OLX.co.id adalah platform jual beli di Indonesia. Beroperasi sejak 2005, OLX berkomitmen untuk menghadirkan transaksi yang nyaman dan mudah, dengan memberikan pilihan terlengkap mulai dari mobil, motor, aksesori otomotif, gadget, elektronik, jasa, dan masih banyak lagi. Jual beli barang bekas, Simpel Aja di OLX!
Konvoi Akbar “We Ride As One 2026” Digelar di Bali, Rayakan 100 Tahun Sejarah Ducati!
Rayakan 100 tahun sejarah Ducati di acara We Ride As One 2026! Digelar spesial di Bali, ajang ini siap bangkitkan pariwisata Pulau Dewata. Cek detailnya.
OLX News – Bagi para pencinta motor besar asal Italia, tahun 2026 merupakan tahun yang sangat spesial. Pasalnya, produsen kuda besi ternama dari Borgo Panigale, Ducati, resmi merayakan satu abad atau 100 tahun berdirinya perusahaan ini.
Momen bersejarah yang disebut Centenario Ducati ini akan dirayakan secara meriah lewat ajang kumpul global tahunan bertajuk We Ride As One 2026. Menariknya, untuk wilayah Indonesia, Pulau Dewata Bali dipilih sebagai tuan rumah pusat perayaan akbar ini.
Baca Juga: Ducati Desmosedici RR, Spesifikasi Motor Balap MotoGP yang Legal di Jalan Raya!
Sejarah Panjang Ducati, Dari Pembuat Radio Jadi Legenda di Lintasan Balap
Banyak yang belum tahu kalau perjalanan satu abad merek ini sebenarnya tidak dimulai dari lintasan balap. Didirikan pada tahun 1926 oleh tiga bersaudara; Adriano, Bruno, dan Marcello Ducati, perusahaan ini awalnya hanya memproduksi komponen radio.
Baru setelah Perang Dunia II usai (1946), mereka banting setir ke dunia otomotif dengan merilis “Cucciolo”, sebuah mesin kecil yang ditempel pada sepeda biasa.
Dari mesin kecil tersebut, perusahaan ini terus berkembang pesat. Pada era 1950 hingga 1970-an, insinyur jenius Fabio Taglioni masuk dan memperkenalkan sistem katup Desmodromic serta mesin L-twin 90 derajat yang menjadi ciri khas suara gahar Ducati hingga sekarang.
Kemenangan pembalap legendaris Mike Hailwood di Isle of Man tahun 1978 makin melambungkan nama mereka. Setelah sempat dibeli oleh Grup Cagiva pada 1980-an (melahirkan model ikonik 916 dan Monster), perusahaan ini akhirnya dinaungi oleh Volkswagen Group sejak 2012 dan sukses mencetak motor-motor super canggih seperti seri Panigale.
Siap Sulap Nusa Dua Bali Jadi “Ducati Village”
Kembali ke acara We Ride As One 2026, ajang ini selalu rutin digelar setiap awal bulan Mei di berbagai penjuru dunia. Khusus di Indonesia, PT Legenda Motor Indonesia (LMI) selaku distributor resmi memutuskan untuk memusatkan perayaan di Peninsula Island, Nusa Dua, Bali, pada tanggal 8 hingga 10 Mei 2026.
Di lokasi tersebut, penyelenggara akan menyulap area menjadi “Ducati Village” atau desa tematik ala liburan. Peserta bisa menikmati hiburan, berkumpul dengan sesama pemilik motor, hingga berkendara bersama melintasi jalanan ikonik di Bali.
Baca Juga: Ducati Formula 73: Ketika Warisan Balap 1970-an Lahir Kembali dalam Balutan Modern
Pemilihan Bali tentu bukan tanpa alasan. Jimmy Budhijanto, selaku CEO Ducati Indonesia, menyebut acara ini sebagai misi untuk membantu membangkitkan kembali pesona pariwisata Bali yang sempat terpukul akibat pandemi dan bencana banjir di awal 2026.
“We Ride As One 2026 — The Ride of The Century, Together” bukan sekadar perayaan, melainkan wujud kebersamaan para Ducatisti. Bali kami pilih karena daya tarik alamnya yang ikonik. Sebagai warga negara, kami merasa bertanggung jawab untuk menyuarakan kembali sekeras-kerasnya tentang keindahan dan kesiapan Bali dalam menyambut wisatawan. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong kepercayaan wisatawan mancanegara untuk kembali ke Bali,” tegas Jimmy.
Cara Daftar We Ride As One 2026 dan Fasilitas Menarik
Kabar gembiranya, acara ini terbuka lebar bagi seluruh pemilik Ducati (Ducatisti) di Indonesia, dan tidak dipungut biaya pendaftaran alias gratis.
Sebagai bentuk penghargaan, pihak penyelenggara bahkan memberikan hadiah spesial bagi 100 pendaftar pertama dari pelanggan resmi LMI. Mereka akan mendapat fasilitas hotel serta layanan antar-jemput motor (towing) rute Jakarta-Bali secara cuma-cuma!
Bagi para pemilik Ducati yang tidak ingin ketinggalan konvoi paling bersejarah abad ini, pendaftaran bisa dilakukan langsung dengan menghubungi layanan Concierge Ducati Indonesia.
Silakan hubungi Gabby di nomor 0811-1112-5308 atau Anis di 0811-2122-0010 untuk mendapat informasi pendaftaran lebih lanjut. Siapkan mesin L-twin kesayanganmu dan mari guncang aspal Bali! (Z)
Apa Itu Speeding? Ini Penjelasan dan Dampaknya bagi Pengendara
Ketahui apa itu speeding dan bahayanya di jalan raya. Melanggar batas kecepatan bukan menghemat waktu, tapi memicu kecelakaan fatal bagi pengendara.
OLX News – Pada dasarnya, banyak pengendara yakin memacu kendaraan di atas batas wajar akan menghemat waktu. Namun, speeding justru memberikan ilusi efisiensi yang sangat berbahaya bagi keselamatanmu. Faktanya berbeda dari yang banyak dipercaya oleh masyarakat luas. Menurut data Korlantas Polri, melanggar batas kecepatan justru menjadi penyumbang utama kecelakaan fatal. Penelitian terbaru justru menunjukkan bahwa ngebut hanya menghemat waktu hitungan menit. Akibatnya, risiko kehilangan nyawa meningkat drastis tanpa sepadan dengan waktu yang dihemat.
Realita di Balik Praktik Speeding di Jalan Raya
Tindakan ini terjadi ketika kamu memacu kendaraan melebihi batas kecepatan resmi. Bayangkan sebuah karet gelang yang ditarik paksa hingga batas maksimalnya. Karet tersebut terlihat tegang dan bisa putus kapan saja tanpa peringatan. Seperti itulah kondisi mesin dan rem saat kamu memaksakan kecepatan tinggi.
Selain itu, batas ini sudah diatur ketat oleh pemerintah Indonesia. Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan, batas maksimal di jalan tol adalah 100 kilometer per jam. Sementara itu, jalan perkotaan membatasi laju maksimal pada angka 50 kilometer per jam. Melanggar aturan ini berarti menempatkan dirimu dalam bahaya besar.
Baca juga: Charged Rimau Siap Melaju Kencang, Gimana Kestabilannya Pas Ngebut di Jalan Lengang?
Komponen Utama yang Mempengaruhi Risiko Speeding
Oleh karena itu, kamu wajib memahami elemen teknis yang terdampak saat melakukan speeding. Ada beberapa faktor fisik yang langsung berubah saat kecepatan kendaraan meningkat tajam.
Jarak Pengereman yang Memanjang
Pertama, momentum kendaraan akan berlipat ganda seiring naiknya angka di spidometer. Hal ini membuat jarak yang dibutuhkan untuk berhenti total menjadi sangat jauh. Rem kendaraan membutuhkan waktu lebih lama untuk mencengkeram roda secara efektif.
Waktu Reaksi Pengemudi Berkurang
Kedua, otak manusia membutuhkan waktu sekitar satu detik untuk memproses bahaya mendadak. Saat melaju kencang, kendaraanmu sudah berpindah puluhan meter dalam satu detik tersebut. Akibatnya, kamu kehilangan ruang untuk menghindar dari tabrakan fatal.
Stabilitas dan Kondisi Kendaraan
Selanjutnya, tidak semua kendaraan dirancang untuk melaju pada kecepatan ekstrem secara stabil. Komponen seperti suspensi sangat menentukan kenyamanan dan keamanan saat berkendara. Untuk menjaga stabilitas, pastikan suspensi kendaraanmu dalam kondisi prima.
Baca juga: Shockbreaker Motor Empuk vs Keras, Mana Lebih Nyaman?
Kasus Nyata Dampak Speeding di Indonesia

Meskipun demikian, masih banyak pengemudi yang mengabaikan peringatan bahaya ini setiap hari. Mari kita lihat beberapa contoh nyata dari dampak buruk melanggar batas kecepatan.
Insiden Fatal di Jalan Tol Bebas Hambatan
Banyak kecelakaan tragis terjadi di jalan tol akibat pengemudi kehilangan kendali. Menurut laporan Jasa Marga, pecah ban pada kecepatan tinggi sering memicu mobil terguling. Hal ini membuktikan bahwa jalanan lurus dan sepi justru menyimpan bahaya tersembunyi.
Kecelakaan Beruntun di Jalur Perkotaan
Di sisi lain, memacu kendaraan di dalam kota sering memicu tabrakan beruntun. Jarak antar kendaraan yang terlalu rapat membuat pengereman mendadak menjadi tidak berguna. Blind spot atau titik buta juga semakin sulit diantisipasi oleh pengemudi.
Selain risiko kecelakaan, memacu mobil terlalu kencang juga berdampak pada komponen mesin.
Baca juga: Wajib Tahu Pantangan Baterai Veloz Hybrid, Jangan Sampai Niat Mau Irit Malah Jadi Boros!
Mitos Keuntungan dan Fakta Kerugian Speeding
Lebih lanjut, mari kita bedah argumen dari kedua sisi secara objektif. Berikut adalah perbandingan antara mitos keuntungan dan fakta kerugian dari tindakan ini.
Mitos keuntungan yang sering dipercaya pengemudi:
- Tiba di tempat tujuan beberapa menit lebih awal dari perkiraan awal.
- Merasakan sensasi memacu adrenalin yang memuaskan bagi sebagian pecinta otomotif.
- Menghindari kemacetan lalu lintas dengan memotong jalur secara agresif dan cepat.
Fakta kerugian yang tidak bisa dihindari:
- Meningkatkan risiko kecelakaan fatal yang mengancam nyawa pengemudi dan orang lain.
- Konsumsi bahan bakar menjadi jauh lebih boros dan tidak efisien sama sekali.
- Mempercepat keausan komponen penting seperti kampas rem, ban, dan mesin kendaraan.
- Meningkatkan potensi terkena denda tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement.
Cara Mengendalikan Diri dari Kebiasaan Speeding
Dengan demikian, kamu harus mengambil langkah aktif untuk mengubah kebiasaan buruk ini. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab mutlak setiap individu yang memegang kemudi.
Pertama, biasakan untuk berangkat lebih awal agar kamu tidak terburu-buru di jalan. Manajemen waktu yang baik akan menghilangkan tekanan psikologis untuk melaju kencang. Kedua, gunakan fitur cruise control jika mobilmu memilikinya saat melintasi jalan tol. Fitur ini sangat membantu menjaga laju kendaraan tetap stabil pada batas aman.
Akhirnya, selalu ingat bahwa nyawa jauh lebih berharga daripada waktu beberapa menit. Patuhi rambu lalu lintas dan hargai hak pengguna jalan lainnya setiap saat.
Kesimpulannya, fenomena speeding adalah masalah kompleks yang melibatkan psikologi dan kedisiplinan. Mengubah kebiasaan ini membutuhkan kesadaran penuh bahwa jalan raya bukanlah sirkuit balap. Keselamatan diri sendiri dan orang lain harus selalu menjadi prioritas utama. Mari mulai berkendara dengan lebih bijak dan aman mulai hari ini.
Ganti Oli Gardan Berapa Bulan Sekali? Ini Waktu yang Disarankan
Masih bingung ganti oli gardan berapa bulan sekali? Ketahui jadwal ideal dan patokan jarak tempuh yang tepat agar transmisi motor matic Anda tetap awet.
OLX News – Banyak dari kita mengira bahwa perawatan motor matic hanya sebatas mengganti pelumas mesin secara rutin. Namun, anggapan tersebut keliru karena kita sering mengabaikan ganti oli gardan berapa bulan sekali. Padahal, komponen ini sangat vital untuk menjaga laju kendaraan tetap halus setiap hari.
Asal Mula Pentingnya Pelumas Transmisi
Oleh karena itu, mari kita lihat kembali sejarah munculnya motor matic di Indonesia. Kendaraan ini dirancang agar kita tidak perlu repot memindahkan gigi secara manual. Namun, inovasi ini menuntut adanya sistem transmisi otomatis yang bekerja ekstra keras.
Sebagai contoh, sistem ini membutuhkan pelumasan khusus agar gesekan antar roda gigi tidak merusak komponen. Sejak saat itu, mekanik mulai mengedukasi pengguna tentang jadwal perawatan berkala yang wajib dilakukan. Banyak pengendara yang akhirnya sadar dan mulai mencari tahu jadwal pastinya.
Aturan Waktu Ideal Ganti Oli Gardan Berapa Bulan Sekali

Selain itu, kita harus memahami ritme pemakaian motor sehari-hari di jalanan. Jika kamu sering melewati jalanan macet, beban kerja transmisi tentu menjadi lebih berat. Kondisi stop and go membuat roda gigi bekerja lebih maksimal.
Dengan demikian, jadwal penggantian pelumas transmisi harus disesuaikan dengan kondisi jalanan tersebut. Pelumas ini bertugas melancarkan pergerakan rasio gigi di dalam kotak gardan.
Patokan Berdasarkan Jarak Tempuh
Pada dasarnya, pabrikan menyarankan penggantian pelumas transmisi setiap jarak tempuh tertentu. Angka idealnya berada di kisaran delapan ribu kilometer. Namun, kamu bisa mempercepatnya jika sering berkendara jarak jauh secara rutin.
Patokan Berdasarkan Waktu
Selanjutnya, mari kita bahas durasi waktunya secara lebih terperinci. Jika kamu bingung menghitung kilometer, kamu pasti bertanya ganti oli gardan berapa bulan sekali. Jawabannya adalah setiap empat hingga delapan bulan pemakaian normal.
Motor yang jarang dipakai juga tetap butuh pelumas baru secara berkala. Kualitas pelumas bisa menurun seiring berjalannya waktu meskipun motor hanya diparkir.
Sementara itu, kenyamanan berkendara tidak hanya bergantung pada pelumas yang berkualitas. Kamu juga perlu memperhatikan kondisi suspensi kendaraan secara berkala.
Baca juga: Shockbreaker Motor Empuk vs Keras, Mana Lebih Nyaman?
Fakta Angka Perawatan Transmisi Motor Matic
Lebih lanjut, data di lapangan menunjukkan betapa pentingnya perawatan komponen ini. Kita sering mengabaikan angka-angka krusial yang sebenarnya menjadi peringatan dini. Berikut adalah beberapa statistik penting menurut data Astra Honda Motor:
- Rasio ideal penggantian pelumas mesin dan transmisi adalah dua berbanding satu.
- Kapasitas pelumas gardan rata-rata hanya berkisar antara seratus hingga seratus dua puluh mililiter saja.
- Keterlambatan mengganti pelumas ini bisa menurunkan efisiensi bahan bakar hingga sepuluh persen.
Akibatnya, biaya perbaikan mahal akibat kerusakan roda gigi bisa membengkak drastis. Oleh karena itu, kamu wajib mematuhi jadwal perawatan ini dengan disiplin.
Pandangan Ahli Tentang Ganti Oli Gardan Berapa Bulan Sekali
Meskipun demikian, banyak mekanik berpengalaman memiliki pandangan yang lebih spesifik. Menurut Kompas Otomotif, kondisi jalanan di Indonesia sangat mempengaruhi umur pakai pelumas. Debu dan panas ekstrem membuat kualitas pelumas lebih cepat menurun drastis.
Seorang ahli mesin dari bengkel resmi menyatakan bahwa warna pelumas adalah indikator utama. Jika warnanya sudah berubah menjadi putih susu, itu pertanda air telah masuk. Dengan demikian, kamu tidak perlu menunggu jadwal ganti oli gardan berapa bulan sekali untuk segera menggantinya.
Pelumas yang sudah tercampur air bisa menyebabkan kerusakan fatal pada komponen logam. Panas mesin juga bisa merusak struktur kimia pelumas tersebut.
Sebagai contoh, motor yang sering dipacu pada kecepatan tinggi membutuhkan pelumasan maksimal.
Baca juga: Charged Rimau Siap Melaju Kencang, Gimana Kestabilannya Pas Ngebut di Jalan Lengang?
Tindakan Tepat Merawat Kendaraanmu
Akhirnya, tibalah saatnya bagi kita untuk mengambil tindakan nyata. Kamu tidak boleh lagi menunda jadwal perawatan motor matic kesayanganmu. Berikut adalah langkah-langkah yang harus kamu lakukan mulai sekarang:
- Cek buku manual kendaraan untuk mengetahui spesifikasi pelumas yang paling tepat.
- Catat tanggal terakhir kamu melakukan penggantian pelumas di bengkel langganan.
- Gunakan pelumas asli agar perlindungan roda gigi menjadi lebih maksimal dan awet.
- Jangan asal pilih pelumas murah yang beredar luas di pasaran.
Selain itu, perhatikan suara mesin saat kendaraan sedang berjalan di jalan raya. Jika terdengar bunyi kasar dari area belakang, segera bawa motormu ke bengkel terdekat. Tindakan cepat ini bisa mencegah terjadinya overhaul pada mesin motormu.
Baca juga: Relay 4 Kaki pada Mobil: Fungsi, Ciri Kerusakan, dan Cara Merawatnya
Berdasarkan hal tersebut, menjaga performa motor matic sebenarnya sangatlah sederhana jika kita disiplin. Kamu kini sudah tahu jawaban pasti tentang ganti oli gardan berapa bulan sekali. Jangan biarkan kelalaian kecil merusak komponen vital yang berujung pada kerugian besar. Segera cek catatan servis motormu hari ini dan jadwalkan kunjungan ke bengkel.
Komponen CVT Motor Matic: Fungsi, Cara Kerja, dan Perawatannya
Tarikan motor matic berat atau bergetar? Kenali fungsi, cara kerja, dan panduan merawat komponen cvt agar performa motor matic Anda kembali optimal.
OLX News – Tarikan motor matic yang berat atau bergetar parah pasti sangat mengganggu kenyamanan berkendara. Masalah ini sering kali berasal dari komponen cvt yang kotor atau mulai aus. Oleh karena itu, kamu wajib memahami cara merawat bagian vital ini. Pada akhir artikel ini, kamu akan mampu merawat transmisi otomatis motor dengan benar.
Persiapan Sebelum Memeriksa Komponen CVT
Sebelum membongkar mesin, pastikan kamu menyiapkan peralatan yang tepat. Siapkan kunci T, kunci ring, dan cairan pembersih khusus. Selain itu, pastikan mesin motor dalam keadaan benar-benar dingin. Hal ini penting untuk mencegah luka bakar saat kamu bekerja.
Baca juga: Shockbreaker Motor Empuk vs Keras, Mana Lebih Nyaman?
1. Buka dan Bersihkan Area Komponen CVT Utama
Buka blok penutup transmisi menggunakan kunci yang sesuai secara perlahan. Selanjutnya, semprotkan cairan pembersih ke seluruh area transmisi tersebut. Bersihkan debu dan kotoran yang menempel menggunakan kuas kecil. Kotoran yang menumpuk bisa membuat performa motor menurun drastis.
Kenapa langkah ini sangat penting untuk dilakukan? Kebersihan area ini mencegah gesekan berlebih yang merusak mesin. Dengan demikian, umur pakai suku cadang bisa menjadi lebih panjang.
2. Periksa Kondisi V-Belt pada Komponen CVT

Tarik dan tekuk sedikit V-belt untuk melihat adanya retakan. Jika terdapat retakan kecil, segera ganti sabuk tersebut. Sabuk yang putus di jalan akan sangat membahayakan keselamatan kamu. Oleh karena itu, pemeriksaan rutin sangat krusial bagi pengendara.
| Nama Komponen | Fungsi Utama | Estimasi Umur Pakai |
|---|---|---|
| V-Belt | Meneruskan putaran mesin | 20.000 – 25.000 km |
| Roller | Mengatur pergerakan pulley | 15.000 km |
| Kampas Ganda | Menyalurkan tenaga ke roda | 25.000 – 30.000 km |
Kondisi lalu lintas padat membuat sabuk bekerja lebih keras.
Baca juga: Maka Cavalry Punya Bentuk Macho Banget, Apakah Nyaman Dipakai Macet-Macetan?
3. Cek Roller dan Pulley Komponen CVT
Keluarkan roller dari tempatnya dan raba seluruh permukaannya. Pastikan bentuknya masih bulat sempurna tanpa ada bagian yang peyang. Setelah itu, periksa jalur pergerakan pada pulley bagian depan. Jika bentuknya sudah tidak rata, akselerasi motor akan terhambat.
Kenapa pemeriksaan bentuk ini menjadi sangat penting? Bentuk yang presisi menjaga perpindahan gigi otomatis tetap halus. Akibatnya, kamu tidak akan merasakan hentakan kasar saat menambah kecepatan.
4. Lumasi Bagian Bergerak di Sistem CVT
Oleskan pelumas khusus atau grease pada bagian poros yang bergerak. Namun, hindari mengenai area sabuk atau area kampas ganda. Pelumas yang salah tempat justru menyebabkan selip yang parah. Dengan demikian, tenaga mesin bisa tersalurkan secara maksimal ke roda.
Transmisi yang halus membantu motor melaju dengan sangat stabil.
Baca juga: Charged Rimau Siap Melaju Kencang, Gimana Kestabilannya Pas Ngebut di Jalan Lengang?
Kesalahan Umum Saat Merawat Transmisi Matic
Banyak pemilik motor melakukan kesalahan fatal saat servis rutin. Akibatnya, komponen cvt menjadi lebih cepat rusak dari biasanya. Berikut adalah beberapa kesalahan yang wajib kamu hindari:
- Menggunakan pelumas sembarangan yang tidak tahan terhadap panas tinggi.
- Menyemprotkan air bertekanan langsung ke dalam ruang transmisi otomatis.
- Mengabaikan bunyi kasar yang muncul dari area mesin bawah.
- Membiarkan debu menumpuk hingga berubah menjadi kerak yang keras.
Merawat transmisi otomatis secara rutin akan menjaga performa motor prima. Kamu hanya perlu membersihkan, memeriksa, dan melumasi bagian yang tepat. Lakukan langkah-langkah ini agar perjalanan kamu selalu aman dan nyaman.
FAQ Seputar Komponen CVT
Apa tanda V-belt harus segera diganti?
Tanda utamanya adalah munculnya retakan pada bagian dalam sabuk. Selain itu, tarikan motor biasanya terasa lebih selip dan berat.
Berapa lama umur pakai roller secara umum?
Menurut data bengkel resmi, umur pakainya sekitar 15.000 kilometer. Namun, gaya berkendara yang agresif bisa mempercepat keausan bagian ini.
Kenapa motor matic terasa bergetar saat digas?
Masalah ini sering disebut gredek oleh para mekanik ahli. Penyebab utamanya adalah penumpukan kotoran pada mangkok kampas ganda.
Jangan tunggu sampai motor mogok di tengah jalan. Segera cek kondisi mesin motor kamu di bengkel terdekat sekarang.

























