{"id":9069,"date":"2021-11-05T06:56:50","date_gmt":"2021-11-05T06:56:50","guid":{"rendered":"http:\/\/52.221.33.79:8072\/olx-news\/5-cara-aman-melakukan-pengereman-saat-hujan\/"},"modified":"2026-03-06T10:20:58","modified_gmt":"2026-03-06T03:20:58","slug":"5-cara-aman-melakukan-pengereman-saat-hujan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/5-cara-aman-melakukan-pengereman-saat-hujan","title":{"rendered":"5 Cara Aman Melakukan Pengereman Saat Hujan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Memasuki musim hujan, mengendarai sepeda memang sangat beresiko. Selain kondisi jalan menjadi licin, jarak pandang juga akan sangat terbatas.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Ya, tanpa disadari pemotor kerap melakukan cara berkendara yang sama seperti kondisi tidak hujan. Padahal, jika mengendarai sepeda motor dikala hujan, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Maka dari itu, sebaiknya para rider membekali diri dengan kemampuan berkendara yang baik dan aman jika berkendara saat hujan. Termasuk bagaimana teknik melakukan pengereman, terlebih saat turun hujan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Ya, seperti dilansir Wahana Honda, melakukan pengereman waktu naik motor di musim hujan, bisa menjadi tantangan tersendiri.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Pasalnya secara reflek, penggunaan rem akan lebih sering terjadi ketika melintas jalanan basah. Hanya saja, jika tidak mengetahui teknik pengereman yang baik, OLXer juga bisa slip dan menyebabkan kecelakaan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Maka dari itu, berikut ini terdapat l<\/span><\/span><span style=\"color:#58595b\"><span style=\"background-color:#ffffff\">angkah aman ngerem motor di waktu hujan, yaitu :<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align:justify\"><strong><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#58595b\"><span style=\"background-color:#ffffff\">1. Menggenggam stang dengan kuat<\/span><\/span><\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Hal pertama yang penting dilakukan ketika mengendarai motor di tengah hujan adalah memegang setang dengan erat. Dengan cara ini, bisa mencegah selip.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Selain itu, perhatikan juga postur agar tubuh bisa memberi refleks yang baik ketika nyaris tergelincir.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align:justify\"><strong><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#58595b\"><span style=\"background-color:#ffffff\">2. Melepas handle gas<\/span><\/span><\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Saat hendak menurunkan kecepatan motor saat berkendara di jalan yang licin dan basah akibat hujan, yang harus dilakukan adalah melepas handle gas.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Dengan cara ini, laju motor bisa berhenti dengan segera. Jangan sampai mengerem, tapi dengan tetap ngegas. Kalau masih sambil ngegas, rem tidak akan mempan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align:justify\"><strong><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#58595b\"><span style=\"background-color:#ffffff\">3. Menurunkan kecepatan dengan bertahap<\/span><\/span><\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Turunkan kecepatan dan lakukan pengereman secara bertahap. Soalnya kalau dilakukan sekaligus, risiko terjadinya selip pun meningkat.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Sebisa mungkin amati kondisi jalan terlebih dahulu. Jika kondusif dan cukup sepi, maka cara ini relatif aman untuk dilakukan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align:justify\"><strong><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#58595b\"><span style=\"background-color:#ffffff\">4. Melakukan pengereman dengan 4 jari<\/span><\/span><\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Pakailah keempat jari tangan kanan untuk melakukan pengereman ban depan. Laju motor bisa berkurang atau dihentikan secara optimal, melalui teknik yang satu ini.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Termasuk ketika OLXer sedang berkendara di jalan yang licin dan basah. Dengan melakukan pengereman menggunakan empat jari ini pun bisa terhindar dari kemungkinan tergelincir.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<h2 style=\"text-align:justify\"><strong><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#58595b\"><span style=\"background-color:#ffffff\">5. Tidak memakai rem belakang<\/span><\/span><\/span><\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Kok memakai rem belakang tidak disarankan saat hujan, kenapa? Ternyata, melakukan pengereman dengan rem belakang dalam kondisi jalanan yang licin dan basah, malah bisa membuat risiko tergelincir jadi meningkat. Terutama di tikungan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Selain mempelajari cara melakukan pengereman yang aman, jangan lupa periksa tekanan ban sebelum berkendara. Pastikan sudah sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Dengan tekanan angin yang pas, ban tidak akan kehilangan daya cengkramnya ketika melalui jalanan yang licin maupun basah akibat hujan.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align:justify\"><span style=\"font-family:Roboto,sans-serif\"><span style=\"color:#212529\"><span style=\"background-color:#ffffff\">Nah, itulah tips teknik melakukan pengereman sepeda motor saat hujan turun.<\/span><\/span><\/span><\/p>\n<p>\u00a0<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebaiknya para rider membekali diri dengan kemampuan berkendara yang baik dan aman jika berkendara saat hujan. Termasuk bagaimana teknik melakukan pengereman<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9070,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[46],"tags":[],"class_list":{"0":"post-9069","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-berita"},"acf":[],"aioseo_notices":[],"wp:featuredmedia":[{"id":null,"date":null,"slug":null,"type":null,"link":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/5-cara-aman-melakukan-pengereman-saat-hujan","title":{"rendered":null},"author":null,"caption":{"rendered":null},"alt_text":false,"media_type":null,"mime_type":null,"media_details":{"width":null,"height":null,"file":null,"filesize":false,"sizes":null,"image_meta":null},"source_url":false}],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9069","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9069"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":95678,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9069\/revisions\/95678"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.olx.co.id\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}