OtomotifMobilAtasi Elektrik Parking Brake pada Pajero Sport

Atasi Elektrik Parking Brake pada Pajero Sport

OLX News – Elektrik parking brake atau rem parkir elekrik merupakan fitur pada Pajero Sport, yang mempermudah penggunaan rem parkir.

- Advertisement -

Sayangnya, terkadang sistem yang canggih juga menghadapi masalah. Karena sistem rem ini yang terdiri dari sensor, aktuator, dan modul EPB menggunakan tenaga listrik.

Tak sedikit kasus pada fitur sistem EPB ini menimbulkan masalah yang lebih rumit dibandingkan dengan rem parkir manual.

- Advertisement -

Salah satu tantangannya adalah kurangnya pemahaman dari mekanik non-resmi mengenai perbaikan EPB yang benar, karena sistem ini sering memerlukan alat pemindai agar bisa berfungsi kembali.

Tanda Elektrik Parking Brake Mengalami Masalah

Ketika fitur ini mengalami masalah maka akan muncul lampu peringatan. Selain itu kamu juga akan merasakan mobil terasa berat ketika dikendarai seperti tanpa tenaga.

- Advertisement -

Pada mobil Pajero Sport maka akan terlihat ciri-ciri jika sistem EPB ini mengalami masalah, diantaranya adalah:

  • Munculnya peringatan di dashboard “Electric Parking Brake Service Required” disertai bunyi beep sebagai notifikasi kepada pengemudi.
  • Mobil merasa berat saat bergerak seolah-olah tertahan.
  • Lampu indikator pada tombol rem parkir berkedip.

Nah jika pada mobil kamu muncul tanda- tanda ini, maka kamu mengalami masalah pada rem parkir listrik kendaraan. Segera lakukan perbaikan pada pusat layanan.

Cara Atasi Elektrik Parking Brake pada Pajero Sport

sumber: evalube

Berikut adalah langkah-langkah yang Ombro lakukan untuk mengatasi isu elektrik parking brake yang macet pada Pajero Sport, diantaranya adalah:

1. Lakukan pembebasan rem parkir listrik secara manual

Langkah pertama untuk mengatasi elektrik parking brake yang macet adalah dengan melakukan pembebasan secara manual.

Tujuannya untuk melepaskan roda belakang dari rem parkir yang terjebak, sehingga roda belakang dapat berputar dan mengurangi risiko kerusakan saat membawa mobil ke bengkel atau dealer terdekat.

Namun, pembebasan manual ini juga berarti menonaktifkan fungsi elektrik parking brake. Oleh karena itu, kamu harus ekstra hati-hati jika memutuskan untuk berkendara, karena rem tangan tidak akan berfungsi.

Berikut adalah cara melakukan pembebasan rem parkir listrik pada Pajero Sport secara manual, yaitu:

  1. Gunakan perangkat pengganjal untuk salah satu ban depan dan belakang agar mobil tidak bergerak saat rem parkir di-release secara manual. Selain itu, tempatkan tuas transmisi pada posisi P.
  2. Ambil kunci L ukuran 4mm yang terdapat dalam alat kit mobil di kompartemen bagasi. Kemudian, menuju ke sisi kanan kendaraan (di sisi pengemudi).
  3. Di bawah sisi kanan mobil, kamu akan menemukan aktuator rem parkir listrik yang digunakan untuk merelaksasi rem parkir tersebut.
  4. Lepaskan ketiga baut tipe L yang mengikat penutup.
  5. Ambil penutup dari tempatnya.
  6. Copot pula colokan putih yang menutupi lubang.
  7. Gunakan kunci L untuk menekan katup di dalam lubang sambil memutarnya ke arah berlawanan jarum jam.

Dalam proses mengatasi rem parkir yang diperlukan, umumnya setelah mencapai langkah keenam, elektrik parking brake akan terlepas, dan roda belakang akan kembali berfungsi.

Namun, dalam beberapa situasi, metode ini mungkin tidak efektif, yang mengakibatkan rem parkir tetap terkunci. Jika itu yang terjadi, disarankan untuk menggunakan alat pemindai untuk analisis lebih lanjut.

Kini, rem tangan sudah tidak terkunci, dan roda berfungsi dengan normal, memungkinkan mobil untuk dijalankan menuju bengkel atau dealer terdekat guna menangani masalah pada EPB yang muncul.

Walaupun rem parkir sudah tidak terkunci, peringatan Electric Parking Brake Service Required masih muncul, buzzer terus berbunyi, dan lampu LED pada tombol rem parkir tetap berkedip.

Untk mengatasi hal tersebut, maka kamu bisa melakukan langkah kedua dengan menggunakan scanner untuk menghapus kesalahan dan mengembalikan fungsi EPB.

2. Gunakan Scanner Untuk Hapus Data EPB

Langkah berikutnya melibatkan penggunaan scanner yang sesuai dengan mobil Pajero Sport yang dapat memeriksa masalah pada EPB.

Di dealer biasanya menggunakan alat MUT III (khusus untuk Mitsubishi), sedangkan saat ini saya hanya memanfaatkan scanner Launch Thinkdiag.

Setelah mencocokkan kode VIN dan tahun pembuatan mobil, kita akan menemukan pemeriksaan sistem elektrik parking brake untuk mengidentifikasi masalah yang ada.

Dalam kasus rem parkir elektrik Pajero Sport dapat memeriksan bagian sensor apakah ada kerusakan atau tidak. Jika ada Kode DTC untuk masalah ini adalah C2251 TENSION SENSOR MALFUNCTION.

Dengan adanya indikasi kerusakan pada sensor tensi, maka sensor ini masih berfungsi dan hanya perlu menghapus data kesalahannya.

Namun, jika data tersebut tidak dapat dihapus, kemungkinan ada masalah lain yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

3. Hapus Data yang Error

Setelah menyelesaikan penghapusan DTC C2251 TENSION SENSOR MALFUNCTION, sistem Elektrik Parking Brake  akan kembali normal.

Begitu pula dengan informasi peringatan Electric Parking Brake Service Required di panel instrumen, indikator tersebut akan hilang. Selain itu, fungsi rem parkir juga akan kembali berfungsi baik.

4. Cek Data Stream dan Tes Jalan

Langkah terakhir adalah memeriksa data stream dari sistem EPB, kemudian melakukan uji jalan serta fungsi dari EPB tersebut untuk memastikan bahwa masalah Electric Parking Brake Service Required telah teratasi.

Jika semua beroperasi kembali dengan baik, maka masalah Electric Parking Brake Service Required pada Pajero Sport ini sudah dapat dianggap selesai.

Itulah beberapa tanda dan cara mengatasi fitur Elektrik Parking Brake pada Pajero Sport yang macet atau error.


 

Tony Prasetyo
Tony Prasetyo
Producing, analyzing and publishing original and high quality SEO articles.
Berita Terkait