Selasa, Mei 28, 2024
Lainnya
    ReviewIni Fungsi Regulator Mobil, Ada Apa Saja Komponennya?

    Ini Fungsi Regulator Mobil, Ada Apa Saja Komponennya?

    Cek komponen dan fungsi regulator mobil untuk menambah informasi mengenai kendaraanmu sendiri!

    News.OLX – Fungsi regulator bagi sebuah mobil sangat besar untuk membantu sistem kelistrikan pada kendaraan ini dapat berjalan lancar dan stabil. 

    Jika kamu masih awam dengan komponen ini, maka sebaiknya pelajari lebih dahulu, karena dapat menjadi salah satu upaya dalam menjaga mobil.

    Selain tahu fungsi regulator mobil, kamu sebaiknya juga memahami beberapa komponen yang membentuk hingga cara kerjanya. Semua penjelasannya telah terangkum di bawah!

    Fungsi Regulator Mobil

    Fungsi utama komponen ini pada sebuah kendaraan adalah sebagai pengatur output tegangan dari alternator supaya arusnya tetap stabil. Langkah regulator untuk menjalankan tugasnya adalah melalui pengaturan kecil besarnya tegangan pada bagian rotor coil.

    Tidak hanya itu, komponen ini juga bertugas sebagai pengatur lemah kuatnya medan magnet pada rotor coil. Alhasil, kondisi listrik di mesin mobil tetap bisa terjaga dengan stabil, walaupun putaran mesin kurang stabil.

    Fungsi regulator (1)

    Komponen Regulator Mobil

    Untuk melakukan berbagai fungsi regulator mobil di atas, maka ada beberapa komponen yang bekerja sama mewujudkannya. Ada dua komponen pada regulator ini, yaitu:

    1. Voltage Regulator

    Tugas voltage regulator ialah untuk mengatur sistem kerja magnetik di komponen rotor coil. Komponen ini tugasnya adalah sebagai pengatur arus yang datang ke rotor coil agar tegangan output-nya konsisten dan terjaga.

    2. Voltage Relay

    Tugasnya adalah mematikan CHG atau lampu pengisian serta menjadi penghubung arus. Di mana arus yang berada di terminal B akan dihubungkan ke voltage regulator sebelumnya.

    Cara Kerja

    Setidaknya ada empat proses yang harus dilalui oleh regulator mobil supaya dapat kamu rasakan manfaatnya.

    Pertama adalah ketika kunci kontak mobil dalam keadaan on, maka akan ada aliran arus baterai yang jalurnya dari rotor ke massa, sehingga di bagian rotor coil dapat terjadi kemagnetan yang memadai.

    Kedua, saat tegangan isi daya lebih kecil dari 14 volt. Di mana, ketika mesin mobil kamu nyalakan, maka stator akan melakukan putaran sekaligus memotong sejumlah medan magnet dari rotor. Lalu, akan muncul pengisian stator yang akan dioda searahkan.

    Arus tersebut akan mengalir menuju beberapa komponen lainnya, sehingga lampu pengisian pun off akibat tidak lagi menerima massa.

    Ketiga ketika tegangan lebih besar dari 14 volt. Hal ini terjadi saat kendaraan berakselerasi dalam kecepatan tinggi, sehingga secara otomatis membuat perputaran mesin semakin cepat pula.

    Setelah tahu fungsi regulator tersebut, maka pastikan untuk rutin melakukan pemeriksaan agar keadaannya tetap aman. Kamu juga bisa menemukan regulator dan berbagai produk otomotif lainnya di OLX. Jangan lupa unduh aplikasi OLX di Google Play Store dan App Store.

    GIIAS 2023
    Populer
    Reka Harnis
    Reka Harnis
    Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
    Berita Terkait