{"id":6317,"date":"2021-10-14T07:41:08","date_gmt":"2021-10-14T07:41:08","guid":{"rendered":"http:\/\/tri-pc:8073\/olx-news\/2021\/10\/14\/cara-menghitung-pajak-kendaraan-bermotor\/"},"modified":"2026-03-06T10:22:06","modified_gmt":"2026-03-06T03:22:06","slug":"cara-menghitung-pajak-kendaraan-bermotor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/cara-menghitung-pajak-kendaraan-bermotor\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung Pajak Kendaraan Bermotor"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Setiap pemilik kendaraan bermotor wajib membayar pajak. Karena pemilik mobil atau sepeda motor sudah tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019 tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Untuk tarif pajak penjualan atas barang mewah kendaraan bermotor angkutan orang sesuai aturan yang berlaku ditetapkan sebesar 15-70 persen dari harga jual.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Sementara untuk kendaraan bermotor kapasitas pengangkutan kurang dari 10 orang termasuk pengemudi bisa ditetapkan berdasarkan kapasitas isi silinder dengan tarif pajak 10-125 persen dari harga jual. Sedangkan jika lebih dari 10-15 orang termasuk pengemudi, maka tarifnya mulai 15-30 persen dari harga jual..<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">OLXer juga harus tau kalau tarif PPnBM mobil maupun sepeda motor dalam periode tertentu mengalami perubahan yang ditetapkan dalam peraturan pemerintah.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Nah, jika ingin tahu berapa tarif PPnBM kendaraan bermotor yang saat ini berlaku, berikut ulasannya.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Pengenaan pajak pada kendaraan bermotor juga diatur dalam UU No.28\/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Selain itu, pengenaan pajak kendaraan bermotor juga bersifat progresif sehingga ditetapkan berdasarkan tingkat kepemilikan, seperti kepemilikan kendaraan pertama, kedua, ketiga, keempat dan seterusnya.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Bahkan dilansir klikpajak.id, berdasarkan pasal 6 UU No 28 Tahun 2009 tentang PDRD, tarif pajak progresif kendaraan bermotor ditetapkan sebesar:<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\">&#8211; K<span style=\"background-color:#ffffff\">epemilikan kendaraan bermotor pertama dikenakan biaya paling sedikit 1 persen, paling besar 2 persen<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\">&#8211; <span style=\"background-color:#ffffff\">Kepemilikan kendaraan bermotor kedua, ketiga, dan seterusnya dibebankan tarif paling rendah 2 persen dan paling tinggi 10 persen.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Hanya saja, setiap daerah mempunyai kewenangan sendiri berapa besar tarif kepemilikan pajak kendaraan bermotor tersebut dengan syarat tidak melebihi rentang tarif yang tercantum dalam undang-undang yang berlaku.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Sedangkan di Jakarta, sesuai Peraturan Daerah Provinsi DKI Jakarta No.2 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah No.8 Tahun 2010 tentang Pajak Kendaraan Bermotor<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\">&#8211; <span style=\"background-color:#ffffff\">2 persen untuk kendaraan pertama<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\">&#8211; <span style=\"background-color:#ffffff\">2,5 persen untuk kendaraan kedua<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\">&#8211; <span style=\"background-color:#ffffff\">3 persen untuk kendaraan ketiga<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\">&#8211; <span style=\"background-color:#ffffff\">3,5 persen untuk kendaraan keempat<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\">&#8211; <span style=\"background-color:#ffffff\">4 persen untuk kendaraan kelima<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\">&#8211; <span style=\"background-color:#ffffff\">4,5 persen untuk kendaraan keenam<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\">&#8211; <span style=\"background-color:#ffffff\">5 persen untuk kendaraan ketujuh<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\">&#8211; <span style=\"background-color:#ffffff\">10 persen untuk kendaraan kedelapan dan seterusnya hingga ke-17.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Artinya, pengenaan pajak mobil dan motor di Jakarta untuk mobil pertama tarif pajaknya 2 persen dan untuk mobil kedua tarif pajaknya 2,5 persen dan seterusnya.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align:justify\"><strong><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Cara Menghitung Pajak<\/span><\/span><\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Jika ingin tahu besaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) OLXer, berikut caranya :<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Rumus: Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) x koefisien x tarif pajak<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Seperti diketahui, Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) adalah harga atau nilai yang sudah ditetapkan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) yang sebelumnya sudah mendapatkan data dari Agen Pemegang Merek (ATPM).<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Sedangkan Koefisien merupakan, NJKP diperoleh dengan rumus: (PKB\/2) x 100. Nilai PKB ini tertera pada lembar bagian belakang Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Sementara jika merasa terkena tarif pajak progresif, maka ketika sudah mengetahui hasil NJKB, berikutnya dikalikan dengan persentase pajak progresif kendaraan bermotornya.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Adapun Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) ditentukan untuk mendapatkan pajak progresif tiap kendaraan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#262626\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Melansir akun Instagram @humaspajakjakarta, ada contoh membayar pajak dimana untuk <\/span><\/span><span style=\"color:#222222\">\u00a0SWDKLLJ sudah ditentukan mobil Rp 143.000 dan sepeda motor Rp 35.000<\/span><\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pengenaan pajak pada kendaraan bermotor juga diatur dalam UU No.28\/2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6318,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[46],"tags":[],"class_list":{"0":"post-6317","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita"},"acf":[],"aioseo_notices":[],"wp:featuredmedia":[{"id":6318,"date":"2021-10-14 07:41:09","slug":"d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d","type":"attachment","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/cara-menghitung-pajak-kendaraan-bermotor\/d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d\/","title":{"rendered":"Cara Menghitung Pajak Kendaraan Bermotor"},"author":"1","caption":{"rendered":"Ilustrasi biaya yang harus dibayar untuk perpanjang STNK. (Istimewa)"},"alt_text":"Ilustrasi biaya yang harus dibayar untuk perpanjang STNK","media_type":"image\/jpeg","mime_type":"image\/jpeg","media_details":{"width":1000,"height":664,"file":"http:\/\/tri-pc:8073\/olx-news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d.jpeg","filesize":34230,"sizes":{"medium":{"file":"d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d-300x199.jpeg","width":300,"height":199,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d-300x199.jpeg"},"thumbnail":{"file":"d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d-150x150.jpeg","width":150,"height":150,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d-150x150.jpeg"},"medium_large":{"file":"d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d-768x510.jpeg","width":768,"height":510,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d-768x510.jpeg"},"td_218x150":{"file":"d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d-218x150.jpeg","width":218,"height":150,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d-218x150.jpeg"},"td_324x400":{"file":"d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d-324x400.jpeg","width":324,"height":400,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d-324x400.jpeg"},"td_485x360":{"file":"d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d-485x360.jpeg","width":485,"height":360,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d-485x360.jpeg"},"td_696x0":{"file":"d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d-696x462.jpeg","width":696,"height":462,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d-696x462.jpeg"}},"image_meta":{"aperture":"0","credit":"","camera":"","caption":"","created_timestamp":"0","copyright":"","focal_length":"0","iso":"0","shutter_speed":"0","title":"","orientation":"0","keywords":[]}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/d26abd68-02bf-4ca8-b521-ae4ef2e5018d.jpeg"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6317","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6317"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6317\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":96050,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6317\/revisions\/96050"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6318"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6317"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6317"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6317"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}