{"id":102331,"date":"2026-05-26T08:30:03","date_gmt":"2026-05-26T01:30:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/?p=102331"},"modified":"2026-05-07T11:28:33","modified_gmt":"2026-05-07T04:28:33","slug":"niat-mandi-idul-adha-vndc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/niat-mandi-idul-adha-vndc\/","title":{"rendered":"Niat Mandi Idul Adha, Ini Doa, Tata Cara Lengkap, dan Waktu Pelaksanaannya"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><em><strong>Niat mandi Idul Adha dibaca sebelum melaksanakan shalat Id. Ketahui hukum, lafal bacaan, hingga tata cara shalat Idul Adha selengkapnya di sini!<\/strong><\/em><\/p>\n<p><b>OLX News<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Sebelum melaksanakan shalat id di hari raya Idul Adha, umat Muslim juga dianjurkan untuk melakukan mandi sunnah. Ibadah tersebut berbeda dengan mandi biasa, karena terdapat niat mandi Idul Adha sebelum melakukannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam artikel berikut ini, kita akan mengetahui bersama mengenai hukum mandi sebelum shalat Idul Adha dan niatnya. Selain itu, artikel ini juga akan membahas ibadah sunnah lain yang dianjurkan sebelum berangkat shalat id agar ibadah kita lebih afdal!\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Hukum Mandi Sebelum Shalat Idul Adha<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mandi pada hari raya Idul Adha bukanlah kewajiban, melainkan amalan yang sangat dianjurkan. Para ulama sepakat bahwa mandi di kedua hari raya, baik Idul Fitri maupun Idul Adha, hukumnya adalah sunnah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya, jika melakukannya, akan mendapat pahala. Apabila ditinggalkan, tidak berdosa.<\/span><\/p>\n<h3><b>Penjelasan Ulama Mengenai Kesunnahan Mandi Hari Raya<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Landasan hukum mandi Idul Adha berasal dari perkataan sahabat Ali bin Abi Thalib. Seseorang bertanya kepadanya tentang mandi. Ali menjawab: \u201cMandilah setiap hari jika kamu mau.&#8221;\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Orang tadi berkata lagi: \u201cBukan. Maksudku, manakah mandi yang dianjurkan?\u201d Ali kemudian menjawab: \u201cMandi pada hari Jum\u2019at, hari \u2018Arofah, hari Idul Adha, dan Idul Fitri.\u201d (HR. Al Baihaqi 3\/278. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Lihat Al Irwa\u2019 1\/177)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Ibnu Abbas juga meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW biasa mandi pada hari Idul Fitri dan Idul Adha. Berikut haditsnya:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0\u064a\u064e\u063a\u0652\u062a\u064e\u0633\u0650\u0644\u064f \u064a\u064e\u0648\u0652\u0645\u064e \u0627\u0644\u0652\u0641\u0650\u0637\u0652\u0631\u0650 \u0648\u064e\u064a\u064e\u0648\u0652\u0645\u064e \u0627\u0644\u0623\u064e\u0636\u0652\u062d\u064e\u0649 \u0642\u0627\u064e\u0644\u064e:\u0643\u064e\u0627\u0646\u064e \u0631\u064e\u0633\u064f\u0648\u0644\u064f \u0627\u0644\u0644\u0647\u0650 t\u0639\u064e\u0646\u0650 \u0627\u0628\u0652\u0646\u0650 \u0639\u064e\u0628\u0627\u0651\u064e\u0633\u064d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terjemahan: \u201cDari Ibnu Abbas RA berkata bahwa Rasulullah SAW mandi pada hari Idul Fitri dan Idul Adha.\u201d (HR. Ibnu Hibban)<\/span><\/p>\n<h3><b>Apakah Sholat Idul Adha Harus Mandi Keramas?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tidak ada keharusan untuk keramas saat mandi Idul Adha. Keramas tetap dianjurkan sebagai bagian dari membersihkan diri secara menyeluruh, namun bukan syarat sahnya mandi sunnah ini.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuan utama mandi Idul Adha adalah mensucikan lahir dan batin, serta mempercantik penampilan saat menghadiri sholat Id. Jadi, jamaah tetap bisa mendapatkan pahala sunnah meskipun tidak keramas, asalkan seluruh tubuh telah diguyur air.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Bacaan Doa Mandi Hari Raya Idul Adha<\/b><b>\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setiap ibadah sunnah memiliki niat yang membedakannya dengan aktivitas biasa, termasuk mandi Idul Adha. Niat cukup diucapkan dalam hati saat pertama kali air membasahi tubuh. Berikut lafal yang benar sesuai tuntunan:<\/span><\/p>\n<h3><b>Lafal Niat Mandi Idul Adha (Arab, Latin, dan Terjemahan)<\/b><\/h3>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0646\u064e\u0648\u064e\u064a\u0652\u062a\u064f \u0627\u0644\u0652\u063a\u064f\u0633\u0652\u0644\u064e \u0644\u0650\u0639\u0650\u064a\u0652\u062f\u0650 \u0627\u0644\u0652\u0623\u064e\u0636\u0652\u062d\u064e\u0649 \u0633\u064f\u0646\u064e\u0651\u0629\u064b \u0644\u0650\u0644\u064e\u0651\u0647\u0650 \u062a\u064e\u0639\u064e\u0627\u0644\u064e\u0649<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Latin: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nawaitul ghusla li&#8217;idil adha sunnatan lillahi ta&#8217;ala<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artinya: &#8220;Saya berniat mandi untuk merayakan Idul Adha sebagai sunnah karena Allah Ta&#8217;ala.&#8221;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada pula versi lain yang menggunakan bacaan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nawaitul ghusla liyaumi idil adha sunnatan lillahi ta&#8217;ala<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang artinya &#8220;Saya niat mandi pada hari raya Idul Adha sunnah karena Allah Ta&#8217;ala.&#8221; Kedua bacaan tersebut sama-sama sah digunakan karena maknanya tidak berbeda.<\/span><\/p>\n<h3><b>Perbedaan Niat Mandi untuk Laki-laki dan Perempuan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara substansi, bacaan niat mandi Idul Adha untuk laki-laki dan perempuan adalah sama. Tidak ada perbedaan lafal khusus berdasarkan jenis kelamin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaannya hanyalah kondisi tertentu, seperti perempuan yang sedang haid atau nifas, tetap dianjurkan mandi sunnah ini meskipun tidak melaksanakan shalat Id. Mereka tetap membaca niat yang sama sebagai bentuk menghormati hari raya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tata Cara Mandi Idul Adha yang Benar Sesuai Sunnah\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Urutan mandi Idul Adha pada dasarnya sama dengan mandi besar atau mandi junub. Perbedaannya hanya pada niat yang dibaca. Berikut langkah-langkahnya:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Membaca Niat dalam Hati<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mulailah dengan membaca niat mandi Idul Adha seperti yang telah disebutkan di atas. Niat ini cukup diyakini dalam hati, bersamaan dengan saat air pertama kali menyentuh tubuh. Kesungguhan hati menjadi kunci utama diterimanya amalan sunnah ini.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Membasuh Kedua Telapak Tangan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah berniat, basuhlah kedua telapak tangan sebanyak tiga kali. Gunakan air yang mengalir dan pastikan seluruh permukaan tangan terkena air.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada kotoran yang menempel sebelum membersihkan bagian tubuh lainnya.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Membersihkan Najis dan Hadats pada Anggota Tubuh<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bersihkan seluruh kotoran atau najis yang masih menempel di tubuh, terutama di area ketiak, pusar, kemaluan, dan dubur. Gunakan tangan kiri untuk membersihkan bagian yang dianggap kotor.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika perlu, gunakan sabun atau tanah untuk memastikan kebersihan sempurna.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Melakukan Wudhu Sempurna<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah tubuh bersih dari najis, lakukanlah wudhu seperti saat hendak shalat. Mulai dari membasuh muka, tangan hingga siku, mengusap sebagian kepala, dan membasuh kaki.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wudhu dilakukan sebelum mengguyur seluruh badan karena termasuk tata cara yang diajarkan Rasulullah.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Mengguyur Air ke Seluruh Tubuh (Kepala hingga Kaki)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Siramkan air ke kepala sebanyak tiga kali sambil menyela rambut hingga air mencapai kulit kepala.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian guyur seluruh tubuh, pastikan tidak ada bagian yang tertinggal termasuk lipatan kulit, sela jari kaki, dan telinga. Lakukan dengan merata agar semua anggota badan terkena air.<\/span><\/p>\n<h3><b>6. Mendahulukan Anggota Tubuh Bagian Kanan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat mengguyur tubuh, dahulukan sisi kanan, kemudian sisi kiri. Misalnya, guyur bahu kanan, lengan kanan, pinggang kanan, lalu paha kanan, baru setelah itu pindah ke sisi kiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kebiasaan mendahulukan kanan ini adalah sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW dalam banyak aktivitas ibadah.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kapan Waktu Terbaik Pelaksanaan Mandi Idul Adha?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Waktu menjadi pertimbangan penting agar ibadah sunnah ini mencapai derajat yang paling utama. Para ulama memiliki pendapat yang sedikit berbeda, namun semuanya mudah diikuti oleh umat.<\/span><\/p>\n<h3><b>Batas Waktu Mulai dan Berakhirnya Mandi Sunnah Hari Raya<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut mazhab Syafi\u2019i dan Maliki, waktu mandi Idul Adha dimulai sejak tengah malam tanggal 10 Dzulhijjah. Pendapat ini mempertimbangkan kemudahan bagi orang-orang desa yang harus berangkat ke kota sebelum fajar untuk shalat Id.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sementara mazhab Hanbali berpendapat bahwa waktu mandi dimulai setelah terbit fajar. Batas akhirnya adalah sebelum shalat Id dilaksanakan.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/sejarah-idul-adha-dari-kisah-nabi-ibrahim-hingga-tradisi-kurban-yang-menyatukan-umat-islam-dunia\/\"><b>Sejarah Idul Adha, Dari Kisah Nabi Ibrahim hingga Tradisi Kurban yang Menyatukan Umat Islam Dunia<\/b><\/a><\/p>\n<h3><b>Keutamaan Mandi Setelah Terbit Fajar Sebelum Berangkat shalat Id<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Meskipun boleh dilakukan sejak tengah malam, waktu yang paling utama atau afdal adalah setelah masuk waktu Subuh hingga sebelum berangkat ke tempat shalat. Mandi di pagi hari membuat tubuh lebih segar, wangi, dan bersih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Imam Al-Ghazali dalam kitabnya menekankan pentingnya mandi di pagi hari pada saat Id. Alasannya, tubuh belum banyak berkeringat dan aroma wewangian masih melekat sempurna.<\/span><\/p>\n<h2><b>Amalan Sunnah Sebelum Berangkat Shalat Idul Adha<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain mandi, ada beberapa amalan lain yang dianjurkan untuk menyempurnakan ibadah di hari raya. Melakukan amalan-amalan ini akan menambah kekhusyukan dan pahala.<\/span><\/p>\n<h3><b>Memakai Pakaian Terbaik dan Wangi-wangian<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memakai pakaian terbaik yang dimiliki pada hari raya. Beliau memiliki jubah khusus yang selalu dipakai saat Idul Fitri, Idul Adha, dan hari Jumat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain pakaian yang bersih dan indah, gunakanlah wewangian terbaik, terutama bagi laki-laki. Praktik ini merupakan bentuk perayaan dan penghormatan kepada hari besar Islam.<\/span><\/p>\n<h3><b>Mengumandangkan Takbir Sepanjang Jalan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat berangkat menuju tempat shalat, perbanyaklah membaca takbir, tahlil, dan tahmid. Lafal takbir yang singkat misalnya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, la ilaha illallahu wallahu akbar, Allahu akbar wa lillahil hamd<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suara takbir yang dikumandangkan dengan lantang menunjukkan kebesaran Allah. Selain itu, praktik ini juga menyemarakkan suasana hari raya di sepanjang jalan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Berjalan Kaki Menuju Tempat shalat Melalui Jalan yang Berbeda<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika jarak tempat shalat dekat dan memungkinkan, berjalan kakilah karena Rasulullah biasa berjalan kaki menuju lokasi shalat Id. Beliau juga mengambil jalan yang berbeda saat pergi dan pulang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hikmahnya agar sedekah dan kebaikan yang dilakukan menjangkau lebih banyak orang, serta memperlihatkan kebahagiaan umat Islam di dua jalur yang berbeda.<\/span><\/p>\n<h2><b>Panduan Shalat Idul Adha, Syarat, Niat, dan Tata Cara<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-102332\" src=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/shalat-ied-adha.webp\" alt=\"\" width=\"4535\" height=\"3024\" srcset=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/shalat-ied-adha.webp 4535w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/shalat-ied-adha-300x200.webp 300w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/shalat-ied-adha-1024x683.webp 1024w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/shalat-ied-adha-768x512.webp 768w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/shalat-ied-adha-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/shalat-ied-adha-2048x1366.webp 2048w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/shalat-ied-adha-630x420.webp 630w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/shalat-ied-adha-150x100.webp 150w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/shalat-ied-adha-696x464.webp 696w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/shalat-ied-adha-1068x712.webp 1068w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/shalat-ied-adha-1920x1280.webp 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 4535px) 100vw, 4535px\" \/ loading=\"lazy\"><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">shalat Idul Adha adalah ibadah sunnah muakkad, artinya sangat ditekankan untuk dikerjakan. Berikut panduan lengkapnya:<\/span><\/p>\n<h3><b>Syarat Wajib dan Waktu Dilaksanakannya shalat Id<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">shalat Idul Adha memiliki syarat yang sama dengan shalat biasa, seperti suci dari hadas, menutup aurat, dan menghadap kiblat. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah matahari terbit setinggi satu tombak atau sekitar pukul 06.00-07.00 pagi hingga sebelum masuk waktu zuhur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hal paling utama adalah menangguhkan shalat Id sebentar agar sinar matahari tidak terlalu menyilaukan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Bacaan Niat Shalat Idul Adha (Imam dan Makmum)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Niat sebagai makmum:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0623\u064f\u0635\u064e\u0644\u0651\u0650\u064a\u0652 \u0633\u064f\u0646\u0651\u064e\u0629\u064b \u0644\u0650\u0639\u0650\u064a\u0652\u062f\u0650 \u0627\u0652\u0644\u0623\u064e\u0636\u0652\u062d\u064e\u0649 \u0631\u064e\u0643\u0652\u0639\u064e\u062a\u064e\u064a\u0652\u0646\u0650 \u0645\u064e\u0623\u0652\u0645\u064f\u0648\u0652\u0645\u064b\u0627 \u0644\u0650\u0644\u0647\u0650 \u062a\u064e\u0639\u064e\u0627\u0644\u064e\u0649<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Latin: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ushallii sunnatal li&#8217;idil adha rak&#8217;ataini makmuman lillahi ta&#8217;ala<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (Saya niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta&#8217;ala).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Niat sebagai imam:<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u0623\u064f\u0635\u064e\u0644\u0651\u0650\u064a\u0652 \u0633\u064f\u0646\u0651\u064e\u0629\u064b \u0644\u0650\u0639\u0650\u064a\u0652\u062f\u0650 \u0627\u0652\u0644\u0623\u064e\u0636\u0652\u062d\u064e\u0649 \u0631\u064e\u0643\u0652\u0639\u064e\u062a\u064e\u064a\u0652\u0646\u0650 \u0625\u0650\u0645\u064e\u0627\u0645\u064b\u0627 \u0644\u0650\u0644\u0647\u0650 \u062a\u064e\u0639\u064e\u0627\u0644\u064e\u0649<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Latin: <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ushallii sunnatal li&#8217;idil adha rak&#8217;ataini imaman lillahi ta&#8217;ala<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> (Saya niat shalat sunnah Idul Adha dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta&#8217;ala).<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/10-ide-baju-couple-lebaran-bisa-buat-idul-adha\/\"><b>10 Ide Baju Couple Lebaran, Bisa Buat Idul Adha!<\/b><\/a><\/p>\n<h3><b>Rukun Shalat Idul Adha, Jumlah Takbir dan Bacaan Dzikir di Antaranya<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rukun shalat Idul Adha sebenarnya sama dengan shalat Idul Fitri. Berikut ini adalah urutannya:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">shalat Idul Adha terdiri dari dua rakaat.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pada rakaat pertama setelah takbiratul ihram dan doa iftitah, baca takbir tambahan sebanyak 7 kali.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Di sela-sela setiap takbir, disunnahkan membaca <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah takbir ke-7, bacalah surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan surat Al-A&#8217;la atau surat pendek lainnya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Rakaat kedua dimulai dengan takbir bangkit dari sujud.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kemudian, membaca takbir tambahan sebanyak 5 kali dengan bacaan tasbih yang sama.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah itu, membaca Al-Fatihah dan surat Al-Ghasyiyah.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Rukun lainnya seperti rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahud akhir, dan salam sama seperti shalat biasa.<\/span><\/p>\n<h3><b>Perbedaan shalat Id dengan shalat Fardhu (Tanpa Adzan dan Iqomat)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ciri khas shalat Id adalah tidak adanya azan dan ikamah sebelum pelaksanaan. Cukup dengan seruan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ash shalatu jami&#8217;ah<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau panggilan agar jamaah berkumpul. Jumlah rakaat hanya dua, dengan takbir tambahan yang tidak ada di shalat fardhu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Khutbah juga dilaksanakan setelah shalat, bukan sebelumnya, dan hukumnya sunnah meskipun sangat dianjurkan untuk mendengarkannya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Seputar Mandi dan Shalat Idul Adha\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dua pertanyaan terakhir yang sering muncul berkaitan dengan penggabungan mandi dan keabsahan shalat tanpa mandi sunnah. Berikut penjelasannya:<\/span><\/p>\n<h3><b>Bagaimana Jika Mandi Hari Raya Digabung dengan Mandi Janabah?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Umat Islam diperbolehkan menggabungkan niat mandi Idul Adha dengan mandi wajib karena janabah atau hadas besar. Caranya cukup dengan membaca kedua niat secara bersamaan saat pertama kali menyiramkan air ke tubuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Contohnya, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Nawaitul ghusla liraftil hadatsil akbari wa li&#8217;idil adha sunnatan lillahi ta&#8217;ala<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Dengan satu kali mandi sudah mendapatkan dua pahala sekaligus.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/niat-puasa-idul-adha-tata-cara-dan-doa-puasa-idul-adha\/\"><b>Niat Puasa Idul Adha, Tata Cara, dan Doa Puasa Idul Adha<\/b><\/a><\/p>\n<h3><b>Apakah Sah shalat Id Jika Tidak Melakukan Mandi Sunnah?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">shalat Idul Adha tetap sah meskipun tidak melakukan mandi sunnah terlebih dahulu. Karena mandi Idul Adha hukumnya hanya sunnah, bukan syarat sahnya shalat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, sangat dianjurkan untuk tidak meninggalkannya mengingat banyaknya keutamaan yang terkandung di dalamnya. Jika karena suatu hal tidak sempat mandi, tetaplah shalat Id dengan hati yang ikhlas karena Allah Maha Penerima amal hamba-Nya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tertarik dengan artikel bermanfaat lainnya? Segera kunjungi laman <\/span><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/\"><b>OLX News<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> dan dapatkan artikel menarik lainnya setiap hari!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Niat mandi Idul Adha dibaca sebelum melaksanakan shalat Id. Ketahui hukum, lafal bacaan, hingga tata cara shalat Idul Adha selengkapnya di sini! OLX News &#8211; Sebelum melaksanakan shalat id di hari raya Idul Adha, umat Muslim juga dianjurkan untuk melakukan mandi sunnah. Ibadah tersebut berbeda dengan mandi biasa, karena terdapat niat mandi Idul Adha sebelum [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":102333,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[46,8591,52],"tags":[21159,21158,21160],"class_list":{"0":"post-102331","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita","8":"category-latest-news","9":"category-lainnya","10":"tag-doa-mandi-idul-adha","11":"tag-niat-mandi-idul-adha","12":"tag-tata-cara-mandi-idul-adha"},"acf":[],"aioseo_notices":[],"wp:featuredmedia":[{"id":102333,"date":"2026-05-07 00:39:01","slug":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha","type":"attachment","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/niat-mandi-idul-adha-vndc\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha\/","title":{"rendered":"doa dan niat mandi idul adha"},"author":"55","caption":{"rendered":""},"alt_text":"","media_type":"image\/jpeg","mime_type":"image\/jpeg","media_details":{"width":4535,"height":3024,"file":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha.jpg","filesize":146042,"sizes":{"medium":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-300x200.webp","width":300,"height":200,"mime-type":"image\/webp","filesize":5224,"sources":{"image\/webp":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-300x200.webp","filesize":5244}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-300x200.webp"},"large":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-1024x683.webp","width":1024,"height":683,"mime-type":"image\/webp","filesize":20454,"sources":{"image\/webp":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-1024x683.webp","filesize":20454}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-1024x683.webp"},"thumbnail":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-150x150.webp","width":150,"height":150,"mime-type":"image\/webp","filesize":3028,"sources":{"image\/webp":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-150x150.webp","filesize":3028}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-150x150.webp"},"medium_large":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-768x512.webp","width":768,"height":512,"mime-type":"image\/webp","filesize":14808,"sources":{"image\/webp":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-768x512.webp","filesize":14808}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-768x512.webp"},"1536x1536":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-1536x1024.webp","width":1536,"height":1024,"mime-type":"image\/webp","filesize":33940,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-1536x1024.webp"},"2048x2048":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-2048x1366.webp","width":2048,"height":1366,"mime-type":"image\/webp","filesize":49336,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-2048x1366.webp"},"td_0x420":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-630x420.webp","width":630,"height":420,"mime-type":"image\/webp","filesize":11868,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-630x420.webp"},"td_80x60":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-80x60.webp","width":80,"height":60,"mime-type":"image\/webp","filesize":1264,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-80x60.webp"},"td_150x0":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-150x100.webp","width":150,"height":100,"mime-type":"image\/webp","filesize":2564,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-150x100.webp"},"td_218x150":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-218x150.webp","width":218,"height":150,"mime-type":"image\/webp","filesize":3724,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-218x150.webp"},"td_300x0":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-300x200.webp","width":300,"height":200,"mime-type":"image\/webp","filesize":5244,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-300x200.webp"},"td_324x400":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-324x400.webp","width":324,"height":400,"mime-type":"image\/webp","filesize":7818,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-324x400.webp"},"td_485x360":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-485x360.webp","width":485,"height":360,"mime-type":"image\/webp","filesize":9502,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-485x360.webp"},"td_696x0":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-696x464.webp","width":696,"height":464,"mime-type":"image\/webp","filesize":13190,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-696x464.webp"},"td_1068x0":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-1068x712.webp","width":1068,"height":712,"mime-type":"image\/webp","filesize":21548,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-1068x712.webp"},"td_1920x0":{"file":"doa-dan-niat-mandi-idul-adha-1920x1280.webp","width":1920,"height":1280,"mime-type":"image\/webp","filesize":44736,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha-1920x1280.webp"}},"image_meta":{"aperture":"0","credit":"","camera":"","caption":"","created_timestamp":"0","copyright":"","focal_length":"0","iso":"0","shutter_speed":"0","title":"","orientation":"0","keywords":[]}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/doa-dan-niat-mandi-idul-adha.webp"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102331","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=102331"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102331\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":102396,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102331\/revisions\/102396"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/102333"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=102331"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=102331"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=102331"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}