Minggu, Juli 21, 2024
Lainnya
    LainnyaSejarah Mobil Listrik Pertama di Dunia, Sudah Ada Lebih dari 100 Tahun...

    Sejarah Mobil Listrik Pertama di Dunia, Sudah Ada Lebih dari 100 Tahun Lalu

    Mobil listrik saat ini tengah populer di berbagai kalangan masyarakat, pasalnya saat ini banyak pabrikan otomotif dunia yang menghadirkan berbagai produk mobil listriknya dengan berbagai pilihan dan fitur menarik. 

    Hadir sebagai kendaraan yang ramah lingkungan. Mobil listrik di klaim lebih hemat bahan bakar dan memiliki keuntungan tersendiri dalam menggunakannya dibandingkan dengan menggunakan mobil konvensional. 

    Selain itu, menggunakan mobil listrik, turut membantu dalam mengurangi gas emisi buang yang dilepaskan ke udara oleh mesin-mesin konvensional. Sehingga turut membantu dalam mengurangi polusi.

    Baca juga: Sejarah Munculnya LCGC di Indonesia Sampai Daftar Harga Terlengkap

    Saat ini mobil listrik sendiri mendapat banyak sekali dukungan dari pemerintah. Sehingga hadirnya mobil listrik ini membuat banyak konsumen tertarik. Namun perlu disadari, bahwa mobil listrik memang harganya lebih mahal daripada mobil dengan mesin konvensional.

    Menilik dalam sejarahnya, sebenarnya mobil listrik bukanlah teknologi yang baru. Mobil listrik sudah ditemukan sejak lama yaitu pada tahun 1832.  Artinya mobil listrik sudah ditemukan sekitar 191 tahun lalu. Namun dalam perjalanannya, kepopuleran mobil listrik meredup dan dikalahkan oleh mobil dengan mesin konvensional.

    Kini dengan berkembangnya teknologi yang semakin pesat, mobil listrik kembali populer dengan berbagai fitur andalan hingga auto pilot yang membuatnya banyak diminati.

    Sejarah penemuan mobil listrik

    Populernya mobil listrik Tesla memang sedikit banyak memberi dampak pada gairah mobil listrik dunia. Pasalnya sebelum Tesla yang sangat populer dengan mobil listriknya, cukup jarang pabrikan otomotif dunia yang menciptakan mobil dengan tenaga listrik.

    Saat ini mulai banyak mobil listrik dari setiap pabrikan otomotif dunia pun berlomba-lomba menghadirkan mobil listrik unggulannya ke konsumen otomotif.

    Mobil listrik sendiri bukanlah teknologi atau penemuan baru. Sebenarnya mobil ini sudah ada sejak dua abad silam.

    Baca juga: Sejarah Mobil di Indonesia Sampai Mobil Pertama Presiden Soekarno

    Pada abad ke-18, konsep mengenai mobil listrik ini sudah ada dan dipelopori oleh beberapa ilmuwan dan inventor dari Hungaria, Belanda dan Amerika Serikat. Kala itu masih berfokus pada konsep kendaraan bertenaga baterai dan mulai membuat mobil listrik skala kecil.

    Mobil listrik pertama kalinya diciptakan ialah pada tahun 1832 oleh pria Inggris bernama Robert Anderson yang mengembangkan mobil roda tiga menggunakan baterai. Temuan inilah yang akhirnya dicatat sebagai mobil bertenaga listrik pertama di dunia.

    Seiring dengan perkembangannya, pada akhir abad-18, mobil listrik yang tercipta mampu melesat hingga kecepatan 22 km/jam yang dibuat oleh William Morrison.

    Meski pada waktu itu masih banyak yang menggunakan kereta kuda. Mobil listrik ini juga sudah digunakan sebagai armada taksi di New York kala itu.

    Pada tahun 1898, Ferdinand Porsche menciptakan mobil listrik yang diberi nama P1 dan dalam waktu bersamaan ia juga membuat mobil hybrid pertama di dunia yang menggunakan listrik dan bensin sebagai sumber utama energinya.

    Alasan mobil listrik diciptakan

    Pada masa awal perkembangan dunia otomotif mesin mobil konvensional. Tentu belum secanggih sekarang ini, bahkan untuk menghidupkan mesin mobilnya pun tidak mudah yang sekarang ini hanya tinggal memencet tombol.

    Baca juga: Sejarah Mobil Holden dan Jenisnya yang Paling Populer di Indonesia

    Selain itu mobil listrik diciptakan karena memberikan kenyamanan dan pengoperasian yang mudah yang tidak dapat dicapai oleh mesin bermesin konvensional kala itu. 

    Sebelumnya, teknologi pembakaran dalam pada mesin konvensional belum secanggih sekarang yang membuat mobil listrik ini diciptakan. 

    Komponen mobil listrik

    Mobil listrik populer dengan kepraktisannya dalam penggunaan sehari-hari. Bahkan torsi yang disalurkan oleh mesin ini langsung terasa instan karena langsung disalurkan ke roda.

    Tidak ada komponen mekanikal yang cukup rumit seperti mesin konvensional. 

    Pada mobil listrik terdapat beberapa komponen penting yang tentunya tidak dapat ditemukan pada mobil dengan mesin konvensional. Komponen pada mobil listrik ini merupakan komponen vital yang membuat mobil listrik bekerja dengan normal.

    • Baterai traksi

    Sebagai mobil listrik, pasti memiliki baterai. Baterai traksi ini berfungsi untuk menyimpan dan mengalirkan arus listrik searah (direct current) ke inverter.

    Kemudian digunakan untuk menggerakkan motor traksi. Ketika controller mengirimkan sinyal, maka baterai traksi akan langsung memindahkan arus listrik untuk menggerakkan motor traksi.

    Baterai traksi didesain dengan kokoh dan awet dan bisa diisi ulang berkali-kali. Umumnya, baterai traksi berjenis lithium-ion karena daya tahannya yang baik.

    • Motor traksi

    Disebut juga dinamo listrik yang fungsinya menggerakkan transmisi dan roda. Motor traksi ini dapat berputar hingga 18.000 rpm. 

    Jenis motor traksi yang paling banyak digunakan adalah Brushless DC Traction Motor (BLDC). Sementara pada mobil listrik bertenaga baterai (BEV), motor traksi menggantikan fungsi Internal Combustion Engine (ICE).

    • Inverter

    Arus dari baterai traksi akan dialirkan ke inverter terlebih dahulu, sehingga bisa diubah menjadi arus listrik alternating current (AC) atau bolak-balik. 

    Sebaliknya, ketika terjadi pengereman, inverter mengubah arus listrik AC menjadi DC. Gunanya agar bisa mengisi daya baterai kembali. 

    Inverter juga mengontrol tekanan pada pedal gas, di mana inverter bisa mempercepat dan memperlambat laju motor. Pada mobil listrik, biasanya inverter yang digunakan adalah bi-directional inverter.

    • DC converter

    Baterai traksi menyalurkan arus yang bersifat tegangan tinggi sehingga diperlukan DC converter untuk mengubahnya menjadi arus listrik bertegangan rendah. 

    Tujuannya agar listrik tersebut bisa dimanfaatkan oleh komponen mobil listrik lainnya yang membutuhkan listrik bertegangan rendah. 

    Terakhir, DC converter juga berfungsi sebagai alat untuk mengisi daya listrik pada baterai.

    • Auxiliary battery

    Ada lebih satu baterai pada mobil listrik, yaitu tambahan daya listrik dalam bentuk auxiliary battery. Gunanya untuk memberi daya listrik pada komponen yang bukan termasuk komponen utama, seperti aksesori mobil.

    Contohnya seperti air conditioner di mobil, wiper, alarm, lampu mobil, dan lain sebagainya. Selain itu, auxiliary battery juga bisa digunakan sebagai baterai cadangan jika sewaktu-waktu baterai traksi mengalami masalah.

    • Controller

    Memiliki fungsi utama untuk mengatur daya listrik yang disalurkan baterai menuju inverter, kemudian menggerakkan motor traksi. 

    Sinyal yang dikirimkan oleh controller ini berasal dari pedal mobil yang diinjak oleh pengemudi.

    • Sistem termal

    Memiliki fungsi sebagai pendingin mesin mobil. Ini juga termasuk menjaga suhu motor traksi dan berbagai komponen elektrikal lainnya.

    • Charger

    Secara umum, ada dua jenis charger pada mobil listrik. Pertama, on-board charger yang terpasang di dalam interior mobil. Kedua, off board charger yang berada di luar eksterior mobil.

    Keuntungan menggunakan mobil listrik

    Ada beberapa keuntungan dalam menggunakan mobil listrik yang tidak ditemukan pada mesin mobil konvensional, antara lain:

    • Lebih hemat biaya

    Bahan bakar minyak yang semakin mahal, turut mendorong kepopuleran mobil listrik. Pasalnya mobil listrik ini lebih hemat biaya bahan bakar bila dibandingkan dengan mesin mobil konvensional.

    Setiap satu liter BBM setara dengan 1,3 kWh listrik. Sedangkan harga satu liter BBM saat ini sudah Rp10.000. Sementara itu, untuk biaya listrik per 1,3 kwH berkisar di harga Rp1.400.

    • Suara mesin tidak bising

    Mesin dari mobil listrik ini sangat senyap dan tidak bising seperti mesin mobil konvensional. Bahan dirancang untuk memiliki suara demi keselamatan pengguna jalan lainnya.

    • Hemat pajak

    Satu hal yang hanya ditemukan pada mobil listrik adalah hemat pajak. Pemerintah Indonesia masih memberlakukan insentif PPnBM yang diukur berdasarkan kadar emisi pada kendaraan. 

    • Mengurangi emisi dan ketergantungan bahan bakar minyak

    Menggunakan mobil listrik sama saja dengan mengurangi gas emisi yang dilepas di udara. Selain itu juga turut mendorong agar tidak ketergantungan dengan bahan bakar minyak atau fosil.

    • Pengisian energi bahan bakar mudah

    Mengisi bahan bakar sangat mudah dan dapat dilakukan di rumah. Sehingga tidak perlu antri lama seperti halnya di SPBU.

    Nah, setelah menyimak sejarah mobil listrik di atas, sedikit banyak pasti akan menambah wawasan Anda mengenai mobil listrik. Sudah mulai tertarik untuk memiliki mobil listrik?

    Jangan lupa pilih dealer dan showroom mobil terpercaya dalam membeli mobil bekas yang dapat memberikan penawaran terbaik serta garansi pada unit yang Anda beli seperti OLX Autos

    Pilih mobil bekas berkualitas terbaik, dan harga yang paling reasonable di OLX Autos. Ada ribuan unit mobil bekas berkualitas yang bisa dipilih. Kami menjamin semua unit mobil berkondisi prima, dan bergaransi karena telah melalui inspeksi detail dari petugas berpengalaman. Dengan harga dan biaya perawatan yang rendah, kebutuhanmu bisa terpenuhi!

    GIIAS 2023
    Populer
    Berita Terkait