Kamis, September 3, 2026
Beranda blog Halaman 1569

Hyundai Kona Digimods Challenge, Bukti SUV Korea Asyik Dimodifikasi

0

TANGERANG – Di gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Banten, PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) menghadirkan “Kona Corner”.

Di “Kona Corner” para pengunjung bisa menyaksikan langsung satu mobil Kona dengan warna Chalk White yang sudah di dress up hasil dari lomba modifikasi digital (Digimods) yang bertema “Fun & Attractive Dressed-Up”.

Mobil tersebut nampak berbeda dari versi standard dengan ubahan di sektor velg, ban dan front seat serta penambahan aksesoris berupa driving light, backup light, crossbar dan roof box yang membuat tampilannya lebih tough. 

“Tema modifikasinya Fun & Attractive Dressed-Up, jadi kita ingin tunjukan ke calon konsumen bila Kona juga bisa di modifikasi selain itu juga jadi inspirasi bagi pemilik Kona di Indonesia,” ucap Hendrik Wiradjadja, Deputy Marketing Director PT Hyundai Mobil Indonesia, Minggu (21/7/2019).

Pengunjung GIIAS 2019 yang akan memilih desain Kona mana yang jadi favorit sekaligus yang menentukan pemenang dari kontes digital ini. “Total ada enam pemenang, desain dari semua pemenang itu yang akan kita ambil konsepnya dan kita terapkan ke wujud asli Kona,” lanjut Henry. 

Tujuan dari kontes modifikasi digital ini sendiri untuk memancing para pengguna Hyundai dalam mengembangkan ide-ide baru dalam memodifikasi mobilnya, khususnya Kona.

“Ini sesuai dengan target market Hyundai Kona yang rata-rata berusia 18-35 tahun, dimana pada usia ini masih sangat menggandrungi modifikasi. Dan memang saat ini tren digimods sudah menjadi hobi generasi millenial,” tambahnya.

Peserta yang berhasil terjaring sebanyak 175 orang, terbagi dalam dua kategori, yaitu modifikasi digital (Digital Modification) dan modifikasi sketsa (Drawing Sketch Modification). 

Namun untuk peserta digimods lebih banyak dibanding sketch modification. “80 persen peserta ikut digimods, sisanya cuma 20 persen ambil kategori sketch modification hanya 20 persen,” pungkas Hendrik.

Meskipun disebut sebagai lomba desain modifikasi, dimana peserta dituntut menuangkan ide yang ada di kepala mereka bagaimana desain Kona yang mereka inginkan, tetapi ada bagian-bagian yang tidak boleh dirubah. 

Bagian tersebut antara lain grille depan, headlamp depan, dan lampu belakang yang sudah menjadi signature desain Hyundai. Modifikasi bergaya ekstrem juga tidak diperkenankan karena pada nantinya desain pemenang akan diaplikasikan. 

Hasilnya ada 6 pemenang yang terdiri dari 4 pemenang kategori digital modification dan 2 orang di kategori drawing sketch modification

Mereka adalah Taniady Christian (@zeibekk), Didik Permadi (@didikpermadi09), Wikan Wicaksono Berbhudi (@wikanwicaksono), Daniel Kurniadi (@danielkurniadidk), Reza (@muzazipr), dan Muhammad Andre (@muhammadandre43).

Masing-masing pemenang kontes modifikasi digital ini mendapatkan hadiah voucher senilai Rp 3 juta, dan untuk pemenang drawing sketch modification berhak mendapatkan hadiah Rp 2 juta.

Selamat kepada para pemenang! Jangan lupa untuk melihat model-model Hyundai lainnya di tautan ini. (Z)

Rekor Baru! Mitsubishi FUSO Jualan 2.030 Unit di GIIAS 2019

0

Jakarta – Datang update cukup mengejutkan dari PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), authorized distributor Mitsubishi Fuso di Indonesia. Yup, di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang baru berakhir kemarin, Minggu, 28 Juli 2019, merek ini meraup SPK atau Surat Pemesanan Kendaraan dengan jumlah yang sangat wah!

Penasaran dengan angka wah tersebut? Dari press release yang diterima OLX Indonesia, merek kendaraan niaga asal Jepang ini selama 10 hari GIIAS 2019 mencatat 2.030 unit SPK.

Kalau ini merek kendaraan penumpang, mungkin kita tak perlu heran. Merek Toyota, Honda, Daihatsu maupun Mitsubishi (passanger car) bisa meraup angka tersebut dengan sangat mudah tentunya. 

Tapi ini adalah kendaraan komersial yang harga per unitnya bisa sampai dua-tiga kali lipat dari harga mobil penumpang di segmen middle dan low. Bisa dibayangkan berapa total keuntungan yang diraih KTB selama mengikuti pameran?

“Terima kasih kepada para pengunjung khususnya kepada konsumen yang sudah datang dan melakukan pemesanan pembelian. Kami mendapat respon yang begitu baik, terutama pada enam varian baru Fighter yang kami luncurkan,” ujar Dony Hermawan, Head of PR & CSR KTB mengumumkan rekor pencapaian Mitsubishi FUSO di GIIAS 2019 dalam keterangan resminya, Senin (29/7/2019).

Dibalik itu, pihak KTB juga berharap pencapaian di GIIAS 2019 bisa semakin mendorong penjualan kendaraan niaga di semester kedua.

 “Kami memahami betul bahwa pada semester pertama seluruh atensi masyarakat terpusat pada Pemilu 2019 sehingga ada penurunan permintaan. Pencapaian kami di GIIAS 2019 semoga menjadi pertanda adanya peningkatan permintaan di masyarakat, dan menjadi pendorong penjualan kendaraan niaga untuk terus bertumbuh di semester kedua,” imbuh Duljatmono.

Colt Diesel Sumbang Penjualan Tertinggi

Dari seluruh model kendaraan niaga Mitsubishi yang ditampilkan di GIIAS 2019, segmen Light Duty Truck (LDT) menyumbang angka pesanan paling banyak lewat model Colt Diesel. Kendaraan niaga nomor satu di Indonesia ini tercatat menyumbang sebanyak 1,685 unit SPK.

Sementara produk Medium Duty Truck (MDT) FUSO 266 unit dan Fighter yang merupakan produk terbaru mencapai 79 unit.

Angka ini diakui KTB sebagai rekor yang belum pernah diraih dalam pameran manapun. Pada GIIAS tahun lalu saja, tercatat perusahaan yang bermarkas di Pulomas, Jakarta ini, cuma meraih 775 unit SPK. Artinya dibandingkan dengan pencapaian sekarang, kenaikannya mencapai 162 perse, luar biasa!

Apalagi hasil ini diraih di tengah kondisi pasar kendaraan niaga semester pertama tahun 2019 mengalami penurunan hingga 20 persen. Ini tentunya membawa angin segar serta semangat untuk lebih baik lagi. Selama Januari – Juni 2019, Mitsubishi Fuso berhasil mencapai 18,464 unit penjualan dan memimpin dengan capaian pangsa pasar 44 persen sekaligus menjadi nomor satu di Indonesia untuk urusan mobil komersial. (Z)

Gampang Punya DFSK Super Cab, Tinggal Pilih DP 9 Juta atau Cicilan Rp 100 RIbu/Hari

0

TANGERANG – Masuk enam hari perhelatan pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, semakin menarik bila melihat apa saja yang bisa ditemui pengunjung.

Selain kehadiran mobil-mobil terbaru lengkap dengan perempuan pemanis yang biasa disebut SPG dan usher, tentu yang paling banyak dicari orang adalah promo penjualan.

Seperti yang ditawarkan oleh PT Sokonindo Automobile, agen pemegang merek dari merek mobil DFSK. Untuk kali kedua merek mobil asal Tiongkok ini hadir menyapa pengunjung GIIAS.

Selain memperkenalkan Glory 560, Glory i-Auto serta mobil listrik E3, DFSK juga menawarkan promo kepemilikan mobil DFSK dengan cara yang cukup mudah.

Salah satunya adalah program cicilan ringan Rp 100 ribu per hari untuk kendaraan komersial, DFSK Super Cab. Kalau dipikir-pikir, ini tentu lebih murah dibanding harga sewa mobil pick up per hari.

“Kami melihat kebutuhan DFSK Super Cab sebagai kendaraan komersial untuk menggerakkan perekonomian. Untuk itu, kami memberikan kemudahan bagi konsumen yang ingin melakukan pembelian DFSK Super Cab di GIIAS 2019,” jelas Permata Islam, General Manager Marketing PT Sokonindo Automobile dalam keterangan resminya. 

Dalam urusan kepemilikan DFSK Super Cab, konsumen tinggal pilih diantara dua cara mudah yang ditawarkan. “Pertama dengan cara pilih paket DP ringan hanya Rp 9 juta, atau cicilan ringan sebesar Rp 100 ribu per hari untuk tenor selama empat tahun,” tambahnya.

Selain itu, setiap pembelian DFSK Super Cab selama pameran berlangsung, juga mendapatkan tambahan e-money senilai Rp 500 ribu.

Penawaran ini disebut Artha, panggilan akrab Permata Islam, sangat worth it. Apalagi DFSK Super Cab memiliki banyak sekali keunggulan. Sebut saja daya angkut dan efisiensi bahan bakar yang menjadi faktor penentu orang membeli kendaraan komersial segmen pick up.

Disini calon konsumen bisa pilih DFSK Super Cab 1.3 Turbo Diesel atau DFSK Super Cab 1.5 Gasoline. 

DFSK Super Cab 1.3 Turbo Diesel dibekali mesin 1.300 cc berteknologi turbocharged dengan tenaga 73 hp dan torsi hingga 190 nm yang dikawinkan dengan transmisi manual 5-percepatan.

Sementara DFSK Super Cab 1.5 mengusung mesin bensin tipe DK 15 Dual VVT Technology 1.500 cc dengan tenaga 100 hp dan torsi 140 nm, dikombinasikan transmisi 5-percepatan manual.  

“Kalau bicara soal efisiensi bahan bakar. Mobil ini sudah kami bawa untuk dilakukan pengujian di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Hasil konsumsi bahan bakar untuk DFSK Super Cab 1.5 Gasoline 13,59 kilometer/liter. Dan untuk DFSK Super Cab 1.3 Diesel Turbo lebih irit lagi, yaitu 16.19 kilometer/liter,” jelas Artha.

Kemudian bicara kapasitas muatan, dek DFSK Super Cab boleh dibilang termasuk yang paling besar di kelasnya. Dimensi bak belakang 2,310mm x 1,670mm x 340mm (PxLxT) dengan kapasitas daya angkut hingga 1,399 ton.  

Harga jual untuk DFSK Super Cab 1.5 Gasoline sebesar Rp 119 juta, dan untuk DFSK Super Cab 1.3 Turbo Diesel dibanderol seharga Rp 167 juta. 

Buat pengusaha angkutan, rasanya penawaran dari DFSK ini sayang bila disia-siakan, jadi segera saja merapat ke ICE BSD City, Tangerang, Banten, lokasi pameran GIIAS 2019. (Z)

Free Maintenance Dua Tahun Kalau Beli DFSK Hingga Periode 28 September 2019

0

TANGERANG – Memiliki sebuah mobil tidak semata-mata terpikir hanya pada kenyamanan dan keamanan saat mengendarainya saja. Bukan juga soal teknologi terkini serta fitur kekinian yang ada didalamnya.

Lebih dari itu, bagaimana perawatan serta kemudahan mendapatkan pelayanan dari merek mobil yang dibeli juga sangat dibutuhkan. Dengan rajin melakukan servis dan perawatan, dijamin kendaraan akan memiliki nilai lebih dalam proses selama kepemilikan. 

Hal ini menjadi perhatian lebih bagi pabrikan mobil asal Tiongkok, Dong Feng Sokonindo atau DFSK dalam strategi pemasarannya di Indonesia.

“Kami melihat setelah membeli kendaraan DFSK, maka konsumen harus melakukan perawatan kendaraan agar selalu optimal di berbagai kondisi dan memberikan kenyamanan selama perjalanan,” ungkap Technical Service Manager PT Sokonindo Automobile (DFSK), Sugiartono, di GIIAS 2019.

Sampai saat ini, PT Sokonindo Automobile sudah memiliki 60 bengkel resmi yang tersebar di berbagai daerah di Tanah Air. Mengusung slogan “All for Customers”, DFSK berusaha membuktikan janjinya kepada konsumen pemilik Glory 580, Glory 560, hingga Super Cab di Indonesia, untuk bebas dari rasa khawatir. 

“Kami ingin memberikan kemudahan bagi konsumen kami dengan menghadirkan total cost ownership yang tidak akan terlupakan. Dimulai dari kemudahan mendapatkan pelayanan purna jual, pelayanan yang ramah dan profesional, hingga biaya perawatan yang terjangkau bagi konsumen,” lanjutnya.

Dijelaskan oleh Sugiartono, pemilik mobil DFSK Super Cab, baik yang 1.5 Gasoline dan 1.3 Turbo Diesel hanya butuh total biaya jasa dan spare parts sekitar kurang lebih Rp 4 jutaan untuk kurun waktu dua tahun atau 50 ribu kilometer.

Sementara untuk biaya perawatan kendaraan penumpang DFSK, Glory 580 dan Glory 560 terbilang sama. “Untuk biaya jasa perawatan dan suku cadang DFSK Glory dengan mesin 1.5 Turbo untuk 50 ribu kilometer pertama atau dua tahun sebesar 5 juta rupiah. Dan untuk yang Glory dengan mesin 1.8 L biaya perawatannya mulai dari 4 juta rupiah, selama dua tahun atau 50 ribu kilometer, mana yang lebih dulu,” sambungnya.

Jika konsumen melakukan pembelian unit DFSK model apapun periode hingga 28 September 2019 nanti, ada promo menarik. Yaitu free maintenance dua tahun atau 50.000 km. 

“Khusus untuk Glory 580 meliputi gratis biaya spare parts dan biaya jasa. Sedangkan untuk Super Cab khusus free oli mesin dan filter oil. Cukup membawa buku service dan menunjukan kartu free maintenance saja setiap akan melakukan servis di bengkel resmi DFSK,” lanjut Sugiartono.

“Intinya DFSK menjanjikan sebuah pengalaman kepemilikan mobil yang tidak akan terlupakan dan skema perawatan yang memudahkan konsumen. Kami selalu berharap konsumen DFSK selalu dalam kondisi yang menyenangkan, dan semakin menyenangkan dengan kendaraan-kendaraan dari DFSK,” pungkasnya. (Z)

Potensi Pasar Mobil Bekas Probolinggo Besar, Goda Harris Mobil Buka Outlet Baru

0

Jakarta – Pasar mobil bekas di berbagai daerah hingga saat ini masih punya peluang yang sangat besar untuk bisa bertumbuh. Semakin tingginya minat konsumen untuk membeli mobil baru menjadi kesempatan pelaku bisnis jual-beli mobil bekas dalam mendapatkan stock kendaraan yang berkualitas.

Kondisi ini tak hanya terjadi di kota-kota besar saja, bahkan di daerah Probolinggo, Jawa Timur, pasar mobil bekas juga terus ramai dan banyak peminatnya. Ini juga yang jadi alasan Harris Mobil membuka diler ke-4 di Kota Probolinggo.

“Ini adalah outlet kami yang ke 4. Dua ada di Surabaya dan 1 lagi di Sidoarjo,” ujar Harris Suwignyo, Direktur Harris Mobil dalam keterangan resmi yang dikirimkan ke OLX Indonesia beberapa waktu lalu.

Harris Mobil membuka outlet terbarunya tepat di Jalan Panglima Sudirman Nomor 246, Probolinggo pada hari Sabtu (27/7/2019). Lokasi ini sangat strategis karena dekat dengan Simpang Tiga atau Pertigaan King.

Sebelumnya Harris membeberkan alasan kenapa kota Probolinggo menjadi market yang bagus untuk usahanya. Lantaran selama ini dari tiga outlet sebelumnya ia banyak menerima permintaan mobil bekas dari konsumen asal Probolinggo dan sekitarnya. 

“Ini peluang yang kami lihat. Jadi kami putuskan untuk hadir disini (Probolinggo) sekalian agar bisa lebih mudah dijangkau oleh konsumen kami yang ada di Probolinggo,” lanjutnya. 

Diakuinya bahwa tren pasar mobil bekas hingga saat ini masih banyak yang mencari jenis mobil keluarga seperti MPV. Tapi juga tidak sedikit yang minta model city car.

“Yang banyak dicari konsumen adalah tipe MPV seperti Xenia, Avanza. Meskipun city car juga cukup banyak yang cari,” ujarnya.

Menurutnya tren ini di Probolinggo tidak akan jauh berbeda. Karena secara nasional pun mobil bekas yang masih banyak dicari konsumen adalah jenis tersebut.

“Di Harris Mobil Probolinggo kita akan mudahkan konsumen dalam membeli mobil-mobil idamannya. Apalagi kami juga didukung dengan beberapa lembaga pembiayaan terpercaya yang tentunya sangat membantu konsumen membeli secara kredit,” pungkas Harris.

Sebagai tanda kebahagiaan atas dibukanya outlet Harris Mobil ke-4, konsumen yang melakukan transaksi pembelian mobil bekas akan mendapatkan diskon uang muka (DP) hingga Rp 15 juta. (Z)

GIIAS 2019 Bikin Merek Ini Tersenyum Puas!

0

Jakarta – Pameran mobil sekelas Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) sejatinya memang hanya tempat pamer teknologi terkini kendaraan-kendaraan baru maupun masa mendatang dalam bentuk konsep.

Namun hal tersebut juga bukan satu-satunya concern para peserta pameran. “Sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui” mungkin jadi peribahasa yang tepat untuk menggambarkan pameran otomotif di Tanah Air.

Selain pamer teknologi, GIIAS 2019 yang baru berakhir hari Minggu kemarin juga dimanfaatkan sebagai ajang untuk meningkatkan volume penjualan masing-masing agen pemegang merek peserta pameran. 

Promo penjualan bertebaran menarik minat pengunjung untuk melakukan pembelian atau sekadar menandatangani SPK (Surat Pemesanan Kendaraan). Intinya, pameran itu ujung-ujungnya bagi peserta adalah tempat terbaik untuk jualan unit terbaru ataupun terkini.

Dari update selama sebelas hari pameran GIIAS 2019 berlangsung, beberapa merek langsung saja merilis hasil jualan mereka disana. Cukup banyak yang tersenyum karena target tercapai, namun ada juga yang harus gigit jari karena biaya pameran yang harus mereka bayarkan tidak sesuai dengan hasil penjualannya.

Mitsubishi Sukses Jualan 4.509 Unit Mobil Penumpang 

Update pertama datang dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) yang tahun ini memboyong tiga model baru, Eclipse Cros, Outlander PHEV dan Pajero Sport Limited Edition.

Dari keterangan pers yang disampaikan MMKSI pada hari Senin (29/7/2019), di GIIAS 2019 mereka berhasil membukukan SPK sebanyak 4.509 unit kendaraan. Sebuah angka yang cukup fantastis. Bahkan jumlah ini melewati target yang mereka tetapkan, 4.000 unit.

Namun 'The Real Hero' Mitsubishi bukan datang dari ketiga model baru tersebut. Melainkan Xpander yang berhasil menguasai sekitar 54 persen dari total penjualan MMKSI selama pameran.

Mitsubishi Xpander terjual sebanyak 2.638 unit dengan tipe Ultimate sebagai tipe terlaris, menguasai hingga 53 persen. Disusul Pajero Sport yang berkontribusi sebesar 37 persen. Sisanya sebanyak 8 persen penjualan disumbang Triton, Eclipse Cross, Outlander PHEV dan Outlander Sport. 

“Kami ingin menyampaikan apresiasi tertinggi kepada konsumen Indonesia, atas kepercayaan dan penerimaan yang sangat baik terhadap produk kami. Capaian yang jauh melebihi target awal kami pada ajang GIIAS 2019 tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan layanan terbaik dan menghadirkan produk berkualitas tidak hanya untuk menunjang mobilitas tetapi juga untuk mendukung ambisi dan dengan teknologi terdepan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, untuk masa depan Indonesia,”  ungkap Naoya Nakamura, President Director PT MMKSI.

Mitsubishi FUSO Bikin Rekor Penjualan Tertinggi

Masih dari merek Mitsubishi, namun yang ini adalah merek kendaraan komersial. Dari keterangan resmi yang diterima OLX Indonesia, Mitsubishi FUSO selama pameran GIIAS 2019 berlangsung, sukses mencatat SPK sebanyak 2.030 unit SPK.

Dari seluruh model kendaraan niaga Mitsubishi yang ditampilkan di GIIAS 2019, segmen Light Duty Truck (LDT) menyumbang angka pesanan paling banyak lewat model Colt Diesel. Kendaraan niaga nomor satu di Indonesia ini tercatat menyumbang sebanyak 1,685 unit SPK.

Sementara produk Medium Duty Truck (MDT) FUSO 266 unit dan Fighter yang merupakan produk terbaru mencapai 79 unit.

Angka ini diakui PT Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) selaku agen pemegang merek dan sole distributor kendaraan niaga merek Mitsubishi di Indonesia mengakui angka tersebut sebagai rekor yang belum pernah diraih dalam pameran manapun.

Pada GIIAS tahun lalu saja, tercatat perusahaan yang bermarkas di Pulomas, Jakarta ini, cuma meraih 775 unit SPK. Artinya dibandingkan dengan pencapaian sekarang, kenaikannya mencapai 162 persen.

“Terima kasih kepada para pengunjung khususnya kepada konsumen yang sudah datang dan melakukan pemesanan pembelian. Kami mendapat respon yang begitu baik, terutama pada enam varian baru Fighter yang kami luncurkan,” ujar Dony Hermawan, Head of PR & CSR KTB mengumumkan rekor pencapaian Mitsubishi FUSO di GIIAS 2019 dalam keterangan resminya, Senin (29/7/2019).

Wuling Motors Raih 1.608 SPK

Wuling Motors yang baru saja merayakan dua tahun eksistensinya di pasar domestik Indonesia juga menjadi salah satu peserta GIIAS 2019 yang berhasil pulang sambil tersenyum. Tahun ini Wuling Motors berhasil meraih banyak sekali prestasi yang membanggakan di pameran Gaikindo.

Mulai dari prestasi Favorite Car Visitor Choice Most Driven Car yang berhasil diraih Almaz dengan inovasi Wuling Indonesian Command (WIND), hingga torehan pemesanan unit hingga 1.608 SPK.

“Kami berterima kasih atas antusiasme pengunjung selama berlangsungnya GIIAS 2019 dan sambutan hangat terhadap varian terbaru Almaz dengan WIND dan konfigurasi 7-seater. Hal ini tergambar dari angka peserta test drive dan pemesanan yang meningkat, ditambah lagi predikat yang diberikan pada medium SUV kami. Tentunya kami akan terus menghadirkan inovasi terdepan melalui produk dan layanan bagi pelanggan sejalan dengan semangat Drive For A Better Life,” jelas Dian Asmahani, Senior Brand Manager Wuling Motors.

Almaz mendominasi total jumlah pemesanan dengan angka SPK 827 unit. Tipe yang paling diminati adalah Almaz Exclusive 7-seater.

Kemudian ada seri Confero yang mencatatkan SPK sebanyak 425 unit dengan Confero sebagai favorit. Lalu diikuti oleh seri Cortez sebesar 339 unit, dimana Cortez CT sebagai varian yang paling dicari. Terakhir, pemesanan Formo tercatat di angka 17 unit.

Glory 560 Sumbang Penjualan Tertinggi DFSK

Masih dari merek mobil asal China, DFSK yang tahun ini memperkenalkan SUV barunya, Glory 560. Pada pameran GIIAS 2019 update penjualan hingga Jumat (26/7/2019) sudah mengantongi 380 SPK. 

Dari angka tersebut, Glory 560 jadi penyumbang penjualan terbanyak, meski tidak disebutkan secara detail.Menurut CO-CEO PT Sokonindo Automobile, Alexander Barus, target mereka selama ikut pameran GIIAS 2019 mencapai 700 unit mobil.

“Ini yang kemarin, hari ini belum ada laporannya, saya kira sampai besok bisa sampai 650 unit terjual, karena hari Sabtu dan Minggu banyak pengunjung yang datang ke GIIAS,” ujar Alexander Barus.

Ditambahkan olehnya, Glory 560 laris tanpa embel-embel promo. Murni karena memang konsumen sangat menginginkan model SUV yang canggih tapi harganya bersahabat.

“Untuk yang Glory 560 tidak ada diskon, harga sudah kita tekan, bayangkan saja harga Rp 239 juta dengan fitur seperti itu sudah tidak bisa lagi kita kasih diskon,” pungkasnya.

Nah, buat kalian yang sudah beli mobil baru, mobil bekasnya iklanin disini aja, dijamin cepat laku! (Z)

Toyota Gelar Yaris Beats Corner di 3 Kota Indonesia

0

Jakarta – Usai memperkenalkan Yaris Rhytm di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS ) 2019 yang baru saja berakhir pekan kemarin, PT Toyota Astra Motor (TAM) langsung menggeber acara Yaris Beats Corner.

Mengusung tema 'Sound of Excitement', acara ini akan berlangsung di Tangerang, Surabaya, dan Jakarta. 

Jadwal lengkapnya 31 Juli – 4 Agustus 2019 di AEON Mall, BSD City. 21-25 Agustus 2019 di Tunjungan Plaza Surabaya, dan pada 16-22 September 2019 di Central Park Jakarta. 

Dan puncak acara berlangsung di bulan Desember 2019 pada penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project (DWP).

Di Yaris Beats Corner: 'Sound of Excitement', Toyota bakal menampilkan sejumlah unit Yaris yang sudah dimodif dengan konsep memberikan ruang perlengkapan DJ di dalam kabinnya. Seperti Yaris Rhytm yang ada di GIIAS kemarin.

“Kami sengaja mengedepankan tema Sound of Excitement karena musik adalah sarana yang paling digemari kaum millenial dalam mewujudkan kebahagiaan mereka, dan ini selaras dengan konsep Yaris yang selalu mengedepankan Fun to Drive bagi penggunanya,” kata Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto.

Nantinya di acara Yaris Beats Corner ‘Sound of Excitement’ ini, TAM akan menyediakan hadiah seperti voucher digital money senilai 1 juta rupiah kepada 50 orang pertama yang mengisi Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) di setiap event Yaris Beats Corner. 

Juga ada promo special rate dan paket trade-in yang melakukan pembelian dengan uang muka muka 25 persen. 

“Kami menyiapkan berbagai kegiatan dan kejutan yang akan memberi sensasi menyenangkan kepada peserta Yaris Beats Corner: 'Sound of Excitement.' Kami akan tawarkan berbagai kegiatan promo untuk memudahkan pengunjung dalam memiliki Yaris model terbaru,” tutup Soerjo.

Mau ikutan modif tapi belum punya mobil Yaris-nya? Buru-buru deh klik link ini. (Z)

Terjebak Macet, Presdir Honda Naik Alat Ini Sampai Tengah Panggung

0

Jakarta – Ada hal menarik saat pembukaan booth Honda di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Kamis lalu (18/7/2019).

Sebuah video diputar di giant screen menceritakan Takehiro Watanabe, Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor (HPM) sedang berada dalam mobil Honda dalam keadaan gusar. Takehiro harus menyampaikan pidato pembukaan, namun dia sedang terjebak dalam antrian kendaraan yang hendak masuk pameran.

Ia pun (Takehiro) memutuskan untuk turun dari mobilnya dan melanjutkan perjalanan dengan sebuah alat yang mirip dengan otopet. 

Alat ini juga yang mengantarkan orang nomor satu di Honda Prospect Motor ini meliuk-liuk di parkiran gedung ICE BSD hingga sampai di tengah-tengah panggung tepat waktu dan langsung menyampaikan pidatonya.

Honda Transcooter menjadi inovasi alat tranportasi menyenangkan yang diperkenalkan HPM di GIIAS 2019 (Foto: ZIe) 

“Bagi Honda, menghadirkan kesenangan, semangat dan nilai-nilai baru kepada masyarakat dan konsumen melalui teknologi terdepan merupakan komitmen Honda yang diwakili dalam tema tahun ini. Berbagai mobil, teknologi dan aktivitas yang ditampilkan di booth Honda juga menggambarkan karakter Honda yang mencakup inovatif, sporty, ramah lingkungan dan membawa kesenangan untuk mobilitas manusia,” ucap Watanabe dalam sambutannya di panggung utama booth Honda pameran GIIAS 2019. 

Dan video tersebut menjadi gambaran nyata ucapan Takehiro Watanabe, bagaimana teknologi Honda saat ini selalu memberikan sebuah solusi dalam permasalahan sekaligus membawa kesenangan dalam kehidupan Anda.  

Transcooter, demikian Honda menamakan produk inovasinya tersebut.  Alat ini merupakan sebuah skuter elektrik yang dikembangkan oleh Honda Motor China Technology Co. Ltd sebagai perangkat mobilitas personal yang lebih fleksibel dan ramah lingkungan. 

Honda Transcooter dilengkapi dengan sebuah motor listrik dengan besaran daya 250W dan baterai berkapasitas 24V. Alat ini bisa melaju hingga kecepatan maksimal 20km/jam dengan jarak tempuh maksimal dalam kondisi baterai full hingga 10km. Sementara kekuatan menerima bebannya mencapai 100kg.

“Honda Transcooter merupakan perangkat mobilitas personal bertenaga listrik yang mudah dilipat, disimpan dan di charge di dalam mobil,” jelas Watanabe dalam presentasinya.

Dimensi kecil Honda Transcooter dalam kondisi terlipat, mudah dibawa kemana-mana (Foto: Zie)

Dimensinya yang kecil membuat Honda Transcooter menjadi alat transportasi yang fleksibel dibawa kemana-mana. Ukurannya hanya 314mm × 460mm dengan berat hanya 10kg, saat dilipat, dengan mudah bisa dimasukkan ke bagasi mobil. 

Bagaimana? Menyenangkan bukan kalau punya Honda Transcooter? Sayang, skuter listrik mungil ini belum dijual di Indonesia. HPM hanya sebatas memperkenalkannya saja disini.

Tapi kalau mau cari-cari kendaraan Honda, khususnya mobil Honda bekas yang selalu bikin senang hati pemiliknya, langsung saja masuk kesini. (Z)

Hilangkan Persepsi Negatif, Komunitas Ini Gelar Ceramah Rayakan HUT ke-3

0

Jakarta – Biasanya ulang tahun komunitas motor maupun mobil berisi agenda touring atau melakukan bakti sosial serta kegiatan-kegiatan positif lainnya. Tapi untuk komunitas yang satu ini sedikit berbeda.

Adalah Riders King Wartend Fatmawati (RKWF), sebuah komunitas pengguna motor Yamaha RX King yang rencananya bakal menggelar perayaan ulang tahun ke-3 dengan mengusung tema “RX King Hijrah” pada hari Jumat, 2 Agustus 2019 mendatang. 

“Perayaan ulang tahun kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Kami ingin merubah persepsi masyarakat yang selama ini menggangap komunitas RX King kurang baik. Dengan mengangkat “RX King Hijrah”, kami berharap persepsi itu bisa berubah secara perlahan,” ungkap Amirudin, Ketua Umum RKWF saat rapat persiapan ulang tahun ke-3 RKWF di Masjid Al I’tishom, Cipete Selatan Jakarta Selatan.

Ungkapan 'hijrah' ini memang bukan cuma sekadar slogan belaka. Kini dalam setiap kegiatannya, RKWF selalu memaksimalkan fungsi Masjid sebagai  tempat berkumpul, berdiskusi dan aktifitas dakwah. Mereka juga fokus pada pembinaan member komunitas dalam kegiatan keagamaan.

Dan tahun ini, tepat RKWF menginjak usia 3 tahun, mereka bekerjasama dengan Pihak Kepolisian, Ulama dan Aparat Pemerintah bermaksud menyajikan konten acara mulai dari ceramah agama dari Ustad Tile yang sedang viral dengan metode komunikasi yang tidak terlalu serius (Jenaka) namun sangat berisi. 

Kemudian dilanjut dengan santunan kepada anak yatim dimana dana santunan tersebut diperoleh dari hasil urunan dan donasi member RKWF. 

RKFW juga akan mendeklarasikan Road Safety dari seluruh anggota pengguna RX King yang hadir bersama Kapolsek Cilandak, KomPol. Drs. Kasto SP.d sebagai bagian dari pelaksanaan kampanye road safety yang digaungkan Korlantas Polri selama ini.

“Kami akan terus mengajak, menuntun dan mengarahkan member RKFW dan para pecinta Yamaha RX King lainnya dengan berbagi kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” tutup H. Edex Zainudin Mursyid, SE, Penasehat RKWF.

Nah, kira-kira Yamaha RX King tahun berapa sih yang masih banyak dijual di OLX.co.id? Langsung cek disini saja. (Z)

Emak-Emak, Jangan Lupa Fungsi Lampu Sein yang Benar dan Tepat Ya!

0

Lampu sein, pasti OLXer sering mendengar nama tersebut. Tentu saja, ini karena lampu sein atau turn signal jadi perangkat wajib yang ada pada mobil maupun sepeda motor.

Hanya saja, tak sedikit pengendara banyak menyepelekan keberadaan lampu sein. Salah satunya, membiarkan lampu sein mati dan ada juga yang sengaja tidak memasang lampu sein, dan mengganti warna bohlam lampu sein.

Padahal, tidak memasang atau mengganti warna lampu sein bisa saja kena sanksi tilang dan denda yang tercatat dalam Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 mengacu pada Undang-undang nomor 22 tahun 2009 pasal 48 ayat 3 tentang sistem lampu dan alat pemantul cahaya.

Nah balik lagi soal lampu sein nih OLXer. Lampu ini wajib digunakan karena jadi tanda peringatan ketika pengemudi mobil dan motor akan berbelok. Jangan pula pengemudi seperti emak-emak pengendara motor yang kerap pasang sein ke kiri justru belok ke kanan.

Tak hanya di persimpangan, ketika hendak menyusul atau mengubah jalur, ada juga perlu menggunakan lampu sein agar kendaraan di belakang atau depan dapat mengetahui keberadaan kita.

Sebaliknya, jika tidak menggunakan lampu sein ketika berbelok atau berpindah jalur, maka bisa menyebabkan pengendara lain celaka karena salah pengertian.

Perlu dicatat, penggunaan lampu sein pada kendaraan sudah tertuang dalam UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pasal 112 ayat 1, yang berbunyi:

“Pengemudi Kendaraan yang akan berbelok atau berbalik arah wajib mengamati situasi Lalu Lintas di depan, di samping, dan di belakang Kendaraan serta memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan”.

Namun begitu, sesuai pasal 112 ayat  2 menyebutkan, pengemudi kendaraan yang akan berpindah lajur atau bergerak ke samping wajib mengamati situasi lalu lintas di depan, di samping, dan di belakang kendaraan serta memberikan isyarat.

Adapun jika berada di persimpangan jalan, sesuai pasal 112 ayat 3, pada persimpangan jalan yang dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APIL) pengemudi dilarang langsung belok kiri, kecuali memang ada tanda rambu lalu lintas.

Sedangkan denda yang melanggar pasal 112 ini sesuai dengan yang ditentukan pada pasal 294 dan 295 UU 22 tahun 2009 yang berbunyi:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang akan membelok atau berbalik arah, tanpa memberikan isyarat dengan lampu penunjuk arah atau isyarat tangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 112 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu”. (Her)