Senin, Agustus 10, 2026
BeritaFirst Drive Daihatsu Rocky E-Smart Hybrid: Senyap, Irit, Kaya Fitur

First Drive Daihatsu Rocky E-Smart Hybrid: Senyap, Irit, Kaya Fitur

Pasar otomotif Indonesia sedang bergerak cepat menuju era elektrifikasi. Pilihan kendaraan hybrid semakin beragam dan kini Daihatsu menawarkan solusi lewat Rocky E-Smart Hybrid. Berbasis SUV kompak yang sudah familier di jalanan tanah air, versi hybrid ini hadir dengan janji utama: lebih senyap, lebih efisien, tapi tetap cocok untuk kebutuhan harian.

- Advertisement -

Kami diberikan kesempatan khusus untuk ikut media test drive di kawasan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) yang sekaligus jadi momen yang tepat untuk membuktikan klaim tersebut. Tidak hanya mencoba performa dan kenyamanan, acara ini juga menunjukkan bagaimana Rocky Hybrid menghadirkan pengalaman berbeda dibandingkan varian bensin.

Suasana Test Drive di PIK 2

Rocky Hybrid Media Test Drive

- Advertisement -

Sejak pagi deretan Rocky Hybrid berjajar rapi di PIK 2. Kawasan ini memang sering dipakai sebagai lokasi test drive karena jalannya lebar, mulus, dan punya area stop and go yang pas untuk menguji efisiensi hybrid. Sebelum turun ke jalan, tim Daihatsu memberikan briefing singkat soal cara kerja sistem e-Smart Hybrid. Mesin 1.2 liter berkode WA-VEX nya hanya bertugas sebagai generator, sementara motor listrik yang benar-benar menggerakkan roda.

Suasananya hangat, jurnalis otomotif tampak antusias. Ada yang sibuk menyiapkan strategi berkendara agar bisa mencatat konsumsi bahan bakar setinggi mungkin, ada juga yang penasaran dengan rasa akselerasi motor listrik. Begitu sesi dimulai, keseruan terasa. Beberapa peserta memilih gaya mengemudi santai, sementara yang lain tak tahan untuk menekan gas lebih dalam. Canda dan perbandingan hasil konsumsi langsung terdengar, seakan-akan ada kompetisi kecil siapa yang paling irit hari itu.

- Advertisement -

Desain Eksterior

Secara tampilan, Rocky E-Smart Hybrid tidak berbeda jauh dengan Rocky konvensional. Gaya SUV kompak tetap dipertahankan, dengan garis tegas dan dimensi pas untuk perkotaan. Yang menarik perhatian justru detail kecil seperti spion samping mungil khas mobil Jepang yang berbeda desain dengan Rocky non Hybrid. Bagi sebagian orang hal ini terlihat lucu sekaligus menguatkan kesan JDM pada mobil SUV kompak ini.

Kualitas rakitannya juga cukup mengesankan. Pintu terasa solid ketika ditutup, panel bodi tidak ringkih, dan finishing terlihat rapi. Untuk mobil di kelas harga terjangkau, ini jadi nilai tambah yang langsung terasa.

Interior dan Fitur

Masuk ke kabin, kesannya praktis dan familiar. Tapi ada detail yang membuatnya lebih menyenangkan. Salah satunya sistem AC yang lengkap dengan heater. Fitur ini jarang ditemukan di mobil Daihatsu, bahkan tidak ada di Rocky varian non Hybrid, dimana sebetulnya sistem AC lengkap ini sangat membantu fleksibilitas mobil ini untuk dibawa ke daerah dengan cuaca yang berubah ubah.

Posisi duduk cukup ergonomis, visibilitas luas, dan ruang kabin lapang untuk ukuran SUV kompak. Material interior terasa lebih baik dibandingkan varian bensin, sehingga keseluruhan pengalaman di kabin cukup positif. Sayang sekali setirnya tidak dilengkapi dengan fitur Telescopic, sehingga posisi berkendaranya sedikit kurang pas.

Untuk fitur sendiri ia juga dilengkapi banyak fitur yang lumayan lengkap, yang sangat kami apresiasi dari Daihatsu adalah mereka memasukkan fitur EPB dan Auto Hold ke mobil yang menurut kami harganya lumayan terjangkau ini. Dalam penggunaan Urban, hal ini sangat membantu menambah kepraktisan berkendara karena tidak harus menahan rem ketika sedang stop and go.

Untuk fitur ADAS sendiri ia juga sudah lumayan lengkap, seperti misalnya ia sudah dilengkapi dengan Lane Departure Warning, Lane Departure Prevention Control, Front Departure Alert Stagger Alarm, Auto High Beam, Corner Sensors, Collision warning & avoidance assist, Brake Pedal Misoperation, namun sayangnya ia belum dilengkapi dengan Adaptive Cruise Control.

Untuk urusan safety passive ia juga sangat mumpuni, standard fitur ABS, EBD, EBA sudah jadi menu wajib, 6 buah airbag dan seat belakang ISOFIX juga sudah menjadi standard. Nice!

Rasa Berkendara: Senyap dan Halus

Impresi paling kuat dari Rocky Hybrid adalah kesenyapan. Begitu tombol start ditekan, mobil langsung siap melaju hanya dengan motor listrik. Tidak ada suara mesin yang terdengar, hanya dengungan halus khas mobil elektrifikasi.

Respons motor listrik terasa instan. Ketika butuh akselerasi lebih, tenaga keluar tanpa jeda. Mesin bensin baru ikut bekerja ketika baterai butuh diisi, dan perpindahannya halus sehingga hampir tidak terasa. Inilah yang membuat Rocky Hybrid terasa sangat nyaman di lalu lintas padat.

Handlingnya stabil. Tambahan bobot baterai tidak terlalu terasa karena distribusi berat cukup baik. Suspensi bekerja dengan karakter empuk untuk jalanan perkotaan, tanpa membuat mobil terasa limbung.

Konsumsi Bahan Bakar Rocky Hybrid

Aspek paling ditunggu tentu konsumsi bahan bakar. Dalam catatan resmi media test drive, Rocky Hybrid yang dites salah satu media bisa mencapai 47,8 km per liter. Angka ini sangat tinggi dan membuat Rocky Hybrid jadi salah satu mobil paling irit di kelasnya.

Namun, dalam kondisi real catatan bisa berbeda. Dengan gaya berkendara santai, kami mencatat angka konsumsi BBM Rocky Hybrid ini sekitar 32,6 km per liter. Sementara dalam kondisi stop and go, ditambah beberapa kali akselerasi agresif, rata-rata berada di sekitar 27 km per liter.

Meski jauh di bawah klaim ideal, angka ini tetap luar biasa untuk ukuran SUV kompak. Bahkan dengan gaya berkendara yang cenderung tidak sekolah, efisiensinya masih lebih baik dari banyak mobil bensin sekelas.

Detail yang Kami Sukai

Rocky Hybrid Half Cut

Ada beberapa hal kecil yang membuat kami semakin suka. Build quality terasa solid, pengaturan AC lengkap dengan heater, serta spion mungil khas mobil Jepang yang menambah karakter.

Detail seperti ini mungkin sederhana, tapi memberi kesan bahwa Daihatsu tidak asal memasukkan teknologi hybrid, melainkan benar-benar membawa rasa baru ke Rocky.

Segmentasi Pasar Rocky e-Smart Hybrid

Rocky e-Smart Hybrid secara alami menyasar pembeli pertama, keluarga muda, dan profesional muda yang membutuhkan kendaraan harian efisien dengan harga yang masih terjangkau. Tingkat konsumsi BBM yang sangat irit menjadi alasan utama, terutama bagi pengguna yang mobilnya dipakai untuk rutinitas perkotaan seperti berangkat kerja, mengantar anak sekolah, atau aktivitas sehari-hari lainnya.

Karakter berkendaranya yang halus dan senyap juga cocok untuk pengemudi pemula yang menginginkan pengalaman berkendara lebih nyaman dan minim stres di kemacetan. Fitur seperti EPB dan Auto Hold membuat mobil ini mudah digunakan, bahkan untuk mereka yang baru beralih dari transportasi umum ke mobil pribadi.

Faktor lain yang sering kali tidak disadari oleh pembeli pertama adalah daya tahan nilai jual kembali (resale value). Jika kita melihat pasar Rocky bermesin bensin 1.2 dan 1.0 turbo beberapa tahun terakhir, harga bekasnya tergolong stabil. Unit-unit Rocky ICE bekas masih diminati karena ukurannya kompak, biaya perawatan terjangkau, dan citra Daihatsu sebagai brand yang “bandel” dan “rendah biaya perawatannya” cukup kuat di kalangan masyarakat.

Dengan logika sederhana, jika Rocky versi ICE saja bisa menjaga nilai jualnya, maka versi hybrid yang lebih irit dan modern punya peluang besar untuk mempertahankan harga jualnya di pasar mobil bekas dalam beberapa tahun ke depan.

Dengan kombinasi efisiensi bahan bakar, kenyamanan harian, dan nilai jual yang kuat, Rocky e-Smart Hybrid menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari mobil pertama yang ekonomis tanpa harus mengorbankan fitur modern.

Kesimpulan

Daihatsu Rocky E-Smart Hybrid memberi first impression yang sangat positif. Sebagai SUV kompak, ia menawarkan kombinasi menarik antara kenyamanan berkendara, kesenyapan khas mobil listrik, dan efisiensi bahan bakar yang sulit ditandingi.

Memang catatan 47,8 km per liter sulit dicapai dalam kondisi harian, tapi angka 32,6 km per liter hingga rata-rata 27 km per liter saja sudah cukup membuktikan betapa hematnya mobil ini. Ditambah build quality yang lebih solid dan detail khas Jepang seperti heater AC dan spion mungil, Rocky Hybrid punya nilai lebih yang membuatnya layak dilirik.

Bagi konsumen yang ingin masuk ke dunia hybrid tanpa harus membayar harga premium, Rocky E-Smart Hybrid menawarkan paket lengkap. Test drive singkat di PIK 2 membuktikan bahwa mobil ini bukan hanya sekadar varian baru, melainkan pilihan cerdas bagi mereka yang mencari efisiensi sekaligus kenyamanan dalam satu paket.

Ulasan Daihatsu Rocky e-smart Hybrid ini juga bisa kalian saksikan di Youtube OLX, bisa kamu tonton disini ya!

Populer.
Fadli Arfi
Fadli Arfi
Penikmat dan penggiat otomotif baik roda dua, empat, enam, delapan bahkan yang bersayap
Berita Terkait