Selasa, Mei 28, 2024
Lainnya
    MobilPerbedaan Toyota CHR Hybrid dengan Non Hybrid?

    Perbedaan Toyota CHR Hybrid dengan Non Hybrid?

    Hadir dengan desain modern, Toyota CHR Hybrid telah diterima dengan baik di berbagai negara, termasuk Jepang, Eropa, dan Amerika. model hybrid ini sudah dijual di Indonesia.

    News.OLX – Awalnya, Toyota C-HR hanya tersedia dalam varian bensin 1.8L 2ZR-FBE di Indonesia. Namun, pada tahun 2019, Toyota meluncurkan versi hybrid-nya.

    Sejak saat itu, penjualan C-HR bensin perlahan mengalami penurunan, sementara versi hybrid perlahan melenggang memenuhi segmentasi pasar mobil ramah lingkungan Toyota.

    Terbukti jika mengacu data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan C-HR bensin menurun drastis, dari 441 unit pada tahun pertama menjadi hanya 23 unit pada tahun 2021.

    Baca juga: Lakukan Hal Ini Jika Arus Listrik Mobil Tidak Stabil

    Di sisi lain, C-HR versi hybrid terus mendapatkan perhatian konsumen. Pada tahun 2021, sebanyak 157 unit C-HR hybrid terdistribusi.

    Tahun demi tahun, minat masyarakat Indonesia pada mobil hybrid semakin meningkat, menjadikannya pilihan yang lebih populer dibandingkan varian bensin.

    Hal ini mendorong Toyota Astra Motor untuk lebih fokus memasarkan model-model hybrid, bahkan menghentikan penjualan C-HR versi bensin serta Corolla Cross versi bensin.

    1. Tenaga mesin Toyota CHR Non Hybrid lebih besar 

    Toyota C-HR versi hybrid dan konvensional memang menggunakan mesin dengan kapasitas 1.800 cc, namun terdapat perbedaan mendasar di antara keduanya.

    Versi hybrid menggunakan mesin dengan kode 2ZR-FXE, sementara versi konvensional menggunakan mesin dengan kode 2ZR-FBE. Mesin pada C-HR standar mampu menghasilkan tenaga sebesar 141 dk dan torsi 178 Nm dari kapasitas 1.798 cc.

    Namun, versi hybrid mesinnya lebih kecil dengan tenaga 100 dk dan torsi 141 Nm, namun berkat tambahan tenaga dari motor listrik, total mencapai 136 dk dan torsi 207 Nm. Selain itu, rasio kompresi versi hybrid lebih tinggi, yakni 13,0:1.

    Baca juga: Filter AC Mobil Harus Rutin Diganti, Ini Waktu Yang Tepat

    Perbedaan juga terlihat pada ruang mesin, di mana versi hybrid lebih padat berkat adanya converter yang menyatu di dalamnya. Meskipun demikian, keduanya memiliki transmisi CVT yang menyalurkan tenaga ke roda depan, menjadikannya pilihan yang efisien dan ramah lingkungan.

    Toyota CHR Hybrid (1)

    2. Konsumsi BBM Toyota CHR Hybrid lebih hemat

    Toyota CHR Hybrid unggul dalam konsumsi bahan bakar. Menurut data Toyota, mobil hybrid mencapai 20,8 km/liter, sementara CHR non-hybrid hanya mencapai 13 km/liter. Ini membuktikan efisiensi tinggi dari teknologi hybrid.

    3. Fitur Toyota CHR Hybrid lebih modern

    Keduanya memiliki fitur keamanan dan hiburan yang serupa, termasuk airbag, rem ABS, layar sentuh, koneksi Bluetooth, dan sistem audio.

    Baca juga: Spesifikasi dan Harga Kawasaki Ninja H2R, Motor Tercepat Di Dunia!

    Namun, Toyota CHR Hybrid menonjol dengan mode pengemudi elektronik dan sistem pengisian daya regeneratif tambahan.

    4. Harga Toyota CHR non Hybrid lebih murah

    Toyota CHR Hybrid lebih mahal karena teknologi hybrid yang lebih canggih. Harganya berkisar antara Rp 520 jutaan, sementara CHR non-hybrid dihargai sekitar Rp 490 jutaan.

    Sebagai informasi pada 2022, Toyota memutuskan untuk berhenti menjual C-HR versi bensin, lantaran Toyota ingin fokus ke kendaraan hybrid.

    Sedangkan C-HR Hybrid di tahun 2023 berstatus spot order, artinya meski harga Toyota CHR Hybrid sudah tidak ada di situs resmi, tetapi mobi inil masih dijual hanya tergantung pesanan.

    Baca juga : Jangan Sampai Terbalik, Ini Bedanya Mekanik dan Montir

    Kamu juga cari mobil bekas impianmu dengan mengakses OLX melalui aplikasi dengan mengunduhnya di Play Store atau App Store.

    GIIAS 2023
    Populer
    Reka Harnis
    Reka Harnis
    Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
    Berita Terkait