{"id":8167,"date":"2021-10-14T08:03:32","date_gmt":"2021-10-14T08:03:32","guid":{"rendered":"http:\/\/tri-pc:8073\/olx-news\/2021\/10\/14\/sejarah-mobil-di-indonesia-sampai-mobil-pertama-presiden-soekarno\/"},"modified":"2021-10-14T08:03:32","modified_gmt":"2021-10-14T08:03:32","slug":"sejarah-mobil-di-indonesia-sampai-mobil-pertama-presiden-soekarno","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/sejarah-mobil-di-indonesia-sampai-mobil-pertama-presiden-soekarno\/","title":{"rendered":"Sejarah Mobil di Indonesia Sampai Mobil Pertama Presiden Soekarno"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\"><strong><a href=\"https:\/\/news.olx.co.id\/\">News.OLX.co.id<\/a><\/strong> &#8211; Mobil memang merupakan moda transportasi yang mungkin tidak lepas dari kehidupan masyarakat saat ini. Dengan adanya mobil, manusia bisa berpindah dari satu titik ke titik lain dengan cepat tanpa harus berjalan kaki.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Kata mobil sendiri diambil dari serapan bahasa Belanda, yakni automobile. Dari kata tersebut, disebutkan mobil adalah kendaraan yang menggunakan bahan bakar minyak seperti bensin atau solar untuk menghidupkan mesinnya.\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Adapun kata automobil merupakan perpaduan dua kata yang aslinya dari bahasa Yunani yaitu Autos dari bahasa Yunani yang memiliki arti \u2018sendiri\u2019, dan bahasa Latin movere yang \u2018bergerak\u2019. Alhasil jika digabungkan, artinya &#8220;bergerak sendiri&#8221;.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<table align=\"center\" border=\"1\" cellpadding=\"1\" cellspacing=\"1\" style=\"width:500px\">\n<tbody>\n<tr>\n<td>\n<p style=\"text-align:center\"><strong>Daftar Isi:<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li><strong>Sejarah Mobil di Dunia<\/strong><\/li>\n<li><strong>Mobil Pertama di Indonesia<\/strong><\/li>\n<li><strong>Mobil Pertama Presiden Indonesia<\/strong><\/li>\n<li><strong><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Koleksi Mobil Presiden Soekarno<\/span><\/span><\/span><\/strong><\/li>\n<li><strong><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Sejarah Industri Mobil di Indonesia<\/span><\/span><\/span><\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\"><strong>Sejarah Mobil di Dunia<\/strong><\/span><\/span><\/span><\/h2>\n<figure class=\"image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Benz Patent-Motorwagen\" height=\"544\" src=\"\/media\/static\/uploads\/2021\/08\/17\/benz-patent-motorwagen.jpg\" width=\"800\" \/ loading=\"lazy\"><figcaption>Benz Patent-Motorwagen<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Jika OLXer melihat mobil yang berseliweran sekarang, memang terlihat canggih dan modern. Bahkan saat ini juga mobil jumlahnya banyak, keren, serta ramah lingkungan lantara menggunakan teknolog tenaga listrik sebagai penggerak. Termasuk ada juga berbahan bakar hidrogen.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Namun sebelum muncul mobil dengan bentuk dan desain seperti sekarang, perlu diketahui pada tahun 1870-1880\u2019an beberapa tokoh dunia juga membuat sebuah kendaraan penumpang yang dapat bergerak dengan tenaga uap. Tentunya jangan dibayangkan bentuknya seperti mobil seperti saat ini.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Pada tahun 1769 kendaraan bertenaga uap dibuat Nicholas-Joseph Cugnot yang bentuk kendaraanya bukan untuk membawa orang. Kendaraan ciptaan Cugnot menggunakan roda tiga dan diperuntukan keperluan membawa barang saat di medan perang, termasuk meriam.\u00a0\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Beberapa tahun kemudian, tepatnya sekitar tahun 1784 Wiliam William Murdock dan James Watt di Inggris, Richard Trevithick serta Sir G. Gurney membuat kendaraan seperti mobil yang mampu memacu hingga 20 km per jam.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Beberapa tahun kemudian, di belahan dunia lainnya pada tahun 1860, seorang insinyur dari Prancis Joseph E. Lenoir menciptakan mesin dengan bahan bakar campuran batu bara, gas, dan udara atmosfer.\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Tak sampai disitu pada tahun 1885, mobil dengan mesin pembakaran berbahan bakar bensin dibuat oleh tiga penemu berbeda asal Jerman yang bekerja terpisah. Ketiga orang tersebut adalah Karl Friedrich Benz di Mannheim serta Gottlieb Daimler dan Wilhelm Maybach di Stuttgart.\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Setelah beberapa tahun seorang di tempat berbeda, muncul juga mobil bermesin dua stroke yang pria kelahiran New York, Amerika Serikat bernama George Baldwin Selden pada tahun 1895. Hingga akhirnya memasuki tahun 1901-1902, mobil mulai dikembangkan untuk diproduksi secara masal.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Itulah sepintas sejarah dari mobil dengan sistem pembakaran di dalam mesin yang sampai sekarang masih digunakan, namun dengan pengembangan teknologi yang cukup maju.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Lalu bagaimana sejarah mobil di Indonesia sendiri?<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h2><strong><span style=\"font-family:Arial\"><span style=\"color:#000000\">Mobil Pertama di Indonesia<\/span><\/span><\/strong><\/h2>\n<figure class=\"image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" alt=\"Mobil pertama di Indonesia IOwmanmuseum\" height=\"540\" src=\"\/media\/static\/uploads\/2021\/08\/17\/mobil-pertama-indonesia-iowmanmuseum.jpg\" width=\"800\" \/ loading=\"lazy\"><figcaption>Ilustrasi\u00a0Benz Victoria Phaeton, mobil pertama di Indonesia. (lowmanmuseum)<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Saat ini di Indonesia, merek mobil yang beken di kalangan masyarakat seperti Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, Suzuki dan Honda. Namun tahukah OLXer semua merek mobil ini bukanlah pelopor munculnya mobil di Tanah Air.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Sejarah kendaraan bermesin pertama di Indonesia, menurut buku bertajuk \u2018Sejarah Mobil, Kisah Kehadiran Mobil di Negeri\u2019 yang ditulis jurnalis senior, James Luhulima, asal muasal adanya mobil terlebih dahulu diawali adanya sepeda motor pertama, yang dimiliki seorang pria bernama John C Potter. Dia jadi pemilik Hildebrand und Wolfmuller.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Pria asal Inggris yang merupakan seorang masinis di pabrik Gula Oemboel, Probolinggo, Jawa Timur tersebut sengaja membeli Hildebrand und Wolfmuller dengan memesannya langsung ke pabriknya di Muenchen, Jerman.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Setahun kemudian atau pada tahun 1894, mobil pertama hadir berupa Benz Victoria Phaeton atau tipe Carl Benz. Mobil ini dibeli oleh Sultan Surakarta (Solo) Pakubuwono\u00a0 X dengan mahar sebesar 10.000 gulden kepada perusahaan Prottle&#038;Co di Pasar Besar, Surabaya Jawa Timur.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">\u201cPakoe Boewono (Pakubuwono) X tercatat sebagai orang pertama di Hindia Belanda yang memiliki mobil,\u201d tulis James dalam bukunya.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Untuk membeli sebuah mobil kala itu, memang tidak semudah seperti sekarang. Bahkan bisa dibilang adanya mobil tak lazim. Pasalnya, hanya orang-orang sangat kaya yang bisa membelinya termasuk Sultan Pakubuwono\u00a0 X.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Namun begitu, saat ini untuk membeli mobil Benz Victoria Phaeton, Sultan Pakubuwono\u00a0 X harus menunggu setidaknya satu tahun. Karena pembuatan mobil bermesin 2.000 cc itu belum secanggih sekarang dan masih homemade.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Oia, ada moment lucu, ketika Sultan Pakubuwono X memiliki sebuah mobil Benz Victoria Phaeton. Dimana, saat itu masyarakat merasa aneh, karena biasanya kuda digunakan sebagai tenaga penggerak untuk mengangkut barang dan manusia.\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Namun ini tidak dengan sang sultan, dimana Benz Victoria Phaeton yang mampu menampung enam orang penumpang, pada bagian depan tidak ada kuda yang menarik untuk bergerak ke depan atau ke belakang. Hanya ada seorang kusir (sopir) yang memegang beberapa komponen.\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">\u201cTidak heran jika muncul istilah. kereta setan,\u201d tulis James.\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Tidak hanya Benz Victoria Phaeton, Sultan Pakubuwono\u00a0 X juga membeli sebuah Daimler Britze bermesin empat silinder pada tahun 1907. Selang beberapa puluh tahun kemudian, Daimler AG Kembali menghadirkan mobilnya ke Indonesia dengan mesin lebih besar yaitu 5.000 cc.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Setelah beberapa tahun atau sekitar 1942, mobil Benz Victoria Phaeton milik sultan disebut tak kembali setelah dikirim ke Belanda untuk mengikuti ajang pameran mobil. Terakhir mobil tersebut terlihat sedang akan dikapalkan di Pelabuhan Semarang, Jawa Tengah.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h2><strong><span style=\"font-family:Arial\"><span style=\"color:#000000\">Mobil Pertama Presiden Indonesia<\/span><\/span><\/strong><\/h2>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Bicara sejarah soal mobil di Indonesia, tentunya tak akan lepas dari mobil bapak proklamator Indonesia, Ir Soekarno. Ya, presiden pertama Indonesia ini memang diketahui sempat menggunakan beberapa mobil yang kini statusnya klasik dan langka, serta memiliki nilai sejarah sangat tinggi.\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Nah OLXer mau tahu? Dari sekian mobil Bung Karno, ternyata ada satu mobil mantan Presiden Soekarno yang memiliki cerita cukup menarik, yaitu Buick 8 lansiran 1937. Diketahui mobil ini jadi kendaraan dinas pertama Soekarno setelah membacakan proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Konon, Buick 8 tersebut merupakan hasil \u2018curian\u2019 atau bisa juga disebut rampasan dari salah satu pejabat Jepang yang diambil oleh seorang pemuda bernama Sudiro yang ternyata merupakan kakek dari selebritis Tora Sudiro.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Bukan tanpa alasan Sudiro mengambil mobil tersebut. Usut punya usut, dua hari sebelum Indonesia merdeka, saat itu Jepang menyerah tanpa syarat terhadap sekutu, sehingga terjadi kekosongan kekuasaan di Indonesia.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Di moment ini pula, dimanfaatkan para pemuda dan pejuang untuk memerdekakan Indonesia. Termasuk mempersiapkan segala macam agar proklamasi segera dilaksanakan dan mencari kendaraan untuk sang proklamator.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Dilansir berbagai sumber, kala itu seorang pengikut Sudiro mengetahui ada sebuah mobil yang menawan milik seorang pejabat asal Jepang. Hal ini dimanfaatkan Sudiro untuk mendapatkan mobil tersebut, mengingat kala itu Indonesia baru merdeka dan keuangan negara belum stabil.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Secara terang-terangan, Sudiro mendatangi rumah pemilik Buick 9 dan berniat mencurinya. Namun setibanya di rumah tersebut, dia melihat pribumi dan menyapanya dengan kalimat pembuka \u2018Merdeka\u2019. Dia pun meminta kunci mobil tersebut, dan gayung pun bersambut. Kunci mobil asal Amerika Serikat itu langsung didapatnya.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Mobil tersebut langsung dibawa ke rumah Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Menteng, Jakarta. Namun saat ini mobil tersebut disimpan di Museum Joeang 45, Menteng, Jakarta, dengan kondisi sangat baik.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h3><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\"><strong>Spesifikasi Buick 8 Soekarno<\/strong><\/span><\/span><\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Buick 8 kendaraan dinas Soekarno disebutkan merupakan edisi terbatas yang dibuat General Motor dengan jumlah produksi hanya sebanyak 1.451 unit dan tersebar di berbagai negara.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Kabarnya, untuk sebuah Buick 8, untuk mendapatkan mobil ini setidaknya dibutuhkan mahar sebesar US$ 1.000-2000. Tentunya, uang tersebut nilainya sangat besar di saat itu.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Mobil hasil rampasan dari pemerintahan penjajah Jepang ini disebut telah mengusung mesin 8 silinder berkapasitas 5.247 cc, 2-katup yang sanggup memuntahkan daya hingga 141 Tenaga kuda pada putaran 3.600 rpm.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\"><strong>Koleksi Mobil Presiden Soekarno<\/strong><\/span><\/span><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Selain Buick 8, disebutkan bahwa Presiden sempat menggunakan beberapa mobil lainnya sebagai kendaraan dinas maupun pribadi.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Melansir berbagai sumber, Soekarno disebut memiliki 23 mobil. Saat ini beberapa mobil eks Soekarno ada yang dihibahkan kepada Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) untuk dikelola dan dirawat. Namun tidak disebutkan secara detail jumlahnya.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Oia, Bung Karno juga memiliki sebuah limousine Chrysler Windsor lansiran 1947. Disebutkan, bahwa mobil tersebut sempat dimiliki Panglima Jenderal Soedirman<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Mobil lain yang digunakan yaitu Cadillac 48 Special Edition lansiran 1948. Mobil yang disebut dengan nama Cadillac Sixty Special ini sudah dijejali mesin 5.700 cc.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Bung Karno juga sempat memiliki Chrysler Imperial lansiran 1938. Konon, mobil ini lebih sering digunakan untuk keluarga, khusus menjemput anak-anak ke sekolah.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Selain itu, ada juga Chaika GAZ 13 yang merupakan mobil buatan Rusia, kemudian Chrysler Crown Imperial 1963 yang ternyata hadiah Raja Saudi Arabia pasca pulah menunaikan haji, lalu ada juga Mercedes Benz 600 tahun 1960, Oldsmobile 98, Morris MINI Cooper, hingga Lincoln Cosmopolitan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h2><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\"><strong>Sejarah Industri Mobil di Indonesia<\/strong><\/span><\/span><\/span><\/h2>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Sejumlah merek otomotif di dunia mencari peruntungan di Indonesia dengan menawarkan berbagai produknya. Toyota, Daihatsu, Suzuki, Mitsubishi dan Honda jadi beberapa merek otomotif yang bisa disebut sukses menancapkan kuku bisnisnya di Tanah Air.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Ya, ini dibuktikan dengan penjualan mobil-mobil mereka tergolong laris, sehingga brand-brand tersebut kerap nangkring di posisi lima teratas secara nasional. Akan tetapi, kelima brand tersebut bukanlah pelopor mobil di Tanah Air.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Menurut berbagai sumber, industri otomotif nasional dimulai setelah perusahaan NV General Motors Java Handel Maatschappij (NVGMJHM) atau PT Perusahaan Dagang General Motors Jawa membuka pabriknya Kawasan Tanjung Priok, Pelabuhan Batavia (Jakarta), pada tahun 1927.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Lewat perusahaan ini banyak konsumen kaum berduit menyukai mobil-mobil yang ditawarkan, mulai dari Deluxe Roadster, Suburban Carry All, dan lainnya. Tak lama animo atau permintaan akan sebuah mobil meningkat. Hingga akhirnya GM membangun pabrik perakitan pertama di Indonesia, untuk merek Chevrolet.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Tidak hanya pabrik perakitan, Chevrolet langsung menyebarkan kuku bisnisnya dengan membuka keagenan di beberapa kota, termasuk di Yogyakarta.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Diketahui juga, pabrik NVGMJHM turut membantu\u00a0 Belanda agar memaksimalkan pabrik untuk memproduksi mobil dan truk, serta peralatan bengkel, mesin, hingga suku cadang, pasca Amerika Serikat mendeklarasikan Perang Dunia ke II pada 8 Desember 1941.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Hanya saja, hal tersebut tak berlangsung karena Jepang datang ke Kawasan Asia Timur Raya untuk melancarkan Perang Pasifik, termasuk ke Indonesia. Tepat pada 24 Maret 1942, Jepang memaksa kegiatan operasional NVGMJHM dihentikan. Bahkan staf dan karyawan NVGMJHM yang berkebangsaan Amerika Serikat, Inggris dan Belanda menjadi korban.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Disebutkan, GM menarik seluruh investasinya dari NVGMJHM pada 31 Desember 1942. Hingga akhirnya, pasca Perang Dunia Kedua, GM kembali ke Indonesia namun dengan nama Djakarta Branch. Hanya saja pada tahun 1955 GM Java dan Djakarta Branch dijual kepada sebuah perusahaan lokal Indonesia, Gaja Motor (dibaca Gaya Motor). Hal ini juga digadang-gadang munculnya nama jalan di Kawasan Industri Sunter dengan sebutan Gaya Motor.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Tahun berganti, mobil-mobil semakin digemari. Pemerintah akhirnya membuat regulasi agar perusahaan otomotif yang ingin menjual produknya di Tanah Air harus mendirikan Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM).<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Nah, adanya aturan ini akhirnya dalam beberapa tahun memunculkan beberapa perusahaan mobil, mulai dari Udarimex &#8211; Holden, lalu Astra International, Garmak Motor &#8211; Chevrolet, Star Motor \u2013 Mercedes-Benz, Imora Motor &#8211; Honda, Toyota Astra Motor \u2013 Toyota, hingga Garuda Mataram Motor \u2013 Volkswagem.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family:Calibri,sans-serif\"><span style=\"color:#000000\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), saat ini setidaknya ada 34 brand yang berasal mulai dari mobil Jepang, Korea Selatan, China, India, Jerman, Prancis, dan Inggris.\u00a0<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<div class=\"Bekas Mobil Presiden Soekarno\">\n<div class=\"videoEmbed\"><iframe loading=\"lazy\" allowfullscreen=\"\" frameborder=\"0\" height=\"349\" mozallowfullscreen=\"\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/blwdzmiFMec\" webkitallowfullscreen=\"\" width=\"560\"><\/iframe><\/div>\n<p>\u00a0<\/p>\n<\/div>\n<p>\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada tahun 1894, mobil pertama hadir berupa Benz Victoria Phaeton atau tipe Carl Benz. Mobil ini dibeli oleh Sultan Surakarta (Solo) Pakubuwono\u00a0 X dengan mahar sebesar 10.000 gulden<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8168,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[46],"tags":[],"class_list":{"0":"post-8167","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita"},"acf":[],"aioseo_notices":[],"wp:featuredmedia":[{"id":8168,"date":"2021-10-14 08:03:42","slug":"64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3","type":"attachment","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/sejarah-mobil-di-indonesia-sampai-mobil-pertama-presiden-soekarno\/64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3\/","title":{"rendered":"Sejarah Mobil di Indonesia Sampai Mobil Pertama Presiden Soekarno"},"author":"1","caption":{"rendered":""},"alt_text":"","media_type":"image\/jpeg","mime_type":"image\/jpeg","media_details":{"width":700,"height":350,"file":"http:\/\/tri-pc:8073\/olx-news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3.jpeg","filesize":18497,"sizes":{"medium":{"file":"64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3-300x150.jpeg","width":300,"height":150,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3-300x150.jpeg"},"thumbnail":{"file":"64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3-150x150.jpeg","width":150,"height":150,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3-150x150.jpeg"},"td_218x150":{"file":"64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3-218x150.jpeg","width":218,"height":150,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3-218x150.jpeg"},"td_324x400":{"file":"64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3-324x350.jpeg","width":324,"height":350,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3-324x350.jpeg"},"td_485x360":{"file":"64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3-485x350.jpeg","width":485,"height":350,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3-485x350.jpeg"},"td_696x0":{"file":"64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3-696x348.jpeg","width":696,"height":348,"mime-type":"image\/jpeg","source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3-696x348.jpeg"}},"image_meta":{"aperture":"0","credit":"","camera":"","caption":"","created_timestamp":"0","copyright":"","focal_length":"0","iso":"0","shutter_speed":"0","title":"","orientation":"0","keywords":[]}},"source_url":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/64148011-efc4-4720-be09-cef4cdc61da3.jpeg"}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8167"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8167\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8168"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}