Minggu, Oktober 18, 2026
Beranda blog Halaman 263

100 Konsumen dan Mitra Loyal Federal Oil™ Nonton Langsung Alex Marquez Juara di MotoGP Malaysia 2025

Federal Oil™ ajak 100 konsumen dan mitra terpilih ke MotoGP Malaysia 2025 di Sepang. Program eksklusif ini perkuat hubungan emosional dan apresiasi loyalitas pelanggan.

OLX News – Federal Oil™ melanjutkan upayanya dalam mempererat hubungan dengan para konsumen serta mitra bisnisnya di Indonesia. Setelah sukses mengajak konsumen serta mitra bisnis terpilih merasakan langsung pengalaman nonton MotoGP Jepang 2025, sekarang 100 orang beruntung lainnya diajak datang langsung ke Sirkuit Sepang, Malaysia untuk menonton aksi pembalap MotoGP di MotoGP Malaysia 2025.

Mereka tentu sangat beruntung karena bisa menyaksikan langsung aksi balapan tim Gresini Racing, yang mendapat dukungan penuh dari Federal Oil™ sejak tahun 2012. 

Consumer Brand General Manager PT EMLI, Rommy Averdy Saat, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan emosional antara merek dan para penggunanya.

“Kami percaya pengalaman langsung seperti ini mampu membangun kedekatan yang lebih dalam antara Federal Oil™ dan para pengguna serta mitra kami. Ini bukan sekadar perjalanan, tetapi bentuk nyata dari komitmen kami dalam memberikan nilai lebih kepada mereka yang telah tumbuh bersama kami,” ujar Rommy dalam siaran pers, Minggu (26/10/2025).

Selama berada di Sirkuit Sepang, para peserta mendapatkan kesempatan eksklusif untuk bertemu langsung dengan pembalap dan tim Gresini Racing, menikmati tur paddock, serta menyaksikan dari dekat bagaimana persiapan tim menghadapi balapan dunia.

Tidak berhenti di lintasan balap, Federal Oil™ juga menghadirkan aktivitas city tour bagi seluruh peserta. Mereka diajak menjelajahi berbagai destinasi menarik di Malaysia, sekaligus menikmati pengalaman perjalanan yang berkesan. 

Melalui program ini, peserta tak hanya memperoleh momen spesial, tetapi juga wawasan baru tentang dunia balap dan kualitas produk Federal Oil™.

Hasil MotoGP Malaysia: Alex Marquez Raih Podium Pertama, “Semakin Dingin” di Posisi Runner Up Klasemen Dunia

Federal Oil MotoGP Malaysia 2025
Alex Marquez

Pada balapan utama yang berlangsung Minggu (26/10/2025), pembalap Gresini Racing, Álex Márquez, menorehkan kemenangan gemilang dengan melalui garis finish di posisi terdepan.

Tidak hanya itu, koleganya satu tim, Fermín Aldeguer, turut mencatatkan prestasi penting dengan mengamankan gelar Rookie of the Year dalam musim debutnya.

Hasil ini menjadi validasi bagi tim Gresini sebagai kekuatan kompetitif di kelas utama.

“Hari ini saya mengubah pendekatan saya pada awal balapan, karena kemarin saya salah, karena saya lebih ngotot dan melakukan apa yang saya tuju. Kami menjalani balapan yang hebat dan mencapai tujuan untuk menjadi tim independen terbaik dari puncak podium; sekarang kami akan menikmati dua balapan terakhir ini,” ujar Alex Márquez usai balapan.

Kemenangan ini mengokohkan posisinya di urutan dua klasemen sekaligus memberikan suntikan moral besar bagi seluruh tim.

Sebaliknya, Aldeguer menjalani akhir pekan yang cukup kompleks namun tetap menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Dia sempat menorehkan hasil impresif pada sprint race, namun kemudian terkena penalti delapan detik karena tekanan ban yang tidak sesuai regulasi, sehingga turun dari posisi podium ke peringkat ke-7.

“Ini bukan cara terbaik untuk mengakhiri pekan balapan di mana kami benar-benar kuat dan merasa sangat kompetitif. Kami mencapai sebuah tujuan dan dalam balapan hari ini kami banyak belajar. Saya terbentur keras saat kecelakaan, tetapi saya akan pulang untuk memulihkan diri,” terang Aldeguer.

Meski gagal menyelesaikan lomba yang memberikan catatan minor di tengah musim debutnya, namun ia tetap merasa senang. “Saya sangat senang, karena ini salah satu target kami dan mungkin yang paling penting,” sambung Aldeguer usai memastikan gelar Rookie of the Year di tangannya.

Federal Matic, Pelumas Spesialis Dingin untuk Motor Matik

Program nonton bareng MotoGP Jepang dan MotoGP Malaysia 2025 menjadi bagian dari kampanye berkelanjutan Federal Oil™ dalam memperkenalkan Federal Matic, pelumas khusus untuk motor matik yang menggunakan teknologi sintetik guna memberikan performa optimal.

Federal Matic dikenal sebagai pelumas spesialis dingin berkat kemampuannya menjaga suhu mesin tetap stabil dan nyaman, baik saat digunakan di kemacetan perkotaan maupun dalam perjalanan jauh.

Sebagai bentuk apresiasi tambahan, Federal Oil™ juga memberikan pulsa senilai Rp5.000 bagi konsumen yang membeli produk Federal Matic atau Federal Racing Matic. 

Konsumen hanya perlu memindai QR Code pada poster yang terdapat di Federal Oil™ Center (FOC) bertanda khusus, official store Federal Oil™ di marketplace, atau mengunjungi laman resmi Federal Oil™ untuk mengikuti petunjuk pendaftaran dan mencantumkan kode bengkel yang tertera. 

Dengan semangat “Spesialis Dingin” dan kehadiran langsung di ajang dunia, Federal Oil™ terus menegaskan posisinya sebagai pelumas pilihan pengendara motor Indonesia yang mengutamakan kenyamanan dan performa di setiap perjalanan. (Z)

DCVI Perkuat Komitmen Pendidikan Vokasi Lewat Donasi Mesin Bus dan Pelatihan Teknis di SMK Angkasa 1 Jakarta

DCVI dukung pendidikan vokasi di Indonesia dengan mendonasikan mesin bus Mercedes-Benz OF 917, mengadakan pelatihan teknis, dan kunjungan industri ke pabrik Mercedes-Benz Cikarang untuk siswa SMK Angkasa 1 Jakarta.

OLX News – PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) menggelar program keberlanjutan global Daimler Truck Cares melalui serangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada pengembangan kompetensi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 

Tahun ini, DCVI mendonasikan satu unit mesin bus Mercedes-Benz OF 917 kepada SMK Angkasa 1 Jakarta, disertai kegiatan kunjungan industri dan pelatihan teknis yang memberikan pengalaman nyata bagi siswa.

Daimler Luncurkan Axor 1626 C, Truk Industri Konstruksi

Rangkaian kegiatan ini berlangsung sepanjang September hingga Oktober 2025 dengan melibatkan seluruh siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dari kelas X hingga XII. 

Mereka berkesempatan memahami proses industri kendaraan niaga Mercedes-Benz secara langsung, mulai dari kunjungan ke pabrik truk dan bus Mercedes-Benz di Cikarang, hingga mengikuti workshop teknis dan nonteknis di sekolah.

Langkah ini melanjutkan komitmen DCVI sejak tahun sebelumnya, di mana perusahaan telah menyalurkan donasi suku cadang bus dan truk ke berbagai SMK di Tangerang Selatan.

Seremoni penyerahan mesin bus dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam ajang Mining Indonesia 2025. 

Di kesempatan yang sama, para siswa dan pengajar SMK Angkasa 1 juga diajak mengunjungi booth DCVI dan menyaksikan langsung berbagai kendaraan unggulan Mercedes-Benz, seperti Arocs 4845 K, Actros 4063 S, dan Axor 2528 CH serta 2528 CX yang digunakan di sektor pertambangan.

Untuk memperdalam wawasan, DCVI juga mengajak siswa melakukan kunjungan ke pabrik perakitan truk dan bus Mercedes-Benz di Cikarang yang baru diresmikan pada Juni 2025 lalu.

Di fasilitas tersebut, mereka mempelajari proses manufaktur, pemeriksaan kualitas, serta sistem logistik yang diterapkan sesuai standar global.

Perempuan Tangguh Ini Ditunjuk Jadi CEO Daimler Trucks Holding AG

Dalam sesi motivational sharing, Aditia Putro, HR Director DCVI, menegaskan pentingnya kolaborasi industri dan pendidikan.

“Kita berada di era dengan persaingan tinggi. Dari 135 juta angkatan kerja, sekitar 45 juta adalah lulusan SMA dan SMK. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberi gambaran nyata tentang dunia industri dan menanamkan kemampuan serta sikap yang dibutuhkan di sektor kendaraan niaga. Komitmen ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang kami dalam membangun sumber daya manusia unggul di Indonesia,” ujarnya dikutip dari siaran pers, Senin (27/10/2025).

Workshop Teknis: Belajar Langsung dari Ahlinya

DCVI Dukung Pendidikan Vokasi SMK Angkasa 1

Sebagai puncak kegiatan Daimler Truck Cares 2025, DCVI menyelenggarakan workshop dan pelatihan teknis bagi seluruh siswa TKR SMK Angkasa 1 Halim. 

Tim training DCVI memberikan pembekalan seputar pengoperasian dan perawatan mesin bus Mercedes-Benz OF 917, termasuk pemahaman mendalam tentang komponen, sistem kerja, hingga simulasi penanganan masalah.

Dalam sesi pelatihan, Aris Sugiarto, Fleet & Driver Training DCVI, menekankan pentingnya penguasaan dasar mekanik.

“Belajar otomotif adalah komitmen seumur hidup. Teknologi akan terus berkembang, tetapi dasar mesin tetap jadi pondasi utama. Kami ingin siswa memahami dan mengaplikasikan ilmu ini secara langsung agar siap menghadapi dunia kerja,” tegasnya.

Selain pelatihan teknis, tim HR DCVI juga mengadakan sesi berbagi inspirasi tentang dunia kerja, memotivasi para siswa untuk terus mengasah kemampuan dan etos kerja sejak dini.

DCVI Dukung Pendidikan Vokasi SMK Angkasa 1

Kepala Sekolah SMK Angkasa 1, Dymas Dwi Ananda, mengapresiasi inisiatif DCVI yang dinilai membawa manfaat besar bagi sekolah.

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar donasi, tapi sinergi nyata antara dunia industri dan pendidikan. Anak-anak kami belajar langsung dari tim Mercedes-Benz yang berpengalaman. Hal ini membantu kami menyesuaikan kurikulum agar relevan dengan kebutuhan industri,” pungkasnya.

Kolaborasi antara DCVI dan SMK Angkasa 1 ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045, yang menekankan pentingnya sumber daya manusia terampil dan siap kerja. 

Melalui program seperti ini, DCVI berharap dapat menumbuhkan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing tinggi di sektor kendaraan niaga nasional. (Z)

GIIAS Makassar 2025 Dipenuhi Berbagai Program Menarik, Sayang Untuk Dilewatkan

0

GIIAS Makassar 2025 (5-9 Nov) tawarkan pengalaman menyeluruh: test drive di jalan raya sepanjang 1,5 km, GIIAS RC Drift, dan konvoi GIIAS Kustom Ride.

OLX News – Setelah penantian panjang sejak 2019, pameran GIIAS di tahun ini kembali hadir di Makassar dan siap menyapa pecinta otomotif Sulawesi Selatan pada 5 hingga 9 November 2025. 

Bertempat di lokasi baru, Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC), GIIAS Makassar 2025 tidak hanya menghadirkan deretan mobil terbaru, tetapi juga serangkaian program interaktif yang menjanjikan pengalaman kunjungan yang tak terlupakan.

Abiyoso Wietono, Project Director GIIAS, menegaskan bahwa event ini lebih dari sekadar ajang pameran mobil. “GIIAS Makassar 2025 kami hadirkan lebih dari sekadar pameran otomotif. Pengunjung akan dapat mengeksplor berbagai kendaraan terbaru dengan teknologi terkini, serta beragam program interaktif yang memberikan pengalaman seru dan informatif. Kami ingin menghadirkan pengalaman otomotif yang menyeluruh dan menginspirasi bagi masyarakat Makassar dan sekitarnya,” ungkap Abiyoso melalui siaran pers, Senin (27/10/2025).

GIIAS Comeback ke Makassar, Lebih Megah dengan Venue Baru

Salah satu program unggulan yang disiapkan adalah Test Drive dan Test Ride dengan konsep yang maksimal. Pengunjung berkesempatan mencoba lebih dari 50 unit kendaraan terbaru di lintasan sepanjang 1,5 kilometer yang berada di jalan raya sekitar area pameran. 

Hal ini memberikan pengalaman berkendara nyata seperti di kondisi sehari-hari sebelum calon pembeli membuat keputusan.

Program GIIAS Makassar 2025

Selain uji kendara, GIIAS Makassar 2025 menjadi panggung bagi komunitas lokal. Akan ada GIIAS Car Community Meet Up yang menampilkan show off cars terbaik di area outdoor, serta GIIAS Kustom Ride berupa konvoi santai sekitar 200 riders dari Tallasa City menuju SMMCC pada 7 November.

Keseruan juga merambah dunia fun games dan edukasi. Anak-anak dan penggemar otomotif muda dapat mencoba langsung GIIAS RC Drift di lintasan mini khusus. 

Sementara itu, Education Day akan mengajak lebih dari 150 mahasiswa dari universitas terpilih untuk mengikuti sesi edukasi mendalam mengenai inovasi industri otomotif.

Untuk mempermudah kunjungan, tiket dapat dibeli secara online melalui aplikasi Auto360 dengan harga terjangkau, yaitu Rp 15.000 untuk weekdays dan Rp 25.000 untuk weekends. 

GIIAS Makassar 2025, yang didukung oleh PLN Mobile, siap menjadi katalisator bagi pertumbuhan dan lifestyle otomotif di kawasan Indonesia Timur. (Z)

Apakah Biaya Service Mobil Hybrid Mahal? Berikut Estimasinya

Banyak orang yang khawatir dengan biaya service mobil hybrid yang mahal. Hal ini wajar saja, karena teknologi mobil hybrid tergolong baru.

OLX News – Banyak pemilik mobil baru merasa ragu untuk membeli mobil hybrid karena khawatir biaya service mobil hybrid akan jauh lebih mahal dibanding mobil konvensional.

Bahkan meskipun mobil hybrid menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, bukan berarti selalu membutuhkan biaya perawatan ganda.

Dengan mengetahui jenis servis, komponen khusus, dan estimasi biaya dari sumber yang kredibel, maka kamu bisa mengukur apakah biaya service mobil hybrid mahal atau tidak.

1. Servis Rutin & Apa Bedanya dengan Mobil Biasa

Pada dasarnya, biaya service mobil hybrid untuk perawatan ringan seperti oli mesin, filter udara, filter kabin, pemeriksaan rem, dan pengecekan kelistrikan dasar mirip dengan mobil bensin biasa.

Namun, perbedaannya terletak pada tambahan elemen seperti filter udara pada sistem pendingin baterai atau modul kelistrikan yang harus dicek secara khusus.

Karena komponen seperti filter udara baterai perlu dibersihkan secara berkala setiap 6 bulan dan diganti pada jarak tempuh tertentu.

Tercatat bahwa Toyota memberikan paket servis gratis untuk mobil hybrid selama 3 tahun atau hingga servis ke-7. Setelah itu, biaya service mobil hybrid mulai dikenakan secara normal.

2. Estimasi Biaya Servis Lanjutan

Dilansir dari beberapa sumber ada beberapa estimasi untuk servis ke-8 dan seterusnya pada beberapa model hybrid Toyota. Misalnya:

  • Corolla Altis Hybrid: ± Rp 1,88 jutaan
  • Toyota C-HR Hybrid: ± Rp 1,88 jutaan
  • Toyota Camry Hybrid: ± Rp 2,62 jutaan
  • Corolla Cross Hybrid: ± Rp 1,58 jutaan

Angka-angka ini menunjukkan bahwa biaya service mobil hybrid tidak melonjak sangat drastis dibanding servis mobil konvensional, terutama jika kerusakan tidak besar.

3. Perbandingan Total Biaya 5 Tahun

Agar lebih jelas, kamu bisa membandingkan total biaya servis untuk mobil hybrid versus mobil konvensional dalam periode 5 tahun atau jarak tempuh 150.000 km.

Untuk contoh Toyota Corolla Altis, mobil hybrid menelan biaya sekitar Rp 26,1 jutaan, sedangkan versi konvensionalnya sekitar Rp 24,64 jutaan. Selisihnya hanya Rp 2 juta dan tidak terlalu besar. Begitu juga untuk Toyota Camry dan C-HR, selisih biaya tidak terlalu signifikan.

Dengan demikian, biaya service mobil hybrid dalam periode panjang tidak selalu lebih mahal secara tajam dibanding mobil bensin biasa.

sumber: VOI

4. Komponen Khusus & Tambahan Biaya

Bagian yang membuat biaya service mobil hybrid bisa lebih tinggi adalah komponen khusus hybrid seperti:

  • Filter udara sistem pendingin baterai
  • Sistem pendingin inverter / konverter
  • Pemeriksaan kelistrikan baterai dan sambungan modul
  • Sistem regeneratif rem vs pengereman biasa

Misalnya, pada komponen filter udara baterai harus dibersihkan setiap 6 bulan dan diganti di interval tertentu. Selain itu, sistem pendingin baterai dan inverter menggunakan cairan pendingin khusus.

Tentunya bagian tersebut juga harus diganti di jarak tempuh tinggi. Semua tambahan ini memengaruhi biaya service mobil hybrid di servis besar atau lanjutan.

5. Faktor yang Mempengaruhi Biaya Service Hybrid

Ada beberapa faktor membuat biaya service mobil hybrid terlihat mahal dan seakan bervariasi antar pemilik, diantaranya adalah:

  • Model dan merek mobil hybrid: merek premium biasanya suku cadangnya lebih mahal
  • Lokasi bengkel: di kota besar harga suku cadang dan ongkos kerja lebih tinggi
  • Usia kendaraan: mobil yang sudah lama akan lebih sering membutuhkan penggantian komponen
  • Pola pemakaian: sering berhenti jalan (stop-and-go) atau medan berat menyebabkan beban lebih besar pada baterai dan sistem kelistrikan
  • Garansi baterai: jika baterai masih dalam garansi pabrik, maka biaya penggantian baterai bisa ditanggung pabrik

6. Kapan Biaya Service Hybrid Benar-benar Tinggi?

Biaya service mobil hybrid bisa terasa mahal ketika baterai hybrid sudah drop dan harus diganti. Baterai adalah komponen paling mahal pada mobil hybrid.

Namun, baterai cenderung memiliki masa pakai panjang, bisa hingga 8–10 tahun atau lebih tergantung pemakaian dan kondisi. Jika penggantian baterai dilakukan, itu akan menjadi lonjakan biaya yang besar dibanding servis biasa.

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan biaya service mobil hybrid tidak semahal yang dibayangkan banyak orang. Untuk perawatan rutin, biaya nyaris setara dengan mobil konvensional.

Perbedaan muncul ketika ada servis lanjutan atau penggantian komponen khusus. Total biaya dalam jangka panjang bagi mobil hybrid umumnya hanya sedikit lebih tinggi, tetapi tidak selalu jauh berbeda.

Jika Anda menjaga mobil hybrid dengan baik, servis rutin, memperhatikan sistem baterai, dan menggunakan bengkel resmi, maka biaya service mobil hybrid bisa tetap terkendali dan sepadan dengan keuntungan hemat bahan bakar serta performa.

7 Fitur Keselamatan Mobil yang Wajib Diketahui

0

Saat memilih mobil, banyak orang hanya fokus pada desain dan performa mesin, padahal fitur keselamatan mobil penting untuk pengemudi dan penumpang.

OLX News – Memahami fitur keselamatan mobil akan membantu pengendara maupun penumpang merasa lebih tenang di perjalanan.

Dengan memanfaatkan fitur keselamatan, maka kamu bisa mengurangi risiko kecelakaan bahkan bisa meminimalisir resiko cedera sekaligus menambah kenyamanan berkendara jika kecelakaan tersebut tak bisa dihindari.

1. Airbag sebagai Pelindung Benturan

Fitur Keselamatan Mobil
Airbag

Airbag adalah fitur keselamatan mobil yang paling mendasar dan saat ini hampir ada di semua mobil modern.

Fitur ini berupa teknologi yang bekerja otomatis dengan mengembangkan balon pelindung saat terjadi benturan keras, melindungi kepala dan dada dari cedera serius.

Mobil seperti Toyota Innova Zenix, Honda CR-V, dan Hyundai Creta sudah memiliki hingga enam airbag yang ditempatkan di bagian depan, samping, dan curtain.

Semakin banyak titik airbag, semakin besar perlindungan bagi pengemudi dan penumpang, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman.

2. Sistem Anti-lock Braking System (ABS)

ABS adalah fitur keselamatan mobil yang menjaga roda agar tidak terkunci saat pengereman mendadak. Sistem ini memungkinkan pengemudi tetap bisa mengendalikan arah mobil meskipun mengerem mendadak.

Contohnya, Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, dan Suzuki Ertiga sudah dilengkapi ABS. Fitur ini sangat penting karena dapat menurunkan risiko tergelincir atau kehilangan kendali total.

3. Electronic Stability Control (ESC)

Selanjutnya ada fitur Electronic Stability Control sebuah fitur keselamatan mobil yang menjaga stabilitas kendaraan ketika mobil berbelok atau kehilangan traksi.

ESC bekerja dengan mengatur tenaga mesin sekaligus memberikan pengereman selektif di roda tertentu agar mobil tetap berada di jalurnya.

Teknologi ini kini tersedia di mobil seperti Honda HR-V, Hyundai Stargazer, dan Toyota Fortuner. Kehadiran ESC terbukti mampu mengurangi kecelakaan yang diakibatkan slip di jalan basah atau tikungan tajam.

4. Seatbelt dengan Pretensioner dan Load Limiter

Sabuk pengaman masih menjadi fitur keselamatan dapur utama, tetapi kini dilengkapi dengan pretensioner dan load limiter.

Pretensioner berfungsi mengencangkan sabuk secara otomatis ketika terjadi tabrakan, sementara load limiter mengurangi tekanan berlebih pada dada penumpang.

Toyota Camry, Honda City, dan Suzuki XL7 adalah contoh mobil yang sudah mengadopsi teknologi ini. Dengan sistem tersebut, seatbelt mampu menahan tubuh secara lebih aman tanpa menimbulkan cedera.

5. Kamera Mundur dan Sensor Parkir

Kamera mundur serta sensor parkir menjadi fitur keselamatan mobil tambahan yang sangat berguna, terutama di area sempit.

Kamera memberikan visual jelas ke belakang, sedangkan sensor mengeluarkan suara peringatan jika ada objek yang terlalu dekat.

Mobil seperti Wuling Almaz, Toyota Raize, dan Nissan Kicks sudah menyediakan fitur ini sebagai standar. Dengan bantuan visual dan audio, risiko menabrak pejalan kaki atau benda di sekitar kendaraan dapat dikurangi.

6. Blind Spot Monitoring (BSM)

Blind Spot Monitoring adalah fitur keselamatan mobil canggih yang mendeteksi kendaraan lain di area blind spot, dimana pengemudi tidak bisa melihat kondisi pada area tersebut.

Sistem ini biasanya ditandai dengan indikator lampu di spion atau bunyi peringatan. Teknologi ini sudah tersedia di mobil premium seperti Mazda CX-5, Hyundai Santa Fe, dan Honda Civic.

Fitur ini sangat membantu ketika pengemudi ingin berpindah jalur dengan aman tanpa khawatir menabrak kendaraan yang tidak terlihat oleh kaca spion biasa.

7. Sistem Peringatan Tabrakan dan Automatic Emergency Braking

Sistem peringatan tabrakan (Collision Warning) bekerja dengan sensor dan radar untuk mendeteksi kemungkinan benturan dari depan.

Jika sistem menemukan potensi bahaya, pengemudi mendapat peringatan berupa suara atau getaran. Beberapa mobil bahkan dilengkapi Automatic Emergency Braking (AEB).

Fitur ini memungkinkan secara otomatis menurunkan kecepatan atau menghentikan mobil. Toyota Corolla Cross, Honda Accord, dan Hyundai Ioniq 5 adalah contoh mobil yang telah memiliki fitur ini.

Teknologi ini semakin relevan di era lalu lintas padat, karena membantu mencegah tabrakan beruntun. Sehingga kamu dapat terlindungi dengan baik.

Keselamatan adalah prioritas utama dalam berkendara. Oleh sebab itu, mengenali fitur keselamatan mobil seperti airbag, ABS, ESC, seatbelt pretensioner, kamera parkir, blind spot monitoring, hingga collision warning sangatlah penting.

Semakin lengkap fitur yang tersedia, semakin tinggi pula tingkat keamanan mobil. Maka, ketika memilih kendaraan, jangan hanya mempertimbangkan desain dan performa saja.

Pertimbangkan juga fitur keselamatan mobil menjadi bagian utama. Dengan begitu, perjalanan bersama keluarga akan terasa lebih aman dan nyaman.

Apakah Pertalite Mengandung Etanol?

0

Setelah beredarnya informasi bahwa Pertalite mungkin dicampur dengan etanol, banyak orang menjadi penasaran mengenai kebenaran isu ini. Apakah benar Pertalite mengandung Etanol?

OLX News – Beberapa sumber menyebut akan ada versi baru seperti Pertamax Green 92, yang diperkirakan merupakan Pertalite dengan tambahan etanol sebanyak 7%.

Namun, Pertamina melalui pernyataan resminya menegaskan bahwa Pertalite saat ini tidak mengandung etanol.

Pernyataan ini bertujuan untuk mengurangi kekhawatiran masyarakat dan memastikan kualitas bahan bakar tetap sesuai dengan peraturan yang ada.

Pernyataan Resmi Pertamina: Pertalite Tanpa Etanol

Pertamina Patra Niaga menegaskan kembali bahwa Pertalite tidak diproduksi dengan penambahan etanol.

Melalui keterangan resmi dari Pj. Corporate Secretary Roberth MV Dumatubun, dijelaskan bahwa bahan bakar dengan RON 90, termasuk Pertalite dihasilkan dari campuran komponen hidrokarbon. “Proses produksi dan distribusi Pertalite tidak melibatkan etanol,” ungkap Roberth.

Dari sumber CNN Indonesia, Pertamina menegaskan bahwa tidak ada etanol dalam Pertalite yang tersedia di seluruh SPBU.

Begitu juga dengan sumber lainya juga merujuk pada pernyataan Roberth yang menyatakan bahwa isu mengenai etanol adalah hoaks yang menyesatkan.

Isu Campuran Etanol dalam Pertalite: Rencana dan Tantangan

Walau Pertalite saat ini tidak memiliki etanol, ada isu dan rencana yang menghubungkannya dengan bahan bakar campuran etanol di masa depan:

Beberapa informasi melaporkan bahwa pemerintah dan Pertamina sedang berdiskusi tentang penggantian Pertalite dengan bahan bakar yang dicampur etanol.

Sehingga BBM akan menggunakan 7% etanol untuk meningkatkan angka RON dari 90 ke 92. Saat ini Pertamina menyatakan bahwa mereka sedang menunggu kebijakan dari pemerintah.

Pasalnya untuk bahan bakar bersubsidi seperti Pertalite, ada tantangan terkait biaya dan regulasi agar konsumen tidak terbebani.

Dalam hal ini, inovasi pencampuran etanol sudah lebih dulu diterapkan pada produk yang tidak disubsidi seperti Pertamax Green 95.

Menteri ESDM pernah menyebutkan bahwa pencampuran Pertalite dengan etanol dalam versi baru masih dalam tahap percobaan, ditambah lagi produksi etanol dalam negeri belum mencukupi.

Proses Produksi Pertalite Menurut Pertamina

Untuk memahami lebih lanjut mengapa Pertalite belum dicampur dengan etanol, kita perlu melihat bagaimana proses produksinya menurut pernyataan resmi Pertamina:

Berdasarkan informasi di situs resmi Pertamina One Solution, Pertalite diproduksi dari nafta sebagai bahan dasar hidrokarbon.

Kemudian dicampur dengan komponen HOMC (High Octane Mogas Component) dari produk Pertamina sendiri, serta aditif EcoSave untuk menjaga kinerja mesin agar tetap halus, bersih, dan efisien.

Dalam penjelasan disebutkan bahwa dalam proses pembuatan, Pertalite tidak melibatkan etanol atau bahan nabati lainnya, melainkan hanya campuran senyawa kimia hidrokarbon dan aditif.

Pertamina juga secara aktif mendukung penggunaan bioetanol sebagai sumber energi di masa depan, yang dapat dilihat dari informasi di portal resmi mereka.

sumber: ambisiusnews

Analisis: Mengapa Rumor tentang Campuran Etanol Muncul?

Informasi mengenai pencampuran etanol dengan Pertalite muncul akibat kombinasi antara kebijakan energi hijau nasional dan kebutuhan untuk meningkatkan kualitas bahan bakar. Ada beberapa alasan yang mungkin memicu rumor tersebut:

Pemerintah telah mendorong berbagai sektor untuk mencampurkan biofuel, termasuk biodiesel (B30/B35), sehingga masyarakat mengharapkan hal yang sama terjadi pada bensin.

Media juga melaporkan kemungkinan munculnya Pertamax Green 92 sebagai pengganti Pertalite yang akan mengandung 7% etanol.

Semetara itu, dalam forum publik, para pejabat membahas rencana penggantian jenis BBM tertentu (seperti Pertalite) dengan bahan bakar bercampur etanol.

Proses uji coba pencampuran Pertalite tampaknya belum sepenuhnya siap karena masalah regulasi, biaya, dan pasokan etanol dalam negeri yang belum terjamin, sehingga sulit untuk segera menerapkan.

Namun, berdasarkan pernyataan resmi Pertamina beberapa hari terakhir, rumor ini perlu dikritisi karena bertentangan dengan fakta produksi saat ini.

Pertalite Saat Ini Tanpa Etanol — Namun Masa Depan Bisa Berubah

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa Pertalite yang ada saat ini tidak mengandung etanol. Pernyataan mengenai campuran etanol dalam Pertalite dianggap salah.

Sedangkan Pertamina Patra Niaga telah menegaskan bahwa proses produksi dan distribusi mengikuti spesifikasi pemerintah tanpa penambahan etanol.

Meskipun demikian, ide tentang pencampuran etanol dengan Pertalite masih terus dibahas sebagai bagian dari rencana BBM ramah lingkungan di masa depan.

Namun, pelaksanaannya tergantung pada kesiapan regulasi, infrastruktur, dan ketersediaan etanol dalam negeri yang memadai.

Sehingga sampai ada pengumuman resmi dan penerapan, konsumen bisa percaya bahwa Pertalite saat ini merupakan bensin subsidi yang murni tanpa campuran etanol.

Jika suatu saat Pertamina memutuskan untuk mengubah formula ini, masyarakat bisa menunggu pengumuman resmi.

Perbandingan Spesifikasi dan Harga Xpander vs Avanza, Lebih Worth It Mana?

Saat berburu MPV, Xpander dan Avanza adalah opsi menarik. Tapi, lebih worth it mana? Simak spesifikasi, harga Xpander vs Avanza.

OLX News – Harga Xpander berapa jika dibandingkan dengan Avanza? Lalu, lebih worth it mana? Berbicara tentang mobil model MPV, keduanya adalah pilihan sebagian besar masyarakat di Indonesia. Jika harus memilih, mana yang sebaiknya dipilih? Mari simak ulasan berikut untuk mengetahui jawabannya.

Perbandingan Harga Xpander vs Avanza

Berikut adalah perbandingan harga kedua unit. Informasi harga ini diambil dari situs resmi masing-masing produsen mobil tersebut. 

Harga Xpander

  • GLS M/T Rp 270,1 Juta (OTR)
  • GLS CVT Rp 279,1 Juta (OTR)
  • Exceed Tourer MT Rp 288,7 Juta (OTR)
  • Exceed Tourer CVT Rp 297,9 Juta (OTR)
  • Ultimate MT Rp 322,5 Juta (OTR)
  • Ultimate CVT Rp 337,8 Juta (OTR)

Harga Avanza

  • 1.3E MT Rp 243 Juta (OTR)
  • 1.3 E CVT Rp 258 Juta (OTR)
  • 1.5L G MT Rp 266 Juta (OTR)
  • 1.5 G CVT Rp 280,8 Juta (OTR)

 

Perbandingan spesifikasi dan harga Xpander vs Avanza

Dimensi

Soal dimensi, Xpander punya ukuran panjang 4.595 milimeter, lebar 1.750 milimeter, tinggi 1.750 milimeter dan ground clearance 220 milimeter. MPV ini jadi pilihan ideal untuk kamu yang butuh unit dengan dengan kapasitas tujuh penumpang.

Sementara, Avanza punya panjang 4.395 milimeter dengan lebar 1.730 milimeter dan tinggi 1.700 milimeter. Wheelbase unit ini ada di angka 2.750 milimeter. Kemudian, ground clearance 195 milimeter.

Secara dimensi, Xpander punya ukuran yang lebih besar ketimbang pesaingnya tersebut. 

Interior dan Fitur

Xpander punya ruang penyimpanan di setiap baris, mulai dari cup holder, kantong penyimpanan sandaran kursi, pint dan lainnya. Termasuk, laci di bawah kursi untuk menyimpan sepatu.

Lalu, ada fitur pengaturan digital AC, head unit layar sentuh 8 inci dengan koneksi ponsel, desain lingkar kemudi audio steering switch, hingga animasi meter cluster. Ada juga fitur USB port di semua baris, armrest, tombol start stop, dan fitur cruise control.

Sementara, Avanza mengandalkan konfigurasi kursi New Pleasant Long Sofa Mode yang membuat penumpang bisa beristirahat lebih nyaman. 

Lalu, ada fitur New 4.2 Inch MID (G Type) dan New Illuminating Start/Stop Button (G Type). Pengemudi akan merasa nyaman dengan New Tilt & Telescopic Steering with Audio & MID Switch (G Type). Termasuk sistem pengaturan pendingin New Digital AC.

Perjalanan terasa semakin menyenangkan dengan adanya New Dynamic Head Unit 9 Inch Display (G Type) atau New Dynamic Head Unit 7 Inch Display (E Type). Kebutuhan pengisian daya juga aman dengan New USB Port & Power Slot.

Yang tidak kalah penting, keduanya juga punya fitur keselamatan. Xpander punya sistem keamanan seperti:

  • Dual SRS Airbags
  • Struktur RISE Body 
  • Seatbelt 3 titik ELR (Emergency Locking Retractor)
  • Sistem pengunci pintu otomatis

Sementara, fitur yang tersedia di Avanza meliputi : 

  • Pre-Collision Warning & Braking
  • Pedal Missoperation Control
  • Lane Departure Warning & Prevention
  • Front Departure Alert
  • Hill Start Assist

Selain itu, ada 6 Airbags, Rear Crossing Traffic Alert hingga Blind Spot Monitoring.

Meski belum menggunakan fitur radar seperti Avanza, meski begitu sistem keselamatan pasif Xpander cukup efisien untuk kebutuhan berkendara harian.

Performa Mesin

Sistem penggerak yang ada pada Xpander berpusat ke mesin bensin 4-silinder 1,5 liter dengan teknologi MIVEC. Mesin ini mampu mengatur pengapian agar konsumsi BBM semakin efisien. Kemudian menghasilkan tenaga 105 PS dengan torsi 141 Nm. 

Sementara, Avanza hadir dengan 2 tipe mesin bertenaga dan hemat, 1.300 CC untuk E Type dan 1.500 CC untuk G Type.

1.3 E Type punya 1NR-VE, Inline-4 1.329 CC dengan tenaga 98 PS di 6.000 RPM dengan torsi 12.4 kgm pada 4.200 RPM. Kemudian, 1.5 G Type mengusung 2NR-VE, Inline-4 1.496 CC untuk menciptakan tenaga 106 PS pada 6000 RPM dengan torsi 14 kgm pada 4.200 RPM.

Menentukan pilihan antara Xpander atau Avanza tergantung pada kebutuhan berkendara. Kamu bisa memilih Xpander jika mencari kendaraan dengan kapasitas kabin luas dan ukuran lebih besar. Terutama, untuk membawa lebih banyak bawaan selain penumpang.

Sementara, Avanza adalah unit yang cocok untuk kemudahan berkendara, manuver dengan fitur keselamatan lebih lengkap. Keduanya sama-sama menawarkan keunggulan yang solid. 

Nah, setelah menentukan pilihan, saatnya berburu unit idaman kamu. Temukan mobil yang kamu cari hanya di OLX. Tersedia berbagai varian dan merek berkualitas dengan harga terbaik. Cek sekarang juga dan dapatkan unit sesuai kebutuhan kamu.