{"id":105973,"date":"2026-06-19T15:00:19","date_gmt":"2026-06-19T08:00:19","guid":{"rendered":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/?p=105973"},"modified":"2026-06-22T11:22:29","modified_gmt":"2026-06-22T04:22:29","slug":"daftar-mobil-yang-tidak-boleh-isi-pertalite-vndc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/daftar-mobil-yang-tidak-boleh-isi-pertalite-vndc\/","title":{"rendered":"Daftar Mobil Yang Tidak Boleh Isi Pertalite, Cek Spesifikasi Rasio Kompresi Mesin Yang Wajib Pakai BBM Oktan Tinggi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: center;\"><strong><em>Mobil di atas 1.400 cc kerap dikaitkan dengan pembatasan subsidi Pertalite. Ketahui daftar kendaraan yang terdampak dan kriteria yang diperbolehkan di sini.<\/em><\/strong><\/p>\n<p><b>OLX News<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> &#8211; <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Daftar mobil yang tidak boleh isi Pertalite menjadi topik yang banyak diperbincangkan. Wacana tersebut berkaitan dengan upaya penyaluran BBM subsidi yang lebih tepat sasaran. Karena itu, banyak pemilik kendaraan mulai mencari informasi terkait mobil yang berpotensi terdampak aturan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Klasifikasi kendaraan umumnya mempertimbangkan kapasitas mesin dan spesifikasi lainnya. Informasi ini penting agar pemilik mobil dapat mempersiapkan penggunaan bahan bakar yang sesuai. Yuk, ketahui apakah mobil pembaca masuk dalam kategori yang dibatasi menggunakan Pertalite.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Antrean Pertalite dan Wacana Aturan Baru Pembatasan BBM<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ramainya antrean Pertalite kembali memunculkan pembahasan soal pembatasan BBM bersubsidi. Kebijakan ini bertujuan mengatur distribusi energi secara lebih efektif. Adapun penjelasan lengkapnya adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h3><b>Latar Belakang Kebijakan Subsidi Tepat Sasaran untuk Kendaraan\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemerintah merancang program Subsidi Tepat untuk mengendalikan kuota BBM agar tidak membebani APBN. Langkah ini diambil karena subsidi energi dinilai sering tidak tepat sasaran. Kebijakan tersebut diharapkan memastikan bantuan bensin murah dinikmati masyarakat yang berhak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pendataan digital digunakan agar penyaluran BBM khusus penugasan lebih terpantau. Penataan ini juga bertujuan mengurangi antrean panjang kendaraan di SPBU. Langkah tersebut dilakukan demi menciptakan keadilan dalam pemanfaatan energi nasional.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Syarat Mobil yang Boleh Pakai Pertalite Berdasarkan Kapasitas Mesin<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berdasarkan rancangan regulasi pengendalian subsidi MyPertamina, berikut kriteria kendaraan yang diperbolehkan:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Kapasitas Mesin Maksimal 1.400 cc<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Volume silinder ruang bakar kendaraan roda empat pribadi maksimal berada di angka 1.400 cc<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Kategori Mobil LCGC<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Semua jenis mobil hemat energi harga terjangkau seperti Daihatsu Sigra dan Toyota Calya dipastikan aman.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>MPV Bermesin Kecil<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Kendaraan keluarga populer sejuta umat yang memiliki varian opsi mesin di bawah 1.400 cc tetap diizinkan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><b>Armada Layanan Publik<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Mobil angkutan pelayanan umum seperti ambulans dan pemadam kebakaran mendapat pengecualian akses khusus.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Perkembangan Regulasi dan Pengawasan Pengisian BBM di SPBU<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Transaksi BBM bersubsidi kini wajib menggunakan kode QR melalui aplikasi khusus. Operator SPBU hanya melayani pengisian jika plat nomor kendaraan sesuai dengan data sistem. Pertamina juga membatasi pembelian harian maksimal 50 liter untuk setiap mobil pribadi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Terkait wacana pelarangan mobil di atas 1.400cc, Pertamina Patra Niaga menegaskan aturan tersebut belum disahkan. Kriteria kendaraan yang berhak menerima subsidi masih dalam tahap kajian pemerintah. Sementara itu, distribusi bensin RON 90 tetap berjalan normal di seluruh wilayah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Daftar Mobil yang Tidak Boleh Isi Pertalite 2026 (&gt; 1400 cc)<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-21683\" src=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-1.webp\" alt=\"PeArtalite (1)\" width=\"800\" height=\"533\" srcset=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-1.webp 800w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-1-300x200.webp 300w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-1-768x512.webp 768w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-1-150x100.webp 150w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-1-696x464.webp 696w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-1-630x420.webp 630w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/ loading=\"lazy\"><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Daftar mobil yang terdampak menjadi perhatian setelah wacana pembatasan mencuat. Salah satu kriteria yang dibahas adalah kapasitas mesin kendaraan. Adapun pembahasan lengkapnya akan diulas secara rinci di bawah ini.<\/span><\/p>\n<h3><b>Daftar Mobil MPV<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mobil MPV dengan kapasitas mesin di atas 1.400 cc tidak diperbolehkan lagi menggunakan bahan bakar subsidi Pertalite. Adapun rincian model kendaraan keluarga yang wajib beralih ke BBM non-subsidi adalah sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Toyota Avanza (khusus varian mesin 1.500 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mitsubishi Xpander<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Honda BR-V<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suzuki Ertiga (khusus varian mesin 1.500 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nissan Livina\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Daftar Mobil SUV\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mobil SUV berkapasitas silinder besar diwajibkan untuk menggunakan bahan bakar minyak komersial dengan nilai oktan yang lebih tinggi. Adapun deretan tipe kendaraan yang masuk dalam target pembatasan adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Honda CR-V<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hyundai Creta<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kia Seltos<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mazda CX-3<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mitsubishi Pajero Sport<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nissan Juke<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Toyota RAV4\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Daftar Mobil Hatchback\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mobil hatchback modern yang memiliki kubikasi mesin di atas batas standar juga dilarang mengonsumsi bensin subsidi. Adapun varian kendaraan yang harus mengisi bahan bakar non-subsidi adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Honda Jazz (varian mesin di atas 1.400 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mazda 2 (varian mesin di atas 1.400 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Toyota Yaris (varian mesin di atas 1.400 cc)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Daftar Mobil Sedan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mobil sedan mewah maupun harian dengan kapasitas mesin besar tidak lagi memenuhi kriteria penerima subsidi energi negara. Adapun model kendaraan sedan terdata adalah sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Honda City Sedan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Toyota Vios<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mazda 2 Sedan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Toyota Camry<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mercedes-Benz A 200<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Deretan Mobil Crossover<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mobil crossover kompak umumnya dibekali spesifikasi dapur pacu yang cukup besar dari lini produksi pabrikan. Adapun ragam model kendaraan yang tidak boleh memakai Pertalite adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chevrolet Trax<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Ford Escape<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hyundai Tucson<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kia Sportage<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mitsubishi Outlander<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2><b>Daftar Mobil yang Masih Aman Menggunakan Pertalite (&lt; 1400 cc)<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-78542\" src=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-11-at-10.37.12-AM.webp\" alt=\"\" width=\"768\" height=\"432\" srcset=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-11-at-10.37.12-AM.webp 768w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-11-at-10.37.12-AM-300x169.webp 300w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-11-at-10.37.12-AM-747x420.webp 747w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-11-at-10.37.12-AM-150x84.webp 150w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/WhatsApp-Image-2025-10-11-at-10.37.12-AM-696x392.webp 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/ loading=\"lazy\"><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\"><br \/>\nBanyak pengguna ingin mengetahui mobil yang masih aman menggunakan Pertalite. Kesesuaian BBM umumnya ditentukan oleh kebutuhan mesin kendaraan. Adapun daftar mobil yang termasuk kategori tersebut adalah sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h3><b>Kelompok Mobil LCGC 7-Seater Serta 5-Seater yang Tetap Aman<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mobil LCGC yang dirancang hemat bahan bakar dipastikan tetap aman dari kebijakan pembatasan. Adapun deretan varian kendaraan ramah lingkungan berkapasitas mesin kecil tersebut adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suzuki Karimun Wagon R (1.000 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Daihatsu Ayla (1.000 cc \u2013 1.200 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Toyota Agya (1.000 cc \u2013 1.200 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Datsun Go+ (1.200 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Honda Brio Satya (1.200 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Datsun Go (1.200 cc)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Pilihan Mobil City Car Lincah Kapasitas Mesin Kecil<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mobil <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">city car<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang lincah untuk mobilitas perkotaan juga masuk dalam kategori kendaraan penerima subsidi oktan 90. Adapun model mobil urban ringkas dengan kubikasi mesin di bawah batas maksimal adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hyundai i10 (1.200 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mitsubishi Mirage (1.200 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suzuki Celerio (1.000 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Daihatsu Sirion (1.300 cc)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Model Varian Mobil MPV Keluarga Kelas Bawah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mobil MPV berukuran kompak tetap diperbolehkan mengisi bensin murah untuk menunjang perjalanan harian. Adapun ragam tipe mobil sejuta umat dengan kapasitas mesin di bawah 1.400 cc adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Toyota Calya (1.200 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Daihatsu Sigra (1.200 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Toyota Avanza 1.3 (1.300 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Daihatsu Xenia (1.300 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suzuki Ertiga (1.400 cc)\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Pilihan Tipe Mobil Hatchback<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mobil <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">hatchback<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> bergaya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">stylish<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> namun kompak ini aman dari sistem pemblokiran kode QR pada nosel pengisian SPBU. Adapun tipe kendaraan yang kapasitas silindernya memenuhi syarat regulasi adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"list-style-type: none;\">\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Renault Kwid (1.000 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suzuki Ignis (1.200 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Honda Brio RS (1.200 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Chevrolet Spark (1.200 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Nissan March (1.200 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Suzuki Baleno (1.200 cc)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\"><span style=\"font-weight: 400;\">Kia Picanto (1.200 cc)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Baca juga<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: <\/span><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/perbedaan-pertamax-dan-pertalite-vndc\/\"><b>Perbedaan Pertamax dan Pertalite, Cek Tingkat Nilai Oktan Serta Kecocokannya Buat Rasio Kompresi Mesin!<\/b><b>\u00a0<\/b><\/a><\/p>\n<h2><b>Dampak Memaksa Pertalite pada Mesin Besar &amp; Solusi Perawatan<\/b><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4343\" src=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/f3aceffc-25f2-4f80-acd2-453f6db28fda.jpg\" alt=\"\" width=\"1732\" height=\"1154\" srcset=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/f3aceffc-25f2-4f80-acd2-453f6db28fda.jpg 1732w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/f3aceffc-25f2-4f80-acd2-453f6db28fda-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/f3aceffc-25f2-4f80-acd2-453f6db28fda-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/f3aceffc-25f2-4f80-acd2-453f6db28fda-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/f3aceffc-25f2-4f80-acd2-453f6db28fda-1536x1023.jpg 1536w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/f3aceffc-25f2-4f80-acd2-453f6db28fda-696x464.jpg 696w, https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/f3aceffc-25f2-4f80-acd2-453f6db28fda-1068x712.jpg 1068w\" sizes=\"auto, (max-width: 1732px) 100vw, 1732px\" \/ loading=\"lazy\"><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memaksa Pertalite pada mesin besar dapat menimbulkan berbagai dampak. Kondisi ini juga berkaitan dengan perawatan kendaraan jangka panjang. Adapun dampak dan solusinya dapat disimak sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Gejala Kerusakan Mesin Akibat Penggunaan Nilai Oktan yang Terlalu Rendah<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan Pertalite pada mesin berkompresi tinggi dapat memicu detonasi atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">knocking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> yang merusak. Gejala ini terjadi karena bensin terbakar sebelum busi memercikkan api akibat tekanan piston. Jika terus dibiarkan, kondisi tersebut berisiko menyebabkan piston retak hingga setang seher bengkok.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Penurunan Performa Kendaraan Serta Konsumsi BBM yang Menjadi Boros<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bahan bakar beroktan rendah membuat komputer mesin memundurkan waktu pengapian untuk mengurangi gejala <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">knocking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Kondisi ini menyebabkan akselerasi mobil terasa lebih lambat dan berat. Akibatnya, pengemudi cenderung menekan pedal gas lebih dalam sehingga konsumsi BBM menjadi lebih boros.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Masalah Kerak Karbon pada Ruang Bakar Serta Komponen Busi Cepat Mati<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses pembakaran yang tidak sempurna dapat meninggalkan kerak karbon tebal di ruang silinder. Sisa pembakaran ini juga mengotori elektroda busi hingga menimbulkan penumpukan kerak. Akibatnya, busi lebih cepat rusak dan mobil dapat mengalami gejala pincang saat digunakan.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Pentingnya Servis Berkala dan Pembersihan Saluran Bahan Bakar Mobil<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemilik wajib melakukan servis berkala untuk membersihkan endapan kotoran di ruang bakar. Perawatan seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">carbon clean<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dan kuras tangki diperlukan untuk menjaga kelancaran sistem bahan bakar. Langkah ini efektif memulihkan efisiensi mesin sekaligus memperpanjang usia pakai komponen vital.\u00a0<\/span><\/p>\n<h2><b>Panduan dan Tips Memilih Bahan Bakar Mobil yang Tepat<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Memilih BBM yang tepat penting untuk menjaga performa mesin mobil. Kesesuaiannya perlu disesuaikan dengan spesifikasi kendaraan. Adapun panduan dan tips memilih BBM yang tepat sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h3><b>1. Menyesuaikan Nilai Oktan BBM dengan Angka Rasio Kompresi Mesin<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pemilihan jenis bahan bakar wajib disesuaikan dengan angka rasio kompresi mesin kendaraan. Mobil modern dengan rasio kompresi tinggi memerlukan bensin bernilai oktan tinggi agar pembakaran berjalan sempurna. Ketepatan pemilihan oktan ini bertujuan mencegah terjadinya gejala detonasi dini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Mesin dengan rasio kompresi 9:1 hingga 10:1 masih aman menggunakan bahan bakar beroktan 90 seperti Pertalite. Sementara itu, kendaraan dengan kompresi 10:1 hingga 11:1 sebaiknya menggunakan bensin beroktan 92. Penggunaan oktan yang tidak sesuai dapat menurunkan performa mesin dalam jangka panjang.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>2. Membaca Buku Manual Kendaraan untuk Rekomendasi Jenis Bahan Bakar<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membaca buku pedoman adalah cara akurat untuk mengetahui rekomendasi bahan bakar. Buku manual biasanya mencantumkan batas minimum nilai Research Octane Number (RON) yang sesuai dengan karakter mesin. Mengikuti panduan ini juga membantu menjaga klaim garansi kendaraan tetap berlaku.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>3. Pilihan Alternatif BBM Non-Subsidi yang Bagus untuk Kendaraan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pertamax dengan nilai oktan RON 92 menjadi pilihan bahan bakar non-subsidi yang cocok untuk mobil harian. Bahan bakar ini dirancang untuk menjaga efisiensi mesin modern dengan teknologi katup variabel. Harganya yang relatif kompetitif menjadikannya opsi rasional bagi banyak pemilik mobil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika menginginkan perlindungan lebih maksimal, RON 95-RON 98 dapat menjadi pilihan. Produk seperti Pertamax Green atau Pertamax Turbo cocok untuk mesin berkompresi tinggi atau bermesin turbo. Penggunaan bahan bakar ini membantu menjaga performa dan respons akselerasi tetap optimal.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>4. Efek Positif Penggunaan BBM Berkualitas Terhadap Keawetan Komponen Mesin<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan BBM berkualitas tinggi secara konsisten terbukti efektif menjaga keawetan komponen internal mesin. Bahan bakar non-subsidi umumnya sudah dilengkapi dengan formula zat aditif pembersih (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">detergency<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">). Senyawa kimia pintar ini bekerja aktif mengikis dan mencegah penumpukan kerak karbon.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dampak positif dari bersihnya ruang bakar ini membuat performa kerja busi dan injektor tetap optimal. Komponen vital kelistrikan tidak mudah mati sehingga siklus perawatan berkala menjadi lebih efisien. Investasi pengisian bensin yang tepat ini pada akhirnya sukses memperpanjang usia pakai kendaraan.<\/span><\/p>\n<h2><b>Tabel Perbandingan Jenis Mobil yang Boleh Pakai Pertalite dan yang Dilarang<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perbedaan mobil yang boleh dan dilarang menggunakan Pertalite kerap menjadi pembahasan. Hal ini berkaitan dengan penyaluran BBM subsidi yang lebih tepat sasaran. Adapun perbandingan kedua kategorinya sebagai berikut.<\/span><\/p>\n<h3><b>Komparasi Kapasitas Silinder Serta Jenis Kategori Segmen Kendaraan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tabel di bawah ini mengelompokkan kategori kendaraan di Indonesia berdasarkan kapasitas mesin dan segmennya yang disesuaikan dengan regulasi pembatasan BBM subsidi.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Kategori Kendaraan\u00a0<\/b><\/td>\n<td><b>Kapasitas Silinder (cc)<\/b><\/td>\n<td><b>Status Akses Pertalite<\/b><\/td>\n<td><b>Contoh Model Mobil<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Low Cost Green Car (LCGC)<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1.000 cc \u2013 1.200 cc<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">AMAN<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Daihatsu Sigra, Toyota Calya, Honda Brio Satya<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">City Car &amp; Small Hatchback<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1.000 cc \u2013 1.300 cc<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">AMAN<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Daihatsu Sirion, Suzuki Ignis, Honda Brio RS<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Small MPV &amp; Low SUV<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">1.200 cc \u2013 1.400 cc<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">AMAN<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Toyota Avanza 1.3, Daihatsu Xenia 1.3, Suzuki Ertiga<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Medium MPV &amp; Compact SUV<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Di atas 1.400 cc<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">DILARANG<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mitsubishi Xpander, Honda BR-V, Nissan Livina<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Big SUV &amp; Sedan Mewah<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Di atas 1.500 cc<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">DILARANG<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mitsubishi Pajero Sport, Honda CR-V, Toyota Camry<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3><b>Perbedaan Rekomendasi Oktan Minimum untuk Tiap Jenis Mesin Mobil<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tabel berikut merinci batas aman angka rasio kompresi mesin kendaraan serta rekomendasi nilai oktan bahan bakar yang tepat.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Jenis Spesifikasi Mesin<\/b><\/td>\n<td><b>Rasio Kompresi Ideal<\/b><\/td>\n<td><b>Rekomendasi Bahan Bakar<\/b><\/td>\n<td><b>Status Subsidi Pemerintah<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mesin Kapasitas Kecil \/ Standar<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Di bawah 10:1<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">RON 90 (Pertalite)<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Bersubsidi (Terbatas)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mesin Katup Variabel Modern<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">10:1 sampai 11:1<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">RON 92 (Pertamax)<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Non-Subsidi (Komersial)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Mesin Kompresi Tinggi \/ Turbo<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Di atas 11:1<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">RON 95 \/ 98 (Pertamax Green \/ Turbo)<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Non-Subsidi (Premium)<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h3><b>Perkiraan Selisih Pengeluaran Biaya Operasional Konsumsi BBM Harian<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Simulasi perhitungan di bawah ini menggunakan asumsi jarak tempuh kendaraan rata-rata 50 km per hari dengan konsumsi BBM mobil perkotaan standar sebesar 14 km\/liter.<\/span><\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td><b>Jenis Bahan Bakar\u00a0<\/b><\/td>\n<td><b>Harga per Liter (Juni 2026)<\/b><\/td>\n<td><b>Biaya Harian (Jarak 50 km)<\/b><\/td>\n<td><b>Estimasi Biaya per Bulan (30 Hari)<\/b><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">RON 90 (Pertalite)<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp10.000<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp35.714<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp1.071.428<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">RON 92 (Pertamax)<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp16.250<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp58.035<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp1.741.071<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Selisih Pengeluaran<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp6.250<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp22.321<\/span><\/td>\n<td><span style=\"font-weight: 400;\">Rp669.643\u00a0<\/span><\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2><b>Kesimpulan<\/b><\/h2>\n<h3><b>Rangkuman Aturan Baru 1400 cc Serta Pengaruhnya Bagi Pemilik Kendaraan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Wacana pembatasan bensin Pertalite untuk mobil di atas 1.400 cc bertujuan agar subsidi energi tepat sasaran. Kebijakan ini mewajibkan pemilik MPV medium dan SUV bongsor beralih ke BBM non-subsidi. Penyesuaian regulasi tersebut otomatis meningkatkan kalkulasi biaya operasional transportasi harian masyarakat.<\/span><\/p>\n<h3><b>Solusi Terbaik Menghadapi Kebijakan Pembatasan Pertalite Tahun 2026<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Membeli mobil LCGC atau MPV mesin di bawah 1.400 cc menjadi langkah paling rasional bagi konsumen. Jika tetap menggunakan mobil bermesin besar, penyusunan ulang anggaran menjadi hal wajib. Program loyalitas digital dari SPBU juga bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan potongan harga harian.<\/span><\/p>\n<h3><b>Mengenai Pentingnya Menjaga Kesehatan Mesin Jangka Panjang<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penggunaan bahan bakar beroktan tinggi sesuai kompresi kendaraan memberikan dampak yang sangat positif. Langkah ini efektif mencegah gejala detonasi dini yang merusak komponen piston. Investasi pengisian bensin berkualitas tinggi akan menjamin efisiensi performa mobil untuk jangka panjang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: <\/span><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/perbedaan-pertamax-green-vs-pertamax-biasa-mana-lebih-baik\/\"><b>Perbedaan Pertamax Green vs Pertamax Biasa: Mana Lebih Baik?<\/b><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Itulah pembahasan mengenai mobil yang masih aman menggunakan Pertalite maupun yang berpotensi dibatasi. Informasi ini membuat pembaca tidak perlu bingung lagi dalam memilih kendaraan dan bahan bakar yang sesuai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Jika ingin mencari mobil impian dengan beragam pilihan mesin, segera kunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/olxmobbi\"><b>OLXmobbi<\/b><\/a> <span style=\"font-weight: 400;\">dan dapatkan penawaran menariknya!<\/span><\/p>\n<hr \/>\n<h3 style=\"text-align: center;\"><strong>Dapatkan informasi menarik lainnya di\u00a0<a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/\" rel=\"external noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">OLX<\/a>. Download aplikasinya di\u00a0<a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.app.tokobagus.betterb&amp;hl=id\" rel=\"external noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">Play Store<\/a>\u00a0atau\u00a0<a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/olx-indonesia\/id660161040\" rel=\"external noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">App Store<\/a><\/strong><\/h3>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mobil di atas 1.400 cc kerap dikaitkan dengan pembatasan subsidi Pertalite. Ketahui daftar kendaraan yang terdampak dan kriteria yang diperbolehkan di sini. OLX News &#8211; Daftar mobil yang tidak boleh isi Pertalite menjadi topik yang banyak diperbincangkan. Wacana tersebut berkaitan dengan upaya penyaluran BBM subsidi yang lebih tepat sasaran. Karena itu, banyak pemilik kendaraan mulai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":55,"featured_media":21682,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[61,8595,8603],"tags":[22494,22493,22492],"class_list":{"0":"post-105973","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mobil","8":"category-otomotif","9":"category-tips-otomotif","10":"tag-bahan-bakar-pertalite","11":"tag-cek-spesifikasi-bahan-bakar-mobil","12":"tag-daftar-mobil-yang-tidak-boleh-isi-pertalite"},"acf":[],"aioseo_notices":[],"wp:featuredmedia":[{"id":21682,"date":"2023-10-10 22:38:50","slug":"pertalite-2","type":"attachment","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/mobil-ini-jangan-isi-pertalite\/pertalite-2\/","title":{"rendered":"Pertalite (2)"},"author":"35","caption":{"rendered":""},"alt_text":"Pertalite (2)","media_type":"image\/webp","mime_type":"image\/webp","media_details":{"width":800,"height":533,"file":"https:\/\/news.olx.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2.webp","filesize":18456,"sizes":{"medium":{"file":"Pertalite-2-300x200.webp","width":300,"height":200,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-300x200.webp"},"thumbnail":{"file":"Pertalite-2-150x150.webp","width":150,"height":150,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-150x150.webp"},"medium_large":{"file":"Pertalite-2-768x512.webp","width":768,"height":512,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-768x512.webp"},"td_150x0":{"file":"Pertalite-2-150x100.webp","width":150,"height":100,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-150x100.webp"},"td_218x150":{"file":"Pertalite-2-218x150.webp","width":218,"height":150,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-218x150.webp"},"td_300x0":{"file":"Pertalite-2-300x200.webp","width":300,"height":200,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-300x200.webp"},"td_324x400":{"file":"Pertalite-2-324x400.webp","width":324,"height":400,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-324x400.webp"},"td_485x360":{"file":"Pertalite-2-485x360.webp","width":485,"height":360,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-485x360.webp"},"td_696x0":{"file":"Pertalite-2-696x464.webp","width":696,"height":464,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-696x464.webp"},"td_0x420":{"file":"Pertalite-2-630x420.webp","width":630,"height":420,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-630x420.webp"},"td_80x60":{"file":"Pertalite-2-80x60.webp","width":80,"height":60,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-80x60.webp"},"td_100x70":{"file":"Pertalite-2-100x70.webp","width":100,"height":70,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-100x70.webp"},"td_265x198":{"file":"Pertalite-2-265x198.webp","width":265,"height":198,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-265x198.webp"},"td_324x160":{"file":"Pertalite-2-324x160.webp","width":324,"height":160,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-324x160.webp"},"td_324x235":{"file":"Pertalite-2-324x235.webp","width":324,"height":235,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-324x235.webp"},"td_356x220":{"file":"Pertalite-2-356x220.webp","width":356,"height":220,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-356x220.webp"},"td_356x364":{"file":"Pertalite-2-356x364.webp","width":356,"height":364,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-356x364.webp"},"td_533x261":{"file":"Pertalite-2-533x261.webp","width":533,"height":261,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-533x261.webp"},"td_534x462":{"file":"Pertalite-2-534x462.webp","width":534,"height":462,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-534x462.webp"},"td_696x385":{"file":"Pertalite-2-696x385.webp","width":696,"height":385,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-696x385.webp"},"td_741x486":{"file":"Pertalite-2-741x486.webp","width":741,"height":486,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-741x486.webp"},"widget-thumbnail":{"file":"Pertalite-2-75x75.webp","width":75,"height":75,"mime-type":"image\/webp","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2-75x75.webp"}},"image_meta":{"aperture":"0","credit":"","camera":"","caption":"","created_timestamp":"0","copyright":"","focal_length":"0","iso":"0","shutter_speed":"0","title":"","orientation":"0","keywords":[]}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Pertalite-2.webp"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105973","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/55"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=105973"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105973\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":106642,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105973\/revisions\/106642"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/21682"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=105973"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=105973"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=105973"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}