Selasa, Mei 28, 2024
Lainnya
    ReviewKerap Jadi Mobil Pejabat, Begini Sejarah Mitsubishi Pajero

    Kerap Jadi Mobil Pejabat, Begini Sejarah Mitsubishi Pajero

    Mitsubishi Pajero sangat digemari oleh para pejabat hingga kini. Tahukah kamu sejarah panjang mobil legendaris?

    News.OLX – Mitsubishi Pajero, nama yang tak asing lagi di telinga para pecinta otomotif, khususnya di Indonesia. Mobil Sport Utility Vehicle (SUV) ini dikenal tangguh melintasi berbagai medan, mulai dari perkotaan yang padat hingga pelosok terpencil. Tak heran, Pajero kerap menjadi pilihan para pejabat, pengusaha, dan penjelajah alam. Namun, tahukah kamu bagaimana perjalanan panjang mobil legendaris ini hingga bisa mencapai popularitasnya saat ini?

    Menengok Asal Usul Pajero

    Mitsubishi Pajero, salah satu SUV asal Jepang yang terkenal di dunia, telah lama dikenal sebagai kendaraan tangguh untuk melibas medan off-road. Nama Pajero sendiri diambil dari “Leopardus pajeros”, yaitu kucing Pampa. Di beberapa negara, nama Pajero diganti karena memiliki arti yang kurang baik. Di Amerika Utara, Spanyol, dan sebagian Amerika Latin, mobil ini dikenal sebagai Montero. Sementara di Inggris, ia dijuluki Shogun.

    Lahir pada tahun 1982, Pajero meraih popularitas berkat performa impresifnya di ajang balap rally seperti Dakar Rally. Sebelum resmi diluncurkan pada tahun 1982, Mitsubishi sebenarnya telah mengembangkan tiga prototipe Pajero. Prototipe pertama muncul pada tahun 1973, disusul prototipe kedua pada tahun 1978, dan terakhir prototipe ketiga pada tahun 1981. Sejak saat itu, Pajero terus mengalami berbagai evolusi dan penyempurnaan.

    Menelusuri Sejarah Mitsubishi Pajero Lintas Generasi

    1. Generasi Pertama (1982-1991)

    Generasi pertama Mitsubishi Pajero memulai debutnya pada tahun 1981 dan resmi diluncurkan ke publik pada tahun 1982. Saat pertama diluncurkan, Mitsubishi Pajero langsung memantapkan diri sebagai kendaraan off-road yang tangguh. Tersedia dalam konfigurasi tiga pintu dan lima pintu, Pajero dilengkapi dengan berbagai pilihan mesin, semuanya dilengkapi dengan sistem four-wheel drive yang kokoh.

    Pilihan Mesin:

    1. Mesin 4 silinder 2.0 liter

    2. Mesin 4 silinder 2.0 liter turbocharged

    3. Mesin 4 silinder 2.6 liter

    4. Mesin V6 3.0 liter

    Pajero generasi pertama menampilkan eksterior yang sederhana namun fungsional. Bagian depan didesain datar dengan gril hitam, lampu depan bulat, dan lampu sein di sudut. Model lima pintu memiliki pintu belakang berengsel samping untuk menambah kenyamanan.

    Sementara interiornya, Pajero mencerminkan pendekatan minimalis. Dasbor terdiri dari panel datar dengan pegangan tangan di sisi penumpang, sedangkan kluster instrumen menampung dua dial dan dua pengukur di bagian terpisah. Selain itu, Mitsubishi menawarkan opsi dua kursi lipat di bagasi, yang semakin meningkatkan fleksibilitas kendaraan.

    Mitsubishi,Pajero,2,Off-road,Vehicle,On,A,Mountain,Road.,Foothills

    2. Generasi Kedua (1991-1999)

    Generasi kedua Mitsubishi Pajero, yang hadir pada tahun 1991, menandai perubahan besar dalam sejarah kendaraan ini. Hampir seluruh aspek mengalami perombakan dan peningkatan dibandingkan generasi sebelumnya. Jajaran mesin pun diperbarui dengan kehadiran mesin V6 3.0 liter bertenaga 150 daya kuda yang dipadukan dengan transmisi manual 5 percepatan.

    Mitsubishi memperkenalkan gaya bodi yang lebih besar dengan beragam pilihan atap untuk Pajero generasi kedua. Atap kanvas yang dapat dibuka-tutup untuk versi short-wheelbase, dan pilihan atap metal, semi-tinggi, dan tinggi untuk model long-wheelbase.

    Bagian depan Pajero Gen 2 tampil gagah dengan lampu depan persegi yang menonjol, lampu sein dan lampu parkir di sudut, serta gril dengan tiga bilah horizontal yang dilengkapi aksen krom untuk varian tertentu.

    3. Generasi Ketiga (1999-2006)

    Generasi ketiga Mitsubishi Pajero, yang memulai debutnya di pasar domestik Jepang (JDM) pada tahun 1999, menandai babak baru dalam sejarah SUV tangguh ini. Meskipun baru tersedia di luar Jepang dan Amerika Serikat pada tahun 2001, Pajero generasi ketiga membawa peningkatan signifikan dalam berbagai aspek.

    Untuk pertama kalinya dalam sejarah Pajero, generasi ketiga ini menggunakan sistem kemudi rack and pinion yang lebih presisi. Selain itu, bodi yang lebih rendah dan lebar serta konstruksi unibody yang inovatif menghadirkan kemajuan pesat. Penggunaan rangka tangga integral secara signifikan meningkatkan kekakuan torsi kendaraan, sekaligus memperkuat kabin dan menunjukkan ketahanan struktur yang luar biasa saat terjadi kecelakaan terguling.

    Meskipun mengusung mesin yang sama dengan pendahulunya, Pajero generasi ketiga menawarkan tenaga yang lebih besar. Ditambah lagi, tersedia tiga pilihan transmisi yang berbeda, yaitu:

    • Manual 5 percepatan
    • Otomatis 4 percepatan INVEC-II
    • Otomatis 5 percepatan INVEC-II Tiptronic

    Produksi Pajero generasi ketiga berakhir pada tahun 2006 secara global, namun tetap tersedia di pasar China hingga tahun 2011. Generasi ini tidak hanya menandai kemajuan teknologi, tetapi juga menegaskan komitmen Mitsubishi terhadap inovasi dan durabilitas yang menjadi ciri khas Pajero.

    4. Generasi Keempat (2006 – 2019)

    Generasi keempat Mitsubishi Pajero, yang diperkenalkan pada Paris Motor Show 2006, menandai babak evolusi selanjutnya dari SUV legendaris ini. Meski mempertahankan mesin dari generasi sebelumnya, Pajero generasi keempat hadir dengan peningkatan signifikan pada sektor teknologi, tampilan, dan terutama, keselamatan.

    Dari segi keselamatan, terdapat peningkatan berupa airbag dan sasis RISE.  Mobil ini telah dilengkapi dengan dual-stage SRS airbag di depan, airbag samping, dan airbag curtain untuk melindungi pengemudi dan penumpang secara menyeluruh. Teknologi RISE milik Mitsubishi yang telah teruji di generasi sebelumnya kembali digunakan untuk memperkuat sasis dan meningkatkan keamanan penumpang saat terjadi benturan.

    Sementara dari segi performa off-road, terdapat sistem Active Stability & Traction Control (ASTC) yang membantu pengemudi menjaga kendali kendaraan di berbagai kondisi jalan yang licin atau tidak stabil. Terdapat pula fitur pendukung lainnya seperti distribusi pengereman elektronik (EBD), skid plate, driveshaft berbalut serat karbon untuk bobot lebih ringan, dan kap mesin aluminium.

    5. Edisi Terakhir Mitsubishi Pajero (2019)

    Mitsubishi Pajero resmi mengakhiri kiprahnya di pasar Jepang pada tahun 2019, ditandai dengan peluncuran model “Final Edition” yang eksklusif dan terbatas hanya 700 unit. Edisi ini berbasis Pajero generasi keempat, namun dengan tambahan kosmetik seperti:

    • Karpet khusus
    • Pelindung kap mesin
    • Penutup bibir bagasi
    • Emblem “Final Edition” yang khas

    Terdapat pula varian Exceed yang lebih mewah mendapatkan tambahan berupa:

    • Interior full kulit
    • Pedal aluminium
    • Sunroof

    Meskipun permintaan Pajero tetap tinggi di pasar internasional, produksi resminya dihentikan pada Maret 2021. Sepanjang sejarahnya sejak 1981, Pajero telah meraih berbagai penghargaan dan membuktikan dirinya sebagai salah satu kendaraan off-road terbaik di dunia.

    Selama 40 tahun masa produksinya, Pajero berhasil terjual lebih dari 3,3 juta unit di seluruh dunia. Meski produksinya telah dihentikan, nama Pajero tetap hidup melalui Pajero Sport yang lebih kecil.

    Siap untuk meminang mobil Mitsubishi Pajero? Jangan tunggu lagi! Cari penawaran terbaik di OLX sekarang! Untuk akses cepat ke ribuan iklan terpercaya, buruan download aplikasi OLX di Google Play Store dan App Store.

    GIIAS 2023
    Populer
    Fadli Arfi
    Fadli Arfi
    Penikmat dan penggiat otomotif baik roda dua, empat, enam, delapan bahkan yang bersayap
    Berita Terkait