Penggemar motor tua pasti sudah mengetahui ketangguhan mesin Shogun 110. Lantas, berapa harga bekasnya tahun 2026? berikut ulasan lengkapnya.
OLX News – Shogun 110 dikenal sebagai motor bebek 4-tak pertama Suzuki di pasar Indonesia. Kelebihan utama unit ini ada pada bagian rangka underbone-nya yang dikenal kuat dengan desain ergonomis.Â
Selain itu, mesinnya juga dikenal bandel di kelasnya. Tak ayal, unit ini masih menjadi incaran hingga tahun 2026 ini.
Fun fact-nya, motor ini sering menjadi juara di ajang road race pada medio tahun 2000an awal di Indonesia, bahkan Asia. Wajar saja, mesinnya mampu menghasilkan tenaga lebih besar dibandingkan dengan kompetitornya saat itu.Â
Lantas, bagaimana spesifikasi mesin hingga harga bekasnya pada 2026? Baca terus artikel ini untuk mengetahuinya!
Spesifikasi Mesin Suzuki Shogun 110
Shogun 110 hadir dalam tiga generasi dengan perubahan yang cukup signifikan pada mesin dan fitur. Perbedaan paling mencolok terletak pada sistem pengereman dan material kruk as. Berikut adalah tabel perbandingan spesifikasi mesin pada setiap generasi:
| Komponen | Generasi I (1995-1997) | Generasi II (1997-1999) | Generasi III (2000-2003) |
| Kode Model | FD110 | FD110 dengan rem cakram | New Shogun 110R |
| Kapasitas Mesin | 109 cc | 109 cc | 109 cc |
| Daya Maksimum | 9,8 PS pada 7000 rpm | 9,8 PS pada 7000 rpm | 9,8 PS pada 7000 rpm |
| Karburator | Mikuni VM 17 SH | Mikuni VM 17 SH | Mikuni VM 17 SH |
| Pengapian | DC CDI Shindengen | DC CDI Shindengen | DC CDI |
| Rem Depan | Tromol | Cakram | Cakram |
| Berat Kruk As | Lebih ringan, material Jepang | 2,25 kg | Material Thailand, kualitas kurang |
| Julukan | Shogun Kebo | Shogun Kebo | Shogun 110R |
Kekuatan Rangka Bebek Generasi Awal Shogun 110
Rangka menjadi salah satu alasan utama mengapa unit ini begitu digandrungi oleh para bikers. Suzuki merancang rangka motor bebek legendaris ini dengan sangat matang sehingga mampu memberikan sensasi berkendara yang stabil dan aman. Di bawah ini adalah beberapa kelebihan rangka motor ini:
- Kekuatan dan kestabilan luar biasa. Rangka terbuat dari bahan berkualitas tinggi yang mampu menahan beban berat dan guncangan jalan rusak. Pengendara tidak perlu khawatir motor terasa oleng saat melaju kencang atau melewati tikungan tajam.
- Daya tahan untuk penggunaan jangka panjang. Material rangka didesain khusus agar tidak mudah korosi atau retak meski sudah dipakai bertahun-tahun. Inilah mengapa banyak unit Shogun 110 bekas masih terasa kokoh hingga saat ini.
- Desain ergonomis yang mengurangi getaran. Bentuk rangka yang presisi mampu meredam getaran dari mesin sehingga perjalanan terasa lebih nyaman. Dengan begitu, pengguna tidak akan cepat lelah meski berkendara dalam jarak jauh.
- Harga terjangkau untuk kualitas tinggi. Meski menawarkan ketangguhan di atas rata-rata, biaya perawatan dan penggantian rangka tidak terlalu memberatkan kantong. Hal ini membuat Shogun 110 menjadi incaran para kolektor motor lawas.
Kelebihan Pengapian CDI Shindengen Shogun 110
Salah satu komponen yang paling diburu oleh mekanik balap adalah CDI Shindengen bawaan unit generasi awal. CDI atau Capacitor Discharge Ignition ini memiliki karakter yang sangat berbeda dari kebanyakan motor bebek lain di zamannya. Berikut keunggulan utamanya.
- Tanpa pembatas putaran mesin atau non-limiter. CDI Shindengen tidak memotong api pengapian di putaran atas, sehingga mesin bisa berteriak hingga batas kemampuannya. Ini sangat disukai oleh pembalap road race yang butuh tenaga ekstra di trek lurus.
- Kurva pengapian yang sangat optimal untuk akselerasi. Timing percikan api dirancang agar bahan bakar terbakar sempurna di berbagai kondisi. Hasilnya, tarikan motor dari bawah hingga atas terasa responsif dan nendang.
- Daya tahan komponen yang legendaris. CDI buatan Jepang ini terkenal awet dan tidak mudah panas meski digunakan dalam putaran tinggi terus menerus. Banyak unit Shogun 110 yang CDI aslinya masih berfungsi normal setelah puluhan tahun.
Meskipun bekerja secara maksimal di motor Shogun, ada kelemahan yang perlu diwaspadai pada komponen ini. Jika CDI Shindengen dipasang di motor lain seperti Honda Karisma tanpa modifikasi, timing pengapian bisa menjadi terlalu maju. Akibatnya, percikan api terjadi saat piston masih naik, menyebabkan piston bolong atau bahkan pecah. Untuk amannya, sesuaikan panjang tonjolan pick-up pulser atau gunakan jasa mekanik yang berpengalaman.
Baca juga: Suzuki Arashi Kurang Laku Saat Rilis Pertama Kali, Sekarang Malah Jadi Barang Koleksi?
Tips Perawatan Rutin Suzuki Shogun 110 Tua
Merawat motor lawas seperti motor bebek legend dari Suzuki ini sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan asalkan tahu titik kritisnya. Dengan perhatian ekstra pada beberapa komponen, motor 4-tak ini bisa tetap bandel dan menemani aktivitas harian dengan nyaman. Tips perawatan di bawah ini penting untuk dipraktekkan agar motor tua tidak sering menginap di bengkel:
- Rutin memanaskan motor sebelum digunakan. Untuk sistem karburator, panaskan mesin sekitar 5 hingga 10 menit agar oli naik dan melumasi seluruh komponen. Jangan menarik gas terlalu dalam saat pemanasan, cukup gas tipis saja.
- Bersihkan dan rawat filter udara secara berkala. Busa filter udara harus dicuci dengan detergen dan dikeringkan sempurna sebelum dipasang kembali. Pastikan juga karet sambungan filter udara tidak sobek agar air hujan tidak masuk ke karburator.
- Periksa kebersihan karburator dan intake manifold. Endapan air dan pasir halus di mangkok karburator wajib dibersihkan secara rutin. Periksa juga packing antara karburator dan manifold, serta pastikan lubang pernafasan di intake manifold tetap plong.
- Ganti oli mesin dan filter oli secara teratur. Oli yang encer dan kotor akan mempercepat keausan komponen dalam. Gunakan oli berkualitas dengan kekentalan yang sesuai rekomendasi pabrikan.
- Lumasi rantai dan setel kekencangannya. Rantai yang kering atau kendor bisa putus di tengah jalan. Bersihkan rantai dari kotoran, lalu beri pelumas khusus rantai secara rutin setiap 500 kilometer.
- Cek kampas rem cakram dan tromol. Pastikan ketebalan kampas rem masih cukup untuk menjamin keselamatan berkendara. Ganti segera jika sudah menipis atau terasa kurang pakem.
Harga Pasaran Suzuki Shogun 110 Bekas Original

Motor tua sering diincar oleh para kolektor berkat nilai historis, kelangkaan, hingga keunikan desainnya. Begitu pula dengan motor bebek Suzuki ini. Lantas, berapa harga bekasnya saat ini? Tabel berikut ini bisa menjadi gambarannya:
| Varian | Tahun | Harga Bekas |
| Shogun 110 | 1995-1997 | Rp1,5 jutaan – Rp4,5 jutaan |
| Shogun 110 | 1997-1999 | Rp2,5jutaan – Rp5 jutaan |
| Shogun 110 R | 2000-2003 | Rp2 jutaan – Rp5,6 jutaan (lebih dari Rp7 jutaan jika ori dan mulus) |
Baca juga: Cek Konsumsi BBM Suzuki Tornado, Motor 2 Tak Legendaris yang Langka
Motor tua bersejarah seperti Shogun 110 selalu menjadi unit yang menarik untuk dimiliki. Namun, memilih motor tua tidak semudah yang dibayangkan. Terdapat beberapa permasalahan yang ditemui di pasaran, misalnya kondisi fisik atau mesin yang tidak pasti, kelengkapan dan keaslian surat-surat, hingga harga yang tidak stabil.Â
Untuk itu, OLX Indonesia menyediakan solusi agar pembaca bisa mendapatkan unit berkualitas. Segera kunjungi laman resmi OLX dan dapatkan jaminan transparansi kondisi motor tua impian!!



































