Resmi Mengaspal Di Luar, Akankah Pick-up BYD Shark Muncul Di GIIAS 2026?
OLX News – BYD Shark menjadi salah satu pikap kabin ganda yang banyak dilirik oleh para pecinta mobil karena menggabungkan mesin bensin turbo, dua motor listrik, dan baterai plug-in hybrid.
Mobil ini sudah dipasarkan di sejumlah negara, tetapi hingga informasi ini disusun, BYD Shark belum tercantum dalam daftar kendaraan maupun harga resmi BYD Indonesia.
BYD telah masuk dalam daftar peserta GIIAS 2026, tetapi belum ada konfirmasi resmi bahwa Shark akan dipamerkan atau diluncurkan di Indonesia.
Baca juga: GIIAS 2026 Hadir Bawa 60 Lebih Merek Otomotif ke ICE BSD
Mengenal BYD Shark
BYD Shark merupakan pikap kabin ganda plug-in hybrid yang dikembangkan untuk kebutuhan kerja, perjalanan jarak jauh, dan aktivitas luar ruang. Kabinnya menyediakan lima tempat duduk, sedangkan bak terbuka memungkinkan pengguna membawa perlengkapan berukuran besar.
Ukurannya yang panjang membuat mobil ini lebih cocok untuk pemilik yang memiliki ruang parkir memadai daripada pengguna yang setiap hari melewati gang sempit.
Berbeda dari banyak double cabin yang memakai mesin diesel, BYD Shark mengandalkan sistem DMO Super Hybrid Off-Road. Sistem tersebut memadukan mesin bensin turbo dengan motor listrik di bagian depan dan belakang.
Pendekatan ini memberikan respons tenaga cepat sekaligus memungkinkan perjalanan menggunakan tenaga listrik dalam jarak tertentu.
Spesifikasi BYD Shark 2026
Spesifikasi BYD Shark 2026 berbeda menurut negara dan varian yang dipasarkan. Data berikut mengacu pada jajaran Dynamic Cab Chassis, Premium, dan Performance yang ditawarkan untuk pasar Australia.
Spesifikasi versi Indonesia dapat berubah apabila BYD memutuskan memasarkannya secara resmi.
| Komponen |
Dynamic Cab Chassis |
Premium |
Performance |
| Mesin |
Bensin turbo 1,5 liter |
Bensin turbo 1,5 liter |
Bensin turbo 2,0 liter |
| Sistem |
Plug-in hybrid |
Plug-in hybrid |
Plug-in hybrid |
| Tenaga sistem |
321 kW |
321 kW |
350 kW |
| Torsi sistem |
650 Nm |
650 Nm |
700 Nm |
| Penggerak |
AWD |
AWD |
AWD |
| Kapasitas penumpang |
5 orang |
5 orang |
5 orang |
| Baterai |
Blade Battery 29,6 kWh |
Blade Battery 29,6 kWh |
Blade Battery 29,6 kWh |
| Jarak listrik |
100 km NEDC |
100 km NEDC |
80 km WLTP |
| Jarak gabungan |
800 km NEDC |
800 km NEDC |
640 km WLTP |
| Akselerasi 0-100 km/jam |
5,7 detik |
5,7 detik |
5,5 detik |
| Kapasitas towing |
2.500 kg |
2.500 kg |
3.500 kg |
| Panjang |
5.413 mm |
5.457 mm |
5.457 mm |
| Volume bak |
Bergantung tray |
1.200 liter |
1.200 liter |
Peluncuran Resmi Truk Pikap Kabin Ganda Super Hybrid dari BYD
BYD Shark pertama kali diperkenalkan secara global di Meksiko pada Mei 2024. Peluncuran tersebut sekaligus menandai masuknya BYD ke segmen pikap kabin ganda dengan sistem plug-in hybrid.
Mobil itu kemudian diperkenalkan ke sejumlah pasar lain dengan nama BYD Shark atau BYD Shark 6. Platform DMO yang digunakan dirancang khusus untuk kendaraan yang membutuhkan tenaga besar dan kemampuan melewati jalan non-aspal.
Sistemnya mengutamakan penggerak elektrik, sementara mesin bensin membantu menghasilkan daya atau mempertahankan perjalanan ketika daya baterai menurun.
BYD juga mengintegrasikan baterai ke struktur kendaraan untuk meningkatkan kekakuan konstruksi.
Apakah BYD Shark Bakal Ikut Memukau GIIAS 2026?
BYD sudah masuk dalam daftar mobil penumpang yang mengikuti GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
Informasi terbaru menyebut rangkaian kegiatan berlangsung pada akhir Juli sampai 9 Agustus 2026, dengan 30 Juli sebagai awal kunjungan publik yang diumumkan sebelumnya.
Kepastian jadwal dan akses pengunjung tetap perlu diperiksa melalui kanal resmi penyelenggara menjelang pameran. Kehadiran BYD belum dapat diartikan sebagai kepastian tampilnya BYD Shark.
Belum ada pengumuman resmi mengenai peluncuran, harga, homologasi, ataupun varian Shark untuk Indonesia. Karena itu, kemunculannya di GIIAS 2026 masih berupa kemungkinan yang menarik untuk dipantau.
Pilihan Varian: Tipe Dynamic, Premium, dan Performance
Untuk model 2026 di Australia, BYD menawarkan Dynamic Cab Chassis, Premium Pickup, dan Performance Pickup. Dynamic hadir tanpa bak pick up standar agar pengguna dapat memasang tray sesuai kebutuhan kerja.
Premium dan Performance menggunakan bodi double cabin dengan bak bawaan pabrik. Dynamic dan Premium memakai mesin bensin turbo 1,5 liter dengan tenaga gabungan 321 kW serta torsi 650 Nm.
Performance membawa mesin turbo 2,0 liter yang meningkatkan tenaga sistem menjadi 350 kW dan torsi 700 Nm. Ketiga varian tersebut menggunakan sistem penggerak AWD berbasis motor listrik depan dan belakang.
Baca juga: BYD Buktikan Mobil Listrik Sudah Siap Jadi Teman Harian di IIMS 2026
Review Desain Eksterior BYD Shark

Proporsi Gagah dengan Panjang Bodi Lebih dari 5,4 Meter
BYD Shark Premium dan Performance memiliki panjang 5.457 mm, lebar 1.971 mm, serta tinggi 1.925 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 3.260 mm, sedangkan ground clearance tanpa muatan berada di angka 230 mm.
Dimensi tersebut menempatkan Shark sebagai kendaraan besar yang membutuhkan ruang parkir dan radius putar cukup luas.
Proporsi kabin dan bak belakang terlihat seimbang untuk ukuran pikap kabin ganda. Overhang depan yang relatif pendek membantu menghasilkan approach angle sekitar 31 derajat.
Departure angle versi pikap tercatat sekitar 19,3 derajat, sehingga pengemudi tetap perlu berhati-hati saat melewati turunan curam.
Detailing Wajah Depan Tangguh Berhias Lampu LED Berbentuk Kotak
Bagian depan BYD Shark memakai lampu LED vertikal dengan elemen berbentuk kotak. Grille berukuran besar menempatkan logo BYD di tengah agar identitas mobil mudah dikenali.
Bumper bawah dilengkapi aksen pelindung yang memperkuat karakter kendaraan utilitas. Lampu utama, daytime running light, lampu belakang, dan lampu sein menggunakan teknologi LED pada spesifikasi Australia.
Beberapa tipe juga mendapatkan lampu kabut depan dan fungsi lampu otomatis. Kelengkapan versi Indonesia tetap perlu menunggu informasi resmi apabila mobil ini dipasarkan.
Desain Samping Berotot Dilengkapi Pijakan Kaki Kokoh
Tampilan samping BYD Shark diperkuat oleh fender besar, garis bahu tinggi, dan pelek 18 inci. Ban berukuran 265/65 R18 memberi profil cukup tebal untuk meredam permukaan jalan yang tidak rata.
Pijakan kaki tetap tersedia untuk membantu penumpang memasuki kabin yang tinggi. Pintu belakang berukuran penuh memudahkan akses penumpang ke baris kedua.
Roof rail tersedia pada jajaran 2026 untuk menambah fungsi saat membawa perlengkapan perjalanan. Namun, penggunaan aksesori atap tetap harus mengikuti batas beban yang ditentukan produsen.
Tampilan Kokoh Sektor Buritan dengan Lampu LED Memanjang
Bagian buritan BYD Shark memakai lampu LED horizontal yang melintasi pintu bak. Lampu vertikal di kedua sisi membentuk bingkai visual yang membuat bodi belakang terlihat lebar.
Logo BYD berukuran besar ditempatkan di tengah pintu bak sebagai elemen desain utama. Bumper belakang menyediakan pijakan yang membantu pengguna menjangkau isi bak.
Lampu bak turut disediakan untuk mendukung aktivitas pada malam hari. Pengait dan pelapis bak perlu diperiksa berdasarkan varian karena perlengkapannya dapat berbeda antarpasar.
Review Desain Interior BYD Shark

Layout Dashboard Modern Terinspirasi dari Konsol Pesawat Luar Angkasa
Dashboard BYD Shark menampilkan kesan kokpit futuristis melalui layar digital, konsol tengah lebar, dan tombol berukuran besar.
Bentuk tuas serta susunan pengatur mode berkendara memberi nuansa seperti konsol pesawat, meskipun produsen tidak menyatakan tema tersebut sebagai inspirasi resmi.
Tombol fisik tetap tersedia agar fungsi utama lebih mudah diakses saat mobil bergerak. Panel instrumen ditempatkan tepat di depan pengemudi, sedangkan layar infotainment berada di tengah dashboard.
Pegangan besar pada konsol membantu penumpang mempertahankan posisi ketika mobil melewati jalan bergelombang. Tata letaknya terasa lebih mendekati SUV modern daripada pikap kerja konvensional.
Penggunaan Lapisan Kulit Sintetis dengan Aksen Jahitan Berwarna Jingga
Kabin menggunakan pelapis kulit sintetis berwarna gelap dengan aksen jahitan jingga pada sejumlah bagian. Kombinasi tersebut terlihat pada jok, dashboard, ventilasi udara, dan konsol tengah.
Material sintetis juga relatif mudah dibersihkan setelah kendaraan digunakan untuk aktivitas luar ruang. Calon pembeli mobil bekas tetap perlu memeriksa sisi jok pengemudi yang paling sering bergesekan.
Retakan, perubahan warna, dan jahitan lepas dapat muncul akibat pemakaian berat atau perawatan yang kurang tepat. Kondisi dashboard juga perlu diperiksa dari bekas paparan panas berlebihan.
Kenyamanan Ruang Penumpang Belakang dengan Sudut Sandaran 27 Derajat
Sandaran kursi belakang BYD Shark memiliki sudut sekitar 27 derajat pada spesifikasi global tertentu. Lantai kabinnya relatif rata dan menawarkan ruang kaki hampir 900 mm.
Konfigurasi tersebut membuat posisi duduk belakang lebih santai dibandingkan beberapa pikap dengan sandaran lebih tegak. Ruang kepala dan siku juga cukup memadai untuk tiga orang dewasa.
Ventilasi AC belakang serta port USB membantu meningkatkan kepraktisan selama perjalanan. Kenyamanan aktual tetap perlu dinilai melalui uji duduk karena bentuk tubuh setiap pengguna berbeda.
Kapasitas Volume Bak Belakang yang Luas dan Akomodatif
Premium dan Performance memiliki volume bak sekitar 1.200 liter pada spesifikasi Australia. Dynamic Cab Chassis tidak membawa bak standar karena pembeli dapat memilih tray berdasarkan kebutuhan.
Angka volume tersebut tidak boleh diterapkan secara langsung kepada semua varian. Bak dapat digunakan untuk membawa peralatan kerja, perlengkapan berkemah, atau sepeda.
Pengguna perlu memperhatikan batas payload, bukan hanya ukuran ruangnya. Muatan juga harus diikat dengan benar agar tidak bergeser saat mobil berakselerasi atau mengerem.
Review Fitur Kenyamanan BYD Shark

Pengaturan Kursi Depan Elektrik dengan Fitur Penghangat dan Pendingin
Ketiga varian pasar Australia memperoleh pengaturan kursi depan elektrik. Fitur pemanas dan ventilasi tersedia pada Premium serta Performance, sedangkan Dynamic tidak mendapatkan seluruh perlengkapan tersebut.
Perbedaan fitur ini perlu dipastikan kembali apabila BYD menawarkan konfigurasi khusus untuk Indonesia. Ventilasi kursi cukup berguna di wilayah beriklim panas karena membantu mengurangi rasa lembap.
Fitur pemanas lebih relevan untuk wilayah dengan suhu rendah. Posisi duduk yang tinggi juga memberikan pandangan lebih luas ke bagian depan kendaraan.
Kualitas Semburan Audio Premium Hasil Racikan 12 Speaker Dynaudio
Premium dan Performance memperoleh sistem audio Dynaudio dengan 12 speaker pada spesifikasi pasar tertentu. Dynamic memakai konfigurasi audio berbeda sehingga jumlah speaker tidak boleh disamaratakan untuk semua tipe.
Sistem tersebut terhubung dengan layar infotainment dan konektivitas telepon pintar. Kualitas suara tetap dipengaruhi format audio dan pengaturan equalizer.
Kebisingan ban atau barang di bak juga dapat mempengaruhi pengalaman mendengarkan musik. Calon pembeli sebaiknya mencoba sistem audio secara langsung saat test drive.
Filter Udara Otomatis Kabin Melalui Fitur Dual-Zone Climate Control
BYD Shark dilengkapi automatic dual-zone climate control dan ventilasi udara untuk penumpang belakang pada spesifikasi Australia. Sistem tersebut memungkinkan pengemudi dan penumpang depan mengatur suhu sesuai kebutuhan.
Informasi mengenai pemurni atau filter udara otomatis khusus belum tercantum secara konsisten pada seluruh spesifikasi regional. Calon pembeli perlu memastikan jenis filter kabin yang digunakan pada unit yang ditawarkan.
Filter tetap membutuhkan penggantian berkala agar aliran udara tidak menurun. Bau lembap atau embusan AC yang lemah dapat menunjukkan filter kotor atau masalah pada sistem pendingin.
Sistem Pengisian Daya Ponsel Nirkabel Cepat Berdaya 50 Watt
Pengisi daya nirkabel 50 watt tersedia pada konsol tengah di sejumlah spesifikasi BYD Shark. Daya tersebut dapat dimanfaatkan oleh ponsel yang mendukung protokol pengisian kompatibel.
Port USB-A dan USB-C tetap tersedia sebagai alternatif pengisian. Kecepatan pengisian dapat menurun ketika perangkat terlalu panas atau posisinya bergeser.
Casing ponsel yang terlalu tebal juga dapat menghambat proses pengisian. Pengemudi sebaiknya memastikan perangkat berada pada posisi stabil sebelum menjalankan kendaraan.
Review Mesin dan Performa Hybrid BYD Shark

Sistem Jantung Mekanis Mesin Turbo serta Dua Motor Elektrik
Dynamic dan Premium memakai mesin bensin turbo 1,5 liter yang bekerja bersama motor depan 170 kW dan motor belakang 150 kW. Performance menggunakan mesin turbo 2,0 liter serta motor depan yang ditingkatkan menjadi 200 kW.
Motor belakang Performance tetap menghasilkan daya maksimal 150 kW. Sistem tersebut tidak menggunakan transmisi otomatis bertingkat seperti pikap diesel konvensional.
Tenaga disalurkan melalui sistem hybrid khusus dan reduction gear. Respons awal yang cepat berasal dari torsi motor listrik yang tersedia sejak kendaraan mulai bergerak.
Semburan Total Output Tenaga Maksimal Sistem Menembus 350 kW
Output 350 kW dan torsi 700 Nm hanya berlaku untuk BYD Shark 6 Performance. Dynamic dan Premium menghasilkan tenaga sistem 321 kW serta torsi 650 Nm.
Angka tertinggi tersebut tidak boleh digunakan untuk menggambarkan seluruh jajaran BYD Shark. Tenaga 321 kW tetap tergolong besar untuk kendaraan pikap kabin ganda.
Motor listrik membantu memberikan dorongan cepat ketika kendaraan membawa muatan atau menyalip. Pengemudi perlu menggunakan pedal akselerator secara halus, terutama di permukaan licin.
Catatan Waktu Akselerasi Cepat 0-100 km/jam dalam 5,5 Detik
Performance diklaim dapat berakselerasi dari 0 sampai 100 km/jam dalam 5,5 detik. Dynamic dan Premium membutuhkan waktu sekitar 5,7 detik untuk mencapai kecepatan yang sama.
Hasil aktual dapat berbeda karena kondisi baterai, muatan, suhu, jenis ban, dan permukaan jalan. Catatan tersebut tergolong cepat untuk mobil dengan bobot kosong lebih dari 2,6 ton.
Namun, akselerasi tinggi juga membutuhkan ruang pengereman lebih panjang apabila kendaraan membawa beban. Pengemudi harus menyesuaikan kecepatan dengan kondisi lalu lintas.
Keandalan Sistem Penggerak Semua Roda AWD di Berbagai Medan Jalan
BYD Shark memakai sistem AWD dengan motor listrik pada gandar depan dan belakang. Sistem elektronik mengatur penyaluran tenaga berdasarkan kondisi traksi dan mode berkendara yang dipilih.
Konfigurasi itu mendukung penggunaan di jalan basah, tanah, pasir, dan permukaan tidak rata. Shark tidak menggunakan transfer case dengan low-range gearing seperti beberapa pikap 4WD konvensional.
Oleh karena itu, kemampuannya di medan ekstrim perlu dinilai berdasarkan kondisi jalur dan jenis ban. Sistem AWD tetap memberi fleksibilitas untuk penggunaan harian serta aktivitas luar ruang ringan hingga menengah.
Baca juga: Rentetan Mobil Double Cabin yang Ekstra Nyaman, Cocok untuk Keluarga
Review Baterai dan Jarak Tempuh BYD Shark

Sumber Daya Utama Menggunakan BYD LFP Blade Battery
BYD Shark 2026 untuk pasar Australia menggunakan Blade Battery berjenis lithium iron phosphate atau LFP. Kapasitas baterainya tercatat 29,6 kWh pada Dynamic, Premium, dan Performance.
Baterai tersebut ditempatkan sebagai bagian terintegrasi dari struktur kendaraan. Kondisi baterai menjadi komponen penting saat membeli unit bekas.
Pembeli perlu meminta pemeriksaan state of health dan riwayat pengisian. Garansi baterai juga harus diperiksa berdasarkan negara asal serta status kendaraan.
Jangkauan Listrik Murni Tanpa Bensin Mencapai Jarak 100 Km
Dynamic dan Premium memiliki klaim jarak listrik hingga 100 km berdasarkan pengujian NEDC. Performance mencatat jangkauan listrik sekitar 80 km menggunakan standar WLTP.
Perbedaan metode pengujian membuat kedua angka tersebut tidak tepat jika dibandingkan secara langsung. Jarak penggunaan nyata dapat berkurang saat mobil membawa muatan berat atau melaju pada kecepatan tinggi.
Pemakaian AC, suhu baterai, kontur jalan, dan tekanan ban juga mempengaruhi konsumsi energi. Pengisian rutin dibutuhkan agar manfaat mode listrik dapat digunakan secara optimal.
Capaian Jarak Jauh Jangkauan Maksimal Tembus 800 Km
Jarak gabungan hingga 800 km berlaku untuk Dynamic dan Premium berdasarkan metode NEDC. Performance memiliki klaim jarak gabungan 640 km berdasarkan WLTP.
Angka itu berasal dari kombinasi baterai yang terisi dan tangki bensin 60 liter. Jarak aktual dapat berubah sesuai muatan, lalu lintas, suhu, serta gaya berkendara.
Konsumsi 2 liter per 100 km pada Dynamic dan Premium dihitung ketika baterai memiliki daya yang cukup. Ketika tingkat daya baterai rendah, spesifikasi mencatat konsumsi sekitar 7,9 liter per 100 km untuk kedua varian tersebut.
Review Komponen Kaki-Kaki BYD Shark

Bangun Kokoh Independent Double Wishbone Depan dan Belakang
BYD Shark memakai suspensi independent double wishbone pada bagian depan dan belakang. Konfigurasi tersebut berbeda dari banyak pikap yang masih memakai gardan kaku dan per daun di belakang.
Tujuannya adalah meningkatkan kenyamanan serta pengendalian ketika mobil tidak membawa muatan. Suspensi independen dapat memberikan respons roda yang lebih terpisah saat melewati jalan rusak.
Namun, kemampuannya tidak identik dengan gardan kaku ketika menghadapi artikulasi ekstrem. Calon pengguna sebaiknya menyesuaikan pilihan dengan medan yang paling sering dilalui.
Menu Mode Berkendara Pintar Pilihan Medan Lumpur, Pasir, dan Salju
Mode Mud, Sand, Snow, dan Mountain tersedia pada jajaran 2026 pasar Australia. Sistem akan menyesuaikan respons tenaga, kontrol traksi, dan pengereman berdasarkan mode yang dipilih.
Mode tersebut membantu kendaraan menghadapi beberapa jenis permukaan jalan. Fitur elektronik tidak dapat menggantikan peran ban yang tepat.
Ground clearance dan sudut bodi juga tetap membatasi kemampuan kendaraan. Pengemudi perlu memeriksa kedalaman lumpur atau pasir sebelum melintas.
Kekuatan Daya Angkut Derek Beban Maksimal Hingga 3.500 Kg
Kapasitas towing dengan rem sebesar 3.500 kg hanya tersedia pada Performance. Dynamic dan Premium memiliki kapasitas towing maksimal 2.500 kg.
Seluruh angka tersebut tetap harus mengikuti batas gross combined mass serta ketentuan perangkat penarik. Trailer berat akan meningkatkan konsumsi bahan bakar dan mengurangi jarak listrik.
Beban tersebut juga mempengaruhi kestabilan dan jarak pengereman kendaraan. Pengguna perlu memastikan distribusi bobot trailer sesuai rekomendasi produsen.
Cengkeraman Rem Cakram Berukuran Lebar untuk Penahan Laju Mobil
BYD Shark menggunakan rem cakram berventilasi pada roda depan dan belakang. Sistem tersebut bekerja bersama ABS, EBD, brake assist, kontrol stabilitas, dan auto hold.
Kombinasi ini dibutuhkan untuk mengendalikan kendaraan yang memiliki bobot kosong hingga sekitar 2.775 kg. Ukuran diameter cakram tidak dicantumkan secara konsisten dalam spesifikasi yang tersedia.
Karena itu, masih tidak dapat dipastikan klaim mengenai diameter rem tertentu. Kondisi kampas, cakram, cairan rem, dan ban tetap perlu diperiksa pada mobil bekas.
Review Fitur Kenyamanan Digital BYD Shark

Layar Informasi Utama Monitor Sentuh Layar Lebar 15,6 Inci
Premium dan Performance menggunakan layar sentuh utama berukuran 15,6 inci. Premium mendapatkan layar yang dapat diputar, sedangkan Dynamic memakai layar lebih kecil berukuran 12,8 inci.
Perbedaan ini perlu diperhatikan ketika membandingkan varian. Layar menjadi pusat pengaturan multimedia, navigasi, kamera, dan sejumlah fungsi kendaraan.
Ukurannya memudahkan pengemudi membaca peta dan informasi sistem hybrid. Tombol fisik tetap berguna untuk mengurangi ketergantungan pada layar ketika mobil bergerak.
Tampilan Menu Informasi Pengemudi Panel LCD Dashboard 10,25 Inci
Panel instrumen digital berukuran 10,25 inci tersedia di depan pengemudi. Layar tersebut menampilkan kecepatan, daya baterai, level bensin, mode berkendara, dan informasi bantuan pengemudi.
Tampilan dapat berubah mengikuti fungsi yang sedang digunakan. Ukuran layar cukup besar untuk menampilkan data tanpa terasa terlalu padat.
Tingkat kecerahan perlu disesuaikan agar tidak menyilaukan pada malam hari. Pembaruan perangkat lunak juga dapat mengubah menu atau tampilan sistem.
Proyeksi Informasi Perjalanan via Layar Lebar Head-Up Display
Head-up display tersedia pada Premium dan Performance dalam spesifikasi Australia 2026. Dynamic Cab Chassis tidak memperoleh fitur tersebut. Sistem menampilkan informasi perjalanan di area pandang pengemudi pada kaca depan.
Fitur ini membantu pengemudi memantau kecepatan tanpa terlalu sering melihat panel instrumen.
Posisi dan kecerahannya perlu disesuaikan berdasarkan tinggi badan pengguna. Kejelasan proyeksi juga dapat dipengaruhi cahaya dan jenis kacamata.
Integrasi Konektivitas Smartphone Nirkabel Apple CarPlay serta Android Auto
Jajaran BYD Shark 2026 mendukung Apple CarPlay dan Android Auto dengan koneksi kabel maupun nirkabel. Sistem tersebut memungkinkan pengguna mengakses navigasi, musik, panggilan, dan aplikasi kompatibel.
Bluetooth serta pembaruan perangkat lunak over-the-air juga tersedia. Koneksi nirkabel mengurangi kebutuhan memasang kabel setiap kali masuk ke mobil.
Port USB tetap berguna ketika koneksi mengalami gangguan atau perangkat membutuhkan pengisian. Ketersediaan layanan daring dapat berbeda menurut wilayah.
Review Fitur Keselamatan BYD Shark

Proteksi Asisten Bantuan Mengemudi Canggih Teknologi ADAS
BYD Shark membawa paket ADAS yang mencakup adaptive cruise control, blind spot detection, peringatan tabrakan, dan pemantau lalu lintas silang. Sistem juga menyediakan driver fatigue monitor dan intelligent speed limit control.
Fitur tersebut berfungsi membantu pengemudi, bukan mengambil alih tanggung jawab berkendara. Sensor dapat mengalami penurunan kinerja ketika kamera tertutup kotoran atau cuaca sangat buruk.
Pengemudi tetap harus menjaga jarak aman dan memperhatikan kondisi jalan. Kalibrasi perlu dilakukan setelah penggantian kaca atau perbaikan benturan.
Fitur Rem Darurat Otomatis serta Lane Keeping Assist
Autonomous Emergency Braking membantu melakukan pengereman apabila sistem mendeteksi risiko benturan. Lane Keeping Assist dan Lane Departure Warning membantu menjaga kendaraan tetap berada di jalur.
Emergency Lane Keeping juga tersedia sebagai bagian dari sistem keselamatan aktif. Kinerja fitur bergantung pada kondisi marka jalan dan visibilitas kamera.
Marka yang pudar, hujan deras, atau kabut dapat membatasi kemampuan pembacaan sensor. Pengemudi tetap perlu memegang kemudi serta memantau lalu lintas.
Pemantau Situasi Sekitar Mobil Melalui Dukungan Kamera 360 Derajat Pintar
Kamera 360 derajat tersedia untuk membantu pengemudi memantau area di sekitar mobil. Fitur ini cukup penting karena panjang BYD Shark mencapai lebih dari 5,4 meter.
Sensor parkir depan dan belakang melengkapi bantuan ketika memasuki ruang sempit. Tampilan kamera memudahkan pengemudi ketika parkir atau melewati jalur berbatu.
Perspektif gambar tetap dapat berbeda dari jarak sebenarnya. Pengemudi harus tetap memeriksa kaca spion dan kondisi sekeliling secara langsung.
Lolos Pengujian Tabrak Standar Tertinggi Bintang 5 ANCAP
BYD Shark 6 memperoleh peringkat keselamatan lima bintang untuk seluruh varian yang tercakup dalam penilaian Australia dan Selandia Baru.
Skornya mencakup perlindungan penumpang dewasa 85 persen, anak-anak 87 persen, pengguna jalan rentan 74 persen, dan Safety Assist 86 persen. Peringkat tersebut berlaku untuk kendaraan yang sesuai dengan spesifikasi pengujian.
Perlengkapan keselamatan mencakup airbag depan, samping, tirai, dan airbag tengah.
AEB serta lane support system menjadi perlengkapan standar pada varian yang diuji. Kelengkapan versi Indonesia perlu dipastikan kembali apabila mobil ini resmi dipasarkan.
Kelebihan dan Kekurangan BYD Shark
Kelebihan BYD Shark
Kelebihan utama BYD Shark terletak pada kombinasi tenaga besar, sistem AWD, dan kemampuan berkendara menggunakan listrik. Kabinnya menawarkan fitur yang biasanya ditemukan pada SUV modern, termasuk layar lebar, kursi elektrik, kamera 360 derajat, dan ADAS.
Suspensi independen depan dan belakang juga mendukung kenyamanan penggunaan harian.
Varian Performance menawarkan kapasitas towing hingga 3.500 kg. Premium dan Dynamic tetap menyediakan tenaga 321 kW dengan kapasitas towing 2.500 kg.
Fitur V2L menambah kepraktisan karena baterai dapat digunakan untuk menyuplai peralatan listrik tertentu.
Kekurangan BYD Shark
Bobot dan ukuran BYD Shark menjadi hal yang perlu dipertimbangkan untuk penggunaan perkotaan. Radius putar sekitar 6,75 meter dan panjang lebih dari 5,4 meter dapat menyulitkan ketika parkir di area sempit.
Bobot kendaraan juga dapat mempercepat keausan ban jika tekanan dan spooring tidak dijaga. Sistem AWD Shark tidak memakai low-range transfer case konvensional.
Harga, ketersediaan suku cadang, jaringan servis, dan nilai jual kembali di Indonesia juga belum dapat dinilai. Calon pembeli perlu menunggu kepastian penjualan resmi sebelum menghitung biaya kepemilikan jangka panjang.
Harga Baru dan Bekas BYD Shark
BYD Shark belum mempunyai harga baru resmi di Indonesia dan belum tercantum dalam daftar harga nasional. Angka berikut merupakan harga yang ditampilkan untuk pasar Australia, bukan estimasi harga on-the-road Indonesia.
Nilainya dapat berubah karena promo, negara bagian, biaya registrasi, kurs, pajak, dan konfigurasi kendaraan.
| Tipe/Varian |
Harga Baru Pasar Australia |
Harga Baru Indonesia |
Harga Bekas Indonesia |
| Dynamic Cab Chassis |
AUD55.900 |
Belum tersedia |
Belum tersedia |
| Premium |
AUD57.900 |
Belum tersedia |
Belum tersedia |
| Performance |
AUD62.900 |
Belum tersedia |
Belum tersedia |
Belum tersedia data harga bekas BYD Shark yang dapat mewakili pasar Indonesia. Harga unit bekas nantinya akan dipengaruhi tahun produksi, kondisi baterai, jarak tempuh, riwayat servis, lokasi, pajak, dan kelengkapan dokumen.
Unit yang masuk melalui jalur impor juga memerlukan pemeriksaan legalitas, garansi, perangkat pengisian, dan dukungan servis.
Tips Membeli BYD Shark Bekas
Pembeli perlu mencocokkan STNK, BPKB, faktur, nomor rangka, nomor mesin, dan identitas pemilik. Status pajak serta riwayat impor harus diperiksa apabila kendaraan berasal dari importir umum.
Hindari membayar uang muka sebelum legalitas dan kepemilikan kendaraan dipastikan. Riwayat servis harus mencakup mesin bensin, motor listrik, sistem pendingin, serta baterai tegangan tinggi.
Mintalah laporan kesehatan baterai dan periksa fungsi pengisian AC, DC, serta V2L. Peringatan pada panel instrumen harus didiagnosis, bukan hanya dihapus menggunakan alat pemindai.
Lakukan test drive untuk memeriksa mesin, respons motor listrik, kemudi, rem, suspensi, dan sistem AWD.
Periksa bak dari bekas benturan, karat, retakan pelapis, atau tanda membawa muatan berlebihan. Pastikan AC, layar, kamera, sensor, kursi elektrik, audio, dan konektivitas bekerja normal.
Baca juga: Pilihan Mobil Double Cabin Bekas dengan Harga yang Terjangkau
BYD Shark
BYD Shark membawa pendekatan yang berbeda dari pikap diesel konvensional melalui sistem plug-in hybrid dan penggerak elektrik.
Mobil tersebut tetap memakai konstruksi pikap untuk membawa muatan, tetapi menawarkan kabin dan teknologi yang lebih dekat dengan SUV modern. Dua pertanyaan berikut menjadi hal penting sebelum calon konsumen mempertimbangkan model tersebut.
Apakah BYD Shark Menggunakan Rangka Model Ladder Frame untuk Medan Berat?
BYD Shark menggunakan ladder frame yang dirancang untuk menampung komponen sistem DMO dan baterai terintegrasi. Konstruksi ini mendukung daya tahan, kekakuan, dan kemampuan membawa muatan.
Suspensi double wishbone digunakan pada bagian depan dan belakang untuk menjaga kenyamanan. Penggunaan ladder frame tidak otomatis membuatnya sama dengan kendaraan 4WD yang memiliki low-range gearing.
Kemampuan medan berat tetap dipengaruhi ban, bobot, sudut bodi, ground clearance, dan pengalaman pengemudi. Shark lebih tepat dinilai sebagai pikap serbaguna dengan kemampuan jalan non-aspal yang cukup menarik.
Berapa Lama Durasi Waktu Fast Charging yang Diperlukan Baterai Mobil Ini?
BYD Shark mendukung pengisian DC hingga sekitar 55 kW pada spesifikasi pasar tertentu. Pengisian dari 30 persen menuju 80 persen diklaim membutuhkan sekitar 20 sampai 21 menit dalam kondisi ideal.
Angka tersebut bukan waktu pengisian dari kosong sampai penuh. Durasi sebenarnya dipengaruhi suhu baterai, kemampuan charger, kondisi kendaraan, dan pembagian daya di stasiun pengisian.
Pengisian menggunakan arus AC 7 kW membutuhkan waktu lebih lama. Pengguna PHEV tetap perlu mengisi baterai secara rutin agar konsumsi bensin tidak meningkat.
Kesimpulan BYD Shark
BYD Shark menghadirkan kombinasi pikap kabin ganda, sistem plug-in hybrid, serta fitur digital yang lengkap. Performa tinggi, kabin lega, dan kemampuan towing membuatnya menarik untuk kebutuhan kerja maupun aktivitas luar ruang.
Namun, status peluncuran, spesifikasi, harga, garansi, dan layanan purna jual di Indonesia masih perlu menunggu pengumuman resmi.
Rangkuman Alasan Mengapa BYD Shark Layak Dipertimbangkan sebagai Pikap Hybrid Bertenaga Besar
BYD Shark menawarkan tenaga hingga 350 kW, torsi 700 Nm, dan kapasitas towing maksimal 3.500 kg pada varian Performance.
Dynamic dan Premium tetap menghasilkan 321 kW, tetapi kapasitas towing keduanya terbatas pada 2.500 kg. Perbedaan tersebut harus diperhatikan agar calon pembeli memilih varian sesuai kebutuhan.
Peluang BYD Shark tampil di GIIAS 2026 masih terbuka karena BYD sudah terkonfirmasi sebagai peserta. Namun, keikutsertaannya tidak menjamin bahwa Shark akan diluncurkan atau dijual di Indonesia.
Calon konsumen sebaiknya menunggu informasi langsung mengenai harga, varian, homologasi, dan jaringan purna jual. Saat mencari mobil bekas, pembeli perlu membandingkan harga, kondisi kendaraan, dokumen, dan riwayat servis sebelum bertransaksi.
Pilihan mobil bekas dari berbagai brand dapat dicek melalui OLXmobbi supaya dapat dengan mudah menemukan unit idaman yang sesuai dengan kebutuhan dan bujet di kantong. Pemeriksaan langsung dan test drive tetap diperlukan sebelum menyelesaikan pembelian ke penjual ya!
Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store