Senin, Mei 27, 2024
Lainnya
    InformasiJangan Lupa Cek Status Tilang ETLE Sebelum Beli Mobil Bekas

    Jangan Lupa Cek Status Tilang ETLE Sebelum Beli Mobil Bekas

    Membeli mobil bekas memang bisa menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang ingin memiliki mobil dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, sebelum kamu memutuskan untuk membeli mobil bekas, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan terlebih dahulu.

    Salah satunya adalah mengecek status tilang elektronik (ETLE) mobil bekas yang akan kamu beli. Lantas, kenapa harus memeriksa status tilang ETLE sebelum memutuskan untuk membeli mobil bekas?

    Untuk mengetahuinya, yuk simak ulasan di bawah ini.

    Apa itu tilang elektronik?

    E-TLE

    Tilang elektronik atau ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) adalah sistem tilang yang diterapkan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sejak tahun 2012. Sistem ini memungkinkan polisi untuk mencatat pelanggaran lalu lintas secara elektronik, sehingga pelanggaran dapat tercatat secara otomatis tanpa harus menulis surat tilang secara manual.

    Jika kamu pernah terjaring razia atau melewati jalur ganjil-genap, besar kemungkinan aksi kamu telah terekam oleh ETLE. Data seperti nomor plat kendaraan, tanggal, waktu, dan jenis pelanggaran akan diarsipkan dalam sistem ini. Jadi, walaupun kamu adalah calon pemilik baru, bukan berarti sejarah pelanggaran dari mobil bekas tersebut akan dihapus begitu saja.

    Mengapa harus mengecek status tilang ETLE?

    Mengecek status tilang ETLE sangat penting dilakukan sebelum kamu membeli mobil bekas. Sebab, jika mobil bekas yang kamu beli status tilang ETLE-nya belum diselesaikan, maka kamu tidak akan bisa memperpanjang STNK dan juga tidak bisa melakukan balik nama kendaraan.

    Selain itu, berikut beberapa manfaat lainnya jika kamu mengecek status tilang ETLE sebelum membeli mobil bekas incaran.

    1. Terhindar dari denda

    Dengan memeriksa status tilang ETLE, kamu dapat memastikan bahwa mobil bekas yang akan kamu beli tidak memiliki denda atau tilang yang belum diselesaikan. Kamu tidak ingin terkejut dengan denda besar yang harus kamu tanggung begitu kunci mobil sudah berpindah tangan, bukan?

    2. Kepastian hukum

    Membeli mobil bekas dengan status tilang yang belum terselesaikan bisa membawa masalah hukum di kemudian hari. Dengan memeriksa ETLE, kamu bisa memastikan bahwa kamu tidak akan menghadapi masalah serius terkait pelanggaran lalu lintas.

    Cara mengecek status tilang ETLE?

    Sekarang, setelah kamu mengerti pentingnya memeriksa status tilang ETLE, saatnya mengetahui langkah-langkah sederhana untuk melakukan pengecekan status tilangmu. Berikut adalah cara untuk mengeceknya.

    1. Kunjungi situs resmi kepolisian daerahmu

    Buka situs resmi kepolisian daerah kamu. Di sana, biasanya terdapat opsi untuk mengecek status tilang ETLE. Kamu perlu memasukkan nomor plat kendaraan untuk mendapatkan informasi yang kamu butuhkan. (Contoh : https://etle.jatim.polri.go.id/ untuk daerah Jawa Timur. Atau https://etle-pmj.info/id/check-data untuk daerah Jakarta Raya).

    2. Aplikasi mobile

    Beberapa daerah memiliki aplikasi mobile resmi yang memungkinkan kamu untuk mengecek status tilang ETLE langsung melalui ponsel pintarmu. Unduh aplikasi tersebut dan ikuti panduan yang diberikan.

    3. Datang ke Samsat terdekat

    Jika kamu kesulitan melakukan pengecekan secara online, alternatif lainnya adalah datang langsung ke kantor Samsat terdekat. Petugas di sana akan membantu kamu untuk memeriksa status tilang ETLE.

    Itu adalah langkah dan cara cek status tilang ETLE. Mengecek status tilang ETLE mobil bekas sebelum membeli sangat penting dilakukan agar kamu tidak mengalami masalah di kemudian hari.

    Dengan langkah sederhana ini, kamu bisa memastikan bahwa kendaraan impianmu bebas dari beban tilang, denda yang tidak terduga, dan masalah hukum di kemudian hari. Jadi, pastikan kamu memeriksa status tilang ETLE sebelum benar-benar memutuskan untuk memboyong mobil bekas incaran ke garasimu.

    GIIAS 2023
    Populer
    Fadli Arfi
    Fadli Arfi
    Penikmat dan penggiat otomotif baik roda dua, empat, enam, delapan bahkan yang bersayap
    Berita Terkait