Senin, Oktober 5, 2026
OtomotifPetaka di SPBU! Jangan Panik Kalau Salah Isi BBM, Lakukan Trik Ini...

Petaka di SPBU! Jangan Panik Kalau Salah Isi BBM, Lakukan Trik Ini Biar Mesin Nggak Jebol

Salah isi BBM mobil bisa berakibat fatal pada komponen mesin. Jangan panik, matikan mesin dan ikuti langkah pertolongan pertama berikut ini agar mobil aman.

- Advertisement -

OLX News – Kejadian salah isi BBM mobil di pom bensin terdengar seperti adegan komedi di film, tapi ini nyata dan bisa menimpa siapa saja. Entah karena sedang melamun sehabis pulang kerja, kurang fokus, atau terjadi miskomunikasi dengan petugas SPBU.

Memasukkan bensin ke tangki mobil diesel, atau sebaliknya mengisi solar ke mobil peminum bensin, jelas bukan perkara sepele. Kalau salah langkah sedikit saja, isi dompet bisa terkuras habis buat biaya turun mesin.

Sering Panik Parkir di Tempat Sempit? Begini 5 Trik Rahasia Biar Nggak Nabrak

- Advertisement -

Dan kalau sampai kejadian, apa langkah pertolongan pertamanya?

Aturan Emas: Haram Menyalakan Mesin

Kalau kamu baru sadar telah salah isi BBM mobil saat proses pengisian berlangsung atau saat mau membayar, aturan paling utamanya cuma satu: biarkan mesin tetap mati! Jangan pernah tergoda memutar kunci kontak atau menekan tombol starter.

- Advertisement -

Kenapa begitu? Kalau mobil bensin telanjur menenggak solar, mesinnya bakal langsung mogok karena karakter bahan bakar ini tidak cocok dengan sistem pembakaran bensin. Memaksa mobil menyala hanya akan merusak komponen internal.

Kondisi lebih parah kalau kebalikannya, mobil diesel diisi bensin. Berkat tekanan kompresi yang sangat tinggi, mesin diesel mungkin masih sanggup menyala. Tapi, karena bensin sama sekali tidak punya daya pelumas layaknya solar, mobil akan langsung kehilangan tenaga, muncul suara ngelitik keras, dan berujung pada kerusakan parah di area sistem injeksi.

Dorong dan Panggil Bantuan

Setelah sadar ada yang salah, segera minta bantuan petugas untuk mendorong mobil ke area parkir SPBU yang aman. Jangan coba-coba membuang atau menguras tangki sendiri kalau tidak paham urusan teknis.

Solusi paling aman adalah memanggil layanan derek resmi pabrikan. Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, membeberkan bahwa pemilik kendaraan tidak perlu panik saat menghadapi situasi darurat semacam ini.

“Pelanggan Auto2000 dapat menghubungi layanan Emergency Roadside Assistance (ERA – 1500-898) yang tersedia 24/7. Tim teknisi akan membantu membawa kendaraan ke bengkel untuk mendapatkan penanganan, termasuk menguras tangki dan memastikan tidak ada kontaminasi pada saluran bahan bakar maupun komponen terkait,” jelas Tara.

Tips Biar Nggak Kejadian Salah Isi BBM Mobil

nozzle-pertamina

Biar kejadian horor menguras tangki ini tidak perlu terulang, ada beberapa kebiasaan sederhana di SPBU yang wajib diterapkan setiap kali mau mengisi bensin:

  • Turun dari kendaraan: Jangan cuma duduk diam sambil main ponsel di balik kemudi. Dengan turun langsung, kamu bisa melihat jelas petugas memegang gagang pompa yang mana.
  • Bicara jelas dan tegas: Sebutkan jenis bahan bakar dan nominal harganya dengan suara lantang. Jangan ragu buat mengulangi pesanan biar petugas tidak salah dengar.
  • Hafalkan warna gagang pompa: Tiap jenis bahan bakar punya kode warna gagang (nozzle) yang berbeda. Cek warnanya sebelum moncongnya benar-benar masuk ke lubang tangki mobil.
  • Intip layar dispenser: Sebelum tancap gas meninggalkan area pompa, lirik sedikit nominal dan jenis BBM yang tertera di layar dispenser atau pada struk kertas pembayaran.

Intinya, tetap tenang dan jadikan ketelitian sebagai kebiasaan baru. Kesalahan kecil di pom bensin sangat bisa dicegah kalau kita mau sedikit lebih waspada.

Isi Jenis BBM Sesuai Anjuran Pabrikan, Ini Efek Buruk Pakai Bensin Oktan Rendah

bbm subsidi

Pabrikan otomotif biasanya sudah menetapkan standar nilai oktan (Research Octane Number/RON) minimum untuk setiap kendaraan.

Mengisi bensin dengan oktan lebih rendah dari anjuran pabrik, misalnya mesin yang butuh RON 92 tapi terus-menerus diisi RON 90, membawa sejumlah dampak buruk bagi kesehatan mobil dalam jangka panjang.

Tips Menghemat BBM Mobil Saat Dipakai Harian di Perkotaan

  • Mesin ngelitik (knocking): Bensin beroktan rendah lebih cepat terbakar sebelum busi memercikkan api, apalagi pada mesin dengan rasio kompresi tinggi. Ledakan prematur di dalam ruang bakar ini menghasilkan suara kasar seperti ketukan logam yang sering disebut ngelitik.
  • Tarikan loyo: Akibat proses pembakaran yang berantakan, tenaga yang diproduksi mesin jadi tidak maksimal. Mobil akan terasa berat saat diajak berakselerasi, menanjak, atau ketika butuh dorongan cepat untuk menyalip kendaraan lain.
  • Konsumsi bensin boros: Lantaran tarikan mobil terasa berat, pengemudi biasanya akan refleks menginjak pedal gas lebih dalam agar laju kendaraan sesuai harapan. Efeknya, mesin menyedot lebih banyak bensin. Niat awal menghemat uang dengan membeli bahan bakar yang harganya lebih murah justru berujung pada sering mampir ke SPBU.
  • Tumpukan kerak karbon: Pembakaran dini membuat bahan bakar tidak terbakar tuntas. Sisa kotoran ini lama-kelamaan mengendap dan berubah menjadi kerak hitam tebal di area ruang bakar, busi, dan klep. Kerak ini bakal mengganggu kinerja sistem pembakaran secara keseluruhan.
  • Kerusakan komponen internal: Kalau dibiarkan bertahun-tahun, getaran dan panas berlebih dari ledakan prematur tadi bisa berakibat fatal. Komponen internal mesin seperti piston bisa retak atau setang piston menjadi bengkok. Ujung-ujungnya, pemilik harus merogoh kocek sangat dalam buat biaya turun mesin.

Mematuhi anjuran oktan dari buku manual pabrikan adalah cara paling gampang untuk merawat kendaraan.

Selisih harga per liter yang dibayarkan di pompa bensin sangat sepadan dengan keawetan mesin dan kenyamanan berkendara tiap hari.

(Zie)

Populer.
Berita Terkait