Sabtu, Agustus 29, 2026
BeritaDaihatsu Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Konservasi Penyu di Indonesia

Daihatsu Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Konservasi Penyu di Indonesia

Daihatsu memperkuat komitmen keberlanjutan lewat program Daihatsu konservasi penyu di berbagai daerah Indonesia, dengan pelepasliaran 43.371 tukik sepanjang 2025.

- Advertisement -

OLX News – Daihatsu kembali menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui program konservasi penyu yang menjadi bagian dari pilar CSR “Hijau Bersama Daihatsu”.

Pesan ini disampaikan pada gelaran GJAW 2025, di mana Daihatsu mengusung tema Bahagia Sejak Pertama – Karena Kamu Ada, sebuah ajakan agar merek ini terus hadir mendampingi masyarakat di setiap momen penting, termasuk dalam upaya menjaga bumi.

BACA JUGA: Daihatsu Serahkan Ayla Retro Future kepada Pemenang Super Giveaway di GJAW 2025

- Advertisement -

Melalui empat pilar CSR — Pintar, Sehat, Hijau, dan Sejahtera Bersama Daihatsu — perusahaan menegaskan bahwa keberlanjutan bukan sekadar jargon, melainkan langkah nyata yang terus dilakukan sejak lebih dari satu dekade lalu.

Salah satu program yang paling konsisten berjalan adalah “Penyu Untuk Indonesia”, sebuah inisiatif konservasi yang menghadirkan fasilitas penangkaran sekaligus edukasi bagi masyarakat.

- Advertisement -

Daihatsu Konservasi Penyu

Komitmen ini terasa semakin relevan mengingat penyu merupakan satwa purba yang kini semakin terancam punah.

Dari tujuh spesies penyu di dunia, enam di antaranya hidup di perairan Indonesia.

Tekanan lingkungan akibat perubahan iklim, pencemaran laut, pembangunan pesisir, hingga maraknya sampah plastik membuat keberlangsungan habitat penyu kian menyusut.

Daihatsu bersama berbagai pihak seperti Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), KLH/BPLH, hingga komunitas pelindung penyu terus menjaga populasi satwa ini sejak tahun 2011.

Dalam pemaparannya, Ferry Nugroho, Executive Coordinator General Affairs Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM), menjelaskan bahwa pelepasliaran tukik dilakukan secara rutin di berbagai lokasi konservasi binaan.

BACA JUGA: Daihatsu Indonesia Masters 2026 Siap Buka Musim Persaingan Bulutangkis Dunia Awal Tahun

Sepanjang Januari–Oktober 2025 saja, sebanyak 43.371 tukik berhasil dilepaskan kembali ke laut.

Program ini tak hanya fokus pada pelestarian, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi siswa, mahasiswa, hingga wisatawan yang ingin melihat langsung proses konservasi.

“Daihatsu terus berkomitmen dan bangga menjadi bagian dalam menjaga keberlangsungan melalui program Penyu Untuk Indonesia. Kami ingin kegiatan ini menjadi inspirasi untuk berbagi kebahagiaan dan mendorong aksi nyata pelestarian lingkungan,” ujarnya.

Daihatsu Konservasi Penyu

Daihatsu juga menghadirkan I Wayan Anom Astika Jaya, Ketua Konservasi Penyu Kurma Asih di Pantai Perancak, Jembrana, Bali, yang merupakan salah satu dari tujuh lokasi konservasi binaan Daihatsu.

Berbagai lokasi tersebut tersebar di Kepulauan Seribu (2013), Perancak Bali (2013), Batu Hiu Pangandaran (2015), Pasir Jambak Padang (2017), Pantai Binasi Sibolga (2019), Alun Utara Bengkulu (2020), dan Jogosimo Kebumen (2021).

Konservasi Kurma Asih sendiri sudah berdiri sejak 1997 dan kini menjadi pusat edukasi penting tentang penyelamatan penyu.

Kegiatan sehari-harinya meliputi penyelamatan telur penyu, perawatan indukan dan tukik, pembersihan pantai, hingga memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pelestarian ekosistem laut.

Seiring meningkatnya perhatian publik terhadap isu lingkungan, kontribusi melalui program seperti ini menjadi semakin penting.

Bagi Daihatsu, konservasi penyu bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan upaya jangka panjang yang memberikan dampak nyata, baik bagi ekosistem maupun generasi mendatang.

Dengan langkah konsisten ini, Daihatsu menunjukkan bahwa keberlanjutan dapat berjalan berdampingan dengan perkembangan industri otomotif.

Kehadiran merek ini di GJAW 2025 bukan hanya untuk memamerkan kendaraan terbaru, tetapi juga untuk mengingatkan bahwa perjalanan menuju masa depan yang lebih baik dimulai dari kepedulian terhadap lingkungan hari ini. (Z)

Populer.
Berita Terkait