{"id":108923,"date":"2026-07-22T20:00:06","date_gmt":"2026-07-22T13:00:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/?p=108923"},"modified":"2026-07-22T16:47:03","modified_gmt":"2026-07-22T09:47:03","slug":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki\/","title":{"rendered":"Mengenal Profesi Graphic Designer: Skill yang Wajib Dimiliki"},"content":{"rendered":"\r\n<h4 class=\"wp-block-heading\" id=\"judul-utama\" style=\"text-align: center;\"><em><strong>Graphic designer bukan sekadar tukang gambar, melainkan profesi yang lebih kompleks dari yang kamu kira.<\/strong><\/em><\/h4>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><strong>OLX News<\/strong> &#8211; Banyak orang percaya bahwa menjadi seorang <em>graphic<\/em> <em>designer<\/em> hanya soal bakat menggambar dan kemampuan mengoperasikan <em>software<\/em>. Faktanya berbeda dari yang banyak dipercaya: profesi ini menggabungkan strategi komunikasi, psikologi warna, dan pemahaman bisnis yang mendalam. Yang jarang diketahui adalah bahwa <em>graphic <\/em><i>designer <\/i>terbaik bukan yang paling artistik, melainkan yang paling mampu menerjemahkan pesan menjadi visual yang bekerja.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"asal-usul-profesi-desain-grafis\"><strong>Dari Mana Profesi Ini Berasal dan Mengapa Ia Ada<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Istilah <em>graphic design<\/em> pertama kali digunakan oleh William Addison Dwiggins pada tahun 1922. Ia menggunakannya untuk mendeskripsikan pekerjaannya dalam mengatur elemen visual pada halaman cetak. Sejak saat itu, profesi ini berkembang seiring revolusi industri dan kebutuhan komunikasi massa.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Selain itu, kemunculan mesin cetak massal pada abad ke-19 menciptakan permintaan besar untuk materi visual. Poster, iklan koran, dan kemasan produk membutuhkan seseorang yang bisa merancang visual secara sistematis. Dari kebutuhan itulah profesi <em>graphic designer<\/em> lahir secara formal.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Namun, transformasi terbesar terjadi pada era digital. Komputer pribadi dan <em>software<\/em> seperti Adobe Photoshop yang dirilis tahun 1990 mengubah cara kerja <i>designer <\/i>sepenuhnya. Profesi ini tidak lagi terbatas pada studio cetak, tetapi merambah ke layar digital, media sosial, dan antarmuka aplikasi.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"inti-profesi-graphic-designer\"><strong>Inti dari Profesi Graphic Designer: Lebih dari Sekadar Estetika<\/strong><\/h2>\r\n<p><img decoding=\"async\" style=\"max-width: 100%; height: auto; border-radius: 8px;\" src=\"https:\/\/api.xerads.id\/storage\/articles\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-body-e4f638.png\" alt=\"Seorang graphic designer sedang bekerja di depan komputer dengan software desain grafis profesional\" \/ loading=\"lazy\"><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Seorang <em>graphic<\/em> <em>designer<\/em> bekerja di persimpangan antara seni dan komunikasi. Tugasnya bukan membuat sesuatu yang indah semata. Tugasnya adalah membuat pesan tersampaikan dengan cara yang paling efektif melalui visual.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"tugas-utama-desainer-grafis\"><strong>Tugas Utama yang Diemban Setiap Hari<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Dalam praktiknya, tugas <em>graphic<\/em> <em>designer<\/em> mencakup banyak hal. Berikut adalah pekerjaan yang paling umum dilakukan:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li><strong>Merancang identitas merek<\/strong>, termasuk logo, palet warna, dan panduan tipografi yang konsisten.<\/li>\r\n<li><strong>Membuat materi pemasaran<\/strong> seperti brosur, banner digital, konten media sosial, dan iklan cetak.<\/li>\r\n<li><strong>Mendesain antarmuka pengguna<\/strong> (UI) untuk aplikasi dan situs web, meskipun ini sering bersinggungan dengan peran UI\/UX designer.<\/li>\r\n<li><strong>Mengolah foto dan ilustrasi<\/strong> agar sesuai dengan kebutuhan klien dan konteks publikasi.<\/li>\r\n<li><strong>Berkolaborasi dengan tim pemasaran<\/strong>, copywriter, dan manajer proyek untuk memastikan visual selaras dengan strategi.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n<blockquote class=\"td_quote_box td_box_center\">\r\n<h6 style=\"text-align: center;\"><a title=\"10 Merek Laptop Terbaik untuk Graphic Designer\" href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/10-merek-laptop-terbaik-untuk-graphic-designer\/\" rel=\"bookmark\" data-wpel-link=\"internal\"><span style=\"color: #ff0000;\"><em><strong>10 Merek Laptop Terbaik untuk Graphic Designer<\/strong><\/em><\/span><\/a><\/h6>\r\n<\/blockquote>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"skill-graphic-designer-wajib\"><strong>Skill Graphic Designer yang Wajib Dikuasai<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Penelitian terbaru dari platform karir LinkedIn menunjukkan bahwa permintaan untuk <i>designer <\/i>dengan <em>skill<\/em> multidisiplin meningkat signifikan. Kamu tidak cukup hanya menguasai satu alat. Berikut adalah <em>skill<\/em> wajib <i>graphic designer <\/i>yang paling dicari industri saat ini:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\">\r\n<li><strong>Penguasaan software desain<\/strong>: Adobe Illustrator, Photoshop, InDesign, dan Figma adalah standar industri yang tidak bisa diabaikan.<\/li>\r\n<li><strong>Pemahaman teori desain<\/strong>: prinsip komposisi, hierarki visual, tipografi, dan teori warna adalah fondasi yang tidak bisa digantikan software.<\/li>\r\n<li><strong>Kemampuan berpikir konseptual<\/strong>: <i>designer <\/i>yang baik bisa mengubah brief yang abstrak menjadi konsep visual yang konkret.<\/li>\r\n<li><strong>Komunikasi dan presentasi<\/strong>: kamu harus bisa menjelaskan keputusan desain kepada klien yang tidak memiliki latar belakang visual.<\/li>\r\n<li><strong>Manajemen waktu<\/strong>: proyek desain sering berjalan bersamaan dengan tenggat waktu yang ketat.<\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"spesialisasi-dalam-desain-grafis\"><strong>Spesialisasi yang Ada di Dalam Bidang Ini<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Selain itu, dunia desain grafis memiliki banyak jalur spesialisasi. Tidak semua <i>designer <\/i>mengerjakan hal yang sama. Beberapa jalur yang populer antara lain:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ul class=\"wp-block-list\">\r\n<li><em>Brand identity designer<\/em>: fokus pada membangun karakter visual sebuah merek dari nol.<\/li>\r\n<li><em>Motion graphic designer<\/em>: menggabungkan desain dengan animasi untuk konten video dan iklan digital.<\/li>\r\n<li><em>Packaging designer<\/em>: merancang kemasan produk fisik yang menarik di rak toko.<\/li>\r\n<li><em>Editorial designer<\/em>: bekerja untuk majalah, buku, dan publikasi cetak maupun digital.<\/li>\r\n<\/ul>\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"pendapat-praktisi-desain\"><strong>Yang Dikatakan Praktisi: Perspektif dari Lapangan<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Debbie Millman, pendiri program <em>Masters in Branding<\/em> di School of Visual Arts New York, pernah menyatakan dalam podcastnya <em>Design Matters<\/em> bahwa desain bukan tentang membuat sesuatu terlihat bagus. Menurutnya, desain adalah tentang membuat sesuatu bekerja dengan cara yang bermakna bagi manusia.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Dengan demikian, perspektif ini menggeser cara kita memandang profesi ini. <i>Designer <\/i>bukan pelaksana estetika. Mereka adalah pemecah masalah yang menggunakan visual sebagai alat.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Di Indonesia, komunitas <i>designer <\/i>seperti <em>Belajar Desain<\/em> dan forum Behance Indonesia sering mendiskusikan hal serupa. Banyak <em>designer<\/em> senior di komunitas tersebut menekankan bahwa portofolio <em>graphic<\/em> <em>design<\/em> yang kuat bukan hanya kumpulan karya indah. Portofolio yang baik menunjukkan proses berpikir, konteks proyek, dan hasil yang terukur.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"cara-menjadi-graphic-designer\"><strong>Langkah Nyata untuk Memulai Karir sebagai Graphic Designer<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Sebagai contoh, banyak <i>designer <\/i>sukses di Indonesia memulai tanpa gelar formal. Mereka belajar secara mandiri melalui kursus online dan membangun portofolio dari proyek kecil. Kamu bisa mengikuti jalur yang sama dengan langkah yang terstruktur.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\">\r\n<li><strong>Pelajari dasar teori desain terlebih dahulu.<\/strong> Sebelum menyentuh software, pahami prinsip komposisi, tipografi, dan teori warna dari buku seperti <em>The Elements of Typographic Style<\/em> karya Robert Bringhurst.<\/li>\r\n<li><strong>Kuasai minimal dua <em>software<\/em> utama.<\/strong> Mulai dengan Figma untuk desain digital dan Adobe Illustrator untuk desain berbasis vektor. Keduanya memiliki versi gratis atau uji coba.<\/li>\r\n<li><strong>Bangun portofolio sejak hari pertama.<\/strong> Kerjakan proyek fiktif, redesain merek lokal, atau bantu usaha kecil di sekitarmu secara gratis untuk mendapatkan karya nyata.<\/li>\r\n<li><strong>Unggah karya ke platform yang tepat.<\/strong> Behance dan Dribbble adalah dua platform utama tempat klien dan rekruter mencari <em>designer<\/em>.<\/li>\r\n<li><strong>Bergabung dengan komunitas <em>designer<\/em>.<\/strong> Komunitas seperti Dribbble Indonesia atau grup Facebook <em>graphic designer<\/em> Indonesia memberi akses ke umpan balik, peluang kerja, dan perkembangan tren.<\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Selain itu, kamu perlu memahami bahwa proses belajar tidak berhenti setelah mendapat pekerjaan pertama. Industri desain berubah cepat. Designer yang terus belajar dan mengikuti tren seperti desain berbasis AI akan memiliki posisi yang jauh lebih kuat.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Namun, jangan terjebak dalam sindrom belajar tanpa pernah mengerjakan proyek nyata. Kamu belajar paling banyak dari mengerjakan <em>brief<\/em> sungguhan, menerima kritik klien, dan merevisi karya berulang kali.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"penutup-perjalanan-desainer\"><strong>Satu Langkah Pertama yang Bisa Kamu Ambil Sekarang<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Profesi <em><strong>graphic designer<\/strong> <\/em>memang lebih kompleks dari yang terlihat di permukaan. Ia menuntut kombinasi antara kepekaan visual, logika komunikasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap teknologi yang terus berubah. Jika kamu tertarik memulai, langkah paling sederhana yang bisa kamu ambil hari ini adalah membuka satu tutorial dasar tipografi atau komposisi, lalu langsung praktikkan pada sebuah proyek kecil. Perjalanan seribu mil dimulai dari satu desain pertama yang kamu berani selesaikan.<\/p>\r\n<hr \/>\r\n<h3 style=\"text-align: center;\"><strong>Dapatkan informasi menarik lainnya di\u00a0<a href=\"https:\/\/www.olx.co.id\/\" rel=\"external noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">OLX<\/a>. Download aplikasinya di\u00a0<a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.app.tokobagus.betterb&amp;hl=id\" rel=\"external noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">Play Store<\/a>\u00a0atau\u00a0<a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/olx-indonesia\/id660161040\" rel=\"external noopener noreferrer\" data-wpel-link=\"external\">App Store<\/a><\/strong><\/h3>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Temukan apa yang membuat seorang graphic designer sukses. Pelajari skill wajib, sejarah profesi, dan mengapa desainer grafis lebih dari sekadar tukang gamb<\/p>\n","protected":false},"author":35,"featured_media":108921,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[8616],"tags":[23883,9226,23881,16886,23884,23882],"class_list":{"0":"post-108923","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-karier-dan-lowongan-kerja","8":"tag-cara-menjadi-graphic-designer","9":"tag-graphic-designer","10":"tag-profesi-graphic-designer","11":"tag-skill-graphic-designer","12":"tag-skill-wajib-desainer-grafis","13":"tag-tugas-graphic-designer"},"acf":[],"aioseo_notices":[],"wp:featuredmedia":[{"id":108921,"date":"2026-07-20 08:37:59","slug":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki","type":"attachment","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki\/","title":{"rendered":"Mengenal Profesi Graphic Designer: Skill yang Wajib Dimiliki"},"author":"35","caption":{"rendered":"Profesi graphic designer membutuhkan berbagai skill kreatif dan teknis yang mumpuni | Gambar dibuat oleh GPT Image 2 (OpenAI)"},"alt_text":"Seorang graphic designer bekerja di depan komputer dengan software desain grafis dan tablet digital","media_type":"image\/jpeg","mime_type":"image\/jpeg","media_details":{"width":1536,"height":1024,"file":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638.jpg","filesize":95298,"sizes":{"medium":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-300x200.webp","width":300,"height":200,"mime-type":"image\/webp","filesize":11046,"sources":{"image\/webp":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-300x200.webp","filesize":11046}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-300x200.webp"},"large":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-1024x683.webp","width":1024,"height":683,"mime-type":"image\/webp","filesize":52582,"sources":{"image\/webp":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-1024x683.webp","filesize":52582}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-1024x683.webp"},"thumbnail":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-150x150.webp","width":150,"height":150,"mime-type":"image\/webp","filesize":5212,"sources":{"image\/webp":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-150x150.webp","filesize":5212}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-150x150.webp"},"medium_large":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-768x512.webp","width":768,"height":512,"mime-type":"image\/webp","filesize":38240,"sources":{"image\/webp":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-768x512.webp","filesize":38240}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-768x512.webp"},"td_0x420":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-630x420.webp","width":630,"height":420,"mime-type":"image\/webp","filesize":28940,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-630x420.webp"},"td_80x60":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-80x60.webp","width":80,"height":60,"mime-type":"image\/webp","filesize":1894,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-80x60.webp"},"td_150x0":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-150x100.webp","width":150,"height":100,"mime-type":"image\/webp","filesize":4276,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-150x100.webp"},"td_218x150":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-218x150.webp","width":218,"height":150,"mime-type":"image\/webp","filesize":7208,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-218x150.webp"},"td_300x0":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-300x200.webp","width":300,"height":200,"mime-type":"image\/webp","filesize":11046,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-300x200.webp"},"td_324x400":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-324x400.webp","width":324,"height":400,"mime-type":"image\/webp","filesize":15196,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-324x400.webp"},"td_485x360":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-485x360.webp","width":485,"height":360,"mime-type":"image\/webp","filesize":21726,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-485x360.webp"},"td_696x0":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-696x464.webp","width":696,"height":464,"mime-type":"image\/webp","filesize":32040,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-696x464.webp"},"td_1068x0":{"file":"mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-1068x712.webp","width":1068,"height":712,"mime-type":"image\/webp","filesize":54652,"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638-1068x712.webp"}},"image_meta":{"aperture":"0","credit":"","camera":"","caption":"","created_timestamp":"0","copyright":"","focal_length":"0","iso":"0","shutter_speed":"0","title":"","orientation":"0","keywords":[]}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/mengenal-profesi-graphic-designer-skill-yang-wajib-dimiliki-8y1Bnw-e4f638.webp"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/35"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=108923"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108923\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":109186,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/108923\/revisions\/109186"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/108921"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=108923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=108923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=108923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}