Pabrik Daihatsu Kyoto hadir dengan konsep SSC yang efisien, ramah lingkungan, dan menjadi inspirasi bagi pabrik Daihatsu di Indonesia menuju produksi kendaraan berkelanjutan.
OLX News – Daihatsu Motor Co., Ltd. membuka diri dengan mengundang perwakilan media asal Indonesia untuk menyaksikan langsung proses produksi di Kyoto Oyamazaki Plant, salah satu fasilitas produksi Daihatsu di Jepang yang menjadi simbol inovasi manufaktur dan efisiensi berkelanjutan.
Berdiri di atas lahan seluas lebih dari 16 hektar, fasilitas produksi ini berkapasitas 230.000 unit per tahun. Jumlah ini mencapai 24 persen dari total produksi Daihatsu di Jepang yang mencapai hingga lebih dari 900.000 unit per tahun.
Astra Daihatsu Motor Resmikan Pabrik Karawang Assembly Plant 2, Perkuat Posisi Indonesia di Pasar Otomotif Global
Sejak beroperasi pada tahun 1973, Kyoto Oyamazaki Plant sudah memproduksi lebih dari 6,8 juta unit kendaraan, termasuk model populer seperti Daihatsu Thor, Toyota Roomy, Subaru Justy, dan Toyota Probox.
Tak hanya menjadi pusat produksi, pabrik ini juga berperan penting dalam upaya carbon neutral Daihatsu, dengan penurunan emisi karbon hingga 42 persen setelah pembaruan besar pada 2022.
Konsep SSC: Kunci Efisiensi Produksi

Pabrik Kyoto menjadi contoh penerapan konsep SSC (Simple, Slim, Compact) — filosofi produksi yang menjadi DNA manufaktur Daihatsu. Melalui sistem ini, jalur produksi didesain lebih efisien dan fleksibel, sementara komunikasi antarpekerja dapat berlangsung lebih cepat dan efektif.
Proses perakitan di pabrik ini mampu menghasilkan satu kendaraan kurang dari satu menit per unit, berkat integrasi sistem otomatis dan digitalisasi tinggi. Penerapan AI (Artificial Intelligence) juga memperkuat sistem predictive maintenance agar potensi gangguan produksi bisa diantisipasi sejak dini.
Inovasi ini tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga kesejahteraan pekerja. Daihatsu ingin menciptakan lingkungan kerja yang efisien dan aman, di mana teknologi mendukung manusia, bukan menggantikannya. Dengan konsep SSC, Daihatsu membangun pabrik yang adaptif terhadap masa depan.

Pabrik ini juga dikenal ramah lingkungan dengan sistem pengelolaan energi cerdas, termasuk panel surya, dry booth air conditioning recycling di area pengecatan, serta penggunaan bangunan bertingkat tertutup untuk menghemat ruang dan menyesuaikan kondisi iklim empat musim di Jepang.
Proses painting kini menggunakan teknologi hemat energi yang mengurangi emisi CO₂ secara signifikan. Di area assembly, Daihatsu menyediakan kursi akses ergonomis agar operator dapat bekerja lebih nyaman dan mengurangi kelelahan.
Menariknya, fasilitas ini juga membuka tur pabrik untuk publik setiap musim panas, sebagai bagian dari program edukasi masyarakat mengenai proses produksi kendaraan Daihatsu yang efisien dan ramah lingkungan.
Inspirasi untuk Daihatsu Karawang Assembly Plant 2

Kyoto Oyamazaki Plant menjadi “mother plant” bagi PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang baru saja meresmikan Karawang Assembly Plant 2 pada Februari 2025 lalu. Banyak konsep efisiensi, digitalisasi, dan SSC dari Kyoto yang kini diadaptasi ke fasilitas di Indonesia, tentunya dengan penyesuaian terhadap karakteristik lokal.
Intip Pabrik Baru Daihatsu di Karawang, Lebih Modern, Canggih dan Ramah Lingkungan
Proses produksi di pabrik ini mencakup tahap Press Shop, Welding, Painting, Assembly, hingga Inspection, semuanya dikontrol digital untuk memastikan kualitas global yang konsisten.
Kyoto Plant menjadi wujud nyata komitmen Daihatsu untuk terus bertransformasi menuju industri otomotif yang efisien, ramah lingkungan, dan berorientasi masa depan—baik di Jepang maupun Indonesia. (Z)


























