Selasa, Mei 28, 2024
Lainnya
    MobilSejarah Isuzu Panther, Rajanya Diesel yang Melegenda

    Sejarah Isuzu Panther, Rajanya Diesel yang Melegenda

    Meski sudah resmi disuntik mati pada 2021 lalu, sejarah Isuzu Panther tetap menarik untuk dikulik. Hal ini karena Isuzu Panther dikenal sebagai Rajanya Diesel yang melegenda.

    Ya, Isuzu Panther memang memiliki mesin diesel yang bandel dan irit. Selain itu, kabinnya yang luas serta daya angkutnya yang baik juga menjadikan mobil ini mendapatkan tempat tersendiri di hati keluarga Indonesia.

    Namun sayangnya, karena terkendala oleh emisi dan modelnya, yang tidak pernah mendapat perubahan yang signifikan, membuat MPV yang satu ini harus disuntik mati pada awal tahun 2021.

    Isuzu Panther sendiri hadir di Indonesia sejak tahun 1991. Lalu, bagaimana perjalanannya selama 30 tahun?

    Panther Karoseri (1991-1993)

    Sejarah Isuzu Panther diawali sebagai sebuah karoseri. Ya, di generasi pertamanya, Isuzu Panther hadir dalam bentuk pick up. Kemudian PT Pantja Motor ATPM Isuzu bekerja sama dengan perusahaan karoseri untuk membuat bodinya menjadi MPV.

    Panther Karoseri ini dibekali mesin C233 berkapasitas 2.238 cc 4 silinder indirect injection yang mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 72 daya kuda pada 4.300 RPM, dan torsi puncak 140 Nm pada 2.400 RPM.

    Generasi pertama ini diperkenalkan dalam berbagai model, seperti Bravo, Miyabi, Sparta hingga Golden.

    Panther PPL (1993-1996)

    Di tahun 1993, Isuzu melansir original body Panther dengan sistem Total Assy Body yang diklaim bebas dempul. Saat itu, bodi bebas dempul merupakan sebuah hal yang baru, karena biasanya hanya dimiliki oleh mobil sedan.

    Panther jenis ini dikenal dengan sebutan Panther PPL. PPL sendiri merupakan istilah yang mengacu pada  perusahaan perakitan milik grup Astra, tempat dimana minibus ini dirakit.

    Panther PPL tersedia dalam berbagai varian, yakni Standar, Deluxe, Grand Deluxe hingga Hi-Grande yang merupakan varian termewahnya.

    Untuk dapur pacu, mobil ini mengusung mesin yang sama dengan model sebelumnya, yakni mesin berkode C233 dengan 2.238 cc 4 silinder indirect injection.

    Panther 2.500 cc (1996-2000)

    Sejarah Isuzu Panther berlanjut hingga ke tahun 1996. Mobil ini mendapat penyegaran pada bagian mesinnya. Dari yang sebelumnya berkapasitas 2.238 cc  indirect injection menjadi mesin 2.500 cc direct injection.

    Mesin berkode 4JA1 ini diklaim mampu menghasilkan tenaga puncak sebesar 78,9 daya kuda pada 3.900 RPM dan torsi puncak 170 Nm pada 2.300 RPM.

    Selain lebih bertenaga, mesin baru ini juga lebih efisien, serta tidak membutuhkan busi pemanas untuk menghidupkan mesin pada kondisi dingin.

    Sementara itu untuk variannya, hadir dalam 5 pilihan, yakni Royal, Grand Royal, Sporty, Hi-Sporty, dan Hi-Grade.

    Panther Kapsul (2000-2005)

    Di era ini persaingan segmen MPV semakin ketat dengan kehadiran Mitsubishi Kuda dan Toyota Kijang Kapsul, sehingga Isuzu memberikan pembaruan pada Panther, salah satunya pada mesin.

    Di tahun ini, Panther memiliki 2 pilihan mesin, yakni 2.500 cc 4 silinder Direct Injection (M/T), dan 2.500 cc 4 silider Direct Injection Turbo (A/T).

    Pada rentang tahun 2000 hingga 2002, Isuzu Panther menawarkan beberapa varian, yakni LM, LV dan LS. Kemudian di tahun 2002, variannya bertambah lagi dengan kehadiran Smart, Adventure, Black Panther, LS Turbo, Touring, dan Grand Touring. 

    Panther Facelift (2005-2021)

    Sejarah Isuzu Panther masih berlanjut hingga tahun 2005, nih. Yup sebelum akhirnya disuntik mati, mobil ini mengalami facelift pada beberapa bagian di tahun tersebut, mulai dari bentuk lampu, grilelfog lamp dan interior.

    Di generasi ini, varian baru juga dihadirkan, yakni Grand Touting 2005 dan LV Adventure. Selang dua tahun atau pada 2007, semua varian Isuzu Panther dibekali dengan mesin turbo guna memenuhi standar emisi Euro II.

    Kemudian di tahun 2009, penyegaran minor kembali didapatkan Isuzu Panther pada bagian eksterior dan interiornya. Di tahun yang sama, varian Smart Turbo, LV Turbo, LV Adventure, LS Turbo, dan Grand Touring dihapus.

    Tiga tahun berikutnya atau pada 2013, mobil ini kembali mendapat ubahan minor, di antaranya pada bagian instrumen, menghilangnya ‘konde’ di bagian belakang, dan dibekali dengan kamera belakang.

    Tahun 2013 menjadi tahun terakhir Isuzu Panther mendapat penyegaran, hingga akhirnya pada tahun 2021, Isuzu memutuskan untuk menyuntik mati mobil ini dan fokus pada penjualan kendaraan komersial.

    Meski sudah disuntik mati, buat kamu yang ingin memiliki Isuzu Panther, saat ini unit bekasnya masih bisa kamu temukan, lho! Nggak perlu bingung belinya di mana, OLX punya Isuzu Panther berkualitas buat kamu!

    GIIAS 2023
    Populer
    Berita Terkait