Saat ini, pengguna mobil listrik bisa menggunakan aplikasi untuk mengecek ketersediaan antrean di SPKLU. Ketahui tutorial penggunaan hingga tips menariknya!
OLX News – Ingin mengisi daya kendaraan listrik, namun terkendala antrean di SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum)? Masalah ini masih kerap terjadi, terutama pada jam-jam sibuk.
Lantas, apakah ketersediaan SPKLU bisa dicek secara online? Jika bisa, apa aplikasi yang digunakan dan bagaimana caranya? Untuk mengetahui jawabannya, simak terus artikel ini!
Bisakah Antrean SPKLU Dicek Secara Real-Time?
Kini, pengguna mobil listrik tidak perlu khawatir lagi datang ke lokasi SPKLU. Aplikasi PLN Mobile hadir dengan fitur AntreEV yang memungkinkan pengguna melihat kondisi antrean di setiap stasiun pengisian secara real-time.
Fitur ini adalah terobosan penting yang membuat pengalaman mengisi daya menjadi lebih terencana dan nyaman.
Pengguna bisa mengetahui berapa banyak kendaraan yang sedang menunggu, berapa estimasi waktu tunggu, bahkan mengambil nomor antrean dari jarak jauh dengan aplikasi tersebut.
Informasi SPKLU yang Bisa Dilihat di Aplikasi
Melalui aplikasi PLN Mobile, pengguna dapat mengakses berbagai informasi penting tentang SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia.
Informasi tersebut meliputi lokasi stasiun, jenis konektor yang tersedia, kapasitas daya pengisian, serta status ketersediaan setiap unit. User juga bisa melihat posisi dan perkiraan waktu mengantre dengan fitur antrean.
Dengan data tersebut, pengguna bisa memutuskan apakah akan menunggu di lokasi, mencari SPKLU alternatif, atau mengatur ulang rencana perjalanan.
Perbedaan SPKLU, SPLU, dan SPBKLU
Selain SPKLU, di Indonesia, terdapat dua jenis stasiun pengisian kendaraan listrik, yakni SPLU dan SPBKLU. Berikut adalah perbedaannya:
- SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum): Khusus dirancang untuk mengisi daya baterai kendaraan listrik roda empat seperti mobil dan bus dengan daya yang besar dan kecepatan pengisian yang bervariasi, dari sedang hingga sangat cepat.
- SPLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum): Bersifat lebih umum dan tidak khusus untuk kendaraan listrik. SPLU biasanya digunakan untuk berbagai keperluan seperti mengisi daya ponsel, menyalakan peralatan pedagang kaki lima, atau kebutuhan listrik lainnya dengan daya yang relatif kecil.
- SPBKLU (Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum): Dirancang khusus untuk kendaraan listrik roda dua seperti motor listrik. Alih-alih mengisi daya, pengguna menukar baterai yang sudah habis dengan baterai yang sudah terisi penuh dalam waktu yang sangat singkat.
All-New Lexus ES Versi Elektrifikasi Siap Masuk Indonesia
Cara Cek Ketersediaan Antrean SPKLU

Untuk mengecek ketersediaan antrean, pengguna dapat memanfaatkan fitur AntreEV di PLN Mobile dengan mudah. Berikut panduan lengkapnya untuk memastikan pengguna tidak kehabisan daya di tengah perjalanan.
Cara Mengetahui Apakah SPKLU Sedang Antre
Ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mengecek antrean SPKLU secara real-time:
- Unduh dan Buka Aplikasi: Pastikan telah mengunduh aplikasi PLN Mobile dari Play Store atau App Store, lalu buka aplikasi tersebut.
- Masuk atau Daftar Akun: Login menggunakan akun yang sudah terdaftar, atau buat akun baru jika belum memiliki.
- Aktifkan GPS: Nyalakan GPS pada ponsel agar aplikasi dapat mendeteksi lokasi dan menampilkan SPKLU terdekat.
- Pilih Menu Electric Vehicle: Pada halaman utama, temukan dan pilih menu “Electric Vehicle” atau kendaraan listrik.
- Lihat Peta SPKLU: Aplikasi akan menampilkan peta dengan titik-titik SPKLU yang tersedia di sekitar pengguna.
- Pilih SPKLU Tujuan: Klik pada salah satu titik SPKLU untuk melihat detailnya, termasuk status ketersediaan dan kondisi antrean.
- Cek Antrean: Di halaman detail, pengguna akan melihat informasi jumlah antrean dan estimasi waktu tunggu. Jika stasiun sedang penuh, user bisa memilih opsi “Masuk Antrean” untuk mengambil nomor antrean.
Informasi yang Perlu Dicek Sebelum Memilih SPKLU
Sebelum memutuskan untuk menuju ke suatu stasiun pengisian, ada beberapa informasi penting yang harus diperhatikan agar perjalanan tidak sia-sia. Berikut adalah informasi yang harus dicek sebelum memilihnya.
- Periksa jenis konektor yang tersedia, pastikan sesuai dengan port pengisian mobil.
- Cek kapasitas daya atau kecepatan pengisian, karena akan mempengaruhi durasi waktu yang dihabiskan di lokasi.
- Jangan lupa untuk melihat jam operasional dan lokasi pastinya agar tidak tersesat saat mencarinya.
Jenis Konektor yang Didukung
Memahami jenis konektor sangat penting untuk memastikan kompatibilitas antara SPKLU dan kendaraan listrik pengguna. Berikut adalah perbandingan jenis konektor yang umum ditemui di Indonesia:
| Jenis Konektor | Jenis Arus | Kapasitas Daya | Penggunaan Umum |
| Type 2 (Mennekes) | AC | 7 kW – 22 kW | Standar Eropa dan Indonesia untuk pengisian AC |
| CCS2 | DC | 50 kW – 350 kW | Standar paling umum di Indonesia dan Eropa untuk fast charging |
| CHAdeMO | DC | 50 kW – 100 kW | Digunakan oleh mobil listrik Jepang (Nissan, Toyota) |
| GB/T | DC | 50 kW – 120 kW | Standar resmi Tiongkok, digunakan oleh merek seperti Wuling |
Daya atau Kecepatan Pengisian
Kecepatan pengisian sangat bergantung pada daya yang disediakan oleh stasiun pengisian dan kemampuan mobil dalam menerima daya tersebut.
Pengisian AC dengan daya 7 kW biasanya memakan waktu beberapa jam, cocok untuk pengisian di tempat yang lama seperti mal atau kantor.
Sementara pengisian DC fast charging dengan daya 50 kW hingga 150 kW mampu mengisi baterai dari 20%-80% hanya dalam waktu 30-60 menit.
Semakin tinggi daya, semakin cepat proses pengisian, tetapi pastikan mobil mendukung daya tersebut.
Cara Mengetahui Konektor yang Cocok dengan Mobil
Agar tidak salah memilih, pengguna perlu mengetahui jenis konektor yang digunakan oleh mobil listrik. Berikut cara mudah untuk mengetahuinya:
- Cek Fisik Port Pengisian: Buka penutup port pengisian di mobil dan perhatikan bentuk lubang serta jumlah pin yang ada. CCS2 biasanya memiliki dua pin besar di bagian bawah, sementara CHAdeMO memiliki bentuk bulat dengan pin kecil.
- Baca Buku Manual: Buku petunjuk resmi dari dealer biasanya mencantumkan spesifikasi lengkap mengenai jenis konektor yang didukung.
- Gunakan Aplikasi PLN Mobile: Pada menu kendaraan listrik, pengendara dapat mengatur profil kendaraan untuk melihat jenis charger yang kompatibel.
- Konsultasi dengan Dealer: Tanyakan langsung kepada dealer atau bengkel resmi mengenai tipe konektor yang sesuai.
- Cek Spesifikasi Online: Cari tahu spesifikasi mobil di situs resmi pabrikan atau forum pengguna mobil listrik.
Cara Menggunakan SPKLU Setelah Menemukan Charger yang Tersedia
Setelah mendapatkan antrean dan tiba giliran, berikut langkah-langkah untuk mengisi daya mobil listrik:
- Parkir dengan Benar: Parkirkan mobil di posisi yang tepat di depan unit SPKLU, pastikan kabel mencapai port pengisian.
- Hubungkan Konektor: Ambil konektor yang sesuai dan hubungkan ke port pengisian mobil dengan kuat.
- Buka Aplikasi PLN Mobile: Pada aplikasi, pilih menu “Electric Vehicle” dan scan kode QR yang tertera di layar SPKLU.
- Pilih Jumlah kWh: Tentukan berapa kWh daya yang ingin diisi, atau pilih opsi “Isi Penuh”.
- Lakukan Pembayaran: Pilih metode pembayaran yang tersedia dan selesaikan transaksi.
- Mulai Pengisian: Setelah pembayaran berhasil, tekan tombol “Start Charging” di aplikasi. Proses pengisian akan dimulai secara otomatis.
- Pantau Proses: Pengguna bisa memantau status pengisian, persentase baterai, dan estimasi selesai melalui aplikasi.
- Akhiri Sesi: Setelah pengisian selesai atau mencapai target, hentikan sesi melalui aplikasi, lalu lepaskan konektor dan letakkan kembali di tempatnya.
Tips Menghindari Antrean Panjang di SPKLU

Menghindari antrean panjang adalah kunci kenyamanan saat menggunakan mobil listrik. Beberapa strategi sederhana dapat membantu dalam menghemat waktu. Berikut adalah tipsnya.
Datang di Luar Jam Sibuk
Hindari jam-jam sibuk seperti pagi hari saat berangkat kerja dan sore hari saat pulang kerja. Pada jam-jam tersebut, banyak pengguna yang mengisi daya setelah atau sebelum melakukan perjalanan harian.
Datanglah di tengah hari atau malam hari untuk mendapatkan pengalaman yang lebih lengang.
Hindari SPKLU di Rest Area pada Puncak Arus Perjalanan
Rest area di jalan tol biasanya menjadi titik paling ramai, terutama pada musim liburan atau akhir pekan.
Jika memungkinkan, carilah SPKLU di luar rest area, seperti di mal atau pusat perbelanjaan yang berada tidak jauh dari jalur tol. Lokasi alternatif ini seringkali lebih sepi dan menawarkan kenyamanan tambahan.
Pilih Lokasi dengan Banyak Konektor
Beberapa stasiun pengisian daya memiliki lebih dari satu konektor, sehingga kapasitasnya lebih besar dan antrean biasanya lebih cepat.
Periksa informasi di aplikasi untuk memilih SPKLU yang memiliki beberapa unit pengisian. Semakin banyak konektor, semakin kecil kemungkinan harus menunggu lama.
Jangan Hanya Mengandalkan Satu Lokasi
Selalu siapkan rencana cadangan. Jangan hanya berfokus pada satu stasiun pengisian daya. Tandai beberapa lokasi alternatif di sepanjang rute jalan pengguna.
Jika satu lokasi penuh, pengguna bisa langsung beralih ke lokasi lain tanpa harus kehilangan banyak waktu.
Isi Daya Sebelum Baterai Terlalu Rendah
Jangan menunggu sampai baterai menunjukkan tanda bahaya untuk mengisi daya. Biasakan untuk mengisi daya saat baterai masih di atas 20%.
Praktik tersebut memberi pengguna fleksibilitas lebih banyak dalam memilih SPKLU. Selain itu, kebiasaan ini mengurangi risiko kehabisan daya jika SPKLU tujuan ternyata penuh.
Periksa Status Tepat Sebelum Berangkat
Selalu periksa status SPKLU melalui aplikasi sebelum berangkat. Dengan melihat kondisi antrean dan ketersediaan secara real-time, pengguna bisa membuat keputusan yang lebih baik dan menghindari kekecewaan di tempat.
Waktu yang Biasanya Ramai di SPKLU

Mengetahui kapan waktu ramai dapat membantu dalam merencanakan perjalanan dengan lebih baik. Berikut adalah periode-periode di mana SPKLU biasanya dipadati pengguna.
Jam Berangkat dan Pulang Kerja
Pagi hari sekitar pukul 07.00-09.00 dan sore hari pukul 17.00-19.00 adalah waktu paling sibuk.
Banyak pengguna yang mengisi daya sebelum memulai aktivitas atau setelah pulang kerja. Jika memiliki fleksibilitas, hindari jam-jam tersebut.
Akhir Pekan
Sabtu dan Minggu, terutama siang hari, SPKLU di pusat perbelanjaan dan tempat wisata cenderung ramai.
Orang-orang memanfaatkan akhir pekan untuk berlibur atau berbelanja sambil mengisi daya mobil mereka. Datanglah lebih pagi atau lebih sore untuk menghindari keramaian.
Libur Nasional dan Cuti Bersama
Momen libur panjang seperti Tahun Baru, Lebaran, atau Natal selalu menjadi puncak aktivitas pengisian daya.
Jumlah kendaraan yang bepergian jauh meningkat drastis, sehingga SPKLU di rest area dan jalur utama menjadi sangat padat. Perencanaan yang matang sangat diperlukan.
Periode Mudik dan Arus Balik
Periode ini adalah masa-masa tersibuk sepanjang tahun. Jutaan kendaraan bergerak dan SPKLU menjadi titik kritis.
Pastikan pengguna sudah merencanakan rute dengan beberapa titik pengisian cadangan dan mengisi daya lebih awal dari biasanya.
Malam Hari di Rest Area Tol
Menjelang malam, banyak pemudik yang memilih untuk beristirahat di rest area sambil mengisi daya.
Beberapa rest area mungkin kehabisan slot pengisian pada malam hari. Pertimbangkan untuk mengisi daya di siang hari atau mencari rest area yang lebih sepi.
Honda Prelude, Bangkitnya Sang Legenda JDM di Era Elektrifikasi
Tips Merencanakan Perjalanan Jauh dengan Mobil Listrik

Perjalanan jauh dengan mobil listrik membutuhkan perencanaan yang lebih detail dibandingkan dengan mobil konvensional. Berikut adalah panduan untuk memastikan perjalanan tetap lancar.
Tentukan SPKLU Utama dan Cadangan
Sebelum berangkat, buat daftar SPKLU yang akan digunakan sepanjang rute. Tentukan satu stasiun pengisian daya utama di setiap segmen perjalanan.
Tentukan juga setidaknya satu atau dua cadangan jika SPKLU utama penuh atau bermasalah. Aplikasi PLN Mobile sangat membantu untuk menemukan lokasi-lokasi ini.
Sesuaikan Lokasi Charging dengan Jarak Tempuh Mobil
Ketahui jarak tempuh maksimal mobil listrik dalam kondisi nyata, bukan hanya angka klaim pabrikan. Rencanakan titik pengisian setiap 200-250 km untuk memberikan ruang aman.
Jangan terlalu memaksakan jarak maksimal. Beberapa faktor seperti beban, jalan menanjak, atau AC dapat mengurangi jangkauan mobil listrik.
Perhitungkan Waktu Tunggu dan Durasi Charging
Jangan hanya menghitung durasi pengisian, tetapi juga tambahkan waktu untuk antrean.
Jika aplikasi menunjukkan antrean panjang, pertimbangkan untuk mengisi daya di lokasi lain atau menambah waktu istirahat. Sebaiknya selalu beri buffer waktu 30-60 menit untuk setiap sesi pengisian.
Jangan Mengandalkan Estimasi Jarak Maksimal
Estimasi jarak tempuh yang tertera di dashboard biasanya adalah angka optimis. Kurangi sekitar 10-20% untuk perhitungan yang lebih realistis.
Faktor seperti kecepatan, kondisi jalan, dan cuaca dapat mempengaruhi konsumsi energi secara signifikan.
Sisakan Baterai untuk Mencapai SPKLU Alternatif
Jangan biarkan baterai turun di bawah 10% saat menuju SPKLU. Jika SPKLU tujuan ternyata penuh atau rusak, pengguna masih memiliki cukup daya untuk mencapai lokasi cadangan.
Selalu simpan “baterai darurat” untuk situasi tak terduga. Dengan begitu, pengguna tak perlu khawatir kehabisan daya di tengah jalan.
Simpan Nomor Layanan Darurat
Simpan nomor kontak darurat PLN dan layanan derek yang menangani mobil listrik.
Jika terjadi masalah seperti SPKLU rusak atau baterai benar-benar habis, pengguna bisa segera menghubungi bantuan. Lebih baik siap daripada menyesal di kemudian hari.
Pertanyaan Seputar SPKLU
Berikut adalah jawaban untuk beberapa pertanyaan umum mengenai SPKLU dan penggunaannya.
Apa yang Dimaksud dengan SPKLU?
SPKLU adalah singkatan dari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum. Stasiun pengisian daya ini adalah fasilitas publik yang disediakan untuk mengisi daya baterai kendaraan listrik, setara dengan fungsi SPBU bagi kendaraan konvensional.
Berapa Biaya Isi di SPKLU?
Biaya pengisian di SPKLU bervariasi tergantung pada operator, lokasi, dan daya yang digunakan. Tarif biasanya dihitung per kWh yang dikonsumsi. Pengguna bisa mengecek tarif terkini melalui aplikasi PLN Mobile atau aplikasi operator SPKLU lainnya.
Beberapa SPKLU juga menawarkan paket atau promo yang bisa menghemat biaya pengisian.
Kesimpulan Cara Cek Ketersediaan Antrean SPKLU
Mengetahui cara mengecek antrean SPKLU secara real-time adalah keterampilan penting bagi setiap pengguna mobil listrik.
Dengan fitur tersebut, pengguna tak perlu repot mencari stasiun pengisian daya secara manual. Selain itu, pengguna juga bisa mengestimasi waktu untuk mengisi daya kendaraannya.
Rangkuman Mengapa Perlu Mengetahui Antrean SPKLU
- Menghindari Pemborosan Waktu: Pengguna tidak perlu menunggu lama di lokasi karena sudah bisa melihat antrean dari jauh.
- Perencanaan Perjalanan Lebih Matang: Perjalanan jauh menjadi lebih terprediksi dengan informasi status SPKLU.
- Mengurangi Stres: Kecemasan akan kehabisan daya atau antrean panjang dapat diminimalkan.
- Efisiensi Baterai: Pengguna bisa memilih rute dan titik pengisian yang paling optimal untuk baterai.
- Pengalaman Berkendara Lebih Nyaman: Perjalanan dengan mobil listrik menjadi lebih menyenangkan dan bebas hambatan.
- Dukungan Ekosistem EV: Dengan menggunakan fitur ini, pengendara turut mendukung kelancaran ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia, setiap perjalanan dengan mobil listrik jadi terhindar dari rasa khawatir. Oleh karena itu, selalu cek antrean di SPKLU dengan aplikasi yang tersedia saat ini.
Usai Diajak Mudik, Baterai Aman? Ini 5 Tips Cek Kendaraan Elektrifikasi Pasca Mudik
Ingin mendapatkan artikel-artikel bermanfaat lainnya? Segera kunjungi laman resmi OLX Indonesia dan jangan lupa nyalakan notifikasinya. Nikmati update artikel terbaru setiap harinya! (Z)




























