Sabtu, Agustus 29, 2026
Beranda blog Halaman 32

Banjir Promo di GIIAS 2026: Intip Benefit Hyundai Stargazer hingga Rp50 Juta

Hyundai guyur promo potongan hingga Rp50 juta untuk Stargazer tipe Cartenz serta siapkan bocoran mobil listrik baru berkapasitas 7 penumpang di GIIAS.

OLX News – Bagi kepala keluarga yang berada di usia produktif, keputusan mengganti atau menambah unit kendaraan berkapasitas lapang selalu melewati perhitungan matang. Di tengah ketatnya persaingan mobil keluarga kelas menengah bawah (Low MPV), pertimbangan konsumen tidak lagi cuma soal kenyamanan suspensi atau iritnya bahan bakar, melainkan seberapa besar keuntungan finansial langsung yang bisa dibawa pulang saat kesepakatan jual beli terjadi di diler.

Momen pertengahan tahun ini tampaknya menjadi waktu yang tepat bagi Anda yang sedang berburu mobil keluarga baru. Memanfaatkan momentum paruh pertama tahun 2026 yang tumbuh positif, PT Hyundai Motors Indonesia langsung mengambil langkah agresif di pasar dengan mengguyur paket potongan harga besar-besaran khusus untuk lini andalan mereka, Stargazer.

Langkah taktis ini sengaja digulirkan sebagai jembatan menyambut ajang pameran otomotif tahunan, GIIAS 2026, yang dijadwalkan berlangsung dari 29 Juli hingga 9 Agustus mendatang di ICE BSD.

Sambut FIFA World Cup 2026, Hyundai Beri Kesempatan Gamer Jajal IONIQ 6 N Line secara Virtual

Subsidi Khusus Tipe Cartenz Sepanjang Juli 2026

Pendorong utama pertumbuhan niaga mereka di paruh pertama tahun ini tidak lepas dari performa penjualan Stargazer yang melesat 10,8 persen secara tahunan (Year on Year). Selain itu, model SUV premium Palisade juga kokoh memimpin pasar di kelasnya, diikuti oleh Kona Electric yang mencatat grafik pemesanan tertinggi di jajaran unit bertenaga baterai penuh.

Guna merayakan pencapaian tersebut, pabrikan asal Korea Selatan ini memberikan paket keuntungan langsung khusus bagi konsumen yang melakukan transaksi selama bulan Juli 2026.

Berikut adalah skema keuntungan finansial dan kemudahan bayar yang bisa dimanfaatkan:

  • Subsidi Pembelian Langsung: Konsumen berhak mendapatkan potongan nilai keuntungan hingga mencapai Rp50 juta khusus untuk varian Stargazer Cartenz dan Cartenz X.
  • Skema Angsuran Ringan: Tersedia opsi cicilan ringan mulai dari Rp3 juta saja per bulan dengan tenor selama 3 tahun.
  • Fasilitas Jeda Bayar: Penawaran program libur bayar cicilan (cuti cicilan) selama satu tahun penuh bagi konsumen yang memenuhi kualifikasi dari lembaga pembiayaan mitra.
  • Insentif Tukar Tambah: Tambahan keuntungan senilai Rp20 juta bagi pemilik mobil lama yang ingin menukarkan kendaraannya dengan unit baru.

Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer HMID, menyampaikan bahwa kinerja positif Stargazer menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menyajikan variasi jenis mesin yang seimbang bagi masyarakat Indonesia. Di lantai pameran nanti, konsumen diberikan kebebasan penuh memilih teknologi penggerak yang paling ideal untuk kebutuhan hariannya, mulai dari bensin biasa (ICE), hibrida (HEV), hingga opsi setrum murni (EV).

Dobrak Pasar Otomotif: Hyundai Bocorkan Rencana Bawa Empat Model Baru di GIIAS 2026

Bocoran Unit Rahasia: Purwarupa EV 7 Penumpang Lokalan

hyundai-ioniq-3-unveil-0426-exterior

Tidak hanya perang harga di segmen mobil keluarga bensin, keseriusan pabrikan ini dalam memperluas pasar kendaraan ramah lingkungan juga akan dibuktikan di pameran mendatang. Di Hall 2C ICE BSD, mereka siap mengenalkan beberapa lini produk baru yang mencakup SUV listrik baru, MPV keluarga dalam varian bertenaga baterai serta mesin hibrida.

Kejutan yang paling mengundang rasa penasaran para pengamat otomotif adalah rencana pemajangan prototype mobil listrik berkapasitas 7 penumpang teranyar yang nantinya akan diproduksi secara lokal di dalam negeri. Bersamaan dengan itu, model kompak IONIQ 3 juga dipastikan ikut nampang untuk memperlihatkan arah keterjangkauan harga mobil listrik masa depan bagi masyarakat luas.

Kemeriahan Turnamen Sepak Bola Regional

Fransiscus Soerjopranoto selaku Chief Operating Officer of HMID dan Kenny Lee selaku President Director of HMID

Dukungan promosi pertengahan tahun ini juga diperkuat lewat keterlibatan mereka di bidang olahraga. Produsen otomotif ini resmi menjadi mitra utama kejuaraan sepak bola terbesar di Asia Tenggara yang kini berganti nama menjadi Hyundai Cup 2026 (sebelumnya dikenal sebagai ASEAN Cup atau Piala AFF).

Bagi konsumen yang datang ke diler atau area pameran sepanjang 24 Juli hingga 26 Agustus 2026, perusahaan sudah menyiapkan berbagai aktivitas seru bertema lapangan hijau. Mulai dari tantangan pembuatan slogan berhadiah, pameran piala resmi di stan pameran, hingga acara nonton bersama di jaringan diler dan fasilitas Hyundai Motorstudio Senayan Park. Setiap pengunjung yang melakukan uji kendara (test drive) atau transaksi pembelian selama acara berlangsung juga akan mendapatkan aksesori pelindung spion edisi terbatas serta gantungan tag mobil eksklusif.


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Menakar Kenyamanan VinFast VF MPV 7, “JDM” yang Siap Diajak Kemanapun Bersama Keluarga

Simak review VinFast VF MPV 7. Mobil listrik keluarga berkapasitas 7 penumpang hasil rakitan Subang dengan daya jelajah 450 km.

OLX News mendapat kesempatan untuk bisa menguji langsung mobil MPV listrik jenama Vietnam, VinFast MPV 7. Hari masih cukup pagi ketika kami tiba di dealer VinFast Margonda Depok, yang menjadi titik awal keseruan kami bersama mobil tersebut. 

Di pelataran parkir dealer, sudah berjejer rapi beberapa unit mobil VF MPV 7 dengan kelir bodi yang berkilau diterpa cahaya matahari. Sekilas, penampilannya langsung memantik perhatian. 

Gak Harus Beli, Dealer VinFast Kini Tawarkan Sewa Mobil Listrik Mulai Rp312 Ribuan

Ada garis lampu LED tipis yang membentang membentuk huruf “V” yang tegas di bagian wajahnya. Yup! Inilah jagoan paling gres di kelas MPV listrik, VinFast VF MPV 7.

Review VinFast VF MPV 7

Menariknya, karena kami menyebut mobil ini sebagai “JDM”, plesetan dari “Jabar Domestik Market”

Ini adalah sebuah kebanggaan kecil bagi industri otomotif nasional. Meski secara brand berasal dari negara tetangga, Vietnam, mobil berkapasitas tujuh penumpang ini sudah dirakit langsung di pabrik Subang demi mengejar target tingkat komponen dalam negeri yang kompetitif.

Dengan estimasi label harga yang bermain manis di angka Rp300 jutaan hingga Rp420 jutaan, mobil ramah lingkungan ini jelas dirilis ke market otomotif Indonesia untuk mengusik kenyamanan para pabrikan Cina yang mengisi sektor ini. Sebut saja BYD M6 ataupun Aletra.

Lantas, bagaimana rasanya ketika mobil keluarga bertenaga setrum ini diajak melibas kondisi jalanan harian yang sesungguhnya?

Di artikel ini OLX News akan menceritakan pengalaman pengujian VinFast VF MPV 7

Eksterior VinFast VF MPV 7: Ketika Postur Tangguh Bertemu Fungsi Praktis

Review VinFast VF MPV 7

Saat pertama kali berdiri di samping unitnya, ada kesan beda yang tertangkap oleh mata. Biasanya, sebuah mobil keluarga atau MPV konvensional memiliki bentuk bodi yang cenderung mengotak, tinggi, dan bisa dibilang ‘B’ aja. Berbeda dengan mobil ini. Para desainer VinFast tampaknya ingin keluar dari zona nyaman tersebut. Mereka mencoba mengawinkan estetika tangguh khas mobil petualang (SUV) dengan utilitas tinggi sebuah mobil keluarga serbaguna.

Maka jadilah sebuah mobil keluarga dengan postur yang proporsional untuk ukuran jalanan di Indonesia.

  • Dimensi: 4.740 mm x 1.872 mm x 1.734 mm
  • Wheelbase: 2.840 mm
  • Ground Clearance: 185 mm
  • Water Wading: 330 mm

Guratan garis desain pada bagian lambung mobil terlihat mengalir mulus tanpa banyak lekukan yang berlebihan. Penggunaan pelek berdiameter besar menjadi salah satu poin krusial yang mendongkrak penampilannya sehingga terlihat kokoh dan berisi. 

Dan catatan wheelbase yang dirancang melar hingga angka 2.840 mm, menjadi indikasi awal bahwa bagian dalam mobil ini menyimpan ruang lega yang cukup menjanjikan.

Dari segi proporsi visual, ini adalah salah satu mobil keluarga bertenaga listrik dengan tampang paling ganteng dan proporsional yang bisa ditemukan saat ini. 

Review VinFast VF MPV 7

Bagian buritannya yang dipotong agak tegak lurus pun bukan tanpa alasan, melainkan demi memberikan volume ruang yang maksimal pada area kargo.

Kabin VinFast VF MPV 7 Menjawab Esensi “Jalani Hidup Lebih Lega”

Review VinFast VF MPV 7

Begitu jemari menarik gagang pintu dan masuk ke area dalam, aroma kabin mobil baru langsung menyergap indra penciuman. Pandangan mata langsung disuguhi oleh konsep desain interior yang minimalis dan modern. 

Lupakan deretan tombol fisik yang rumit yang biasanya bertebaran di area dasbor. Di dalam mobil ini, nuansa ‘klimis’ sangat ditonjolkan.

Serap Puluhan Ribu Tenaga Kerja, Pabrik VinFast di Subang Jadi Motor Ekonomi Baru di Jawa Barat

Satu hal yang cukup unik, dan mungkin memerlukan sedikit waktu bagi pengemudi untuk membiasakan diri, adalah hilangnya panel instrumen penunjuk kecepatan tradisional yang biasanya bertengger tepat di balik roda kemudi. 

Review VinFast VF MPV 7

Sebagai gantinya, segala rupa informasi berkendara, mulai dari penunjuk kecepatan, sisa daya baterai, hingga pengaturan suhu pendingin udara (AC) dan sistem hiburan, dipusatkan pada sebuah layar sentuh vertikal berukuran 10,1 inci di bagian tengah dasbor. 

Layar ini adalah otak utama yang terhubung langsung dengan ekosistem digital bawaan pabrikan.

Esensi utama dari sebuah mobil keluarga tentu saja terletak pada tingkat kelapangan ruang penumpangnya. Mengusung slogan resmi “Jalani Hidup Lebih Lega”, pembagian ruang di dalam kabin VF MPV 7 patut diacungi jempol. 

Jok berbalut material kulit sintetis yang empuk dengan kontur yang menopang tubuh dengan baik, menjadi keunggulan awal dari sisi kabin.

Berkat penggunaan platform kendaraan listrik murni, lantai di baris pertama hingga baris ketiga dibuat sepenuhnya rata atau flat floor. Ini memberikan dampak positif pada ruang kaki dan ruang kepala.

Review VinFast VF MPV 7

Untuk penumpang dewasa dengan tinggi badan rata-rata 175 cm yang duduk di baris kedua, terasa begitu nyaman dan lega.

Tentu, pertanyaan terbesarnya, bagaimana dengan nasib penumpang di baris paling belakang? Sering kali, baris ketiga pada mobil keluarga kelas menengah menjadi tempat yang menyiksa untuk perjalanan jauh. 

Namun, tidak di sini. Kursi baris ketiga VF MPV 7 masih memberikan posisi duduk yang manusiawi, di mana lutut tidak perlu menekuk terlalu tinggi untuk menghindari terbentur sandaran kursi di depannya. 

Solusi Narik Lebih Irit, VinFast Buka Opsi Sewa Mobil Listrik Mulai Rp310 Ribuan

Kenyamanan ini semakin lengkap berkat adanya kisi-kisi penyejuk udara yang menyalurkan hembusan angin dingin hingga ke baris paling belakang, sebuah fitur yang sangat krusial mengingat cuaca tropis Indonesia yang kerap menyengat.

Review VinFast VF MPV 7

Fleksibilitas muatan barang juga menjadi cerita menarik lainnya. Ketika seluruh anggota keluarga ikut serta dan semua kursi terpasang, area bagasi di belakang masih menyisakan ruang yang lebih dari cukup untuk menampung beberapa tas ransel berukuran sedang atau belanjaan bulanan rumah tangga.

Namun, keajaiban ruang sesungguhnya baru terlihat saat kursi baris ketiga dilipat ke depan. Volume bagasi langsung melonjak drastis menjadi 606 liter.

Butuh ruang yang lebih luas lagi untuk membawa barang belanjaan berdimensi besar, atau perlengkapan berkemah di akhir pekan?

Cukup lipat rata kursi baris kedua dan ketiga, dan kita bisa mendapatkan ruang kargo raksasa berkapasitas mencapai 1.240 liter dengan lantai yang rata.

Impresi Berkendara: Senyap, Instan, dan Menyenangkan

Saat tombol Start ditekan, layaknya karakter khas mobil listrik, tidak ada suara raungan ataupun getaran yang merambat ke dalam kabin. Hanya ada indikator “Ready” berwarna hijau yang menyala di layar sentuh tengah, menandakan bahwa sistem mekatronika mobil sudah siap beraksi.

Ketika tuas transmisi diposisikan ke D dan pedal akselerator ditekan perlahan, mobil melaju dengan keheningan yang menenangkan. Karakter motor listrik tunggal yang menyalurkan tenaga ke roda depan (FWD) langsung menunjukkan taringnya. 

Berbeda dengan mobil bermesin konvensional yang membutuhkan waktu untuk mengumpulkan putaran mesin, torsi pada mobil listrik ini tersedia secara instan.

Mari kita tengok spesifikasi performa di atas kertas yang mengawal pergerakan mobil ini:

  • Motor Penggerak: Motor Listrik Tunggal FWD
  • Tenaga Maksimal: 201 hp
  • Torsi Puncak: 280 Nm
  • Kapasitas Baterai: 60,2 kWh (Sistem Pendingin Cairan)
  • Akselerasi 0-100 km/jam: 10 Detik
  • Jarak Tempuh Maksimal: Hingga 450 Kilometer (Standar NEDC)

Di atas kertas, tenaga sebesar 201 hp tentunya menawarkan daya dorong sangat responsif dan terasa sangat mencukupi, bahkan ketika mobil diisi oleh beberapa penumpang sekaligus.

Sistem suspensinya dirancang dengan karakter yang pas untuk selera lokal. Saat melewati sambungan jembatan tol atau jalanan yang agak bergelombang, ayunan suspensi mampu meredam guncangan dengan lembut tanpa menimbulkan gejala membal yang berlebihan. 

Review Lengkap Vinfast VF 3, SUV Listrik Termurah Dengan Desain Unik, Sejauh Apa Jarak Tempuhnya?

Ketika pengemudi memindahkan mode berkendara ke mode Sport, karakter setir akan terasa sedikit lebih berbobot dan respons motor menjadi lebih agresif, memberikan rasa percaya diri ekstra saat harus bermanuver menyalip kendaraan lain pada kecepatan tinggi.

Bicara soal daya tahan, baterai berkapasitas 60,2 kWh yang diusungnya mampu menemani perjalanan hingga sejauh 450 kilometer dalam satu kali pengisian daya penuh. 

Jarak yang lebih dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan komuter harian dari pinggiran kota menuju pusat ibu kota selama satu minggu penuh tanpa perlu bolak-balik melakukan pengisian daya.

Kalaupun harus melakukan perjalanan luar kota, pengemudi tidak perlu didera rasa cemas berlebih. Mobil ini sudah mengadopsi teknologi DC Fast Charging dengan kemampuan menerima daya hingga 80 kW. 

Berkat fitur ini, proses pengisian daya baterai dari kondisi 10 persen menuju 70 persen dapat dituntaskan hanya dalam kurun waktu sekitar 30 menit saja. Pas dengan durasi waktu istirahat santai sambil menikmati secangkir kopi di rest area.

Strategi Memikat Hati Keluarga Indonesia

Review VinFast VF MPV 7

Keputusan untuk membawa bentuk bodi MPV murni ke ranah elektrifikasi di Indonesia merupakan sebuah langkah bisnis penuh perhitungan matang. Memahami psikologi konsumen lokal yang menempatkan faktor utilitas keluarga di atas segalanya adalah kunci utama.

Hal ini selaras dengan penjelasan dari Antonio Zara, Market CEO VinFast Indonesia, saat memaparkan arah strategis perusahaan di pasar domestik.

“Data GAIKINDO menunjukkan bahwa segmen MPV terus mempertahankan dominasinya di pasar otomotif Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa konsumen Indonesia tidak hanya mencari kendaraan yang efisien, tetapi juga yang mampu mengakomodasi kebutuhan mobilitas keluarga dengan nyaman. Berangkat dari pemahaman tersebut, VinFast mengembangkan VF MPV 7 sebagai MPV listrik yang menggabungkan kabin yang lega, teknologi modern, serta pengalaman berkendara yang praktis dan nyaman. Kami percaya pendekatan ini akan semakin memperluas pilihan kendaraan listrik yang relevan dengan kebutuhan keluarga Indonesia,” ujar Antonio Zara, Market CEO VinFast Indonesia.

Langkah konkret untuk memenangkan persaingan ini tidak hanya berhenti pada penyediaan produk yang menarik secara spesifikasi dan harga. 

Keseriusan jangka panjang mereka ditandai dengan dimulainya proses perakitan lokal di pabrik Subang. Dengan memproduksi unit secara lokal, kestabilan pasokan unit serta harga suku cadang dapat lebih terjamin bagi konsumen.

Review VinFast VF MPV 7

Selain itu, tantangan klasik berupa kesiapan infrastruktur pengisian daya juga dijawab lewat pengembangan jaringan stasiun pengisian daya mandiri bernama V-GREEN yang kini mulai gencar dibangun di berbagai titik strategis kota-kota besar. 

Ditambah dengan paket layanan purnajual yang mencakup garansi jangka panjang serta pembaruan perangkat lunak berkala secara nirkabel (Over-the-Air), ekosistem kepemilikan mobil listrik ini dirancang semudah dan senyaman merawat mobil konvensional.

“Indonesia merupakan salah satu pasar strategis bagi VinFast di kawasan Asia Tenggara, dengan potensi pertumbuhan kendaraan listrik yang terus berkembang seiring meningkatnya dukungan pemerintah, kesiapan infrastruktur, dan minat masyarakat terhadap mobilitas berkelanjutan. Karena itu, kami tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga terus membangun ekosistem kendaraan listrik yang semakin lengkap melalui jaringan dealer, layanan purnajual, solusi pengisian daya, hingga kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. VF MPV 7 menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan solusi mobilitas listrik yang relevan dengan kebutuhan keluarga Indonesia,” pungkas Antonio.

Kesimpulan

Rangkaian petualangan seharian bersama mobil listrik rakitan Subang sudah cukup jadi pembuktian definisi MPV listrik yang nyaman. Dimulai sejak pagi hari dari titik keberangkatan di dealer VinFast Margonda, Depok, rombongan media langsung dihadapkan pada karakter jalanan komuter yang menuntut keandalan stop-and-go.

Perjalanan kemudian berlanjut menuju kawasan bisnis Grand Lucky SCBD untuk menguji kepraktisan ruang kargonya saat membawa tumpukan barang belanjaan.

Menjelang siang hingga petang, rute bergeser menyusuri jejak sejarah kota di Gedung Filateli Jakarta, sebelum akhirnya seluruh rangkaian aktivitas berkendara dari pagi hingga malam ini diselesaikan dengan manis di Kunstkring Palais, Menteng.

Nekat! VinFast Berani Jual Mobil Listrik Tanpa Baterai di Indonesia, Untung Apa Buntung?

Secara total, pengujian harian yang melintasi perbatasan kota satelit hingga jantung ibu kota ini menempuh jarak sejauh 90 kilometer. Melalui rute bervariasi tersebut, kendaraan ini sukses menunjukkan kemampuan aslinya dalam menunjang rutinitas harian keluarga secara nyata. Mulai dari fleksibilitas ruang bagasi hingga kenyamanan kabin di tengah kepungan kemacetan jalanan kota yang dinamis.

Hasilnya, kami bisa menarik sebuah kesimpulan yang jelas. Mobil ini tidak sekadar menjual status sebagai kendaraan ramah lingkungan yang bebas dari aturan ganjil-genap di ibu kota. Lebih dari itu, VF MPV 7 juga  berhasil mengeksekusi kebutuhan mendasar sebuah mobil keluarga dengan sangat baik: kabin yang lapang di setiap barisnya, fleksibilitas kargo yang tinggi, serta performa motor listrik yang instan namun tetap terasa halus.

Dengan modal perakitan lokal dari Subang, tampang eksterior yang modis, serta jaminan ekosistem purna jual yang terus berkembang, mobil “JDM” asal Jawa Barat ini tampaknya sudah memiliki modal yang lebih dari cukup untuk menjadi pilihan baru yang sangat masuk akal bagi keluarga Indonesia yang siap melangkah ke masa depan mobilitas bebas emisi. (RF/Z)


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Dua Teknologi Satu Model, Deepal SO5 Jadi Strategi Ciamik Changan di Market Indonesia

Changan Indonesia resmi membuka prapemesanan Deepal SO5 BEV dan REEV. SUV listrik inovatif dengan jarak tempuh sampai 1.100 km seharga Rp500 jutaan.

OLX News – Langkah strategis diambil oleh Changan Indonesia dengan membuka keran pre-book produk terbarunya, Deepal S05. Tak cuma menawarkan varian full elektrik (EV), tapi juga ada pilihan varian teknologi Range Extended Electric Vehicle (REEV).

Dua opsi teknologi ramah lingkungan sekaligus dalam satu model kendaraan jelas menjadi sebuah strategi jitu Changan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang ingin beralih ke moda transportasi rendah emisi, namun masih terbentur rasa khawatir akan jarak tempuh ataupun ketersediaan infrastruktur pengisian daya.

Deepal SO5: Solusi Fleksibel untuk Pengguna Perkotaan hingga Lintas Daerah

Melalui model barunya ini, Changan berusaha merangkul cakupan pasar yang jauh lebih luas.

Bagi masyarakat urban yang rute harian relatif terukur dan didukung fasilitas pengisian daya memadai, tipe BEV menjadi pilihan tepat yang menawarkan efisiensi berkendara tanpa emisi gas buang sama sekali.

Changan Perkenalkan Deepal S05, Pilihannya Ada REEV dan BEV!

Sementara itu, tipe REEV diposisikan sebagai jembatan ideal bagi mereka yang sering melakukan perjalanan antarkota.

Sistem REEV memadukan motor penggerak bertenaga setrum dengan mesin konvensional berkapasitas 1.500 cc.

Skema kerja REEV berbeda dengan sistem penggerak hibrida konvensional. Pada sistem REEV, mesin bensin yang tertanam tidak terhubung ke roda, melainkan bertugas penuh sebagai generator guna menyuplai daya ke komponen baterai ketika pasokan setrum mulai menipis.

Alhasil, sensasi berkendara yang senyap layaknya mobil listrik murni tetap terjaga tanpa perlu sering singgah di stasiun pengisian daya umum.

“Deepal S05 merupakan wujud komitmen Changan dalam memperluas adopsi kendaraan energi baru di Indonesia. Dengan menghadirkan pilihan BEV dan REEV, kami memberikan fleksibilitas bagi konsumen untuk memilih teknologi yang paling sesuai dengan kebutuhan mobilitas mereka. Baik untuk penggunaan harian dengan kendaraan listrik murni maupun perjalanan jarak jauh dengan dukungan REEV, kami percaya Deepal S05 dapat mendukung transisi menuju mobilitas yang lebih berkelanjutan di Indonesia,” ujar Setiawan Surya, Chief Executive Officer (CEO) Changan Indonesia, dalam acara pengenalan produk di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Spesifikasi Umum Deepal SO5

Ruang Kabin Mewah dan Fitur Kelas Atas

Prebook Changan Deepal SO5

Menengok sisi estetika, produk berwujud SUV crossover ini mengusung tampilan luar futuristis berpola dinamis dengan guratan bodi yang bersih.

Koefisien hambatan udara ditekan hingga angka 0,25 Cd demi mendukung efisiensi berkendara serta stabilitas di kecepatan tinggi.

Keunikan sesungguhnya justru langsung terasa saat memasuki area kabin. Area interior dirancang menyerupai kemewahan kabin kapal pesiar yang dipadukan dengan sentuhan teknologi tinggi.

Changan Lumin Raih Gelar The Best Light EV dalam Ajang OTOMOTIF Award 2026

Pusat kendali fitur hiburan dan informasi diwakili oleh Sunflower Screen, berupa layar sentuh berukuran 15,4 inci beresolusi tajam 2.5K Ultra Clear.

Canggihnya, dudukan layar ini dapat bergerak otomatis berputar hingga 15 derajat menghadap ke arah pengemudi maupun pendamping depan demi memberikan kenyamanan berkendara yang lebih ergonomis.

Sisi pengemudi dimanjakan oleh fitur AR HUD yang memproyeksikan petunjuk navigasi langsung pada kaca depan sehingga konsentrasi berkendara tidak terpecah.

Kenyamanan optimal juga disematkan lewat jok depan Royal Comfort Seat yang sudah dilengkapi fasilitas penghangat, pendingin, penopang kaki, hingga pengaturan posisi duduk dengan memori untuk mereduksi rasa lelah sewaktu menempuh perjalanan jauh.

Performa Andal Didukung Perlindungan Berlapis

Urusan performa dari kedua varian ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Berdasarkan data teknis resmi, spesifikasi masing-masing tipe memiliki keunggulan performa yang disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya:

  • Deepal S05 BEV (Baterai Listrik Murni): Dibekali baterai berkapasitas 68,8 kWh yang mampu menghasilkan tenaga 200 kW serta torsi puncak 290 Nm. Berdasarkan pengujian standar NEDC, daya jelajahnya mencapai 470 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Hebatnya lagi, baterai ini sudah mendukung pengisian daya cepat yang sanggup mengisi dari kondisi 30 persen ke 80 persen hanya dalam kurun waktu 15 menit saja.

  • Deepal S05 REEV (Baterai dengan Generator): Menggunakan paket baterai berkapasitas 27,28 kWh yang disandingkan dengan generator bensin 1.500 cc. Apabila berjalan menggunakan mode listrik murni sepenuhnya, kendaraan sanggup menempuh jarak hingga 170 kilometer. Namun, berkat bantuan kerja generator pengisi baterai otomatis, total jarak tempuh kombinasi yang bisa digapai menembus angka lebih dari 1.100 kilometer. Varian ini menyemburkan tenaga maksimum 160 kW dengan torsi melimpah mencapai 320 Nm.

Aspek keselamatan berkendara diperkuat lewat struktur proteksi Golden Shield Battery serta kawalan 19 fitur keselamatan aktif ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) terintegrasi guna mendeteksi serta meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya.

Estimasi Harga dan Keuntungan Masa Prapemesanan

Berdasarkan rilis informasi resmi dari Changan Indonesia, harga untuk meminang unit Deepal S05 ini diprediksi mulai dari Rp500 jutaan.

Guna menarik minat para pencinta otomotif di Tanah Air, Changan Indonesia menggelar program promo khusus prapemesanan yang ditujukan bagi 500 pembeli pertama.

Head of Marketing Changan Indonesia, Ridjal Mulyadi, memaparkan bahwa pemesan awal berhak mendapatkan kompensasi keuntungan bernilai total hingga Rp20 juta.

Keuntungan tambahan tersebut mencakup pemberian fasilitas proteksi asuransi jenis all-risk secara gratis sepanjang satu tahun penuh, serta penawaran paket harga spesial untuk jaminan garansi baterai seumur hidup (Battery Lifetime Warranty). Pre-book sudah bisa dilakukan oleh masyarakat melalui situs resmi Changan Indonesia maupun jaringan diler terdekat. (Z)


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Meluncur di GIIAS 2026! Intip Spesifikasi Lengkap Leapmotor B10 yang Mulai Tebar Pesona

Leapmotor B10 siap meluncur di Indonesia pada ajang GIIAS 2026. Yuk intip spesifikasi Leapmotor B10, SUV listrik canggih berdarah Eropa dan kini mulai tebar pesona di berbagai kesempatan.

OLX News – Pasar kendaraan listrik Tanah Air kembali kedatangan penantang baru yang secara personal menurut OLX News, super menarik. Melalui payung PT Indomobil National Distributor, brand Leapmotor kini mulai memperkenalkan lini andalan mereka, Leapmotor B10, di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026. 

Sebagai informasi, model ini juga hadir dalam acara customer preview saat pameran Indomobil Expo digelar pada 30 Juni hingga 5 Juli 2026 mendatang di Summarecon Mall Serpong, Tangerang.

Mobil Terbaru 2026, Daftar Lengkap Mobil EV, Hybrid dan Konvensional yang Meluncur Tahun Ini!

Langkah ini menjadi pemanasan strategis sebelum benar-benar diluncurkan secara penuh di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS 2026) mendatang.

OLX News sendiri berkesempatan secara eksklusif untuk melihat langsung dan merasakan sendiri, bagaimana Leapmotor B10 menebarkan pesonanya. 

Bagi yang penasaran dengan performa dan keunggulannya, mari kita bedah spesifikasi lengkap SUV listrik yang siap bikin peta persaingan EV di Indonesia makin panas.

Desain Eksterior Leapmotor B10: Cita Rasa Eropa dengan Konfigurasi Ban Unik

Melihat tampilan luarnya, Leapmotor B10 mengadopsi bahasa desain bernama “Gravity Field”. Proporsi bodinya tampak seimbang dengan siluet bersih tanpa banyak lekukan berlebih yang mengganggu mata.

Pada fasia depannya, dilengkapi dengan lampu utama LED model terpisah (split headlight) yang dikombinasikan dengan tiga baris lampu DRL (Daytime Running Lights) futuristik.

Sedangkan pada sisi samping bodi tetap menggunakan handle pintu model concealed door handles yang membantu mengoptimalkan aliran udara sekaligus mengurangi hambatan angin saat melaju. Namun, untuk membukanya dilakukan secara manual, tidak otomatis. Ini dilakukan untuk menepis isu pintu mobil sulit dibuka ketika mengalami situasi darurat.

Di bagian belakang menampilkan Wingstar LED tail lights yang memanjang horizontal dari kiri ke kanan, memberikan kesan mewah layaknya SUV premium.

Satu hal yang paling mencuri perhatian adalah DNA mobil Eropa yang kental berkat konfigurasi ban yang berbeda antara depan dan belakang (Staggered Wheels). 

Ban depan menggunakan ukuran 225/50/R18, sedangkan ban belakang memakai ukuran yang lebih lebar yaitu 235/50/R18. Racikan ini jarang ditemukan di kelasnya dan berfungsi memberikan cengkeraman serta stabilitas berkendara yang jauh lebih mantap.

Interior Leapmotor B10: Kabin Luas Berbalut Teknologi Pintar

Spesifikasi Leapmotor B10

Masuk ke dalam kabin, kesan lapang langsung menyambut. Leapmotor merancang interior B10 tidak sekadar untuk tempat berkendara, melainkan ruang bersantai yang nyaman bagi pengemudi dan penumpang.

Dasbor minimalisnya didominasi oleh dua layar digital beresolusi tinggi yang ditenagai oleh prosesor pintar Qualcomm Snapdragon. 

Indomobil Siapkan Kejutan Baru Lewat Stellantis Brand House di 2026

Layar utama berukuran 14,6 inci dengan resolusi 2,5K model floating siap melayani kebutuhan navigasi dan hiburan yang sudah terintegrasi dengan Apple CarPlay dan Android Auto. 

Spesifikasi Leapmotor B10

Sementara itu, panel instrumen berukuran 8,8 inci tepat di depan kemudi menyajikan info berkendara secara real-time.

Kenyamanan kabin didukung oleh jok berlapis bahan kulit sintetis premium (TechnoLeather). Uniknya, kursi depan bisa direbahkan secara penuh menjadi tempat tidur darurat saat beristirahat. 

Untuk kapasitas penyimpanan, bagasi belakang menyediakan ruang berkapasitas 430 liter yang bisa diperluas hingga 1.457 liter jika kursi baris kedua dilipat datar, lengkap dengan bagasi depan kecil (frunk) sebesar 25 liter.

Performa Baterai Tangguh dan Sasis Hasil Racikan Maserati

Sektor performa menjadi menu utama yang diunggulkan oleh Leapmotor B10. Berdiri di atas arsitektur terbaru Leapmotor Architecture 3.5, SUV ini mengadopsi teknologi Cell-to-Chassis (CTC) yang mengintegrasikan komponen baterai langsung ke dalam struktur rangka kendaraan demi meningkatkan rigiditas (kekakuan) bodi serta distribusi beban yang seimbang.

Sistem penggerak roda belakang (RWD) yang diusungnya membuat rasa berkendara menjadi sangat dinamis. 

Untuk pasar Indonesia, berikut adalah spesifikasi teknis utama yang ditawarkan:

Fitur / Spesifikasi Detail Performa
Kapasitas Baterai 67,1 kWh
Jarak Tempuh Maksimal Hingga 516 Km (Standar NEDC) / 434 km (Standar WLTP)
Tenaga Motor Listrik 160 kW (Setara 215-218 HP)
Torsi Maksimum 240 Nm
Sistem Penggerak Penggerak Roda Belakang (RWD)
Teknologi Sasis Penyetelan suspensi oleh insinyur Maserati

 

Jika ditinjau dari aspek pengendalian, kombinasi sasis kokoh dan penggerak belakang ini menghasilkan stabilitas tinggi. 

Distribusi bobotnya dirancang seimbang 50:50 berkat sentuhan tangan dingin para insinyur Maserati. 

Asiknya lagi, karena untuk urusan pengisian daya, B10 sudah didukung DC Fast Charging yang mampu mengisi daya dari 30 ke 80 persen hanya dalam waktu sekitar 17 menit.

Fitur Keselamatan Kelas Atas

Spesifikasi Leapmotor B10

Menilik rilis resmi dari situs Stellantis Media, aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Struktur bodi Leapmotor B10 dirancang kokoh demi memenuhi standar uji tabrak bintang 5 Euro NCAP dan ANCAP.

Sistem keselamatan aktif LEAP Pilot L2 ADAS tertanam sebagai fitur standar yang mencakup 17 fungsi pintar, mulai dari Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Centering Control, Front & Rear Collision Warning, hingga kamera pemantau lingkungan sekitar 360 derajat yang dilengkapi dengan fungsi perekam video jalanan (integrated dashcam).

Kolaborasi Raksasa Global dan Komitmen di Indonesia

Bagi yang belum tahu, Leapmotor merupakan pabrikan asal Tiongkok yang memiliki kemitraan strategis skala besar dengan Stellantis, grup otomotif raksasa pemilik 15 brand ternama di dunia. 

Di Indonesia, Leapmotor berjalan berdampingan dengan brand Stellantis lainnya seperti Citroën dan Jeep yang sudah lebih dulu mengaspal sejak 2023.

Debut Changan di IIMS 2026: Gandeng Indomobil dan Rakit Lokal, Bukti Serius Garap Pasar RI

Seluruh operasional, jaringan diler, dan layanan purna jual dari Leapmotor di Tanah Air ditangani langsung oleh PT Indomobil National Distributor. Langkah serius ini menunjukkan komitmen jangka panjang mereka untuk bersaing di era elektrifikasi.

Dalam kesempatan pameran di Tangerang tersebut, Samuel Christian Wowor selaku Brand Head dari Leapmotor Indonesia memaparkan keyakinannya terhadap produk baru ini:

“Leapmotor ini hadir dengan studi market yang cukup panjang dan dengan data yang cukup akurat, di mana kami yakin baik brand maupun produk yang diluncurkan punya tempat di hati masing-masing konsumen kami nantinya.”

Kehadiran Leapmotor B10 di ajang preview ini jelas menjadi sinyal kuat bahwa mereka tidak main-main dalam menawarkan solusi mobilitas modern. 

Bagi yang ingin merasakan langsung kemampuannya sebelum peluncuran resmi di GIIAS 2026, sesi test drive di Summarecon Mall Serpong hingga 5 Juli ini tentu tidak boleh dilewatkan. (Z)


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Dobrak Pasar Otomotif: Hyundai Bocorkan Rencana Bawa Empat Model Baru di GIIAS 2026

Hyundai Indonesia umumkan pertumbuhan penjualan di paruh pertama 2026 dan bersiap pamerkan 14 unit mobil serta mengenalkan model baru di GIIAS.

OLX News – Persaingan di pasar kendaraan roda empat dalam negeri berjalan semakin ketat. Meski kondisi ekonomi makro dan daya beli masyarakat sedang menghadapi tantangan, sejumlah pabrikan justru memilih untuk bergerak lebih agresif dengan menyiapkan amunisi baru demi memikat konsumen. Langkah berani ini salah satunya ditunjukkan oleh PT Hyundai Motors Indonesia (HMID).

Dalam sesi pemaparan bersama media pada 2 Juli 2026 di N Brand Experience Center SCBD, Jakarta Selatan, pabrikan asal Korea Selatan tersebut secara terbuka membagikan strategi besar mereka untuk menyambut ajang pameran otomotif bergengsi, GIIAS 2026. Alih-alih bersikap menahan diri, mereka justru memanfaatkan momentum paruh kedua tahun ini untuk memperkenalkan jajaran teknologi mutakhir secara masif.

Presiden Direktur Hyundai Indonesia, Kenny Lee, mengungkapkan bahwa Indonesia tetap menjadi salah satu pusat perhatian bisnis global mereka. Berkat penanaman modal yang kuat dari hulu ke hilir selama enam tahun terakhir—mulai dari fasilitas perakitan lokal hingga jaringan stasiun pengisian daya—mereka kini berada di posisi yang kokoh untuk menawarkan variasi mesin terlengkap bagi masyarakat, mulai dari bensin konvensional (ICE), hibrida (Hybrid), hingga kendaraan listrik murni (EV).

Sambut FIFA World Cup 2026, Hyundai Beri Kesempatan Gamer Jajal IONIQ 6 N Line secara Virtual

Rapor Penjualan Paruh Pertama 2026 yang Tumbuh Positif

HMID Sales Performance 1H 2026

Sebelum melangkah ke pameran besar mendatang, Chief Operating Officer HMID, Fransiscus Suryopranoto, memaparkan pencapaian bisnis mereka sepanjang enam bulan pertama tahun ini. Performa beberapa produk andalan mereka tercatat naik.

Berikut adalah rincian performa penjualan yang berhasil diraih:

  • Sektor SUV Mewah: Model Hyundai Palisade sukses mengamankan posisi nomor satu di kelasnya dengan pertumbuhan performa yang meyakinkan.

  • Lonjakan Segmen EV: Setelah sempat menahan tekanan dari produsen baru asal Tiongkok pada tahun lalu, penjualan mobil listrik mereka bangkit secara fantastis dengan mencatatkan pertumbuhan pengiriman di atas 140 persen.

  • Segmen Mobil Keluarga: Model Stargazer juga memperlihatkan daya tahan yang kuat dengan menorehkan kenaikan angka distribusi sebesar 10 persen di tengah kelesuan pasar.

Kejutan Skala Besar di Lantai GIIAS 2026

Hyundai Booth Concept at GIIAS 2026

Membawa modal angka pertumbuhan yang positif tersebut, mereka kini bersiap mengubah tata ruang pameran mereka di GIIAS menjadi lebih padat dan atraktif. Di atas lahan pameran yang berkisar antara 1.000 hingga 1.500 meter persegi, mereka akan langsung memajang total 14 unit kendaraan sekaligus.

Kejutan utama yang paling dinantikan oleh para pemburu mobil baru adalah rencana pengenalan empat model gres secara bersamaan. Jajaran produk baru ini akan mengisi beberapa segmen strategis yang meliputi varian SUV bertenaga baterai murni, SUV bermesin hibrida, MPV hibrida, serta satu unit prototype kendaraan listrik berkapasitas 7 penumpang (7-seater) yang akan launching pada tanggal 29-30 Juli 2026.

Fitur Keselamatan Hyundai Creta dan Stargazer Bikin Berkendara Lebih Tenang Tanpa Khawatir

Dukungan Olahraga Lewat Jaringan Hyundai Cup 2026

Hyundai Stargazer Cartenz, ASEAN Championshiip 2026

Selain urusan niaga dan produk baru, mereka juga mempertegas keseriusan dalam membangun citra merek yang aktif melalui program sport marketing. Tahun ini, perusahaan resmi bertindak sebagai mitra utama untuk gelaran turnamen sepak bola bergengsi, Hyundai Cup 2026.

Keterlibatan ini sengaja dirancang untuk mendekatkan produk andalan mereka seperti Stargazer kepada basis massa penggemar olahraga di Indonesia. Guna menyemarakkan turnamen tersebut, pihak manajemen juga sudah menyiapkan paket keuntungan finansial khusus bagi para konsumen yang melakukan transaksi pembelian sepanjang periode kompetisi berlangsung.

Melalui integrasi antara peluncuran produk massal, penguatan layanan purnajual, serta pendekatan gaya hidup yang relevan, mereka optimistis dapat terus menjaga porsi penguasaan pasar nasional di angka 2,5 hingga 3 persen hingga akhir tahun 2026.


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Gak Cuma Jual Tampang, Ini Spek Sasis Global yang Bikin LEPAS E4 EV Sangat Senyap

LEPAS E4 EV kenalkan sasis pintar LEX Platform. Hasil riset 1.200 teknisi dunia yang bikin mobil listrik lebih stabil, senyap, dan lega.

OLX News – Bagi kalangan pengendara di rentang usia matang, keputusan memilih mobil baru kini sudah jauh lebih kritis. Gimmick kosmetik seperti lampu hiasan di dalam kabin atau desain dasbor yang futuristik tidak lagi menjadi magnet utama. Saat hendak beralih ke kendaraan bertenaga baterai, aspek fundamental seperti kestabilan suspensi saat melibas polisi tidur, keheningan ruang dalam dari deru ban, serta kelegaan ruang kaki untuk anak-anak di baris kedua justru menjadi poin penentu yang paling dicari.

Memahami pergeseran standar kenyamanan tersebut, LEPAS Indonesia memperkenalkan basis rancang bangun terbaru mereka melalui tipe LEPAS E4 EV. Berbeda dengan beberapa model yang menggunakan sasis konvensional yang dipaksakan menampung baterai, kendaraan ini mengadopsi sasis pintar khusus kendaraan setrum bernama LEX Platform.

Temmy Wiradjaja, selaku Vice Country Director LEPAS Indonesia, menjelaskan bahwa arsitektur ini dirancang sebagai fondasi utama untuk menyatukan struktur bodi, jaringan elektronika, dan sistem penggerak. Tujuannya agar seluruh komponen dapat bekerja secara selaras demi menghasilkan aktivitas berkendara yang praktis, stabil, dan efisien bagi konsumen dalam negeri.

Hasil Godokan Ribuan Teknisi Lintas Negara

Keandalan struktur bawah ini tidak lahir secara instan. Platform ini dirancang melalui jaringan riset global yang melibatkan lebih dari 1.200 teknisi ahli, serta didukung oleh delapan pusat pengujian berskala internasional.

Sebelum diproduksi secara massal, sasis ini juga telah melewati rangkaian uji coba validasi di berbagai medan jalan, karakter lalu lintas, hingga situasi geografis ekstrem di berbagai negara. Pengujian ketat tersebut melahirkan empat karakter utama yang dirasakan langsung oleh pengemudi di dalam kabin:

1. Kestabilan Tinggi Saat Menikung (More Stable)

Struktur bawah mobil ini menggunakan racikan suspensi depan model MacPherson yang dikombinasikan dengan Multi-link Independent Suspension di bagian roda belakang. Hasilnya, mobil memiliki kemampuan meredam guncangan yang baik saat melewati jalan bergelombang dan tetap tenang tanpa limbung sewaktu bermanuver pada kecepatan tinggi.

2. Ruang Kaki Baris Kedua yang Lapang (More Spacious)

Interior Belakang LEPAS E4 EV

Berkat jarak sumbu roda (wheelbase) yang dirancang sepanjang 2.700 mm, pembagian ruang di dalam kabin menjadi jauh lebih efisien. Penumpang di baris belakang mendapatkan ruang kaki dan kepala yang ekstra lega, sebuah nilai tambah yang sangat krusial untuk kenyamanan mobilitas keluarga saat bepergian jauh.

3. Kabin Senyap Minim Kedap (More Quiet)

Interior Depan LEPAS E4 EV Sasis ini dirancang khusus untuk meminimalkan getaran dan kebisingan (Noise, Vibration, and Harshness). Ditambah dengan motor penggerak yang halus serta optimalisasi material peredam di area spakbor dan pintu, suara gesekan ban dengan aspal maupun desing angin dari luar bisa ditekan secara maksimal sehingga suasana obrolan di dalam mobil terasa lebih intim.

4. Manajemen Daya yang Hemat (More Energy-Efficient)

Efisiensi konsumsi daya ditekan serendah mungkin lewat arsitektur kelistrikan yang ringkas. Dipadukan dengan kapasitas baterai sebesar 65,05 kWh, mobil ini memberikan rasa tenang bagi pengemudi untuk menempuh jarak jauh tanpa harus sering singgah di stasiun pengisian daya umum.

Performa Motor Penggerak dan Durasi Isi Daya

Urusan performa di jalan raya juga terbilang mumpuni untuk ukuran mobil harian urban. Lini ini dipersenjatai dengan motor listrik tunggal yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 160 kW atau setara dengan 215 tenaga kuda, serta limpahan torsi instan mencapai 275 Nm.

Untuk mendukung kepraktisan para pemiliknya yang memiliki jadwal harian padat, sistem pengisian dayanya sudah mengadopsi teknologi pengisian cepat arus searah (DC Fast Charging). Saat memanfaatkan fasilitas pengisian cepat ini, pengemudi hanya membutuhkan waktu sekitar 22 menit saja untuk mengisi daya baterai dari kondisi 30 persen hingga menyentuh 80 persen. Durasi tersebut terbilang sangat ideal karena setara dengan waktu istirahat minum kopi atau rehat sejenak di area peristirahatan jalan tol.


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Biar Adil dan Pasar Bergairah, GAIKINDO Usul Insentif Pajak Sasar Semua Jenis Mobil

GAIKINDO apresiasi dukungan pemerintah dan mengusulkan insentif merata untuk mobil bensin, hibrida, hingga listrik demi menjaga pasar otomotif.

OLX News – Bagi masyarakat usia produktif yang memperhatikan kondisi ekonomi domestik, pergerakan industri otomotif nasional tentu menarik untuk diikuti. Sektor ini bukan cuma urusan jual-beli kendaraan di diler, melainkan penggerak roda ekonomi yang menyerap jutaan tenaga kerja. Menghadapi dinamika pasar yang fluktuatif beberapa tahun terakhir, keberlangsungan sektor ini sangat bergantung pada kebijakan yang dikeluarkan oleh pemangku kebijakan.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) melempar usulan menyegarkan kepada Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Asosiasi ini menyarankan agar stimulus atau insentif tidak hanya difokuskan pada satu jenis teknologi saja. Mereka berharap pemerintah bersedia mendorong kebijakan insentif yang merata untuk seluruh tipe kendaraan bermotor.

Langkah ini dinilai penting agar cakupan pasar tetap sehat dan berimbang. Usulan stimulus tersebut diharapkan bisa menyasar kendaraan bermesin konvensional (Internal Combustion Engine/ICE), mobil hibrida (Hybrid Electric Vehicle/HEV), semi-setrum (Plug-in Hybrid/PHEV), hingga mobil listrik murni (Battery Electric Vehicle/BEV).

Baca juga

Sukses Kirim 20 Ribu Unit Mobil Listrik, JAECOO Siapkan Solusi Baru untuk GIIAS 2026

Mengikis Anggapan Pilih Kasih Terhadap Investasi Asing

Belakangan muncul berbagai pandangan di masyarakat mengenai perhatian pemerintah yang dinilai condong ke arah pabrikan asal Jepang. Menanggapi hal tersebut, GAIKINDO menilai perlunya melihat rekam jejak kebijakan secara menyeluruh dan objektif.

Ketua Harian GAIKINDO, Anton Kumonty, menjelaskan bahwa hubungan antara pemerintah dan para pelaku industri selama ini berjalan lewat komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan. Berbagai kemudahan fiskal dan investasi yang diberikan merupakan upaya nyata untuk menjaga daya saing serta memberikan kepastian hukum bagi para penanam modal.

Salah satu bukti sokongan konkret pemerintah yang sudah dirasakan manfaatnya oleh puluhan pabrikan otomotif adalah:

  • Skema Bebas Bea Masuk (USDFS): Berjalan sejak Juli 2008 hingga Desember 2025. Total realisasi impor bahan baku yang belum bisa diproduksi di dalam negeri mencapai 8,25 juta ton dengan nilai sekitar USD 800 miliar. Dari 74 perusahaan yang menikmati fasilitas ini, 57 di antaranya merupakan pelaku industri otomotif.

  • Kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP): Langkah ini berhasil mendongkrak daya beli masyarakat pasca-pandemi. Fasilitas ini dinikmati oleh hampir semua merek yang memiliki pabrik perakitan lokal dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi, seperti Toyota, Daihatsu, Honda, Mitsubishi, Suzuki, Nissan, hingga Isuzu.

Di sisi lain, pabrikan asal Jepang juga menunjukkan keseriusan jangka panjang lewat kontribusi pembangunan infrastruktur fisik luar pabrik dalam lima tahun terakhir. Beberapa di antaranya meliputi pembangunan Pelabuhan Patimban di Subang serta fasilitas Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (proving ground) di Bekasi.

Baca juga

GAIKINDO Sebut Dukungan Pemerintah Jadi Kunci Pertumbuhan Industri Otomoti

Sinyal Positif dari Pabrikan Tiongkok

Menariknya, iklim investasi yang kondusif ini mulai memicu efek bola salju. Transparansi dukungan yang diberikan pemerintah kepada pemain lama kini menarik perhatian para investor baru dari belahan negara lain.

Ketua Bidang Pengembangan Pasar GAIKINDO, Jongkie Sugiarto, mengonfirmasi bahwa beberapa prinsipal otomotif asal Tiongkok yang baru saja masuk ke pasar Indonesia menyatakan ketertarikannya untuk mendapatkan fasilitas serupa. Mereka berharap bisa memperoleh payung kebijakan yang setara agar bisa mematangkan rencana bisnis jangka panjang mereka di tanah air.

Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia masih menjadi magnet yang luar biasa besar bagi para produsen otomotif global.

Fokus Pengembangan Bahan Bakar Nabati

Selain urusan perpajakan dan pabrik, kolaborasi pemerintah dan asosiasi juga menyentuh pemanfaatan energi terbarukan. Salah satu langkah nyata yang sudah membuahkan hasil adalah forum komunikasi rutin antara Indonesia dan Jepang melalui Indonesia–Japan Automobile Dialogue.

Pertemuan terakhir pada tahun 2025 lalu sukses menelurkan pembentukan kelompok kerja khusus (Working Group on Biofuel Co-Creation Task Force). Tim ini dibentuk secara spesifik untuk mempercepat pengembangan serta pemanfaatan bahan bakar nabati (biofuel) di Indonesia, sebuah solusi alternatif yang dinilai lebih rasional dan cepat diterapkan untuk menekan emisi gas buang tanpa harus merombak total karakteristik mesin kendaraan yang beredar saat ini.


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Teknologi Cepat Berubah Bikin Mobil Listrik Cepat Usang? Ini Jawaban Tegas XPENG Indonesia!

Menjawab kecemasan konsumen soal teknologi yang cepat usang dan nilai jual kembali mobil listrik, XPENG rilis strategi penguatan ekosistem jangka panjang.

OLX News – Laju perkembangan teknologi pada industri kendaraan listrik murni saat ini memang melaju dengan sangat cepat. Fenomena ini tidak jarang menimbulkan kekhawatiran di benak para calon konsumen.

Banyak yang merasa cemas jika kendaraan yang mereka beli saat ini akan terasa cepat usang dalam beberapa tahun ke depan akibat lahirnya inovasi baru yang lebih canggih.

Grande! XPENG Luncurkan X9 Facelift dan G6 AWD untuk Pasar Premium Indonesia

Merespons dinamika tersebut, manajemen XPENG Indonesia memanfaatkan momentum perayaan ulang tahun pertama mereka untuk meluruskan sudut pandang pasar secara transparan.

XPENG Indonesia menegaskan bahwa hadirnya pembaruan produk dalam waktu yang relatif berdekatan merupakan bagian dari komitmen global untuk menyajikan efisiensi terbaik bagi konsumen.

Pihak keagenan mengusung filosofi inovasi berkelanjutan (continuous innovation), di mana setiap pengembangan fitur baru merupakan evolusi dari fondasi model yang sudah kuat, tanpa memangkas kualitas ataupun nilai fungsional dari unit yang telah dimiliki oleh konsumen lama.

Strategi Kuat Menjaga Kestabilan Nilai Jual Kembali

Satu di antara sekian banyak hal penting yang kerap menjadi bahan pertimbangan mendalam bagi konsumen dalam negeri sebelum meminang kendaraan baru adalah masalah nilai jual kembali mobil listrik di pasar barang bekas.

Hari Arifianto, selaku VP Marketing XPENG Indonesia, menjelaskan secara lugas bahwa pergerakan harga bekas suatu kendaraan di lapangan sejatinya dipengaruhi oleh banyak faktor eksternal, seperti dinamika permintaan pasar serta kondisi fisik dari unit itu sendiri.

Penanda Satu Tahun XPENG Mengaspal di Indonesia, Hadirkan X9 Facelift dan G6 AWD

“Yang dapat kami lakukan adalah terus memperkuat fondasi merek di Indonesia melalui inovasi yang berkelanjutan, layanan purna jual yang andal, perluasan jaringan dealer, serta membangun kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang. Kami percaya bahwa merek yang kuat dan ekosistem yang solid akan memberikan nilai positif bagi seluruh pemilik,” terang Hari.

Pihaknya meyakinkan masyarakat bahwa pembelian unit kendaraan berbasis kecerdasan buatan ini tidak sekadar membeli satu atau dua buah fitur instan saja.

“Konsumen sejatinya sedang membeli sebuah paket utuh yang mencakup kualitas material fisik, ekosistem teknologi yang terintegrasi, serta jaminan perlindungan purnajual premium jangka panjang yang akan menjaga nilai investasi kendaraan tetap positif di masa depan,” pungkas Hari. (Z)


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

Oli Sintetis vs Oli Mineral: Mana yang Lebih Baik untuk Mesin?

Bingung memilih oli sintetis vs oli mineral untuk kendaraanmu? Pelajari perbedaan, keunggulan, dan mana yang terbaik untuk mesin mobilmu di sini.

OLX News – Bayangkan kamu baru saja membeli mobil baru dan berdiri di depan rak oli di bengkel. Ada puluhan pilihan dengan harga yang sangat berbeda. Pertanyaan oli sintetis vs oli mineral pun langsung muncul di kepala. Mana yang benar-benar lebih baik untuk mesin kendaraanmu?

Jawabannya tidak sesederhana “pilih yang mahal.” Pilihan oli yang tepat bergantung pada jenis mesin, usia kendaraan, dan kondisi berkendara. Memilih oli yang salah bisa memperpendek umur mesin secara signifikan.

Apa Perbedaan Mendasar antara Oli Sintetis dan Oli Mineral?

Selain itu, memahami asal-usul kedua jenis oli ini sangat penting sebelum memutuskan. Oli mineral berasal langsung dari penyulingan minyak bumi mentah. Prosesnya relatif sederhana dan menghasilkan produk dengan molekul yang tidak seragam.

Oli sintetis, di sisi lain, diproduksi melalui proses kimia di laboratorium. Molekulnya dirancang secara presisi untuk ukuran dan bentuk yang seragam. Hasilnya adalah pelumas dengan performa yang lebih konsisten di berbagai kondisi suhu.

Komposisi kimia yang berbeda

Oli mineral mengandung berbagai jenis molekul hidrokarbon dengan ukuran tidak sama. Ini membuatnya kurang stabil saat suhu mesin naik drastis. Oli sintetis memiliki rantai molekul yang lebih seragam dan stabil secara termal.

Sebagai contoh, pada suhu mesin di atas 100 derajat Celsius, oli mineral mulai menguap lebih cepat. Oli sintetis bertahan lebih lama pada kondisi ekstrem tersebut. Berdasarkan data dari SAE International, oli sintetis memiliki titik nyala (flash point) yang lebih tinggi dibanding oli mineral standar.

Proses produksi yang membedakan kualitas

Oli mineral hanya melalui proses penyulingan dan pemurnian dasar. Oli sintetis melewati proses hydrocracking atau sintesis kimia penuh. Perbedaan proses ini langsung memengaruhi kualitas akhir produk.

Namun, bukan berarti oli mineral selalu buruk. Untuk mesin lama dengan toleransi komponen yang lebih longgar, oli mineral justru bisa lebih cocok. Ini adalah nuansa yang sering diabaikan banyak pengguna kendaraan.

Perbandingan oli sintetis vs oli mineral dalam botol transparan menunjukkan perbedaan warna dan kekentalan
Oli sintetis (kiri) vs oli mineral (kanan): perbedaan kejernihan dan viskositas oli mesin. | Gambar dibuat oleh GPT Image 2 (OpenAI)

Perbandingan Spesifikasi: Oli Sintetis vs Oli Mineral

Oleh karena itu, melihat data spesifikasi secara langsung akan membantu kamu membuat keputusan yang lebih tepat. Tabel berikut membandingkan karakteristik teknis utama dari kedua jenis oli.

Perbandingan spesifikasi teknis oli sintetis dan oli mineral. Sumber: SAE International, ASTM D standards, dan data teknis produsen pelumas (Castrol, Shell, Pertamina).
Parameter Oli Sintetis Oli Mineral
Indeks Viskositas 130 – 180 95 – 110
Titik Tuang (Pour Point) -40°C hingga -50°C -15°C hingga -25°C
Titik Nyala (Flash Point) 220°C – 260°C 180°C – 210°C
Interval Penggantian 10.000 – 15.000 km 3.000 – 5.000 km
Ketahanan Oksidasi Sangat Tinggi Sedang
Harga per Liter (estimasi) Rp 80.000 – Rp 200.000 Rp 25.000 – Rp 60.000
Cocok untuk Mesin Turbo Ya Tidak direkomendasikan
Cocok untuk Mesin Lama Perlu penyesuaian Ya

Kelebihan Oli Sintetis yang Perlu Kamu Tahu

Selanjutnya, mari kita bahas mengapa oli sintetis semakin banyak direkomendasikan untuk kendaraan modern. Banyak pabrikan mobil baru, termasuk Toyota dan Honda, sudah mewajibkan penggunaan oli sintetis dalam panduan perawatan resmi mereka.

  • Perlindungan mesin lebih baik saat start dingin. Oli sintetis mengalir lebih cepat ke seluruh komponen mesin saat pertama kali dinyalakan. Ini mengurangi keausan pada saat mesin paling rentan.
  • Interval penggantian lebih panjang. Kamu bisa mengganti oli sintetis setiap 10.000 hingga 15.000 km. Oli mineral umumnya harus diganti setiap 3.000 hingga 5.000 km.
  • Performa stabil di suhu ekstrem. Di iklim tropis Indonesia, mesin sering beroperasi pada suhu tinggi. Oli sintetis mempertahankan viskositasnya lebih baik dalam kondisi ini.
  • Cocok untuk mesin turbo dan bertenaga tinggi. Mesin turbo menghasilkan panas yang jauh lebih besar. Oli sintetis mampu menangani tekanan termal tersebut tanpa degradasi cepat.
  • Konsumsi bahan bakar bisa lebih efisien. Gesekan internal yang lebih rendah berarti mesin bekerja lebih ringan. Beberapa studi dari American Petroleum Institute menunjukkan penghematan bahan bakar hingga 2 persen.

Kapan Oli Mineral Masih Menjadi Pilihan Tepat?

Meskipun demikian, oli mineral bukan produk yang sudah usang. Ada situasi spesifik di mana oli mineral justru lebih sesuai untuk kendaraanmu. Memaksakan oli sintetis pada mesin yang tidak dirancang untuknya bisa menimbulkan masalah.

Mesin tua dengan seal yang sudah aus

Oli sintetis memiliki molekul yang lebih kecil dan lebih “encer” secara struktural. Pada mesin tua, seal atau gasket yang sudah mengeras bisa bocor jika terkena oli sintetis. Oli mineral yang lebih kental justru membantu menutup celah kecil tersebut.

Berdasarkan panduan teknis dari Pertamina Lubricants, mesin dengan usia di atas 10 tahun perlu evaluasi kondisi seal sebelum beralih ke oli sintetis. Ini bukan larangan mutlak, tetapi perlu pertimbangan matang. Konsultasikan dengan mekanik terpercaya sebelum membuat keputusan.

Kendaraan dengan jarak tempuh rendah

Jika kamu hanya menggunakan kendaraan untuk jarak pendek setiap harinya, oli mineral bisa cukup memadai. Manfaat interval penggantian panjang dari oli sintetis tidak terlalu relevan dalam kasus ini. Secara ekonomis, oli mineral lebih masuk akal untuk penggunaan ringan.

Sebagai contoh, motor bebek yang dipakai untuk jarak 20 km per hari tidak membutuhkan oli sintetis premium. Oli mineral berkualitas baik dengan penggantian rutin sudah cukup. Yang terpenting adalah konsistensi dalam perawatan, bukan jenis olinya semata.

Data dan Fakta Seputar Oli Sintetis vs Oli Mineral

Berdasarkan hal tersebut, melihat data konkret akan membantu kamu menilai situasi dengan lebih objektif. Berikut beberapa fakta yang perlu kamu ketahui sebelum memilih oli.

  • Menurut laporan dari Lubes’N’Greases tahun 2023, pasar oli sintetis global tumbuh sekitar 4,5 persen per tahun. Ini menunjukkan adopsi yang terus meningkat di kalangan pengguna kendaraan modern.
  • Data dari AAA (American Automobile Association) menunjukkan bahwa oli sintetis memberikan perlindungan 47 persen lebih baik terhadap keausan mesin dibanding oli mineral konvensional dalam uji laboratorium.
  • Berdasarkan survei bengkel resmi Toyota Indonesia, sekitar 70 persen kendaraan Toyota keluaran 2018 ke atas sudah direkomendasikan menggunakan oli sintetis penuh.
  • Interval penggantian oli sintetis yang lebih panjang berarti kamu menghasilkan lebih sedikit limbah oli. Ini relevan secara lingkungan, mengingat oli bekas termasuk limbah B3 menurut regulasi KLHK.
  • Harga oli sintetis memang lebih tinggi di awal. Namun, jika dihitung per kilometer, biaya keduanya bisa mendekati setara karena perbedaan interval penggantian.

Mitos Umum Seputar Perbandingan Oli Sintetis vs Oli Mineral

Akibatnya, banyak keputusan pemilihan oli didasarkan pada informasi yang tidak akurat. Ada beberapa mitos yang beredar luas dan perlu diluruskan. Memahami fakta yang benar akan membantumu membuat pilihan yang lebih cerdas.

Mitos 1: Oli sintetis selalu merusak mesin lama

Ini adalah kesalahpahaman yang sangat umum. Oli sintetis tidak secara otomatis merusak mesin tua. Yang perlu diperiksa adalah kondisi seal dan gasket, bukan usia mesin semata.

Namun, jika kondisi seal masih baik, mesin tua pun bisa menggunakan oli sintetis dengan aman. Banyak pemilik mobil klasik yang berhasil beralih ke oli sintetis tanpa masalah. Kuncinya adalah pemeriksaan kondisi mesin terlebih dahulu.

Mitos 2: Setelah pakai oli sintetis, tidak boleh kembali ke oli mineral

Ini juga tidak benar secara teknis. Oli sintetis dan oli mineral dapat dicampur tanpa reaksi kimia berbahaya. Namun, mencampur keduanya akan mengurangi manfaat dari oli sintetis.

Dengan demikian, kamu bisa beralih kembali ke oli mineral jika memang diperlukan. Tidak ada “kontaminasi permanen” yang terjadi pada mesin. Yang hilang hanya performa optimal dari oli sintetis murni.

Mitos 3: Oli mahal selalu lebih baik untuk semua mesin

Harga bukan satu-satunya indikator kualitas oli. Oli sintetis premium dengan spesifikasi yang tidak sesuai mesin justru bisa tidak optimal. Selalu periksa rekomendasi viskositas dari buku manual kendaraanmu.

Di sisi lain, oli mineral berkualitas dari merek terpercaya bisa lebih baik daripada oli sintetis murah dari merek tidak jelas. Spesifikasi API (American Petroleum Institute) dan ACEA adalah panduan yang lebih dapat diandalkan daripada harga semata.

Cara Memilih Oli yang Tepat untuk Kendaraanmu

Akhirnya, setelah memahami semua perbedaan ini, saatnya kamu membuat keputusan yang tepat. Proses memilih oli yang benar tidak harus rumit jika kamu tahu langkah-langkahnya.

  1. Baca buku manual kendaraan terlebih dahulu. Pabrikan sudah menentukan spesifikasi oli yang paling sesuai untuk mesinmu. Ini adalah referensi paling akurat yang bisa kamu gunakan.
  2. Periksa viskositas yang direkomendasikan. Kode seperti 5W-30 atau 10W-40 menunjukkan karakteristik aliran oli. Jangan mengganti spesifikasi ini tanpa alasan teknis yang jelas.
  3. Pertimbangkan kondisi berkendara harianmu. Jika kamu sering terjebak macet di kota besar seperti Jakarta, mesin bekerja lebih keras. Oli sintetis lebih cocok untuk kondisi ini.
  4. Evaluasi usia dan kondisi mesin kendaraan. Mesin baru atau mesin turbo sangat diuntungkan oleh oli sintetis. Mesin lama perlu pemeriksaan seal sebelum beralih.
  5. Hitung biaya total, bukan hanya harga per liter. Oli sintetis lebih mahal per liter, tetapi interval penggantiannya dua hingga tiga kali lebih panjang. Hitung biaya tahunan secara keseluruhan.
  6. Pilih merek dengan sertifikasi resmi. Pastikan oli yang kamu beli memiliki sertifikasi API, ACEA, atau rekomendasi pabrikan kendaraanmu secara eksplisit.

Kesimpulan

Pertanyaan oli sintetis vs oli mineral tidak memiliki jawaban tunggal yang berlaku untuk semua kendaraan. Oli sintetis unggul dalam perlindungan mesin, ketahanan suhu, dan interval penggantian yang lebih panjang. Namun, oli mineral tetap relevan untuk mesin tertentu dengan kondisi dan kebutuhan spesifik.

Pada akhirnya, pilihan terbaik adalah oli yang sesuai dengan spesifikasi mesinmu, bukan yang paling mahal atau paling populer. Konsistensi dalam penggantian oli jauh lebih penting daripada jenis oli yang kamu pilih. Mesin yang dirawat dengan oli mineral secara rutin akan lebih awet daripada mesin yang jarang ganti oli sintetis.

Setelah memahami perbedaan oli sintetis vs oli mineral secara mendalam, kamu kini punya dasar yang kuat untuk membuat keputusan yang tepat. Rawat mesinmu dengan benar, dan mesinmu akan merawat perjalananmu.

FAQ

Apakah oli sintetis cocok untuk motor bebek atau matic?

Ya, oli sintetis bisa digunakan pada motor bebek dan matic modern. Pastikan spesifikasi oli sesuai dengan rekomendasi pabrikan, terutama kode JASO MA atau MA2 untuk motor dengan kopling basah. Oli sintetis memberikan perlindungan lebih baik pada mesin motor yang sering digunakan dalam kondisi macet.

Seberapa sering harus ganti oli jika pakai oli sintetis?

Umumnya, oli sintetis diganti setiap 10.000 hingga 15.000 km untuk mobil. Untuk motor, intervalnya biasanya 5.000 hingga 8.000 km tergantung merek dan kondisi berkendara. Selalu ikuti rekomendasi buku manual kendaraanmu sebagai acuan utama.

Bolehkah mencampur oli sintetis dan oli mineral?

Secara teknis, mencampur keduanya tidak akan merusak mesin secara langsung. Namun, mencampur dua jenis oli akan mengurangi performa optimal dari oli sintetis. Sebaiknya hindari pencampuran dan lakukan penggantian oli secara penuh saat beralih dari satu jenis ke jenis lainnya.


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store

7 Tanda Kampas Rem Mobil Sudah Aus dan Harus Diganti

Kenali 7 Tanda Kampas Rem Mobil Sudah Aus dan Harus Diganti sebelum terlambat. Jaga keselamatan berkendara dengan deteksi dini kondisi rem mobilmu.

OLX News – Banyak pengemudi mengira rem mobil hanya perlu diperiksa saat servis besar. Anggapan itu keliru dan bisa berbahaya. Mengenali 7 tanda kampas rem mobil sudah aus dan harus diganti sejak dini adalah langkah paling penting untuk menjaga keselamatan kamu di jalan. Berdasarkan data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), kegagalan sistem pengereman menjadi salah satu dari tiga penyebab utama kecelakaan kendaraan bermotor di Indonesia setiap tahunnya.

Kampas Rem Mobil Mulai Habis? Ini 5 Tanda yang Harus Kamu Perhatikan

Kampas Rem Mobil: Komponen Kecil dengan Peran Besar

Kampas rem adalah lapisan gesek yang menjepit cakram atau tromol untuk menghentikan laju kendaraan. Bayangkan kampas rem seperti sol sepatu: semakin sering dipakai, semakin tipis lapisannya. Ketika lapisan itu habis, yang tersisa hanyalah logam keras yang bergesekan langsung dengan cakram. 

Selain itu, kampas rem yang aus tidak hanya merusak cakram. Kondisi ini juga memperpanjang jarak pengereman secara signifikan. Menurut data Auto2000, kampas rem standar memiliki ketebalan awal sekitar 10 hingga 12 milimeter dan wajib diganti saat ketebalannya mencapai 2 milimeter atau kurang. 

Ilustrasi 7 tanda kampas rem mobil sudah aus dan harus diganti segera
Kenali tanda kampas rem aus agar keselamatan berkendara tetap terjaga. | Gambar dibuat oleh Claude AI

7 Tanda Kampas Rem Mobil Sudah Aus dan Harus Diganti

Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengenali tanda-tanda awal keausan kampas rem. Gejala-gejala ini sering muncul jauh sebelum rem benar-benar gagal berfungsi. Berikut adalah tujuh tanda yang wajib kamu waspadai.

1. Bunyi Berdecit Saat Mengerem

Bunyi squealing atau decitan tajam saat kamu menginjak pedal rem adalah tanda paling umum. Suara ini berasal dari indikator logam kecil yang sengaja dipasang produsen. Indikator itu bergesekan dengan cakram ketika kampas sudah menipis. Jangan abaikan bunyi ini, sekali pun terdengar sebentar.

2. Bunyi Gerinda atau Logam Bergesekan

Bunyi gerinda lebih serius dari sekadar decitan. Suara ini menandakan kampas sudah habis total dan logam backing plate langsung menyentuh cakram. Akibatnya, cakram bisa tergores parah dan biaya perbaikan melonjak drastis. Segera bawa mobil ke bengkel jika kamu mendengar suara ini.

3. Pedal Rem Terasa Dalam atau Empuk

Normalnya, pedal rem memberikan resistensi yang konsisten saat diinjak. Namun, jika pedal terasa terlalu dalam atau empuk seperti menginjak spons, itu sinyal bahaya. Kondisi ini bisa menandakan kampas aus atau ada masalah pada sistem hidrolik rem. Keduanya membutuhkan pemeriksaan segera.

4. Mobil Menarik ke Satu Sisi Saat Mengerem

Sebagai contoh, saat kamu mengerem di jalan lurus, mobil tiba-tiba berbelok ke kiri atau kanan. Ini terjadi karena kampas rem aus tidak merata di antara roda kiri dan kanan. Perbedaan gaya pengereman ini menyebabkan tarikan ke sisi yang kampasnya lebih tipis. Kondisi ini sangat berbahaya di kecepatan tinggi.

5. Getaran pada Pedal Rem atau Setir

Getaran saat mengerem sering disalahartikan sebagai masalah ban atau kaki-kaki. Padahal, getaran ini bisa berasal dari permukaan cakram yang tidak rata akibat gesekan kampas yang aus. Menurut bengkel resmi Toyota, cakram yang tergores tidak merata akan menciptakan titik panas yang menyebabkan warping atau melengkung. Getaran ini akan semakin terasa saat kamu mengerem dari kecepatan tinggi.

6. Lampu Indikator Rem Menyala di Dashboard

Banyak mobil modern dilengkapi sensor elektronik pada sistem rem. Sensor ini akan memicu lampu peringatan di dashboard ketika kampas rem mencapai batas ketipisan tertentu. Selain itu, lampu yang sama juga bisa menyala jika tekanan minyak rem rendah. Periksa kedua kemungkinan ini di bengkel terpercaya.

7. Jarak Pengereman Bertambah Jauh

Ini adalah tanda yang paling berbahaya dari 7 tanda kampas rem mobil sudah aus dan harus diganti. Jika mobil kamu membutuhkan jarak lebih panjang untuk berhenti dibanding biasanya, kampas rem kemungkinan besar sudah aus. Berdasarkan riset dari Lembaga Keselamatan Jalan Raya Jepang, kampas rem yang aus bisa meningkatkan jarak pengereman hingga 30 persen lebih jauh. Kondisi ini sangat kritis saat situasi darurat di jalan.

Kasus Nyata: Ketika Kampas Rem Diabaikan

Dengan demikian, memahami dampak nyata dari kampas rem yang aus akan membuat kamu lebih waspada. Berikut tiga contoh situasi yang kerap terjadi di Indonesia.

Rem Mendadak Tidak Pakem di Jalan Tol

Dilansir dari Kompas, beberapa kasus kecelakaan di jalan tol melibatkan kendaraan dengan sistem rem yang tidak terawat. Pengemudi baru menyadari rem tidak pakem saat sudah berada di kecepatan 100 km/jam. Kampas rem yang sudah aus mengurangi kemampuan pengereman secara drastis. Pada kecepatan tinggi, selisih beberapa meter bisa berarti perbedaan antara selamat dan celaka.

Biaya Perbaikan Membengkak Karena Terlambat Ganti

Menurut data dari jaringan bengkel Astra, mengganti kampas rem saja hanya membutuhkan biaya sekitar Rp 150.000 hingga Rp 400.000 per set. Namun, jika kampas dibiarkan habis hingga merusak cakram, biaya bisa melonjak menjadi Rp 800.000 hingga Rp 2.000.000 atau lebih. Ini belum termasuk biaya jasa dan komponen tambahan lainnya. Mengganti kampas tepat waktu jauh lebih hemat.

Mobil Lama Tanpa Sensor Peringatan

Sementara itu, banyak pemilik mobil keluaran sebelum tahun 2010 tidak memiliki sensor indikator rem elektronik. Mereka hanya mengandalkan pemeriksaan visual berkala. Akibatnya, keausan kampas sering tidak terdeteksi hingga muncul bunyi gerinda. Untuk mobil jenis ini, pemeriksaan kampas rem setiap 10.000 km sangat dianjurkan.

Spesifikasi Kampas Rem: Panduan Ketebalan dan Interval Penggantian

Selain itu, memahami spesifikasi teknis kampas rem akan membantu kamu membuat keputusan yang lebih tepat. Berikut tabel panduan umum berdasarkan data dari berbagai bengkel resmi di Indonesia.

Panduan Ketebalan dan Interval Penggantian Kampas Rem Mobil. Sumber: Auto2000, bengkel resmi Daihatsu, dan Astra Isuzu.
Jenis Rem Ketebalan Baru (mm) Batas Minimum (mm) Interval Penggantian Estimasi Biaya (Rp)
Rem Cakram Depan 10 – 12 2 20.000 – 40.000 km 150.000 – 400.000
Rem Cakram Belakang 8 – 10 2 30.000 – 50.000 km 150.000 – 350.000
Rem Tromol Belakang 4 – 5 1 30.000 – 60.000 km 100.000 – 250.000

Manfaat Ganti Tepat Waktu vs. Risiko Menunda

Berdasarkan hal tersebut, ada dua sisi yang perlu kamu pertimbangkan. Mengganti kampas rem tepat waktu memberikan manfaat nyata. Sebaliknya, menunda penggantian membawa risiko serius.

Manfaat Mengganti Kampas Rem Tepat Waktu

  • Keselamatan terjaga: Pengereman bekerja optimal di semua kondisi jalan dan cuaca.
  • Cakram lebih awet: Kampas yang baik tidak merusak permukaan cakram sehingga umur cakram lebih panjang.
  • Biaya lebih hemat: Penggantian kampas jauh lebih murah dibanding perbaikan cakram yang rusak.
  • Kenyamanan berkendara: Tidak ada bunyi berdecit atau getaran yang mengganggu saat mengerem.
  • Nilai jual kendaraan terjaga: Mobil dengan rekam jejak perawatan yang baik memiliki harga jual lebih tinggi.

Risiko Menunda Penggantian Kampas Rem

  • Brake fade atau penurunan kemampuan rem secara tiba-tiba saat digunakan terus-menerus.
  • Kerusakan cakram permanen yang membutuhkan biaya perbaikan berlipat ganda.
  • Risiko kecelakaan meningkat, terutama di kondisi jalan basah atau turunan panjang.
  • Potensi kegagalan rem total pada situasi pengereman mendadak.
  • Pelanggaran regulasi kelaikan kendaraan bermotor yang bisa berujung tilang.

Cara Memeriksa dan Merawat Kampas Rem Kamu Sendiri

Meskipun demikian, kamu tidak perlu selalu mengandalkan bengkel untuk mendeteksi masalah awal. Ada beberapa langkah praktis yang bisa kamu lakukan sendiri secara rutin.

  1. Periksa secara visual melalui celah velg: Pada banyak mobil, kamu bisa melihat ketebalan kampas rem cakram melalui celah antara jari-jari velg. Jika lapisan kampas terlihat sangat tipis, segera jadwalkan penggantian.
  2. Perhatikan bunyi saat mengerem: Biasakan mendengarkan suara rem setiap kali kamu menginjak pedal. Bunyi decitan ringan yang konsisten adalah sinyal awal yang tidak boleh diabaikan.
  3. Rasakan respons pedal rem: Setiap kali berkendara, perhatikan apakah pedal rem terasa berbeda dari biasanya. Pedal yang terlalu dalam atau terlalu keras bisa menandakan masalah.
  4. Lakukan pemeriksaan berkala di bengkel: Minta teknisi memeriksa ketebalan kampas setiap kali kamu melakukan servis rutin. Idealnya, pemeriksaan dilakukan setiap 10.000 km.
  5. Ganti kampas rem secara berpasangan: Selalu ganti kampas rem kiri dan kanan secara bersamaan. Ini memastikan gaya pengereman tetap seimbang di kedua sisi.
  6. Gunakan kampas rem berkualitas: Pilih kampas rem dari merek terpercaya yang sesuai spesifikasi pabrikan mobilmu. Kampas rem murah berkualitas rendah bisa aus lebih cepat dan merusak cakram.
  7. Periksa minyak rem sekaligus: Saat mengganti kampas, selalu periksa kondisi dan level minyak rem. Minyak rem yang kotor atau berkurang bisa memperburuk performa pengereman.

Selanjutnya, jadikan pemeriksaan kampas rem sebagai bagian dari rutinitas perawatan kendaraan kamu. Jangan tunggu hingga muncul bunyi atau gejala yang jelas. Pencegahan selalu lebih baik dan lebih murah dari perbaikan.

Jangan Tunda Lagi: Keselamatan Dimulai dari Rem yang Sehat

Mengenali 7 tanda kampas rem mobil sudah aus dan harus diganti adalah investasi keselamatan yang tidak ternilai harganya. Dari bunyi decitan hingga jarak pengereman yang bertambah, setiap gejala adalah peringatan yang harus kamu ambil serius. Jangan pernah mengabaikan tanda-tanda ini, karena rem yang gagal tidak memberi kesempatan kedua.

Dengan demikian, lakukan pemeriksaan rutin dan ganti kampas rem sebelum mencapai batas maksimalnya. Biaya penggantian kampas yang terjangkau jauh lebih baik dibanding risiko kecelakaan atau kerusakan komponen yang lebih mahal. Ingat, 7 tanda kampas rem mobil sudah aus dan harus diganti selalu muncul lebih awal jika kamu tahu cara mengenalinya. Cek OLX sekarang juga dan temukan berbagai pilihan sparepart seperti kampas rem!


Dapatkan informasi menarik lainnya di OLX. Download aplikasinya di Play Store atau App Store