Senin, September 28, 2026
Beranda blog Halaman 171

Sebelum Beli, Cek Dulu Kelebihan dan Kekurangan BYD M6

Sebelum beli BYD M6, cek dulu kelebihan dan kekurangannya. Ulasan lengkap desain, fitur, kenyamanan, dan catatannya.

OLX News – Nama BYD M6 belakangan makin sering muncul dalam perbincangan pencinta otomotif Indonesia. Sebagai MPV listrik, mobil ini bukan cuma menawarkan bebas emisi, tapi juga membawa citra modern, futuristik, dan ramah keluarga.

Namun, sebelum memutuskan membeli, penting untuk melihatnya secara lebih objektif. Bukan hanya kelebihannya, tapi juga kekurangannya. Berikut ulasan ringkasnya.

Kelebihan BYD M6

Sebagai MPV listrik yang menyasar pasar keluarga modern, BYD M6 membawa sejumlah keunggulan yang cukup menonjol. Di antaranya, yaitu.

1. Desain Modern dan Gagah

Dari tampilan luar, BYD M6 langsung memberi kesan mobil masa depan. Garis bodinya tegas, proporsinya besar, dan detail desain naganya terlihat rapi.

Kesan futuristik yang berpadu dengan aura gagah membuatnya cocok bagi pengguna yang ingin MPV keluarga tanpa terlihat “tua”.

2. Kabin Super Luas dan Nyaman

Masuk ke dalam kabin, keunggulan BYD M6 semakin terasa. Ruang interiornya sangat lega, baik untuk penumpang depan maupun baris belakang. Ini menjadikannya ideal untuk keluarga besar, perjalanan jauh, atau pengguna yang sering membawa banyak penumpang. Legroom dan headroom yang lapang membuat perjalanan terasa lebih santai, bahkan saat mobil terisi penuh.

Alasan Membeli BYD M6 dan Update Harga Terbarunya

3. Fitur Hiburan yang Canggih

BYD M6 juga sudah dibekali layar sentuh besar yang menjadi pusat kendali hiburan dan informasi. Dukungan Apple CarPlay dan Android Auto memudahkan koneksi smartphone, baik untuk navigasi, musik, maupun komunikasi. Bagi pengguna yang terbiasa dengan ekosistem digital, fitur ini jelas menambah kenyamanan dan kesan modern saat berkendara.

4. Fitur Keselamatan Berlimpah

Soal keselamatan, BYD M6 tidak bisa dianggap remeh. Mobil ini dilengkapi sistem ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) yang membantu pengemudi dalam berbagai situasi serta 6 airbag untuk perlindungan penumpang.

Kehadiran fitur-fitur ini penting, terutama bagi mobil keluarga karena memberikan rasa aman lebih baik dalam penggunaan sehari-hari maupun perjalanan jauh.

5. Teknologi Baterai Blade Berpaten yang Ultra-Aman

Salah satu nilai jual BYD M6 adalah baterainya. BYD M6 menggunakan Blade Battery berpaten yang dirancang dengan standar keselamatan tinggi.

Dalam berbagai uji ekstrem, termasuk penetrasi paku, baterai ini tidak memicu api atau asap dan tetap berada pada suhu relatif stabil. Sel baterainya juga terbukti tahan diremukkan, ditekuk, dipanaskan, hingga diisi daya berlebih tanpa menyebabkan kebakaran atau ledakan.

Keunggulan ini membuat BYD M6 unggul bukan hanya dari sisi teknologi, tetapi juga dari aspek keamanan.

 

BYD M6

Kekurangan BYD M6

Meski menawarkan banyak keunggulan, BYD M6 tetap memiliki beberapa catatan yang perlu kamu pertimbangkan. Kekurangan ini memang tidak selalu krusial, tetapi bisa berpengaruh pada kenyamanan dan pengalaman berkendara jangka panjang.

1. Pedal Rem yang Kurang Ergonomis

Salah satu catatan yang cukup sering muncul adalah posisi pedal rem yang lebih tinggi dari pedal gas. Bagi sebagian pengemudi, hal ini bisa menimbulkan rasa kurang nyaman, terutama saat berkendara lama atau di kondisi macet. Walau mungkin bisa diatasi dengan adaptasi, faktor ergonomi tetap penting untuk dipertimbangkan sejak awal.

2. Kualitas Sistem Audio Kurang Impresif

Meskipun sudah tersemat 6 speaker, kualitas audio BYD M6 dinilai belum terlalu istimewa. Suaranya masih terasa kurang jernih dan kurang “hidup” bagi pengguna yang gemar mendengarkan musik dengan detail. Untuk sebagian orang ini bukan masalah besar, tetapi bagi penikmat audio, mungkin perlu upgrade tambahan.

Mana yang Paling Unggul, Hyundai Ioniq 5 atau BYD M6?

3. Ground Clearance Kurang Tinggi

Dibandingkan MPV sekelas Toyota Innova Zenix, ground clearance BYD M6 terbilang lebih rendah. Imbasnya, pengemudi perlu lebih berhati-hati saat melewati polisi tidur, jalan bergelombang, atau akses yang kurang rata. Bagi pengguna di perkotaan mungkin tidak terlalu mengganggu, tetapi di daerah dengan kontur jalan yang beragam, hal ini patut menjadi pertimbangan.

BYD M6 memang menawarkan banyak keunggulan, terutama dari sisi desain, kenyamanan, dan fitur keselamatan. Namun, beberapa kekurangannya juga perlu dipertimbangkan sebelum membeli. Kalau kamu tertarik mencari unit BYD M6 dengan harga terbaik, segera cek pilihan menarik di OLX dan temukan penawaran yang sesuai kebutuhan.

4 Alasan Kenapa Mitsubishi Destinator Jadi Incaran Kaum Hawa dan Keluarga Modern

0

Rifat Sungkar ungkap rahasia Mitsubishi Destinator. Ini adalah beberapa alasan Mitsubishi Destinator disukai perempuan dan keluarga modern. Dari posisi duduk ala apartemen hingga fitur theater seat yang bikin keluarga anti-repot. Simak ulasannya.

OLX News – Tren otomotif di Indonesia terus bergerak dinamis. Jika dulu sedan menjadi primadona, kini jalanan didominasi oleh kendaraan dengan ground clearance tinggi alias SUV. Perubahan ini bukan tanpa alasan, melainkan bentuk adaptasi terhadap kondisi lingkungan dan jalanan di Indonesia yang memiliki curah hujan tinggi dan kontur jalan beragam.

Dalam acara touring FORWOT (Forum Wartawan Otomotif Indonesia), Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, Rifat Sungkar, hadir dan membedah secara mendalam mengenai kehadiran Mitsubishi Destinator. Ia menyoroti bagaimana model SUV terbaru ini dirancang khusus untuk menjawab kegelisahan kaum hawa dan kebutuhan keluarga modern yang menginginkan kendaraan tangguh namun tetap praktis.

Baca Juga:

Review Mitsubishi Destinator: “Car of the Year 2025” yang Ternyata Asyik Buat Harian!

Berikut adalah 4 alasan utama mengapa Mitsubishi Destinator diprediksi bakal menjadi favorit baru, terutama bagi pengemudi wanita dan keluarga.

1. Evolusi Desain: Analogi Rumah vs Apartemen

Impresi Mitsubishi Destinator

Salah satu poin menarik yang disampaikan Rifat adalah perubahan desain mobil dari zaman dulu hingga sekarang yang diibaratkan seperti hunian.

Mobil lawas (sedan) diibaratkan seperti rumah tapak zaman dulu, tanahnya luas tapi bangunannya rendah (flat). Akibatnya, posisi kaki pengemudi harus menjulur jauh ke depan karena posisi duduk yang rendah. Hal ini membuat dimensi mobil menjadi sangat panjang dan sering kali menyulitkan pengemudi wanita dalam memperkirakan ujung kendaraan.

Sebaliknya, Mitsubishi Destinator mengadopsi konsep layaknya “apartemen”, ramping namun tinggi.

“Jadi compact, posisinya tuh semuanya compact. Kita kan bisa lempangin kaki (posisi duduk tegak seperti di kursi). Nah, secara otomatis sebetulnya posisi duduk itu jadi tinggi, tapi semuanya jadi dekat. Karena steering otomatis jadi dekat, pedal jadi dekat,” ujar Rifat Sungkar, Jumat (29/1/2026).

Posisi duduk yang ergonomis ini membuat pengemudi merasa lebih percaya diri karena kendali kendaraan terasa lebih dalam jangkauan.

2. Visibilitas Kap Mesin: Solusi “Size Anxiety”

Impresi Mitsubishi Destinator

Masalah klasik yang sering dihadapi pengemudi wanita saat membawa SUV adalah rasa takut karena ukuran kendaraan yang besar (size anxiety). Mereka sering merasa kesulitan mengukur ujung depan mobil.

Mitsubishi Destinator menjawab masalah ini dengan desain kap mesin yang flat. Rifat menegaskan bahwa meskipun mobil ini compact, pengemudi bisa melihat ujung kap mesin dengan jelas dari balik kemudi.

“Kap mesinnya Destinator tuh bener-bener flat, kita bisa lihat. Jadi kalau suka orang gak pede sama yang aduh hidungnya udah di mana ya… Terutama cewek-cewek, ini tuh punya patokan,” tambah Rifat.

Fitur desain ini memberikan rasa aman dan menjadikan Destinator sebagai Lightweight SUV yang easy-going. Ini sejalan dengan tren emansipasi di mana wanita ingin tampil keren dan mandiri dengan menyetir SUV, tanpa harus merasa terintimidasi oleh ukuran kendaraan.

3. Mesin 1.5 Turbo: Efisien tapi Bertenaga

Impresi Mitsubishi Destinator

Beralih ke sektor dapur pacu, Rifat menyebut mesin yang tertanam di Destinator sebagai salah satu kombinasi terbaik untuk bodinya. Mengusung mesin 1.500 cc turbo, mobil ini menawarkan efisiensi bahan bakar untuk pemakaian harian, namun tetap menyimpan tenaga besar saat dibutuhkan.

Bagi keluarga, ini adalah solusi ideal. Mobil keluarga sering kali bermasalah saat diisi muatan penuh. Mesin kecil sering kali “ngos-ngosan”, sementara mesin besar boros bahan bakar. Teknologi turbo pada Destinator menjembatani keduanya: irit saat santai, bertenaga saat dipacu.

Baca Juga:

Menguak Kehebatan Mesin Turbo Mitsubishi Destinator: Kencang, Irit, dan Nyaman untuk Keluarga Indonesia!

4. Konsep “Theater Seat” Minimalkan Drama Keluarga

Keunggulan Mitsubishi Destinator

Mitsubishi Destinator hadir sebagai SUV 3 baris yang ramah keluarga. Salah satu fitur unik yang disorot Rifat adalah pengaturan kursi dengan konsep Theater Seat.

Artinya, posisi kursi baris kedua lebih tinggi dari baris pertama, dan baris ketiga lebih tinggi dari baris kedua. Apa fungsinya? Agar semua penumpang memiliki visibilitas ke depan yang baik.

“Theater seat tuh meminimalisir konflik di dalam perjalanan. Soalnya yang udah-udah duduk tengah duduk belakang selalu pengen liat depan, geser kiri geser kanan… Tapi (dengan theater seat) masih ada vision ke depannya. So that’s why untuk keluarga itu gak problem,” jelas suami dari Sissy Priscillia tersebut.

Tren SUV Compact di Indonesia

Melansir data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), tren penjualan SUV di Indonesia memang terus menunjukkan grafik positif dalam lima tahun terakhir, menggerus pasar MPV murni. Konsumen kini lebih cerdas memilih kendaraan yang “tahan banting” terhadap banjir dan jalan rusak, namun tetap nyaman dan muat banyak.

Kehadiran Mitsubishi Destinator mengisi celah manis antara Compact SUV 5-seater dan Medium SUV bongsor. Ia menawarkan kemudahan akses (tanpa perlu footstep tinggi) seperti mobil kecil, namun dengan utilitas dan daya angkut layaknya mobil besar.

Dengan kombinasi visibilitas yang ramah bagi pengemudi wanita dan kabin yang dirancang untuk kenyamanan seluruh anggota keluarga, tidak heran jika Rifat Sungkar menjagokan model ini sebagai idola baru di garasi keluarga Indonesia. (Z)

Borong 9 Penghargaan Bergengsi, Hyundai All-New SANTA FE Beri Sinyal Kejutan Baru

Hyundai All-New SANTA FE raih 9 penghargaan global dan nasional. Diakui sebagai SUV terbaik, Hyundai kini siapkan evolusi terbaru. Simak infonya.

OLX News – Membeli mobil di segmen premium bagi konsumen usia matang bukan sekadar soal gengsi, melainkan pembuktian kualitas dan fungsionalitas. Hal inilah yang berhasil dibuktikan oleh Hyundai melalui SUV andalannya, All-New SANTA FE.

Sejak meluncur pada akhir 2024, mobil ini tidak henti-hentinya mengumpulkan pengakuan dari berbagai institusi kredibel.

Baca Juga:

Hyundai Borong Dua Penghargaan di What Car? Awards 2026, SANTA FE dan IONIQ 6 N Jadi Sorotan

Tercatat, total sembilan penghargaan bergengsi dari tingkat nasional hingga global berhasil dikantongi, menjadikannya salah satu SUV paling “berprestasi” di pasaran saat ini.

Rentetan penghargaan ini bukan tanpa alasan. Mulai dari gelar Seven-Seat SUV of the Year dari What Car? Awards 2026, hingga pengakuan sebagai Supreme Winner di ajang Women’s Worldwide Car of the Year (WWCOTY) 2025, membuktikan bahwa All-New SANTA FE mampu menjawab kebutuhan pengemudi modern secara menyeluruh.

All-New Hyundai SANTA FE

Di dalam negeri, media otomotif seperti GridOto dan OTOMOTIF juga menobatkannya sebagai The Best Large SUV dan Rookie of the Year pada tahun 2025. Penghargaan ini menjadi validasi bahwa kombinasi desain kotak yang tegas, performa mesin, hingga efisiensi bahan bakar mobil ini sangat relevan dengan kondisi jalanan dan selera konsumen Indonesia.

Bagi para pemimpin keluarga dan profesional, jaminan kualitas ini tentu memberikan ketenangan pikiran. Apalagi, Hyundai melengkapinya dengan layanan purna jual mumpuni, seperti garansi baterai hingga 8 tahun dan fitur konektivitas Hyundai Bluelink.

Namun, Hyundai tampaknya tidak ingin berpuas diri. Di tengah kesuksesan ini, pabrikan asal Korea Selatan tersebut justru memberikan sinyal kuat mengenai pembaruan yang akan segera hadir untuk menjaga momentum positif tersebut.

Baca Juga:

All-New Hyundai SANTA FE, SUV 7-Seater yang Dirancang untuk Keluarga Modern Indonesia

Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer Hyundai Motors Indonesia, menjelaskan bahwa penerimaan pasar yang luar biasa ini menunjukkan adanya pergeseran selera konsumen yang kini mencari kendaraan berkarakter kuat.

Ia pun memberikan bocoran menarik mengenai langkah Hyundai selanjutnya. “Dalam waktu dekat, Hyundai akan menghadirkan evolusi terbaru dari All-New SANTA FE sebagai bagian dari komitmen kami untuk terus menjawab kebutuhan konsumen yang semakin dinamis,” ungkap Fransiscus. Pernyataan ini tentu menjadi kabar menarik bagi Anda yang sedang mengincar SUV premium yang siap mendukung mobilitas tinggi harian maupun perjalanan bisnis. (Z)

Tak Lagi Waswas Saat Hujan Deras, Rahasia LEPAS L8 Tetap Tenang Terjang Genangan Air

0

Musim hujan sering bikin cemas? Simak bagaimana desain LEPAS L8 sanggup melewati genangan air hingga 600 mm dengan aman tanpa merusak sistem kelistrikan.

OLX News – Bagi kita yang sering berkendara di kota-kota besar Indonesia, musim hujan sering kali membawa tantangan tersendiri. Salah satu yang paling membuat pusing adalah genangan air yang muncul tiba-tiba di ruas jalan utama. Bagi pemilik mobil, terutama kendaraan listrik, pertanyaan besarnya selalu sama: “Aman tidak ya kalau lewat sini?”

Menjawab kekhawatiran tersebut, LEPAS L8 hadir dengan rancangan yang memang disiapkan untuk menghadapi realitas jalanan di tanah air. SUV ini memiliki kemampuan melewati genangan air (water wading depth) hingga ketinggian 600 mm. Angka ini termasuk salah satu yang tertinggi di kelasnya, memberikan rasa percaya diri ekstra saat cuaca sedang tidak bersahabat.

Tantangan saat melewati air bukan hanya soal seberapa dalam genangannya, tapi seberapa besar tekanan air yang menghantam kolong mobil. Jika tidak dirancang dengan baik, hantaman air bisa merusak komponen sensitif.

LEPAS L8 menggunakan pendekatan desain yang berbeda. Bagian bawah mobil ini dibuat sedemikian rupa agar bisa mengalirkan dan membagi tekanan air ke sisi samping saat mobil bergerak. Jadi, air tidak langsung menghantam area baterai atau kabel-kabel utama secara keras. Arga Simanjuntak, perwakilan dari LEPAS Indonesia, menyebutkan bahwa ketangguhan ini tujuannya satu: agar pengemudi tetap merasa rileks meski situasi di luar sedang tidak terduga.

Baca juga:

Menikmati Liburan Mandiri nan Elegan, LEPAS L8 Ubah Definisi Perjalanan Lewat Fitur V2L

Perlindungan Baterai Lapis Ganda

Lepas L8

Sebagai mobil dengan teknologi energi baru, keamanan baterai tentu jadi prioritas. Baterai pada LEPAS L8 diletakkan di posisi yang strategis dan dibungkus dengan pelindung khusus. Tidak main-main, standar perlindungan yang digunakan adalah IP68 dan IPX9K.

Artinya, sistem baterai tersebut sudah kedap air dan debu dengan standar yang sangat ketat. Isolasi yang kuat memastikan listrik tetap aman meski mobil harus berada di dalam air dalam durasi tertentu. Dengan begitu, sistem penggerak tetap bisa bekerja stabil tanpa gangguan arus pendek.

Baca juga:

LEX Platform Hadirkan Pengalaman Seperti Private Lounge di LEPAS L8 untuk Perempuan Modern

Menyesuaikan dengan Kondisi Indonesia

Kita tahu bahwa curah hujan di Indonesia bisa sangat ekstrem. Sering kali genangan air muncul di titik-titik yang tidak bisa kita hindari saat pulang kantor atau menjemput keluarga. Desain mobil ini mencoba memahami kebutuhan tersebut.

Kemampuan melewati air hingga 600 mm ini membuat LEPAS L8 menjadi teman perjalanan yang bisa diandalkan. Anda tidak perlu sering-sering berhenti atau putar balik hanya karena melihat genangan air yang tingginya masih di bawah lutut orang dewasa.

Melalui kombinasi desain fisik yang cerdas dan perlindungan baterai yang mumpuni, mobil ini membuktikan bahwa kendaraan modern pun bisa diajak “bekerja keras” tanpa menghilangkan sisi elegan dan kenyamanannya. Bagi para profesional yang butuh mobilitas tanpa banyak drama, fitur ini tentu menjadi pertimbangan yang sangat masuk akal. (DF)

Pangkas Waktu Inden, GAC Indonesia Genjot Produksi Jelang Imlek dan Lebaran

GAC Indonesia memastikan stok AION Y Plus hingga Hyptec HT aman jelang Imlek dan Lebaran. Warga Jabodetabek bisa menerima unit dalam 2 hari setelah pelunasan.

OLX News – Momen perayaan besar seperti Imlek dan Lebaran biasanya menjadi waktu tersibuk bagi industri otomotif karena tingginya permintaan kendaraan baru untuk kebutuhan mobilitas keluarga.

Menjawab tantangan tersebut, GAC Indonesia mengambil langkah strategis dengan meningkatkan kapasitas produksinya secara signifikan di awal tahun 2026 ini.

Baca Juga:

Dengar Suara Konsumen, AION UT Rakitan Lokal Kini Punya Ban Serep

Pabrikan memastikan ribuan unit kendaraan listrik siap didistribusikan kepada konsumen tanpa perlu melewati proses inden yang menyita waktu.

Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian bagi konsumen yang ingin menggunakan mobil barunya tepat waktu saat momen Hari Raya tiba.

Kabar baiknya, GAC Indonesia menerapkan sistem yang sangat efisien bagi pembeli yang sudah menyelesaikan proses administrasi. Konsumen yang telah melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dan pelunasan akan langsung mendapatkan alokasi nomor motor listrik serta Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) lansiran tahun 2026.

GAC Indonesia Genjot Produksi
Mobil GAC siap dikirim ke konsumen.JPG

Khusus bagi Anda yang berdomisili di wilayah Jabodetabek, GAC memberikan jaminan kecepatan pengiriman yang cukup berani, yakni unit akan sampai di rumah maksimal dua hari kerja setelah pelunasan.

Sistem ini menggunakan prinsip first come, first served, jadi siapa cepat, dia dapat menikmati mobil impian lebih awal.

Kesiapan stok ini mencakup seluruh lini produk andalan GAC, mulai dari AION Y Plus, AION V, AION UT, hingga model premium Hyptec HT.

Strategi ini juga menjadi modal kuat GAC Indonesia dalam menyambut gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 pada 5-15 Februari mendatang.

Di pameran yang bertempat di JIExpo Kemayoran tersebut, GAC yang menempati Hall A Booth A10 tidak hanya memamerkan unit ready stock, tetapi juga akan memberikan kejutan dengan memperkenalkan produk baru berkapasitas 7 penumpang.

Baca Juga:

Komitmen Terbayar Tuntas! Puluhan AION UT Rakitan Lokal Mulai Diterima Konsumen

Kehadiran model 7-seater ini tentu sangat dinantikan, mengingat karakter konsumen Indonesia yang gemar bepergian bersama keluarga besar.

Mengusung tema “Driven for Excitement”, GAC Indonesia ingin memastikan bahwa antusiasme pengunjung di IIMS nanti tidak berujung pada kekecewaan akibat waktu tunggu yang lama.

Dengan kapasitas produksi yang sudah ditingkatkan dan harga yang pasti sejak awal transaksi, konsumen bisa merasa lebih aman dan tenang.

Ini adalah bentuk komitmen nyata GAC untuk memberikan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang praktis, transparan, dan bebas rasa khawatir di tengah padatnya permintaan pasar nasional. (Z)

NMAX Turbo vs NMAX Biasa, Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Worth It?

0

Perbedaan NMAX Turbo dan NMAX biasa meliputi mesin, akselerasi, fitur Y-Shift, hingga kelengkapan. Simak sebelum beli.

OLX News – Siapa bilang “Turbo” cuma buat mobil balap? Yamaha baru saja menggebrak pasar otomotif dengan merilis NMAX Turbo.

Kehadirannya langsung memicu perdebatan di kalangan pecinta skutik bongsor: apakah embel-embel “Turbo” ini cuma sekadar gimik pemasaran atau memang membawa perubahan revolusioner dari model Nmax sebelumnya?

Mari kita bongkar perbedaan NMAX Turbo dan NMAX biasa lebih lanjut.

Perbedaan NMAX Turbo dan NMAX Biasa

Meskipun sekilas terlihat serupa, teknologi yang tertanam di balik mesin NMAX Turbo jauh berbeda dengan generasi pendahulunya. Berikut adalah poin-poin utamanya:

1. Sistem Transmisi: YECVT vs CVT Konvensional

Perbedaan antara NMAX Turbo dan NMAX biasa yang paling mendasar ada di sistem transmisinya.

NMAX Turbo sudah memakai Yamaha Electric Continuously Variable Transmission (YECVT). Sedangkan NMAX biasa masih menggunakan CVT konvensional.

YECVT ini bukan sekadar pengganti CVT, tapi sistem elektrik yang terintegrasi langsung dengan mesin Blue Core VVA. Hasilnya, respons motor lebih presisi, akselerasi lebih instan, dan sensasi berkendaranya terasa lebih “hidup”.

Baca Juga:

Intip Cara Kerja Dan Komponen YECVT Nmax Turbo

2. Tenaga dan Torsi Mesin

Secara tenaga, keduanya memang terlihat mirip, tapi ada detail penting.

NMAX Turbo menghasilkan

  • Tenaga maksimal 11,3 kW / 8.000 rpm
  • Torsi maksimal 14,2 Nm / 6.500 rpm

Sementara NMAX biasa:

  • Tenaga maksimal 11,3 kW / 8.000 rpm
  • Torsi maksimal 13,9 Nm / 6.500 rpm

Dari kedua angka di atas, ada kenaikan torsi sekitar 0,3 Nm pada NMAX Turbo. Angkanya memang kecil, tapi efeknya terasa saat tarikan awal, menyalip, dan melewati tanjakan.

3. Akselerasi: Lebih Gesit di Berbagai Kondisi

Berdasarkan pengujian internal Yamaha, NMAX Turbo unggul dalam hal akselerasi. Dalam 0–100 meter, NMAX Turbo menghasilkan angka 7,2 detik, sedangkan NMAX biasa menghasilkan 7,43 detik.

Pada jarak 200 meter, NMAX Turbo teruji lebih cepat, dengan selisih posisi 9,2 meter di depan. Tanjakan 10 derajat, 150 meter, hasilnya NMAX Turbo: 11,73 detik dan NMAX biasa: 12,33 detik.

Bahkan di tanjakan, NMAX Turbo bisa unggul hingga 9,9 meter lebih depan. Ini menegaskan bahwa teknologi YECVT dan torsi tambahan benar-benar berpengaruh dalam penggunaan harian.

4. Fitur Andalan: Y-Shift ala “Turbo”

Salah satu pembeda paling terasa di NMAX Turbo adalah hadirnya Y-Shift.

Fitur ini memungkinkan pengendara mendapatkan sensasi seperti “menekan turbo” dengan 3 level:

  • Low (1)
  • Medium (2)
  • High (3)

Y-Shift berguna untuk:

  • Akselerasi instan saat mendahului
  • Membantu tanjakan dan boncengan
  • Mengontrol deselerasi saat turunan
  • Menstabilkan motor saat masuk tikungan

Di NMAX biasa, fitur ini tidak tersedia.

Baca Juga:

Perbandingan Harga PCX 160 Vs Nmax Turbo

5. Kelengkapan Fitur dan Teknologi

Untuk varian Turbo, terutama tipe tertingginya, Yamaha menyematkan banyak fitur kekinian, seperti:

  • Y-Connect
  • Electric Power Outlet
  • Smart Key System
  • YECVT
  • Dual Channel ABS
  • Multi Information Display
  • TFT Special Navigation System
  • Special TechMax Seat

Sementara pada peluncuran terbarunya, Yamaha juga memperkenalkan NMAX Turbo Tech Max Ultimate yang menawarkan Performance Damper—komponen khusus untuk meningkatkan stabilitas dan handling saat berkendara.

Varian NMAX biasa tentu tetap nyaman dan modern, tapi dari sisi teknologi dan kelengkapan, NMAX Turbo jelas satu tingkat di atas.

 

NMAX Turbo

Mana yang Lebih Worth It?

Kalau kamu mencari skutik premium untuk mobilitas harian yang nyaman, NMAX biasa masih sangat layak. Namun, jika kamu menginginkan:

  • Akselerasi lebih responsif
  • Sensasi berkendara baru lewat Y-Shift
  • Performa lebih mantap di tanjakan dan saat menyalip
  • Fitur lebih lengkap dan modern

Maka NMAX Turbo jelas lebih worth it, terutama bagi kamu yang ingin rasa berkendara yang lebih sporty dan adaptif.

Apa pun pilihanmu, sesuaikan dengan kebutuhan dan budget. Tertarik mengganti kendaraanmu dengan NMAX Turbo? Atau ingin yang lebih hemat dengan mencari kendaraan bekas? Yuk cari di OLX.

Charged Segarkan Maleo S, Kini Fast Charging Cuma 20 Menit dan Ada Opsi Sewa Harian Murah

0

Charged Indonesia meluncurkan Charged Maleo S dengan fitur fast charging 10–60% hanya 20 menit. Cek spesifikasi, jarak tempuh, dan harga sewa hariannya di sini.

OLX News – Charged Indonesia membuka tahun 2026 dengan strategi agresif melalui peluncuran model terbaru mereka, Charged Maleo S. Varian ini bukan sekadar pembaruan kosmetik, melainkan membawa solusi atas dua kekhawatiran utama pengguna motor listrik: durasi pengisian daya dan kenyamanan berkendara jarak jauh.

Sebagai tulang punggung penjualan perusahaan, seri Maleo kini mendapatkan label “S” yang berarti Superior. Peningkatan paling krusial terletak pada teknologi baterai baru yang mendukung pengisian daya cepat.

Baca Juga:

Motor Listrik Charged Baycat Meluncur, Jarak Tempuh Capai 170 Km

Charged Maleo S

Pengguna kini bisa mengisi daya dari kapasitas 10 persen hingga 60 persen hanya dalam waktu 20 menit.

Fitur ini jelas sangat membantu mobilitas kaum urban yang serba cepat. Selain itu, perangkat lunak yang diperbarui memungkinkan motor ini menempuh jarak hingga 150 km dan melahap tanjakan dengan kemiringan hingga 25 derajat.

Kenyamanan pengendara juga menjadi prioritas utama dalam pembaruan ini. Suspensi diracik ulang menjadi lebih lembut, serta desain jok dibuat lebih panjang, lengkap dengan pegangan belakang.

Charged Maleo S
Screenshot

Fitur keselamatan pun makin lengkap dengan adanya Hill Start Assist dan pengereman regeneratif.

CY, CEO Grup Charged Indonesia, menegaskan posisi produk ini dalam strategi perusahaan. “Charged Maleo memimpin jajaran produk kami pada tahun 2026, dengan beberapa produk baru yang berdampak besar akan menyusul untuk pasar Indonesia,” ujarnya.

Guna mendukung ekosistem ini, Charged Indonesia juga tengah mengejar target pembangunan 300 titik pengisian daya cepat sepanjang tahun 2026.

Saat ini, fasilitas tersebut sudah bisa diakses di Mampang, Bintaro, dan Cikupa. Semua kemudahan ini juga didukung oleh aplikasi In-Charged untuk memantau kondisi kendaraan secara real-time.

Baca Juga:

TKDN Charged Rimau Capai 40%, Konsumen Bisa Beli Pakai Harga Subsidi

Dari sisi kepemilikan, Charged Indonesia menawarkan fleksibilitas yang sangat relevan dengan kondisi ekonomi saat ini. Zulkifli, Head of Scale B2C Charged Indonesia, menjelaskan bahwa opsi yang tersedia sangat beragam, mulai dari berlangganan bulanan hingga harian.

Charged Maleo S

“Untuk pengguna ojek online (Ojol), kami menawarkan program Sewa Harian dengan harga Rp 40.000 untuk 1 baterai. Kami juga menawarkan Program Kepemilikan Charged, opsi sewa-beli dengan harga harian Rp 52.000,” jelasnya.

Dengan skema harga yang terjangkau dan teknologi mumpuni, Charged Maleo S siap menjadi pesaing kuat di pasar kendaraan listrik nasional tahun ini. (Z)

Kelebihan dan Kekurangan Suzuki Fronx: Layak Dibeli atau Tidak?

0

Bingung pilih crossover? Cek kelebihan & kekurangan Suzuki Fronx di sini. Harga mulai Rp259 jutaan, layak dibeli atau tidak?

OLX News – Mobil crossover kompak kini semakin diminati di Indonesia dan Suzuki Fronx hadir sebagai salah satu pilihan menarik di segmen ini. Dengan desain yang sporty serta efisiensi mesin yang menjanjikan, Suzuki Fronx mencoba merebut perhatian di tengah persaingan ketat.

Namun, apakah semua klaimnya sesuai ekspektasi? Mari ulas kelebihan dan kekurangan Suzuki Fronx secara objektif untuk membantumu menentukan apakah mobil ini layak dibeli atau tidak.

Kelebihan Suzuki Fronx

Berikut beberapa kelebihan Suzuki Fronx.

1. Desain Eksterior Stylish dan Modern

Salah satu daya tarik utama Suzuki Fronx ada pada desainnya. Tampilan depan terlihat tegas dengan lampu sipit modern, sementara siluet bodi coupe memberi kesan sporty dan kekinian.

Desain ini membuat Fronx tampak berbeda dibandingkan dengan kebanyakan crossover kompak yang cenderung “aman”.

Buat kamu yang mementingkan penampilan, Fronx jelas punya nilai plus.

Baca Juga:

Update Harga Suzuki Fronx 2026, Intip Spesifikasinya yang Bikin Kompetitor Ketar-Ketir!

2. Dimensi Kompak, Cocok untuk Jalan Indonesia

Suzuki Fronx memiliki ground clearance sekitar 190 mm yang cukup ideal untuk menghadapi polisi tidur, jalan berlubang, atau genangan ringan. Plus radius putar sekitar 4,8 meter, membuat mobil ini sangat mudah untuk kamu ajak bermanuver di jalan sempit dan area parkir perkotaan.

Kombinasi bodi ringkas dan jarak terendah ke tanah yang tinggi membuat Suzuki Fronx fleksibel untuk penggunaan harian di berbagai kondisi jalan di Indonesia.

3. Performa Mesin Efisien

Suzuki Fronx membawa dua varian mesin K15B 1.5L (hanya ada di tipe GL) dan K15C 1.5L Mild-Hybrid. Keduanya terkenal sebagai mesin yang fokus pada efisiensi bahan bakar dan keandalan.

Varian mild-hybrid memberikan bantuan tenaga listrik ringan saat akselerasi, sehingga konsumsi BBM lebih hemat dan respons lebih halus, terutama saat stop-and-go di perkotaan.

Kekurangan Suzuki Fronx

Di balik desain yang menarik dan karakter yang efisien, Suzuki Fronx juga memiliki sejumlah keterbatasan. Berikut kekurangannya.

1. Tidak Tersedia Opsi Mesin Turbo

Di pasar Indonesia, Suzuki Fronx hanya hadir dengan mesin 1.5 L dan 1.5 L mild-hybrid, tanpa pilihan mesin turbo. Absennya opsi turbo ini tentu menjadi catatan penting bagi yang menginginkan sensasi tenaga lebih agresif atau performa tinggi.

Dengan varian yang tersedia saat ini, Fronx memang efisien, tetapi sayangnya Suzuki Fronx bukan mobil untuk karakter sporty ekstrem.

2. Material Interior Tergolong Standar

Masuk ke dalam kabin, Suzuki Fronx menawarkan desain yang rapi dan fungsional. Namun, sebagian besar material interior masih didominasi oleh plastik keras dan jok kain standar.

Hal ini mungkin terasa kurang istimewa dibandingkan dengan beberapa kompetitor di kelas harga yang sama. Apalagi jika kamu menginginkan kesan mewah.

Baca Juga:

Penjualan Suzuki 2025 Didominasi Mobil Rakitan Lokal dan Varian Hybrid, Fronx Catat 10.000 SPK

3. Ada Beberapa Fitur yang Absen

Suzuki Fronx tidak memperoleh sejumlah fitur yang sudah mulai umum di kelasnya, seperti Auto Door Lock dan Power Tail Gate. Meski bukan fitur wajib, absennya detail-detail ini bisa memengaruhi kenyamanan bagi pengguna yang terbiasa dengan kelengkapan fitur modern.

Harga Suzuki Fronx di Pasaran

Untuk pasar Indonesia, kisaran harga Suzuki Fronx baru (OTR) berada di rentang: Rp259 jutaan – Rp321,9 jutaan.

Sementara di pasar mobil bekas, Suzuki Fronx sudah bisa ditemukan dengan kisaran harga sekitar Rp166 juta – Rp250 juta, tergantung tahun, kondisi, dan tipe.

Rentang harga ini membuat Fronx cukup menarik, baik bagi pembeli mobil baru maupun pencari crossover kompak bekas.

Suzuki Fronx Layak Dibeli atau Tidak?

Suzuki Fronx layak dibeli kalau kamu mencari crossover kompak dengan desain stylish, dimensi ramah kota, ground clearance cukup tinggi, dan konsumsi bahan bakar efisien. Mobil ini cocok untuk penggunaan harian, mobil keluarga kecil, atau kendaraan pertama bagi pengguna urban.

Namun, buatmu yang mengutamakan interior mewah, fitur sangat lengkap, atau performa mesin turbo, Fronx mungkin terasa kurang memuaskan.

Secara keseluruhan, Suzuki Fronx adalah pilihan rasional bagi konsumen yang menginginkan tampilan menarik dan efisiensi, bukan sekadar adu tenaga atau kemewahan.

Tertarik membeli Suzuki Fronx? Yuk mulai bandingkan berbagai penawaran di OLX.

Teruji! Sekali Isi Full, Chery C5 CSH Bisa Bolak Balik Jakarta – Semarang

Pengalaman test drive Chery C5 CSH (Omoda 5 Hybrid) sejauh 466 km. Benarkah klaim irit BBM dan tenaga monsternya? Simak ulasan lengkap dan data konsumsi bahan bakarnya di sini.

OLX News – Langit masih cukup gelap saat OLX News tiba di Citos. Yup, hari ini OLX News dan puluhan jurnalis dari berbagai media lainnya akan membuktikan sebuah janji besar dari pabrikan otomotif Chery yang mengklaim model terbarunya, Chery C5 CSH, sangat irit dalam mengonsumsi bahan bakar, tapi tenaganya tetap fun to drive.

Jarak untuk menguji klaim ini juga rasanya gak bisa dibilang dekat. Dari Jakarta menuju Hotel Aruss di Semarang, Jawa Tengah. Total jaraknya sekitar 466 kilometer. Bagi mobil bensin biasa, tentu rute ini cukup menguras kantong. Tapi bagi Chery, ini adalah panggung pembuktian konsep “One Car, Two Vibes”.

Baca Juga:

Perbedaan Chery C5 CSH dan Cross Hybrid: Gaya vs Value for Money

Apa maksudnya? Sederhananya, mobil ini diklaim punya kepribadian ganda. Di satu sisi, ia adalah mobil yang sangat tenang dan irit bahan bakar. Di sisi lain, ia bisa berubah menjadi “monster” jalanan yang siap melesat kencang saat pedal gas diinjak dalam.

Terdengar sangat ambisius, kan? Makanya, di kesempatan ini kami akan buktikan langsung di aspal.

Test Drive Chery C5 CSH

“Vibe” Pertama: Hening di Tengah Kemacetan Kota

Begitu masuk ke kabin dan menekan tombol start, tidak ada raungan mesin yang menyapa. Hening. Di sinilah peran teknologi hybrid mulai terasa. Sistem kelistrikan mengambil alih tugas awal untuk menggerakkan roda. Di layar Multi-Information Display (MID), terpampang angka yang cukup membuat saya tersenyum lebar: jarak tempuh estimasi (range) mencapai 862 km dengan kondisi tangki bensin penuh. Angka yang memberikan ketenangan pikiran sebelum memulai perjalanan jauh.

Keluar dari Citos, kami langsung disambut kemacetan pagi khas Jakarta menuju Tol Layang MBZ. Dalam kondisi stop-and-go dan kecepatan rendah di bawah 60 km/jam, fitur Primary E-Drive Mode bekerja dengan sangat dominan.

Rasanya seperti mengendarai mobil listrik murni. Halus, tanpa getaran, dan senyap. Keheningan kabin ini didukung oleh material peredam suara yang diadopsi dari basis interior Chery E5. Bagi Anda yang sering terjebak macet saat berangkat kerja, kenyamanan akustik seperti ini tentu menjadi sebuah kemewahan tersendiri. Tingkat stres rasanya jadi berkurang drastis.

Baca Juga:

Chery Pastikan Bangun Pabrik Mandiri Tahun Ini, Target Operasi 2027

Dalam fase merayap ini, motor listrik bekerja efisien. Baterai berkapasitas 1,83 kWh yang tertanam di mobil ini cukup mumpuni untuk menangani beban kerja di kecepatan rendah, menjaga mesin bensin tetap istirahat dan menghemat bahan bakar.

Saking senyapnya, OLX News yang memilih menjadi penumpang di baris kedua, tanpa sadar, langsung tertidur pulas, gak ngerasain apa-apa.

Teknologi Cerdas di Balik Kap Mesin

Test Drive Chery C5 CSH

Setelah lolos dari kepadatan Jakarta dan masuk ke ruas tol yang lebih lengang, kami memacu kendaraan dengan kecepatan konstan. Di sinilah teknologi lain mulai unjuk gigi. Chery menanamkan fitur Intelligent Lubrication System (i-LS).

Bahasa teknisnya mungkin terdengar rumit, tapi fungsinya sederhana: sistem ini meminimalkan gesekan internal pada mesin saat mobil melaju stabil. Efeknya, mesin tidak perlu bekerja keras untuk mempertahankan kecepatan, yang ujung-ujungnya bikin bensin jadi lebih irit.

Kami sempat berhenti sejenak di Rest Area KM 57 untuk pengecekan cepat, lalu lanjut ke Rest Area KM 102. Jarak 117 km pertama ini terasa sangat ringan. Tidak ada gejala mesin “ngos-ngosan” atau suara bising yang mengganggu obrolan di dalam kabin.

“Vibe” Kedua: Jambakan Tenaganya “Monster”

Test Drive Chery C5 CSH

Selepas makan siang yang nikmat di Empal Gentong H. Apud, Cirebon, tantangan sesungguhnya dimulai. Jalanan tol Trans Jawa yang panjang dan penuh tantangan, mulai dari lubang-lubang cukup besar hingga jalur mulus membentang di depan mata. Kondisi ini seperti memancing pengendara untuk membangunkan “monster” di C5 CSH. Saatnya menguji klaim “Vibe Kedua”.

Rekan semobil kami yang memegang kendali kemudi mencoba untuk memindahkan mode berkendara ke posisi Sport. Panel instrumen sontak berubah warna menjadi merah, memberi sinyal bahwa mobil siap diajak berlari.

Di atas kertas, C5 CSH ini dibekali mesin 1.500 cc Turbo Hybrid generasi kelima. Gabungan mesin bensin dan motor listriknya mampu memuntahkan tenaga maksimal 165 kW dengan torsi puncak motor listrik mencapai 310 Nm. Tenaga buas ini disalurkan melalui transmisi canggih bernama Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Baca Juga:

Tebak-Tebakan Harga Chery C5 CSH Jelang IIMS 2026, Bakal Lebih dari Rp 400 Juta?

Hasilnya? Saat pedal gas saya kickdown untuk menyalip truk gandeng, responsnya instan! Dorongan cukup berasa. Tidak ada jeda atau turbo lag yang menyebalkan. Teknologi HTC High-efficiency Supercharging dengan Electronic Wastegate (E-WG) bekerja sangat presisi untuk meminimalkan jeda tenaga.

Klaim akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 7,95 detik (bahkan tembus 7,7 detik dalam tes internal) terasa sangat realistis. Mobil melesat ringan memberikan rasa percaya diri luar biasa (Long Distance Confidence). Menyalip kendaraan besar di tol bukan lagi hal yang menakutkan, tapi justru menyenangkan.

Tak jarang kami juga harus menghadapi situasi di mana tiba-tiba di depan ada lubang di tengah jalan yang menuntut kesigapan untuk menghindarinya dalam waktu sepersekian detik. Di sini lagi-lagi akselerasi yang ditawarkan C5 CSH ini membuat kami cukup terkagum-kagum. Kontrol kemudi sangat responsif, nurut banget.

Rekayasa Termal Tingkat Tinggi

Test Drive Chery C5 CSH

Sampai di pemberhentian berikutnya di La Meddian Cafe, Tegal, kami langsung mengecek indikator bensin. Masih cukup aman sampai ke Semarang. Bahkan untuk bisa balik kembali ke Jakarta tanpa harus mengisi bahan bakar.

“Kok bisa seirit ini?”

Ternyata, rahasianya ada pada efisiensi termal mesin yang mencapai 44,5 persen, salah satu yang tertinggi di industri saat ini. Chery menerapkan teknologi Deep Miller Cycle yang mengatur waktu buka-tutup katup mesin agar pembakaran jadi super efisien.

Ditambah lagi dengan sistem injeksi bertekanan tinggi 350 bar. Bayangkan, setiap tetes bensin disemprotkan menjadi kabut mikroskopis sehingga terbakar sempurna tanpa ada yang terbuang percuma.

Suhu mesin pun dijaga ketat oleh sistem manajemen termal pintar, memastikan mesin selalu bekerja di suhu optimalnya. Sederet teknologi rumit ini bekerja dalam senyap di balik kap mesin, memastikan dompet kita tidak jebol di SPBU.

Data Bicara: Irit Banget!

Tiba di garis finis, Hotel Aruss di Semarang, total jarak tempuh tercatat 466,4 km. Saat melihat data konsumsi bahan bakar rata-rata di MID, angkanya bikin geleng-geleng kepala: 18,5 km/liter!

Bahkan di perjalanan beberapa kali kami melihat rata-rata konsumsi BBM Chery C5 CSH ini sanggup menyentuh angka 25 km/liter

Sebagai perbandingan, mobil bensin konvensional (ICE) di kelas yang sama biasanya hanya mampu mencatatkan angka 12-14 km/liter untuk rute serupa. Efisiensi yang ditawarkan C5 CSH ini jelas menjadi game changer.

Kami juga mencatat jarak tempuh dengan bahan bakar yang tersisa ketika kami sampai di Semarang adalah sejauh 491 kilometer. Ini yang kami bilang di awal. Mobil Chery C5 CSH ini bisa diajak pulang pergi Jakarta – Semarang – Jakarta hanya dengan sekali isi bensin.

Kenyamanan dan Keamanan untuk Keluarga

Test Drive Chery C5 CSH

Bicara soal kenyamanan, Chery C5 CSH tidak pelit fitur. Sepanjang perjalanan, kami cukup dimanjakan oleh layar ganda 12,3 inci yang tajam dan responsif. Fitur wireless phone charging 50 W juga sangat membantu, mengisi daya smartphone dengan cepat tanpa kabel yang berseliweran.

Soal keamanan, rasanya tenang membawa keluarga dengan mobil ini. Ada 14 fitur ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) yang siap menjaga, mulai dari pengereman otomatis hingga penjaga jalur. Ditambah 7 airbag yang tersebar di kabin, perlindungan yang ditawarkan sangat komprehensif.

Budi Darmawan, Director Sales PT Chery Sales Indonesia, memberikan pandangannya mengenai target pengguna mobil ini.

“Sebagai 5-seater crossover SUV hybrid, model ini dirancang untuk kaum modern dan keluarga muda yang menginginkan desain stylish, kenyamanan, serta keamanan optimal saat melakukan perjalanan jauh.”

Tentu ucapan tersebut sangat relevan. Bagi mereka yang sudah berkeluarga, mobil bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan ruang kedua yang harus aman dan nyaman untuk orang-orang tercinta.

Kesimpulan: Posisi Unik di Pasar SUV Hybrid

Test Drive Chery C5 CSH

Kehadiran Chery C5 CSH ini jelas akan mengacak-acak peta persaingan SUV di Indonesia. Ia mengisi celah yang menarik.

Bagi Anda yang merasa Chery Tiggo Cross Hybrid terlalu kecil, C5 CSH menawarkan ruang dan gaya yang lebih upscale. Sementara jika dibandingkan dengan Tiggo 8 Comfort, C5 CSH menjadi opsi menarik bagi eksekutif muda yang lebih mementingkan gaya crossover coupe yang sporty dan teknologi hybrid canggih ketimbang sekadar kapasitas 7 penumpang.

Mobil ini adalah solusi cerdas bagi yang ingin berkontribusi pada lingkungan dan menghemat pengeluaran BBM, tapi tidak mau repot mencari SPKLU di tengah perjalanan jauh. Dengan bekal teknologi hybrid yang sudah teruji lewat 5 juta unit platform CSH secara global, rasanya tidak berlebihan jika menyebut mobil ini bakal jadi tulang punggung baru penjualan Chery di tahun 2026.

Perjalanan Jakarta-Semarang ini hanyalah permulaan. Chery C5 CSH telah membuktikan bahwa kita bisa mendapatkan dua dunia sekaligus: performa buas dan efisiensi kelas atas, dalam satu paket yang menawan.

Tentu pertanyaan berikutnya, berapa harga jual dari Chery C5 CSH ini? OLX News pun masih sabar menunggu hingga pengumuman resminya nanti di IIMS 2026 tanggal 5 Februari nanti. (Z)

JETOUR Bawa Lini Lengkap dan Promo Spesial ke Summarecon Mall Serpong

Pameran JETOUR Summarecon Mall Serpong berlangsung hingga 1 Februari 2026. Hadirkan T2, Dashing, dan X70 Plus dengan promo garansi mesin hingga 10 tahun.

OLX News – Bagi warga Tangerang dan sekitarnya yang sedang mencari mobil keluarga atau kendaraan petualang di awal 2026, akhir pekan ini menjadi waktu yang tepat untuk mampir ke Summarecon Mall Serpong. Brand SUV global, JETOUR, tengah menggelar pameran spesial di Ground Floor Atrium Oval yang berlangsung hingga tanggal 1 Februari 2026 mendatang.

Kehadiran pameran ini menjadi kesempatan emas bagi konsumen untuk melihat fisik kendaraan secara detail tanpa harus pergi jauh ke showroom pusat.

Baca Juga:

Gak Cuma Modal Tampang Gagah, JETOUR T2 Juga Kantongi 5 Bintang ASEAN NCAP

Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia, Moch Ranggy Radiansyah, menyebutkan bahwa kehadiran mereka di pusat perbelanjaan ini bertujuan mengajak konsumen merasakan langsung karakter SUV JETOUR. “Mengawali tahun 2026, kami ingin menjadi bagian dari semangat baru dan mengajak konsumen merasakan langsung karakter lini SUV JETOUR yang dirancang untuk mendukung mobilitas harian maupun bersama keluarga,” ungkapnya.

Mengusung tema “Time to Drive Your Adventure”, pengunjung bisa melihat langsung enam unit display yang dipamerkan. Bintang utamanya adalah JETOUR T2, sebuah SUV kotak tangguh bermesin 2.0T yang baru saja meraih rating keselamatan bintang lima ASEAN NCAP, yang sangat cocok bagi pencinta aktivitas outdoor.

Pameran JETOUR Sumarecon Mall Serpong

Selain itu, ada JETOUR DASHING yang tampil sporty dengan gaya coupe modern, serta JETOUR X70 Plus yang menyasar segmen keluarga premium dengan kapasitas tujuh penumpang dan fitur kursi memori yang memanjakan pengemudi.

Soal harga, JETOUR T2 dibanderol Rp 568 juta untuk 1.000 pembeli pertama di Jabodetabek dengan garansi mesin 6 tahun. Sementara itu, opsi yang lebih terjangkau hadir lewat JETOUR DASHING mulai Rp 348,8 juta dan X70 Plus mulai Rp 359,8 juta.

Baca Juga:

JETOUR T2, Gagah di Jalur On-Road, Tangguh Diajak Off-Road

Khusus dua model terakhir ini, pembeli mendapatkan ketenangan ekstra lewat garansi mesin hingga 10 tahun atau 1 juta kilometer serta gratis biaya servis dan suku cadang selama tiga tahun.

Tak hanya melihat unit, pengunjung juga bisa menjajal langsung performa dan kenyamanan ketiga mobil tersebut di area test drive yang telah disediakan. Pihak JETOUR juga menyiapkan berbagai keuntungan tambahan selama pameran, termasuk kesempatan memenangkan hadiah lewat program Lucky Dip senilai puluhan juta rupiah dan voucher belanja.

Dengan dukungan jaringan 22 showroom yang sudah beroperasi di kota-kota besar Indonesia, JETOUR memastikan layanan purna jual yang mudah dijangkau bagi setiap konsumennya. (Z)