{"id":102339,"date":"2026-05-07T12:30:13","date_gmt":"2026-05-07T05:30:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/?p=102339"},"modified":"2026-05-07T11:30:33","modified_gmt":"2026-05-07T04:30:33","slug":"mengenal-apa-itu-daging-meltique-vndc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/mengenal-apa-itu-daging-meltique-vndc\/","title":{"rendered":"Mengenal Apa Itu Daging Meltique, Perbedaan dengan Wagyu, dan Status Halalnya!"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><em><strong>Daging meltique dikenal sebagai alternatif wagyu yang lebih murah. Ketahui pengertian, sejarah, kandungan gizi, hingga hukum memakannya dalam Islam!<\/strong><\/em><\/p>\n<p><b>OLX News<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; Daging meltique sering kali ditemukan di restoran yang menjual menu steak atau olahan daging lainnya. Akan tetapi, masih terdapat beberapa restoran yang menjual meltique tetapi melabelinya sebagai wagyu agar terlihat lebih premium.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Praktik tersebut tentunya akan merugikan konsumen, apalagi yang masih awam. Agar dapat menghindari praktik curang tersebut, penting bagi konsumen untuk memahami perbedaan antara keduanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam ulasan ini, akan dibahas mengenai pengertian, sejarah, hingga hukum daging meltique dalam Islam. Baca terus artikel berikut ini untuk mengetahui selengkapnya!<\/span><\/p>\n<h2><b>Apa Itu Daging Meltique?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Daging meltique adalah inovasi di dunia kuliner yang mengubah daging sapi biasa menjadi lebih empuk dan berlemak layaknya wagyu. Jenis daging ini bukanlah wagyu asli, melainkan daging reguler yang dimodifikasi secara khusus.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuannya adalah memberikan pengalaman makan mewah dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Sejarahnya bisa diketahui di bawah ini.<\/span><\/p>\n<h3><b>Pengertian dan Sejarah Singkat Daging Meltique<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Daging meltique pertama kali dikembangkan di Jepang pada tahun 1981 oleh perusahaan Hokubee Co. dari Hokkaido. Teknik pembuatannya terinspirasi dari metode masak tradisional Prancis yang disebut &#8220;pique&#8221;.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan teknik tersebut, daging disuntik dengan lemak atau bumbu ke dalam daging. Sejak saat itu, inovasi ini menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia, sebagai solusi ekonomis bagi pencinta steak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasil akhirnya memang mirip secara visual, tetapi proses dan kualitasnya sangat berbeda. Oleh karena itu, penting bagi konsumen untuk memahami apa yang sebenarnya mereka makan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Bagaimana Daging Meltique Dibuat?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pembuatan daging meltique dimulai dengan memilih potongan daging sapi biasa. Selanjutnya, lemak cair yang biasanya berasal dari minyak kanola (nabati) dicampur dengan air dan pengemulsi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Campuran ini kemudian disuntikkan secara merata ke dalam serat daging menggunakan jarum khusus. Setelah injeksi, daging didinginkan agar lemak mengental dan membentuk pola marbling buatan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahap terakhir adalah pemotongan dan pengemasan untuk didistribusikan ke restoran atau pasar swalayan. Teknik ini memungkinkan daging biasa memiliki tekstur lembut dan juicy saat dimasak, mendekati sensasi wagyu premium.<\/span><\/p>\n<h3><b>Mengapa Daging Meltique Lebih Terjangkau Dibandingkan Daging Premium?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ada beberapa alasan logis mengapa harga daging meltique bisa ditekan hingga jauh lebih murah dari wagyu asli. Berikut penjelasannya:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Daging meltique tidak memerlukan sapi ras khusus seperti wagyu yang hanya berasal dari Jepang dengan proses pembiakan super ketat. Produsen bisa menggunakan sapi lokal biasa dari peternakan manapun.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Teknik injeksi lemak bisa diaplikasikan pada semua bagian sapi, termasuk potongan yang biasanya keras dan murah. Berbeda dengan wagyu yang hanya diambil dari potongan premium seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">tenderloin <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">ribeye<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Proses produksi meltique dilakukan secara massal dengan biaya operasional rendah karena tidak ada perawatan khusus sapi selama bertahun-tahun. Sementara wagyu membutuhkan pakan spesial, pijatan, bahkan bir untuk menghasilkan marbling alami.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Efisiensi distribusi dan penyimpanan beku membuat daging meltique bisa dijual dalam jumlah besar dengan harga kompetitif.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hasilnya, konsumen bisa mendapatkan daging jenis ini mulai dari Rp100 ribuan\/kg. Sedangkan, wagyu asli bisa empat hingga delapan kali lipat lebih mahal.<\/span><\/p>\n<h2><b>Perbedaan Daging Meltique dan Wagyu yang Wajib Diketahui<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara tampilan sekilas, kedua daging ini memang sulit dibedakan karena sama-sama memiliki guratan lemak putih. Namun, jika ditelaah lebih dalam, ada perbedaan mendasar yang memengaruhi rasa, tekstur, hingga nilai gizinya.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Asal Usul dan Jenis Sapi yang Digunakan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wagyu hanya berasal dari sapi ras unggulan Jepang seperti Japanese Black atau Japanese Brown yang pengembangbiakannya dilakukan melalui uji genetika ketat. Setiap sapi wagyu memiliki silsilah jelas dan perawatan khusus sejak lahir.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, daging meltique bisa dibuat dari sapi biasa dari berbagai negara tanpa persyaratan ras tertentu. Ini perbedaan paling fundamental yang menentukan kualitas akhir daging.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Pembentukan Marbling Alami vs Injeksi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Marbling pada wagyu terbentuk secara alami karena genetika dan pakan khusus selama bertahun-tahun. Lemak intramuskular (lemak dalam jaringan otot rangka) ini tersebar halus dan merata di antara serat daging.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sedangkan pada daging meltique, marbling adalah hasil suntikan buatan menggunakan jarum. Oleh karena itu, pola lemaknya cenderung tidak teratur dan terlihat seperti bercak-bercak besar yang kurang natural.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Profil Tekstur dan Cita Rasa Saat Dimakan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wagyu asli memiliki sensasi meleleh di mulut (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">melt in your mouth<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) dengan rasa gurih yang kompleks namun tidak enek. Lemaknya terasa ringan karena kaya akan asam lemak tak jenuh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, daging meltique meski empuk, cenderung cepat membuat mual jika dimakan dalam jumlah banyak karena lemak nabati yang disuntik terasa lebih berat di lidah. Banyak orang mengaku hanya perlu beberapa gigitan sudah merasa enek.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Kandungan Gizi dan Nilai Nutrisi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wagyu terkenal memiliki kandungan asam lemak tak jenuh, omega-3, dan omega-6 yang tinggi, yang baik untuk kesehatan jantung. Sementara daging meltique secara gizi tidak berbeda dengan daging sapi biasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Hanya saja, kadar lemak jenuhnya meningkat akibat injeksi minyak kanola. Perbedaan ini penting bagi konsumen yang peduli dengan asupan nutrisi harian.<\/span><\/p>\n<h3><b>5. Perbandingan Harga di Pasar dan Restoran<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Daging sapi meltique bisa dibeli dengan harga sekitar seratus ribu rupiah per kilogram, bahkan lebih murah di toko daring. Sementara wagyu asli grade rendah saja bisa mencapai Rp400 ribu-Rp800 ribu\/kg, sedangkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">grade <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tinggi bisa jutaan rupiah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika menemukan menu wagyu dengan harga di bawah dua ratus ribu, hampir bisa dipastikan itu adalah daging meltique atau tiruan lainnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Cara Membedakan Daging Meltique dan Wagyu Secara Kasat Mata<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-102342\" src=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/perbedaan-wagyu-dan-meltique.webp\" alt=\"\" width=\"4535\" height=\"3024\" srcset=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/perbedaan-wagyu-dan-meltique.webp 4535w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/perbedaan-wagyu-dan-meltique-300x200.webp 300w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/perbedaan-wagyu-dan-meltique-1024x683.webp 1024w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/perbedaan-wagyu-dan-meltique-768x512.webp 768w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/perbedaan-wagyu-dan-meltique-1536x1024.webp 1536w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/perbedaan-wagyu-dan-meltique-2048x1366.webp 2048w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/perbedaan-wagyu-dan-meltique-630x420.webp 630w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/perbedaan-wagyu-dan-meltique-150x100.webp 150w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/perbedaan-wagyu-dan-meltique-696x464.webp 696w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/perbedaan-wagyu-dan-meltique-1068x712.webp 1068w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/perbedaan-wagyu-dan-meltique-1920x1280.webp 1920w\" sizes=\"auto, (max-width: 4535px) 100vw, 4535px\" \/ loading=\"lazy\"><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar tidak tertipu oleh oknum penjual nakal, konsumen perlu tahu trik sederhana untuk membedakan kedua daging ini hanya dari penampilan luar. Berikut tiga metode paling mudah yang bisa dipraktikkan:<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Melihat Pola Serat Lemak (Marbling)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Marbling alami wagyu berbentuk garis-garis halus dan panjang yang menyebar merata seperti marmer. Polanya teratur dan lemak tidak mendominasi warna daging merah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, marbling daging meltique terlihat acak-acakan, berbentuk bercak besar, dan sering kali lemaknya lebih banyak daripada dagingnya sendiri. Akibatnya, potongan meltique terlihat sangat putih dan kurang natural.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Memperhatikan Harga Jual yang Ditawarkan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika harga yang ditawarkan terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, hampir pasti itu bukan wagyu asli. Wagyu sejati tidak pernah dijual semurah daging sapi biasa.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam salah satu wawancara, Chef Yuda Bustara bahkan mengatakan bahwa wagyu dengan harga Rp100 ribu itu mustahil ada. Jadi selalu waspadai tawaran yang terlalu murah dengan klaim wagyu.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Menilai Konsistensi Tekstur Daging Saat Masih Mentah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Saat masih mentah, daging wagyu terasa padat namun lembut saat ditekan dan seratnya terlihat rapi. Sedangkan daging wagyu meltique cenderung lembek dan agak basah karena kandungan air dari cairan injeksi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika diperhatikan, terkadang permukaannya terlihat mengilap tidak wajar. Tekstur ini berbeda dengan daging segar pada umumnya.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apakah Daging Meltique Berbahaya?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kekhawatiran terbesar konsumen adalah apakah daging suntik lemak ini aman untuk kesehatan jangka panjang. Jawabannya tergantung pada frekuensi dan jumlah konsumsi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, daging meltique menggunakan bahan yang diizinkan oleh badan pengawas pangan, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/hewan-kurban-cara-menyimpan-daging-kurban-agar-tahan-lama-tidak-bau-dan-tetap-lezat-hingga-berminggu-minggu\/\"><b>Cara Menyimpan Daging Kurban agar Tahan Lama, Tidak Bau, dan Tetap Lezat Hingga Berminggu-Minggu<\/b><\/a><\/p>\n<h3><b>Menakar Efek Daging Meltique pada Kesehatan Jangka Panjang<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Minyak kanola yang digunakan sebagai lemak injeksi sebenarnya termasuk kategori aman. Bahkan, minyak tersebut memiliki manfaat seperti menyehatkan jantung serta mengontrol kolesterol.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, masalah utamanya bukan pada jenis lemaknya, melainkan pada jumlah lemak tambahan yang masuk ke tubuh. Konsumsi berlebihan tentu berdampak buruk apapun sumber lemaknya.<\/span><\/p>\n<h4><b>Kandungan Lemak Jenuh dan Kolesterol<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Daging meltique memiliki kandungan lemak jenuh yang lebih tinggi dibandingkan dengan daging sapi biasa. Karena daging sapi jenis ini telah disuntik lemak tambahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika dikonsumsi terlalu sering, lemak jenuh ini bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Risiko jangka panjangnya meliputi penyakit jantung, stroke, dan penyumbatan pembuluh darah arteri.<\/span><\/p>\n<h4><b>Kadar Sodium dan Zat Aditif dalam Cairan Injeksi<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses injeksi seringkali menambahkan garam atau sodium untuk meningkatkan cita rasa. Kadar sodium yang tinggi jika terus-menerus masuk ke tubuh dapat memicu hipertensi atau tekanan darah tinggi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, penggunaan pengemulsi dan bahan tambahan lainnya harus dipastikan berada dalam batas aman yang ditetapkan oleh otoritas pangan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Amankah Daging Meltique Dikonsumsi Setiap Hari?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jawabannya tidak disarankan. Meski tidak mengandung zat berbahaya, mengonsumsi daging meltique setiap hari akan membuat tubuh kelebihan lemak jenuh dan sodium.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaiknya jadikan daging ini sebagai menu sesekali, misalnya saat ingin makan steak murah meriah di akhir pekan. Untuk konsumsi protein harian, lebih baik memilih daging sapi tanpa lemak atau sumber protein lain yang lebih sehat.<\/span><\/p>\n<h2><b>Apakah Daging Meltique Halal?\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi umat Muslim, status halal menjadi pertimbangan utama sebelum mengonsumsi suatu produk. Daging meltique memiliki beberapa titik kritis yang perlu diperiksa secara cermat. Tidak cukup hanya melihat bahwa daging asalnya dari sapi.<\/span><\/p>\n<h3><b>Kehalalan Bahan Injeksi Lemak Nabati atau Hewani<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebagian besar produsen daging meltique menggunakan minyak kanola yang berasal dari biji bunga canola, sehingga aman karena nabati. Namun, ada pula yang menggunakan lemak hewani (lemak sapi) untuk menciptakan rasa lebih gurih.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika menggunakan lemak sapi, sumber sapi tersebut harus dipastikan disembelih secara syariat Islam. Penggunaan lemak babi tentu jelas haram. Sayangnya, tidak semua produsen mencantumkan sumber lemak secara transparan.<\/span><\/p>\n<h3><b>Pentingnya Memeriksa Sertifikasi Halal dari Produsen<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Cara paling aman adalah memastikan produk daging meltique yang dibeli memiliki sertifikat halal resmi dari lembaga terpercaya seperti MUI.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sertifikat ini menjamin bahwa seluruh rantai produksi, mulai dari penyembelihan sapi, sumber lemak, bahan tambahan, hingga peralatan yang digunakan bebas dari kontaminasi barang haram.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jangan ragu bertanya langsung ke penjual atau restoran tentang kehalalan produk yang mereka sajikan.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/harga-daging-sapi-vs-kambing-menjelang-qurban-idul-adha\/\"><b>Harga Daging Sapi vs Kambing Menjelang Qurban Idul Adha<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Tips Mengonsumsi dan Memasak Daging Meltique dengan Sehat\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Agar tetap bisa menikmati kelezatan daging meltique tanpa mengorbankan kesehatan, ikuti beberapa panduan memasak berikut. Teknik yang tepat akan mengurangi dampak negatif lemak tambahan.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Gunakan Teknik Masak Cepat (Searing) Agar Tidak Hancur<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wagyu meltique memiliki lemak yang mudah meleleh, sehingga tidak cocok dimasak lama. Gunakan metode <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">pan sear<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> atau panggang cepat dengan api besar selama beberapa menit di setiap sisi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tujuannya adalah menciptakan lapisan luar kecokelatan sambil menjaga bagian dalam tetap <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">juicy<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Jangan pernah merebus atau memasak dengan api kecil karena lemaknya akan keluar semua dan daging menjadi hancur.<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Batasi Penggunaan Bumbu Garam Berlebih<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena meltique sudah mengandung sodium dari cairan injeksi, konsumen tidak perlu menambahkan banyak garam. Cukup gunakan sedikit merica hitam dan rempah kering untuk memberi aroma.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ingin saus, pilih saus yang rendah garam seperti salsa tomat atau yogurt tanpa pemanis. Hindari saus krim atau keju yang akan menambah beban lemak dan sodium.<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Seimbangkan dengan Konsumsi Sayuran Berserat Tinggi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sajikan daging meltique bersama porsi besar sayuran hijau seperti brokoli, asparagus, atau salad segar. Serat dari sayuran membantu mengikat lemak berlebih di saluran pencernaan dan memperlambat penyerapan kolesterol.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbandingan ideal adalah satu porsi daging dengan dua porsi sayuran. Praktik tersebut juga membuat perut lebih cepat kenyang sehingga tidak kalap makan daging.<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Metode Memasak Sehat Memanggang vs Menggoreng<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memanggang (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">grilling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) atau membakar (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">broiling<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) adalah metode terbaik karena lemak berlebih akan menetes keluar dari daging. Gunakan rak panggangan agar minyak tidak menggenang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebaliknya, menggoreng dengan minyak tambahan akan membuat daging meltique semakin tenggelam dalam lemak. Jika terpaksa menggunakan wajan datar, pastikan tidak menambahkan minyak atau mentega lagi karena dagingnya sendiri sudah sangat berlemak.<\/span><\/p>\n<h2><b>Daging Meltique Sebagai Alternatif Steak Mewah Harga Murah\u00a0<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bagi pencinta daging yang ingin merasakan sensasi makan steak dengan tekstur lembut dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">juicy <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">tetapi terbatas oleh anggaran, daging meltique adalah solusi cerdas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Produk ini membuka akses bagi lebih banyak orang untuk menikmati pengalaman kuliner yang dulu hanya bisa dijangkau kalangan atas. Aspek paling penting adalah konsumen mendapat edukasi yang benar agar tidak tertipu oleh label wagyu palsu.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/7-tips-ayam-bakar-empuk-dengan-bumbu-meresap-maksimal\/\"><b>7 Tips Ayam Bakar Empuk dengan Bumbu Meresap Maksimal<\/b><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ingin terus mendapatkan update informasi bermanfaat sekaligus mencari berbagai barang untuk melengkapi kebutuhan gaya hidup? Segera kunjungi aplikasi atau situs resmi <\/span><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/\"><b>OLX Indonesia<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang dan temukan ragam pilihan terbaiknya!<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Daging meltique dikenal sebagai alternatif wagyu yang lebih murah. Ketahui pengertian, sejarah, kandungan gizi, hingga hukum memakannya dalam Islam! OLX News &#8211; Daging meltique sering kali ditemukan di restoran yang menjual menu steak atau olahan daging lainnya. Akan tetapi, masih terdapat beberapa restoran yang menjual meltique tetapi melabelinya sebagai wagyu agar terlihat lebih premium. Praktik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":102341,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[19534,52,62],"tags":[21161,21162,21163],"class_list":{"0":"post-102339","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-kuliner","8":"category-lainnya","9":"category-tips-n-trik","10":"tag-daging-meltique","11":"tag-pengertian-daging-meltique","12":"tag-sejarah-daging-meltique"},"acf":[],"aioseo_notices":[],"wp:featuredmedia":[{"id":102341,"date":"2026-05-07 01:04:40","slug":"daging-meltique","type":"attachment","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/mengenal-apa-itu-daging-meltique-vndc\/daging-meltique\/","title":{"rendered":"daging meltique"},"author":"55","caption":{"rendered":""},"alt_text":"","media_type":"image\/jpeg","mime_type":"image\/jpeg","media_details":{"width":4535,"height":3024,"file":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique.jpg","filesize":1063438,"sizes":{"medium":{"file":"daging-meltique-300x200.webp","width":300,"height":200,"mime-type":"image\/webp","filesize":17988,"sources":{"image\/webp":{"file":"daging-meltique-300x200.webp","filesize":17950}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-300x200.webp"},"large":{"file":"daging-meltique-1024x683.webp","width":1024,"height":683,"mime-type":"image\/webp","filesize":135698,"sources":{"image\/webp":{"file":"daging-meltique-1024x683.webp","filesize":135698}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-1024x683.webp"},"thumbnail":{"file":"daging-meltique-150x150.webp","width":150,"height":150,"mime-type":"image\/webp","filesize":7808,"sources":{"image\/webp":{"file":"daging-meltique-150x150.webp","filesize":7808}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-150x150.webp"},"medium_large":{"file":"daging-meltique-768x512.webp","width":768,"height":512,"mime-type":"image\/webp","filesize":87174,"sources":{"image\/webp":{"file":"daging-meltique-768x512.webp","filesize":87174}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-768x512.webp"},"1536x1536":{"file":"daging-meltique-1536x1024.webp","width":1536,"height":1024,"mime-type":"image\/webp","filesize":244256,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-1536x1024.webp"},"2048x2048":{"file":"daging-meltique-2048x1366.webp","width":2048,"height":1366,"mime-type":"image\/webp","filesize":366280,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-2048x1366.webp"},"td_0x420":{"file":"daging-meltique-630x420.webp","width":630,"height":420,"mime-type":"image\/webp","filesize":63836,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-630x420.webp"},"td_80x60":{"file":"daging-meltique-80x60.webp","width":80,"height":60,"mime-type":"image\/webp","filesize":1938,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-80x60.webp"},"td_150x0":{"file":"daging-meltique-150x100.webp","width":150,"height":100,"mime-type":"image\/webp","filesize":5196,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-150x100.webp"},"td_218x150":{"file":"daging-meltique-218x150.webp","width":218,"height":150,"mime-type":"image\/webp","filesize":10598,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-218x150.webp"},"td_300x0":{"file":"daging-meltique-300x200.webp","width":300,"height":200,"mime-type":"image\/webp","filesize":17950,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-300x200.webp"},"td_324x400":{"file":"daging-meltique-324x400.webp","width":324,"height":400,"mime-type":"image\/webp","filesize":36410,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-324x400.webp"},"td_485x360":{"file":"daging-meltique-485x360.webp","width":485,"height":360,"mime-type":"image\/webp","filesize":45932,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-485x360.webp"},"td_696x0":{"file":"daging-meltique-696x464.webp","width":696,"height":464,"mime-type":"image\/webp","filesize":74774,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-696x464.webp"},"td_1068x0":{"file":"daging-meltique-1068x712.webp","width":1068,"height":712,"mime-type":"image\/webp","filesize":143106,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-1068x712.webp"},"td_1920x0":{"file":"daging-meltique-1920x1280.webp","width":1920,"height":1280,"mime-type":"image\/webp","filesize":334634,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique-1920x1280.webp"}},"image_meta":{"aperture":"0","credit":"","camera":"","caption":"","created_timestamp":"0","copyright":"","focal_length":"0","iso":"0","shutter_speed":"0","title":"","orientation":"0","keywords":[]}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/daging-meltique.webp"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102339","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=102339"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102339\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":102397,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102339\/revisions\/102397"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/102341"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=102339"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=102339"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=102339"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}