Indomobil eMotor sukses penuhi TKDN 50 persen untuk deretan motor listrik rakitan lokal. Didukung 156 diler, ini wujud nyata komitmen di pasar otomotif.
OLX News – PT Indomobil Emotor Internasional kembali membuktikan komitmen kuatnya di pasar otomotif Tanah Air.
Saat ini, jajaran motor listrik keluaran Indomobil eMotor sukses mencatatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 50 persen.
Resmi Meluncur di Jakarta Fair 2026, Ini Spek Sangar Motor Listrik Tyranno X Seharga Rp32,8 Juta
Angka ini patut diapresiasi karena sudah jauh melampaui batas minimal 40 persen yang ditetapkan pemerintah, sekaligus menjadi bukti besarnya andil industri lokal dalam produksi motor ramah lingkungan ini.
CEO PT Indomobil Emotor Internasional, Pius Wirawan, menyampaikan bahwa memajukan kendaraan listrik tidak cukup hanya dengan berjualan produk. Menurutnya, harus ada fondasi industri yang kuat, mulai dari pabrik perakitan, penyebaran titik diler, sampai ketersediaan layanan servis.
“Bagi kami, membangun ekosistem kendaraan listrik bukan hanya tentang menghadirkan motor listrik. Kami juga perlu memastikan proses produksinya melibatkan industri dalam negeri, produknya sesuai dengan karakter penggunaan di Indonesia, serta konsumen memiliki akses terhadap jaringan diler, layanan, dan suku cadang ketika dibutuhkan,” ungkap Pius.
Sebagai informasi, semua tipe motor listrik Indomobil eMotor saat ini sudah dirakit secara lokal. Tepatnya di pabrik National Assembler (NA) yang berada di Jalan Raya Bekasi KM 18, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur.
Proses perakitan yang dilakukan di dalam negeri dengan melibatkan komponen lokal inilah yang mengantarkan mereka berhasil menembus angka TKDN 50 persen.
Langkah ini diambil supaya perusahaan punya andil yang lebih besar dalam menumbuhkan industri manufaktur kendaraan di Indonesia.
“Indomobil memiliki pengalaman panjang dalam industri otomotif nasional. Pengalaman tersebut menjadi salah satu fondasi kami dalam mengembangkan Indomobil eMotor dengan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada penjualan produk, tetapi juga pembangunan industri serta pelayanan kepada konsumen,” tegas Pius.
Spesifikasi Pas untuk Karakter Jalanan Indonesia

Tidak cuma urusan produksi, Indomobil eMotor juga merancang motor listriknya supaya benar-benar cocok dengan kebiasaan berkendara orang Indonesia.
Mulai dari urusan jarak tempuh, keandalan di jalanan kota, sampai kemudahan bermanuver di gang sempit sudah dipikirkan matang-matang.
Ada banyak tipe yang bisa dipilih sesuai selera, seperti QT, QT Pro, Adora, Sprinto, Tyranno, sampai seri Tyranno X. Masing-masing model punya performa dan keunggulan tersendiri buat menemani aktivitas harian.
Bebas Khawatir Berkat 156 Diler dan Suku Cadang Terjamin
Buat yang masih ragu soal perawatan purna jual, Indomobil eMotor memberikan ketenangan pikiran dengan menyediakan 156 jaringan diler yang tersebar di banyak daerah.
Jaringan yang luas ini membuat pelanggan lebih mudah kalau mau mencari info terbaru, membeli unit, atau melakukan servis berkala.
Indomobil eMotor Tyranno Distribusi Dimulai: Penantian Berakhir, 3.000 Lebih Konsumen Siap Rasakan Sensasi Petualangan!
“Konsumen tentu tidak hanya memikirkan kendaraan pada saat membeli. Mereka juga ingin mengetahui ke mana harus datang ketika membutuhkan perawatan, pemeriksaan, maupun penggantian komponen. Karena itu, perluasan jaringan diler menjadi salah satu fokus kami agar kepemilikan motor listrik dapat memberikan rasa aman dalam jangka panjang,” kata Pius.
Soal ketersediaan suku cadang juga tidak perlu dirisaukan. Indomobil menjamin onderdil untuk semua varian motor listrik mereka selalu tersedia, sehingga perbaikan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat.
Semua fasilitas mulai dari pabrik lokal, jaringan diler, sampai kesiapan suku cadang ini menjadi bukti nyata keseriusan Indomobil eMotor di Indonesia.
“Tujuan kami adalah menghadirkan kendaraan listrik yang relevan bagi masyarakat Indonesia sekaligus membangun ekosistem yang dapat mendukung konsumennya dalam jangka panjang. Produk, produksi lokal, jaringan diler, serta layanan purna jual harus berjalan bersama agar kendaraan listrik semakin mudah diterima dan digunakan masyarakat,” tutup Pius. (Z)





























