Minggu, Oktober 18, 2026
Beranda blog Halaman 1338

Perjuangan 50 Tahun Mitsubishi Fuso di Indonesia

0

Mitsubishi Fuso kini genap memasuki usianya yang ke-50 tahun. Melalui PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor resmi kendaraan niaga Mitsubishi Fuso di Tanah Air, merk Jepang ini menjadi saksi tidak hanya seputar otomotif, namun perkembangan perekonomian hingga  infrastruktur Indonesia.

Menurut Presiden Direktur KTB Naoya Takai, bisnis truk bisa tumbuh seiring dengan perkembangan suatu negara, termasuk di Indonesia.

“Kami ingin terus bersama Indonesia dan ingin menjadi ‘penggerak’ untuk Indonesia,” ungkap Takai beberapa waktu lalu. 

Ya, sudah setengah abad atau sejak tahun 1970 Mitsubishi Fuso memasarkan kendaraan niaga dan menjadi pionir hingga memiliki populasi truk terbesar di Indonesia. Setidaknya, beberapa produk Mitsubishi Fuso yang saat ini masih eksis dan masih dapat dijumpai mulai dari Colt Diesel, Fuso, New Fuso, Fighter, hingga Tractor Head. 

Tentu saja kendaraan niaga yang hadir ini banyak digunakan diberbagai sektor guna, mulai dari perkebunan, pertambangan, hingga transportasi publik. 

Tak heran kan, meski di usia ke-50 tahun Mitsubishi Fuso diuji dengan pandemi Covid-19, KTB masih mempertahankan dominasi pasar secara absolut, dengan peningkatan pangsa pasar dari 43,1 persen pada 2019 menjadi 48,7 persen pada 2020. 

Memang saat ini masih terjadi penurunan, seperti penjualan Mitsubishi Fuso ikut merosot dari 25.563 unit pada 2019 menjadi 15.131 unit pada 2020. Tapi balik lagi, penurunan ini juga terjadi di sejumlah merek otomotif, baik kendaraan niaga maupun penumpang.

Ikut Tren Kendaraan Listrik

Truk Mitsubishi Fuso eCanter
Truk Mitsubishi Fuso eCanter

Bicara soal perjuangan Mitsubishi Fuso di Indonesia, OLXer juga harus tahu, seiring perkembangan teknologi dan pengalaman sebagai salah satu produsen kendaraan berat selama lima dekade di Tanah Air, Mitsubishi Fuso juga mengikuti tren masa kini, dimana perusahaan dengan logo tiga berlian menghadirkan kendaraan berteknologi listrik.

Ya, Mitsubishi Fuso juga punya kendaraan ramah lingkungan demi mewujudkan rendah emisi, yang disebut eCanter. Truk ini sempat menginjakan kakinya ke Jakarta, tepatnya di ajang Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle (GIICOMVEC) Maret 2020 lalu.

Sebenarnya eCanter ini merupakan produk yang sudah diproduksi secara masal, seperti di Jepang, Amerika Serikat, serta beberapa negara Eropa. Adapun menurut Director Sales & Marketing KTB, Duljatmono untuk pasar Indonesia, eCanter memang belum dijual.

“Ini cuma untuk menunjukkan bahwa kami siap memberi solusi untuk kebutuhan pasar dengan teknologi advance,” ucap pria yang akrab disapa Momon.

Seperti diketahui, eCanter merupakan truk yang memiliki sumber tenaga dari enam modul baterai bertegangan tinggi (high voltage battery) dengan daya 420 Volt dan 13,8 kWh sehingga setara dengan menghasilkan tenaga hingga 139 kW dan torsi 390 Nm.

Untuk bisa melaju dengan sempurna, eCanter ini untuk sekali pengecasan bisa menempuh jarak 100 kilometer. Sedangkan pengisian daya untuk sampai penuh bisa dilakukan dengan instalasi listrik rumah sekitar 9 jam lamanya. Serta dengan  fast charging atau pengisian daya cepat kurang lebih 1 jam.

Bertahan di Masa Pandemi

Selain memperkenalkan truk listrik, Mitsubishi Fuso faktanya memiliki strategi untuk tetap eksis selama pandemi, yaitu melakukan banyak penyesuaian untuk menjalankan bisnisnya, seperti menyelenggarakan customer gathering dan penjualan secara virtual.

Seperti diketahui, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, customer gathering kali ini  memanfaatkan jaringan internet dengan menggelar  pertemuan secara virtual, mengingat kondisi pandemi yang tidak memungkinkan untuk pertemuan tatap muka secara langsung dengan konsumen.

Selain itu, Mitsubishi Fuso juga melakukan penjualan dengan menawarkan produknya melalui Mitsubishi Fuso Official Store di Tokopedia. Tentu saja ini sebagai langkah pencegahan untuk mengurangi resiko penularan Covid-19 jika bertemu secara fisik.

Mitsubishi  juga memberikan program penawaran 3S (sales, service, spare part), khususnya selama masa pandemi. Misalnya saja dengan memaksimalkan Mobile Workshop Service, serta Booking Service, untuk perawatan dan perbaikan kendaraan. 

Sedangkan untuk program penjualan, Salesforce tetap melayani, baik itu melalui telepon, pesan singkat, maupun korespondensi email.

 

Daftar Mobil MPV Bekas di Atas Tahun 2010 Harganya Rp 100 jutaan

0

Pasar mobil serbaguna atau Multi Purpose Vehicle (MPV) masih menjadi mobil yang cukup diminati masyarakat Indonesia. Bahkan tak hanya model baru, MPV dengan status bekas masih jadi favorit, khususnya mereka yang ingin memiliki mobil dengan kabin lega.

Nah kebetulan, jika OLXer ingin punya mobil MPV bekas namun budgetnya terbatas, di situs jual beli online OLX.co.id menawarkan berbagai pilihan dengan yang mengedepankan kualitas. 

Apalagi, jika OLXer mencari mobil MPV dengan banderol Rp 100 jutaan dan tahun produksi di atas tahun 2010. Tentu saja untuk ukuran mobil mobil bekas yang dirakit di atas tahun 2010 tergolong belum terlalu lama. Apalagi harganya cukup terjangkau.

OLXer yang mau tahu mobil MPV bekas dengan rakitan di atas tahun 2010 dengan harga Rp 100 jutaan, berikut daftarnya.

– Wuling Confero 2017 

– Nissan Grand Livina 2016 

– Toyota Avanza 2013 

– Toyota Calya 2017

– Honda Mobilio 2014

– Daihatsu Xenia 2012

– Daihatsu Sigra 2017

– Honda Freed 2010

– Nissan Evalia 2012

– Suzuki Ertiga 2012

Jika OLXer memang berniat membeli MPV mobil bekas dengan harga Rp 100 jutaan  jangan heran meski satu model, varian dan tahun produksinya sama, namun harganya berbeda-beda. Bahkan ada juga tahun produksinya lebih muda tapi harganya justru lebih rendah.

Untuk menentukan harga sebuah mobil bekas memang ‘gelap’, bisa tergantung dari beberapa faktor, seperti kondisi mobil, jarak tempuh, kelengkapan surat-suratnya, serta lokasi si penjual.

Belum lagi harga mobil bekas bisa saja tinggi, karena sang pemilik sangat rajin merawat mobilnya, serta pajak dibayar tepat waktu. Apabila OLXer memang ingin mencari mobil bekas tidak ada salahnya melakukan cek dan ricek, termasuk membawa orang ahli untuk melakukan pemeriksaan.

Oia, di situs jual beli OLX.co.id, OLXer juga bisa memanfaatkan layanan Inspeksi untuk mengetahui secara detail dan jujur seberapa bagus mobil yang Anda Inginkan. 

Jika diperbolehkan melakukan test drive, maka manfaatkan untuk mengetahui apakah mobil bekas yang OLXer idamkan terasa ada yang bermasalah atau tidak.

 

 

 

Driver Wajib Tahu, Ini Trik Ketika Mengemudi di Dekat Truk

0

Tidak semua orang yang memiliki nyali yang besar ketika mengemudi di jalan raya. Termasuk ketika melalui jalur yang banyak dilalui kendaraan berat seperti truk dan bus.

Pasalnya, truk dan bus yang memiliki dimensi cukup besar kerap kali terlibat kecelakaan lalu, entah karena alasan visibilitas terbatas, atau membawa beban banyak, hingga akhirnya sistem pengereman bermasalah seperti rem blong.

Tentu saja, peristiwa kecelakaan yang melibatkan truk dan bus ini kerap juga memakan korban. Padahal, kasus seperti ini sudah seharusnya ditangani pemerintah dengan baik dan benar.

Selain itu, kita sebagai pengendara juga sudah seharusnya dapat menghindari, dengan menerapkan kaidah atau karakter dari truk atau bus yang memiliki banyak keterbatasan sehingga dapat dicegah.

Berdasarkan keterangan tertulis Auto2000, dari semua masalah pada truk saat terjadi kecelakaan, biasanya hal ini dipicu karena dimensi truk yang besar membuatnya tidak bisa tergesa-gesa dan butuh ruang gerak yang luas ketika bergerak. Namun sebaliknya, oknum pengemudi truk juga sering kali mengemudi ngebut dan ugal-ugalan di jalanan sempit.

Selain itu, posisi duduk pengemudi yang tinggi dan pandangan ke belakang yang terhalang bodi membuat sopir truk memiliki blind spot atau area di sekitar kendaraan yang tidak terpantau oleh mata pengemudi. Bobot truk, apalagi bila dipenuhi muatan, sangat besar sehingga tidak mudah baginya untuk melakukan pengereman darurat.

Lantas bagaimana caranya jika mesti berhadapan atau berkendara bersama truk di jalan?

1. Jaga Jarak Aman

Jangan mengikuti truk terlalu dekat karena mobil tidak terlihat oleh sopirnya. Selain itu, karena terlalu dekat membuat tidak memiliki ruang cukup untuk mengintip jalur dari arah berlawanan akibat tertutup bodi truk.

Jaga jarak aman membuat bisa mengantisipasi pergerakan truk, seperti bila tetiba truk tersebut mengerem mendadak atau tidak kuat menanjak.

Menjaga jarak aman bukan sekadar memberi ruang gerak bagi truk, namun juga membuat mobil mudah terlihat oleh sopir truk. Semakin dekat jarak mobil dengan truk, semakin sulit sopir truk mengawasi mobil. Makanya, jaga jarak aman dan pastikan tidak melakukan manuver yang membuat kendaraan tidak terlihat oleh pengemudi truk.

2. Berikan Tanda atau Isyarat

Berikan tanda saat ingin mendahului truk, bisa dengan lampu dim atau klakson. Dengan begitu, pengemudi truk dapat menyadari keberadaan mobil dan menjaga kewaspadaannya.

3. Berikan Ruang yang Cukup

Saat menyalip, pastikan ada ruang yang cukup antara truk tersebut dengan mobil di depannya. Kalau jaraknya terlalu dekat, jangan memaksakan diri untuk masuk antara keduanya. Situasi ini akan membuat mobil berada di blind spot truk dan sangat berbahaya jika mobil di depan melakukan pengereman.

4. Perhatikan Manuver Truk

Jangan segan-segan memberikan ruang bila truk di depan memberi isyarat untuk melakukan manuver, seperti berbelok, putar arah, atau parkir. Hentikan kendaraan dan tunggu sampai posisi truk benar-benar aman.

Apalagi kalau mobil berada di sisi dalam radius manuver truk tersebut. Perpaduan antara bodi besar dan blind spot akan membuat mobil terancam bahaya jika tidak sabar menunggu.

5. Truk Punya Keterbatasan

Halangan lain yang harus dipahami dari truk adalah daya pengereman yang terbatas. Kian dipersulit saat truk dijejali beban penuh sehingga butuh jarak lebih jauh untuk berhenti.

Oleh karena itu, jangan paksakan mobil berada terlalu dekat dengan truk dan berikan ruang yang cukup untuk manuver.

 

Tahun 2022, Pabrik Hyundai di Indonesia Akan Buat MPV Saingi Toyota Avanza CS?

0

Merek mobil Hyundai di Indonesia kini sedang menjadi sorotan. Hal ini karena pabrikan otomotif asal Korea Selatan tersebut berinovasi menghadirkan langsung dua mobil listrik murni yang notabenenya tidak dilakukan merek mobil Jepang di Tanah Air.

Ya, Hyundai Ioniq dan Kona bertenaga listrik tidak hanya hadir dengan sajian teknologi canggih saja, sebab menyoal harga kedua mobil yang ditawarkan tergolong terjangkau sekitar Rp 600 jutaan, dibandingkan mobil listrik lainnya seperti BMW i3s, Lexus UX300e, Tesla Model 3 atau Model S yang harganya lebih mahal di atas Rp 1 miliar.

Harga mobil listrik yang bisa ditekan jadi lebih terjangkau ini tak lain karena Hyundai telah membuatnya di pabrik produksi Deltamas Industrial Complex, Bekasi, Indonesia, dengan lahan seluas 77,6 hektar dan nilai total investasi mencapai US$ 1,55 miliar atau setara dengan Rp 21,9 triliun.

Namun selain membuat mobil listrik Ioniq dan Kona dengan desain sedan serta crossover secara lokal, Hyundai juga disebut-sebut akan mempersiapkan model ketiga yaitu Small MPV dengan kapasitas tujuh orang penumpang. Demikian dilansir autoindustriya.com, Jumat (4/12/2020).

Disebutkan, alasan model ketiga small atau Low MPV tak lain karena segmen tersebut memang tergolong laris di Indonesia. Selain itu, sejumlah mobil MPV juga memang diproduksi di sini, seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, Honda Mobilio hingga Mitsubishi Xpander.

Masih menurut autoindustriya.com, Hyundai memang belum membocorkan soal bagaimana detail model small MPV nanti. Hanya saja, mobil jenis tersebut dikabarkan bakal masuk tahap produksi pada kuartal dua tahun 2022 mendatang.

Tentu saja MPV yang dibuat pabrik Hyundai di Indonesia kabarnya juga tak hanya untuk pasar domestik, tetapi di ekspor ke beberapa negara yang juga memiliki potensi pasar mobil MPV.

Kira-kira Hyundai mau buat small MPV listrik atau masih konvensional juga ya? Jadi penasaran.

 

Dua Mobil Sport Buas dan Langka Mendarat di Indonesia, Sultan Mana yang Beli?

0

Dua mobil sport Porsche 718 Cayman T dan 718 Boxster T secara resmi mendarat di Indonesia. kedua mobil buas dan langka ini diboyong langsung Prestige Motorcars selaku Importir Umum mobil-mobil premium di Indonesia.

Menurut CEO Prestige Motorcars Rudy Salim, Porsche varian T sangat istimewa, karena merupakan gabungan antara tipe standar dan S. Selain itu, kata dia, mesin mobil ini diambil dari versi standar, tetapi kelengkapan penunjang performanya seperti varian S.

“Huruf T berarti Touring yang menekankan sensasi berkendara tanpa ada gimmick berlebihan. Trim atau varian T dari Porsche diperuntukan bagi mereka yang suka sensasi berkendara tanpa adanya distraksi,” ungkap Rudy dalam keterangan tertulis, Jumat (4/12/2020).

Rudy mengklaim, Porsche 718 Cayman T dan Porsche 718 Boxster T memiliki karakter mobil pabrikan asal Jerman yang cenderung lebih lembut dari tipe sebelumnya. Selain itu, kedua mobil ini merupakan pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Performa

Porsche 718 Cayman T
Porsche 718 Cayman T 

Sejatinya, dua mobil ini memang beda varian, akan tetapi model Porsche Cayman T sudah menggunakan transmisi otomatis dual-clutch atau Porsche Doppelkupplungsgetriebe (PDK) yang sengaja dikembangkan untuk meminimalisir gejala kasar saat mobil melaju.

Dengan penggunaan transmisi ini, karakteristik Cayman T nampaknya cocok dan nyaman untuk digunakan di kondisi jalanan Indonesia ditambah handling yang stabil dan menyenangkan. Selain itu, bicara soal konsumsi bahan bakar, keduanya tergolong lebih ekonomis.

Kelebihan lain dari Porsche Cayman maupun Boxster T, yaitu memiliki fitur cukup menarik seperti Active Engine Mounting, Locking Differential dan system Torque Vectoring demi memaksimalkan handling.

Kedua mobil ini juga telah dilengkapi Sport Chrono, dengan tombol putar untuk memilih mode Normal, Sport, Sport Plus dan Individual. Bahkan keempat mode berkendara tersebut berfungsi untuk memaksimalkan performa mobil sesuai keinginan pengemudi.

Belum sampai disitu, Porsche Cayman T dan Boxster T sudah dilengkapi sistem multimedia terbaru, yaitu Porsche Communication Management (PCM). Dengan fitur ini, maka memungkinkan akses ke Apple CarPlay untuk mengoperasikan sejumlah aplikasi termasuk navigasi.

Seluruh system infotainment yang terintegrasi pada layar sentuh intuitif serta sistem audio dengan 9VL BOSE® Surround Sound System.

Belum sampai disitu, kedua Porsche Cayman T dan Boxster T memiliki tampilan luar tampak gagah dengan warna putih mengkilap dan warna kontras guard red. Sedangkan interiornya begitu terkesan agresif dengan Sports seats Plus (2-way, electric), dua arah pengontrol iklim otomatis dan perlengkapan merokok.

Mesin

Untuk jantung pacu, Porsche Cayman T dan Boxster T sudah dibenamkan mesin Boxer flat-4 berkapasitas 2,0-liter ditambah Turbocharger yang sanggup menghasilkan daya 296 tenaga kuda dan torsi maksimum 380 Nm.

Dengan daya tersebut, kedua mobil ini diklaim mampu berakselerasi dari 0 ke 100 km per jam dalam 4,9 detik untuk versi manual dan 4,2 detik untuk transmisi PDK. Keduanya menembus kecepatan maksimal sekitar 275 km per jam.

Lalu berapa ya harganya? Sayang Bos Prestige Motorcars tidak menyebutkannya. Kira-kira berapa ya?

 

Mahasiswa Indonesia Kembali Ditantang Buat Mobil Hemat Energi dan Ramah Lingkungan

0

Tak sedikit yang meragukan kemampuan anak bangsa dalam mengembangakan kendaraan masa depan. Padahal faktanya, generasi muda Indonesia kerap kali ikut menggebrak di berbagai ajang kompetisi tingkat dunia yang mengusung tema kendaraan hemat energi dan ramah lingkungan.

Ya, salah satu wadah mengasah kemampuan anak muda Indonesia mengembangkan sebuah kendaraan hemat energi dan ramah lingkungan yaitu melalui acara kompetisi Shell Eco-marathon (SEM) Asia, yang digelar setiap tahun.

Bahkan di gelaran SEM ASIA yang memasuki tahun yang ke-10, setidaknya sebanyak 25 institusi pendidikan di Indonesia turut andil dalam kompetisi tersebut. Jumlah partisipasi ini meningkat 200 persen jika dibandingkan tahun 2010 yang hanya terdiri dari empat institusi pendidikan.

President Director & Country Chair Shell Indonesia Dian Andyasuri, dengan adanya SEM 2020, maka hal ini menjadi peran penting dalam menginspirasi generasi muda Indonesia sebagai calon pemimpin masa depan untuk bereksperimen secara cerdas dan kreatif dalam mencari solusi atas tantangan efisiensi bahan bakar saat ini dan di masa depan. 

“SEM juga telah menjadi wadah bagi mahasiswa lintas ilmu seperti teknik, bisnis, manajemen dan bidang studi lainnya untuk bisa berkolaborasi mewujudkan inovasi,” ungkap Dian dalam keterangan tertulis, Jumat (4/12/2020). 

Setidaknya akan ada 16 team mahasiswa dari berbagai universitas di penjuru Indonesia akan mengikuti kompetisi SEM untuk kategori internal combustion atau berpartisipasi dalam kategori hal mesin pembakaran dalam dengan bahan bakar bensin, diesel, ethanol dan gas alam terkompresi. Sedangkan 15 team mahasiswa ikut berpartisipasi untuk kategori mobil listrik dan hydrogen fuel cell. 

Adanya gelaran SEM Asia 2020 ini ternyata disambut hangat Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Prof. Mochammad Ashari. Menurut dia, pihak universitas senantiasa menyambut dan mendukung program SEM karena misinya sejalan dengan misi perguruan tinggi. 

“Tugas utama sebuah perguruan tinggi adalah menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas untuk bisa berkontribusi secara aktif bagi bangsa serta negara. Lewat Shell Eco-marathon, kita dapat menghasilkan generasi yang kreatif, inovatif, dan berkarakter sebagai calon pemimpin di masa mendatang,” jelasnya.

Dengan adanya SEM Asia 2020, diyakini sebagai sebuah langkah tepat dalam mendorong inovasi di kalangan pelajar dan mahasiswa, memberi warna bagi pengembangan riset untuk memecahkan berbagai permasalahan energi masa depan, dan menumbuhkan semangat untuk berani berkompetisi di kancah global bagi generasi muda. 

Kata Dian, kompetisi yang dibentuk hasil kekuatan kolaborasi, dipercaya dapat mendorong tercapainya solusi energi mobilitas yang bersih dan berkelanjutan. 

“Oleh karena itu, penting bagi semua pihak, termasuk Shell Indonesia, untuk turut mempersiapkan SDM mumpuni di bidang energi sebagai bibit unggul pemimpin masa depan yang mampu menjadi agen perubahan sekaligus enabler dalam mengimplementasikan berbagai solusi energi bersih dalam konteks transisi energi,” tutup Dian.

 

7 Cara Mencegah Mobil Terbakar Saat Mengisi Bahan Bakar di SPBU

0

Peristiwa terbakarnya kendaraan seperti mobil, sepeda motor, hingga truk saat mengisi bahan bakar minyak (BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kerap kali terjadi. Bahkan, baru-baru ini sebuah truk terbakar terjadi di Pom bensin Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, dan akhirnya viral di media sosial.

Bicara soal kendaraan terbakar di SPBU, hal ini memang bisa membuat para pemilik atau pengemudi bisa merasa takut untuk mengisi BBM. Apalagi, kebakaran tidak hanya membuat  mobil dan SPBU hangus, tetapi bisa juga menimbulkan korban jiwa.

Nah, untuk mengindari kendaraan terbakar saat mengisi BBM di SPBU, dealer resmi Toyota Auto2000 memberikan beberapa cara pencegahannya:

1. Mematikan Mesin Mobil

Ini merupakan prosedur standar yang selalui diingatkan oleh petugas SPBU tapi masih sering diabaikan oleh pengguna kendaraan.

Mesin mobil yang menyala bisa memicu terjadinya percikan api saat bertemu uap bensin, terlebih bila ada masalah di sistem kelistrikan mobil seperti kabel busi bocor.

2. Dilarang Pakai Ponsel

Uap bahan bakar sanggup menjalar dari celah antara nozzle pengisian dan lubang tangki bensin yang sedang melakukan pengisian bahan bakar.

Saat bertemu energi listrik dari sinyal ponsel, potensi terbakar bisa muncul yang cukup untuk menimbulkan kebakaran.

3. Jaga Jarak Aman

Tidak hanya ketika mengemudi di jalan, OLXer juga harus menjaga jarak aman dengan mobil lain di dalam SPBU.

Pasalnya, andai sampai terjadi sesuatu seperti mobil di depan atau bahkan mobil terbakar, masih cukup ruang untuk menghindar.

Sebisa mungkin, kurangin kecepatan mobil sepert 5-10 km per jam saat menuju area dispenser untuk menghindari risiko kecelakaan saat mobil berjalan di dalam pom bensin. Hal ini demi menjaga apabila mobil kecelakaan tidak berakibat fatal lantaran efek tabrakannya tidak terlalu besar.

4. Siapkan Alat Pemadam Api Ringan

Tidak ada salahnya menyiapkan alat pemadam api ringan (APAR) di dalam mobil. Dengan begitu, OLXer bisa memberikan pertolongan pertama pada mobil yang terbakar guna meminimalkan kerusakan dan korban jiwa.

Saat ini banyak APAR dijual di toko online atau toko khusus alat pemadam kebakaran.

5. Perhatikan Nozzle Pengisi dan Lubang Tangki Bensin

Pastikan nozzel pengisi bensin menyentuh mulut lubang tangki bensin untuk menghindari timbulnya listrik statis yang bisa menyulut api.

Pastikan pula operator SPBU tidak mengangkat nozzle jika masih ada bensin yang menetes dan menunggu hingga bensin benar-benar berhenti mengalir.

6. Lepaskan Sabuk Pengaman

Alasan sederhana melepaskan sabuk pengaman safety belt yaitu jika sampai ada kondisi darurat, semua penumpang bisa keluar dari mobil dengan cepat.

Karena saking paniknya, penumpang justru kesulitan membuka safety belt lantaran secara otomatis justru akan mengunci saat diberi tekanan oleh tubuh yang ingin segera keluar dan membuatnya kian sulit dibuka.

7. Menjaga Kondisi Mobil

Seperti telah disebutkan di atas, salah satu yang wajib diperhatikan adalah jangan sampai ada kerusakan pada mobil, seperti kabel busi bocor, yang sanggup memicu kebakaran di pom bensin.

Oleh sebab itu, pastikan mobil selalu dalam kondisi prima dengan melakukan servis berkala di bengkel resmi.

 

Grup Astra Paling Rajin Ekspor Mobil, Daihatsu Jadi Terbanyak

0

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat bahwa ekspor mobil periode Januari sampai Oktober 2020 mencapai 180.903 unit. Selama 10 bulan ternyata perusahaan dibawah payung Grup Astra menjadi paling rajin menjual brand otomotif yang diracik di Indonesia kemudian dijual ke luar negeri.

Dari total ekspor secara nasional sebanyak 180.903 unit, Grup Astra menguasai 61 persen diantaranya, dan PT Astra Daihatsu Motor selaku agen pemegang merek (APM) Daihatsu di Indonesia paling tinggi melakukan ekspor sepanjang Januari-Oktober 2020 hingga 37 persen atau sebanyak 67.740 unit ke 75 negara.

Selain itu, ada juga PT Toyota Astra Motor selaku APM Toyota yang telah mengekspor kendaraan roda empat dalam bentuk utuh sebanyak 42.131 unit pada Januari-Oktober 2020 atau mencapai 23 persen dari total ekspor kendaraan roda empat nasional.

Sementara itu, dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, IAMI telah mengekspor 2.689 unit Isuzu Traga atau senilai US$28 juta pada Januari hingga Oktober 2020. 

Sedangkan PT Astra Otoparts Tbk sebagai produsen dan distributor komponen kendaraan bermotor, saat ini telah mengekspor sekitar 74 jenis komponen yang terdiri dari baterai, ban, komponen elektrikal, transmisi mesin, hingga komponen lainnya ke 50 negara tujuan ekspor.

PT AOP sendiri diketahui mengekspor komponen otomotif untuk pasar suku cadang pengganti (replacement market) dan segmen pabrikan (original equipment manufacturer/OEM).

Selain kendaraan roda empat, Grup Astra juga mengekspor sebanyak 221.556 unit CBU motor Honda pada Januari-Oktober 2020 atau mencapai 41 persen dari total ekspor sepeda motor nasional yang mencapai 542.016 unit.

Menurut Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro, meningkatkan kegiatan ekspor Grup Astra untuk mendukung program pemerintah, yakni ekspor nonmigas, sekaligus membantu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 

“Kami percaya kita semua dapat melalui kondisi pandemi ini jika kita saling mendukung,” ungkap Djony dalam keterangan tertulis.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo saat membuka acara Pelepasan Ekspor dari Indonesia ke Pasar Global menyatakan bahwa meningkatkan ekspor menjadi salah satu kunci perbaikan perekonomian nasional.

“Karena dapat menambah devisa negara dan mengurangi defisit transaksi berjalan negeri ini. Kita tidak boleh menyerah dan harus lebih jeli melihat peluang yang masih terbuka lebar. Masih banyak potensi ekspor yang sangat besar, baik dari sisi keragaman produk, volume dan kualitas. Kuncinya adalah proaktif dan jangan pasif,” ujar presiden yang akrab disapa Jokowi.

 

 

Sekarang Waktunya Beli DFSK Super Cab, Cicilan Hanya Rp 2 Juta per Bulan

0

Memasuki bulan terakhir di tahun 2020 ini, DFSK menghadirkan program akhir tahun untuk seluruh kendaraan yang ditawarkan. Year End Promo ini diharapkan bisa memberikan kemudahan kepada konsumen untuk memiliki mobil baru untuk berbagai kebutuhan, mulai dari menunjang aktivitas sehari-hari sampai untuk mobilitas usaha. 

Apalagi lini produk DFSK ditawarkan dengan harga yang terjangkau serta kualitas terbaik untuk segmen kendaraan penumpang maupun komersial. 

DFSK Year End Promo berlaku mulai 1 – 28 Desember 2020 di 90 jaringan resmi DFSK yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Konsumen yang bermaksud untuk membeli mobil DFSK memanfaatkan promo ini mendapatkan kemudahan berupa cicilan ringan dan hadiah langsung untuk unit kendaraan komersial. 

Untuk pembelian Super Cab dan Gelora ada paket cicilan ringan senilai Rp 2 juta-an per bulan dengan hadiah langsung berupa LED TV (syarat dan ketentuan berlaku). 

Keduanya memiliki harga on the road untuk wilayah Jakarta yang memang sangat terjangkau, DFSK Super Cab pick up dijual dengan harga mulai dari Rp 132,9 jutaan, sedangkan untuk Gelora ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 169 juta.

“Kami memahami di momen akhir tahun dan awal tahun, biasa konsumen memiliki banyak kebutuhan yang harus dipenuhi termasuk untuk urusan pembelian kendaraan baru untuk berbagai keperluan. Lewat program ini kami hadir memberikan berbagai kemudahan punya mobil baru,” ungkap PR & Media Manager PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi dalam siaran pers, Rabu (2/12/2020).

Di segmen kendaraan penumpang, DFSK hadir dengan penawaran menarik untuk pembelian mobil Glory 560 dan Glory i-Auto.

Konsumen bisa memanfaatkan program Year End Promo untuk mendapatkan cicilan ringan Rp 3 juta-an dan sejumlah hadiah langsung untuk setiap pembelian DFSK Glory 560. 

Untuk Glory i-Auto, ada tawaran cicilan ringan Rp 4 juta-an, dan berkesempatan pula mendapatkan sejumlah hadiah langsung mulai dari Luxury karpet mobil, LED TV, atau uang elektronik (syarat dan ketentuan berlaku).

“Dengan kemudahan dalam kepemilikan kendaraan melalui program ini, kami berharap bisa membantu konsumen tercinta untuk memenuhi seluruh kebutuhannya, dan tetap bisa melakukan mobilitas dengan aman serta nyaman,” pungkas Rofiqi.

Honda Motor Dorong Pengusaha Muda Kelola Bengkel Secara Profesional

0

Perusahaan sepeda motor Honda melalui Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) terus mendorong sektor usaha kecil menengah (UKM) untuk bisa terus bertahan di tengah kondisi pandemi.

Upaya yang dilakukan berupa memberikan pelatihan kompetensi tingkat lanjut ke bengkel wirausaha muda yang tergabung di Astra Honda Youthpreneurship Program (AHYPP). 

Sebanyak 21 wirausahawan muda pemilik bengkel binaan Honda diajak untuk mengikuti pelatihan komprehensif yang berlangsung secara daring selam tiga hari, 1 – 3 Desember 2020. 

Pelatihan tersebut berisi materi teknis troubleshooting dan pengetahuan terkait part, maupun pelatihan soft skill seperti manajemen pengelolaan bengkel, digital dan offline marketing, customer handling, hingga manajemen personalia bengkel yang langsung diberikan oleh instruktur kompeten PT Astra Honda Motor (AHM) dan pelatih profesional di bidangnya. 

Menurut Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin dalam kondisi seperti sekarang, semangat dan skill para calon pengusaha muda bengkel binaan yayasan harus tetap dijaga dan ditingkatkan. 

“UKM merupakan salah satu sektor yang terdampak cukup signifikan oleh pandemi yang sedang berlangsung. Oleh karena itu, Yayasan AHM ingin tetap hadir untuk UKM yang lahir dari pendidikan vokasi dalam kondisi apapun. Harapannya mereka tetap bertahan bahkan tumbuh menjadi usaha yang kompetitif yang nantinya dapat berkontribusi ke masyarakat sekitar mereka,” ujar Muhibbuddin. 

Lebih jauh Muhibbuddin juga menjelaskan harapannya dengan kompetensi ini para alumni SMK bisa cepat melakukan recovery saat pandemi nanti usai.

Peserta vokasi juga diberikan pelatihan keselamatan berkendara serta pengetahuan terkait Keselamatan, Kesehatan Kerja (K3) bengkel yang tidak kalah penting dalam mengelola usaha mereka. 

AHYPP terus konsisten menjalankan program ini selama tiga tahun terakhir dan berhasil mencetak dua angkatan alumni yang sukses menjadi wirausahawan muda pada tahun 2017 dan 2019.

Mereka terus mendapatkan program mentoring dan monitoring dengan metode one on one secara daring dari tim ahli. Kegiatan ini dijadikan para peserta untuk mendapatkan solusi terbaik dalam menyelesaikan berbagai kendala yang dihadapi oleh peserta di masing-masing bengkelnya.