{"id":102211,"date":"2026-05-20T08:00:18","date_gmt":"2026-05-20T01:00:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/?p=102211"},"modified":"2026-05-07T11:23:23","modified_gmt":"2026-05-07T04:23:23","slug":"doa-menyembelih-hewan-kurban-vndc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/doa-menyembelih-hewan-kurban-vndc\/","title":{"rendered":"Doa Menyembelih Hewan Kurban, Niat, Tata Cara, dan Doa Sebelum Menyembelih Hewan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong><em>Ibadah kurban tidak sah apabila tidak membaca doa menyembelih hewan kurban terlebih dahulu. Ketahui bacaan doa hingga cara pembagian daging kurban di sini!<\/em><\/strong><\/p>\n<p><b>OLX News<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Menyembelih hewan kurban bukan hanya acara simbolis, melainkan cara kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. Sebelum melaksanakannya, penyembelih harus membaca doa menyembelih hewan kurban terlebih dahulu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada perbedaan doa antara menyembelih hewan untuk diri sendiri, untuk orang lain, dan untuk tujuh orang. Perbedaan tersebut terletak pada penyebutan nama pemilik hewan kurban atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shahibul qurban<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagai umat Islam, tentunya memahami doa ini dapat membantu apabila sewaktu-waktu diminta untuk menyembelih hewan kurban. Agar lebih memahami ibadah kurban, artikel ini akan membahas mengenai sejarah hingga keutamaannya bagi umat Islam.<\/span><\/p>\n<h2><b>Mengenal Ibadah Kurban, Asal-Usul dan Perintah dari Allah SWT<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibadah kurban memiliki akar sejarah yang sangat kuat dalam perjalanan kenabian. Kisah ini bermula dari ujian besar yang diberikan Allah kepada Nabi Ibrahim AS.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Beliau diperintahkan dalam mimpi untuk menyembelih putra kesayangannya, Nabi Ismail AS. Sebagai seorang nabi, mimpi beliau adalah wahyu yang wajib dilaksanakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan penuh ketaatan, Nabi Ibrahim AS menyampaikan perintah tersebut kepada Ismail. Sang putra yang saleh menjawab dengan tegas:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.&#8221;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika Ibrahim AS sudah membaringkan anaknya dan siap mengayunkan pisau, Allah SWT menggantikan tubuh Ismail dengan seekor domba yang besar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peristiwa agung ini menjadi asal mula disyariatkannya kurban bagi umat Islam. Allah berfirman dalam Alquran surat Al Kautsar, &#8220;Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah.&#8221;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan wujud ketundukan, rasa syukur, dan upaya mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.<\/span><\/p>\n<h2><b>Jenis Hewan Kurban yang Diperbolehkan dalam Islam<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-102217\" src=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/suasana-qurban.webp\" alt=\"\" width=\"4535\" height=\"3024\" srcset=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/suasana-qurban.webp 4535w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/suasana-qurban-300x200.webp 300w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/suasana-qurban-1024x683.webp 1024w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/suasana-qurban-768x512.webp 768w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/suasana-qurban-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/suasana-qurban-2048x1366.webp 2048w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/suasana-qurban-630x420.webp 630w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/suasana-qurban-150x100.webp 150w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/suasana-qurban-696x464.webp 696w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/suasana-qurban-1068x712.webp 1068w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/suasana-qurban-1920x1280.webp 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 4535px) 100vw, 4535px\" \/ loading=\"lazy\"><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak semua hewan ternak dapat dijadikan kurban. Allah SWT telah menentukan secara jelas dalam Al-Qur&#8217;an Surat Al-Hajj ayat 34 bahwa yang boleh dikurbankan adalah bahimatul an&#8217;am atau hewan ternak tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memahami jenis hewan ini akan membantu memilih dengan tepat agar ibadah sah. Berikut ini adalah kriteria hewan kurban berdasarkan syariat Islam.<\/span><\/p>\n<h3><b>Kriteria Hewan Ternak (Bahimatul An&#8217;am)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hewan ternak yang dimaksud dalam syariat hanya mencakup tiga jenis utama berikut ini:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Unta:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Hewan ini paling utama dalam kurban, namun jarang ditemukan di Indonesia. Unta boleh dikurbankan asalkan telah mencapai usia minimal lima tahun.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Sapi atau kerbau:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Kedua hewan ini termasuk jenis sapi dalam fiqih. Banyak umat Islam memilih sapi karena dagingnya melimpah dan bisa dipotong untuk tujuh orang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Kambing dan domba:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Hewan ternak ini adalah jenis yang paling populer dan mudah didapat. Domba memiliki kelonggaran usia enam bulan jika sudah gemuk seperti domba setahun.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>Perbedaan Ketentuan Kurban Kambing, Sapi, dan Unta<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap jenis hewan memiliki aturan tersendiri yang perlu diketahui sebelum membeli. Berikut ketentuannya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Kambing:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Hanya untuk satu orang (tidak bisa patungan). Usia minimal dua tahun dan sudah masuk tahun ketiga. Satu ekor kambing mewakili satu orang yang berkurban.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Sapi atau kerbau:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Boleh untuk tujuh orang secara kolektif. Usia minimal dua tahun dan sudah masuk tahun ketiga. Satu ekor sapi mencukupi tujuh orang sekeluarga atau kelompok.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Unta:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Boleh untuk tujuh orang. Usia minimal lima tahun dan sudah masuk tahun keenam. Unta paling utama nilainya, namun harganya jauh lebih mahal.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami perbedaan ini, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shahibul qurban<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bisa menyesuaikan kemampuan finansial dan jumlah anggota keluarga yang ingin berkurban.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Syarat Hewan Kurban Agar Ibadah Sah dan Diterima\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain jenis yang benar, hewan kurban juga harus memenuhi syarat usia dan kondisi fisik. Syarat ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW dan kesepakatan para ulama.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan sampai sudah mengeluarkan uang banyak, tetapi kurbannya tidak sah karena hewan tidak memenuhi ketentuan. Ketentuannya bisa diketahui di bawah ini:<\/span><\/p>\n<h3><b>Batas Usia Minimal Hewan Kurban<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Usia menjadi faktor krusial karena hewan yang terlalu muda belum layak untuk dikurbankan. Berikut patokan yang harus diingat saat membeli:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Unta: <\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Minimal 5 tahun dan memasuki tahun keenam.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Sapi atau kerbau:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Minimal 2 tahun dan memasuki tahun ketiga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Kambing:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Minimal 1 tahun dan memasuki tahun kedua (atau 2 tahun menurut sebagian pendapat).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Domba:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Minimal 1 tahun atau 6 bulan jika sudah gemuk dan besar seperti domba setahun (disebut <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">jadz&#8217;ah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara termudah untuk mengecek usia adalah dengan melihat gigi hewan. Hewan yang sudah berganti gigi seri susu menjadi gigi tetap menandakan usia cukup. Jika ragu, mintalah bantuan dokter hewan atau penjual terpercaya.<\/span><\/p>\n<h3><b>Kondisi Fisik, Ciri Ciri Hewan yang Sehat dan Tidak Cacat<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasulullah SAW bersabda bahwa ada empat cacat yang membuat hewan tidak sah untuk kurban. Selain itu, kesehatan fisik juga sangat penting agar daging layak konsumsi. Berikut ciri-ciri hewan kurban yang ideal:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Mata sehat:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Tidak buta sebelah, apalagi kedua matanya. Mata terlihat cerah, jernih, tidak berair atau belekan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Tidak pincang:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Hewan mampu berjalan normal tanpa ketimpangan. Kaki kokoh dan tidak terlihat kesakitan saat bergerak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Tidak sakit:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Hewan aktif, lincah, dan memiliki nafsu makan baik. Hindari hewan yang lesu, diam terus, atau keluar lendir dari hidung.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Tidak kurus kering:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Badan berisi, tidak sampai terlihat tulang rusuknya. Hewan yang sangat kurus, bahkan tidak punya sumsum tulang, tidak sah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Anggota tubuh lengkap:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Telinga, ekor, dan tanduk (jika ada) tidak terpotong. Tidak ada luka dalam atau kudis pada kulit.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika konsumen membeli hewan yang mengalami cacat seperti di atas, maka ibadah kurban tidak sah. Pilihlah dengan teliti dan jangan ragu meminta bantuan panitia atau peternak yang jujur.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/harga-hewan-kurban-terbaru-2026-kambing-sapi-terlengkap\/\"><b>Harga Hewan Kurban Terbaru 2026: Kambing &amp; Sapi Terlengkap<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Waktu Pelaksanaan Ibadah Kurban<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu penyembelihan adalah salah satu syarat sah yang sering diabaikan. Banyak orang menyembelih terlalu pagi sebelum salat Id atau terlalu malam setelah tanggal yang ditentukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Padahal, ketepatan waktu menentukan apakah sembelihan itu dianggap kurban atau hanya daging biasa. Di bawah ini penjelasannya:<\/span><\/p>\n<h3><b>Kapan Waktu Paling Utama untuk Menyembelih Hewan Kurban?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu penyembelihan kurban dimulai setelah salat Idul Adha selesai dilaksanakan. Rasulullah SAW bersabda, &#8220;Barang siapa menyembelih sebelum salat Id, maka sembelihannya bukan kurban, hanya sembelihan biasa.&#8221;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu paling utama adalah pagi hari setelah salat dan khotbah, sekitar 15 menit setelah matahari terbit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menyembelih di pagi hari memungkinkan daging segera dibagikan kepada fakir miskin. Mereka pun bisa menikmati hidangan segar di hari raya. Jika memungkinkan, usahakan penyembelihan dilakukan sebelum siang hari karena itu lebih <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">afdhal<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>Batas Akhir Penyembelihan di Hari Tasyrik<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mayoritas ulama dari mazhab Syafi&#8217;i, Maliki, dan Hanbali berpendapat bahwa waktu kurban berlangsung selama empat hari. Waktu untuk melaksanakannya adalah tanggal 10 Dzulhijjah (Idul Adha) dan tiga hari tasyrik berikutnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jadi, pada tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah masih bisa dilakukan penyembelihan hewan kurban. Selain itu, penyembelihan boleh dilakukan di siang hari pada rentang tanggal tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Batas akhirnya adalah saat matahari terbenam pada tanggal 13 Dzulhijjah. Jika seseorang menyembelih setelah waktu itu, maka kurbannya tidak sah dan hanya dianggap sedekah biasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Niat Menyembelih Hewan Kurban<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-42605\" src=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/sedang-berdoa.jpeg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/sedang-berdoa.jpeg 800w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/sedang-berdoa-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/sedang-berdoa-768x512.jpeg 768w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/sedang-berdoa-150x100.jpeg 150w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/sedang-berdoa-696x464.jpeg 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/ loading=\"lazy\"><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Niat merupakan dasar dari setiap ibadah. Tanpa niat yang benar, kurban hanya menjadi aktivitas fisik biasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Niat cukup diucapkan dalam hati, namun melafalkannya dengan lisan juga dianjurkan. Berikut adalah bacaan niat yang bisa disesuaikan dengan situasi.<\/span><\/p>\n<h3><b>Bacaan Niat Kurban untuk Diri Sendiri<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika berkurban untuk diri sendiri (misalnya satu ekor kambing untuk satu orang), maka baca niat berikut sebelum menyembelih.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0646\u0648\u064a\u062a \u0623\u0646 \u0623\u0627\u0636\u062d\u064a \u0644\u0644\u0647\u0650 \u062a\u064e\u0639\u064e\u0627\u0644\u0649<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">&#8220;Nawaitu an udhahhi lillaahi ta&#8217;ala.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: &#8220;Saya niat berkurban karena Allah ta&#8217;ala.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400;\">Shahibul qurban <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">juga bisa melafalkannya dalam bahasa Indonesia: &#8220;Saya niat berkurban karena Allah SWT.&#8221; Yang terpenting adalah kesungguhan hati bahwa ibadah ini dilakukan semata-mata untuk mencari ridha Allah.<\/span><\/p>\n<h3><b>Bacaan Niat Kurban untuk Orang Lain atau Keluarga<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika berkurban untuk orang lain, misalnya untuk almarhum atau untuk seluruh anggota keluarga, maka niatnya disesuaikan. Berikut ini bacaannya:\u00a0<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0646\u064e\u0648\u064e\u064a\u0652\u062a\u064f \u0623\u064e\u0646\u0652 \u0623\u064f\u0636\u064e\u062d\u0650\u0651\u064a\u064e \u0639\u064e\u0646\u0652 \u0623\u064e\u0647\u0652\u0644\u0650 \u0628\u064e\u064a\u0652\u062a\u0650\u064a \u0644\u0650\u0644\u064e\u0651\u0647\u0650 \u062a\u064e\u0639\u064e\u0627\u0644\u064e\u0649<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cNawaitu an udhahhiya \u2018an ahli baiti lillahi ta\u2019ala\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: &#8220;Aku berniat berkurban karena Allah untuk (sebut nama orang yang diwakili).&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika membeli satu ekor sapi untuk tujuh orang sekeluarga, maka niat kolektif juga bisa diucapkan oleh perwakilan. Para ulama membolehkan niat cukup diucapkan oleh satu orang yang mewakili, asalkan seluruh peserta kurban setuju dan mengikhlaskan hartanya.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban Sesuai Sunnah\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses penyembelihan tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada adab dan urutan yang diajarkan Rasulullah SAW untuk meminimalkan rasa sakit pada hewan dan memastikan daging halal. Ikuti langkah berikut agar ibadah menjadi sempurna.<\/span><\/p>\n<h3><b>Persiapan Sebelum Pelaksanaan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum memegang pisau, ada beberapa hal yang wajib disiapkan dengan baik. Berikut ini persiapannya:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Siapkan pisau yang tajam:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Rasulullah SAW memerintahkan untuk menajamkan pisau dan menyembelih dengan cepat. Jangan mengasah pisau di depan hewan karena bisa membuatnya stres.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Pastikan hewan dalam posisi nyaman:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Rebahkan hewan dengan lembut pada sisi kiri menghadap kiblat. Ikat kakinya secukupnya tanpa menyiksa.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Jangan memperlihatkan pisau kepada hewan lain:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Hewan yang akan disembelih tidak boleh melihat hewan lainnya mati. Ini untuk mengurangi ketakutan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Tutup aurat dan berwudu:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Sebaiknya juru sembelih dalam keadaan suci dan berpakaian sopan sebagai bentuk penghormatan kepada ibadah.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h3><b>Urutan Bacaan Doa Saat Menyembelih (Basmalah, Shalawat, Takbir)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah hewan direbahkan dan pisau siap, bacalah rangkaian doa berikut secara berurutan:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Basmalah:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8220;Bismillahir rahmanir rahim&#8221; (Atas nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Shalawat kepada Nabi:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8220;Allahumma shalli ala sayyidina muhammad wa ala ali sayyidina muhammad&#8221; (Ya Allah, limpahkan rahmat kepada junjungan kami Muhammad dan keluarganya).<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Takbir tiga kali dan tahmid sekali:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8220;Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, walillahil hamd&#8221; (Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, bacalah doa menyembelih hewan kurban sesuai dengan status kepemilikan. Bacaan ini diucapkan sesaat sebelum pisau menggores leher hewan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Cara Menyembelih Hewan Kurban Agar Cepat dan Tidak Menyakiti<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Islam sangat memperhatikan kesejahteraan hewan. Oleh karena itu, penyembelihan harus dilakukan dengan cara yang paling cepat dan minim rasa sakit. Berikut ini adalah caranya:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Letakkan pisau di bawah jakun (pangkal leher):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jangan menyembelih terlalu dekat dengan kepala atau terlalu ke bawah.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Sayat dengan gerakan cepat dan tegas:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Satu kali sayatan yang kuat lebih baik daripada beberapa kali sayatan kecil.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Jangan mengangkat pisau sebelum selesai:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Usahakan sayatan terus-menerus hingga memutuskan saluran yang ditarget.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Jangan mematahkan leher sebelum hewan benar-benar mati:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Biarkan hewan bergerak lepas sampai darah berhenti mengalir.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penyembelih yang baik adalah yang menguasai teknik ini. Jika tidak mampu, serahkan kepada juru sembelih halal yang bersertifikat.<\/span><\/p>\n<h3><b>Teknik Memutus Jalan Napas, Jalan Makanan, dan Dua Urat Nadi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara medis dan syariat, penyembelihan hewan halal harus memutuskan empat saluran utama di leher. Di antaranya adalah:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Jalan napas (trakea):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Saluran udara dari hidung ke paru paru.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Jalan makanan (kerongkongan):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Saluran tempat makanan menuju lambung.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Dua urat nadi (arteri karotis kanan dan kiri):<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Pembuluh darah besar yang memasok darah ke kepala.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika keempat saluran ini terputus, darah akan mengalir deras keluar dan hewan segera kehilangan kesadaran. Pastikan setelah menyayat, penyembelih memeriksa apakah semua saluran sudah terpotong. Jika ada yang masih utuh, segera disayat ulang.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/hewan-kurban-cara-menyimpan-daging-kurban-agar-tahan-lama-tidak-bau-dan-tetap-lezat-hingga-berminggu-minggu\/\"><b>Cara Menyimpan Daging Kurban agar Tahan Lama, Tidak Bau, dan Tetap Lezat Hingga Berminggu-Minggu<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Doa Menyembelih Hewan Kurban Lengkap (Arab, Latin, &amp; Arti)\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah membaca basmalah, shalawat, dan takbir, saatnya melafalkan doa menyembelih hewan kurban yang spesifik. Doa ini berbeda tergantung pada apakah hewan itu milik sendiri, milik orang lain, atau kolektif.<\/span><\/p>\n<h3><b>Doa Menyembelih Milik Sendiri<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika menyembelih hewan kurban untuk diri sendiri, bacalah doa berikut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0627\u064e\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u0651\u064e \u0647\u064e\u0630\u0650\u0647\u0650 \u0645\u0650\u0646\u0652\u0643\u064e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u0652\u0643\u064e \u0641\u064e\u062a\u064e\u0642\u064e\u0628\u0651\u064e\u0644\u0652 \u0645\u0650\u0646\u0651\u0650\u064a\u0652 \u064a\u064e\u0627 \u0643\u064e\u0631\u0650\u064a\u0652\u0645\u064f<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAllahumma hadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minni ya karim.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: &#8220;Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku mendekatkan diri kepada-Mu. Karenanya wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Doa ini dibaca setelah takbir, tepat saat pisau akan digoreskan. Lafalkan dengan khusyuk dan yakinkan hati bahwa kurban ini semata untuk Allah.<\/span><\/p>\n<h3><b>Doa Menyembelih Milik Orang Lain<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika penyembelih ditunjuk atau mewakili orang lain, maka doanya sedikit berbeda. Sebutkan nama pemilik hewan kurban tersebut:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400;\">(\u2026.) \u0628\u0650\u0633\u0652\u0645\u0650 \u0627\u0644\u0644\u0647\u0650 \u0648\u064e\u0627\u0644\u0644\u0647\u064f \u0623\u064e\u0643\u0652\u0628\u064e\u0631\u064f \u0627\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u0651\u064e \u0645\u0650\u0646\u0652\u0643\u064e \u0648\u064e \u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u0652\u0643\u064e \u0641\u064e\u062a\u064e\u0642\u064e\u0628\u0651\u064e\u0644\u0652 \u0645\u0650\u0646\u0652<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cBismillah wallahu akbar. Allahumma minka wa ilaika, fataqabbal min (sebut nama pemilik, contoh: Ahmad bin Abdullah).\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: &#8220;Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar. Ya Allah, kurban ini dari-Mu dan untuk-Mu, maka terimalah kurban dari (sebut nama pemilik).&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pastikan untuk mengetahui nama lengkap orang yang diwakili. Jika tidak tahu, bisa menyebut &#8220;keluarga Fulan&#8221; atau &#8220;orang yang telah mewakilkan kepada saya&#8221;.<\/span><\/p>\n<h3><b>Doa Menyembelih untuk Kelompok (Kolektif 7 Orang)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Khusus untuk sapi atau unta yang menjadi patungan tujuh orang, doa yang diucapkan menggunakan kata ganti jamak.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0627\u064e\u0644\u0644\u0651\u064e\u0647\u064f\u0645\u0651\u064e \u0647\u064e\u0630\u0650\u0647\u0650 \u0645\u0650\u0646\u0652\u0643\u064e \u0648\u064e\u0625\u0650\u0644\u064e\u064a\u0652\u0643\u064e \u0641\u064e\u062a\u064e\u0642\u064e\u0628\u0651\u064e\u0644\u0652 \u0645\u0650\u0646\u2026 \u064a\u064e\u0627 \u0643\u064e\u0631\u0650\u064a\u0652\u0645\u064f<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u201cAll\u00e2humma h\u00e2dzih\u00ee minka wa ilaika, fataqabbal minn\u00e2 (dibaca &#8216;minnaa&#8217;) y\u00e2 kar\u00eem.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: &#8220;Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini kami bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya wahai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub kami.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kata &#8220;minn\u00e2&#8221; artinya &#8220;dari kami&#8221; (jamak). Doa ini mewakili seluruh peserta kurban. Satu ekor sapi cukup untuk mengucapkan satu kali doa untuk tujuh orang.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/sejarah-idul-adha-dari-kisah-nabi-ibrahim-hingga-tradisi-kurban-yang-menyatukan-umat-islam-dunia\/\"><b>Sejarah Idul Adha, Dari Kisah Nabi Ibrahim hingga Tradisi Kurban yang Menyatukan Umat Islam Dunia<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Aturan Pembagian Daging Kurban Kepada yang Berhak\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah penyembelihan selesai, daging tidak boleh ditumpuk begitu saja. Islam mengatur pembagian daging kurban dengan sangat adil. Tujuannya agar manfaat kurban dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Jatah untuk Shohibul Qurban<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Shohibul qurban adalah orang yang berkurban. Dia berhak menikmati sebagian daging kurbannya. Rasulullah SAW bersabda, &#8220;Jika salah seorang di antara kalian berkurban, maka makanlah sebagian dari kurbannya.&#8221; Berikut adalah rincian pembagiannya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Porsi yang dianjurkan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Sepertiga dari total daging untuk dimakan bersama keluarga.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Boleh menjual?<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Tidak boleh menjual daging, kulit, atau bagian kurban mana pun. Jika terpaksa, hasil penjualan harus disedekahkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Tujuan diperbolehkan makan:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Agar orang yang berkurban merasakan berkah dan kebahagiaan hari raya.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, jika kurban itu karena nazar (wajib), maka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">shohibul qurban<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> tidak boleh memakan sedikit pun. Semua daging wajib disedekahkan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Distribusi untuk Fakir Miskin dan Masyarakat Umum<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dua pertiga sisanya dibagikan kepada mereka yang berhak. Berikut rincian yang paling ideal menurut para ulama:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Sepertiga untuk fakir miskin:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Mereka adalah prioritas utama. Berikan daging mentah dalam kemasan yang layak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Sepertiga untuk kerabat dan tetangga:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Meskipun mereka berkecukupan, memberikan daging kurban mempererat tali silaturahmi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Boleh diberikan kepada non-Muslim:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Jika tetangga atau fakir miskin tersebut beragama lain, mereka tetap boleh menerima daging kurban sebagai bentuk toleransi.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Waktu pembagian:<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> Usahakan dibagi pada hari yang sama setelah penyembelihan. Boleh juga hingga hari tasyrik (13 Dzulhijjah).<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Daging kurban tidak boleh dijual atau dijadikan upah bagi tukang jagal. Berikan upah tersendiri kepada juru sembelih.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Keutamaan Berkurban dengan Tata Cara yang Benar\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ibadah kurban yang dilaksanakan dengan niat ikhlas, hewan yang sempurna, doa yang benar, serta pembagian yang adil akan mendatangkan keutamaan luar biasa. Selain pahala, kurban juga membersihkan harta dan jiwa dari sifat kikir.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan berbagi daging kepada fakir miskin, kita turut menggembirakan hati mereka di hari raya. Inilah wujud kepedulian sosial yang diajarkan Islam.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Semoga dengan memahami doa menyembelih hewan kurban dan seluruh tata caranya, ibadah kita diterima dan membawa keberkahan bagi dunia dan akhirat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedang mencari hewan kurban yang sesuai dengan syariat yang dibahas di atas? <\/span><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/\"><b>OLX Indonesia<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> siap menjadi partner yang bisa diandalkan. Gunakan fitur chat langsung untuk menghubungi para penjual terpercaya di OLX sekarang juga!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ibadah kurban tidak sah apabila tidak membaca doa menyembelih hewan kurban terlebih dahulu. Ketahui bacaan doa hingga cara pembagian daging kurban di sini! OLX News &#8211; Menyembelih hewan kurban bukan hanya acara simbolis, melainkan cara kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah Swt. Sebelum melaksanakannya, penyembelih harus membaca doa menyembelih hewan kurban terlebih dahulu. Ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":102218,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[46,8591,62,8745],"tags":[21123,21125,21124],"class_list":{"0":"post-102211","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-latest-news","9":"category-tips-n-trik","10":"category-trend","11":"tag-doa-menyembelih-hewan-kurban","12":"tag-niat-menyembelih-hewan-kurban","13":"tag-tata-cara-menyembelih-hewan-kurban"},"acf":[],"aioseo_notices":[],"wp:featuredmedia":[{"id":102218,"date":"2026-05-04 21:32:05","slug":"asal-usul-perintah-qurban","type":"attachment","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/doa-menyembelih-hewan-kurban-vndc\/asal-usul-perintah-qurban\/","title":{"rendered":"asal usul perintah qurban"},"author":"55","caption":{"rendered":""},"alt_text":"","media_type":"image\/jpeg","mime_type":"image\/jpeg","media_details":{"width":4535,"height":3024,"file":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban.jpg","filesize":1079504,"sizes":{"medium":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-300x200.webp","width":300,"height":200,"mime-type":"image\/webp","filesize":17306,"sources":{"image\/webp":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-300x200.webp","filesize":17342}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-300x200.webp"},"large":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-1024x683.webp","width":1024,"height":683,"mime-type":"image\/webp","filesize":123606,"sources":{"image\/webp":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-1024x683.webp","filesize":123606}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-1024x683.webp"},"thumbnail":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-150x150.webp","width":150,"height":150,"mime-type":"image\/webp","filesize":7652,"sources":{"image\/webp":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-150x150.webp","filesize":7652}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-150x150.webp"},"medium_large":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-768x512.webp","width":768,"height":512,"mime-type":"image\/webp","filesize":76924,"sources":{"image\/webp":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-768x512.webp","filesize":76924}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-768x512.webp"},"1536x1536":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-1536x1024.webp","width":1536,"height":1024,"mime-type":"image\/webp","filesize":231360,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-1536x1024.webp"},"2048x2048":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-2048x1366.webp","width":2048,"height":1366,"mime-type":"image\/webp","filesize":359382,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-2048x1366.webp"},"td_0x420":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-630x420.webp","width":630,"height":420,"mime-type":"image\/webp","filesize":56922,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-630x420.webp"},"td_80x60":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-80x60.webp","width":80,"height":60,"mime-type":"image\/webp","filesize":2078,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-80x60.webp"},"td_150x0":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-150x100.webp","width":150,"height":100,"mime-type":"image\/webp","filesize":5510,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-150x100.webp"},"td_218x150":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-218x150.webp","width":218,"height":150,"mime-type":"image\/webp","filesize":10656,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-218x150.webp"},"td_300x0":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-300x200.webp","width":300,"height":200,"mime-type":"image\/webp","filesize":17342,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-300x200.webp"},"td_324x400":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-324x400.webp","width":324,"height":400,"mime-type":"image\/webp","filesize":29988,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-324x400.webp"},"td_485x360":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-485x360.webp","width":485,"height":360,"mime-type":"image\/webp","filesize":39664,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-485x360.webp"},"td_696x0":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-696x464.webp","width":696,"height":464,"mime-type":"image\/webp","filesize":65432,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-696x464.webp"},"td_1068x0":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-1068x712.webp","width":1068,"height":712,"mime-type":"image\/webp","filesize":132204,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-1068x712.webp"},"td_1920x0":{"file":"asal-usul-perintah-qurban-1920x1280.webp","width":1920,"height":1280,"mime-type":"image\/webp","filesize":323912,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban-1920x1280.webp"}},"image_meta":{"aperture":"0","credit":"","camera":"","caption":"","created_timestamp":"0","copyright":"","focal_length":"0","iso":"0","shutter_speed":"0","title":"","orientation":"0","keywords":[]}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/asal-usul-perintah-qurban.webp"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102211","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=102211"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102211\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":102393,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102211\/revisions\/102393"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/102218"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=102211"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=102211"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=102211"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}