Rabu, Juli 24, 2024
Lainnya
    MotorSejarah Honda Win, Si Jadul yang Masih Banyak Diincar

    Sejarah Honda Win, Si Jadul yang Masih Banyak Diincar

    Honda Win ternyata sudah eksis dari era 80an!

    News.OLX – Ada yang masih ingat motor jadul Honda Win 100? Beberapa waktu silam, motor ini sempat diredam zaman dan harganya jatuh di kisaran Rp 2 – Rp 4 jutaan untuk unit second-nya, kini Honda Win bangkit untuk bergeliat di industri otomotif Indonesia.

    Kini harga Honda Win melambung tinggi bahkan ada yang berani meminangnya di angka Rp 50 hingga Rp 100 jutaan. Untuk menggambarkan motor yang satu ini, yaitu tangguh, irit, praktis, mungkin kata-kata itu yang paling cocok.

    Motor ini dulunya kerap digunakan mulai dari mengantar anak sekolah sampai mengantar surat ke pelosok negeri. Teknologi simpel yang diusung juga menjadi salah satu kelebihannya, membuatnya tahan banting dalam segala kondisi.

    Penasaran mengapa kini Honda Win banyak diburu pecinta otomotif? Kenali dulu sejarahnya!

    Sejarah Honda Win 100

    Pertama kali diluncurkan tahun 1984 dengan desainer asli orang Indonesia. Honda Win 100 sempat kurang laku lantaran bentuknya yang kotak masih asing di sebagian masyarakat Indonesia.

    Pada masa itu mayoritas motor yang beredar memiliki bentuk bulat-bulat. Tahun 80-an juga merupakan masa peralihan bentuk motor, menjadi mengotak, seperti Honda Astrea 800 dan GL100.

    Sejak pertama kali kemunculannya, Honda Win dibeli Pemerintah untuk menjadi kendaraan dinas berbagai instansi pemerintahan yang ada di Indonesia. Kampung serta pelosok daerah menjadi santapan Honda Win dalam mengantarkan surat-surat atau eksplorasi lahan.

    Menariknya setiap instansi pemerintahan memiliki warna Honda Win yang berbeda-beda.

    Hal ini pula yang menjadikan Honda Win yang ada di Indonesia memiliki berbagai macam warna.

    Beberapa badan pemerintahan yang menggunakan Honda Win sebagai kendaraan dinas yakni sebagai berikut:

    • Badan Statistik
    • Koperasi
    • BRI
    • Dinas Kehutanan
    • Pegadaian
    • Pembangunan Desa
    • Pemda
    • Polisi Laut
    • Kantor Pos
    • TNI

    Secara garis besar, hingga saat ini, Honda Win 100 memiliki spesifikasi yang sama sejak pertama kali rilis. Mesin 4 langkah SOHC 1 silinder dengan nickname “ECONOPOWER” memiliki sudut kemiringan 80 derajat alias mesin tidur seperti bebek.

    Dengan bore & stroke 50 mm x 49,5 mm menghasilkan kapasitas murni 97,2 cc. Memiliki rasio kompresi rendah hanya 8,8:1. Sistem pengapian sudah menggunakan CDI. Tenaga puncak sebesar 8 dk pada 8.000 rpm dan torsi 7,45 Nm di angka 5.000 rpm.

    Tenaga tersebut disalurkan pakai rantai ke roda belakang lewat transmisi 4 percepatan dengan kopling manual. Kapasitas tangki bahan bakar 8,5 liter dan oli mesin 0,8 untuk penggantian berkala.

    Rangka tipe ‘grasshopper’ atau belalang menjadi tulang punggung Win. Digadang-gadang menjadi yang pertama diaplikasikan ke kendaraan roda dua di Indonesia. Lebih kompak, stabil, dan ringan.

    Suspensi depan teleskopik tipe ‘free valve’ sedangkan belakang swing arm berbentuk bulat ditopang oleh dua buah suspensi. Honda Win turut dilengkapi dengan rak di belakang untuk berbagai keperluan.

    Honda Win ditawarkan dalam dua varian, yakni Standar dan Semi Trail. Perbedaan ada pada pelek dan sepatbor depan. Varian standar 17 inci dengan lebar 2.50 dan 2.75 di depan-belakang, sedangkan Semi Trail 18 inci depan dan 17 di belakang dengan lebar 2.50-18 serta 3.00-17 pola trail.

    Sepatbor depan varian standar terbuat dari besi dan varian semi trail menggunakan bahan plastik serta terpasang pada posisi high mount di segitiga bawah ala motor trail.

    Honda Win (1)

    Eksis hingga tahun 2005

    Honda Win dijual di Indonesia dalam kurun waktu 1984 sampai 2005. Tahun 1984 sampai 1985 merupakan Honda Win seri awal, tanpa embel-embel 100. Ciri khas yang paling ketara yaitu lampu kecil dengan bentuk kotak, spion dengan bentuk berbeda, mesin dicat hitam, dan detail lainnya.

    Honda Win ’84 dan ’85 juga memiliki varian warna paling lengkap, ada silver, merah, putih, metallic grey, navy blue, dan oranye. Kemudian, pada Honda Win 100 keluaran 80-an akhir sampai tahun 1999 memiliki lampu depan yang lebih besar.

    Tahun 1999 juga ditandai dengan diekspornya Honda Win 100 ke beberapa negara di ASEAN. Ciri khas yang paling ketara yaitu lampu kecil dengan bentuk kotak, spion dengan bentuk berbeda, mesin dicat hitam, dan detail lainnya.

    Kemudian, tahun 2003 Honda meluncurkan Win 100 dengan sepatbor plastik di depan dan belakang. Kemudian Honda Win 100 belum memiliki perubahan apapun hingga kini. Oleh karenanya, motor ini pun cukup unik dengan desain yang original tidak banyak berubah.

    Selain informasi di atas, kamu juga bisa dapatkan informasi menarik lainnya di OLX Member of ASTRA. Download aplikasinya di Play Store dan App Store.

    GIIAS 2023
    Populer
    Reka Harnis
    Reka Harnis
    Passionate about turning ideas into engaging, informative, and SEO-friendly content.
    Berita Terkait