{"id":6857,"date":"2021-10-14T07:47:24","date_gmt":"2021-10-14T07:47:24","guid":{"rendered":"http:\/\/tri-pc:8073\/olx-news\/2021\/10\/14\/kecelakaan-karena-pengendara-ugalugalan-harus-kena-pasal-dan-sanksi-berat\/"},"modified":"2021-10-14T07:47:24","modified_gmt":"2021-10-14T07:47:24","slug":"kecelakaan-karena-pengendara-ugalugalan-harus-kena-pasal-dan-sanksi-berat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/kecelakaan-karena-pengendara-ugalugalan-harus-kena-pasal-dan-sanksi-berat\/","title":{"rendered":"Kecelakaan Karena Pengemudi Ugal-Ugalan Harus Kena Pasal dan Sanksi Berat"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#1e2b2c\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Kecelakaan akibat mengemudi ugal-ugalan hingga melebihi batas kecepatan maksimal sering kali terjadi di jalan raya. Padahal, mengemudi yang tak tahu aturan itu tidak hanya membahayakan dirinya sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#1e2b2c\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Menurut pengamat transportasi, Budiyanto, kecelakaan bisa dapat dihindari apabila setiap pengguna jalan paham dan melaksanakan tata cara berlalu lintas yang benar, dan menyadari\u00a0 resikonya apabila sengaja dilanggar.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#1e2b2c\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Dia mencontohkan, di wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga, seperti Tangerang, Bekasi, Depok dan Bogor, diperkirakan setidaknya antara 5.000-6.000 kasus kecelakaan per tahun.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#1e2b2c\"><span style=\"background-color:#ffffff\">\u201cMengemudikan kendaraan bermotor dengan cara ugal-ugalan, tidak wajar dan melebih batas kecepatan maksimal merupakan pelanggaran lalu lintas dan berpotensi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Hasil analisa dan evaluasi bahwa setiap kejadian kecelakaan lalu lintas sudah dipastikan diawali dengan pelanggaran lalu lintas,\u201d ungkap Budiyanto.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#1e2b2c\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Budi yang juga merupakan mantan Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya mengatakan, sejatinya upaya dan langkah aparat sudah dilaksanakan dengan berbagai macam tindakan untuk mengurangi kecelakaan, mulai dari langkah preemtif, preventif hingga penegakan hukum.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#1e2b2c\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Lebih lanjut Budi mengatakan, langkah penegakan hukum sebagai langkah terakhir yang\u00a0cukup efektif untuk memberikan efek jera kepada para pengguna jalan yang melakukan pelanggaran lalu lintas dan angkutan Jalan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#1e2b2c\"><span style=\"background-color:#ffffff\">\u201cNamun fakta yang terjadi, bahwa langkah penegakan hukum yang disertai dengan kegiatan imbangan berjalan secara paralel belum mampu membangun kesadaran berdisiplin berlalu lintas secara maksimal,\u201d jelasnya.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#1e2b2c\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Sebaliknya, kata Budi, pasal-pasal normatif yang selama ini dikenakan terhadap pelanggar lalu lintas, perlu dievaluasi dan diharapkan setiap petugas mampu dan berani mengambil terobosan untuk menerapkan pasal dengan sanksi tegas dan berat.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#1e2b2c\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Dalam Undang-Undang No 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Pasal 18 bahwa setiap anggota Kepolisian dapat melakukan tindakan menurut penilaian sendiri atau istilah yg sudah sering didengar oleh masyarakat adalah tindakan diskresi Kepolisian.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#1e2b2c\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Adapun pelanggaran karena mengemudi tidak wajar, ugal-ugalan dan melebihi batas kecepatan pada umumnya dikenakan Pasal 287 ayat (5) dengan ketentuan pidana dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak \u00a0lima ratus ribu rupiah.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#1e2b2c\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Budi juga mengatakan, tindakan diskresi dengan interprestasi dapat melakukan tindakan menurut penilaian sendiri dilapangan, pelanggaran mengemudikan kendaraan dengan tidak wajar, ugal- ugalan dan melebihi batas kecepatan berpotensi membahayakan keselamatan\u00a0 nyawa dan barang.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#1e2b2c\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Hanya saja, lanjut Budi, pada awal 2020 setiap petugas berani mengambil terobosan memberikan\u00a0 tindakan sanksi yang tegas dengan menerapkan pasal 311 ayat (1) Undang &#8211; Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang LLAJ, berbunyi :<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#1e2b2c\"><span style=\"background-color:#ffffff\"><em>\u2018Setiap orang yang dengan sengaja mengemudikan kendaraan bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang dipidana dengan pidana Penjara paling lama\u00a0satu \u00a0tahun atau denda paling banyak Rp 3 juta.\u2019<\/em><\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#1e2b2c\"><span style=\"background-color:#ffffff\">\u201cDengan penerapan pasal dan sanksi yang berat, diharapkan mampu membangun Shocktherapy atau daya tangkal. Pengemudi berpikir dua kali untuk melakukan pelanggaran tsb.Semangat yg sama diharapkan tertanam dlm aparat penegak hukum yang memiliki otoritas Criminal Justice System,\u201d tutupnya.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sejatinya upaya dan langkah aparat sudah dilaksanakan dengan berbagai macam tindakan untuk mengurangi kecelakaan, mulai dari langkah preemtif, preventif hingga penegakan hukum.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6858,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[46],"tags":[],"class_list":{"0":"post-6857","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita"},"acf":[],"aioseo_notices":[],"wp:featuredmedia":[{"id":6858,"date":"2021-10-14 07:47:40","slug":"793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a","type":"attachment","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/kecelakaan-karena-pengendara-ugalugalan-harus-kena-pasal-dan-sanksi-berat\/793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a\/","title":{"rendered":"Kecelakaan Karena Pengemudi Ugal-Ugalan Harus Kena Pasal dan Sanksi Berat"},"author":"1","caption":{"rendered":""},"alt_text":"","media_type":"image\/jpeg","mime_type":"image\/jpeg","media_details":{"width":1000,"height":654,"file":"http:\/\/tri-pc:8073\/olx-news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a.jpeg","filesize":31634,"sizes":{"medium":{"file":"793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a-300x196.jpeg","width":300,"height":196,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a-300x196.jpeg"},"thumbnail":{"file":"793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a-150x150.jpeg","width":150,"height":150,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a-150x150.jpeg"},"medium_large":{"file":"793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a-768x502.jpeg","width":768,"height":502,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a-768x502.jpeg"},"td_218x150":{"file":"793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a-218x150.jpeg","width":218,"height":150,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a-218x150.jpeg"},"td_324x400":{"file":"793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a-324x400.jpeg","width":324,"height":400,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a-324x400.jpeg"},"td_485x360":{"file":"793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a-485x360.jpeg","width":485,"height":360,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a-485x360.jpeg"},"td_696x0":{"file":"793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a-696x455.jpeg","width":696,"height":455,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a-696x455.jpeg"}},"image_meta":{"aperture":"0","credit":"","camera":"","caption":"","created_timestamp":"0","copyright":"","focal_length":"0","iso":"0","shutter_speed":"0","title":"","orientation":"0","keywords":[]}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/793f5476-8933-4757-8551-95488c4ec83a.jpeg"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6857","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6857"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6857\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6858"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6857"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6857"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6857"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}