Aksesoris mobil Kia tersebut berupa penutup bagasi (trunk liner) berbahan dasar 40% sampah plastik di laut yang di daur ulang.
SEOUL, KOREA – Kia Corporation (Kia) kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan meluncurkan aksesoris mobil pertama di dunia yang terbuat dari plastik daur ulang dari Samudra Pasifik.
Aksesoris ini merupakan hasil kolaborasi Kia dengan The Ocean Cleanup, sebuah organisasi nirlaba yang berdedikasi untuk membersihkan lautan dari polusi plastik.
Aksesoris yang diluncurkan adalah trunk liner atau penutup bagasi edisi terbatas untuk Kia EV3. Produk ini terbuat dari 40% plastik laut daur ulang dan akan tersedia di beberapa negara tertentu.

“Kemitraan ini bukan hanya bukti komitmen bersama kami untuk menjaga lingkungan dan inovasi, tetapi juga merupakan gerakan di seluruh dunia untuk menciptakan lautan yang lebih bersih dan sehat bagi generasi mendatang,” ujar Charles Ryu, Executive Vice President and Head of the Global Brand & CX Division Kia.
Trunk liner ini memiliki desain unik berbentuk ‘gelombang geometris’ yang terinspirasi dari filosofi desain ‘Opposites United’ Kia dan mencerminkan proses The Ocean Cleanup dalam mengekstraksi plastik laut. Meskipun terbuat dari bahan daur ulang, trunk liner ini tetap memiliki kualitas, ketahanan, dan fungsi yang sama dengan produk konvensional.
“Sebagai aksesori asli Kia pertama yang dibuat menggunakan plastik laut daur ulang, kami bangga melihat kemajuan nyata yang dibuat untuk menciptakan sistem sumber daya sirkular untuk plastik laut,” tambah Charles Ryu.

Boyan Slat, Pendiri & CEO The Ocean Cleanup, menyambut baik kolaborasi ini. “Kami sangat bersyukur memiliki Kia sebagai mitra yang visioner, bersemangat, dan memiliki visi yang sama dengan kami untuk memastikan bahwa plastik yang kami ambil dari Great Pacific Garbage Patch diberi kehidupan baru dalam bentuk barang yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Peluncuran aksesoris ini merupakan bagian dari upaya Kia untuk meningkatkan penggunaan bahan ramah lingkungan pada produk-produknya. Sebelumnya, Kia telah menggunakan material daur ulang pada model EV9 dan EV6.
“Untuk mendukung visinya yang lebih luas dalam upaya menjadi pelopor dalam mobilitas yang berkelanjutan, Kia telah berjanji untuk meningkatkan penggunaan bahan yang berkelanjutan pada produk masa depannya dan meningkatkan penggunaan plastik daur ulang pada kendaraan hingga lebih dari 20% pada tahun 2030,” tutup Charles Ryu. (Z)






































