Kamis, Oktober 1, 2026
Beranda blog Halaman 1424

Penjualan Online Mobil Honda Naik 20 Persen di Tengah Aturan Pembatasan Sosial

0

Honda Indonesia berhasil meningkatkan angka penjualan unit kendaraannya melalui jalur online. Jika di tahun lalu penjualan online PT Honda Prospect Motor tercatat di bawah 5 persen dari total penjualan, maka di tahun 2020 ini naik hingga 20 persen.

Peningkatan penjualan mobil Honda dari sektor ini mengikuti kondisi saat dimana semua orang harus mematuhi aturan pembatasan sosial dan work from home, sehingga mengganggu proses transaksional secara offline, konsumen cukup mengunjungi website resmi Honda. 

Sebagai platform utama yang mendukung penjualan secara online, website resmi Honda menjadi sarana informasi lengkap bagi konsumen dalam mendapatkan informasi lengkap mengenai produk, harga, dealer serta program penjualan yang berlaku. 

Meski tidak bisa melihat secara langsung fisik model mobil Honda yang hendak dibeli, tapi lewat website tersebut konsumen bisa melihat eksterior dan interior mobil dengan tampilan 360 derajat, memilih warna, serta menambahkan berbagai aksesoris dalam format 3 dimensi. 

Konsumen juga bahkan bisa melakukan download brosur atau meminta dihubungi oleh dealer jika berminat untuk mencari informasi lebih lanjut.

Selama aturan PSBB berjalan, Honda menggelar program “Beli Honda di Rumah Aja” dengan menawarkan keuntungan lebih bagi konsumen yang beli mobil lewat situs honda-indonesia.com, situs resmi dealer, dan berbagai jalur online lainnya. 

Contoh seperti beli mobil Honda Mobilio dan Honda BR-V lewat online, gratis cicilan 3 bulan. Selain bonus gratis biaya perawatan berkala (jasa + parts s/d 50.000 km atau 4 tahun) khusus untuk pembelian Honda Mobilio, Honda BR-V, Honda CR-V dan Honda Jazz.

“Selama masa pandemi ini, fokus Honda adalah terus memberikan layanan untuk memudahkan konsumen dari sisi penjualan maupun purna jual, terutama dalam kondisi pembatasan sosial yang mengharuskan konsumen tetap tinggal di rumah. Karena itu, jalur digital menjadi sarana yang paling tepat untuk menjalin komunikasi dengan konsumen pada saat ini,” ungkap Yulian Karfili, Public Relations & Digital Manager PT Honda Prospect Motor dalam siaran pers, Jumat (5/6/2020).

Prestasi HPM dalam mengerek penjualan di sektor online selama pandemi mendapat apresiasi berupa penghargaan “Marketing Continuity Brand” ajang The 2nd Marketeers iClub yang digelar oleh MarkPlus, Inc. dan Marketeers.

MarkPlus, Inc. dan Marketeers memberikan apresiasi kepada perusahaan yang dinilai memiliki Marketing Continuity and Stability Plan yang baik, yakni perusahaan yang memiliki inovasi dalam mengatasi penurunan penjualan dan mencatatkan pertumbuhan yang baik ditengah pandemi COVID-19.

Salah satunya Honda atas inovasi yang dilakukan dalam hal penjualan mobil secara online di tengah pembatasan sosial akibat pandemi COVID-19 di Indonesia.

New Honda Vario Series Tampil Beda Pakai Warna dan Stripe Baru

0

Dua varian motor Honda Vario diberikan penyegaran sehingga keduanya tampil makin sporty. Penyegaran tersebut dilakukan PT Astra Honda Motor untuk semakin meningkatkan minat konsumen dalam memiliki motor Honda Vario.

Kini New Honda Vario 150 punya suguhan warna dan stripe terbaru yaitu Sporty White Red dan Sporty Black Red. Warna baru tersebut dilengkapi dengan pilihan varian eksklusif dengan velg warna gold pada Exclusive Matte Black, serta 3D emblem terbaru berwarna merah pada varian Exclusive Matte Silver.

Warna dan stripe baru ini sekaligus melengkapi dua warna yang sudah ada sebelumnya, yakni Exclusive Matte Red dan Exclusive Matte Brown.

Sementara untuk varian New Honda Vario 125 tipe CBS-ISS kini ditawarkan dengan warna baru yakni Advance White, melengkapi empat pilihan warna lainnya di tipe CBS-ISS ini, mulai dari Advance Matte Blue dan Advance Matte Black, serta untuk tipe CBS hadir dengan desain stripe dan pilihan warna terbaru Advance Black dan Advance Red.

“Dengan penyegaran warna baru pada Honda Vario series, kami ingin memberikan semakin banyak pilihan untuk masyarakat yang menyukai sepeda motor berdesain sporty namun tetap berkelas. Beragam penyematan fitur dan teknologi terbaik pada Honda Vario menjadikan model ini sebagai skutik teririt di kelasnya, sehingga semakin memberikan kesenangan bagi pengendara saat berkendara sehari-hari,” ujar Direktur Marketing AHM, Thomas Wijaya dalam siaran pers, Senin (8/6/2020).

Honda Vario memang sengaja terus dikembangkan mengingat model skutik ini sudah menjadi sarana transportasi andalan masyarakat saat beraktivitas sehari-hari. Sehingga menurut Thomas sangat perlu dilakukan improve agar bisa terus memenuhi harapan penggunanya. 

Keunggulan dari Honda Vario series hadir melalui dua pilihan mesin, 150cc dan 125cc Honda Smart Technology dengan teknologi eSP. Mesin tersebut sudah terbukti dalam soal efisiensi bahan bakarnya dan performa optimal. Fitur Idling Stop System (ISS) menjadikan model ini punya catatan konsumsi BBM luar biasa, yakni 46,9 km/liter (metode ECE R40 Euro 3) dengan hasil emisi gas buang yang lebih baik dari standar emisi EURO 3 pada mesin Vario 150 cc, dan 51,7 km/liter berdasarkan uji dengan metode ECE R40 pada Vario 125 cc.

Ditambah lagi Honda Vario Series sudah mengadopsi berbagai fitur canggih yang menambah kenyamanan bagi pemiliknya. Sebut saja ACG Starter, Side Stand Switch, Brake Lock System,  serta lampu LED di semua sistem pencahayaan. 

New Honda Vario 150 Exclusive sekarang dipasarkan dengan harga on the road (OTR) Jakarta Rp 24.150.000, sedangkan varian terbaru New Honda Vario 150 Exclusive Matte Black dan New Honda Vario 150 Sporty series Rp 24.300.000.

Adapun New Honda Vario 125 dipasarkan dengan harga OTR Jakarta Rp 20.600.000 untuk tipe CBS, dan untuk varian CBS-ISS Rp 21.505.000.

Era New Normal, Pengamat : Sistem Transportasi Harus Memenuhi Standar Pelayanan

0

Tatanan kehidupan normal baru atau disebut juga dengan istilah New Normal diwacanakan bakal diterapkan di Indonesia. Ya, era New Normal sudah dilakukan di beberapa negara, bahkan beberapa hal yang tadinya tak dilakukan, kini justru sebaliknya.

Saat kondisi New Normal masyarakat akan lebih sering, menggunaan masker di luar rumah menjadi pemandangan sehari-hari, lalu orang-orang semakin rajin mencuci tangan dimanapun berada, dan pastinya masyarakat akan melakukan jaga jarak ketika di tempat keramaian. 

Lantas bagaimana New Normal diterapkan dengan sistem transportasi umum yang dimiliki di Tanah Air?

Menanggapi hal tersebut, pengamat transportasi, Budiyanto mengatakan, kegiatan sosial-ekonomi tidak terlepas dari masalah-masalah transportasi karena setiap mobilitas manusia dan barang pasti akan menggunakan sarana transportasi.

“Prinsip dasar transportasi umum harus memenuhi standar pelayanan, minimal pelayanan, baik dari aspek keamanan, kenyaman dan keselamatan serta seterusnya,” ungkap Budiyanto dalam pernyataan tertulis. 

Budi mengatakan, jika New Normal dilakukan di Indonesia, sebaiknya masyarakat jangan mengacuhkan regulasi yang ditetapkan pemerintah. Dia juga menghibau patuhi disiplin protokol kesehatan yang ketat sesuai Permenhub Nomor 25 tahun 2020 dan Permen Kesehatan tentang kedaruratan Kesehatan.

New Normal Bisa Jadi Beban

Jika New Normal dilakukan, Budi memprediksi, sistem operasional angkutan umum mau tidak mau akan terjadi imbas kepada pembengkaan biaya atau cost operasional.

“Dengan adanya pembengkakan biaya operasional, pasti akan dibebankan ke masyarakat pengguna Jasa atau secara diplomatis akan ada penyesuaian harga ticketing yang tidak bisa dihindari,” ucapnya.

Maka dari itu, Budi menegaskan, pemerintah perlu mencari formula yang solutif untuk memberikan payung hukum terhadap tarif angkutan umum supaya terkontrol atau tidak terlalu membebani masyarakat.

Selain itu, Budi juga mengemukakan, pemerintah juga perlu menjamin penambahan jumlah armada, waktu kedatangan yang tidak lama untuk menghindari penumpukan atau antrian penumpang dan mengefektifkan petugas pengawasan untuk mengeliminir pelanggaran.

Budi yang merupakan mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya menuturkan, dengan wacana era menuju New normal perlu ada langkah-langkah  pengkajian yang komprehensif dan tetap mengedepankan aspek kesehatan sebagai landasan menghidupkan sektor-sektor sosial ekonomi secara bertahap.

Tidak lupa, Budi menyarankan untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat dalam rangka memberikan pemahaman terhadap rencana New normal yang perlu digaungkan dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat.

“Basic yang mendasar bagi seluruh manusia untuk bersosialisasi hidup tdk bisa diisolasi selamanya, Era New normal sebagai jalan tengah yang bijak dlm rangka menuju kesadaran dan kebiasaan baru dengan tetap memperketat Protokol kesehatan dlm semua aspek kehidupan termasuk dalam mempersiapkan sistem transportasi,” tutupnya.

 

Nissan Tutup Pabrik di Indonesia, Tenang Dealer dan Bengkel Masih Beroperasi

0

Perusahaan otomotif asal Jepang, Nissan, telah mengumumkan rencana transformasi bisnis dalam empat tahun ke depan atau hingga akhir tahun fiskal 2023. Salah satu poin yang dibahas dalam rencana bisnis Nissan, yaitu menutup pabriknya di Indonesia. 

Menurut Chief Executive Officer Nissan, Makoto Uchida, rencana transformasi bertujuan untuk memastikan pertumbuhan penjualan yang stabil dan secara finansial lebih menguntungkan. 

“Kami sekarang akan berkonsentrasi pada kompetensi inti kami dan meningkatkan kualitas bisnis, sambil mempertahankan kondisi keuangan stabil serta fokus pada pendapatan bersih per unit untuk mencapai profitabilitas. Ini bertepatan dengan pemulihan budaya yang disebut “Nissan-ness” untuk era baru,” ungkap Uchida dalam keterangan resmi, Jumat (29/5/2020)

Adapun rencana empat tahun kedepan Nissan sebagai berikut:

1. Rasionalisasi, cara ini dilakukan untuk merestrukturisasi, mengurangi biaya dan meningkatkan efisiensi. Tindak yang dilakukan terkait rasionalisasi antara lain 

– Mengurangi kapasitas produksi 20 persen menjadi 5,4 juta unit dalam kurun waktu setahun dengan asumsi shift normal

– Memanfaatkan pabrik di atas 80 persen agar lebih menguntungkan

– Memangkas jajaran produk global sebesar 20 persen atau dari 69 menjadi 55 model

– Mengurangi biaya tetap sebesar 300 miliar yen

– Menutup pabrik di Barcelona

– Mengkonsolidasikan produksi di Amerika Utara untuk beberapa produk inti

– Menutup fasilitas pabrik di Indonesia dan konsentrasi di Thailand sebagai basis produksi utama untuk kawasan ASEAN

– Saling berbagi dengan partner di aliansi termasuk produksi, model, dan teknologi

2. Memprioritaskan pasar dan produk inti. Tindakan yang dilakukan adalah:

– Fokus mengoperasikan pasar Nissan di Jepang, China, dan Amerika Utara

– Memanfaatkan aset aliansi yang mempertahankan bisnis Nissan di Amerika Selatan, Asean dan Eropa

– Hengkang dari Korea Selatan, dan merampingkan bisnis Datsun di kawasan Rusia dan ASEAN

– Fokus tawarkan model global dan meningkatkan segmen C, D, mobil listrik, dan mobil sport

– Memperkenalkan 12 Model dalam 18 bulan ke depan

– Memperluas kehadiran mobil listrik dan mobil berbasis motor listrik termasuk e-Power dengan target 1 juta kendaraan listrik terjual pada tahun fiskal 2023

– Meluncurkan dua mobil listrik di Jepang dan lebih dari empat model e-Power serta meningkatkan rasio penjualan kendaraan elektrifikasi hingga 60 persen

– Mengenalkan fitur ProPILOT pada lebih dari 20 model di 20 negara dengan target 1,5 juta unit bisa terpasang pada sistem tersebut di akhir tahun fiskal 2023

Nissan di Indonesia

Ada rencana empat tahun kedepan Nissan ini, ternyata tak perlu dikhawatirkan berlebihan khususnya bagi konsumen. 

Sebab, untuk proses penjualan dealer Nissan tetap buka, dan bengkel resmi Nissan juga tetap beroperasi.

Bahkan COO Nissan Ashwani Gupta menyatakan, Nissan untuk Indonesia memiliki strategi baru.

“Kami akan menutup pabrik di Indonesia. Tapi di Indonesia kami lebih dari 300 ribu konsumen yang punya mobil Nissan dan punya partner yang baik dengan Indomobil. Oleh karena itu kami akan meneruskan penjualan Nissan di Indonesia dengan fokus MPV dan SUV,” jelas Gupta. 

Nah, OLXer jadi nggak perlu khawatir ya. Nissan tetap ada di Indonesia, hanya saja pabriknya yang terletak di Purwakarta, Jawa Barat tak lagi melakukan kegiatan produksi.

 

Catat, Bagian Ini Tak Kalah Penting Diganti Ketika Upgrade Pelek

0

Salah satu cara mendandani sebuah mobil yaitu dengan melakukan upgrade pada bagian pelek standar dengan yang lebih besar.

Tentu saja, mereka yang doyan dengan penampilan akan merasa, bahwa penggantian pelek yang lebih besar bakal terlihat sporty dan sedap dipandang mata.

Namun OLXer yang ingin mengupgrade sebuah pelek, perlu tau juga ada bagian penting yang tentunya harus ikut di upgrade, yaitu sistem pengereman.

Seperti dilansir situs Hyundai Indonesia, setelah mengupgrade pelek maka mesti mempertimbangkan faktor daya cengkram mobil yang lebih baik.

“Karena permukaan velg yang lebih besar otomatis memiliki lebar permukaan yang lebih besar pula. Begitu pun dengan pengaplikasian ban, juga menggunakan profil yang tapaknya lebih lebar,” tulis Hyundai Indonesia, 

Selain meningkatkan daya cakram ketika melakukan pengereman, OLXer juga harus tau kalau semakin besar dimensi velg, semakin besar juga pengaruh dari body roll yang bertambah. 

Dengan sistem pengereman yang disesuaikan, maka beban yang akan ditanggung rem untuk menghentikan kendaraan juga akan semakin besar. Alhasil, kemungkinan rem standar saja tidak bisa optimal.

Terlebih jika dimensi, diameter, lebar dan berat velg yang baru cukup jauh bedanya dengan yang standar. Tujuannya melakukan upgrade sistem pengereman dengan yang lebih bagus adalah agar daya cengkeram dari rem tersebut tetap baik.

Selain sistem pengereman, ada juga beberapa komponen lainnya yang mesti di upgrade, seperti per dan sokbreker. Kenapa? 

Karena penggantian komponen ini bertujuan agar suspensi semakin rigid dan mampu mereduksi gejala body roll saat menikung.

 

Siap-Siap Nissan Navara Bakal Pakai Mesin, Transmisi Mitsubishi Triton

0

Nissan Motor Company baru saja mengumumkan transformasi bisnisnya dalam empat tahun ke depan. Salah satu rencananya Nissan ternyata akan lebih memanfaatkan aliansi yang saat ini sudah dijalani bersama Mitsubishi dan Renault.

Nah, bicara soal aliansi, Nissan dan Mitsubishi memang sudah melakukan berbagi proyek kerja sama. Ya, salah satunya Nissan Livina yang saat ini dipasarkan masih satu darah dari Mitsubishi Xpander.

Tak puas dengan Nissan Livina dan Mitsubishi Xpander, Nissan sendiri ternyata mempersiapkan produk lainnya yang sudah dikembangkan dari mobil Mitsubishi.

Kabar produk terbaru Nissan tersebut diungkapkan COO Nissan Ashwani Gupta saat video conference beberapa waktu lalu.

Lalu mobil seperti apakah itu?

“Seperti kita tahu Mitsubishi sangat kuat di pick-up yaitu Triton dan saat ini kami sedang mendiskusikan dengan Mitsubishi untuk menggunakan mesin, transmisi, dan juga modul yang sama pada Navara,” jelas Gupta.

Memang tidak disebutkan secara rinci bagaimana Nissan Navara generasi selanjutnya seperti apakah bodi nya 11-12 dengan Mitsubishi Triton atau tidak.

Namun seperti yang disampaikan CEO Nissan Global Makoto Uchida,  Nissan ingin membuat sejumlah model mobil di masa depan dengan konsep ‘Nissan-ness’.  Artinya, meski akan saling comot desain, mesin, atau platform, tetapi masing-masing brand akan memiliki ciri tersendiri sebagai pembeda.

Tentu saja, langkah ini dilakukan untuk memanfaatkan aset yang ada, lebih efisien dan menghasilkan keuntungan lebih.

Adapun jika dijelaskan di atas, mesin Nissan Navara yang awalnya dijejali mesin bertipe YD25DDTi Common Rail Turbo Diesel With Intercooler In-line 4-cylinder DOHC 16 Valves VGS Turbo Intercooler berkapasitas 2.488 cc akan diganti dengan mesin Mitsubishi Triton.

Ya, Mitsubishi Triton ini dilengkapi mesin 4D56 Direct Diesel Injection dan Turbocharger DOHC 16 Valve, inline 4-Cylinder, dengan kapasitas 2.477 cc.

 

Tips Polisi Jika Harus Bepergian Menggunakan Kendaraan Saat Kondisi New Normal

0

Istilah New Normal atau adaptasi kebiasan baru sedang menjadi wacana pemerintah Indonesia. Kebiasaan-kebiasaan baru akibat pandemi Covid-19 dipastikan bakal terjadi, seperti penggunaan masker, faces hield, sarung tangan di tengah umum, hingga menjaga jarak atau physical distancing antara teman atau saudara.

Kondisi New Normal ini disebut-sebut sebagai cara untuk bersahabat dengan corona. Ya, kiit memang harus tetap waspada agar terhindar dari penyebaran virus corona, akan tetapi roda perekonomian dan bisnis tetap harus berputar.

Nah, jika OLXer harus melakukan kegiatan di luar dengan mengendarai kendaraan pribadi atau umum saat kondisi New Normal kini memang sah-sah saja.

Akan tetapi sesuai dengan Kementerian Kesehatan RI melalui surat edaran nomor HK.02.01/MENKES/334/2020 tentang Protokol Pencegahan Penularan Covid-19 bagi Aparat yang Melaksanakan Tugas Pengamanan dan Penertiban Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Atas dasar hal tersebut, kepolisian RI juga memberikan beberapa tips jika memang harus pergi menggunakan kendaraan saat kondisi New Normal.

Seperti dilansir media sosial @divisihumaspolri, Polisi RI siap menyongsong tatanan kehidupan baru. Caranya?

“Bersihkan Kendaraan Operasional Dengan Disinfektan,” tulis @divisihumaspolri.

 

 

 

 

View this post on Instagram

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A post shared by DIVISI HUMAS POLRI (@divisihumaspolri) on

Pastikan kebersihan kendaraan operasional dengan menyemprotkan desinfektan secara berkala. Pastikan, cairan desinfektan yang digunakan tidak berbahaya pada bodi mobil atau kulit manusia.

Sedangkan ketika menggunakan moda transportasi umum, sebaiknya patuhi beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti tetap jaga jarak, selalu menggunakan masker, serta kurangi menyentuh apapun saat berada di fasilitas umum.

 

 

 

 

View this post on Instagram

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A post shared by Humas Polda Metro Jaya (@humas.pmj) on

Selain itu, seperti dilansir @humasPMJ, jika berkendara ke tempat kerja atau kantor, dengan kendaraan roda dua apalagi ojek online, ada juga beberapa protokol keselamatan, seperti selain menggunakan masker dan sarung tangan, OLXer juga wajib mengenakan pakaian atau jaket panjang, serta membawa helm pribadi yang tidak bergantian dengan orang lain.

 

Industri Otomotif Siap Kembali Produktif Saat New Normal

0

Selama aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan di berbagai wilayah, sejumlah sektor ekonomi ikut terhambat. Bahkan industri otomotif terkena imbasnya, selain menurunnya jumlah penjualan, pabrik-pabrik perakitan terpaksa dihentikan sementara proses produksinya. 

Ya, pandemi virus Covid-19 memang mampu melemahkan perekonomian. Karena dianjurkan melakukan kegiatan di rumah, alhasil minat konsumen akan sebuah kendaraan cenderung menurun, karena kebanyakan masyarakat investasi untuk kesehatan.

Namun kini adanya wacana untuk memasuki fase New Normal atau adaptasi kebiasan baru, Kementerian Perindustrian RI memberikan lampu hijau dengan mengusulkan berbagai stimulus untuk kembali menggairahkan iklim usaha di Tanah Air, tak terkecuali sektor Industri.

Adanya usulan ini mendapatkan sambutan hangat dari Wakil Ketua Umum Gaikindo Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie D. Sugiar. Kata dia, pandemi Covid-19 telah mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat dan berdampak pada operasional serta produktivitas industri otomotif.

“Kami berharap industri akan segera pulih. Untuk itu, kami bersama-sama dengan pemerintah, dalam hal ini Kemenperin yang terus memonitor situasi dan kondisi di lapangan untuk menyiapkan langkah-langkah perbaikan, termasuk di sektor industri otomotif,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.

Secara pribadi, Jongkie sendiri mengapresiasi perhatian dari Kemenperin yang aktif membantu industri otomotif bisa bertahan dalam menghadapi masa sulit sekarang ini.

Oleh karena itu, kata Jongkie, industri otomotif siap menjalankan kebijakan strategis yang diarahkan oleh pemerintah dalam upaya pemulihan sektor industri dan ekonomi nasional, terutama dalam tatanan new normal nanti.

Izin Operasional Mobilitas dan Kegiatan Industri

Adapun Kemenperin sendiri rencananya akan menerapkan kebijakan dengan cara menerbitkan Izin Operasional Mobilitas dan Kegiatan Industri (IOMKI) yang dapat menjamin industri untuk tetap produktif sehingga bisa memenuhi kebutuhan pasar.

 “IOMKI memiliki peran penting dalam upaya menggairahkan sektor industri di dalam negeri tetap produktif, tetapi dengan mengikuti protokol kesehatan,” tuturnya.

Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Kemenperin berkomitmen untuk terus mendorong operasional sektor industri nasional di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini.

Namun demikian, kata Agus, hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah setiap kegiatan industri harus dijalankan dengan berpedoman pada protokol kesehatan.

“Sesuai Surat Edaran Menperin Nomor 8 Tahun 2020, perusahaan yang memiliki IOMKI wajib melaporkan implementasi protokol kesehatan seminggu sekali, dan ada sanksi untuk pelanggaran aturan ini,” ucap Agus.

Hingga saat ini, terdapat sekitar 17 ribu IOMKI yang telah dikeluarkan kepada perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).

Selanjutnya, Kemenperin juga terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap perusahaan industri yang masih beroperasi.

Untuk memantau penerapan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 di perusahaan industri, Menperin juga telah meninjau beberapa sektor industri.

“Alhamdulillah, hingga saat ini belum ada laporan dari pemerintah provinsi yang meminta Kemenperin untuk mencabut IOMKI dari perusahaan industri. Namun demikian, kita terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi untuk meningkatkan pengawasan dan memberikan pembinaan agar perusahaan industri dapat terus mematuhi protokol kesehatan,” tuturnya.

Pabrik Daihatsu Kembali Beroperasi

Salah satu industri otomotif yang kembali melakukan kegiatan produksinya yaitu PT Astra Daihatsu Motor (ADM). Perusahaan yang memiliki pabrik produksi di Karawang, Jawa Barat dan Sunter, Jakarta itusempat tidak berproduksi sejak 10 April 2020 dan per-3 Juni 2020 kembali beraktivitas dengan memberlakukan protokol kesehatan kepada seluruh karyawannya.

ADM juga memastikan seluruh proses produksi sesuai dengan protokol pencegahan Covid-19 yang ditetapkan pemerintah, seperti pengecekan suhu tubuh saat masuk area kerja, menjaga jarak antar karyawan minimal 1 meter, pemberian dan penggunaan masker, membatasi jumlah karyawan dan waktu kerja di setiap area, serta peraturan lainnya yang diperlukan demi menjaga keamanan dan kesehatan karyawan.

Seluruh aktifitas ADM juga sudah mengikuti peraturan yang diterbitkan oleh Kementrian Kesehatan nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja dalam mendukung keberlangsungan usaha pada situasi New Normal.

“Walaupun pandemi Covid-19 masih belum selesai, roda perekonomian diharapkan dapat terus berjalan dengan tetap meminimalisir penyebaran Covid-19. Seperti yang dilakukan banyak negara lain, aktivitas ekonomi dan publik telah dibuka secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan. Kami berharap, penerapan New Normal akan berdampak positif pada pasar mobil Indonesia,” ujar Amelia Tjandra, Corporate Planning & Communication Director PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

 

 

 

SIM, STNK dan BPKB Habis Masa Berlakunya, Tenang Bisa Dispensasi Sampai 29 Juni 2020

0

Akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda, pelayanan Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM, STNK, dan BPKB masih ditutup. Adapun, penutupan ini akan dilakukan hingga 29 Juni 2020 mendatang.

Penutupan Satpas SIM, STNK, dan BPKB ini sendiri dilakukan atas dasar keputusan Surat Telegram Kapolri Nomor 1473 tanggal 18 Mei 2020.

Kendati demikian, menurut Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan, masyarakat yang hendak memperpanjang SIM, STNK, dan BPKB lantaran sudah habis masa berlakunya, maka akan dilakukan pengecualian tanpa dikenakan denda.

“Sampai dengan saat ini, pelayanan SIM, STNK, dan BPKB masih ditutup untuk publik selama pandemi COVID-19 sesuai ST Kapolri Nomor 1473 tanggal 18 Mei 2020, penutupan pelayanan dilanjutkan hingga 29 Juni 2020,” ungkap Ahmad seperti dilansir situs NTMC Polri.

Ya, alasan kepolisian RI melakukan langkah ini, dikarenakan masyarakat masih khawatir terkait penyebaran virus corona. Meski begitu, saat ini Polri juga tengah mengkaji pelayanan Satpas saat new normal.

Selain memberikan dispensasi bagi masyarakat yang ingin memperpanjang SIM yang masa berlaku habis pada 17 Maret hingga 29 Mei 2020.

Kepolisian juga hendak membatasi jumlah pengunjung yang masuk area Satpas, terlebih bagi mereka yang hendak antre.

Lalu bagaimana mereka yang sempat terkena virus Covid-19?

“Dispensasi berlaku untuk warga yang sehat dan termasuk suspect, positif corona, ODP (Orang dalam Pemantauan), dan PDP (Pasien dalam Pemantauan), yang sedang menjalani masa karantina, dapat memperpanjang setelah yang bersangkutan dinyatakan sehat,” ujar Hedwin.

Polda Metro Jaya

Sementara itu, Polda Metro Jaya sendiri masih membuka pelayanannya. Hanya saja, layanan ini hanya berlaku untuk SIM Baru, hilang dan rusak.

Hal ini diakui Kepala Seksi SIM Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kompol Lalu Hedwin. Kata dia, cara ini dilakukan guna mengurangi antrian di area satpas demi memecahkan penyebaran virus corona.

Adapun pelayanan jam kerja pembuatan SIM saat pandemi ini yaitu 08.00-13.00, mulai dari Senin-Jumat. Sedangkan pada hari Sabtu, dilakukan mulai pada 08.00 sampai 12.00.

 

Harga Toyota Yaris Bakpao Mulai Rp 70 Jutaan

0

Siapa yang tak kenal Toyota Yaris? Di Indonesia populasi mobil hatchback yang satu ini cukup tinggi. Apalagi mereka yang berjiwa muda dan juga keluarga kecil yang doyan mobil kompak.

Toyota Yaris generasi pertama  pada dasarnya sudah diproduksi di negara asalnya, Jepang  pada 1999-2005. Akan tetapi, setelah meluncurkan Toyota Yaris generasi kedua pada 2005-2013, Indonesia dianggap menjadi salah satu target pasar yang cukup menggiurkan.

Maklum, sebelum Toyota Yaris dipasarkan, mobil hatchback yang jadi idola kala itu adalah Starlet. Hanya saja, Starlet dianggap sudah ketinggalan jaman, apalagi ketika muncul Honda Jazz yang langsung naik daun, sehingga Starlet pamornya meredup.

Oia, Toyota Yaris yang juga disebut Toyota Vitz, ketika masuk Indonesia mobil tersebut cukup akrab disapa Yaris Bakpao. Hal ini karena desain Yaris kala itu cukup ngembang dan buntet.

Sementara untuk Toyota Yaris generasi ketiga yang mulai dipasarkan pada 2013, tak lagi disebut Yaris Bakpao, melainkan Yaris lele. Hal ini dikarenakan desain wajah depan mobil tersebut terlihat seperti kumis ikan lele.

Setelah mendengar sedikit intro soal Toyota Yaris, tentu saja tak sedikit OLXer kepincut dengan Toyota Yaris yang punya rival mulai dari Honda Jazz, Hyundai Getz, KIA Rio, Suzuki Swift, Renault Clio hingga Volkswagen Polo.

Akan tetapi, pasti diantara OLXer masih berpikir jika ingin membeli Toyota Yaris terbaru tentu biaya yang dikeluarkan tak sedikit. Setidaknya harus mengeluarkan budget mulai dari Rp 259 juta sampai Rp 291 jutaan. 

Nah, solusi yang tepat tentu saja dengan cara membeli Toyota Yaris berstatus bekas. Pasalnya, Toyota Yaris dengan status bekas ternyata banyak yang masih oke. Bahkan seperti di situs jual beli online OLX.co.id, Toyota Yaris Bakpao lansiran sekitar 2006 dijual mulai Rp 70 jutaan. 

Toyota Yaris Bakpao sendiri setidaknya memiliki tiga varian, yaitu Tipe E, Tipe S, dan Tipe S Limited. Meski Yaris tipe E paling rendah, namun fitur yang disematkan oke punya, mulai dari Dual SRS Airbags, ABS, EBD, Brake Assist, hingga Electric Mirrors.

Tak kalah menariknya untuk Yaris tipe S, dimana tambahan body kit menjadi lebih sporty, lalu Retractable Electric Mirrors jadi terlihat keren dan demikian juga dengan Intermittent Wiper. 

Sedangkan tipe S Limited pada dasarnya versi lebih lengkap dari tipe E dan S. Hanya saja yang menjadi pembeda lantaran fitur tambahan berupa Keyless Entry dan Engine Start/Stop Button.

Toyota Yaris generasi kedua ini terus mengalami perubahan, seperti pada 2009, kemudian pada 2012. Oia, Toyota Yaris juga punya versi TRD Sportivo, dimana mobil awalnya berbasis model S, namun mengalami banyak tambahan sehingga lebih keren.

Perlu dicatat, jika membeli sebuah mobil bekas, meski model atau tipenya sama, namun harganya bisa berbeda-beda. Hal ini bisa disebabkan karena banyak faktor, mulai dari tahun produksi, hingga kondisi mobil itu sendiri.   

OLXer yang mau mencari mobil Toyota Yaris Bakpao, lihat di sini.