Yuk, intip spesifikasi sekaligus banderol Proton e.MAS7 yang jadi mobil listrik pertama Malaysia!
JAKARTA – Usai melewati masa penuh antisipasi dan berbagai teaser yang bikin penasaran, Proton e.MAS7 akhirnya resmi menyapa publik. Sebagai mobil listrik pertama buatan Malaysia, peluncuran ini bukan sekadar langkah maju bagi Proton, tetapi juga pencapaian besar bagi industri otomotif Negeri Jiran.
Proton e.MAS7, yang juga merupakan produksi pertama Proton di segmen kendaraan listrik, menyapa konsumen pada Senin (16/12/2024). Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim sendiri turut meresmikan peluncuran tersebut, yang menandai bermulanya era baru untuk mobil listrik di Malaysia.
Di sisi lain, perjalanan menuju peluncuran Proton e.MAS7 ini cukup menarik. Sejak Oktober 2024, Proton sudah membuka pemesanan di ajang ACE 2024. Kala itu, publik untuk pertama kalinya dapat mengintip interior dari mobil listrik ini.
Bukan cuma itu, mobil ini juga sempat mejeng di KLIMS 2024, meski kala itu hanya dalam balutan desain kamuflase. Kini, mobil listrik kebanggaan Malaysia ini telah hadir sepenuhnya, dengan rincian spesifikasi dan harga sebagai berikut.
Mengenal Spesifikasi Proton e.MAS7, Inovasi Mobil Listrik Kebanggaan Malaysia
Proton e.MAS7 hadir dalam dua varian, yaitu Prime dan Premium. Keduanya mengusung motor listrik depan yang menghasilkan daya 218 PS (160 kw) dan torsi 320 Nm.
Berbekal kekuatan ini, e.MAS 7 mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam cuma dalam 6,9 detik. Karenanya, e.MAS7 jadi mobil Proton dengan akselerasi tercepat hingga saat ini. Sementara itu, mobil ini bisa mencapai kecepatan maksimal hingga 175 km/jam.
Untuk urusan daya tahan baterai, varian Prime mengandalkan baterai LFP Aegis 49,52 kWh. Baterai ini menawarkan jarak tempuh hingga 345 km menurut standar WTLP. Di sisi lain, varian Premium menggunakan baterai yang lebih besar, 60,22 kWh. Jarak tempuhnya mencapai 410 km.
Kedua varian Proton e.MAS7 mendukung pengisian AC hingga 11 kW. Namun, Prime butuh waktu sekitar 4,9 jam untuk pengisian penuh, sedangkan Premium memakan sekitar 6,1 jam.
Tapi, bila mengandalkan pengisian cepat DC, varian Premium bisa menerima daya hingga 100 kW, sedangkan Prime 80 kW. Selain itu, keduanya mampu mengisi daya dari 30-80% hanya dalam waktu 20 menit.
Bukan cuma itu, Proton e.MAS7 juga sudah dilengkapi fitur Vehicle-to-Load (V2L). Fungsi fitur ini adalah untuk memasok daya dari mobil ke perangkat eksternal.
Nah, untuk memudahkan pengguna mencari tempat pengisian daya, sistem infotainment e.MAS7 terintegrasi dengan peta yang mencakup lebih dari 1.700 charger di Malaysia.
Dari segi ukuran, Proton e.MAS7 tergolong SUV kompak, dengan panjang 4.615 mm dan lebar 1.901 mm. Wheelbase-nya mencapai 2.750 mm.
Sementara itu, suspensi depannya mengandalkan MacPherson strut. Adapun suspensi belakang mengadopsi desain multilink. Untuk pilihan roda, Prime berbekal roda 18 inci, sementara Premium menggunakan roda 19 inci.
Ini Harga yang Ditawarkan untuk Mobil Listrik Pertama Negeri Jiran

Proton e.MAS7 dijajakan dalam harga yang cukup kompetitif. Varian Prime dibanderol seharga RM 109.800 (Rp395,23 juta). Sementara itu, varian Prime ditawarkan dengan harga RM 123.800 (Rp445,62 juta), on-the-road tanpa asuransi.
Bagi 3.000 pembeli pertama, terdapat diskon RM 4.000 (Rp14,39 juta) yang menggiurkan, nih. Artinya, harga dealer untuk Prime menjadi RM 105.800 (Rp380,83 juta) dan Prime RM 119.800 (Rp431,22 juta).
Tertarik memiliki kendaraan ramah lingkungan secanggih e.MAS7 ini? Coba cek OLX, siapa tahu kamu bisa menemukan unit yang sesuai kebutuhan dengan harga bersaing!





































