Jumat, Mei 24, 2024
Lainnya
    ReviewBanyak yang Keliru, Ini Perbedaan Jenis Minyak Rem Motor

    Banyak yang Keliru, Ini Perbedaan Jenis Minyak Rem Motor

    Cek penjelasan mengenai perbedaan masing-masing jenis minyak rem motor agar tidak salah pilih

    News.OLX – Beberapa pengguna motor, khususnya pemotor baru dan tidak terlalu memperhatikan komponen pada kendaraan roda duanya ini, tampaknya masih belum terlalu paham mengenai minyak rem motor. 

    Padahal, kehadirannya penting dalam menjaga keselamatan selama berkendara. Tidak hanya itu, jenis minyak rem motor yang beredar bukan hanya satu, di mana setiap jenisnya diperuntukkan sesuai standar pabrikan motor atau keperluan penggunaan. 

    Nah, supaya terhindar dari kekeliruan lagi, kamu dapat membaca informasi yang sudah kami rangkum di bawah!

    Memahami Istilah DOT pada Minyak Rem Motor

    Ketika mencari informasi tentang minyak ini, kamu pasti dihadapkan terhadap satu istilah yang sama, yaitu DOT. Jadi, mari pahami mengenai maksud istilah ini terlebih dulu.

    DOT (Department of Transportation) ialah standarisasi dari Amerika mengenai penempatan stabilitas di  minyak rem motor ini. Satu dari sejumlah standar yang diterapkan dalam menentukan standarisasi ini ialah mengenai suhu atau celcius di  minyak, yang berkaitan dengan teknologi pembuatannya.

    Jenis-Jenis Minyak Rem Motor

    Sebagai tanda pembeda atas jenis maupun spesifikasi minyak rem, pada umumnya diwakili melalui penyebutan DOT 3, DOT, 4, DOT 5, serta DOT 5.1. Penggunaan masing-masingnya akan berbeda satu sama lain. 

    Secara umum perbedaannya adalah kemampuan dalam menghadapi suhu atau temperatur tinggi. Alhasil, masing-masing minyak tersebut akan mempunyai titik didih berbeda.

    Nah, penjelasan setiap jenisnya yaitu:

    1. Minyak Rem DOT 3

    Titik didih minyak jenis pertama ini ialah sekitar 205 derajat celcius. Maksudnya performa minyak mampu berjalan dengan  optimal sampai titik didihnya menyentuh 205 derajat.

    Namun, ketika titik didihnya sudah melewati 205 derajat, maka pelumas rem yang mendidih otomatis mengeluarkan buih udara. Kemunculan buih udara tersebut akhirnya mampu membuat munculnya rem blong. DOT 3 biasanya dimanfaatkan untuk kendaraan berkecepatan rendah.

    2. Minyak Rem DOT 4

    Titik didih kategori kedua ini lebih tinggi daripada jenis sebelumnya, karena menyentuh angka 240 derajat celcius. Zaman sekarang mayoritas kendaraan disarankan agar memakai jenis DOT 4, sebab suhu pengeremannya lebih tinggi.

    Khusus motor, DOT 4 lebih cocok bagi yang bertipe sport dan mesinnya berkubikasi lebih dari 150 cc.

    3. Minyak Rem DOT 5

    Daripada kedua jenis sebelumnya, titik didih pada DOT 5 adalah yang tertinggi, karena sampai 260 derajat celcius. 

    Jenis ini disarankan ketika motormu mempunyai performa yang tinggi, karena kebutuhan akan minyak berdaya tahan panasnya memang otomatis lebih tinggi juga. Hal ini karena proses pengereman pada motor berperforma tinggi akan memancing naiknya temperatur. 

    4. Minyak Rem DOT 5.1

    DOT 5.1 ialah versi upgrade DOT 5. Di mana jika versi sebelumnya mempunyai bahan dasar silikon, maka 5.1 memanfaatkan material glikol. Material tersebut sama dengan DOT 3 serta DOT 4.

    Titik didihnya juga sama dengan DOT 5, yaitu hingga 260 derajat celcius. Namun, penggunaannya lebih cocok bagi motor yang memiliki kapasitas besar.

    Akan tetapi kehadiran DOT 5.1 di pasaran masih terbatas, karena versi 5 masih populer bagi motor dengan kapasitas besar dan berkecepatan tinggi.

    Setelah tahu berbagai jenis minyak rem motor di atas, pastikan kamu tahu jenis mana yang cocok dengan motor ketika hendak menggantinya nanti. Momen yang tepat untuk menggantinya adakah ketika ada perubahan warna pada minyak rem dan rem terasa kurang cakram ketika kamu tekan.

    Jika merasa informasi mengenai minyak rem motor ini bermanfaat, pastikan kamu juga cek laman OLX untuk menemukan motor bekas berkualitas, ya. Unduh juga aplikasi OLX melalui Google Play Store dan App Store.

    GIIAS 2023
    Populer
    Reka Harnis
    Reka Harnis
    Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
    Berita Terkait