{"id":108663,"date":"2026-07-17T12:58:22","date_gmt":"2026-07-17T05:58:22","guid":{"rendered":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/?p=108663"},"modified":"2026-07-17T12:58:22","modified_gmt":"2026-07-17T05:58:22","slug":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya\/","title":{"rendered":"Content Creator vs Influencer, Apa Bedanya?"},"content":{"rendered":"\r\n<p style=\"text-align: center;\"><em><strong>Cari tahu perbedaan content creator dan influencer, mulai dari fokus, tujuan, hingga peluang karier di dunia digital. <\/strong><\/em><\/p>\r\n<p><strong>OLX News<\/strong> &#8211; Sebanyak <mark>51 juta orang Indonesia aktif menghasilkan konten digital pada 2024<\/mark>, menurut laporan We Are Social, namun tidak semuanya disebut <em><strong>content creator<\/strong><\/em> dalam arti yang tepat. Banyak orang menyamakan dua istilah ini secara keliru. Padahal, perbedaan antara <em>content creator<\/em> dan <em>influencer<\/em> bukan sekadar soal nama, melainkan soal tujuan, cara kerja, dan nilai yang mereka bawa.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"mengapa-orang-sering-salah-membedakan\">Mengapa Orang Sering Salah Membedakan Keduanya?<\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Kebingungan ini wajar terjadi karena banyak individu menjalankan kedua peran sekaligus. Seorang YouTuber bisa menjadi <em>content creator<\/em> sekaligus influencer dalam waktu yang sama. Namun, dua peran itu punya definisi yang berbeda secara mendasar.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Selain itu, algoritma media sosial membuat siapa saja bisa viral tanpa benar-benar memproduksi konten berkualitas. Akibatnya, garis antara kreator dan <em>influencer<\/em> semakin kabur di mata publik. Berdasarkan riset Katadata Insight Center tahun 2023, <mark>67% responden Indonesia tidak bisa membedakan kedua istilah ini<\/mark> dengan tepat.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image size-large article-body-image\" style=\"margin: 2em 0; text-align: center;\"><img decoding=\"async\" style=\"max-width: 100%; height: auto; border-radius: 8px;\" src=\"https:\/\/api.xerads.id\/storage\/articles\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-body-00cd48.png\" alt=\"Perbandingan peran content creator dan influencer dalam dunia digital marketing modern\" \/ loading=\"lazy\">\r\n<figcaption class=\"wp-element-caption\" style=\"font-size: 0.85em; color: #666; margin-top: 0.5em;\">Content creator fokus pada konten berkualitas, influencer pada jangkauan audiens. | Gambar dibuat oleh GPT Image 2 (OpenAI)<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"apa-yang-dilakukan-content-creator\"><strong>Apa yang Sebenarnya Dilakukan Seorang Content Creator?<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Seorang <em><strong>content creator<\/strong><\/em> adalah individu yang memproduksi konten sebagai produk utama kerjanya. Fokus utamanya ada pada kualitas, orisinalitas, dan nilai informasi dari konten yang dibuat. Konten itu bisa berupa artikel, video, <em>podcast<\/em>, foto, atau ilustrasi.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Oleh karena itu, ukuran keberhasilan seorang <em>content creator<\/em> bukan semata jumlah pengikut. Mereka diukur dari konsistensi produksi, kedalaman konten, dan kemampuan membangun audiens yang loyal. Sebagai contoh, seorang penulis blog teknologi dengan 10.000 pembaca setia bisa dianggap <em>content creator<\/em> yang sukses.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"tugas-utama-content-creator\">Tugas Utama dalam Pekerjaan Ini<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Berikut adalah tugas yang umumnya dijalankan oleh seorang <em>content creator<\/em> setiap harinya:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li><strong>Riset topik:<\/strong> Mencari ide konten berdasarkan tren, kebutuhan audiens, atau data pencarian.<\/li>\r\n<li><strong>Produksi konten:<\/strong> Menulis, merekam, mengedit, atau mendesain materi secara langsung.<\/li>\r\n<li><strong>Distribusi:<\/strong> Mempublikasikan konten di platform yang relevan dengan audiens target.<\/li>\r\n<li><strong>Analisis performa:<\/strong> Membaca data seperti <em>engagement rate<\/em>, tayangan, dan waktu tonton untuk perbaikan konten.<\/li>\r\n<li><strong>Konsistensi jadwal:<\/strong> Menjaga frekuensi unggahan agar audiens tetap aktif.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<blockquote class=\"td_quote_box td_box_center\">\r\n<h6 class=\"wp-block-heading\" style=\"text-align: center;\"><a title=\"Apa Bedanya Influencer, KOL, dan Content Creator?\" href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/apa-bedanya-influencer-kol-dan-content-creator\/\" rel=\"bookmark\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"color: #ff0000;\"><em><strong>Apa Bedanya Influencer, KOL, dan Content Creator?<\/strong><\/em><\/span><\/a><\/h6>\r\n<\/blockquote>\r\n<h2 id=\"apa-yang-dilakukan-influencer\"><strong>Apa yang Sebenarnya Dilakukan Seorang Influencer?<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Seorang <strong>influencer<\/strong> adalah individu yang memiliki kemampuan memengaruhi keputusan atau perilaku audiensnya. Kekuatan utamanya bukan pada konten yang diproduksi, melainkan pada kepercayaan yang sudah dibangun dengan pengikutnya. Dengan demikian, merek membayar influencer untuk mengakses kepercayaan itu.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Namun, influencer tidak selalu memproduksi konten secara mandiri. Banyak influencer bekerja dengan tim kreatif atau menerima materi dari brand. Nilai mereka terletak pada jangkauan dan pengaruh, bukan pada proses kreatif itu sendiri.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"tugas-utama-influencer\">Tugas Utama Seorang Influencer<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Selain membangun audiens, influencer menjalankan sejumlah fungsi spesifik dalam ekosistem pemasaran digital:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li><strong>Endorsement produk:<\/strong> Merekomendasikan produk atau layanan kepada pengikut mereka secara berbayar.<\/li>\r\n<li><strong>Kehadiran di acara:<\/strong> Menghadiri peluncuran produk, pameran, atau acara merek sebagai representasi publik.<\/li>\r\n<li><strong>Kolaborasi merek:<\/strong> Bekerja sama dalam kampanye <em>influencer marketing<\/em> jangka pendek maupun panjang.<\/li>\r\n<li><strong>Membangun komunitas:<\/strong> Menjaga interaksi aktif dengan pengikut agar tingkat kepercayaan tetap tinggi.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"data-dan-fakta-industri\"><strong>Data dan Fakta dari Industri Kreator Digital Indonesia<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Berdasarkan laporan NielsenIQ Indonesia tahun 2024, <mark>pasar <em>influencer<\/em> marketing di Indonesia diperkirakan mencapai Rp 1,8 triliun<\/mark>. Angka ini tumbuh 34% dibanding tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini mendorong banyak orang untuk memahami perbedaan peran di industri ini.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Selanjutnya, beberapa fakta penting lain yang perlu kamu ketahui:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li>Menurut Hootsuite, <strong><em>nano influencer<\/em><\/strong> dengan 1.000 hingga 10.000 pengikut memiliki <em>engagement rate<\/em> rata-rata 5%, lebih tinggi dari mega influencer.<\/li>\r\n<li>Berdasarkan data Statista 2024, platform YouTube dan Instagram menjadi dua platform utama bagi <em>content creator<\/em> Indonesia.<\/li>\r\n<li>Dilansir dari Kompas, sebanyak <mark>40% <em>brand<\/em> Indonesia mengalokasikan lebih dari 30% anggaran digital mereka untuk <em>influencer<\/em> <em>marketing<\/em><\/mark> pada 2023.<\/li>\r\n<li>Riset dari Populix menunjukkan bahwa 72% konsumen Indonesia lebih percaya rekomendasi influencer yang juga aktif membuat konten orisinal.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"mitos-yang-sering-beredar\"><strong>Mitos yang Sering Beredar Seputar Content Creator dan Influencer<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Banyak asumsi keliru yang beredar di masyarakat tentang dua profesi ini. Mitos-mitos ini bisa menyesatkan kamu saat memilih jalur karier atau strategi pemasaran. Berikut tiga mitos yang paling umum beserta koreksinya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"mitos-satu-follower-banyak-berarti-content-creator\">Mitos 1: Punya Banyak Pengikut Berarti Kamu Seorang Content Creator<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ini tidak tepat. Jumlah pengikut adalah ukuran pengaruh, bukan ukuran kemampuan produksi konten. Seorang selebriti yang hanya mengunggah foto pribadi bukan <em>content creator<\/em> dalam pengertian profesional. <em><strong>Content creator<\/strong><\/em> diidentifikasi dari proses kreatif yang konsisten dan terstruktur.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"mitos-dua-influencer-harus-terkenal\">Mitos 2: Influencer Harus Terkenal Secara Nasional<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Namun, kenyataannya tidak demikian. Seorang <em>micro influencer<\/em> di bidang pertanian organik dengan 5.000 pengikut bisa sangat efektif untuk brand pupuk lokal. Pengaruh bukan soal skala, melainkan soal relevansi dengan audiens yang tepat.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"mitos-tiga-semua-influencer-adalah-content-creator\">Mitos 3: Semua Influencer Otomatis Adalah Content Creator<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Meskipun demikian, banyak influencer yang tidak memproduksi konten secara mandiri. Mereka mengandalkan tim editor, fotografer, atau bahkan materi yang sudah disiapkan oleh brand. Sebaliknya, banyak <em>content creator<\/em> yang tidak memiliki pengaruh besar karena audiens mereka kecil namun sangat spesifik.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"cara-menjadi-content-creator-profesional\"><strong>Cara Memulai Perjalanan sebagai Content Creator Profesional<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Menjadi <em>content creator<\/em> profesional membutuhkan lebih dari sekadar kamera dan akun media sosial. Kamu perlu membangun keahlian, konsistensi, dan pemahaman tentang audiens. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu ikuti:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\">\r\n<li><strong>Tentukan niche:<\/strong> Pilih topik spesifik yang kamu kuasai dan diminati oleh audiens yang jelas.<\/li>\r\n<li><strong>Pilih platform utama:<\/strong> Fokus pada satu platform dulu, misalnya YouTube untuk video atau Instagram untuk visual.<\/li>\r\n<li><strong>Pelajari dasar produksi:<\/strong> Kuasai editing video, penulisan, atau desain grafis sesuai format konten yang kamu pilih.<\/li>\r\n<li><strong>Buat jadwal konten:<\/strong> Konsistensi lebih penting dari frekuensi. Satu konten berkualitas per minggu lebih baik dari tujuh konten biasa.<\/li>\r\n<li><strong>Analisis data secara rutin:<\/strong> Gunakan fitur analitik bawaan platform untuk memahami konten mana yang paling disukai audiensmu.<\/li>\r\n<li><strong>Bangun portofolio:<\/strong> Kumpulkan karya terbaik kamu untuk ditunjukkan kepada brand atau klien potensial.<\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Selain itu, bergabung dengan komunitas kreator lokal bisa mempercepat pertumbuhanmu. Komunitas seperti forum kreator di Discord atau grup Facebook bisa memberikan umpan balik nyata. Berdasarkan pengalaman banyak kreator Indonesia, kolaborasi antar kreator adalah cara tercepat untuk menumbuhkan audiens baru.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"kesimpulan\"><strong>Kesimpulan: Siapa yang Lebih Kamu Butuhkan?<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Pertanyaan awal kita adalah: apa perbedaan <em>content creator<\/em> dan influencer? Jawabannya sederhana.<em> Content creator<\/em> berfokus pada produksi konten berkualitas, sementara influencer berfokus pada pengaruh terhadap keputusan audiens. Keduanya bisa saling tumpang tindih, tetapi tidak selalu identik.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Oleh karena itu, jika kamu seorang pemasar, pilih berdasarkan tujuan kampanye. Jika kamu ingin membangun karier digital, pahami dulu peran mana yang sesuai dengan keahlian dan minatmu. Dua profesi ini sama-sama relevan, namun menuntut pendekatan yang berbeda.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"faq\"><strong>Pertanyaan yang Sering Diajukan<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"faq-apakah-content-creator-bisa-jadi-influencer\">Apakah seorang <em>content creator<\/em> bisa menjadi influencer sekaligus?<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ya, bisa. Banyak kreator yang membangun pengaruh seiring bertumbuhnya audiens mereka. Namun, tidak semua <em>content creator<\/em> ingin atau perlu menjadi influencer. Fokus pada kualitas konten sering kali lebih menguntungkan dalam jangka panjang.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"faq-berapa-penghasilan-content-creator\">Berapa penghasilan rata-rata seorang <em>content creator<\/em> di Indonesia?<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Penghasilan sangat bervariasi tergantung <em>platform<\/em>, <em>niche<\/em>, dan ukuran audiens. Berdasarkan survei Populix tahun 2023, <mark><em>content creator<\/em> dengan 50.000 hingga 100.000 pengikut rata-rata menghasilkan Rp 5 juta hingga Rp 20 juta per bulan<\/mark> dari berbagai sumber. Sumber penghasilan bisa berasal dari <em>brand deal<\/em>, AdSense, atau penjualan produk digital.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"faq-platform-terbaik-untuk-content-creator\"><em>Platform<\/em> mana yang paling cocok untuk memulai sebagai <em>content creator<\/em>?<\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Tidak ada jawaban tunggal karena setiap <em>platform<\/em> punya karakteristik berbeda. YouTube cocok untuk konten video panjang dengan monetisasi iklan. Instagram dan TikTok lebih cocok untuk konten visual pendek dengan potensi viral yang lebih cepat. Pilih platform berdasarkan format konten yang paling kamu kuasai.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Setelah membaca ini, kamu termasuk content creator, influencer, atau keduanya sekaligus? <strong>(RK)<\/strong><\/p>\r\n<hr \/>\r\n<h3 style=\"text-align: center;\"><strong>Dapatkan informasi menarik lainnya di\u00a0<a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/\" rel=\"external noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">OLX<\/a>. Download aplikasinya di\u00a0<a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.app.tokobagus.betterb&amp;hl=id\" rel=\"external noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">Play Store<\/a>\u00a0atau\u00a0<a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/olx-indonesia\/id660161040\" rel=\"external noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">App Store<\/a><\/strong><\/h3>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak orang keliru membedakan content creator dan influencer. Pelajari perbedaan mendasar keduanya dari segi tujuan, cara kerja, dan nilai yang dibawa.<\/p>\n","protected":false},"author":35,"featured_media":108661,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[8616],"tags":[23809,23811,6208,20171,23808,23810],"class_list":{"0":"post-108663","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-karier-dan-lowongan-kerja","8":"tag-apa-itu-content-creator","9":"tag-cara-menjadi-content-creator","10":"tag-content-creator","11":"tag-influencer","12":"tag-perbedaan-content-creator-dan-influencer","13":"tag-tugas-influencer"},"acf":[],"aioseo_notices":[],"wp:featuredmedia":[{"id":108661,"date":"2026-07-17 10:24:23","slug":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya","type":"attachment","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya\/","title":{"rendered":"Content Creator vs Influencer, Apa Bedanya?"},"author":"35","caption":{"rendered":"Pahami perbedaan content creator dan influencer di era digital | Gambar dibuat oleh GPT Image 2 (OpenAI)"},"alt_text":"Content creator sedang membuat konten digital di depan kamera dan laptop, berbeda dengan influencer","media_type":"image\/jpeg","mime_type":"image\/jpeg","media_details":{"width":1536,"height":1024,"file":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48.jpg","filesize":71016,"sizes":{"medium":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-300x200.webp","width":300,"height":200,"mime-type":"image\/webp","filesize":9880,"sources":{"image\/webp":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-300x200.webp","filesize":9880}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-300x200.webp"},"large":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-1024x683.webp","width":1024,"height":683,"mime-type":"image\/webp","filesize":41516,"sources":{"image\/webp":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-1024x683.webp","filesize":41516}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-1024x683.webp"},"thumbnail":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-150x150.webp","width":150,"height":150,"mime-type":"image\/webp","filesize":5174,"sources":{"image\/webp":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-150x150.webp","filesize":5174}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-150x150.webp"},"medium_large":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-768x512.webp","width":768,"height":512,"mime-type":"image\/webp","filesize":31484,"sources":{"image\/webp":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-768x512.webp","filesize":31484}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-768x512.webp"},"td_0x420":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-630x420.webp","width":630,"height":420,"mime-type":"image\/webp","filesize":23908,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-630x420.webp"},"td_80x60":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-80x60.webp","width":80,"height":60,"mime-type":"image\/webp","filesize":1818,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-80x60.webp"},"td_150x0":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-150x100.webp","width":150,"height":100,"mime-type":"image\/webp","filesize":4096,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-150x100.webp"},"td_218x150":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-218x150.webp","width":218,"height":150,"mime-type":"image\/webp","filesize":6776,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-218x150.webp"},"td_300x0":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-300x200.webp","width":300,"height":200,"mime-type":"image\/webp","filesize":9880,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-300x200.webp"},"td_324x400":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-324x400.webp","width":324,"height":400,"mime-type":"image\/webp","filesize":14432,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-324x400.webp"},"td_485x360":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-485x360.webp","width":485,"height":360,"mime-type":"image\/webp","filesize":18348,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-485x360.webp"},"td_696x0":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-696x464.webp","width":696,"height":464,"mime-type":"image\/webp","filesize":26600,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-696x464.webp"},"td_1068x0":{"file":"content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-1068x712.webp","width":1068,"height":712,"mime-type":"image\/webp","filesize":42818,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48-1068x712.webp"}},"image_meta":{"aperture":"0","credit":"","camera":"","caption":"","created_timestamp":"0","copyright":"","focal_length":"0","iso":"0","shutter_speed":"0","title":"","orientation":"0","keywords":[]}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/content-creator-vs-influencer-apa-bedanya-Vq36El-00cd48.webp"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108663","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108663"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108663\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":108686,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108663\/revisions\/108686"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108661"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108663"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108663"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108663"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}