Motor bekas tidak hanya kondisi mesinnya saja yang harus kamu cek kalau ingin membelinya, tapi perhatikan juga beberapa hal krusial ini!
OLX News – Motor bekas seringkali menjadi solusi praktis dan ekonomis bagi kamu yang membutuhkan kendaraan pribadi. Namun, memilih motor bekas tidak semudah memilih motor baru. Diperlukan ketelitian ekstra agar kamu mendapatkan unit dengan kualitas baik dan harga yang sepadan.
Kesalahan dalam memilih bisa berujung pada biaya perbaikan yang tinggi di kemudian hari. Artikel ini akan memandu kamu dalam mengecek kondisi motor bekas, dan fokus pada aspek-aspek vital yang sering terlewatkan.
1. Cek Kelengkapan Dokumen (Prioritas Utama)
Ini adalah langkah pertama dan terpenting, bahkan sebelum kamu menyentuh fisik motor. Kelengkapan dokumen menentukan legalitas motor.
- Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB): Pastikan kedua dokumen ini asli dan nomor rangka serta nomor mesinnya cocok dengan fisik motor. Minta penjual menunjukkan dokumen asli, bukan hanya fotokopi.
- Pajak Kendaraan: Cek status pajak. Motor bekas dengan pajak mati tentu memerlukan biaya tambahan untuk pengurusan, yang harus kamu pertimbangkan dalam total anggaran.
- Blokir/Status Kepemilikan: Pastikan motor tidak dalam status sengketa, kredit bermasalah, atau hasil kejahatan. Motor yang pemilik jual tanpa BPKB patut kamu curigai.
2. Inspeksi Fisik Bodi dan Rangka
Setelah memastikan legalitas, fokus pada kondisi fisik motor. Kondisi fisik bisa mencerminkan riwayat pemakaian dan perawatan.
- Bodi dan Cat: Periksa seluruh permukaan bodi. Cari indikasi retakan, penyok, atau goresan parah. Cat ulang atau tambalan yang tidak rapi bisa menjadi indikasi motor pernah mengalami kecelakaan serius.
- Rangka: Perhatikan bagian rangka, terutama di area komstir, swing arm, dan kaki-kaki. Jika rangka bengkok, motor kemungkinan besar pernah jatuh keras. Rangka yang tidak presisi akan memengaruhi stabilitas dan keselamatan berkendara.
- Kelistrikan dan Lampu: Pastikan semua lampu (depan, belakang, sein), klakson, dan sistem starter elektrik berfungsi normal. Periksa juga kondisi kabel-kabel apakah ada yang terkelupas atau dimodifikasi secara sembarangan.
3. Pemeriksaan Mesin Motor Bekas Secara Menyeluruh
Jantung dari motor adalah mesin. Kondisi mesin yang prima menjamin kenyamanan dan keawetan.
- Suara Mesin: Nyalakan mesin (sebaiknya dalam kondisi dingin) dan dengarkan suaranya. Mesin yang baik memiliki suara halus dan stabil. Suara kasar, berisik, atau ada bunyi klotok-klotok bisa mengindikasikan masalah pada piston, klep, atau komponen di dalam mesin.
- Knalpot: Perhatikan asap yang keluar dari knalpot. Asap tipis berwarna putih atau kebiruan saat gas kamu tarik mengindikasikan pembakaran oli, yang berarti mesin sudah mulai aus dan memerlukan perbaikan.
- Oli: Cek volume dan warna oli mesin. Oli yang keruh, sangat kental, atau berbau gosong menunjukkan perawatan yang buruk. Periksa juga apakah ada rembesan oli di sekitar blok mesin.
- Transmisi (Gigi): Lakukan tes jalan singkat dan rasakan perpindahan gigi. Pada motor manual, pastikan perpindahan gigi responsif dan tidak ada tendangan balik. Pada motor matic, pastikan akselerasi mulus tanpa ada gredek atau tersendat.

4. Periksa Kaki-Kaki dan Sistem Pengereman
Ini merupakan aspek krusial untuk keselamatan berkendara kamu, sehingga harus kamu cek dengan seksama.
- Ban dan Pelek: Cek kondisi ban, termasuk ketebalan alur dan tanggal produksi. Ban yang sudah terlalu tua atau gundul harus segera diganti. Periksa pelek, pastikan tidak ada yang penyok atau retak.
- Suspensi (Shock Absorber): Tekan shock depan dan belakang. Suspensi yang baik akan kembali ke posisi semula secara perlahan dan tidak memantul-mantul. Cari tanda-tanda kebocoran oli pada shock.
- Rem: Pastikan rem depan dan belakang berfungsi pakem. Cek ketebalan kampas rem, serta kondisi piringan rem (disk). Piringan yang terlalu tipis atau bergelombang perlu diganti.
5. Lakukan Uji Jalan (Test Drive)
Tidak ada yang bisa menggantikan pengalaman langsung. Lakukan uji jalan singkat untuk merasakan performa motor secara keseluruhan.
- Rasakan handling motor. Apakah motor terasa oleng, lari ke salah satu sisi, atau terasa berat di kecepatan tertentu? Hal ini bisa mengindikasikan masalah pada rangka atau ban.
- Uji responsivitas mesin dan rem di berbagai kecepatan.
- Dengarkan kembali suara mesin saat berkendara.
Dengan melakukan pemeriksaan yang detail dan sistematis dari dokumen hingga uji jalan. Maka, kamu pun akan meminimalkan risiko memperoleh motor bekas dengan kualitas buruk. Kehati-hatian adalah kunci untuk mendapatkan kendaraan bekas berkualitas tanpa kendala yang berarti.
Jika kamu sudah yakin dengan motor bekas pilihan kamu, jangan tunda lagi! Dapatkan kendaraan bekas berkualitas dengan harga terjangkau atau jual motor lamamu dengan mudah hanya di OLX. Di sini tersedia lengkap dari berbagai merek dan bahkan kamu bisa dapatkan dengan kondisi like new.






















