Baca review Changan Deepal S05 varian BEV dan REEV. Simak pengalaman test drive rute Ciletuh, desain interior mewah, efisiensi, serta kelebihannya.
OLX News – Pasar otomotif Tanah Air kembali dipanaskan oleh kehadiran penantang baru di segmen Sport Utility Vehicle (SUV) ramah lingkungan. Baru saja berakhir, Changan Indonesia, resmi mengajak puluhan media nasional, termasuk OLX News, untuk ikut review Changan Deepal S05 dari Jakarta menuju Bandung melalui jalur Sukabumi, Geopark Ciletuh dan Cianjur.
Media test drive Deepal S05 bertajuk ‘Extend Your Freedom’ yang digelar pada 7–8 Juli 2026 menjadi sebuah pembuktian nyata.
Dua Teknologi Satu Model, Deepal SO5 Jadi Strategi Ciamik Changan di Market Indonesia
Ini bisa dilihat dari pemilihan rute test drive yang kami anggap sangat serius: Jakarta menuju Geopark Ciletuh di Sukabumi, lalu berlanjut ke Cianjur, hingga finis di Stasiun Whoosh Tegalluar, Bandung.

Secara keseluruhan, lintasan ini sangat tepat karena mewakili hampir semua karakter jalan yang sering dilewati pengendara di Indonesia. Mulai dari kemacetan ibu kota, aspal mulus jalan tol, kontur jalan bergelombang, hingga jalur perbukitan curam dengan tikungan patah ala pedesaan.
Dua varian Changan Deepal S05, Battery Electric Vehicle (BEV) alias listrik murni, dan varian Range Extended Electric Vehicle (REEV) unjuk keunggulannya masing-masing.
Mari kita bedah satu per satu daya tarik, kenyamanan, serta hasil konsumsi dayanya selama melibas rute menantang tersebut.
Desain Eksterior Changan Deepal S05: Aura Masa Depan yang Proporsional

Kami awali dari sektor desain eksteriornya lebih dulu. Jajaran mobil SUV ramah lingkungan ini terparkir di depan halaman parkir gedung Indomobil, Jl, Gatot Subroto, Jakarta siap kami ajak menempuh perjalanan dengan jarak cukup jauh.
Mata langsung tertuju pada garis bodinya yang mulus. Changan memang sengaja merancang SUV ini dengan pendekatan gaya minimalis namun tetap memancarkan kesan agresif.
Changan Perkenalkan Deepal S05, Pilihannya Ada REEV dan BEV!
Fasia-nya dibuat tertutup rapat tanpa gril besar seperti mobil bermesin bakar konvensional, memberikan identitas kuat sebagai kendaraan bebas emisi.
Lampu depannya dibekali teknologi LED dengan proyektor tipis yang menyipit tajam. Sorotan cahanya saat malam hari sangat terang. Ini kami buktikan sendiri saat membelah gelapnya malam di kawasan Geopark Ciletuh menuju hotel tempat kami menginap.

Beralih ke sisi samping, penggunaan flush door handle tidak hanya membuatnya terlihat mewah, tetapi juga membantu aerodinamika agar hambatan angin lebih kecil. Bedanya, door handle ini dioperasikan secara manual. Sehingga tidak ada isu pintu mobil susah dibuka ketika terjadi kondisi darurat.
Proporsi velg berukuran besar dengan desain tertutup juga sukses membuat kuda-kuda mobil ini tampak kokoh siap diajak bermanuver.
Kabin Lapang, Layar Berteknologi Cerdas, dan Absennya Panel MID di Changan Deepal S05

Begitu membuka pintu dan masuk ke dalam kabin, kesan pertama yang langsung terasa adalah lapang dan mewah. Untuk hal yang satu ini memang sulit dibantah.
Penggunaan material kulit sintetis lembut yang membungkus jok, panel pintu mayoritas berbahan soft touch, hingga area dasbor memberikan rasa premium layaknya mobil-mobil Eropa kelas atas.
Kesan kabin luas dan lapang diperkuat oleh kehadiran atap kaca (panoramic roof) berukuran masif yang membentang dari baris pertama hingga ke belakang.
Tapi perlu dicatat, atap kaca ini bersifat statis alias tidak dibekali mekanisme buka-tutup layaknya sunroof. Tapi tidak mengurangi efektifitas dalam memberikan ilusi ruang kabin yang jauh lebih luas dan terang.

Pusat kendali mobil bertumpu pada sebuah inovasi bernama Sunflower Screen. Layar sentuh berukuran 15,4 inci beresolusi 2,5K Ultra Clear yang diletakkan di tengah dasbor. Keistimewaan utama layar ini adalah kemampuannya untuk bergerak miring hingga 15 derajat ke arah kiri maupun kanan.
Saat pengemudi butuh melihat peta navigasi, layar akan menghadap ke arah kemudi, sehingga pandangan pengemudi tidak perlu terlalu patah ke arah layar. Fokus berkendara masih bisa tetap terjaga dengan baik.
Begitu juga saat penumpang depan ingin mengatur lagu atau menonton hiburan, layar bisa diarahkan ke posisi penumpang. Sangat ergonomis dan memanjakan!
Satu hal yang cukup menarik dari model ini adalah tidak adanya layar Multi Information Display (MID) yang biasanya berada tepat di balik lingkar kemudi. Sebagai gantinya, pabrikan menyematkan teknologi Head-Up Display (HUD) berbasis Augmented Reality (AR).
Semua informasi penting seperti kecepatan mobil, sisa daya baterai, hingga petunjuk arah diproyeksikan langsung ke kaca depan.
Saat berkendara di malam hari atau cuaca mendung, proyeksi angka dari HUD ini terlihat sangat tajam, terang, dan futuristik. Sayangnya, ketika mobil dipacu di bawah terik matahari siang yang menyengat, pantulan cahaya dari luar membuat proyeksi informasi kecepatan di kaca depan ini menjadi agak tersamarkan dan sedikit pudar, menuntut pengemudi untuk lebih jeli saat melirik angka kecepatan.

Ruang kaki dan ruang kepala di baris kedua juga cukup mendapatkan dua jempol dari kami. Space-nya cukup untuk penumpang dengan tinggi rata-rata 175 cm, duduk nyaman. Bahkan saat melintasi jalur bergelombang di sekitar jalur kabupaten Cianjur, bantalan joknya terasa empuk dan sukses menahan guncangan dengan baik.
Tak cukup sampai disitu saja. Buat OLX News, tingkat kesenyapan kabin Changan Deepal S05 juga luar biasa. Suara bising dari luar mobil, seperti gemuruh ban dan angin, mampu diredam secara maksimal, membuat obrolan atau saat mendengarkan musik favorit di dalam mobil tetap nyaman.
Kapasitas Baterai dan Beda Varian BEV vs REEV Changan Deepal S05
Urusan performa dari kedua varian ini punya daya tarik masing-masing, berkat spesifikasi baterai dan motor listrik yang berbeda:
- Deepal S05 BEV: Varian ini menggendong baterai berkapasitas besar, yakni 68,8 kWh, yang bertugas memutar motor listrik bertenaga 200 kW dengan torsi 290 Nm. Sensasi tarikan awalnya sangat instan, siap melesat kapan saja pedal akselerator diinjak. Dalam sekali pengisian penuh, daya jelajahnya diklaim sanggup menembus jarak hingga 470 kilometer. Proses pemulihan daya juga ditunjang fitur pengisian cepat, di mana baterai bisa terisi dari kondisi 30 persen ke 80 persen hanya dalam waktu 15 menit.
- Deepal S05 REEV: Deepal S05 REEV dibekali baterai lebih kecil berkapasitas 27,28 kWh dan motor listrik bertenaga 160 kW dengan torsi puncak 320 Nm. Pembeda utamanya ada pada kehadiran mesin bensin 1.500 cc yang bertugas murni sebagai generator. Saat daya baterai menipis, mesin ini otomatis menyala menyuplai listrik tanpa ikut memutar roda sama sekali. Hasilnya? Sensasi berkendara tetap hening ala mobil listrik, namun dengan jangkauan tempuh total melampaui 1.100 kilometer!
Hitung-hitungan Logis Biaya Operasional Changan Lumin dan Deepal S07 untuk Harian
REEV menjadi solusi penyakit utama pengguna mobil listrik: range anxiety. Dengan varian REEV, pengemudi bisa berkendara lintas kota dan provinsi dengan tenang. Jika baterai menipis dan tidak ada stasiun pengisian daya di sekitar, cukup isi bensin seperti biasa, dan generator akan bekerja otomatis menyuplai listrik ke motor penggerak. Transisi saat mesin generator menyala ini terasa sangat halus dan nyaris tidak terdengar dari dalam kabin.
Pembuktian Performa di Rute Ekstrem

Hari pertama pengujian difokuskan pada rute Jakarta–Sukabumi menuju kawasan Ciletuh. Berangkat dari ibu kota, konvoi menikmati mulusnya aspal tol dengan kecepatan jelajah yang konstan. Di sini, stabilitas mobil sangat teruji.
Bagi yang biasa melakukan perjalanan ke wilayah Pelabuhan Ratu atau Ciletuh, jalur Cikidang tentu sudah tidak asing lagi. Nah, di jalur ini Changan Deepal S05 menemui tantangan sesungguhnya.
Kontur jalan berubah drastis menjadi lebih sempit, dipenuhi tanjakan panjang, turunan tajam, serta tikungan buta. Kondisi jalur seperti ini terus dilalui dari jalur Cikidang menuju Puncak Darma dengan pemandangan laut di atas ketinggian, hingga finish di Hotel Laska.
Torsi instan dari motor listrik membuat mobil ini melahap tanjakan curam Ciletuh tanpa sedikit pun kehabisan napas.
Suspensi yang diracik agak kaku khas mobil SUV memberikan keuntungan besar saat bermanuver di tikungan tajam; gejala limbung bisa diminimalkan sehingga pengemudi merasa sangat percaya diri.
Di hari kedua, perjalanan berlanjut dari Hotel Laksa Ciletuh menuju Cianjur, lalu melibas jalan arteri menuju Bandung.
Perubahan karakter dari jalan pegunungan ke lalu lintas perkotaan yang padat membuktikan kemudahan pengendalian mobil ini. Kemudi terasa ringan di kecepatan rendah, namun secara otomatis menjadi lebih berbobot di kecepatan tinggi.
“Melalui media test drive ini, kami ingin menunjukkan bahwa Deepal S05 dan Deepal S05 REEV dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang nyaman dan aman, baik untuk mobilitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh dengan berbagai kondisi berkendara yang merepresentasikan penggunaan sehari-hari. Hasil perjalanan ini semakin memperkuat komitmen Changan dalam menghadirkan solusi mobilitas yang memberikan kebebasan lebih bagi pengguna untuk berkendara, sesuai dengan semangat ‘Extend Your Freedom’,” jelas Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia, memaparkan alasan di balik pemilihan rute pengujian ini.
Efisiensi Baterai Changan Deepal S05 Mencengangkan

Tiba di titik finis, Stasiun Whoosh Tegalluar, Bandung, angka konsumsi energi yang tertera pada layar instrumen sukses membuat OLX News terkesan.
Untuk varian Deepal S05 BEV mencatat rata-rata konsumsi energi sebesar 11,2 kWh/100 Km. Angka ini tergolong sangat irit untuk ukuran SUV berbodi bongsor yang dipacu melewati jalur pegunungan.
Sementara varian Deepal S05 REEV membukukan rata-rata konsumsi bahan bakar di angka setara 24 Km/Liter. Efisiensi ini jelas mengalahkan mayoritas mobil bermesin bakar konvensional yang ada di pasaran saat ini.
“Kami percaya bahwa adopsi kendaraan listrik akan semakin berkembang ketika masyarakat dapat merasakan langsung manfaatnya, mulai dari efisiensi, kenyamanan, hingga kemudahan dalam digunakan untuk berbagai kebutuhan perjalanan,” tambah Setiawan menutup acara.
Kelebihan dan Kekurangan Changan Deepal S05

Sebagai bahan pertimbangan bagi calon pembeli, berikut adalah rangkuman keunggulan serta beberapa poin catatan dari mobil ini:
Kelebihan:
- Sistem REEV yang Praktis: Varian REEV sukses membunuh rasa cemas akan kehabisan baterai. Sensasi berkendara halus, torsi melimpah, tapi tidak perlu pusing mencari stasiun pengisian daya di daerah terpencil.
- Efisiensi Daya Sangat Baik: Konsumsi 25 Km/L untuk ukuran SUV dengan bobot seberat ini adalah pencapaian luar biasa.
- Kenyamanan Kabin Kelas Atas: Material jok yang lembut, peredaman kabin yang maksimal, serta ruang kaki melimpah membuat penumpang betah duduk berjam-jam. Ditambah ilusi lega dari atap kaca panoramik.
- Layar Sunflower Ergonomis: Layar tengah yang bisa miring 15 derajat benar-benar membantu konsentrasi pengemudi dan memudahkan akses hiburan bagi penumpang depan.
Kekurangan:
- Visibilitas HUD di Siang Hari: Absennya layar MID konvensional membuat pengemudi harus bergantung pada AR HUD di kaca depan. Sayangnya, pancaran informasinya sedikit tersamarkan saat matahari sedang sangat terik.
- Atap Panoramik Statis: Meski ukurannya sangat luas dan mewah, kaca atap ini tidak dibekali mekanisme buka-tutup otomatis, sehingga sirkulasi udara alami dari bagian atas tidak bisa didapatkan.
- Ketergantungan pada Layar Tengah: Hampir semua pengaturan (termasuk arah semburan AC dan pengaturan spion) dioperasikan lewat layar sentuh. Bagi sebagian orang yang terbiasa dengan tombol fisik, hal ini butuh waktu penyesuaian karena sedikit merepotkan jika harus mengatur fitur sambil menyetir.
Kesimpulan
Merayapi aspal dari Jakarta hingga Bandung melewati beratnya medan Ciletuh, Changan Deepal S05 membuktikan kualitasnya secara mutlak. Kuda besi ini siap diajak bekerja keras membelah jalanan ekstrem setiap harinya.
Bagi calon pemilik yang tinggal di kawasan perkotaan, varian BEV menawarkan penghematan biaya energi yang maksimal. Namun, bagi kaum komuter lintas kota yang suka menjelajah jarak jauh, varian REEV adalah jawaban paling masuk akal saat ini.
Kedua varian tersebut berhasil menetapkan standar baru terkait bagaimana kendaraan bebas emisi seharusnya dirancang untuk beradaptasi dengan kondisi infrastruktur jalan di Indonesia. (Z)
































