Penasaran cara kerja hybrid New Xforce HEV? Rifat Sungkar beberkan rahasia SUV ini bisa tembus 1.000 km lebih hanya dengan satu tangki bensin penuh!
OLX News – Pasar kendaraan ramah lingkungan di Indonesia kedatangan penantang baru yang membawa efisiensi bahan bakar luar biasa. Mitsubishi New Xforce HEV hadir dengan menawarkan rombakan teknologi yang cukup radikal dibandingkan dengan versi konvensional terdahulu.
Mobil SUV kompak ini dirancang untuk memaksimalkan efisiensi tanpa mengorbankan performa berkendara.
Untuk mengupas tuntas rahasia keiritannya, Brand Ambassador Mitsubishi Motors, Rifat Sungkar, membeberkan detail teknis mengenai dapur pacu mobil hibrida ini.
Mesin Kompresi Tinggi untuk Pengisian Baterai Cepat

Perubahan paling mencolok dari New Xforce HEV langsung terlihat pada sektor ruang bakar. Kapasitas mesin silinder kini naik dari yang sebelumnya 1.500 cc menjadi 1.600 cc. Meski kapasitasnya hanya berselisih 100 cc, sistem mekanis di dalamnya benar-benar berbeda total.
Jika mesin 1.500 cc biasa memakai rasio kompresi 10, maka pada mesin hibrida 1.600 cc ini rasionya melonjak hingga angka 14 (tepatnya 14,1). Peningkatan rasio kompresi yang tinggi ini sengaja diterapkan demi mempercepat proses pengisian daya ulang (regenerating battery).
Rifat Sungkar menjelaskan bahwa sistem komputer pada mobil ini memprioritaskan kinerja baterai berkapasitas 1,1 kW sebagai penggerak utama, bukan mesin bensinnya.
“X-Force HEV ini prioritas utamanya adalah baterai dibandingkan mesin. Sehingga dia akan sangat berupaya supaya baterai sebesar 1,1 kW ini bisa menempuh jarak yang cukup jauh. Dan di luar itu kita juga menggunakan sistem 2-speed untuk HEV,” kata Rifat Sungkar kepada OLX News di Grand Outlet Karawang, Jawa Barat, Sabtu (18/7/2026).
New Xforce HEV Sanggup Melaju Kencang Murni Pakai Tenaga Listrik

Penerapan sistem transmisi 2-speed khusus hibrida menjadi senjata rahasia kedua. Penyetelan ini membuat motor listrik tetap sanggup bekerja sendirian menggerakkan roda meskipun mobil tengah dipacu dengan kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan.
Rifat membuktikan sendiri keunggulan sistem mekanis ini saat menguji unit di lintasan nyata.
“Jadi walaupun putarannya kecepatan tinggi, mobil ini juga masih mampu menggunakan daya baterai. Saya sendiri sudah mencoba kendaraan ini mencapai 121 km per jam masih menggunakan baterai. Ini membuktikan bahwa teknologi baterai dari Mitsubishi X-Force HEV ini memang berbeda dengan para kompetitor,” tambah Rifat.
Akan tetapi, kondisi ini bisa dicapai dengan skill mengemudi yang mumpuni. Menurut Rifat, selama tidak ada akselerasi yang tiba-tiba, seperti menginjak pedal gas dalam-dalam secara tiba-tiba, maka mobil bisa melaju kencang hanya dengan mengandalkan tenaga dari baterai.
“Jadi gas-nya harus diurut dari awal sampai akhir hingga menyentuh kecepatan tersebut,” terangnya.
Perpaduan sistem komputer pintar dan komponen mekanis ini membuahkan hasil konsumsi bahan bakar yang sangat mengagumkan. Saat dites berkendara jarak jauh dari Jakarta menuju Bali, SUV ini sanggup menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer hanya dengan mengandalkan satu tangki bensin penuh berkapasitas 42 liter.
Kerennya lagi, efisiensi tinggi ini didapatkan tanpa menghilangkan sensasi berkendara yang menyenangkan (fun to drive).
Melalui penjelasan mengenai cara kerja hybrid New Xforce HEV, Rifat Sungkar berhasil mematahkan stigma bahwa mobil irit itu membosankan untuk dikendarai. Racikan teknologi kompresi 14.1 dan transmisi dua percepatan yang ada di New Xforce HEV menjadi standar baru yang siap meramaikan pasar elektrifikasi Tanah Air.
Mitsubishi New Xforce HEV resmi diluncurkan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) pada hari Kamis, 16 Juli 2026 lalu.
Prosesi peluncurannya berlangsung di Mall Kasablanka, Jakarta Selatan. Bagi kamu yang tertarik untuk meminangnya, mobil SUV ini ditawarkan dengan banderol spesial peluncuran sebesar Rp 445 juta untuk status On The Road (OTR) wilayah Jakarta. \
Pihak MMKSI menargetkan pengiriman unit perdana ke garasi konsumen sudah bisa dilakukan pada akhir Juli atau awal Agustus 2026 ini. (Z)































