakarta – Pasangan artis Darius Sinathrya dan Donna Agnesia memenuhi ambisinya untuk sampai di jalan raya tertinggi dunia, Khardung La Pass, Gunung Himalaya.

Suami istri ini sampai di daerah dengan ketinggian 5.359 meter dari dasar permukaan laut ini dengan mengendarai motor Royal Enfield Himalayan berboncengan, didampingi beberapa rider Indonesia lainnya yang tergabung dalam tim Himalayan Ridge.

Keduanya menyelesaikan misi penuh rintangan ini pada Selasa (6/8/2019) kemarin. “Kami bersyukur bisa menyelesaikan misi Himalayan Ridge. Tim dalam kondisi prima kendati harus menghadapi beragam rintangan jalan dan cuaca yang berubah-ubah,” cerita Darius dalam sebuah rilis yang dikirim hari ini, Rabu (7/8/2019).

Darius dan tim Himalayan Ridge sudah memulai perjalanan dari kota kota Chandigarh, India pada 1 Agustus 2019 lalu. Setelah mengeksplor kota Manali perjalanan berlanjut menuju Leh. “Bermotor di atas ketinggian 4.000 meter tidak semudah yang dibayangkan. Di sepanjang perjalanan kami dihantui penyakit ketinggian, altitude sickness,” lanjut produser film Night Bus tersebut.

Sang Istri, Donna Agnesia pun mengaku sempat mengalaminya (altitude sickness) dalam level medium. “Rasa sakit di kepala yang sulit dijelaskan. Baru pertama saya merasakan sakit kepala dan mual yang seperti itu,” ungkap ibu tiga anak ini.

Semua rintangan yang mereka hadapi tidak lantas mematahkan semangat mereka dalam menjalani petualangan yang penuh resiko tersebut. “Saya beruntung bisa merasakan sensasi berpetualang seperti ini,” ungkapnya. “Saya baru pertama kali bermotor seperti ini dan sama sekali tidak kapok.”

Perjalanan Himalayan Ridges ini membawa misi sosial #kebaikantanpabatas, sebuah kegiatan pengumpulan dana untuk pembangunan sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Selain Darius dan Donna, tim ini terdiri dari jurnalis senior sekaligus petualang bermotor Wisnu Guntoro Adi, kameraman dan drone master Nico Silfido, fotografer Riko Louis, serta  logistik Gugum Gumilar. (Z)

Keseruan perjalanan pasangan ini terekam dengan sangat indah melalui foto-foto di bawah ini: 

Sangarnya Mercedes Benz AMG G63, Mobil Favorit Selama GIIAS 2019

0

Gelaran otomotif Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 memang sudah berakhir. Namun begitu, masih ada kenangan yang cukup teringat, salah satunya adalah dinobatkannya Mercedes-Benz AMG G63 sebagai mobil favorit pilihan pengunjung.

Jika OLXer tidak tau, pada dasarnya tampang Mercedes-Benz AMG G63 memang sangat sangar dan gagah. Hal ini menurun dari nenek moyangnya yang pertama kali lahir pada 1979. Kala itu, mobil bertubuh bongsor ini dibuat hasil kerjasama dari Mercedes-Benz, Steyr dan Puch of Austria dan diberi nama G-Wagen atau Gelaendewagen Wagen. 

Nama Gelaendewagen tersebut ternyata sengaja disematkan untuk kendaraan khusus yang mampu melaju di medan berat atau disingkat G. Dan nama tersebut disematkan pula pada AMG G63.

Nah, kalau OLXer memang tidak tau bagaimana wujud dan kehebatan Mercedes-Benz AMG G63, berikut ulasannya.

Eksterior

Seorang model berpose di depan Mercedes-Benz AMG G63. (Istimewa)

Mobil ini memang merupakan sosok Sport Utility Vehicle (SUV) mewah dengan penggerak empat roda yang memiliki ukuran dimensi panjang 4.873 mm, lebar 1.984 mm, dan tinggi 1.966 mm, serta bobot 640 kg dan ground clearance 241 mm.

Meski desain kotak kurang disukai di Indonesia, namun mobil ini nyatanya mampu menarik perhatian, karena tetap indah dipandang mata. Sama halnya dengan bagian belakang yang memiliki konde atau ban cadangan menggantung.

Meskipun beberapa mobil tak lagi memasang konde lantaran terlihat ketinggalan jaman, namun ada pengecualian untuk Mercedes-Benz AMG G63.

Secara tampilan, bagian depan mobil ini dilengkapi dengan Radiator Grille berlapis krom Twin Louvre yang dipadu logo Mercy AMG. Desain khas mobil ini masih lekat seperti bentuk lampu bulat dengan pencahayaan Bi-Xenon yang bisa juga diatur otomatis, serta Front Fog Lamps berteknologi Integral Cornering Light Function.

Sosok Mercedes-Benz AMG G63 ini lebih sedap dipandang berkat beberapa polesan seperti Stainless Steel Package, Stainless Steel Spare Wheel Cover, Side Running Board, lalu ada juga Rear Mud Flaps hingga kaki-kaki besar yang dibalut pelek berukuran 21 inci palang lima dari AMG.

Agar lebih spesial dengan kesan agresif, beberapa bagian dicat dengan warna merah pada bagian rem yang menggunakan AMG Caliper. Asal OLXer tau, pipa knalpot dari AMG Twin Tailpipes berlapiskan krom tidak dibuat di belakang, melainkan samping bawah kanan dan kiri.

Oia, untuk model Mercedes-Benz AMG G63 yang satu ini memang istimewa dan juga special, karena dirancang langsung oleh tangah ahli Mercedes AMG Jerman.

Untuk memberikan pilihan Mercy menyediakan warna metalik mulai dari Magnette black, Obsidian black, Rubellite red, Iridium silver, Mojave silver, Canvasite blue, Brilliant blue, Emerald green, serta Selenite grey.

Interior

Kabin Mercedes-Benz AMG G63. (Istimewa)

Kesan mewah juga terdapat pada kabin. Pasalnya interior dibalut dengan kulit berwarna hitam, kemudian ada juga aksen warna silver dan chrome. Oia, lingkar kemudi dibalut kulit nappa yang terkenal lembut. Selain itu, beberapa aksen lainnya dari mobil ini telah menggunakan serat karbon AMG.

Menariknya lagi mobil ini dilengkapi panel Dual Head Unit berukuran 12 inci, yang fungsinya dapat mengoperasikan musik, navigasi 3D Map, dan lainnya. Sistem hiburan ini juga bisa dioperasikan melalui tombol-tombol pada lingkar kemudi

Mobil ini juga bisa memanjakan penumpang  yang ingin melihat kondisi langit saat siang atau malam hari. Karena itu, Mercedes-Benz AMG G63 juga dilengkapi sunroof.

Kenyamanan lainnya yaitu adanya Split Folding dan pengaturan posisi yang dapat disesuaikan dengan postur tubuh penumpang.

Untuk fitur keselamatan dan keamanan juga lengkap, seperti Airbags, Anti-Theft Alarm sampai ISOFIX.  Selain itu mobil ini juga dibekali Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD), Brake Assist (BAS), Electronic Stability Programme (ESP), Acceleration Skid Control (ASR) dan 4-Wheel Electronic Traction System (4ETS).

Performa

Caption

Untuk urusan jantung pacu, Mercedes-Benz AMG G63 sudah mengusung mesin 8V silinder berkapasitas 3.982 cc dan Twin-Turbo yang mampu memuntahkan daya 585 Tk pada 6.000 rpm dan torsi 850 pada 2.500-3.500 rpm.

Dengan tenaga tersebut, kemudian disalurkan melalui transmisi otomatis AMG Speedshift 9G-tronic. Nah, di atas kertas mobil ini disebut mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam 4,5 detik dan kecepatan maksimum 220 km/jam.

Sedangkan untuk rata-rata konsumsinya disebut untuk jarak 100 km bisa menghabiskan 13,2 liter. Tentu saja, mobil ini lebih ramah lingkungan karena sudah standar emisi Euro 6.

Lantas berapa harganya? Di Indonesia mobil ini dijual berdasarkan pesanan dengan banderol Rp 5,5 miliar berstatus off the road. (Her)

Setelah Almaz, Wuling Bakal Pasang Fitur Canggih WIND di Cortez dan Confero?

0

Hadir sebagai pendatang baru, Wuling Motors kerap memberikan kejutan disektor otomotif di Indonesia. Tak hanya sekadar menawarkan mobil dengan harga lebih murah dari deretan mobil Jepang, parikan jenama China ini memberikan banyak fitur melimpah dan modern.

Terakhir, Wuling Motors menyematkan fitur Voice Command. Fitur ini pada dasarnya sudah banyak digunakan pada mobil-mobil mewah. Namun yang membuat fitur ini beda, yaitu menggunakan bahasa Indonesia. Tentu saja ini pertama kalinya disematkan pada sebuah mobil yang dipasarkan di Tanah Air.

Inovasi Voice Command yang disebut Wuling Indonesia Command (WIND). Dengan ini, pengemudi dan penumpang dapat menyalakan, mengaktifkan atau mematikan beragam fitur mulai dari pendingin udara, jendela, Panoramic Sunroof, hiburan seperti musik atau radio, panggilan telepon, Wuling Link ataupun TPMS, hingga informasi waktu dan tanggal.

Menurut Brand Manager Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahani, dengan fitur Voice Command berbahasa Indonesia, maka dapat  mempermudah pengemudi dan penumpang tanpa perlu memencet tombol untuk mengoperasikan. 

“Jadi pengemudi nggak sudah pence-pencet lagi, fokus nyetir,” ucap Dian beberapa waktu lalu. 

Tentu saja hal ini cukup memberikan rasa penasaran, apakah fitur WIND yang bisa mengeluarkan suara ‘Halo Wuling’ juga dapat dipasang pada produk Wuling lainnya seperti Cortez atau Confero S?

“Saat ini belum bisa dan paling cocok hanya Almaz, banyak faktor ketika kita memutuskan sebelum menaruh fitur itu,” ungkap Dian.

Wanita ramah ini beralasan, penggunaan fitur WIND merupakan keputusan langsung dari headquarter Wuling Motors di Liuzhou, Guangxi.

Sekadar informasi, keberadaan Wuling Almaz dengan fitur WIND ternyata membuat banyak orang penasaran. Bahkan selama pameran GIIAS 2019, sosok mobil SUV ini tak pernah sepi pengunjung, mereka terkesima dengan fitur ini. Pasalnya baru dua bulan di Indonesia, Wuling memberikan pilihan menarik.

Bahkan di GIIAS 2019, Wuling Almaz mendapatkan gelar sebagai Favorite Car Visitor Choice Most Driven Car. Setidaknya mobil ini dijajal 1.336 orang selama pameran yang digelar di ICE, BSD, Tangerang Selatan 18-28 Juli 2019 lalu. (Her)

6 Hal Wajib Diperhatikan Ketika Touring

0

Bepergian dengan kendaraan pribadi memang sangat menyenangkan. Namun alangkah lebih menyenangkan jika dilakukan bersama teman yang tergabung dalam wadah komunitas. Setidaknya, jika dilakukan secara bersama komunitas, perjalanan jadi tak jenuh, lebih menarik dan mengesankan. 

Nah, kali ini komunitas Trailblazer Indonesia (TBZI) memberikan tips yang wajib diperhatikan ketika touring. Tips ini diberikan bersamaan dengan perjalanan TBZI melakukan touring bersama dari Jakarta-Anyer pada 29-30 Juni lalu.

Menurut Budi Harnata, salah satu anggota TBZI, ketika touring hal  yang harus selalu memperhatikan adalah aspek keamanan dan keselamatan berkendara.

“Oleh karena itu, pembekalan keselamatan berkendara pada anggota selalu kami terapkan sejak masa persiapan hingga selama aktivitas touring berlangsung. Kami berharap, kami dapat memberikan contoh yang baik pada masyarakat dan komunitas otomotif lainnya,” ungkap Budi dalam keterangannya.

Kata Budi, berbeda dengan berkendara secara tunggal atau sendirian, berkendara dalam rangkaian membutuhkan kewaspadaan yang lebih untuk menjaga keamanan saat berkendara (safety driving). 

Apabila berkendara sendiri, prioritas utama adalah keselamatan diri sendiri dan penumpang. Namun lain halnya jika Anda berkendara bersama komunitas, dimana OLXer dituntut untuk dapat bekerja sama dengan anggota lainnya.

Berikut tips yang dapat dijadikan sebagai panduan untuk mengadakan kegiatan touring bersama komunitas:

1. Periksa kondisi kendaraan 

Terlepas dari cara mengemudikan kendaraan, penting bagi seorang pengendara untuk mempelajari hal dasar seperti memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, misalnya:

– Memeriksa kondisi kendaraan seperti lampu, oli, rem, ban dan air wiper. Selain itu, jangan lupa memeriksa kondisi ban cadangan.

– Pastikan bahan bakar penuh dan tidak habis sampai dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) berikutnya.

– Memeriksa apakah ada cairan yang berasal dari kebocoran pada salah satu komponen kendaraan.

– Persiapkan nomor layanan yang dapat dihubungi saat darurat termasuk layanan derek mobil.

2. Rencanakan Rute yang Akan Dilalui

Cek rute perjalanan untuk memastikan tempat pemberhentian penting yang mungkin diperlukan, seperti tempat peristirahatan, SPBU untuk mengisi bahan bakar dan bengkel untuk keadaan emergency. 

OLXer juga bisa memanfaatkan fitur petunjuk arah (GPS) untuk memastikan bahwa tetap berada di arah yang benar.

3. Siapkan Barang Bawaan

Rencanakan barang-barang bawaan untuk memastikan segala kebutuhan dalam perjalanan dapat terpenuhi dan kabin serta bagasi tidak penuh sesak dengan barang-barang yang tidak diperlukan. 

Beberapa perangkat seperti power bank, charger ponsel mobil, lampu senter, cable jumper serta kotak P3K sangat diperlukan terutama dalam keadaan darurat. 

Jangan lupa untuk menyiapkan tali pengikat bagasi, agar barang pada bagasi Anda tidak bergeser dan mengganggu konsentrasi. Juga sediakan cemilan atau makanan ringan sebagai teman perjalanan dan pengganjel di saat lapar namun jarak perjalanan masih jauh menuju rumah makan terdekat.

4. Tertib Lalu Lintas

Kegiatan touring biasanya melibatkan konvoi kendaraan dalam jumlah banyak. Maka, sangat penting untuk tetap menjaga rangkaian, namun tetap harus mengutamakan peraturan lalu lintas agar tidak mengganggu kenyamanan dari pengguna jalan yang lainnya. 

Selain itu, rangkaian di depan sebaiknya menunggu anggota lain yang terputus karena lampu merah.

5. Pastikan Komunikasi Lancar

Berkonvoi dengan mobil memerlukan kemampuan berkendara secara teratur dan tertib selama di jalan dan pastinya sesuai dengan rangkaian acara touring yang sudah disusun. 

Untuk menjaga kondisi teratur tersebut, menjaga komunikasi tiap kendaraan anggota menjadi aspek penting, termasuk navigasi dan koordinasi dalam perjalanan agar waktu menuju lokasi tujuan sesuai dengan susunan rangkaian acara.

6. Berhenti di Titik yang Telah Ditentukan

Selama perjalanan jarak jauh, ada banyak hal yang bisa merepotkan pengendara seperti buang air kecil atau mengisi bahan bakar. Karena itu, panitia harus menentukan titik lokasi pemberhentian seperti di tempat ibadah dan SPBU. (Her)

Daftar Mobil Dibuat di Indonesia Nyatanya Laris di Luar Negeri

0

OLXer tau nggak sih, kalau mobil-mobil yang berseliweran di jalanan Indonesia tak hanya dikirim utuh dari negara-negara yang dikenal sebagai pionir otomotif, seperti halnya Jepang.

Namun yang OLXer harus tau, saat ini banyak merek-merek otomotif ternama justru mendirikan pabrik otomotif seperti halnya mobil di Tanah Air. Mereka menggarapnya mulai dari bahan baku sampai mengekspor ke sejumlah negara.

Laris? Tentu saja, mobil yang dibuat dan diekspor dari Indonesia tergolong banyak peminat. Karena mobil-mobil yang digarap sudah memenuhi regulasi yang ditetapkan di negara tujuan.

Bahkan menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), mobil-mobil yang dijual di Indonesia tak hanya laris di negara tetangga seperti Asia Tenggara saja, melainkan di sejumlah negara di Asia, Timur Tengah, Afrika hingga Amerika Latin.

Nah OLXer sendiri tau nggak merek mobil apa saja yang dibuat di Indonesia, dan ternyata dijual di sejumlah negara? Berikut daftarnya:

Toyota

Toyota Sienta siap diekspor ke sejumlah negara. (Dok Toyota)

Di Indonesia, Toyota jadi salah brand yang patut diperhitungkan. Bahkan pasar Toyota di Nusantara mencapai lebih dari 30 persen. Mereka menawarkan belasan mobil andalannya untuk masyarakat di Tanah Air.

Untuk Toyota Indonesia, hingga saat ini pabrik produksi dan perakitan digarap PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN).

Toyota Indonesia memproduksi mobil-mobilnya di tiga pabrik yang berada di Sunter -Sunter Plant 1 dan Sunter Plant 2- yang memproduksi mesin, komponen dan dies & jigs, serta Karawang plant, yang memproduksi mobil utuh, seperti Kijang Innova, Fortuner, Etios Valco, Vios dan Yaris yang 80 persennya menggunakan komponen lokal.

Adapun mobil-mobil Toyota yang berhasil di ekspor antara lain Fortuner, Innova, Sienta, Vios dan Yaris.

Daihatsu

Nah, merek mobil yang digarap di Indonesia lainnya adalah Daihatsu melalui PT Astra Daihatsu Motor. Beberapa mobil buatan ADM ini sukses di pasar domestik dan luar negeri.

Seperti Avanza dan Rush, memang dikenal sebagai brand Toyota. Namun faktanya, kedua mobil ini dibuat Daihatsu. Begitu pula Avanza dan Rush turut diekspor Daihatsu ke sejumlah negara.

Selain itu, beberapa mobil Daihatsu yang dibuat di Sunter dan Karawang kemudian dijual ke luar negeri, yakni Town ACE, Gran Max pikap, Gran Max minibus dan juga Wigo

Suzuki

Merek mobil lainnya yang punya pabrik produksi di Indonesia dan menjualnya ke sejumlah negara yaitu Suzuki, yang terletak di kawasan Industri Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Suzuki sendiri mengekspor beberapa modelnya ke Asia, Oceania, Amerika Latin dan Carbia.

Adapun mobil Suzuki yang diekspor antara lain APV, Ertiga, dan Carry pikap. Perlu dicatat, sampai 2018 lalu saja, ekspor mobil Suzuki Ertiga sampai ke 25 negara.

Honda

Merek mobil dengan logo huruf H ini juga punya pabrik produksi di Indonesia di bawah naungan PT Honda Prospect Motor yakni di kawasan industri Karawang, Jawa Barat.

Di pabrik ini HPM memproduksi model-model mobil Honda seperti, Mobilio, BR-V, HR-V, Jazz, Brio Satya, Brio RS dan CR-V. Adapun mobil Honda yang diekspor ke beberapa negara yaitu CRV dan Mobilio.

Mitsubishi

Pabrik Mitsubishi di Indonesia memproduksi Xpander dan dipasarkan tidak hanya di pasar domestik tetapi juga untuk ekspor. (Mitsubishi) 

Merek mobil lainnya yang juga diekspor ke sejumlah negara yaitu Mitsubishi. Ya, Mitsubishi semakin gencar mengekspor produk paling sensasionalnya, yakni Xpander.

Selain laris di pasar otomotif nasional, Xpander juga cukup disukai di beberapa negara khususnya di negara-negara ASEAN, seperti Filipina, Thailand, Vietnam, dan negara yang berada di Timur Tengah.

Hyundai

Dicap sebagai mobil buatan Korea Selatan, Hyundai juga punya pabrik di Indonesia dan mengekspor ke luar negeri. Ya, mobil yang diekspor ini memang bukan primadona di pasar otomotif nasional, namun begitu mobil tersebut laku di Thailand, yakni H-1.

Nissan dan Datsun

Nissan juga punya pabrik di Indonesia, salah satunya di Purwakarta, Jawa Barat. Pabrik Nissan berbarengan dengan Datsun. Mereka mengekspor Nissan X-Trail dan juga Datsun GO+ Panca dan GO Hatchback.

Tujuan ekspor ketiga mobil ini, untuk Nissan X-Trail dikirim utuh ke Jepang, sedangkan Datsun GO+ Panca dan GO Hatchback dijual di Thailand dan Pakistan.

DFSK

DFSK Super Cub. 

Meski jadi anak baru, merek mobil asal China, Dongfeng Sokon langsung memebrikan kontribusinya dengan membuka pabrik di Cikander, Serang, Banten. Bahkan meski baru membuat tiga jenis mobil, DFSK telah melakukan ekspor, seperti mobil pikap Super Cab mesin bensin 1.500 cc dan 1.300 cc diesel turbo yang diekspor ke Srilanka dan Thailand.

Tahun ini, DFSK berniat memperluas negara tujuan ekspor Super Cab, yaitu ke Filipina dan China dalam bentuk terurai atau CKD (completely knock down).

Namun begitu, ekspansi ekspor ini belum selesa, pasalnya DFSK akan mengekspor DFSK Glory 580 ke beberapa negara lain seperti Nepal, Hongkong dan Bangladesh. (Her)

Alasan Bus Tingkat Tak Cocok Dipasang Fasilitas Tempat Tidur

0

Perhelatan otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 memang telah berakhir. Namun ajang tahunan tersebut masih meninggalkan banyak kenangan khususnya soal kendaraan yang cukup menakjubkan bagi pengunjung.

Dari sekian banyak kendaraan, ada yang menarik perhatian yaitu di booth kendaraan komersial, salah satunya ditempati karoseri CV Laksana, yang memboyong salah satu Line Up terbaru berupa Super High Deck (SHD) dan diberi nama SR2 Suites Class.

Bus tersebut mampu menyedot perhatian pengunjung GIIAS 2019, dan untuk melihat kabinnya harus antri. Bagaimana tidak, hal ini dikarenakan SR2 Suites Class mengusung konsep Sleeper Bus. Konsep ini, pada dasarnya hadir dengan fasilitas yang nyaman layaknya berada dalam pesawat kelas bisnis.

Posisi penumpang bisa selonjoran selama perjalanan. 

Sebab, tempat duduknya tak seperti biasa, melainkan kaki penumpang bisa selonjoran atau persis seperti posisi tidur. Belum sampai disitu, penumpang juga dimanjakan karena tempat tidurnya dilapisi material kulit dan bahan yang halus, serta gorden sehingga memberikan kesan lebih privasi.

Tak cuma itu, bus milik PO Sinar Jaya ini juga dilengkapi berbagai fitur menarik, termasuk TV dengan berbagai channel, socket USB untuk pengisian daya Handphone, serta lampu baca. Bahkan fasilitas umum yang ada di dalam bus ini termasuk keberadaan toilet dan dispenser.

Hanya saja, konsep Sleeper Bus ini tak bisa mengangkut banyak penumpang seperti pada umumnya. Lantas apakah bus tingkat atau Double Decker bisa dipasangkan fasilitas tempat tidur seperti SR2 Suites Class? Tentunya hal itu agar bisa menampung lebih banyak penumpang.

Nah ternyata, menurut Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan, bus Double Decker kurang tepat dipasang fasilitas tempat tidur, karena besar kemungkinan akan terasa Bumpy.

“Jadi penumpang tidak nyaman, dikarenakan Center OF Gravity yang ditimbulkan besar. Terlebih penggunaan bus Double Decker minimal harus menggunakan sasis bus premium, yang dimana sistem peredam kejutnya Build In Air Suspension (suspensi udara),” jelas Kurnia.

Lebih lanjut dia menyatakan, untuk membuat penumpang nyaman, hal ini merupakan peran operator bus karena harus memilih sasis dan body yang tepat.

“Jangan sampai karena sedang tenarnya bus Double Decker dengan sasis bus premium yang nyaman, operator memilih bus itu untuk dijadikan Sleeper Bus. Nantinya malah membuat penumpang merasa tidak nyaman,” terangnya.

Fasilitas TV pada bus SR2 Suites Class.  

Kurnia juga mengatakan, saat ini menumpang bus sudah jauh lebih nyaman. Hal ini karena beberapa wilayah di Indonesia memiliki jalan tol panjang seperti tol Trans Jawa dengan kontur jalan lurus.

Seperti diketahui, bus SR2 Suites Class yang digarap karoseri CV Laksana menggunakan sasis Ladder Frame milik Hino RN285 yang harganya mencapai Rp 900 jutaan.

Sasis RN285 ini juga dilengkapi Build In Air suspension dan ditunjang dengan Stabilizer serta Double Acting Shock Absorber yang dapat diatur tingkat kelembutan dan kekerasannya.

Untuk urusan jantung pacu, Hino RN285 sendiri dibenamkan mesin diesel jenis J08E-VT, 4 Langkah Segaris, Common Rail, Turbo Charge Intercooler dan berkubikasi 7.684 cc. Dengan mesin ini tenaga yang dihasilkan mencapai 281 Tk pada 2.500 rpm dan torsi 91 kgm pada 1.500rpm. (End/Her)