Sabtu, September 5, 2026
Beranda blog Halaman 1554

3 Hal yang Buat Kendaraan Listrik Dilema dan Perlu Aturan Khusus

0

Meski regulasi soal kendaraan listrik sudah diterapkan dalam Peraturan (perpres) Nomor 55 tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle), namun hal itu tak lantas bisa langsung diimplementasikan.

Bahkan menurut Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, pihaknya akan melakukan sertifikasi untuk uji tipe Kendaraan Bermotor Listrik (KBL), dan melakukan beberapa persiapan pembangunan bidang regulasi.

“Pertama kick off dengan Kementerian, lembaga dan stakeholder untuk penyusunan regulasi persyaratan teknis dan laik jalan KBL. Kemudian koordinasi dengan asosiasi kendaraan bermotor tentang spesifikasi teknis dan alat uji kendaraan bermotor juga sudah kami lakukan,” ungkap Budi saat ditemui beberapa waktu lalu.

Budi juga menyatakan, bahwa Dirjen Perhubungan akan menyiapkan berbagai alat pengujian tipe, sampai akumulator untuk baterai yang rencananya akan dilakukan di Bekasi, Jawa Barat.

“Sampai sekarang kami dalam tahap harmonisasi untuk menyusun menyangkut masalah pengujian KBL. Jadi belum selesai. Kami masih tahap harmonisasi, kami masih cari masukan dari beberapa stakeholder mengenai gimana lakukan pengujian,” jelasnya.

Apa saja yang membuat pemerintah perlu kajian khusus?

Kendaraan listrik zero atau tak ada emisi. Akan tetapi ada hal yang membuat kendaraan listrik lebih unik daripada kendaraan konvensional, yaitu tak memiliki suara. Jadi, OLXer jangan harap bisa pakai knalpot racing ya.

Soal tak ada suara pada kendaraan listrik ini ternyata menjadi hangat diperbincangkan. Bahkan hal tersebut membuat pemerintah harus merumuskan dan mengeluarkan regulasi khusus.

“Sebetulnya yang kami sampaikan soal noise adalah untuk kepentingan keselamatan. Jadi terkait bagaimana uji tipe yang kami lakukan pada prinsipnya adalah untuk menyiapkan keselamatan bagi penggunanya,” terangnya.

Kata Budi, kendaraan listrik memang tak memiliki suara, lantaran menggunakan daya listrik yang disalurkan untuk menggerakan roda. Budi sendiri mengakui, bahwa motor dan mobil listrik yang sudah diproduksi tidak menghasilkan suara.

Soal suara ini, OLXer harus pahami, bahwa mobil atau motor listrik memang tak mengeluarkan suara melalui knalpot. Karena tak ada suara, hal ini dianggap bisa beresiko, yaitu kendaraan listrik tak terdengar jika ternyata sudah dekat ketika dipacu, sehingga berbahaya bagi pengguna jalan lainnya, seperti pengendara sepeda, pejalan kaki, atau mereka yang memiliki keterbatasan

Akan tetapi sebaliknya, karena senyap membuat penumpang jadi terasa nyaman di dalam kabin.

Hal dilema lainnya adalah soal baterai jika terkena percikan air. Hal ini juga perlu adanya edukasi, sebab masih ada anggapan jika kendaraan listrik terkena air maka bisa terjadi arus pendek atau pengemudi dan penumpang tersetrum.

Posisi baterai juga menjadi pertanyaan, karena ditempatkan di bawah atau lantai mobil yang notabenenya lebih beresiko jika ketika melaju saat hujan atau banjir.

Hal dilema berikutnya adalah soal batas kecepatan kendaraan listrik. “Sampai sekarang kami lihat batas kecepatan sepeda motor listrik antara 60 km/jam,” ujarnya.

Untuk sepeda motor, memang saat ini motor listrik banyak digunakan untuk jarak pendek, sehingga tidak memerlukan kecepatan tinggi.

Terakhir, hal dilema lainnya yang perlu diatur pemerintah yaitu torsi tinggi di rpm awal.

“Kami coba beberapa sepeda motor listrik. Pada saat mesin sudah hidup, saat awalnya kalau (motor konvensional) ngegas kan biasa saja, tapi kalau (motor) listrik, kalau (gas) kita tak bisa mengendalikan agak lompat,” tuturnya. (Her)

Keuntungan Investasi di Paddington Heights Apartment Towers

0

Jakarta – Mungkin banyak yang bertanya, kriteria apartemen yang menguntungkan bila dijadikan investasi? Jawabannya cukup sederhana. Apartemen yang berada di lokasi strategis dan dikelilingi area perkantoran dan kampus.

Jelang penerimaan mahasiswa baru seperti sekarang menjadi masa panen bagi mereka yang berinvestasi membeli unit apartemen untuk disewakan. Banyaknya calon mahasiswa dari luar kota tentunya mencari tempat tinggal yang nyaman dan aksesnya dekat dari kampus mereka.

Mencari apartemen dengan kriteria seperti di atas, OLX Indonesia merekomendasikan Paddington Heights Apartment Towers yang terletak di kawasan Downtown Alam Sutera, Tangerang, Banten.

Paddington Heights Apartment Towers dikembangkan oleh developer terpercaya PT Alfa Goldland Realty (Alam Sutera Group). Lokasinya dikelilingi tiga kampus favorit, yaitu Universitas Bina Nusantara, Swiss German University, dan Universitas Bunda Mulia.

Potensi pasar sewanya besar, apalagi bukan hanya ketiga kampus tersebut saja yang menciptakan pasar sewa, melainkan juga sejumlah gedung perkantoran, baik yang sudah beroperasi maupun yang belum. Ini alasan mengapa investasi di Paddington Heights Apartment Towers akan mendatangkan keuntungan.

4 Alasan Mengapa Harus Berinvestasi di Paddington Heights Apartment Towers

Pertama, seluruh unit sudah siap huni. Begitu beli bisa langsung disewakan sehingga investasinya berjalan tanpa harus tunggu lama. Apalagi dari pihak developer memiliki unit pengelolaan apartemen, termasuk urusan mencarikan calon penyewa unit.

Kedua, captive market calon penyewanya sangat besar. Selain mahasiswa dari tiga Universitas yang ada disekitarnya, pegawai kantor perusahaan-perusahaan swasta nasional dan multinasional yang berkantor di Alam Sutera, seperti yang berkantor di The Prominence Office Tower, Synergy Building, Menara Top Food, Alfa Tower, dll juga punya potensi menjadi penyewa unit apartemen Paddington Heights Apartment Towers.

Ketiga, high investment karena nilai sewa rata-rata masih cukup tinggi. Sebagai gambaran, tipe studio seluas 31 m2 bisa disewakan antara Rp 55 juta hingga Rp 60 juta per tahun. Sedangkan tipe 1 BR Rp 70 juta per tahun, sementara tipe 2 BR Rp 120 juta per tahun.

Return on Invesment (ROI) tipe 1 BR sekitar 8 persen setahun.  Apalagi dengan adanya pembangunan tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 yang antara lain menghubungkan Bandara  international Soekarno-Hatta dengan Kunciran dan Serpong yang ditargetkan beroperasi tahun ini, menjadikan Alam Sutera sebagai kawasan yang akan terus berkembang dan terpadu,” ujar Ch. Rossie Andriani, Marketing Planning & Development Division Head PT Alfa Goldland Realty.

Keempat, mudahnya akses dari Paddington Heights Apartment Towers menuju berbagai fasilitas yang tersedia di kawasan Alam Sutera seperti ke Mall Alam Sutera yang kini dilengkapi pusat kuliner bernuansa tropis Futopia (5.000 m2), ke  pusat kuliner The Flavor Bliss di boulevard utama yang menyajikan menu khas Indonesia, Jepang, Korea, China, Eropa, dan Vietnam, Living World Mall, supermarket furniture IKEA, dan Pasar 8 hanya dalam hitungan menit.

Tersedianya dengan berbagai fasilitas yang tersedia di Paddington Heights Apartment Towers seperti gym, infinity swimming pool, area parkir 1 : 1, pool lounge & BBQ area, jogging track, function hall, outdoor café, internal shuttle bus, rooftop garden with downtown lake view, CCTV dan keamanan yang terjamin 24 jam serta access card untuk masing-masing penghuni. Semuanya menjamin kenyamanan para penghuni apartemen.

Lingkungan Sehat dan Hijau

Sebagai township yang penghuninya terus bertambah, pihak developer terus menjadikan Alam Sutera sebagai kawasan hunian yang semakin nyaman dihuni dengan mengusung konsep healthy living. Untuk mewujudkannya, developer sudah mengaplikasikan green concept seperti menyediakan jalan cukup lebar yang nyaman untuk pejalan kaki dan jalur sepeda. Kemudian menanam pohon peneduh trambesi dan ekaliptus sehingga udara menjadi lebih sehat.

“Selain dilengkapi fasilitas yang lengkap, kami melengkapi Paddington Heights dengan konsep lingkungan yang bersih, hijau dan tertata apik sehingga penghuni merasakan pengalaman yang berbeda tinggal di sini,” tambah Rossie.

Untuk kebutuhan air bersih bagi penghuni termasuk restoran dan gedung perkantoran,  developer memasok dari hasil olahan Water Treatment Plant (WTP) yang menggunakan air baku bersumber dari Kali Cisadane.

Alam Sutera juga bekerja sama dengan Gowes untuk memberikan transportasi yang ramah lingkungan berupa sepeda dan e-otopet. Pada tahap awal ini, GOWES bersama Alam Sutera akan memulai operasional GOWES fleet di lokasi Red Bean, The Flavor Bliss, dan kedepannya akan dihadirkan 14 titik parkir sepeda di seluruh kawasan Alam Sutera, dan akan terus bertambah sesuai kebutuhan masyarakat. Alam Sutera sebagai kawasan eco-friendly telah memiliki jalur sepeda sepanjang 18,6 KM, di mana pada jalur – jalur tersebut akan digunakan oleh para pengguna layanan GOWES dalam bertransportasi di kawasan Alam Sutera.

Untuk memberikan kemudahan  serta kebutuhan bagi seluruh penghuni, di awal tahun lalu developer Alam Sutera juga merilis aplikasi e-Town. Aplikasi ini memberikan akses kepada penghuni dan pihak pengelola mengenai berbagai hal yang terjadi di kawasan Alam Sutera lewat handphone. Dalam pengembangan aplikasi ini pihak developer bekerjasama dengan PT Qlue Performa Indonesia dengan mengadopsi layanan Qluster dari Qlue yang didedikasikan untuk warga yang tinggal di cluster dalam sebuah perkotaan.

Melalui aplikasi e-Town ini penghuni sudah dapat menikmati berbagai fitur seperti mengecek rincian tagihan Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) serta melihat riwayat tagihan dengan cepat dan mudah. Kemudian menyampaikan keluhan secara langsung kepada pengelola dan pengelola dapat langsung menangani keluhan yang disampaikan.  e-Town juga menyediakan fitur berupa informasi terkini seperti pemberitahuan/himbauan kepada warga, informasi mengenai berbagai acara termasuk promo terbaru di kawasan. “Pengguna aplikasi e-Town juga dapat menggunakan fitur ini saat terjadi keadaan darurat karena telah termonitor langsung oleh Alam Sutera Command Center,” terang Rossie.

Paddington Heights Apartment Towers berdiri di atas tanah kavling seluas 9.000 m2, terdiri atas empat tower: South Tower  (35 lantai), North Tower (12 lantai) serta West Tower dan East Tower masing-masing empat lantai. Developer masih menawarkan empat tipe, yaitu tipe satu kamar tidur atau 1 bedroom (BR) luas 63 m2, tipe 2 BR luas 76,5- 94 m2, tipe 3 BR luas 126 m2 dan tipe 3 BR Loft (dua tingkat), dengan harga mulai Rp 1,4 miliar.

Jumlah unit yang tersisa pun kini sudah semakin terbatas. Dari total 502 unit yang dijual sekarang tinggal 7 persen lagi jumlahnya. “Oleh karena itu kami sarankan Anda yang berminat agar segera membelinya, apalagi menjelang penerimaan mahasiswa baru apartemen kami bakal diserbu konsumen baik dari Jabodetabek maupun luar kota. Orang tua merasa lebih nyaman jika anaknya yang kuliah tinggal di apartemen dekat kampus,” ujar Ingrid Lena Wang, Sales Division Head PT Alfa Goldland Realty.

Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat langsung mengunjungi marketing representative di kantor pemasaran Paddington Heights di Jl. Lingkar Barat No. 2, Alam Sutera dan di Mall @Alam Sutera-Ground Floor, atau kunjungi open house Paddington Heights Every Weekend dan nomor telpon (021) 3110- 3838/537- 3838 atau di situs www.alam-sutera.com. (ADV)

6 Keuntungan Pilih Mobil Pasaran

0

Sejumlah pabrikan otomotif yang ada di Indonesia memproduksi mobil secara massal dengan jumlah cukup banyak. Hal ini tentu saja berakibat menjamurnya mobil dengan model sama sehingga terkesan pasaran ketika di jalan raya.

Namun demikian, memiliki mobil pasaran punya keuntungan tersendiri OLXer. Nah, kali ini kita akan kasih tau apa saja yang membuat menguntungkan punya mobil pasaran, antara lain;

1. Bengkel dan After Sales Mudah Didapat

Karena mobil pasaran, biasanya untuk urusan bengkel jadi banyak ditemukan. Hal ini tak lain dari komitmen pemilik brand atau merek untuk menancapkan bisnisnya di Indonesia.

Selain bengkel, after sales seperti servis dan spare part juga dibuat dengan jumlah banyak agar memudah pemilik mobil ketika melakukan penggantian komponen.

2. Spare Lebih Beragam 

Memiliki mobil pasaran biasanya membuat sejumlah perusahaan menghadirkan suku cadang dengan kualitas beragam, mulai dari Genuine atau Original Equipment Manufacturer (OEM), KW grade ori, KW (1,2, dan 3). 

Adanya pilihan kualitas ini bisa saja menjadi alternatif ketika budget terbatas. Hanya saja, menggunakan part asli atau OEM jadi pilihan yang disarankan dan paling tepat dipakai ya OLXer.

3. Trust atau Percaya

Tak sedikit orang lebih memilih mobil pasaran dengan alasan semakin tinggi populasi kendaraan di jalan raya, maka diyakini ada sesuatu hal baik atau menarik di dalamnya. 

Selain itu, banyaknya mobil dengan model yang sama di jalanan, secara tidak langsung membuat orang yang melihat jadi lebih mudah mengingat dan ingin membelinya.

4. Harga Jual Masih Tinggi

Mobil dengan status pasaran juga ternyata memiliki harga jual atau saat kondisi bekas tak turun drastis. Hal ini dikarenakan permintaan mobil bekas yang menyandang status pasaran, cenderung lebih banyak dicari dibandingkan model lainnya.

Maka dari itu, harga mobil tidak terlalu merosot tajam dibandingkan mobil yang dibuat lebih sedikit. Kecuali mobil yang dibuat dengan jumlah sedikit dan menyandang status limited.

5. Bisa ke Bengkel Umum

Jika mobil mengalami masalah atau servis, ternyata tak hanya bengkel resmi saja yang bisa menanganinya. Sebab, mekanik di bengkel umum juga biasanya sudah paham dan dapat mengerjakan sejumlah akar masalah. Hal ini tentu saja karena mereka terbiasa dengan sosok mobil yang sama namun beda masalah saja. 

6. Banyak Pilihan Aksesori dan Aftermarket

Pemilik mobil yang pasaran juga ingin memiliki tampilan berbeda. Maka dari itu, banyak pilihan pilihan aksesori dan part after market.

Bahkan, aksesori dan part aftermarket tak sedikit yang menjualnya dengan harga murah. (Her)

4 Tanda Shockbreaker Mobil Bermasalah

0

Setiap kendaraan baik sepeda motor atau mobil pasti dilengkapi dengan shockbreaker. Dengan keberadaan shockbreaker, maka hal ini tersebut dapat meredam getaran atau guncangan ketika melewati medan jalan bergelombang atau berlumbang.

Karena ada shockbreaker, pengemudi atau penumpang di dalam mobil atau sepeda motor akan terasa lebih nyaman ketika melewati jalur yang tidak rata.

Karena peran shockbreaker cukup penting dalam sebuah kendaraan, ternyata komponen ini juga bisa mengalami kerusakan. Nah, sebelum rusak parah, ada baiknya mengetahui tanda-tanda shockbreaker bermasalah, yaitu:

1. Mobil Terasa Naik Turun

Shockbreaker memang dapat membuat nyaman, karena memberikan ayunan atau limbung ketika melaju di jalan tidak rata. Namun jika ayunan terasa terus menerus lebih dari satu kali, maka itu tandanya shockbreaker sudah bermasalah.

Jika ayunan terjadi terus menerus hal itu tentu saja membuat pengemudi dan penumpang di dalam mobil justru merasa tidak nyaman.

2. Terdengar Bunyi

Shockbreaker bermasalah juga bisa ditandai dengan munculnya suara berdecit atau bunyi di sekitar kolong. Namun tak jarang, jika melewati jalanan berlubang atau polisi tidur maka akan menghasilkan suara ‘jedug’.

3. Mengeluarkan Cairan

Shockbreaker bermasalah juga bisa ditandai dengan munculnya cairan.. Perlu diketahui cairan tersebut oli yang keluar dari shockbreaker. Biasanya oli keluar karen gaya berkendara yang tak hati-hati.

4. Tapak Ban Aus Tidak Merata

Shockbreaker bermasalah biasanya mempengaruhi kondisi ban. Dimana hanya satu ban, yaitu bagian tapaknya menjadi aus atau menepis tidak merata.

Keausan ban tidak merata biasanya karena suspensi tidak mampu menahan bobot mobil secara merata. Sebaliknya bobot mobil ini memberikan tekanan ke bawah, sedangkan ban tak mampu menahan sendiri. (Her)

Ngaku Doyan Mainan? Yuk Datangi Pameran Tomoci Fair 6 di Balai Kartini

0

OLXer yang doyan mainan ada kabar gembira nih. Pasalnya, Tomoci Fair 6 akan kembali digelar di Balai Kartini, Jakarta, mulai 31 Agustus -1 September 2019.

Ya, mainan atau Toys dan Models, bukan lagi jadi barang yang hanya disukai anak-anak saja. Sebaliknya, orang dewasa juga banyak bahkan sampai rela berburu mencari mainan yang disuka hingga penjuru dunia.

Namun kalau OLXer mau berburu mainan, cukup datang di acara ini yang digelar oleh komunitas Toys and Collector Indonesia (Tomoci) dan Hypebies selaku penyelenggara. Pasalnya, pameran ini akan menghadirkan berbagai beragam koleksi mainan Toys dan Models.

Menurut Business Head Hypebies Ronny Martinus, Tomoci Fair ke-6 dengan mengusung tema The Annual Largest and Most Trusted Toys and Model Collectors Event in Indonesia akan menghadirkan berbagai mainan toys dan models yang harganya mulai dari belasan ribuan rupiah, hingga puluhan juta rupiah.

“Tomoci Fair 6 diharapkan dapat memfasilitasi hobi sebagai suatu hal yang positif dengan menyediakan media atau wadah yang sesuai agar masyarakat dari berbagai kalangan dapat mengekspresikan diri untuk hal-hal yang positif,” ungkap Ronny di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Lantas Toys dan Models apa saja yang bakal hadir selama pameran tersebut?

Rencananya, dari 42 komunitas Toys dan Models di Indonesia, para kolektor akan memamerkan beragam koleksi langka mereka yang memiliki nilai investasi sangat tinggi.

Beberapa brand mainan yang turut hadir di pameran tersebut, antara lain Tomica, Hot Wheels, Majorette dan Jada, serta perusahaan retail mainan terbesar di Indonesia Toys Kingdom.

Para pengunjung dari berbagai kalangan dan umur dapat melihat keunikan dari berbagai koleksi otentik yang terjamin orisinalitasnya, diluar berbagai aktivitas menarik sebagai bagian dari rangkaian acara seperti aktivitas memodifikasi diecast, pameran supercar, dan lain-lain.

“Kami menyediakan fasilitas tambahan berupa jalur pacu untuk permainan balap diecast dan Tamiya serta menyiapkan area bermain khusus untuk anak-anak seluas 100 meter persegi karena acara pameran ini memang sifatnya family friendly,” terangnya.

Oia OLXer, pameran ini juga akan diikuti Rebellion Official Club – pemilik dari Porsche Rauh-Welt Begriff (RWB) Indonesia yang merupakan perusahaan modifikasi mobil yang memadukan elemen khas Jepang dan Eropa pada supercar Porsche (Porsche Tuner). (Her)

Toyota Cari Atlet Muda Berbakat di Indonesia, Ini Syaratnya

0

OLXer, ada kabar gembira. Toyota Astra Motor akan menjembatinya anak-anak muda berprestasi dan ingin menjadi atlet melalui program Satukan Bakat Negeri Kita (Satria).

Program Satria bagian dari kelanjutan kampanyenya ‘Start Your Impossible’ yang dianggap menginspirasi dan membantu para atlet muda potensial mewujudkan impiannya menjadi juara di bidang olahraga.

“Semoga, SATRIA dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan atlet dan pertumbuhan olahraga Indonesia di masa depan sehingga dapat melahirkan para atlet juara di level nasional, regional, internasional,” jelas Vice President Director PT TAM, Henry Tanoto saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Kata Henry, Indonesia memiliki banyak atlet muda potensial, namun sebagian dari mereka masih kekurangan support dalam hal pelatihan atau pembinaan maupun secara finansial.

Adapun dukungan yang diberikan Toyota terhadap atlet tersebut bisa dilakukan secara finansial, training, mentoring, maupun coaching.

Selama program berlangsung, para atlet akan dibimbing oleh tiga orang mentor, yaitu mantan perenang nasional – Richard Sambera, tokoh penting dalam olahraga disabilitas di Indonesia, Nino Susanto, dan wartawan senior olahraga Eko Widodo.

Selama lebih kurang 6 bulan, 20 atlet muda potensial akan dipilih dan diberikan development atau financial support sesuai dengan kebutuhannya masing-masing untuk mengikuti berbagai turnamen.

Kemudian, akan dipilih 6 orang yang akan diberi kesempatan untuk berkunjung ke Olympic Games & Paralympic Games Tokyo 2020.

Nah untuk menjadi atlet Toyota, ada syaratnya antara lain:

1. Warga negara Indonesia

2. Atlet usia sekolah, 12-17 tahun atau masih duduk dibangku pendidikan menengah

3. Mendapatkan izin dari orangtua dan atau wali dan atau pelatih

4. Mendalami salah satu cabang olahraga resmi di Indonesia

5. Pernah mengikuti kejuaraan cabang olahraga pada tingkat nasional junior

6. Menduduki peringkat paling kurang tiga besar di tingkat provinsi

7. Belum pernah menjadi juara nasional atau peringkat 1 nasional

8. Belum pernah menjadi atau mencapai peringkat tiga besar perlombaan international

9. Tidak sedang menjalankan hukuman, sanksi, atau skorsing dari cabang olahraga nasional manapun

10. Tidak pernah terlibat kasus manipulasi umur dan narkoba

11. Bersedia bekerjasama dan berkoordinasi dengan Toyota Astra Motor menjalankan program Start Your Impossible, jika terpilih hingga berakhir di akhir 2020

12. Keputusan TAM dan Advisors adalah final dan tidak dapat diganggu gugat. (Her)

 

Jangan Harap Punya Mobil Mirip Menteri, Ini Alasannya

0

Menteri-Menteri kabinet Presiden RI Joko Widodo dan Maruf Amin periode 2019-2024 dipastikan akan mendapatkan jatah mobil baru berupa Toyota Crown 2.5 HV G Executive.

Diketahui sedan mewah Toyota Crown 2.5 HV G Executive dibenamkan mesin hybrid ini didatangkan langsung dari Jepang dengan fitur-fitur mumpuni dan modern.

Namun yang perlu OLXer tau, ternyata Toyota Crown 2.5 HV G Executive tidak bisa dijual bebas di Indonesia. Kenapa ya?

Menurut Marketing Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Anton Jimmy Suwandy, sebelum diumumkan jadi mobil menteri Toyota Crown 2.5 HV G Executive memang belum direncanakan dipasarkan di Tanah Air

“Karena kalau untuk peluncuran produk itu kita harus lihat berbagai sudutnya, produknya, marketnya besar atau tidak. Jadi pada saat ini diskusi kita dengan prinsipal belum ada rencana sih untuk umum,” jelas Anton.

Tentu saja untuk menjual sebuah produk di satu negara, Toyota mengharuskan melakukan studi atau riset terlebih dahulu, apakah segmen tersebut memiliki potensi yang besar atau tidak.

Mengapa Toyota Crown 2.5 HV G Executive?

Anton mengaku, pemilihan Toyota Crown 2.5 HV G Executive sebagai mobil menteri bukan dari dirinya atau TAM. Sebab, jika disebut sedan paling mewah dan mewah dari Toyota bukanlah sosok Crown 2.5 HV G Executive, melainkan Toyota Century.

Anton juga menyatakan, untuk menentukan pilihan mobil pada dasarnya ada di tangan pemerintah. Namun kata dia, Toyota sendiri memang memiliki beberapa brand mobil, salah satunya merek mobil premium Lexus.

“Toyota group (menawarkan) kita ada produknya apa saja, speknya, enginenya dan lain-lain, pemerintah yang memilih tipe apa yang cocok dan lain-lain yang sesuai dengan kriteria instansi pemerintah sendiri,” jelasnya

Adapun, ketika pemerintah menginginkan Crown 2.5 HV G Executive, maka Toyota akan memberikan pelayanan melalui Auto2000. Termasuk soal after sales baik itu servis atau spare part.

“Kebetulan mobil menteri yang sekarang itu servis juga di Auto2000 jadi nggak ada perubahan. Untuk mobil Crown ini sudah kita lengkapi free jasa dan free sparepart selama 5 tahun. Memang itu kebutuhan instansi Pemerintah. Termasuk sudah include ganti oli, free jasa dan free parts,” terangnya. (Her)

Jangan Melanggar, Polisi Siap Razia Sampai 11 September 2019

0

Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri) menggelar razia atau Operasi Patuh 2019 serentak di seluruh Indonesia, sejak 29 Agustus sampai 11 September 2019. 

Razia kali ini akan menindak pengendara sepeda motor maupun mobil yang melanggar aturan lalu lintas seperti tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Adapun kepolisian akan lebih fokus menindak delapan pelanggaran yang dilakukan para pelaku di jalanan, antara lain 

1. Pengemudi dan atau penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm SNI

2. Pengemudi kendaraan yang melawan arus

3. Pengemudi yang menggunakan handphone saat berkendara

4. Pengemudi kendaraan bermotor di bawah pengaruh alkohol (mabuk)

5. Berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan

6. Pengendara atau pengemudi kendaraan di bawah umur (tidak memiliki SIM)

7. Pengemudi dan atau penumpang kendaraan tidak menggunakan safety belt

8. Kendaraan yang menggunakan lampu Rotator atau Strobo.

Selain itu, tentu saja ada beberapa pelanggaran yang terlihat kasat mata oleh petugas, mulai dari tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), dan lainnya. 

Oia OLXer, menurut situs NTMC Polri, penindakan tilang tidak dilakukan sembarangan, sebab terdapat prosedur yang harus dipenuhi. Salah satunya yakni polisi yang memberhentikan pelanggar wajib menyapa dengan sopan serta menunjukan jati diri dengan jelas.

Polisi juga harus menerangkan dengan gamblang kepada pelanggar apa kesalahan yang terjadi, pasal berapa yang telah dilanggar, dan tabel berisi jumlah denda yang harus dibayar oleh pelanggar.

Prosedur Tilang

Prosedur mengenai tata cara tilang yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dan Penindakan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan atau PP Tilang.

Berikut prosedur cara tilang yang diatur dalam PP Tilang:

Petugas Pemeriksa

Pasal 9

Pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan dilakukan oleh:

a. Petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan

b. Penyidik Pegawai Negeri Sipil di bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Pasal 10, petugas kepolisian negara Republik Indonesia dapat melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 secara berkala atau insidental.

Persyaratan Pemeriksaan

Pasal 15

1. Petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Penyidik Pegawai Negeri Sipil di bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang melakukan Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan secara berkala atau insidental atas dasar Operasi Kepolisian dan/atau penanggulangan kejahatan wajib dilengkapi dengan surat perintah tugas.

2. Surat perintah tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikeluarkan oleh:

a. Atasan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia bagi petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia; dan

b. Atasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil di bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan bagi Penyidik Pegawai Negeri Sipil di bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

3. Surat perintah tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2) paling sedikit memuat: 

a. Alasan dan pola pemeriksaan kendaraan bermotor

b. Waktu pemeriksaan kendaraan bermotor

c. Tempat pemeriksaan kendaraan bermotor

d. Penanggung jawab dalam pemeriksaan kendaraan bermotor

e. Daftar petugas kepolisian negara Republik Indonesia dan atau penyidik pegawai negeri sipil di bidang Lalu Lintas dan angkutan jalan yang ditugaskan melakukan pemeriksaan kendaraan bermotor.

Pemeriksaan

Pasal 21

Pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan secara berkala dan insidental dilakukan di tempat dan dengan cara yang tidak mengganggu keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.

Pasal 22

1. Pada tempat pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan secara berkala dan insidental wajib dilengkapi dengan tanda yang menunjukkan adanya pemeriksaan kendaraan bermotor di jalan, kecuali tertangkap tangan.

2. Tanda sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditempatkan pada jarak paling sedikit 50  meter sebelum tempat pemeriksaan.

3. Pemeriksaan yang dilakukan pada jalur jalan yang memiliki lajur lalu lintas dua arah yang berlawanan dan hanya dibatasi oleh marka jalan, ditempatkan tanda sebagaimana dimaksud pada ayat (1) pada jarak paling sedikit 50 (lima puluh) meter sebelum dan sesudah tempat pemeriksaan.

4. Tanda sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) Harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga mudah terlihat oleh pengguna jalan.

5. Dalam hal Pemeriksaan Kendaraan Bermotor di Jalan dilakukan pada malam hari, petugas wajib:

a. Menempatkan tanda sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3)

b. Memasang lampu isyarat bercahaya kuning

c. Memakai rompi yang memantulkan cahaya

6. Ketentuan lebih lanjut mengenai tanda sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) diatur dengan Peraturan Menteri. (Her)

Beli Mobil Bekas Untuk Harian dan Drifting, Ini Syaratnya

0

OLXer tau nggak sih, kalau olahraga motorsport drifting kini semakin menjamur. Bahkan peminatnya tak hanya para pria, tapi kaum hawa juga menyukai bahkan ingin terjun langsung mengemudi mobil sambil ngepot di jalanan.

Namun di luar tren drifting, ternyata banyak juga yang belum tau dan justru penasaran, sebenarnya mobil seperti apa yang pantas untuk drifting?

Nah, menanggapi hal tersebut salah satu drifter nasional Akbar Rais ikut angkat bicara. Kata dia, memang ada syarat khusus yang harus dipenuhi agar mobil bisa digunakan untuk drifting, yang pasti sesuai standarnya, yaitu penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD).

“Untuk mobil penggerak depan tidak bisa dipakai drifting, jadi kita harus tahu kendaraan yang tepat sebelum mulai,” jelas Akbar.

Sementara itu, jika OLXer beli mobil bekas dan ingin belajar drifting tapi tetap bisa digunakan untuk harian, tentunya ada yang perlu diperhatikan atau bisa juga dilakukan penggantian.

Mau tau apa saja yang harus dilakukan untuk meracik mobil harian bisa untuk drifting, berikut tips Akbar:

1. Ganti Bushing

Menurut Akbar, ganti bushing perlu dilakukan apabila mobil tersebut berstatus bekas atau memang sudah lama digunakan.

“Karena bushing itu adalah karet, karena karet itu ada umurnya. Meski jika masih bagus, tapi ya make sure ganti aja semua, full depan belakang,” ungkap Akbar.

Perlu dicatat, bushing memang memiliki batas masa pakai. Bisa jadi karena getas atau rusak, maka bushing akan berpengaruh terhadap handling sehingga mempengaruhi juga soal kenyamanannya.

2. Suspensi Coilover

Bagian suspensi mobil standar memang tidak secara penuh dapat menunjang untuk drifting. Karena itu, baik nya diganti menggunakan coilover.

Hal ini dilakukan karena coilover bisa memperhatikan tinggi rendahnya mobil, serta dapat mengatur empuk atau keras sebuah mobil. Dengan begitu, tentu saja OLXer masih bisa merasakan nyaman untuk drifting maupun harian.

3. Gardan Belakang LSD

Bagian yang perlu diganti lainnya adalah gardan belakang Limited Slip Diferential (LSD). Akbar menuturkan, jika menggunakan gardan standar torsi yang diterima roda mobil tidak menyeluruh.

“LSD memang banyak dipakai di negara salju. Jadi, kalau dia slip yang satu lagi bisa ikut muter,” ucapnya.

Dia juga menerangkan garda dengan cara dilas juga bisa dilakukan. Namun jika mobil digunakan untuk harian maka hal itu tidak nyaman. Sebaliknya, jika digunakan untuk harian maka yang terjadi oversteer.

4. Lakukan Tune Up

Seperti mobil pada umumnya, jika ingin melakukan drifting maka mesin harus dilakukan tune up, dan tak lupa melakukan berbagai penggantian mulai dari oli mesin, filter udara, filter oli dan lainnya.

5. Spooring dan Balancing

Akbar mengatakan, Spooring dan Balancing sangat perlu dilakukan agar mobil mudah dikendalikan,  atau membuat setir bergetar sehingga terasa berbelok-belok.

“Spooring balancing juga supaya ban tidak cepat habis, serta handling tetap enak,” terangnya. (Her)

19 Anggota IMBI Riding Hingga Puncak Himalaya

0

Jakarta – Komunitas pembesut motor gede yang tergabung dalam Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) dengan bangga mengumumkan keberhasilan 19 anggotanya yang berhasil menaklukkan puncak Pegunungan Himalaya, India.

Rombongan pengemudi motor besar IMBI sukses mencapai Khardung La, puncak tertinggi di dunia dimana motor masih bisa sampai di ketinggian 5,359 meter diatas permukaan laut pada tanggal 23 Agustus 2019, dan sekarang masih melanjutkan perjalanan di pegunungan Himalaya melewati Pangong Tso, Tso Moriri dan Tso Kar. 

19 anggota IMBI ini sebelumnya dilepas secara resmi pada tanggal 19 Agustus 2019 oleh Ketua IMBI Komjen Pol.Dr.M. Iriawan SH.MM.MH di Jakarta Selatan. 

“Saya berpesan kepada seluruh peserta riding untuk selalu berpedoman kepada keselamatan berkendara, mengikuti aturan yang disampaikan Panitia Event dan menjaga kesehatan agar benar benar-benar fit selama menjelajahi pegunungan Himalaya,” pesan Ketua IMBI Komjen Pol.Dr.M. Iriawan SH.MM.MH melalui siaran pers yang diterima OLX Indonesia, Senin (26/8/2019). 

Lebih jauh dijelaskan oleh Sekjen IMBI, Iqbal, event riding di Himalaya merupakan kerjasama IMBI dengan Royal Enfield India.

“Royal Enfield menyediakan dua motor dan team teknis untuk mendampingi IMBI selama touring berlangsung.” 

IMBI pada tahun lalu juga mengikuti event serupa. Bedanya tahun lalu mereka hanya mengirim 9 anggotanya untuk bergabung dengan peserta dari negara Amerika, Spanyol, Australia, Colombia, Philipina dan Inggris. 

Dan pada kesempatan kali ini, IMBI diberi kesempatan untuk riding membawa bendera sendiri dengan peserta full adalah anggota komunitas motor besar. 

Rencananya riding di Himalaya ini akan menjadi agenda tahunan IMBI bekerjasama dengan Royal Enfield untuk memberikan kesempatan kepada anggota IMBI yang tersebar di 24 Provinsi di Indonesai agar dapat merasakan keindahan alam Himalaya dan tantangan riding yang memerlukan keahlian dan stamina yang prima. (Z)